Anda di halaman 1dari 18

1

Efektivitas Pendidikan Kesehatan Dengan Menggunakan Media Leaflet dan Slide Power Point
terhadap Perubahan Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Deteksi Dini Kanker Serviks pada Ibu-Ibu PKK
di Wilayah Kerja Puskesmas Kartasura Sukoharjo (Nur Khoiron)

EFEKTIFITAS PENDIDIKAN KESEHATAN DENGAN MENGGUNAKAN


MEDIA LEAFLET DAN MEDIA SLIDE POWER POINT TERHADAP
PERUBAHAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN PERILAKU DETEKSI DINI
KANKER SERVIKS PADA IBU-IBU PKK DI WILAYAH KERJA
PUSKESMAS KARTASURA SUKOHARJO

NASKAH PUBLIKASI

Oleh :

NUR KHOIRON
J210.090.082

FAKULTAS ILMU KESEHATAN


UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA
2014
2
Efektivitas Pendidikan Kesehatan Dengan Menggunakan Media Leaflet dan Slide Power Point
terhadap Perubahan Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Deteksi Dini Kanker Serviks pada Ibu-Ibu PKK
di Wilayah Kerja Puskesmas Kartasura Sukoharjo (Nur Khoiron)
1
Efektifitas Pendidikan Kesehatan Dengan Menggunakan Media Leaflet dan Slide Power Point
terhadap Perubahan Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Deteksi Dini Kanker Serviks pada Ibu-Ibu PKK
di Wilayah Kerja Puskesmas Kartasura Sukoharjo (Nur Khoiron)

NASKAH PUBLIKASI

EFEKTIFITAS PENDIDIKAN KESEHATAN DENGAN MENGGUNAKAN


MEDIA LEAFLET DAN MEDIA SLIDE POWER POINT TERHADAP
PERUBAHAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN PERILAKU DETEKSI DINI
KANKER SERVIKS PADA IBU-IBU PKK DI WILAYAH KERJA
PUSKESMAS KARTASURA SUKOHARJO

Nur Khoiron*
Sulastri, SKp., M.Kes**
Dewi Suryandari, S. Kep., Ns***

ABSTRAK

Kanker serviks atau kanker leher rahim merupakan salah satu penyakit yang
ganas yang masih menempati posisi tertinggi sebagai penyakit kanker yang
menyerang kaum perempuan yang banyak diderita diatas usia 18 tahun.
Pendidikan kesehatan pada hakikatnya ialah suatu kegiatan atau usaha
menyampaikan pesan kesehatan kepada masyarakat, kelompok, atau individu.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan penggunaan media
leaflet dan slide power point terhadap perubahan pengetahuan, sikap dan perilaku
deteksi dini kanker serviks di Wilayah Kerja Puskesmas Kartasura Sukoharjo.
Jenis penelitian ini adalah “Quasi experiment” menggunakan rancangan two
group Pretest - Posttest. Sampel penelitian adalah ibu-ibu PKK (Pembinaan
Kesejahteraan Keluarga) yang berjumlah 30 responden di desa Gonilan dan 33
responden di desa Pabelan. Teknik penentuan sampel menggunakan accidental
sampling. Teknik pengolahan data menggunakan teknik uji Independent T-Test
dan Mann Whitney Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata
perubahan pengetahuan menggunakan media slide power point (16,21) lebih besar
dari media leaflet (14,37), nilai rata-rata perubahan sikap menggunakan media
slide power point (48,88) lebih besar dari media leaflet (45,93), nilai rata-rata
perubahan perilaku menggunakan media slide power point (35,05) lebih besar dari
media leaflet (28,65). Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, maka
kesimpulan dari penelitian ini adalah: pendidikan kesehatan dengan menggunakan
media slide power point lebih efektif terhadap perubahan pengetahuan, sikap dan
perilaku dibandingkan dengan menggunakan media leaflet.

Kata kunci : pendidikan kesehatan, kanker serviks, slide power point, leaflet
2
Efektifitas Pendidikan Kesehatan Dengan Menggunakan Media Leaflet dan Slide Power Point
terhadap Perubahan Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Deteksi Dini Kanker Serviks pada Ibu-Ibu PKK
di Wilayah Kerja Puskesmas Kartasura Sukoharjo (Nur Khoiron)

EFFECTIVENESS OF HEALTH EDUCATION USING MEDIA LEAFLET


AND POWER POINT SLIDE MEDIA ON KNOWLEDGE, ATTITUDE AND
BEHAVIOR CHANGE EARLY DETECTION OF CERVICAL CANCER PKK
WORKING IN THE PUBLIC HEALTH KARTASURA SUKOHARJO

Nur Khoiron*
Sulastri, SKp., M.Kes**
Dewi Suryandari, S. Kep., Ns***

ABSTRACT

Cervical cancer or cervical cancer also called is one of the malignant


disease which still occupies the highest position as a disease that attacks cancer
that affects many women over the age of 18 years. Health education is essentially
a business activity or health messages to the community, group, or individual. The
purpose of this study was to determine the effectiveness of the use of leaflets and
media power point slides on knowledge, attitude and the behavior change of early
detection of cervical cancer in the Work Area Health Center Kartasura
Sukoharjo. This research is a "Quasi-experiment" using draft two group Pretest -
Posttest. The samples were PKK (Family Welfare Development) who were 30
respondents in the village Gonilan and 33 respondents in the village Pabelan.
Sampling technique using accidental sampling. The technique uses data
processing techniques Independent T-Test and Mann Whitney Test. The results
showed that the average value of knowledge change using media power point
slides (16.21) is greater than leaflet (14.37), the average value of the media
attitude change using power point slides (48.88) is greater than leaflet (45.93),
the average value of behavior change using media power point slides (35.05)
greater than leaflet (28.65). Based on the results of research and discussion, the
conclusions of this study are: health education using media power point slides
more effectively to changes in knowledge, attitudes and behavior were compared
using the leaflet.
Keywords: health education, cervical cancer, power point slides, leaflets.
3
Efektifitas Pendidikan Kesehatan Dengan Menggunakan Media Leaflet dan Media Slide Power Point
terhadap Perubahan Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Deteksi Dini Kanker Serviks pada Ibu-Ibu PKK
di Wilayah Kerja Puskesmas Kartasura Sukoharjo (Nur Khoiron)

PENDAHULUAN kanker serviks. Dengan adanya


Kanker serviks atau kanker leher pengetahuan yang baik tentang
rahim atau disebut juga kanker mulut kanker serviks dan permasalahannya,
rahim merupakan salah satu penyakit diharapkan wanita dapat bersikap
yang ganas dibidang kebidanan dan dan berpartisipasi aktif dalam
penyakit kandungan yang masih program deteksi dini kanker serviks
menempati posisi tertinggi sebagai (Rasjidi, 2009).
penyakit kanker yang menyerang Pengetahuan sendiri dipengaruhi
kaum perempuan yang banyak oleh beberapa faktor yaitu:
diderita diatas usia 18 tahun pengalaman, pendidikan, instruksi
(Manuaba, 2009). verbal dan penerimaan informasi
Kanker serviks ini menduduki verbal dari pihak lain, pekerjaan,
urutan nomor dua penyakit kanker umur, informasi, media. Masing-
didunia bahkan sekitar 500.000 masing faktor tidak berdiri sendiri,
wanita diseluruh dunia di diagnosa seringkali merupakan gabungan dari
menderita kanker serviks dan rata- beberapa faktor. Informasi yang
rata 270.000 meninggal tiap dapat berpengaruh terhadap
tahunnya (Depkes RI, 2008). pengetahuan seseorang dapat di
World Health Organitation peroleh dari berbagai cara misalnya
(WHO) menyatakan bahwa sekitar dari media cetak dan media
sepertiga kanker dapat disembuhkan elektronik. Macam-macam dari
jika didiagnosis dan ditangani pada media cetak adalah poster, leaflet,
stadium dini, untuk itu perlunya brosur, majalah, surat kabar, sticker
screening kanker seperti melakukan dan pamphlet, sedangkan macam-
Pap Smear untuk mendeteksi macam dari media elektronik adalah
kelainan sel-sel pada serviks TV, radio, cassete dan slide. Baik
(Ocvyanti, 2009). media leaflet maupun media
Sebagian besar penderita kanker elektronik seperti tampilan slide
sudah dalam stadium lanjut sehingga power point lewat LCD adalah salah
prosesnya sulit atau tak mungkin lagi satu media yang paling sering
disembuhkan. Hal ini menunjukkan digunakan oleh tenaga kesehatan
bahwa pengetahuan, sikap dalam memberikan penyuluhan
masyarakat tentang kanker serviks kepada masyarakat (Notoatmodjo,
masih tergolong rendah, sehingga 2005).
kesadaran masyarakat untuk Berdasarkan hasil studi
screening kanker serviks juga pendahuluan yang di dapatkan
rendah. Oleh karena itu, perlu adanya dengan mewawancarai 5 orang ibu
suatu usaha untuk meningkatkan PKK (Pembinaan Kesejahteraan
pengetahuan dan sikap masyarakat Keluarga) yang ada di desa
tentang kanker serviks agar lebih Gonilandan Pabelan pada tangal 24
berperan aktif mengikuti program September 2013 bahwa dari jumlah
screening kanker serviks. Salah tersebut secara keseluruhan belum
satunya adalah dengan pemberian pernah melakukan deteksi dini
informasi tentang bahaya kanker kanker serviks dimana hal tersebut
serviks dan pentingnya screening dikarenakan masih rendahnya
bagi wanita dalam upaya deteksi dini pengetahuan, sikap ibu-ibu PKK
4
Efektifitas Pendidikan Kesehatan Dengan Menggunakan Media Leaflet dan Media Slide Power Point
terhadap Perubahan Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Deteksi Dini Kanker Serviks pada Ibu-Ibu PKK
di Wilayah Kerja Puskesmas Kartasura Sukoharjo (Nur Khoiron)

tentang deteksi dini kanker serviks jumlah darah haid tidak normal,
sehingga kesadaran masyarakat perdarahan pada masa menopause
untuk melakukan screening kanker (setelah berhenti haid), keputihan
serviks masih rendah. yang bercampur darah atau nanah
Berdasarkan hasil wawancara serta berbau, perdarahan sesudah
terhadap salah seorang anggota ibu- senggama, rasa nyeri dan sakit di
ibu yang aktif dalam kegiatan PKK panggul, gangguan buang air kecil
di desa Gonilan dan Pabelan sampai tidak bisa buang air kecil
mengatakan bahwa dalam setiap (Prawirohardjo, 2005).
kegiatan penyuluhan kesehatan yang Penyebab kanker serviks belum
diadakan saat acara PKK selain diketahui dengan pasti. Namun,
dengan metode ceramah, alat bantu beberapa faktor risiko terkena kanker
yang sering digunakan untuk serviks biasanya sebagai berikut: (1)
mendukung berjalannya kegiatan Melakukan hubungan seks sejak usia
dengan menggunakan media slide muda; (2) Sering berganti-ganti
power point ataupun leaflet. pasangan dalam hubungan seks; (3)
Berdasarkan hal tersebut Sering mengalami infeksi di daerah
menjadikan ketertarikan peneliti kelamin; (4) Melahirkan banyak
untuk meneliti “Efektifitas anak; (5) Melahirkan anak pertama
Pendidikan Kesehatan Dengan pada usia diatas 35 tahun; (6) Sering
Menggunakan Media Leaflet dan terkena asap rokok, terutama wanita
Media Slide Power Point Terhadap perokok aktif; (7) Wanita yang
Perubahan Perilaku Deteksi Dini berusia 30-49 tahun (Ocvyanti,
Kanker Serviks Pada Ibu-Ibu PKK 2009).
Di Wilayah Kerja Puskesmas
Kartasura Sukoharjo”. 2. Pap Smear
Pap Smear adalah pengamatan
LANDASAN TEORI sel-sel yang dieksfoliasi dari
genetalia wanita. Uji Pap Smear
1. Kanker Serviks telah terbukti dapat menurunkan
Kanker serviks adalah kanker kejadian karsinoma serviks yang
leher rahim/kanker mulut rahim yang ditemukan stadium prakanker,
di sebabkan oleh virus Human ceoplasia, intraepitel serviks (Rama,
Papilloma Virus (HPV). Hanya 2009).
beberapa saja dari ratusan varian
HPV yang dapat menyebabkan 3. IVA
kanker. Penularan virus HPV yang Tes visual menggunakan larutan
dapat menyebabkan kanker serviks asam cuka (asam asetat 2%) dan
ini dapat menular melalui seorang larutan iosium lugol pada serviks dan
penderita kepada orang lain dan melihat perubahan warna yang
menginfeksi orang tersebut. terjadi setelah dilakukan olesan.
Penularannya dapat melalui kontak Tujuannya untuk melihat adanya sel
langsung dan karena hubungan seks. yang mengalami dysplasia sebagai
Gejala yang mungkin timbul salah satu metode screening kanker
(Umumnya pada stadium lanjut) serviks (Rasjidi, 2008).
adalah perdarahan di luar masa haid, Keunggulan IVA yaitu: (1)
5
Efektifitas Pendidikan Kesehatan Dengan Menggunakan Media Leaflet dan Media Slide Power Point
terhadap Perubahan Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Deteksi Dini Kanker Serviks pada Ibu-Ibu PKK
di Wilayah Kerja Puskesmas Kartasura Sukoharjo (Nur Khoiron)

Sederhana; (2) Mudah; (3) Cepat; (4) bukan merupakan reaksi terbuka atau
Hasil segera diketahui; (5) Pelatihan tingkah laku yang terbuka. Sikap
kepada tenaga kesehatan lebih merupakan kesiapan untuk bereaksi
mudah dilakukan (Ramli, 2002). terhadap objek di lingkungan tertentu
sebagai suatu penghayatan terhadap
4. Pengetahuan objek.
Pengetahuan adalah hasil tahu
dan ini terjadi setelah orang 6. Perilaku
melakukan penginderaan terhadap Menurut Notoatmodjo (2003)
suatu objek tertentu. Pengetahuan perilaku manusia adalah semua
terjadi melalui panca indra manusia, kegiatan atau aktifitas manusia baik
yakni: indra penglihatan, yang diamati secara langsung
pendengaran, penciuman, rasa, dan maupun yang tidak dapat diamati
raba. Sebagian besar pengetahuan secara jelas oleh orang lain.
diperoleh melalui mata dan telinga
(Notoatmodjo, 2007). Proses yang 7. Pendidikan Kesehatan
didasari oleh pengetahuan kesadaran, Pendidikan kesehatan pada
dan sikap yang positif, maka perilaku hakikatnya ialah suatu kegiatan atau
tersebut akan bersikap langgeng. usaha menyampaikan pesan
Sebaliknya apabila perilaku tersebut kesehatan kepada masyarakat,
kelompok, atau individu
tidak didasari oleh pengetahuan dan (Notoatmodjo, 2007).
kesadaran maka tidak akan Pada dasarnya tujuan utama
berlangsung lama (Notoatmodjo, pendidikan kesehatan adalah untuk
2003). mencapai 3 hal, yaitu: (1)
Peningkatan pengetahuan atau sikap
5. Sikap masyarakat; (2) Peningkatan perilaku
Sikap adalah evaluasi umum masyarakat; (3) Peningkatan status
yang dibuat manusia terhadap kesehatan masyarakat (Notoatmodjo,
dirinya sendiri, orang lain, objek atau 2005).
Beberapa macam metode
issue (Azwar, 2010). Sikap itu tidak pendidikan, yaitu individual,
langsung dilihat, tetapi hanya dapat kelompok, dan massa (public): (1)
ditafsirkan terlebih dahulu dari Metode pendidikan individual, dalam
perilaku yang tertutup. Sikap secara promosi kesehatan, metode
nyata menunjukkan konotasi adanya pendidikan bersifat individual
kesesuaian reaksi terhadap stimulus digunakan untuk membina perilaku
tertentu yang dalam kehidupan baru, atau membina perilaku
sehari-hari merupakan reaksi yang seseorang yang mulai tertarik kepada
bersifat emosional terhadap stimulus suatu perubahan perilaku. Dasar
digunakannya pendekatan individual
sosial. Sikap itu merupakan kesiapan ini karena setiap orang mempunyai
atau kesediaan untuk bertindak, dan masalah atau alasan yang berbeda-
bukan merupakan pelaksanaan motif beda, sehubungan dengan
tertentu. Sikap belum merupakan penerimaan atau perilaku baru
suatu tindakan atau aktivitas, akan tersebut. Bentuk pendekatan ini
tetapi merupakan predisposisi meliputi: Bimbingan dan
tindakan suatu perilaku. Sikap itu penyuluhan, wawancara; (2) Metode
masih merupakan reaksi tertutup, pendidikan kelompok, dalam
6
Efektifitas Pendidikan Kesehatan Dengan Menggunakan Media Leaflet dan Media Slide Power Point
terhadap Perubahan Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Deteksi Dini Kanker Serviks pada Ibu-Ibu PKK
di Wilayah Kerja Puskesmas Kartasura Sukoharjo (Nur Khoiron)

memilih metode pendidikan satu program dalam Microsoft Office.


kelompok, harus diingat besarnya Microsoft Office Power Point adalah
kelompok sasaran serta tingkat salah satu jenis program yang
pendidikan formal dari sasaran. tergabung dalam Microsoft office.
Untuk kelompok besar misalkan Microsoft Office Power Point
dengan menggunakan metode merupakan program aplikasi yang
ceramah ataupun seminar sedangkan dirancang secara khusus untuk
kelompok kecil bisa menggunakan menampilkan program multimedia.
diskusi kelompok, curah pendapat, Hal ini sebagaimana dikemukakan
permainan simulasi, dan sebagainya; Riyana (2008) sebagai berikut:
(3) Metode pendidikan massa, Program Microsoft Office Power
metode pendidikan massa cocok Point adalah salah satu software
untuk mengomunikasikan pesa-pesan yang dirancang khusus untuk mampu
kesehatan yang ditujukan kepada menampilkan program multimedia
masyarkat. Oleh karena sasaran dengan menarik, mudah dalam
pendidikan ini bersifat umum, dalam pembuatan, mudah dalam
arti tidak membedakan golongan penggunaan dan relatif murah karena
umur, jenis kelamin, pekerjaan, tidak membutuhkan bahan baku
status sosial ekonomi, tingkat selain alat untuk menyimpan data.
pendidikan, dan sebagainya, maka Media slide tergolong dalam
pesan-pesan kesehatan yang akan kelompok gambar diam, tetapi ia
disampaikan harus dirancang termasuk media pandang dengar,
sedemikian rupa sehingga dapat media slide mempunyai kemampuan
ditangkap oleh massa tersebut. untuk: (1) Memungkinkan
penekanan pada impresi fakta-fakta
8. Media Pendidikan Kesehatan yang baru atau untuk
Notoatmodjo (2007) mengembangkan pengertian suatu
mengatakan alat bantu pendidikan abstraksi; (2) Dapat merangsang
yaitu alat-alat yang digunakan oleh peserta didik untuk meneliti bahan-
pendidik dalam menyampaikan bahan lebih lanjut; (3) Dengan
bahan pendidikan atau pengajaran. mengadaptasi dan memilih secara
Leaflet adalah bentuk tepat, slide dapat membantu untuk
penyampaian informasi atau pesan- menimbulkan pengertian dan ingatan
pesan kesehatan melalui lembaran yang kuat, terhadap isi materi; (4)
yang dilipat, isi informasi dapat Gambar-gambar garis yang
dalam bentuk kalimat maupun sederhana, misalnya gambar bagan,
gambar, atau kombinasi sering lebih membuat efektif dalam
(Notoatmodjo, 2003). menyampaikan informasi dari pada
Kelebihan Leaflet menurut dalam gambar foto; (5) Warna
Notoatmodjo (2005) adalah: tahan gambar dapat membantu untuk
lama, mencakup orang banyak, biaya membuat daya tarik dalam memberi
tidak tinggi, tidak perlu listrik, dapat penekanan pada suatu masalah yang
dibawa kemana-mana, dapat sedang dibicarakan; (6) Bantuan
mengungkit rasa keindahan, verbal ayau syimbol lainya sebagai
mempermudah pemahaman dan, alat bantu dalam gambar diam, dapat
meningkatkan gairah belajar. membantu untuk menimbulkan
Kelemahan menurut Notoatmodjo kejelasan (Daryanto, 2011).
(2005) adalah: media ini tidak dapat
menstimulir efek suara dan efek
gerak, mudah terlipat.
Power Point merupakan salah
7
Efektifitas Pendidikan Kesehatan Dengan Menggunakan Media Leaflet dan Media Slide Power Point
terhadap Perubahan Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Deteksi Dini Kanker Serviks pada Ibu-Ibu PKK
di Wilayah Kerja Puskesmas Kartasura Sukoharjo (Nur Khoiron)

Kerangka Konsep tentang deteksi dini kanker


serviks.
2. Tidak ada perbedaan efektifitas
penggunaan media leaflet dan
media slide power point
terhadap perubahan sikap ibu-
ibu PKK tentang deteksi dini
kanker serviks.
3. Tidak ada perbedaan efektifitas
penggunaan media leaflet dan
media slide power point
terhadap perubahan perilaku
ibu-ibu PKK tentang deteksi
dini kanker serviks.

Gambar 1. Kerangka Konsep METODELOGI PENELITIAN

Hipotesis Jenis Penelitian


Jenis penelitian ini menggunakan
Ha: metode penelitian quasi experiment
1. Ada perbedaan efektifitas yaitu penelitian yang mengkaji
penggunaan media leaflet dan pengaruh variabel bebas terhadap
media slide power point variabel terikat. Dikatakan Quasi
terhadap perubahan eksperiment karena eksperimen jenis
pengetahuan ibu-ibu PKK ini belum memenuhi persyaratan
tentang deteksi dini kanker seperti cara eksperimen yang dapat
serviks. dikatakan ilmiah mengikuti peraturan
2. Ada perbedaan efektifitas tertentu (Notoatmodjo, 2005).
penggunaan media leaflet dan
media slide power point Populasi dan Sampel
terhadap perubahan sikap ibu- Populasi adalah wilayah
ibu PKK tentang deteksi dini generalisasi yang terdiri atas
kanker serviks. obyek/subyek yang mempunyai
3. Ada perbedaan efektifitas kualitas dan karakteristik tertentu
penggunaan media leaflet dan yang ditetapkan oleh peneliti untuk
media slide power point dipelajari dan kemudian di tarik
terhadap perubahan perilaku kesimpulan (Sugiyono, 2011).
ibu-ibu PKK tentang deteksi Populasi dalam hal ini adalah seluruh
dini kanker serviks. ibu-ibu PKK di desa Pabelan dan
Ho: Gonilan.
1. Tidak ada perbedaan efektifitas Sampel penelitian adalah 30 ibu-
penggunaan media leaflet dan ibu PKK di desa Gonilan dan 33 ibu
media slide power point PKK di desa Pabelan, dengan
terhadap perubahan penentuan sampel menggunakan
pengetahuan ibu-ibu PKK teknik Accidental Sampling.
8
Efektifitas Pendidikan Kesehatan Dengan Menggunakan Media Leaflet dan Media Slide Power Point
terhadap Perubahan Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Deteksi Dini Kanker Serviks pada Ibu-Ibu PKK
di Wilayah Kerja Puskesmas Kartasura Sukoharjo (Nur Khoiron)

Instrumen Penelitian menjadi 16,21, sehingga terjadi


Penelitian ini menggunakan alat kenaikan rata-rata sebesar 3,85.
ukur berupa kuesioner dan lembar Grafik kenaikan rata-rata nilai
observasi. pengetahuan dari pretest ke posttest
dapat dilihat dari gambar 2 berikut:
Analisis Data
Pengujian hipotesis dilakukan
dengan teknik Mann-Whitney Test
jika data tidak normal dan
Independent T-Test pada data normal
dengan tingkat signifikansi 5%.

HASIL PENELITIAN DAN


PEMBAHASAN

Analisis Univariat
1. Pengetahuan Gambar 2. Grafik Kenaikan Rata-
Nilai rata-rata pretest rata Nilai Pengetahuan
pengetahuan dengan menggunakan Pretest ke Posttest
media leaflet sebesar 12,00 nilai rata- Kelompok Media Slide
rata posttest naik menjadi 14,37, Power Point
sehingga terjadi kenaikan rata-rata
sebesar 2,37. Grafik kenaikan rata- 2. Sikap
rata nilai pengetahuan dari pretest ke Nilai rata-rata pretest sikap
posttest dapat dilihat dari gambar 1 dengan menggunakan media meaflet
berikut: sebesar 41,60 nilai rata-rata posttest
naik menjadi 45,93, sehingga terjadi
kenaikan rata-rata sebesar 4,33.
Grafik kenaikan rata-rata nilai
pengetahuan dari pretest ke postest
dapat dilihat dari gambar 4.6 berikut:

Gambar 2. Grafik Kenaikan Rata-


rata Nilai Pengetahuan
Pretest ke Posttest
Kelompok Media Leaflet

Nilai rata-rata pretest


Gambar 3. Grafik Kenaikan Rata-
pengetahuan dengan menggunakan
rata Nilai Sikap Pretest
media slide power point sebesar
12,36 nilai rata-rata posttest naik
9
Efektifitas Pendidikan Kesehatan Dengan Menggunakan Media Leaflet dan Media Slide Power Point
terhadap Perubahan Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Deteksi Dini Kanker Serviks pada Ibu-Ibu PKK
di Wilayah Kerja Puskesmas Kartasura Sukoharjo (Nur Khoiron)

ke Posttest Kelompok
Media Leaflet
Nilai rata-rata pretest sikap
dengan menggunakan media slide
power point sebesar 42,33 naik
menjadi 48,88, sehingga terjadi
kenaikan rata-rata sebesar 6,55.
Grafik kenaikan rata-rata nilai sikap
dari pretest ke postest dapat dilihat
dari gambar 4 berikut:

Gambar 5. Grafik Kenaikan Rata-


rata Nilai Perilaku
Pretest ke Posttest
Media Leaflet
Nilai rata-rata pretest perilaku
dengan menggunakan media slide
power point sebesar 0,00 nilai rata-
rata posttest naik menjadi 0,3,
sehingga terjadi kenaikan rata-rata
sebesar 0,3. Grafik kenaikan rata-rata
nilai perilaku dari pretest ke posttest
Gambar 4. Grafik Kenaikan Rata- dapat dilihat dari gambar 6 berikut:
rata Nilai Sikap
Pretest ke Posttest
Media Slide Power
Point

3. Perilaku
Nilai rata-rata pretest perilaku
dengan menggunakan media leaflet
sebesar 0 nilai rata-rata posttest naik
menjadi 0,10, sehingga terjadi
kenaikan rata-rata sebesar 0,1.
Grafik kenaikan rata-rata Gambar 6. Grafik Kenaikan Rata-
nilai perilaku dari pretest ke postest rata Nilai Perilaku
dapat dilihat dari gambar 5 berikut: Pretest ke Posttest
Media Slide Power
Point

Analisis Bivariat
1. Uji Homogenitas
Uji homogenitas dilakukan untuk
mengetahui data pretest masing-
masing kelompok apakah berasal
Levene’s
Variabel P Kesimpulan
Test
Pengetahuan 0,980 0,326 Homogen
Sikap 0,036 0,849 Homogen

Perilaku - - Homogen
10
Efektifitas Pendidikan Kesehatan Dengan Menggunakan Media Leaflet dan Media Slide Power Point
terhadap Perubahan Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Deteksi Dini Kanker Serviks pada Ibu-Ibu PKK
di Wilayah Kerja Puskesmas Kartasura Sukoharjo (Nur Khoiron)

dari distribusi yang sejenis data berdistribusi normal, hal ini


(homogen) atau tidak sejenis dibuktikan dengan nilai signifikansi
(heterogen). Uji homogenitas masing-masing data tidak signifikan
menggunakan Independent T-Test. atau > 0,05, selanjutnya untuk uji
Hasil uji homogenitas ditampelkan normalitas data pengeahuan dan
dalam tabel 1. sikap deteksi dini Kanker Serviks
pada Ibu-Ibu PKK Desa Pabelan
Tabel 1. Hasil Uji Homogenitas ditampilkan dalam tabel 3.

Tabel 1. di atas memperlihatkan


bahwa data homogen dibuktikan Tabel 3. Hasil Uji Normalitas
dengan nilai signifikansi masing- Data Deteksi Dini Kanker Serviks
masing data signifikan atau > 0,05 pada Ibu-Ibu PKK Desa Pabelan.
selanjutnya dilakukan uji normalitas
data. Variabel Kelom Statis
P Kesimpulan
Penelitian pok tic
Pengetah 0,940 0,06
2. Uji Normalitas Data uan
Pretest
7
Normal
Analisis normalitas dilakukan Posttes 0,941 0,07
Normal
untuk mengetahuai data penelitian t 1
berdistribusi normal atau tidak. Uji Sikap Pretest
0.940 0,06
Normal
normalitas menggunakan uji 9
Shapiro-Wilk. Hasil uji normalitas Posttes 0,942 0,08
Normal
t 0
ditampilkan dalam tabel 2. 0,000 0,00
Tabel 2. Hasil Uji Normalitas Perilaku Pretest Tidak Normal
0
Data Deteksi Dini Kanker Serviks Posttes 0,579 0,00
Tidak Normal
pada Ibu-Ibu PKK Desa Gonilan t 0

Variabel Penelitian
Kelompo Stati
P
Kesimpul Tabel 3. di atas memperlihatkan
k stic an bahwa pada variabel pengetahuan
0,93 0,05 dan sikap pada deteksi dini Kanker
Pengetahuan Pretest Normal
2 6
0,94 0,12
Serviks pada Ibu-Ibu PKK Desa
Posttest Normal Pabelan baik pretest maupun posttest
5 7
0.94 0,14 data berdistribusi normal, hal ini
Sikap Pretest Normal
7 0 dibuktikan dengan nilai signifikansi
0,95 0,17 masing-masing data tidak signifikan
Posttest Normal
0 2
atau > 0,05, selanjutnya untuk uji
0,00 0,00 Tidak
Perilaku Pretest
0 0 Normal bivariat jika data numerik
0,34 0,00 Tidak berdistribusi normal menggunakan
Posttest
7 0 Normal Statistict Parametrics dengan uji
Independent T-Test. Sedangkan pada
Tabel 2. di atas memperlihatkan variabel perilaku nilai pretest
bahwa pada variabel pengetahuan maupun posttest berdistribusi tidak
dan sikap pada deteksi dini Kanker normal selanjutnya digunakan uji
Serviks pada Ibu-Ibu PKK Desa Mann-Whitney Test.
Gonilan baik pretest maupun posttest
11
Efektifitas Pendidikan Kesehatan Dengan Menggunakan Media Leaflet dan Media Slide Power Point
terhadap Perubahan Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Deteksi Dini Kanker Serviks pada Ibu-Ibu PKK
di Wilayah Kerja Puskesmas Kartasura Sukoharjo (Nur Khoiron)

3. Efektifitas Pendidikan Post 45,93


Media -2,030 0,047 Ho ditolak
Kesehatan dengan Leaflet
Menggunakan Media Slide Post 48,88
Media
Power Point terhadap Slide
Perubahan Pengetahuan power
point
Tentang Deteksi Dini Kanker
Serviks Tabel 5. di atas menunjukkan
bahwa nilai T = -2,030 dan p =
Tabel 4. Hasil Uji Efektifitas 0,047, sehingga dapat disimpulkan
Pendidikan Kesehatan dengan Media terdapat perbedaan yang signifikan
Slide Power Point terhadap pendidikan kesehatan menggunakan
Perubahan Pengetahuan media slide power point dengan
Pendidikan Mean Keput
media leaflet terhadap perubahan
T P
Kesehatan usan sikap (0,047 < 0.05). Media slide
Post Media 14,37 power point lebih efektif, karena
Leaflet
Ho meannya lebih besar dari media
Post Media 16,21 -2,534 0,014
ditolak
Slide power leaflet (48,88 > 45,93).
point

Tabel 4. di atas menunjukkan 5. Efektifitas Pendidikan


bahwa nilai T = -2,534 dan p = Kesehatan Media Slide Power
0,014, sehingga dapat disimpulkan Point terhadap Perubahan
terdapat perbedaan yang signifikan Perilaku Deteksi Dini Kanker
pendidikan kesehatan menggunakan Serviks
media slide power point dengan
media leaflet terhadap perubahan Tabel 6. Hasil Uji Efektifitas
pengetahuan (0,014 < 0.05). Media Pendidikan Kesehatan Media Slide
slide power point lebih efektif, Power Point terhadap Perubahan
karena meannya lebih besar dari Perilaku
media leaflet (16,21 > 14,37). Pendidikan Mean
Kesehatan Z P Keputusan

4. Efektifitas Pendidikan Post Media


Leaflet 28,65
Kesehatan dengan Post Media -1,973 0,049 Ho ditolak
Menggunakan Media Slide Slide power
Power Point terhadap point 35,05

Perubahan Sikap Tentang


Deteksi Dini Kanker Serviks Tabel 6. di atas menunjukkan
bahwa nilai Z = -1,973 dan p =
Tabel 5. Hasil Uji Efektivitas 0,049, sehingga dapat disimpulkan
Pendidikan Kesehatan Media Slide terdapat perbedaan yang siginifikan
Power Point terhadap Perubahan pendidikan kesehatan menggunakan
Sikap media slide power point dengan
media leaflet (0,049 < 0,05). Media
Pendidika Mean slide power point lebih efektif,
n karena meannya lebih besar media
T P Keputusan
Kesehata
n leaflet (35,05 > 28,65).
12
Efektifitas Pendidikan Kesehatan Dengan Menggunakan Media Leaflet dan Media Slide Power Point
terhadap Perubahan Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Deteksi Dini Kanker Serviks pada Ibu-Ibu PKK
di Wilayah Kerja Puskesmas Kartasura Sukoharjo (Nur Khoiron)

PEMBAHASAN 2. Pengaruh Pendidikan kesehatan


dengan Menggunakan Media
1. Pengaruh Pendidikan Slide Power Point terhadap
Kesehatan dengan Pengetahuan Tentang Deteksi
Menggunakan Media Leaflet Dini Kanker Serviks
terhadap Pengetahuan Tentang Nilai rata-rata pretest
Deteksi Dini Kanker Serviks pengetahuan dengan menggunakan
Pengetahuan merupakan hasil Media Slide Power Point sebesar
tahu dan ini terjadi setelah orang 12,36 nilai rata-rata posttest naik
melakukan penginderaan terhadap menjadi 16,21, sehingga terjadi
suatu objek tertentu. Pengetahuan kenaikan rata-rata sebesar 3,85.
terjadi melalui panca indra manusia, Hasil penelitian ini memperkuat
yakni: indra penglihatan, Hasil penelitian ini memperkuat
pendengaran, penciuman, rasa, dan penelitian Sugiarsi (2011) yang
raba. Sebagian besar pengetahuan meneliti Pengaruh Pendidikan
diperoleh melalui mata dan telinga Kesehatan Pada Kelompok Ibu PKK
(Notoatmodjo, 2007). Dalam Meningkatkan Pemahaman
Nilai rata-rata pretest Masyarakat Untuk Mencegah
pengetahuan dengan menggunakan Penyakit Kanker Serviks. Hasil
media leaflet sebesar 12,00 nilai rata- penelitiannya menunjukkan terdapat
rata posttest naik menjadi 14,37, perbedaan pengetahuan deteksi dini
sehingga terjadi kenaikan rata-rata kanker serviks sebelum dan sesudah
sebesar 2,37. diberi pendidikan kesehatan pada
Hasil penelitian ini memperkuat nilai p=0,0001.
penelitian Mulidah (2010) tentang
Studi Efektivitas Leaflet Terhadap 3. Pengaruh Pendidikan
Skor Pengetahuan Remaja Putri Kesehatan dengan
Tentang Dismenorea di SMP Kristen Menggunakan Leaflet terhadap
01 Purwokerto. Hasil penelitian Sikap Tentang Deteksi Dini
menunjukkan pengetahuan lebih baik Kanker Serviks
setelah menerima leaflet. Nilai rata-rata pretest sikap
Hasil penelitian ini juga dengan menggunakan media leaflet
memperkuat penelitian Muslikha dan sebesar 41,60 nilai rata-rata posttest
Purwanti (2011) tentang Peran naik menjadi 45,93, sehingga terjadi
Leaflet ASI Eksklusif Terhadap kenaikan rata-rata sebesar 4,33. Hal
Pengetahuan Ibu tentang ASI ini disebabkan karena banyak
Eksklusif dan Motivasi Untuk responden setelah diberikan
menyususi Secara Eksklusif di BPS pendidikan kesehatan mempunyai
NY. Djuwedah Kebasen Kabupaten sikap yang lebih baik tentang deteksi
Banyumas. Hasil penelitian dini kanker serviks.
menunjukkan bahwa leaflet memiliki Hasil penelitian ini memperkuat
peran dalam peningkatan penelitian Sugiarsi (2011) yang
pengetahuan ibu tentang ASI meneliti Pengaruh Pendidikan
eksklusif dan motivasi ibu untuk Kesehatan Pada Kelompok Ibu PKK
menyusui secara eksklusif. Dalam Meningkatkan Pemahaman
Masyarakat Untuk Mencegah
13
Efektifitas Pendidikan Kesehatan Dengan Menggunakan Media Leaflet dan Media Slide Power Point
terhadap Perubahan Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Deteksi Dini Kanker Serviks pada Ibu-Ibu PKK
di Wilayah Kerja Puskesmas Kartasura Sukoharjo (Nur Khoiron)

Penyakit Kanker Serviks. Hasil dalam bentuk pasif dan aktif, bentuk
penelitiannya menunjukkan terdapat pasif yaitu respon yang terjadi dalam
perbedaan sikap terhadap deteksi diri manusia dan tidak secara
dini kanker serviks sebelum dan langsung terlihat oleh orang lain
sesudah di beri pendidikan kesehatan berupa pengetahuan, sikap dan
pada nilai p=0,0001. persepsi.
Nilai rata-rata pretest perilaku
dengan menggunakan media leaflet
4. Pengaruh Model Pendidikan sebesar 0 nilai rata-rata posttest naik
kesehatanMenggunakan Slide menjadi 0,10, sehingga terjadi
Power Point terhadap Sikap kenaikan rata-rata sebesar 0,1. Hal
tentang Deteksi Dini Kanker ini disebabkan karena banyak
Serviks responden setelah diberikan
Nilai rata-rata pretest sikap pendidikan kesehatan mempunyai
dengan menggunakan media slide perilaku yang lebih baik tentang
power point sebesar 42,33 naik deteksi dini kanker serviks.
menjadi 48,88, sehingga terjadi Hasil penelitian ini memperkuat
kenaikan rata-rata sebesar 6,55. Hal penelitian Sugiarsi (2011) yang
ini disebabkan karena banyak meneliti Pengaruh Pendidikan
responden setelah diberikan Kesehatan Pada Kelompok Ibu PKK
pendidikan kesehatan mempunyai Dalam Meningkatkan Pemahaman
sikap yang lebih baik tentang deteksi Masyarakat Untuk Mencegah
dini kanker serviks. Penyakit Kanker Serviks. Hasil
Hasil penelitian ini memperkuat penelitiannya menunjukkan terdapat
penelitian Sugiarsi (2011) yang perbedaan perilaku deteksi dini
meneliti Pengaruh Pendidikan kanker serviks sebelum dan sesudah
Kesehatan Pada Kelompok Ibu PKK diberi pendidikan kesehatan pada
Dalam Meningkatkan Pemahaman nilai p=0,0001.
Masyarakat Untuk Mencegah
Penyakit Kanker Serviks. Hasil 6. Pengaruh Pendidikan
penelitiannya menunjukkan terdapat Kesehatan Menggunakan Slide
perbedaan sikap terhadap deteksi Power Point Terhadap Perilaku
dini kanker serviks sebelum dan Deteksi Dini Kanker Serviks
sesudah di beri pendidikan kesehatan Nilai rata-rata pretest perilaku
pada nilai p=0,0001. dengan menggunakan media slide
power point sebesar 0,00 nilai rata-
5. Pengaruh Pendidikan rata posttest naik menjadi 0,3,
Kesehatan Dengan sehingga terjadi kenaikan rata-rata
Menggunakan Leaflet sebesar 0,3. Hal ini disebabkan
Terhadap Perilaku Deteksi Dini karena banyak responden setelah
Kanker Serviks diberikan pendidikan kesehatan
Notoatmodjo (2007) mengatakan mempunyai perilaku yang lebih baik
bahwa perilaku adalah respon tentang deteksi dini kanker serviks.
tindakan atau perbuatan suatu Hasil penelitian ini memperkuat
organisme yang dapat diamati dan penelitian Sugiarsi (2011) yang
bahkan dipelajari yang dibedakan meneliti Pengaruh Pendidikan
14
Efektifitas Pendidikan Kesehatan Dengan Menggunakan Media Leaflet dan Media Slide Power Point
terhadap Perubahan Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Deteksi Dini Kanker Serviks pada Ibu-Ibu PKK
di Wilayah Kerja Puskesmas Kartasura Sukoharjo (Nur Khoiron)

Kesehatan Pada Kelompok Ibu PKK sehingga dapat disimpulkan terdapat


Dalam Meningkatkan Pemahaman perbedaan yang signifikan
Masyarakat Untuk Mencegah pendidikan kesehatan menggunakan
Penyakit Kanker Serviks. Hasil media slide power point dengan
penelitiannya menunjukkan terdapat media leaflet terhadap perubahan
perbedaan perilaku deteksi dini sikap (0,047 < 0.05). media slide
kanker serviks sebelum dan sesudah power point lebih efektif, karena
diberi pendidikan kesehatan pada meannya lebih besar dari media
nilai p=0,0001. leaflet (48,88 > 45,93).
Efektifitas pendidikan kesehatan
Analisis Bivariat dapat dilihat dari perubahan nilai
rata-rata dimana pada posttest
1. Efektifitas Pendidikan dengan menggunakan media leaflet
Kesehatan Dengan sebesar 45,93, sedangkan
Menggunakan Media Slide menggunakan media slide power
Power Point Terhadap point sebesar 48,88, sehingga
Perubahan Pengetahuan terdapat selisih sebesar 2,95.
Tentang Deteksi Dini Kanker
Serviks 3. Efektifitas Pendidikan
Hasil perhitungan menunjukkan Kesehatan Slide Power Point
ahwa nilai T = -2,534 dan p = 0,014, Terhadap Perubahan Perilaku
sehingga dapat disimpulkan terdapat Tentang Deteksi Dini Kanker
perbedaan yang signifikan Serviks
pendidikan kesehatan menggunakan Hasil perhitungan menunjukkan
media slide power point dengan nilai Z = -1,973 dan p = 0,049,
media leaflet terhadap perubahan sehingga dapat disimpulkan terdapat
pengetahuan (0,014 < 0.05). media perbedaan yang siginifikan
slide power point lebih efektif, pendidikan kesehatan menggunakan
karena meannya lebih besar dari media slide power point dengan
media Leaflet (16,21 > 14,37). media leaflet (0,049 < 0,05). Media
Efektifitas pendidikan kesehatan slide power point lebih efektif,
dapat dilihat dari perubahan nilai karena meannya lebih besar media
rata-rata dimana pada posttest leaflet (28,65 > 35,05).
dengan menggunakan media leaflet Efektifitas pendidikan kesehatan
sebesar 14,37, sedangkan dapat dilihat dari perubahan nilai
menggunakan media slide power rata-rata dimana pada posttest
point sebesar 16,21, sehingga dengan menggunakan media leaflet
terdapat selisih sebesar 1,84. sebesar 28,65, sedangkan
menggunakan media slide power
2. Efektifitas Pendidikan point sebesar 35,05, sehingga
Kesehatan Slide Power Point terdapat selisih sebesar 6,4.
Terhadap Perubahan Perilaku
Tentang Deteksi Dini Kanker
Serviks
Hasil perhitungan menunjukkan
nilai T = -2,030 dan p = 0,047,
15
Efektifitas Pendidikan Kesehatan Dengan Menggunakan Media Leaflet dan Media Slide Power Point
terhadap Perubahan Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Deteksi Dini Kanker Serviks pada Ibu-Ibu PKK
di Wilayah Kerja Puskesmas Kartasura Sukoharjo (Nur Khoiron)

KESIMPULAN DAN SARAN DAFTAR PUSTAKA


Azwar, S. 2010. Sikap Manusia
Kesimpulan Teori dan Pengukurannya.
1. Media slide power point lebih Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
efektif terhadap perubahan
pengetahuan dibandingkan Depkes R.I. 2008. Profil Kesehatan
menggunakan media leaflet. Indonesia. Jakarta.
2. Media slide power point lebih
efektif terhadap perubahan sikap Diananda, Rama. 2009. Mengenal
dibandingkan menggunakan Seluk Beluk Kanker. Jogjakarta:
media leaflet. Katahati.
3. Media slide power point lebih
efektif terhadap perubahan Daryanto. 2010. Media
perilaku dibandingkan Pembelajaran Perannya Sangat
menggunakan media leaflet. Penting Dalam Mencapai
Tujuan Pembelajaran.
Saran Yogyakarta: Gava Media.
1. Bagi Masyarakat
Diharapkan masyarakat Manuaba, I. A. C. 2009. Memahami
Diharapkan masyarakat mampu Kesehatan Reproduksi
bekerjasama dengan tenaga perempuan. Jakarta: EGC.
kesehatan di lapangan, dengan Mulidah, S., fajarsari, D.,
berpartisipasi dalam acara-acara Kawuriansari, R. 2010. Studi
penyuluhan kesehatan, supaya Efektifitas Leaflet Terhadap
pengetahuan meningkat sehingga Skor Pengetahuan Remaja Putri
diharapkan sikap dan perilakunya Tentang Dismenorea di SMP
semakin baik. Kristen 1 Purwokerto
2. Bagi Institusi Kesehatan Kabupaten Banyumas. Jurnal
Diharapkan institusi Diharapkan Ilmiah Kebidanan.Volume 1 No.
institusi kesehatan lebih 1 Edisi Desember 2010.
meningkatkan pelayanan pendidikan Muslikha, P., Purwanti, S. Peran
kesehatan melalui penyuluh Leaflet ASI Eksklusif Terhadap
kesehatan yang handal agar Pengetahuan Ibu Tentang ASI
kesehatan masyarakat meningkat Eksklusif dan Motivasi Untuk
3. Bagi Peneliti Selanjutnya Menyusui Secara Eksklusif di
Bagi peneliti selanjutnya dapat BPS NY. Djuwedah Kebasen
mengembangkan penelitian ini dan Kabupaten Banyumas. Jurnal
mengkaji lebih dalam dengan Ilmiah Kebidanan, Vol.2 No.1
menggunakan media, instrument, Edisi Juni 2011.
lokasi penelitian di daerah lain
melalui pengamatan langsung di Notoatmodjo, S. 2003. Pendidikan
lapangan, sehingga diperoleh hasil dan Perilaku Kesehatan.
yang lebih variatif. Jakarta: PT Rineka Cipta.
16
Efektifitas Pendidikan Kesehatan Dengan Menggunakan Media Leaflet dan Media Slide Power Point
terhadap Perubahan Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Deteksi Dini Kanker Serviks pada Ibu-Ibu PKK
di Wilayah Kerja Puskesmas Kartasura Sukoharjo (Nur Khoiron)

Notoatmodjo, S. 2005. Metodologi Sulastri, SKp., M.Kes** : Dosen


Penelitian Kesehatan Edisi Keperawatan FIK UMS. Jln A Yani
Revisi. Jakarta: PT Rineka Cipta. Tromol Post 1 Kartasura.

Notoatmodjo, S. 2007. Promosi Dewi Suryandari, S.Kep., Ns** :


Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Dosen Keperawatan FIK UMS. Jln A
Jakarta: PT Rineka Cipta. Yani Tromol Post 1 Kartasura

Ocvyanti, D. 2009. Berbagai Teknik


Deteksi Dini Kanker Leher
Rahim dan Payudara.
Jakarta: FKUI/RSCM.

Prawirohardjo S. 2005. Ilmu


Kebidanan Edisi 4. Jakarta:
YBP-SP.

Ramli, M. 2002. Deteksi Dini


Kanker. Jakarta: FKUI.
Riyana, Ilyasih. 2008. Pemanfaatan
OHP dan Presentasi Dalam
Pembelajaran. Jakarta: Cipta
Agung.
Rasjidi, I. 2008. Manual Prakanker
Serviks. Jakarta: Sagung Seto.

Rasjidi, I. 2009. Deteksi Dini dan


Pencegahan Kanker Pada
Wanita. Jakarta: Sagung Seto.
Sugiarsi, S. 2011. Pendidikan
Kesehatan Pada Kelompok Ibu
PKK dalam meningkatkan
pemahaman Masyarakat
Untuk Mencegah Penyait
Kanker Serviks. Journal
Maternal. Volume 4 Edisi April
2011.
Sugiyono. 2011. Metode Penelitian
Kombinasi. Bandung: IKPI.
Nur Khoiron*: Mahasiswa FIK
UMS. Jln A Yani Tromol Post 1
Kartasura