Anda di halaman 1dari 3

NAMA : CHINTA NUR SILMI serta berusaha agar tetap istiqamah dalam kebaikan.

Seseorang
NPM : 12100116266 akan mendapatkan kebahagiaan di dunia dan memperoleh
Fakultas : KEDOKTERAN rahmat Allah serta selamat dari azab-Nya pada Hari Kiamat
kelak dengan cara dia dapat menjaga hati dan memeliharanya.
Assalamua’alaikum Wr. Wb. Allah tidak akan melihat bagaimana ketampanan ataupun
kecantikan kita, tidak juga melihat kemulusan dan kemolekan
tubuh kita. Tetapi, Allah akan melihat hati dan amal perbuatan
kita.
Rasulullah bersabda, (HR Abu Hurairah)
Pertama tama marilah kita panjatkan puji syukur kita
“Sesungguhnya Allah tidak melihat jasadmu, dan bentukmu,
kepada Allah SWT. yang telah memberikan rahmat dan
tetapi Dia melihat hati kamu”
hidayahnya kepada kita dan masih memberikan rizkinya dan
Hati adalah dunia abstrak, unik, dan berkembang. Hati
nikmatnya yang begitu besar dan tidak ada habis-habisnya
memiliki peranan yang sangat fital sebagai pengendali, karena
kepada kita. dan tak lupa shalawat beserta salam kita
dapat menentukan baik buruk dan hitam putihnya seluruh
junjungkan kepada Nabi Besar Muhammad SAW. beserta
amalan dan aspek kehidupan seorang Muslim. Begitu banyak
Keluarga dan para Sahabat. Pada kesempatan kali ini saya akan
manusia yang cerdas tetapi akhirnya menjadi orang yang hina
bertausiyah tentang mengapa kita perlu untuk “menjaga hati”
hanya karena memiliki hati yang sakit
biasa juga disebut dengan Muraqabah (merasa diawasi oleh
Rasulullah bersabda,
Allah).
“Dalam tubuh manusia ada segumpal daging, apabila ia baik,
Hati berada dalam genggaman Allah SWT. Dialah yang
maka baik pula seluruh tubuhnya, dan jika ia rusak, maka
membolak balikkan hati kita. Namun kita harus senantiasa
rusak pula seluruh tubuhnya. Ketahuilah, itulah hati”
berusaha sekuat tenaga untuk memperbaiki dan menjaganya
Sesungguhnya perkara hati merupakan perkara agung 2. Qolbun Maridl yaitu hati yang sakit. hati seperti ini dimiliki
dan kedudukannya pun sangat mulia, sehingga Allah oleh orang yang terkadang masih berbuat kebaikan dan taat
menurunkan kitab-kitab suci-Nya untuk memperbaiki hati, dan pada Allah dan terkadang juga berbuat maksiyat terhadap
Dia utus para Rasul untuk menyucikan hati, membersihkan, dan Allah.
memperindahnya. 3. Qolbun mayyit yaitu hati yang mati. Meskipun pemilik hati
Rasulullah bersabda, (HR Imam Ahmad dari Anas bin Malik) ini mengaku sebagai seorang muslim tapi mereka sudah tidak
“Iman seseorang tidak akan lurus sebelum hatinya lurus” lagi menjalankan perintah Allah.
Ajaran yang paling besar dibawa oleh Rasululloh saw Dari 3 macam hati tersebut, kita hendaknya masuk
adalah memperbaiki hati. Dengan demikian seseorang akan dalam kategori qolbun salim agar kita mendapatkan
memahami bahwa hatinya merupakan tempat bagi cahaya dan keselamatan di dunia maupun di akhirat.
petunjuk Allah menuju akhirat, karena sesungguhnya Di antara hal yang dapat menyebabkan hati seseorang
perjalanan menuju Allah adalah perjalanan hati. menjadi tenang dan bersih, melindungi hati dari hal-hal yang
Al-Imam Ibnu Qayyim al-Jauziyah menuturkan di membahayakan, bisa dilakukan dengan menjauhkan diri dari
dalam salah satu kitab beliau, "Hati yang sehat, yaitu hati yang perbuatan dosa dan maksiat. Sebab, kedua hal ini yang dapat
selalu terjaga dari syirik, sifat dengki, iri hati, kikir, takabur, membuat hati menjadi sakit. Salah satunya dengan amalan
cinta dunia dan ja-batan. Ia terbebas dari semua penyakit yang memperbanyak membaca ayat-ayat al-Qur`an dan
akan menjauhkannya dari Allah SWT. Ia akan terbebas dari mendengarkannya, karena al-Qur`an merupa-kan penawar yang
segala penghambat yang akan menghalanginya dari jalan Allah. ampuh dari penyakit syubhat dan nafsu syahwat yang keduanya
Inilah hati yang sehat di surga dunia dan surga di alam kubur, merupakan inti penyakit hati seseorang.
serta surga di Hari Kiamat. Ada tiga macam hati yaitu
1. Qolbun Salim yaitu hati yang selalu bersih dan selalu
menjaga kesucian hati
Artinya : “(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka situlah akan terpancar kehidupan yang amat damai. Sekian
menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya tausiyah dari saya dan terima kasih atas perhatiannya. Wabillahi
dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram” (Q.S. Ar- taufik walhidayah. Wassalamua’alaikum Wr. Wb.
Rad : 28)
Hati yang bersih akan membuat hidup bahagia.
Mengapa? Karena tidak akan ada waktu untuk buruk sangka,
tidak terpikir untuk curang, tidak punya kesempatan untuk iri
dengki dan sombong. Sedangkan berbagai penyakit hati ini
adalah penyebab dari keresahan hidup kita. Misalnya, ketika
hati kotor dengan iri dan dengki, maka keseharian kita akan
penuh dengan memikirkan orang lain secara negatif. Padahal ini
tidak ada untungnya sama sekali, malah mendatangkan
kerugian pada diri sendiri. Sungguh menderita hidup yang
demikian. Hati yang bersih akan membuat yang susah terasa
mudah, yang sempit terasa lapang, yang berat terasa ringan.
Jagalah hati jangan kau kotori, Jagalah hati lentera
hidup ini, Jagalah hati jangan kau nodai, Jagalah hati cahaya
Illahi. Bila hati kian bersih, pikiran pun kian jernih,Semangat
hidup kan gigih, prestasi mudah diraih. Namun bila hati busuk,
pikiran jahat merasuk, Ahlak kian terpuruk, jadi mahluk
terkutuk. Menjaga hati merupakan tantangan kita setiap waktu
maka jagalah hati dengan segala kewaspadaan, karena dari