Anda di halaman 1dari 18

Tabel 1

Hasil Evaluasi Pelaksanaan Universal Precaution


di Ruang Melati IV RSST Klaten

Pelaksanaan
N
Aspek yang dinilai Tidak
o Selalu Sering Kadang
pernah
1 Perawat cuci tangan ketika akan kontak dengan pasien atau
melakukan tindakan pada pasien
2 Perawat cuci tangan ketika selesai kontak dengan pasien atau telah
selesai melakukan tindakan terhadap pasien
3 Perawat mencuci tangan dengan sabun/detergen/ desinfektan
4 Perawat mencuci tangan di tempat air mengalir (wastafel)
5 Perawat menggunakan sarung tangan ketika melakukan kontak atau
tindakan pada pasien
6 Perawat menggunakan masker ketika melakukan tindakan kepada
pasiens
7 Pasien menggunakan alat alat steril untuk satu pasien
8 Perawat menggunakan alat disposibel hanya untuk sekali pakai
9 Setelah menggunakan alat alat non disposibel, perawat mencucinya
dengan larutan disinfektan
10 Perawat mensteril kan alat alat steril di instalasi sterilisasi sentral
11 Perawat menyiapkan alat alat kesehatan ditempat kusus
12 Perawat membuang benda benda tajam di tempat kusus
13 Perawat membuang sampah medis di tempat medis
14 Perawat membuang sampah non medis ditempat sampah non medis
Jumlah
Presentasi %
Hasil Evaluasi Pengelolaan Sampah

Pelaksanaan
No Aspek yang dinilai Tidak
Selalu Sering Kadang
pernah
1 Perawat membuang jarum di tempat jarun suntik/
needles
2 Perawat membuang limbah medis benda tajam di
tempat limbah medis benda tajam
3 Perawat membuang limbah medis benda non tajam di
tempat limbah medis benda non tajam
4 Perawat membuang via obat dan botol infus pada
tempat botol infuse
Jumlah
Rata-Rata dalam
Tabel 3
Hasil Evaluasi Pelaksanaan 9 Solusi Patient Safety

Pelaksanaan (n=21)
N
Komponen Yang Di Nilai Tidak
O Selalu Sering Kadang
pernah
1 Perhatikan nama obat, rupa, dan ucapan mirip (Norum)
a. Perawat melaksanakan prosedur konfirmasi peresepan obat
secara tertulis/verbal
b. Perawat mengeja kembali nama obat yang diresepkan secara
verbal
c. Adanya pemisah tempat dan pelabelan tempat obat yang
rupanya Mirip
d. Perawat memberikan obat sesuai dengan prinsip 7 benar:
o Benar Obat
o Benar Dosis
o Benar Waktu
o Benar Tempat
o Benar Oang
o Pelaksana
o Pendokumentasian

2 Pastikan identifikasi pasien


. a. Perawat menuliskan identitas pasien dengan lengkap dan jelas
dalam setiap pendokumentasian asuhan keperawatan
b. Perawat menuliskan No. CM setiap pasien dengan lengkap dan
jelas
c. Semua dokumen mengenai pasien diisi dengan lengkap dan
jelas
d. Status pasien terpisah antara satu pasien dengan pasien yang
lain
e. Pasang gelang pasien sesuai identitas
f. Tulis papan nama pasien dengan jelas dan tepat

3 Komunikasi secara benar saat serah terima / pengoperan pasien


a. Menyebutkan identitas pasien, diagnosa medis, diagnosa
keperawatan, tindakan keperawatan yang telah dilakukan beserta
waktu pelaksanaan
b. Menginformasikan jenis dan waktu rencana tindakan yang
belum dilakukan
c. Menyebutkan perkembangan pasien yang ada selama shift
d. Menyebutkan terapi dan tindakan medis beserta waktunya yang
telah dilakukan selama shift
e. Menyebutkan tindakan medis yang belum dilakukan selama
shift
4 Pastikan tindakan yang benar pada sisi tubuh yang benar sebelum
tindakan operasi (misalnya pengendalian jaringan), tempat/sisi tubuh
diberi tanda
a. Ada dokumentasi tindakan di status pasien
b. Memastikan data pada catatan perawatan sebelum melakukan
tindakan

5 Kendalikan cairan elektrolit pekat (concentrate)


a. Ada dokumentasi mengenai pemberian cairan
b. Perawat mengecek program terapi sebelum memberikan terapi
cairan pada pasien
c. Perawat memprogram pemberian cairan elektrolit pekat sesuai
aturan pemberian
d. Perawat memonitor reaksi pemberian cairan
e. Perawat mengatur tetesan infus atau hasil perhitungan sesuai
dengan order.
f. Perawat menuliskan catatan pemberian infus secara terperinci
(tanggal, jam dan macam cairan)

6 Pastikan akurasi pemberian obat pada pengalihan pelayanan


a. Ada dokumentasi/list tentang obat-obatan yang sudah diberikan
dan waktu pemberiannya
b. Ada dokumentasi serah terima pasien
c. Perawat mengisi catatan perkembangan tentang keadaan pasien
saat ini dengan jelas dan akurat untuk operan

7 Hindari salah kateter salah sambung selang (tube)


a. Perawat mengecek order adanya pemberian tindakan misalnya
pemasangan kateter/ NGT
b. Memperhatikan urutan selang dan sambungan selang sebelum
melakukan penyambungan

8 Gunakan alat injeksi sekali pakai


a. Satu spuit digunakan sekali pakai untuk satu obat
b. Perawat memastikan bahwa spuit dibuang di tempat sampah
tajam
c. Perawat membuang spuit dalam keadaan tertutup

9 Tingkatkan kebersihan tangan untuk pencegahan infeksi nosokomial


. a. Perawat mencuci tangan sebelum dan sesudah melakukan
tindakan
b. Perawat mencuci tangan menggunakan antiseptik
c. Perawat mencuci tangan dengan teknik yang benar
d. Ada pedoman mengenai cuci tangan yang benar
Jumlah
Presentasi %
Tabel 4
Evaluasi Pelaksanaan Komunikasi Terapeutik
No. Langkah-Langkahnya Jumlah sample
Selalu Sering Kadang Tidak
A. Tahap Persiapan (pra interaksi)
1. Mengumpulkan data tentang klien (dari RM)
2. Menyiapkan alat yang dibutuhkan
3. Mencuci tangan, menilai kesiapan diri perawat
B. Tahap Pelaksanaan (Orientasi)
1. Memberikan salam, berjabat tangan, dan tersenyum
pada klien
2. Melakukan validasi
3. Memperkenalkan nama perawat
4. Menanyakan nama panggilan kesukaan klien
5. Menjelaskan tanggung jawab perawat
6. Menjelaskan peran perawat dan kllien
7. Menjelaskan kegiatan yang akan dilakukan
8. Menjelaskan tujuan
9. Menjelaskan waktu yang dibutuhkan untuk kegiatan
atau lama kegiatan
10. Menjelaskan dan menjawab kerahasiaan
C. Tahap Kerja
1. Memberi kesempatan klien untuk bertanya
2. Menanyakan keluhan utama
3. Memulai kegiatan dengan cara baik
4. Melakukan kegiatan sesuai dengan rencana
5. Mencuci tangan
D. Tahap Terminasi
1. Menyimpulkan hasil kegiatan
2. Memberi reinforcement positif
3. Membuat kesepakatan dengan klien dan keluarga untuk
pertemuan atau kegiatan
4. Mengakhiri kegiatan dengan cara yang baik
Jumlah
Total %
Tabel 5
Evaluasi Hasil Pelaksanaan Mencuci Tangan Dengan Benar

Jumlah sampel
N
Langkah- langkah Kadang Tidak
o Selalu Sering
-kadang pernah
1 Lepaskan arloji dan perhiasan
2 Basahi kedua tangan sampai siku
3 Menggunakan sabun ditelapak tangan
4 Menggosok dengan keras seluruh bidang permukaan
tangan dan jari-jari, sekurang-kurangnya 10-15 detik
5 Perhatikan dibidang dibawah kuku tangan dan jari-jari
6 Mencuci tangan seluruhnya dengan air bersih
7 Mengeringkan tangan dengan handuk, kertas lap (paper
towel) dan digunakan lap untuk mematikan kran
Jumlah
Persentase %
Tabel 5
Evaluasi Pelaksanaan Discharge Planing Perencanaan Pulang
Di Ruang Melati IV RSST Klaten
No Kegiatan Pelaksanaan
selalu sering Kadang Tidak
A. Tahap pre interaksi
1. Mengumpulkan data tentang klien
2. Membuat rencana pertemuan dengan klien
B Orientasi
3 Member salam dan tersenyum kepada klien
4. Memperkenalkan nama diri
5 Menanyakan nama panggilan kesukaan klien
6. Menanyakan perasaan klien
7. Menjelaskan peran perawat
8. Menjelaskan tugas perawat
9. Menjelaskan kegiatan yang akan dilakukan
10. Menjelaskan tujuan kegiatan
11. Menjelaskan waktu yang dibutuhkan untuk penyuluhan
12. Menjelaskan kerahasiaan
C. Tahap kerja
13. Menanyakan keluhan utama klien
14. Memberikan kesempatan bertanya
15. Memulai dengan ajakan untuk berkonsentrasi
16. Melakukan orientasi
D. Tahap materi
17. Menjelaskan informasi mengenai penyakit
18. Menjelaskan informasi mengenai penyebab penyakit
19. Menjelaskan informasi mengenai tanda dan gejala penyakit
20. Menjelaskan informasi mengenai cara perawatan di rumah
21 Menjelaskan informasi mengenai cara pemberian obat
22 Menjelaskan informasi mengenai cara pencegahan penyakit
dan infeksi
23 Menjelaskan informasi mengenai program pengobatan
lanjutan
24 Menjelaskan informasi mengenai nutrisi yang sesuai
dengan program diet
25 Menjelaskan informasi mengenai aktivitas dan istirahat
26 Menjelaskan informasi mengenai control waktu, tempat,
cara control, persiapan control
E. Fase Terminasi
27 Menyimpulkan hasil kegiatan
28 Member pujian positif
29 Merencanakan tindak lanjut kepada pasien
30 Melakukan kontrak selanjutnya
31 Mengakhiri pertemuan dengan cara yang baik dan
tersenyum
Jumlah
Total

Tabel 6
Evaluasi Pelaksanaan informasi pasien Baru Di Ruang Melati IV

No Variable yang diteliti Observasi (Pre orientasi)


selalu sering Kadang Tidak
pernah
A Pra Interaksi
1 Menyiapkan ruangan khusus yang rapi dan tenang untuk
memberikan inormasi bagi pasien baru/ keluarga
2 Menyiapkan pedoman informasi pasien baru 2 buah
3 Mengajak keluarga ke ruangan yang telah dipersiapkan untuk
mendapatkan informasi
4 Memepersilahkan keluarga duduk berhadapan dengan perawat
B Orientasi
1 Memperkenalkan diri dan menjelaskan tujuan pemberian informasi
pasien baru
2 Menyerahkan 1 berkas pedoman informasi pasien baru kepada
keluarga untuk dibaca bersama
3 Menjelaskan informasi secara urut sesuai pedoman, yaitu:
a. Informasi petugas yang merawat
b. Jadwal konsultasi
c. Informasi catatan perkembangan pasien yang diberikan setiap
hari
d. Informasi hak dan kewajiban pasien serta peraturan-peraturan
RS
e. Persiapan pulang (discharge planning)
4 Mempersilahkan keluarga membaca informasi mengenai hak dan
kewajiban pasien dan prosedur pengurusan administrasi
5 Meminta keluarga bertanya jika ada hal yang belum jelas
C Pendokumentasian
1 Meminta keluarga untuk mengisi formulir pernyataan menerima
informasi dan menandatanganinya
2 Menandatangani pernyataan yang sudah dibuat keluarga
3 Menyimpan bukti pemberian informasi pada tempat yang telah
ditentukan
D Pemberian informasi berkelanjutan
1 Memberikan penjelasan kepada keluarga mengenai perkembangan
pasien setiap hari
2 Mencatat informasi yang diberikan di rekam keperawatan pasien
Jumlah
Total

Tabel 7
Evaluasi Tugas Kepala Ruang Terhadap Sistem
Asuhan Keperawatan Dengan Model TIM
di Ruang Melati IV RS Soeradji Tirtonegoro Klaten
N Tugas PJ Ruang Pre Orientasi
o Selalu Sering Kadang Tidak
pernah
1 Membagi staf keperawatan kedalam group TIM sesuai
dengan kemampuan dan beban kerja.
2 Membuat jadwal dinas koordinasi dengan PN
3 Melakukan meeting morning
4 Membagi pasien kepada Group TIM sesuai kemampuan dan
beban kerja
5 Memfasilitasi dan mendukung kelancaran tugas PN dan AN
6 Melakukan supervisi dan memberi motivasi seluruh staff
keperawatan untuk mencapai kinerja yang optimal
7 Melakukan upaya meningkatkan mutu asuhan keperawatan
dengan melakukan evaluasi melalui angket setiap klien akan
pulang
8 Mendelegasikan tugas kepada PPJR pada jaga S/M/HL
9 Berperan sebagai konsultan

Jumlah
Tabel 8
Hasil Evaluasi Tugas Primary Nursing (PN)
dalam sistemAsuhan Keperawatan dengan Model Primer Modifikasi (MPM)
N Tugas Primary Nursing Observasi (Pre Orientasi)
o Selalu Sering Kadang Tidak
pernah
1 PN melakukan operan jaga malam bersama dengan AN
2 PN melakukan konfirmasi atau supervisi tentang kondisi pasien
segera setelah operan tugas jaga setiap pasien
3 PN mengajak AN untuk melakukan doa bersama pada waktu
mengawali dan mengakhiri tugas
4 PN melakukan prekonfren dengan semua AN yang ada dalam
grupnya setiap awal dinas pagi
5 PN membagi tugas atau pasien kepada AN sesuai kemampuan
dan beban kerja
6 PN melakukan pengkajian menetapkan masalah apa diagnose dan
perencanaan keperawatan kepada semua pasien yang menjadi
tanggung jawab dan pendokumentasian kedalam RM pasien
7 PN memonitor tugas AN
8 PN membantu tugas AN untuk kelancaran pelaksanaan asuhan
keperawatan pasien
9 Membantu tugas AN untuk kelancaran pelaksanaan askep
10 PN melakukan evalusi hasil keperawatan setiap sesuai tujuan
yang ada dalam perencanaan asuhan keperawatan dan ada bukti
dalam RM
11 PN melakukan post konfrent pada akhir dinas
12 PN mendampingi AN dalam operan tugas jaga
13 PN memperkenalkan AN yang akan merawat selama pasien
dirawat, kepada pasien atau keluarga baru
14 PN menyelenggarakan diskusi kasus confront dengan dokter atau
tim kesehatan lain setiap seminggu sekali
15 PN menyelenggarakan diskusi kasus dalam pertemuan rutin
keperawatan diruangan minimal 1 bulan sekali
16 PN menggantikan kepala ruang, bila kepala ruang tidak ada
17 PN mendelegasikan tugas AN pada dinas siang atau malam atau
hari libur
18 PN memberikan bimbingan praktek keperawatan kepada
mahasiswa yang ada dalam grupnya
19 PN menginformasikan peraturan dan tata tertib yang berlaku pada
pasien dan keluarga
20 PN melakukan supervisi perkembangan persiapan pulang
21 PN menerima konsultasi atau keluhan pasien dan berusaha
mengatasinya
22 Setiap akhir tahun apakah PN membuat laporan tugas kepada
kepala ruang
23 PN bisa sebagai rol model
Jumlah
Total (%)

Tabel 9
Evaluasi Pelaksanaan Tugas Perawat Associate
di Ruang Melati IV RS Soeradji Tirtonegoro Klaten

No Uraian Tugas Observasi


Selalu Sering Kadang Tidak
pernah
1 PN Melaksanakan operan tugas setiap awal dan akhir jaga dari dan
kepada AN yang ada dalam satu grup
2 AN Melakukan konfirmasi atau supervisi tentang kondisi pasien
segera setelah selesai operan setiap Pasien
3 AN Melakukan do’a bersama setiap awal dan akhir tugas yang
dilakukan setelah selesai serah terima operan tugas jaga
4 AN Mengikuti pre conference yang dilakukan PN setiap awal tugas
5 AN Melaksanakan asuhan keperawatan kepada pasien yang menjadi
tanggung jawabnya dan ada bukti di rekam keperawatan
6 AN Melakukan monitoring respon pasien dan ada bukti di rekam
keperawatan
7 AN Melakukan konsultasi tentang masalah pasien/keluarga kepada
PN
8 AN Membimbing dan melakukan pendidikan kesehatan kepada
pasien yang menjadi tanggung jawabnya dan ada bukti di rekam
keperawatan
9 AN Menerima keluhan pasien/keluarga dan berusaha untuk
mengatasinya
10 AN Melengkapi catatan asuhan keperawatan pada semua pasien
yang menjadi tanggung jawabnya
11 AN Melakukan evaluasi asuhan keperawatan pada semua pasien
yang menjadi tanggung jawabnya
12 AN Mengikuti post conferance yang diadakan oleh PN pada setiap
akhir tugas dan melaporkan kondisi dan perkembangan semua
pasien yang menjadi tanggung jawabnya kepada PN
13 Bila tidak ada PN wajib mengenalkan AN yang ada dalam grup
yang akan memberikan asuhan keperawatan pada jaga berikutnya
kepada pasien atau keluarga baru.
14 Melakukan pendelegasian tugas PN kepada S/M/L
15 AN Berkoordinasi dengan PPJR/dokter/tim kesehatan lain bila ada
masalah pasien pada sore malam libur
16 AN Mengikuti diskusi kasus dengan dokter/tim kesehatan lain
setiap seminggu sekali
17 AN Mengikuti diskusi kasus dalam pertemuan rutin keperawatan di
ruangan
18 AN Melaksanakan tugas lain sesuai uraian tugas AN
Jumlah
Skore

Tabel 11
Evaluasi Hubungan Profesional Antar Staf Keperawatan
di Ruang Melati IV RSST Klaten
Tanggal 8-10 Juli 2013
Observasi
No Uraian Tugas Selalu Sering Kadang Tidak
Pernah
1 Penanggung Jawab Pelayanan mengadakan pertemuan rutin Karu
minimal 1x/minggu
2 Kepala ruang mengadakan pertemuan rutin dengan seluruh staf
kep minimal sebulan sekali
3 Kepala ruang mengadakan pertemuan rutin dengan PN minimal
1x/minggu
4 PN mengadakan pre dan post conference pada setiap awal dan
akhir jaga pagi
5 PN menerima serah terima dari AN yang tugas jaga sebelumnya
6 PN mendampingi serah terima tugas jaga antara AN pada tugas
jaga berikutnya.
7 AN melaksanakan serah terima tugas jaga dari jaga sebelum dan
kepada tugas jaga berikutnya.
8 PN melakukan dokumentasi askep terutama dalam pengkajian,
menetapkan diagnosa dan penyusunan rencana keperawatan.
9 PN melakukan dokumentasi askep terutama dalam hal
pelaksanaan dan evaluasi keperawatan.
10 PN membuat laporan tugas pada Kepala Ruang setiap akhir tugas
terutama keadaan umum pasien dan permasalahan yang ada.
11 PN melakukan motivasi/bimbingan/reinforcement dengan AN
setiap hari
12 AN menggantikan tugas PP bila PN tidak ada
13 Apakah AN menggantikan tugas kepala ruang atau Penanggung
jawab ruang pada tugas siang,malam atau hari libur.
Jumlah
Persentase
Tabel 12
Evaluasi Hubungan Profesional Antara Staf Keperawatan
dengan Dokter/Tim Kesehatan di Ruang Melati IV
Observasi
No VARIABEL YANG DINILAI Tidak
Selalu Sering Kadang
Pernah
1 PN atau AN melakukan visite bersama dengan dokter/tim
kesehatan lain yang merawat
2 PN melakukan diskusi kasus dengan dokter/tim kesehatan
minimal 1x/minggu.
3 Hubungan profesional/kemitraan dengan dokter/tim kesehatan
lain tercermin dalam dokumen rekam medik.
4 PN / AN menggunakan rekam medik sebagai sarana hubungan
professional dalam rangka pelaksanaan program kolaborasi.
5 Dokter/tim kesehatan lain menggunakan rekam keperawatan
sebagai sarana hubungan profesional dalam rangka pelaksanaan
program kolaborasi.
6 Dokter/tim kesehatan lain mengetahui setiap pasien siapa PN nya
7 Dokter/Tim kesehatan mengetahui setiap pasien siapa PN nya.
8 PN memfasilitasi pelaksanaan konsultasi pasien/keluarga dengan
dokter/tim kesehatan lain.
Jumlah
Persentase %
Tabel 13
Evaluasi Hubungan Profesional Antara Staf Keperawatan
dengan Peserta Didik di Ruang Melati IV RS Soeradji Tirtonegoro Klaten

Observasi
No Variabel yang Dinilai Sering Tidak
Selalu Kadang
Pernah
1 Kepala Ruang menerima dan mengarahkan peserta didik
2 Pembimbing klinik mengorientasikan peserta didik
3 Pembimbing klinik membagi pasien kelolaan peserta didik
4 Pembimbing klinik mengikutkan peserta didik dalam kegiatan
pelayanan keperawatan
5 Pembimbing klinik/perawat memfasilitasi kelengkapan dan bahan
yang akan digunakan peserta didik dalam memberikan asuhan
keperawatan
6 Peserta didik mengkomunikasikan kepada pembimbing klinik sesuai
kompetensi yang akan dicapai
7 Pembimbing klinik membimbing peserta didik dengan metode pre-
post conferance
8 Pembimbing Klinik membimbing peserta didik dengan metode ronde
keperawatan
9 Pembimbing Klinik membimbing peserta didik dengan metode bed
side teaching
10 Pembimbing klinik memantau pelaksanaan praktek klinik peserta
didik
11 Pembimbing klinik mengecek dokumentasi rekam medik pasien yang
menjadi kelolaan peserta didik
12 Pembimbing klinik mengarahkan dan membimbing peserta didik
dalam rangka pencapaian target kompetensi yang diharapkan
13 Memotivasi minat dan semangat belajar untuk meningkatkan
kemampuan peserta didik
14 Pembimbing klinik/perawat memantau kedisiplinan peserta didik
15 Pembimbing klinik mengesahkan pencapaian kompetensi
Jumlah
Presentase %
Table 14
Evaluasi Pelaksanaan Serah Trima Tugas Jaga (Operan)
Di Ruang Melati IV RSST Klaten

Observasi
No Variabel yang dinilai Selalu Sering Kadang Tidak
pernah
1. Komunikasi anatara pemberi tanggung jawab dan penerima
tanggung jawab dilakukan di depan pintu dengan suara
perlahan/ tidak rebut
2. Menyebutkan identitas pasien, dx medis, dx dan tindakan
keperawatan yang telah dilakukan beserta waktu
pelaksanaannya
3 Menginformasikan jenis dan waktu rencana tindakan
keperawatan yang belum dilakukan
4 Menyebutkan perkembangan pasien yang ada selama shift
5 Menginformasikan pendidikan kesehatan yang telah dilakukan
(bila ada)
6 Mengevaluasi hasil tindakan keperawatan
7 Menyebutkan terapi dan tindakan medis beserta waktunya
yang dilakukan selama shift
8 Menyebutkan tindakan medis yang belum dilakukan selama
shift
9 Menginformasikan kepada pasien/ keluarga nama perawat
shift berikutnya pada akhir tugas
10 Memberi salam kepada pasien, keluarga serta mengobservasi
dan menginspeksi keadaan pasien, menanyakan keluhan-
keluhan pasien (dalam rangka klarifikasi)
Jumlah
Total (%)
Tabel 15
Evaluasi Pelaksanaan Meeting Morning Kepala Ruang
di Ruang Melati IV RSST Klaten
No Variabel yang dinilai Pre orientasi
Selalu Sering Kadang Tidak
pernah
1. Ka. Ru menyiapkan tempat untuk melakukan
meeting morning
2. Ka. Ru memberikan arahan kepada staff dengan
materi yang telah disiapkan sebelumnya
3. Ka. Ru melakukan klarifikasi apa yang telah
disampaikan kepada staff
4. Memberikan kesempatan staff untuk
mengungkapkan permasalahn yang muncul di
ruangan
5. Bersama-sama staff mendiskusikan pemecahan
masalah yang dapat ditempuh
6. Ka. Ru memberi motivasi dan reinforcement kepada
staff
Jumlah
Total (%)
Tabel 16
Evaluasi Pelaksanaan Pre Conference di Ruang Melati IV
N Variabel yang Dinilai Pre Orientasi
o Selalu Sering Kadang Tidak
pernah
1 Menyiapkan ruang/ tempat
2 Menyiapkan rekam medic pasien yang menjadi tanggung jawabnya
3 Menjelaskan tujuan dilakukan pre-conference
4 Memandu pelaksanaan pre-conference
5 Menjelaskan masalah keperawatan pasien dan rencana keperawatan
yang menjadi tanggung jawabnya
6 Membagi tugas kepada AN sesuai kemampuan yang dimiliki dengan
memperhatikan keseimbangan kerja
7 Mendiskusikan cara dan strategi pelaksanaan asuhan pasien/
tindakan
8 Memotivasi untuk memberikan tanggapan dan penyelesaian masalah
yang sedang didiskusikan
9 Mengklarifikasikan kesiapan AN untuk melaksanakan asuhan
keperawatan kepada pasien yang menjadi tanggung jawabnya
10 Memberikan reinforcement positif pada AN
11 Menyimpulkan hasil pre conference
Jumlah
Total (%)
Tabel 17
Evaluasi pelaksanaan Post Conference
di Ruang Melati IV RSST Klaten
No Variabel yang dinilai Pre Orientasi
Selalu Sering Kadan Tidak
g pernah
1. Menyiapkan ruang atau tempat
2. Menyiapkan rekam medik pasien yang menjadi tanggung
jawabnya
3. Menjelaskan tujuan dilakukannya post conference
4. Menerima penjelasan dari AN tentang hasil tindakan atau
hasil asuhan keperawatan yang telah dilakukan AN
5. Mendiskusikan masalah yang ditemukan dalam memberikan
askep pasien dan mencari upaya penyelesaian masalah
6. Memberikan reinforcement kepada AN
7. Menyimpulkan hasil post conference
8. Mengklarifikasi pasien sebelum melakukan operan tugas
jaga shif jaga berikutnya
Jumlah
Total (%)