Anda di halaman 1dari 3

BAB 3

KERANGKA KONSEPTUAL DAN HIPOTESIS PENELITIAN

3.1 Kerangka Konseptual Commented [P1]: Tidak menunjukkan variable partus lama
pada bagan.
Buat dua bagan, bahgan 1 tentang factor – factor persalinan dan
Kerangka konseptual penelitian adalah kerangka yang sudah pasti atau bagn kedua partus lama
Pada factor – factor persalinan dibberi kotak pada variable umur
dan paritas kemudian diberi garis hubungan dengan kejadian partus
spesifik dari area penelitian yang diperoleh dari hasil kajian pustaka dan kerangka lama

teori (Mamik, 2011). Kerangka konsep berupa bagan yang menunjukkan

hubungan antar variabel yang akan diukur , dan bisa juga menunjukkan konsep

atau variabel terkait yang tidak diukur.


Faktor Penyebab a. < 20 tahun : organ-organ
a. His reproduksi dan hormon
b. Malpresentasi belum matang
c. Malposisi b. 20-35 tahun : tahun
d. Janin besar terbaik untuk hamil
e. Panggul sempit karena organ reproduksi
f. Kelainan serviks dan Usia dan hormon sudah
vagina h. < 20 tahun matang
g. Ketuban Pecah Dini i. 20-35 tahun c. > 35tahun : organ
Faktor Resiko j. > 35 tahun maupun hormon sudah
a. usia mulai melemah
b. paritas
Paritas a. Primipara :
c. analgesik dan anastesi
berlebihan
a. Primipara ketidakteraturan sel –
b. Multipara sel otot dalam
d. wanita dependen,
c. Grande multi
cemas dan ketakutan berkontraksi
para
e. respon stress b. Multipara :
pengalaman ibu dalam
proses persalinan,
ototnya sudah siap
dalam berkontraksi
c. Ketidakteraturan otot
dalam berkontraksi

Gambar 3.1 Kerangka Konseptual (Oxorn, 2010)

55
56

Keterangan :

: diteliti

: tidak diteliti

: arah hubungan

Partus lama dapat dipengaruhi oleh 2 faktor yaitu faktor penyebab dan

faktor resiko, faktor penyebab ( meliputi his, mal presentasi dan mal posisi, janin

besar, panggul sempit, kelainan serviks dan vagina, disproporsi fetovelvik, dan

ketuban pecah dini) dan faktor resiko (meliputi usia, paritas, analgesik dan

anastesis berlebihan, wanita dependen, respons stres, pembatasan mobilitas, dan

puasa ketat) (Oxorn, 2010).

Pada penelitian ini hanya dibatasi pada usia dan paritas yang berpengaruh

terhadap kejadian partus lama karena pada wanita usia < 20 tahun dan > 35tahun

akan meningkatkan resiko terjadinya partus lama. Hal ini dikarenakan pada usia <

20 tahun organ reproduksi dan hormon-hormon yang berhubungan dengan

persalinan belum sempurna. Sedangkan pada usia > 35 tahun organ-organ

reproduksi maupun hormon-hormon sudah mulai melemah. Sedangkan paritas

yang beresiko dan berpengaruh terhadap kesehatan ibu dan bayinya adalah pada

paritas grandemulti yaitu setelah kelahiran anak ke 3 dan seterusnya. Hal ini

dikarenakan pada usia > 35 tahun diketahui kerja organ-organ reproduksinya

sudah mulai lemah, dan tenaga ibu pun sudah mulai berkurang, hal ini akan

membuat ibu kesulitan untuk mengejan yang pada akhirnya apabila ibu terus

menerus kehilangan tenaga karena mengejan akan terjadi partus lama (Amuriddin,

2009)

56
57

3.2 Hipotesis Penelitian

Hipotesis adalah jawaban sementara dari rumusan masalah atau pertanyaan

penelitian, atau suatu asumsi pernyataan tentang hubungan dua atau lebih variabel

yang diharapkan bisa menjawab suatu perntanyaan penelitian (Nursalam,2008).

Adapun hipotesis penelitiannya adalah :

1. H1 : Ada hubungan antara usia ibu bersalin dengan kejadian partus

lama di ruang IRNA-C RSUD Syarifah Ambami Rato Ebu Bangkalan.

2. H2 : Ada hubungan antara paritas ibu bersalin dengan kejadian partus

lama di ruang IRNA-C RSUD Syarifah Ambami Rato Ebu Bangkalan.

57