Anda di halaman 1dari 5

Jawaban latihan soal aplikasi op-amp

Diket: Vin = 600mV Karena Vin > Vref, maka


1.
tegangan sumber yang
dikeluarkan adalah +12V

2. Hitunglah Vot dari rangkaia summing amplifier berikut:


Karena summing amplifier dari kaki inverting,

maka digunakan penguatan inverting.

Atau karena A1=A2=A3 maka bias saya


tuliskan sebagai berikut:

3. Hitunglah Vout dari rangkaia summing amplifier berikut:


Karena summing amplifier dari kaki inverting,

maka digunakan penguatan inverting.


4. Hitunglah Vout dari rangkaian differensial amplifier atau rangkaian penguat selisih dari rangkaian berikut:

V2’

Penguatan dan Vout inverting:


R2 20 K 
A1     20
R1 1K 
Vout _ inverting  A1.V1  20.(10mV )  200mV

Penguatan dan Vout non-inverting:


R2 20 K 
A2  (1  )  (1  )  21
R1 1K 
Karena terdapat rangkaian pembagi tegangan R1 dan R2 maka
R4 20 K 
V2 '  xV2  ( ) x 20mV
R3  R4 20 K   1K 
V2 '  0,95.20 mV  19mV
Sehingga Vout dari keluaran non-inverting adalah:
Vout _ non _ inverting  A2 .V2 '  21.19 mV  399 mV
Sehingga Vout dari rangkaian Differensial Amplifier adalah

Vout  Vout _ inverting  Vout _ non _ inverting


Vout  200mV  399mV  199mV

Atau
Dari rangkaian terlihat bahwa R1=R3 dan R2=R4 Maka bisa dituliskan dengan:

R2 R R2
Vout   V1  (1  2 )( )V2
R1 R1 R3  R4
Menjadi:
R2
Vout  (V2  V1 )
R1
R2
Vout  (V2  V1 )
R1
20 K 
Vout  (20mV  10mV )
1K 
Vout  200mV
Hasilnya tidak jauh berbeda dengan perhitungan yang pertama
5. Hitunglah Vout dari rangkaian differensial amplifier atau rangkaian penguat selisih dari rangkaian berikut:

R2 R R4
Vout   V1  (1  2 )( )V2
R1 R1 R3  R4
20 K  20 K  10 K 
Vout  ( x10mV )  (1  )( ) x 20mV
1K  1K  1K   10 K 
Vout  (2.10mV )  (21.(0.9).20mV )
Vout  20mV  378mV  358mV

6. Carilah Vout untuk rangkaian berikut :

V1’ V2’

Jika diketahui: R1 = R3 = 2KΩ ; R2 = R4 = 4KΩ ; V1=6V ; V2 = 7V ; Vs+ = +10V ; Vs- = -10V


R2 4K 
V1 '  xV1  x6V
R1  R2 2K   4K 
V1 '  0,67(6V )  4.02V

R4 4K 
V2 '  xV2  x6V
R3  R4 2K   4K 
V2 '  0,67(7V )  4, 69V

Karena V2’ > V1’ maka tegangan keluarkan yang dikeluarkan adalah VS+=+10V
7. Carilah Vout untuk rangkaian berikut :

V1’

Jika diketahui: R1 = R3 = 4KΩ ; R2 = 2KΩ ; Rf=80KΩ;V1=V2 =10mV

Rf 80 K 
A1     20
R3 4K 
RS  R1  R 2  4 K   2 K   6 K 
R2 2K 
V1 '  xV1  x10mV
R2  R1 4K   2K 
V1 '  0.33(10mV )  33mV
Rf 80 K 
A2     13,33  13
Rs 6K 
Vout  A1.V2  A2 .V1 '
Vout  20.10mV  (13.(10mV ))  200mV  (130mV )  330mV

8. Carilah rumus Vout untuk rangkaian berikut :

Jika diketahui R1=R2=R3=R4=R5=R


9. Carilah rumus Vout untuk rangkaian berikut :

Rf
A  (1  )
R1
Rf R3
Vout _ non _ inverting1  (1  )( ) xV1
R1 R2  R3
Rf R4
Vout _ non _ inverting 2  (1  )( ) xV2
R1 R4  R5
Vout _ total  Vout _ non _ inverting1  Vout _ non _ inverting 2
Rf R3 Rf R4
Vout _ total  ((1  )( ) xV1 )  ((1  )( ) xV2 )
R1 R2  R3 R1 R4  R5
Rf R3 R4
Vout _ total  (1  )(( ) xV1 )  (( ) xV2 ))
R1 R2  R3 R4  R5