Anda di halaman 1dari 2

9.7f Gaya gesek dan lekukan yang dihasilkan oleh gaya seismik pada unguyed vessel.

Gaya seismik
menyebabkan pergeseran secara horizontal pada unguyed vessel. Hal ini akan menimbulkan lekukan
yang diakibatkan oleh beban yang diberikan vessel. Gaya gesek juga mengakibatkan terbentuknya
segitiga yang terbentuk dari dasar vesel, ditunjukkan pada gambar 9.11. Segitiga tersebut yang
posisinya ditentukan oleh 2/3 H dari ketinggian vessel. Gaya gesek diakibatkan oleh gaya seismik (Eq.
9.69).
Gaya gesek, Vax (pounds) permukaan datar (horizontal) pada menara, jika X adalah jarak vessel
bawah dari atas maka akan menghasilkan persamaan berikut :
𝐶𝑊𝑋 (2𝐻−𝑋)
𝑉𝑎𝑥 = (9.70)
𝐻2

Dimana,
C : koefisien seismik
W : Total beban menara dalam pounds
H : Ketinggian menara dalam Feet
Lekukan (Max, Inchi pounds), Permukaan dasar (X) sudah diketahui dari gaya gesek. Maka
persamaanya sebagai berikut :
4𝐶𝑊𝑋 2 (3𝐻−𝑋)
𝑀𝑎𝑥 = (9.71)
𝐻2

Persamaan tegangan lekukan dapat ditentukan oleh persamaan berikut :


𝑀𝑎𝑥
𝑓𝑎𝑥 = 𝜋𝑟 2 (𝑡𝑠−𝑐) (9.72)

Gaya gesek dan lekukan akan maksimum jika terletak pada dasar menara dan didapatkan X=H
pada persamaan 9.70 dan 9.71.
𝑉𝑎𝑏 = 𝐶𝑊 (9.73)

Dan,
2𝐶𝑊H(12 𝑖𝑛 𝑝𝑒𝑟 𝑓𝑡)
𝑀𝑎𝑥 = 3
= 8𝐶𝑊𝐻 (9.74)
Kemudian substitusikan persamaan 9.74 ke 9.72. gaya seismik akan ditentukan pada bagian
dasar menara oleh persamaanya berikut :
8𝐶𝑊𝐻
𝑓𝑎𝑥 = 𝜋𝑟2 (𝑡𝑠−𝑐) (9.75)

Dimana,
r : jari-jari menara dalam inchi
ts : ketebalan bagian dasar menara dalam inchi