Anda di halaman 1dari 5

PELAYANAN KESEHATAN

TRADISIONAL
No. Dok :
SOP No. Revisi :
Tanggal Terbit :
Halaman :
PUSKESMAS Yustina S Findoro
NIP 19651009 198603 2 014
MANO
1.Pengertian a. Pelayanan kesehatan tradisional adalah pengobatan dan/atau
perawatan dengan cara dan obat yang mengacu pada
pengalaman dan keterampilan turun temurun secara empiris yang
dapat dipertanggungjawabkan dan diterapkan sesuai dengan
norma yang berlaku di masyarakat.
b. Pengobatan tradisional merupakan salah satu upaya
pengobatan dan/atau perawatan cara lain di luar ilmu kedokteran
dan/atau ilmu keperawatan yang banyak dimanfaatkan oleh
masyarakat dalam mengatasi masalah kesehatan.
2. Tujuan Meningkatkan derajat kesehatan pengobatan tradisional dan
derajat kesehatan masyarakat dengan penggunaan obat-obat
tradisional
3. Kebijakan SK Kepala Puskesmas No Tentang pelayanan kesehatan
tradisional
4. Referensi Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 103 tahun 2014
tentang pelayanan kesehatan tradisional
5. Prosedur a. Kegiatan pendataan dan pembinaan BATRA ini terlaksana di
Pelayanan Kesehatan Pengobatan Tradisional keluarga dalam
rangka meningkatkan derajat kesehatan pengobatan tradisional
melalui kegiatan pemantauan dan pendataan metoda yang
digunakan dan kunjungan pasien
b. Penyuluhan pada masyarakat dan pengobat tradisional di
lingkungan wilayah puskesmas mano
c. Sosialisasi obat-obat tradisional dan manfaatnya melalui
pelaksanaan tanaman obat keluarga (TOGA)
6. Unit Tempat-tempat Pengobatan Tradisional dan Masyarakat
Terkait
7. Dokumen Register pendataan pengobat tradisional di wilayah Puskesmas
terkait Mano
PEMBINAAN TOGA
No. Dok. :
SOP No. Revisi :
Tanggal Terbit :
Halaman :
PUSKESMAS Yustina S Findoro
NIP 19651009 198603 2 014
MANO
1.Pengertian Bina toga adalah kegiatan pembinaan TOGA yang ada agar
masyarakat dapat memelihara dan memanfaatkanya sebagai
Pengobatan Tradisional
2. Tujuan Agar TOGA yang ada dapat dipelihara, dikembangkan dan
dimanfaatkan secara efektif dan efisien
3. Kebijakan SK Kepala Puskesmas No Tentang pelayanan kesehatan
tradisional
4. Referensi Pedoman Pengelolaan dan Pemanfaatan Taman Obat Keluarga
(TOGA) kementerian Kesehatan tahun 2011
5.Prosedur 1. Alat dan bahan
ATK
2. Langkah-langkah
a. Petugas batra menyiapkan blangko pembinaan toga
b. Petugas mengunjugi kantor, sekolah dan masyarakat yang
memiliki TOGA
c. Petugas melakukan wawancara tentang:
 Jenis toga yang ada dan manfaatnya
 Cara pembuatan menjadi ramuan obat
 Cara membudidayakan TOGA yang ada
 Kendala yang dihadapi
d. Petugas memberikan penyuluhan dan memberikan saran
perbaikan
e. Petugas melakukan pencatatan hasil kegiatan pembinaan
dan membuat laporan kegiatan
7. Unit terkait Masyarakat
8. Dokumen Register pemanfaatan TOGA
terkait

PEMBINAAN DAN PEMANTAUAN


PENGOBATAN TRADISIONAL (BINA
BATRA)
No. Dok :
SOP No. Revisi :
Tanggal Terbit :
Halaman :
PUSKESMAS Yustina S Findoro
NIP 19651009 198603 2 014
MANO
1.Pengertian Bina BATRA adalah kegiatan pembinaan batra untuk
meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan Pengobatan
Tradisional (BATRA) dalam memberikan pelayanan kepada
masyarakat.
2. Tujuan Membina dan mengawasi praktek penyehat tradisional yang ada
di lingkup wilayah puskesmas
3. Kebijakan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 103 tahun 2014
tentang pelayanan kesehatan tradisional

4. Referensi
5.Prosedur 1. Alat dan bahan
a. ATK
b. Blangko kunjungan ke BATRA

2. Langkah-langkah
a. Petugas mempersiapkan sarana
b. Petugas mengunjungia Batra
c. Petugas menyampaikan salam, perkenalan dan
menyampaikan maksud dan tujuan kunjungan
d. Petugas menanyakan praktek batra yang dilakukan, cara,
metode, surat izin praktek batra
e. Petugas memberikan kesempatan kepada batra untuk
bertanya
f. Petugas mendokumentasikan kegiatan hasil kunjungan
g. Petugas membuat laporan kunjungan

7. Unit terkait Puskesmas, Pengobat tradisional


8. Dokumen 1. Register pembinaan BATRA
terkait 2. Form Profil Batra