Anda di halaman 1dari 1

Penatalaksanaan Osteomielitis

A. Osteomielitis Akut
Terapi infeksi akut pada tulang paling tepat dengan antibiotic yang sesuai dengan
keadaan infeksi tulang tersebut, contohnya osteomielitis tuberculosis vertebra tanpa kompresi
spinal. Pada keadan seperti ini, terapi sebaiknya dimulai segera, dimana kultur darah diambil
terlebih dahulu dan diberikan antibiotik yang secara aktif dapat membunuh S. aureus,
Streptococci, dan batang gram negative, seperti misalnya E.coli. Penggunaan antibiotic golongan
sefalosporin, Clindamycin, atau kombinasi flucloxacillin dan gentamicin dapat diberikan.
Penggunaan antibiotic Vancomycin seharusnya diganti jika terdapat kemungkinan infeksinya
oleh MRSA.
Osteomielitis akut akibatnya mycobacterium membutuhkan terapi multidrug yang
sesuai target, dituntun oleh protocol penyakit infeksi local dan terapi dilanjutkan untuk
beberapa bulan.
B. Osteomilitis Kronik
Tatalaksananya harus berdasarkan evaluasi efek penyakit, manfaat terapi dan risiko
yang berhubungan dengan terapi.
Pengobatan paripurna pada osteomilitas kronik melibatkan pembedahan yang kompleks
dengan komplikasi, reaksi obat antimikroba, memperlihatkan rekonstruksi dan waktu terapi dan
rehabilitasi yang lama, suatu pendekatan terhadap gejal-gejala terkini yang menetap.

(Setiati S, Alwi idrus dkk. 2014. Ilmu Penyakit Dalam jilid III Ed IV. Pusat penelitian penyakit
dalam. Jakarta )