Anda di halaman 1dari 133

PEDOMAN PELAKSANAAN

MAGANG 3

PUSAT KURIKULUM, PBM DAN PPL


LEMBAGA PENGEMBANGAN PROFESI
UNIVERSITAS PGRI SEMARANG
2018

i
Tim Penyusun:
Ketua : Dr.Wiyaka, M.Pd
Anggota : Dr.Endang Wuryadini, M.Pd
Dr.Iin Purnamasari, M.Pd
Siti Fitriana, S.Pd, M.Pd.Kons
Prasetiyo,S.Pd., M.Pd
Filia Prima Artharina, S.Pd., M.Pd

ii
KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena


berkat rahmat dan perkenan-Nya, buku Pedoman Magang 3
Universitas PGRI Semarang ini dapat diterbitkan.
Penyusunan buku Pedoman Magang 3 ini dimaksudkan
untuk memberikan informasi yang jelas dan sekaligus sebagai
acuan bagi mahasiswa, Guru Pembimbing Magang (GPM),
Dosen Pembimbing Magang (DPM), dan semua pihak yang
terkait dalam pelaksanaan Magang 3 Universitas PGRI
Semarang. Buku Pedoman Magang 3 ini secara garis besar
memuat Konsep Dasar Magang, Ketentuan Magang 3,
Mekanisme Pelaksanaan Program Magang 3, Penilaian dan
Penyusunan laporan Magang 3. Buku ini juga dilengkapi
dengan contoh-contoh format dan instrument penilaian yang
diperlukan selama kegiatan Magang 3.
Pedoman Magang 3 ini diharapkan menjadi acuan bagi
semua pihak terkait untuk dapat melaksanakan kewajiban dan
tugas masing-masing dengan sebaik-baiknya sehingga
hambatan dan kesulitan dapat diantisipasi seminimal
mungkin.
Kami menyampaikan terima kasih kepada semua pihak
yang telah memberikan masukan serta saran dalam
penyusunan buku Pedoman Pelaksanaan Magang 3 Universitas
PGRI Semarang sehingga buku ini bisa diterbitkan.
Akhirnya, kami berharap pelaksanaan Program Magang
3 Universitas PGRI Semarang tahu 2018 dapat berjalan dengan
baik sesuai tujuannya, yakni menyiapkan para calon guru

iii
profesional masa depan untuk menyongsong kehidupan abad
ke-21 dan era RI 4.0. Semoga Tuhan YME mengiringi langkah
kita. Amin.

Semarang, Juni 2018


Rektor,

Dr. Muhdi, S.H., M.Hum.


NPP 896201055

iv
DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ........................................................... i


KATA PENGANTAR .......................................................... iii
DAFTAR ISI ....................................................................... v
DAFTAR LAMPIRAN ........................................................ vii

BAB I KONSEP DASAR MAGANG ................... 1


A. Dasar Pemikiran Magang ........................... 1
B. Pengertian Program Magang ..................... 3
C. Dasar Pelaksanaan Program Magang ........ 4
D. Tujuan Program Magang ........................... 5
E. Prinsip Program Magang ........................... 6
F. Manfaat Program Magang ......................... 7

BAB II KETENTUAN MAGANG 3 ...................... 10


A. Status Program Magang 3 .......................... 10
B. Tata Tertib Peserta Program Magang 3 ..... 10
C. Persyaratan Magang 3 ................................ 11
D. Tugas dan Kewajiban Magang 3 ................ 13
E. Waktu dan Lokasi Kegiatan Program
Magang 3 .................................................... 20

BAB III MEKANISME PELAKSANAAN PRO-


GRAM MAGANG 3 ................................ 21
A. Mekanisme Program Magang 3 ................. 21

v
B. Pemantapan Peerteaching/ micro-
counceling .................................................. 22
C. Pembekalan Mahasiswa ............................. 23
D. Pelaksanaan Program Magang 3 ................ 24
E. Pelaksanaan Ujian Program Magang 3 ...... 33

BAB IV PENILAIAN........................................... 35
A. Tujuan ........................................................ 35
B. Sifat dan Fungsi Penilaian ......................... 35
C. Penilai ......................................................... 35
D. Sasaran Penilaian ....................................... 35
E. Prosedur Penilaian ..................................... 36
F. Aspek yang Dinilai...................................... 36
G. Nilai Akhir (NA) Magang 3 ........................ 37
H. Konversi Nilai ............................................. 39
I. Struktur Kerja Program Magang................ 40

BAB V PENYUSUNAN LAPORAN ..................... 41

vi
DAFTAR LAMPIRAN .......................................... 43
Lampiran 1. Contoh Sampul Laporan Magang 3
(Kelompok)................................................. 43
Lampiran 2. Sistematika Isi Laporan Magang 3
(Kelompok)................................................. 44
Lampiran 3. Contoh Lembar Pengesahan Laporan
Kelompok ................................................... 46
Lampiran 4. Sistematika Laporan Magang 3 (Individu) 47
Lampiran 5. Contoh Sampul Laporan
Individu/Refleksi ....................................... 48
Lampiran 6. Contoh Lembar Pengesahan Laporan
Individu ...................................................... 49
Lampiran 7. Instrumen penilaian kompetensi
Praktikan BK .............................................. 50
Lampiran 8. Instrumen penilaian kompetensi
Praktikan PG-PAUD................................... 72
Lampiran 9. Instrumen penilaian kompetensi
Praktikan PGSD ......................................... 81
Lampiran 10. Instrumen penilaian kompetensi
Praktikan MAPEL ...................................... 103
Lampiran 11. Instrumen penilaian Laporan individu
dan kelompok .............................................

vii
viii
BAB I
KONSEP DASAR MAGANG

A. Dasar Pemikiran Magang


Universitas PGRI Semarang termasuk salah satu
Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) yang
terikat oleh kebijakan pendidikan nasional di bidang
kurikulum. Kebijakan kurikulum baru untuk LPTK
mensyaratkan bahwa institusi pendidikan harus menetapkan
profil lulusan yang akan digunakan untuk menentukan
rumusan capaian pembelajaran (learning outcomes).
Penetapan capaian pembelajaran harus mengacu pada market
signal dan standar kompetensi. Standar kompetensi bagi
lulusan haruslah sesuai dengan Peraturan Presiden RI Nomor
8 tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia
(KKNI). Berdasarkan pertimbangan tersebut maka capaian
pembelajaran lulusan program studi kependidikan Universitas
PGRI Semarang akan menjadi dasar pengembangan keahlian
sesuai dengan strata keahlian profesi, yaitu guru pertama, guru
muda, guru madya, dan guru utama.
Untuk pendidikan calon guru, penyusunan kurikulum
merujuk kepada cakupan deskripsi umum dan deskripsi
khusus pada KKNI jenjang kualifikasi level 6 seperti yang
terdapat pada lampiran Peraturan Presiden RI Nomor 8 Tahun
2012 yang disesuaikan dengan keunikan karakteristik profesi
guru yaitu:
1. subjek layanan adalah manusia, individu yang unik yang
berkembang;

1
2. secara hakiki tidak berbeda dari pendidik;
3. subjek layanan yang memiliki berbagai potensi; dan
4. keputusan-keputusan profesional dilakukan dalam situasi
transaksional yang dinamis.
Pengembangan ilmu pendidikan merupakan tugas
program akademik dan profesi. Karena sifat profesi guru yang
unik seperti di atas, maka calon lulusan harus dibekali dengan
teori dan praktik keguruan serta kemampuan meneliti. Salah
satu prinsip pembelajaran dalam rangka pembentukan
keterampilan, pengembangan pengetahuan, dan peneguhan
sikap dalam pendidikan akademik versi LPTK adalah dengan
belajar sambil berbuat (learning by doing). Magang
(internship) adalah pembelajaran dengan berbuat yang
dianggap sangat tepat untuk memenuhi kebutuhan calon guru.
Seiring dengan kebijakan pendidikan nasional yang telah
merekomendasikan program Magang sebagai bagian dari
kurikulum LPTK di Indonesia, maka Universitas PGRI
Semarang juga telah merancang dan menetapkan program
Magang sebagai bagian integral kurikulum yang dilaksanakan
secara berjenjang, yaitu Magang 1, Magang 2, dan Magang 3.
Setiap program Magang dilaksanakan dengan waktu dan
tujuan yang berbeda. Masing-masing program Magang
memiliki bobot SKS sebagai berikut Magang 1 berbobot 2 SKS,
Magang 2 berbobot 2 SKS, dan Magang 3 berbobot 3 SKS.
Kegiatan Magang dilaksanakan di sekolah, dengan bimbingan
Dosen Pembimbing Magang (DPM) dan Guru Pembimbing
Magang (GPM) yang memenuhi persyaratan sebagaimana yang
ditentukan. Setiap program Magang memiliki tujuan yang
berbeda. Magang 1 bertujuan membangun landasan jati diri

2
pendidik dan memantapkan kompetensi akademik
kependidikan. Magang 2 bertujuan memantapkan kompetensi
akademik kependidikan yang berkaitan dengan kompetensi
akademik bidang studi dan kompetensi akademik profesi
terutama untuk memantapkan kemampuan awal guru dalam
mengembangkan perangkat pembelajaran. Magang 3 bertujuan
memberikan pengalaman awal dalam mempraktikkan
rancangan pembelajaran yang telah dibuat oleh calon guru.
Oleh karena itu, program Magang 1, 2, dan 3 merupakan
bagian tak terpisahkan bagi calon guru kelas atau guru bidang
studi.
Buku Pedoman Magang 3 ini diharapkan dapat menjadi
acuan atau rambu-rambu dalam menjalankan program
Magang 3 bagi mahasiswa program studi kependidikan
Universitas PGRI Semarang, peserta mata kuliah Magang.
Buku panduan ini juga dapat menjadi acuan bagi pihak
sekolah, khususnya kepala sekolah dan Guru Pembimbing
Magang (GPM) agar pelaksanaan magang di sekolah dapat
terlaksana dengan baik sesuai dengan tujuan yang diharapkan
dalam program Magang.

B. Pengertian Program Magang


Program Magang merupakan kegiatan yang memberikan
pengalaman awal untuk membangun jati diri pendidik,
memantapkan kompetensi akademik kependidikan dan bidang
studi, memantapkan kemampuan awal mahasiswa calon guru,
mengembangkan perangkat pembelajaran dan kecakapan
pedagogis dalam membangun bidang keahlian pendidikan.

3
Program Magang 3 dikhususkan untuk menyiapkan
kemampuan awal calon guru dengan mengalami langsung
mengajar pada bidang-bidang tertentu dalam waktu yang
mengajar dengan bimbingan melekat guru pembimbing
magang dan dosen pembimbing magang, dengan tujuan
mengalami langsung proses pembelajaran untuk pemantapan
jati diri pendidik.

C. Dasar Pelaksanaan Program Magang


Mata kuliah Magang merupakan mata kuliah wajib di
Universitas PGRI Semarang. Mata kuliah Magang ini terdiri
dari mata kuliah Magang 1, Magang 2, dan Magang 3 yang
harus ditempuh mahasiswa dan ditetapkan berdasarkan:
1. UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan
Nasional;
2. UU Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen;
3. PP Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional
1. Pendidikan;
4. PP Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru;
5. PP Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan
2. Penyelenggaraan Pendidikan;
6. Peraturan Presiden RI Nomor 8 Tahun 2012 tentang
3. Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI);
7. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 16 Tahun
2007 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan
Kompetensi Guru;
8. Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan
Reformasi Birokrasi Nomor 16 Tahun 2009 tentang
Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya;

4
9. Panduan Pengembangan Kurikulum LPTK Tahun 2012;
10. Statuta Universitas PGRI Semarang Tahun 2014;
11. Permenristekdikti Nomor 44 Tahun 2015 tentang Standar
Nasional Pendidikan Tinggi; dan
12. Pedoman Pendidikan Universitas PGRI Semarang Tahun
2017/2018

D. Tujuan Program Magang


1. Tujuan umum
Tujuan umum Program Magang adalah memberi bekal
mahasiswa calon guru agar menjadi pendidik yang memiliki
seperangkat pengetahuan, sikap dan keterampilan sehingga
dapat menunjang tercapainya penguasaan kompetensi
pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional secara utuh.

2. Tujuan khusus
Program Magang 1 bertujuan membangun landasan
jatidiri pendidik dan memantapkan kompetensi akademik
kependidikan melalui:
a. pengamatan langsung kultur sekolah;
b. pengamatan untuk membangun kompetensi dasar
pedagogik, kepribadian, sosial dan profesional;
c. pengamatan untuk memperkuat pemahaman peserta
didik;
d. pengamatan langsung proses pembelajaran di kelas; dan
e. refleksi hasil pengamatan proses pembelajaran.

Program Magang 2 bertujuan memantapkan kompetensi


akademik kependidikan dan kaitannya dengan kompetensi

5
akademik bidang studi dan menetapkan kemampuan awal
calon guru dalam mengembangkan perangkat pembelajaran
melalui:
1. penelaahan kurikulum dan perangkat pembelajaran yang
digunakan guru;
2. penelaahan strategi pembelajaran;
3. penelaahan instrumen penilaian;
4. perancangan RPP;
5. pengembangan media pembelajaran;
6. pengembangan bahan ajar;
7. pengembangan perangkat evaluasi;
8. pengenalan Keterampilan Dasar Mengajar (KDM); dan
9. praktik peer teaching.
Program Magang 3 bertujuan memberikan pengalaman
awal calon guru dengan mengalami langsung mengajar pada
bidang-bidang tertentu dalam misalnya: mencoba mengajar
dengan bimbingan melekat Guru Pembimbing Magang (GPM)
dan Dosen Pembimbing Magang (DPM), dengan tujuan
mengalami langsung proses pembelajaran untuk pemantapan
jati diri pendidik.

E. Prinsip Program Magang


Prinsip-prinsip yang harus diperhatikan dalam program
Magang 3 adalah sebagai berikut.
1. Program Magang merupakan program yang wajib diikuti
setiap mahasiswa program studi kependidikan di
Universitas PGRI Semarang yang telah memenuhi
persyaratan.

6
2. Magang adalah bagian penting yang tidak terpisahkan, dan
merupakan prakondisi dari sistem penyiapan guru
profesional.
3. Magang sebagai persiapan Program Pengalaman Lapangan
(PPL) dalam Pendidikan Profesi Guru (PPG).
4. Magang dilaksanakan secara berjenjang untuk
mengimplementasikan hasil belajar pada setiap semester.
5. Magang dibimbing oleh DPM bersama GPM yang relevan
dan memenuhi syarat.
6. Magang dilakukan di sekolah mitra yang memenuhi syarat.
7. Magang dilakukan secara sistematis dan terjadwal.

F. Manfaat Program Magang


Program Magang ini diharapkan bermanfaat bagi
mahasiswa, sekolah mitra, dan Universitas PGRI Semarang.
1. Manfaat bagi Mahasiswa
Mahasiswa diharapkan:
a. mendapatkan pemahaman, penghayatan, dan pengalaman
di bidang manajemen dan kultur sekolah;
b. mendapatkan pengalaman melalui pengamatan terhadap
proses membangun kompetensi pedagogik, kepribadian,
dan sosial di sekolah;
c. mendapatkan pengalaman dan penghayatan melalui
pengamatan terhadap proses pembelajaran di kelas;
d. memperoleh pengalaman tentang cara berpikir dan bekerja
secara interdisipliner, sehingga dapat memahami adanya
keterkaitan ilmu dalam mengatasi permasalahan
pendidikan yang ada di sekolah;

7
e. memperoleh daya penalaran dalam melakukan penelaahan,
perumusan dan pemecahan masalah pendidikan yang ada di
sekolah;
f. memperoleh pengalaman dan keterampilan untuk
melaksanakan pembelajaran dan kegiatan manajerial di
sekolah; dan
g. memberi kesempatan untuk dapat berperan sebagai
motivator, fasilitator, dinamisator, dan membantu
pemikiran sebagai problem solver.

2. Manfaat bagi Sekolah mitra


Sekolah mitra diharapkan:
a. menciptakan kerjasama yang saling menguntungkan antara
sekolah mitra dan Universitas PGRI Semarang;
b. memperoleh kesempatan untuk ikut serta dalam
menyiapkan calon guru yang berdedikasi dan profesional;
dan
c. mendapatkan bantuan pemikiran, tenaga, ilmu, dan
teknologi dalam merencanakan serta melaksanakan
pengembangan sekolah.

3. Manfaat bagi Universitas PGRI Semarang


Universitas PGRI Semarang diharapkan:
a. mendapatkan informasi tentang manajemen dan kultur
sekolah;
b. mendapatkan informasi tentang proses membangun
kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional
di sekolah;

8
c. mendapatkan informasi tentang proses pembelajaran di
kelas;
d. mendapatkan masukan yang berguna untuk
penyempurnaan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan
lapangan kerja;
e. membangun sinergitas antara sekolah dan Universitas PGRI
Semarang dalam mempersiapkan lulusan yang bermutu;
f. mendapatkan umpan-balik tentang kompetensi akademik
mahasiswa Universitas PGRI Semarang; dan
g. membina jaringan kerjasama dengan sekolah mitra dalam
upaya meningkatkan keterkaitan dan kesepadanan antara
substansi akademik dengan pengetahuan dan keterampilan
sumber daya manusia yang dibutuhkan dalam
pengembangan pendidikan masyarakat.

9
BAB II
KETENTUAN PROGRAM MAGANG 3

A. Status Program Magang 3


Program Magang 3 di Universitas PGRI Semarang
memiliki status sebagai berikut.
1. Program Magang 3 merupakan mata kuliah yang wajib
diikuti oleh semua mahasiswa Universitas PGRI Semarang
Program Studi Kependidikan Strata 1 (S-1).
2. Program Magang 3 merupakan program akademik
intrakurikuler berbobot 3 sks dan menjadi mata kuliah
wajib yang hanya dapat diikuti oleh mahasiswa yang
memenuhi syarat-syarat sesuai dengan ketentuan.

B. Tata Tertib Peserta Program Magang 3


Mahasiswa peserta Program Magang 3 harus mentaati
tata tertib tentang pakaian, perilaku, dan kehadiran. Semua itu
dijabarkan sebagai berikut.
1. Pakaian
Secara umum, peserta Program Magang 3 wajib
mengenakan pakaian yang sudah ditentukan. Mahasiswa laki-
laki wajib mengenakan kemeja lengan panjang warna putih,
berdasi, bercelana warna hitam (bukan jeans), berjas
almamater, dan bersepatu pantofel warna hitam. Mahasiswa
perempuan wajib mengenakan kemeja lengan panjang warna
putih (tidak ketat dan tidak transparan), rok panjang warna
hitam (bukan jeans, bukan sifon, dan tidak ketat, berjas
almamater, dan bersepatu pantofel warna hitam), jilbab (bagi

10
yang berjilbab) warna putih, dan bagi yang tidak berjilbab
rambut rapi atau disanggul.
2. Perilaku
Perilaku selama di sekolah mitra, mahasiswa Magang 3
harus jujur, bertanggung jawab, berkata dan berlaku sopan,
disiplin, dan mematuhi semua tata tertib yang ditetapkan pihak
kampus dan pihak sekolah.
3. Kehadiran
Selama pelaksanaan Magang 3, mahasiswa harus hadir
tepat waktu sebagaimana yang dijadwalkan sekolah dan
mengisi daftar hadir. Jika mahasiswa tidak hadir, maka harus
ada keterangan resmi (surat sakit dari dokter atau keterangan
lainnya) kepada GPM atau Pihak Sekolah yang diketahui oleh
DPM. Konsekuensi dari ketidakhadiran mahasiswa peserta
Magang 3 yang tidak ada keterangan (bolos) mendapatkan
sanksi yang disesuaikan dengan Pedoman Magang 3 tahun
2018/2019.

C. Persyaratan Magang 3
1. Sekolah Mitra
Sekolah mitra adalah sekolah yang dijadikan mitra untuk
pelaksanaan kegiatan program Magang 3. Sekolah mitra
meliputi TK/PAUD, SD, SMP/MTs, dan SMA/MA/SMK/MAK.
Sekolah mitra ini merupakan sekolah yang memenuhi
persyaratan sebagai berikut:
a. kualifikasi akreditasi minimal B.
b. bersedia menerima program Magang berdasarkan
ketentuan yang ada.

11
c. memiliki guru bidang studi terkait yang sudah memiliki
sertifikat pendidik.
2. Dosen Pembimbing Magang (DPM)
Dosen Pembimbing Magang adalah dosen yang diberi
tugas oleh program studi di Universitas PGRI Semarang untuk
mendampingi peserta Magang yang melaksanakan kegiatan
Magang di sekolah mitra.
3. Guru Pembimbing Magang (GPM)
Guru Pembimbing Magang adalah guru yang diberi tugas
oleh kepala sekolah mitra untuk mendampingi peserta Magang
dengan persyaratan sebagai berikut:
a. lulusan S-1 sesuai dengan bidang ilmu yang diampu;
b. berstatus sebagai guru tetap negeri/yayasan;
c. mempunyai pengalaman mengajar minimal lima tahun; dan
d. memiliki sertifikat pendidik.
4. Peserta Magang 3
Peserta Magang harus memenuhi syarat sebagai berikut:
a. terdaftar sebagai mahasiswa aktif Program S-1
kependidikan Universitas PGRI Semarang pada semester
diselenggarakannya kegiatan Magang;
b. telah menempuh mata kuliah minimal 110 sks dengan nilai
minimal C;
c. telah menempuh paket mata kuliah pada semester yang
dipersyaratkan (lulus mata kuliah Magang 1 dan Magang
2);
d. mahasiswi hamil lebih dari 5 bulan tidak diperkenankan
mengikuti program Magang 3, sedang mahasiswi yang usia

12
kehamilan kurang dari 5 bulan harus melampirkan surat
keterangan sehat dari dokter (terkait dengan kehamilan)
dan surat izin tertulis dari suami bahwa segala resiko yang
terjadi bukan menjadi tanggung jawab pelaksana Program
Magang 3 Universitas PGRI Semarang.

D. Tugas dan Kewajiban Magang 3


Tugas dan kewajiban yang harus dilakukan oleh
Perguruan Tinggi Pengirim, Pusat Kurikulum, PBM, dan PPL,
Sekolah Mitra, Kepala Sekolah, Koordinator DPM wilayah ,
DPM, Koordinator Guru Pembimbing Magang 3, GPM, dan
Peserta Program Magang 3 ini sebagai berikut.
1. Perguruan Tinggi Pengirim
Perguruan tinggi pengirim bertugas:
a. menetapkan sekolah mitra tempat Magang melalui SK
Rektor Universitas PGRI Semarang;
b. mengakomodasi kebutuhan peserta Magang 3; dan
c. melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk
pelaksanaan program Magang 3.
2. Pusat Kurikulum, PBM, dan PPL
Secara teknis operasional, pelaksanaan program magang
dikoordinasikan oleh Kepala Pusat Kurikulum, PBM dan PPL
Lembaga Pengembangan Profesi UPGRIS. Pelaksana Program
Magang dibentuk dengan penugasan rektor. Pelaksana
bertugas memberikan pelayanan administrasi, akademis, dan
teknis terkait dengan kegiatan Magang mahasiswa, mulai tahap
persiapan, pelaksanaan, sampai dengan evaluasi kegiatan
Magang.

13
3. Sekolah Mitra
Sekolah mitra bertugas:
a. memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk
melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai dengan
ketentuan yang berlaku pada institusi magang tersebut;
b. mengarahkan dan membimbing mahasiswa peserta
magang agar kegiatan terlaksana sesuai tujuan;
c. menyiapkan GPM untuk mahasiswa peserta magang;
d. melakukan koordinasi dengan perguruan tinggi pengirim;
dan
e. memberikan penilaian secara manual atau secara online.
4. Kepala Sekolah
Kepala Sekolah bertugas:
a. menunjuk salah satu guru sebagai koordinator Guru
PembimbingMagang (GPM);
b. memberikan pengarahan agar program Magang berjalan
dengan baik dan lancar serta bermanfaat bagi kedua belah
pihak;
c. memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk
melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai dengan
ketentuan yang berlaku di sekolah tersebut;
d. menciptakan suasana kondusif dalam sikap dan perilaku
agar mahasiswa magang memahami secara mendalam
situasi pembelajaran yang mereka temukan di sekolah; dan
e. memvalidasi dan mengirimkan nilai dari koordinator GPM
secara manual atau online ke Universitas PGRI Semarang.
5. Koordinator DPM Wilayah.
a. Koordinator DPM Wilayah berkewajiban :

14
1) menghadiri rapat-rapat koordinasi Magang 3 di
kampus, mengikuti upacara penerimaan dan
penarikan mahasiswa magang di sekolah mitra;
2) membantu mengatasi permasalahan Magang 3 di
wilayah kabupaten/kota, dan/atau sekolah mitra;
3) memberi masukan kepada Kepala PUSKUR, PBM dan
PPL Universitas PGRI Semarang tentang pelaksanaan
PPL di wilayah kabupaten/kota;
4) menjalin dan membina hubungan kerja sama yang
saling menguntungkan antara Universitas PGRI
Semarang dengan dan sekolah mitra di wilayah
kabupaten/kota; dan
5) mengkoordinir penyerahan hasil penilaian terhadap
mahasiswa magang dari sekolah mitra kepada
PUSKUR, PBM dan PPL Universitas PGRI Semarang
paling lambat tiga hari setelah penarikan mahasiswa
magang dari sekolah mitra.
b. Koordinator DPM wilayah bertugas:
1) melakukan koordinasi dengan sekolah di wilayah
kabupaten/kota tempat Magang 3;
2) melakukan koordinasi dengan seluruh DPM wilayah
kabupaten/kota, berkaitan dengan kegiatan persiapan,
pelaksanaan, dan penarikan Magang 3;
3) melakukan monitoring pelaksanaan Magang 3 di
wilayah kabupaten/kota;
6. Dosen Pembimbing Magang (DPM)
a. Dosen Pembimbing Magang (DPM) berkewajiban untuk:

15
1) menghadiri rapat-rapat koordinasi Magang 3 di
kampus, mengikuti upacara penerimaan dan
penarikan mahasiswa magang di sekolah mitra;
2) memantau, mengarahkan dan membimbing
mahasiswa magang dalam menyusun rencana
kegiatan;
3) membimbing mahasiswa magang sesuai dengan
rencana kegiatan yang telah disusun;
4) mengisi daftar hadir, buku tamu di sekolah mitra,
menandatangani jurnal pembimbingan mahasiswa
magang;
5) memberi penilaian pada mahasiswa magang;
6) Dosen Pembimbing Magang sekaligus menjadi dosen
penguji, jika berhalangan dapat diganti oleh dosen
penguji lain, proses penggantian melalui Ketua
Program Studi; dan
7) menjalin dan membina hubungan kerja sama yang
saling menguntungkan antara Universitas PGRI
Semarang dengan sekolah mitra.
b. Dosen pembimbing magang bertugas:
1) membimbing dan mengarahkan mahasiswa peserta
magang mengenai situasi, kondisi dan permasalahan
di lapangan secara komprehensif;
2) membimbing teknis pelaksanaan magang;
3) membimbing tentang kebutuhan data dan informasi
yang diperlukan oleh mahasiswa peserta magang; dan
4) mengarahkan penyusunan laporan hasil kegiatan
magang.

16
7. Koordinator Guru Pembimbing Magang (GPM)
a. Koordinator Guru Pembimbing Magang berkewajiban
untuk:
1) mengikuti rapat-rapat koordinasi yang diselengarakan
PUSKUR, PBM dan PPL maupun sekolah mitra;
2) membantu Kepala Sekolah dalam pengelolaan
pelaksanaan Magang 3;
3) menginformasikan praktik kegiatan Magang 3 di
sekolah mitra kepada Guru Pembimbing Magang;
4) meneruskan informasi yang diperoleh dari
PUSKUR,PBM dan PPL Universitas PGRI Semarang
kepada Guru Pembimbing Magang;
5) menyusun jadwal dan rencana kerja pelaksanaan
Magang 3;
6) mengkoordinasikan pelaksanaan pembimbingan yang
diberikan Guru Pembimbing Magang kepada
mahasiswa Praktikan;
7) bersama Kepala Sekolah, Guru Pembimbing Magang,
dan Koordinator Dosen Pembimbing
menyelenggarakan rapat penentuan nilai akhir
Magang 3 mahasiswa Praktikan dari sekolah mitra;
dan
8) memberi masukan melalui Kepala Sekolah kepada
PUSKUR, PBM dan PPL Universitas PGRI Semarang
tentang pelaksanaan Magang 3.
b. Koordinator GPM bertugas:
1) mensosialisasikan pelaksanaan magang kepada GPM;
2) mengkoordinasikan pelaksanaan magang kepada GPM
dan mahasiswa; dan

17
3) menghimpun nilai magang mahasiswa dari masing-
masing GPM untuk diserahkan kepada Kepala
Sekolah.
8. Guru Pembimbing Magang (GPM)
a. Guru Pembimbing Magang berkewajiban:
1) bersama kepala sekolah (bila diminta) mengikuti rapat
koordinasi Magang 3;
2) membimbing mahasiswa magang menyusun rencana
kegiatan pengajaran mandiri;
3) membimbing mahasiswa magang melaksanakan
rencana kegiatan yang telah disusun;
4) menilai mahasiswa magang dalam mengajar atau
kegiatan pendidikan lainnya;
5) bersama dengan Dosen Pembimbing Magang, menguji
mahasiwa pada saat ujian praktik dengan berpanduan
pada APKG;
6) menjalin dan membina hubungan kerja sama yang
baik dengan mahasiswa magang, koordinator Dosen
Pembimbing Magang, dan Dosen Pembimbing
Magang.
b. Guru pembimbing magang bertugas:
1) membimbing secara teknis kepada peserta magang
terhadap kegiatan-kegiatan yang perlu dilakukan
sesuai dengan program kerja yang dibuat dan
pelaporannya;
2) melakukan koordinasi dengan kepala sekolah, DPM,
dan pihak-pihak terkait dalam pelaksanaan program
magang; dan

18
3) memberikan penilaian kinerja peserta magang dan
menyerahkan nilai kepada Kepala Sekolah.

9. Peserta Program Magang 3


a. Peserta magang 3 berkewajiban untuk:
1) mengikuti pemantapan peerteaching/ microconseling
sesuai dengan ketentuan;
2) mengikuti pembekalan program magang 3; dan
3) melaksanakan pengajaran di sekolah mitra.
b. Peserta program magang 3 bertugas:
1) menyusun program kerja Magang 3 dengan
bimbingan dan persetujuan DPM;
2) melakukan Magang dalam kegiatan mengajar dan
non-mengajar di sekolah minimal 6 minggu
dibuktikan dengan daftar kegiatan harian mahasiswa
di lokasi Magang yang diisi setiap hari;
3) melakukan konsultasi dengan GPM dan DPM Magang,
dibuktikan dengan mengisi formulir konsultasi.
Konsultasi penyusunan laporan Magang dengan GPM
dan DPM minimal 2 kali.
4) menyusun laporan dengan dibimbing dan disetujui
oleh DPM Magang, kemudian disahkan oleh kepala
sekolah mitra; dan
5) menyusun dan mengumpulkan laporan magang
kepada Pusat Kurikulum PBM dan PPL Lembaga
Pengembangan Profesi UPGRIS selambatlambatnya 6
hari kerja setelah program Magang selesai
dilaksanakan.

19
E. Waktu dan Lokasi Kegiatan Program Magang 3
1. Waktu Kegiatan Program Magang 3
Program Magang 3 dilaksanakan pada Semester VII
dengan waktu pelaksanaan di sekolah selama 6 minggu.
2. Kegiatan Program Magang 3
Kegiatan Program Magang 3 diatur dengan
menyesuaikan kalender akademik yang telah disusun oleh
Universitas dengan urutan kegiatan pada tabel 1 berikut.

Tabel 1. Kegiatan Program Magang

No Kegitan Magang
1 Sosialisasi kepada mahasiswa calon peserta
2 Pendaftaran peserta program magang
3 Koordinasi program dengan sekolah mitra
4 Pembekalan program magang
5 Penempatan mahasiswa ke sekolah mitra
6 Pelaksanaan program magang
7 Penarikan mahasiswa Program magang
8 Penyerahan laporan program magang

3. Lokasi Kegiatan dan Jumlah Sekolah Mitra


Program Magang
Lokasi Program Magang 3 adalah sekolah mitra yang ada
di wilayah Kota Semarang dan sekitarnya di Provinsi Jawa
Tengah. Sekolah mitra, meliputi TK/PAUD/RA, SD/MI,
SMP/MTs, dan SMA/MA/SMK/MAK baik negeri maupun
swasta. Jumlah sekolah mitra akan ditentukan berdasarkan
kebutuhan di lapangan.

20
BAB III
MEKANISME PELAKSANAAN PROGRAM
MAGANG 3

A. Mekanisme Program Magang 3


Mekanisme pelaksanaan program Magang 3 dijabarkan
sebagai berikut.
1. Mahasiswa calon pesera magang 3 wajib mendaftarkan diri
kepada panitia pelaksana program Magang di Pusat
Kurikulum, PBM dan PPL LPP Universitas PGRI
Semarang.
2. Mencetak formulir pendaftaran dan meminta tanda tangan
Kaprodi;
3. Mengumpulkan berkas ke pelaksana Program Magang 3
yang terdiri dari:
1) Formulir pendaftaran
2) Fotokopi KHS/transkrip akademik yang
ditandatangani Kaprodi.
3) Bukti pembayaran Magang 3.
4. Sekolah mitra ditentukan oleh Pusat Kurikulum, PBM dan
PPL LPP Universitas PGRI Semarang.
5. Dekan melalui Kaprodi merekomendasikan jumlah dan
ama DPM kepada pelaksana Program Magang
6. Setelah selesai kegiatan Magang 3, peserta menyusun
laporan sesuai dengan waktu yang ditentukan. Laporan
Magang 3 dikumpulkan dalam bentuk hard copy 2 (dua)
eksemplar dan soft copy 1 (satu) flashdisk. (Laporan dalam
bentuk Hard copy diserahkan ke Sekolah dan koordinator

21
DPM sedangkan softcopy 1 flasdisk ke Pusat Kurikulum,
PBM dan PPL LPP Universitas PGRI Semarang)

B. Pemantapan Peerteaching/ Microcounseling


Pemantapan peerteaching/ microcounseling merupakan
kegiatan lanjutan setelah mahasiswa dinyatakan lulus magang
2 untuk selanjutnya mengikuti magang 3 meliputi tiga tahap.
1. Tahap Pertama
Kegiatan tahap pertama, yaitu diskusi perangkat
pembelajaran berdasar kurikulum KTSP dan kurikulum 2013,
meliputi silabus, RPP, LKS, bahan ajar, media pembelajaran,
dan teknik penilaian. Selanjutnya setiap mahasiswa membuat 2
buah RPP dengan alokasi waktu 20 menit untuk kegiatan peer
teaching.
2. Tahap Kedua
Setiap mahasiswa melakukan kegiatan praktik mengajar
(peer teaching) menggunakan RPP-1 yang dibuat dan
dilakukan evaluasi untuk diperbaiki. Berdasarkan saran
perbaikan dari kegiatan peerteaching pertama, mahasiswa
menyusun RPP-2 untuk dipraktikan dalam praktik mengajar
tahap berikutnya.
3. Tahap Ketiga
Mahasiswa praktik mengajar (peer teaching) ke-2
dengan menggunakan RPP-2 yang telah mendapat saran saran
perbaikan oleh Dosen Pembimbing Magang (DPM) atau RPP
baru yang telah disepakati dengan Dosen Pembimbing Magang
(DPM).

22
Mahasiswa dinyatakan lulus apabila sekurangkurangnya
mendapat nilai 70 (B) yang diambil dari penampilan
terbaiknya, dengan menggunakan format penilaian terlampir.

C. Pembekalan Mahasiswa
Kegiatan pembekalan Magang 3 diselenggarakan oleh
PUSKUR,PBM dan PPL di kampus dengan maksud
memberikan bekal berupa pengetahuan, sikap, dan
keterampilan kependidikan dan pengajaran yang diperlukan
mahasiswa magang di sekolah mitra.
Pelaksanaan pembekalan dikelompokkan menurut
jenjang sekolah dan program studi. Hal ini dimaksudkan agar
kegiatan pembekalan berjalan efektif dan tepat sasaran.
Sebelum pelaksanaan kegiatan program magang 3, perlu
dilakukan pembekalan kepada mahasiswa calon peserta
Magang 3 sebagai berikut:
a. Tujuan Pembekalan
Pelaksanaan pembekalan program magang bertujuan untuk
menyiapkan mahasiswa mengikuti program Magang 3
sehingga mahasiswa dapat memahami tujuan, persyaratan,
prosedur, pelaksanaan, dan ruang lingkup Magang 3.
b. Materi Pembekalan
Materi pembekalan Magang 3 meliputi Mekanisme
Pelaksanaan Magang 3, Etika komunikasi dan busana,
Manajemen Sekolah, Kurikulum Sekolah, Kompetensi Guru
Abad 21, Membentuk pribadi kritis,kreatif dan inovatif, dan
pengembangan perangkat pembelajaran berdasarkan
Kurikulum 2013 terbaru.

23
c. Cakupan Kegiatan
Penyiapan kemampuan awal calon pendidik mencakup
kegiatan pembekalan dan pengalaman langsung menjadi
asisten guru dalam proses belajar mengajar sesuai bidang
studinya.

D. Pelaksanaan Program Magang 3


Pelaksanaan program Magang 3 yang harus diikuti, baik
secara individu maupun kelompok adalah sebagai berikut:
1. Untuk Prodi PPKn, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan
Bahasa dan Sastra Indonesia, Pendidikan Bahasa dan Sastra
Daerah, Pendidikan Matematika, Pendidikan Fisika,
Pendidikan Biologi, Pendidikan Ekonomi, Pendidikan
Teknologi dan Informasi, serta PJKR
a. melaksanakan jadwal kegiatan Magang 3 dengan tertib;
b. mengikuti upacara penerimaan dan penarikan di sekolah
mitra;
c. menyusun organisasi kelompok Magang 3 di sekolah
masing-masing;
d. mengadakan konsultasi dengan Kepala Sekolah,
koordinator Guru Pembimbing Magang, Guru
Pembimbing Magang dan Dosen Pembimbing Magang;
e. mentaati semua ketentuan, dan tata tertib yang berlaku
di kampus dan di sekolah mitra;
f. menyusun perangkat pembelajaran sesuai kurikulum
yang berlaku di sekolah, dengan bimbingan Guru
Pembimbing Magang. Perbaikan atau saran-saran dari
Guru Pembimbing Magang harus diperhatikan sebagai
dasar perbaikan RPP, setelah RPP selesai dibimbing

24
dibuat dalam ketikan standar untuk dipergunakan dalam
proses pembelajaran di kelas dan digunakan untuk
lampiran laporan individu;
g. melaksanakan praktik mengajar di kelas sesuai dengan
RPP yang telah disetujui Guru Pembimbing Magang,
yang sesuai dengan program studinya;
h. melaksanakan praktik mengajar terbimbing minimal 5
kali (10 Jam Pelajaran) dengan minimal 5 RPP yang
berbeda, tidak termasuk Ujian Praktik Mengajar;
i. melaksanakan kegiatan lain, misal kegiatan administrasi
dan ekstra kurikuler di sekolah mitra sesuai dengan tugas
dari sekolah mitra;
j. melaksanakan ujian praktik mengajar setelah mendapat
persetujuan Guru Pembimbing Magang, sesuai jadwal
yang ditentukan dan telah ditunjuk dosen penguji dari
Program Studi;
k. menampilkan diri sebagai guru dan layak menjadi
teladan bagi siswa dan sesama praktikan (dalam
berbusana rapi dan sopan, dalam berbicara dan
bertindak sopan dan baik);
l. menghormati, menghargai, dan dapat bekerja sama
dengan Kepala Sekolah, Koordinator Guru Pembimbing
Magang, Guru Pembimbing Magang, Dosen
Pembimbing/Penguji, Karyawan, sesama praktikan dan
siswa;
m. mengajukan ijin tertulis, jika tidak dapat hadir di sekolah
mitra;
n. menjunjung nama baik almamater Universitas PGRI
Semarang;

25
o. membantu memperlancar arus informasi antara
Universitas PGRI Semarang dan sekolah mitra atau
sebaliknya;
p. menyusun laporan Magang 3 sesuai format yang berlaku
di PUSKUR, PBM dan PPL Universitas PGRI Semarang
dan menyerahkannya paling lambat 2 hari sebelum
penarikan mahasiswa dari sekolah; dan
q. mengikuti upacara penarikan mahasiswa Magang 3 di
sekolah mitra.

2. Untuk Prodi BK
a. melaksanakan semua kegiatan Magang 3 dengan tertib;
b. mengikuti upacara penerimaan mahasiswa magang 3 di
sekolah mitra;
c. menyusun organisasi kelompok praktikan di sekolah
masing-masing;
d. melaksanakan kegiatan orientasi dan observasi di sekolah
mitra;
e. mengadakan konsultasi dengan Kepala Sekolah,
Koordinator Guru Pembimbing Magang, Guru
Pembimbing Magang dan Dosen Pembimbing;
f. menaati tata tertib sekolah mitra;
g. mempersiapkan program mingguan, program harian/
Rencana Pelaksanaan Layanan (RPL) / Satuan Kegiatan
Pendukung, materi bimbingan dan media bimbingan dan
konseling;
h. melaksanakan praktik pelayanan bimbingan dan
konseling, dengan rincian : klasikal minimal 3 kali,
Bimbingan Kelompok (BkP) minimal 1 kali; Konseling

26
Kelompok minimal 1 kali; dan Konseling Individual
minimal 1 kasus.
i. melaksanakan kegiatan praktik persekolahan non
bimbingan dan konseling antara lain: kegiatan
administrasi dan ekstra kurikuler;
j. melaksanakan ujian praktik bimbingan klasikal setelah
mendapat persetujuan Guru Pembimbing Magang dan
Dosen Pembimbing Magang;
k. melaksanakan semua tugas dari Kepala Sekolah,
Koordinator Guru/ Konselor Pamong, Guru Pembimbing
Magang, dan Dosen Pembimbing Magang;
l. menampilkan diri sebagai Guru dan layak menjadi
teladan bagi siswa dan sesama praktikan (dalam
berbusana rapi dan sopan, dalam berbicara dan
bertindak sopan dan baik);
m. menyerahkan rekaman konseling individual secara
tertulis kepada Dosen Pembimbing minimal 1 (satu)
kasus dan laporan konseling/bimbingan kelompok
minimal 2 (dua) (lebih baik jika dilengkapi rekaman
video/audio);
n. menjunjung tinggi nama baik almamater Universitas
PGRI Semarang;
o. menghormati, menghargai, dan dapat bekerja sama
dengan Kepala Sekolah, Koordinator Guru/Konselor
Pamong, Guru Pembimbing Magang, Dosen Pembimbing
Magang, Karyawan, sesama praktikan dan siswa;
p. membantu memperlancar arus informasi dari Universitas
PGRI Semarang ke sekolah mitra atau sebaliknya;

27
q. mengajukan izin tertulis jika tidak dapat hadir di sekolah
mitra;
r. menyusun laporan magang 3 sesuai format yang berlaku
di PUSKUR, PBM dan PPL Universitas PGRI Semarang
dan menyerahkannya paling lambat 2 hari sebelum
penarikan mahasiswa dari sekolah; dan mengikuti
upacara penarikan peserta magang 3.

3. Untuk Prodi PGSD


a. melaksanakan jadwal kegiatan magang 3 dengan tertib;
b. mengikuti upacara penerimaan dan penarikan di sekolah
mitra;
c. menyusun organisasi kelompok magang di sekolah
masing-masing;
d. melaksanakan orientasi dan observasi di sekolah mitra;
e. mengadakan konsultasi dengan Kepala Sekolah,
koordinator Guru Pembimbing Magang, Guru
Pembimbing Magang dan Dosen Pembimbing Magang;
f. mentaati semua ketentuan, dan tata tertib yang berlaku
di kampus dan di sekolah mitra;
g. menyusun perangkat pembelajaran sesuai dengan
kurikulum yang berlaku di sekolah dengan bimbingan
Guru Pembimbing Magang. Perbaikan atau saran-saran
dari Guru Pembimbing Magang harus diperhatikan
sebagai dasar perbaikan perangkat pembelajaran, setelah
perangkat pembelajaran selesai dibimbing dibuat dalam
ketikan standar untuk dipergunakan dalam proses
pembelajaran di kelas dan digunakan untuk lampiran
laporan individu;

28
h. melaksanakan praktik mengajar di kelas sesuai dengan
perangkat pembelajaran yang telah disetujui Guru
Pembimbing Magang;
i. melaksanakan praktik mengajar terbimbing dan mandiri
dengan minimal 6 RPP yang berbeda dengan rincian 3
kali mengajar di kelas rendah dan 3 kali mengajar di
kelas tinggi, tidak termasuk Ujian Praktik Mengajar;
j. melaksanakan kegiatan lain, misal kegiatan administrasi
dan ekstra kurikuler di sekolah mitra sesuai tugas dari
sekolah mitra;
k. melaksanakan semua tugas Magang 3 yang diberikan
oleh Guru Pembimbing Magang, koordinator Guru
Pembimbing Magang atau kepala sekolah, yang sesuai
dengan tugas pokok dan fungsi Magang 3 di sekolah
mitra;
l. melaksanakan ujian praktik mengajar setelah mendapat
persetujuan Guru Pembimbing Magang, sesuai jadwal
yang ditentukandan telah ditunjuk dosen penguji dari
Program Studi;
m. menampilkan diri sebagai guru dan layak menjadi
teladan bagi siswa dan sesama praktikan (dalam
berbusana rapi dan sopan, dalam berbicara dan
bertindak sopan dan baik);
n. menghormati, menghargai, dan dapat bekerja sama
dengan Kepala Sekolah, Koordinator Guru Pembimbing
Magang, Guru Pembimbing Magang, Dosen
Pembimbing/Penguji, Karyawan, sesama praktikan dan
siswa;

29
o. mengajukan izin tertulis, jika tidak dapat hadir di sekolah
mitra;
p. menjunjung nama baik almamater Universitas PGRI
Semarang
q. membantu memperlancar arus informasi antara
Universitas PGRI Semarang dan sekolah mitra atau
sebaliknya;
r. menyusun laporan Magang 3 sesuai format yang berlaku
di PUSKUR, PBM dan PPL Universitas PGRI Semarang
dan menyerahkannya paling lambat 2 hari sebelum
penarikan magang 3 dilaksanakan; dan
s. mengikuti upacara penarikan mahasiswa Magang 3 di
sekolah mitra.

4. Untuk Prodi PG PAUD


a. melaksanakan jadwal kegiatan Magang 3 dengan tertib;
b. mengikuti upacara penerimaan dan penarikan di sekolah
mitra;
c. menyusun organisasi kelompok Praktikan di sekolah
masing-masing;
d. melaksanakan orientasi dan observasi di sekolah mitra;
e. mengadakan konsultasi dengan Kepala Sekolah,
koordinator Guru Pembimbing Magang, Guru
Pembimbing Magang dan Dosen Pembimbing Magang;
f. mentaati semua ketentuan, dan tata tertib yang berlaku
di kampus dan di sekolah mitra;
g. menyusun Rencana Kerja Harian (RKH) dengan
bimbingan Guru Pembimbing Magang. RKH dibuat
dengan tulisan tangan dalam sebuah buku tulis ukuran

30
folio. Perbaikan atau saran-saran dari Guru Pembimbing
Magang harus dibubuhkan dalam buku tersebut, setelah
RKH selesai dibimbing dibuat dalam ketikan standar
untuk dipergunakan dalam proses pembelajaran di kelas
dan digunakan untuk lampiran laporan individu;
h. melaksanakan praktik mengajar di kelas sesuai dengan
RKH yang telah disetujui Guru Pembimbing Magang,
yang sesuai dengan program studinya;
i. melaksanakan praktik mengajar terbimbing dan mandiri
minimal 5 RKH yang berbeda, tidak termasuk Ujian
Praktik Mengajar;
j. melaksanakan kegiatan lain, misal kegiatan administrasi
dan ekstra kurikuler di sekolah mitra sesuai tugas dari
sekolah mitra;
k. melaksanakan semua tugas magang 3 yang diberikan
oleh Guru Pembimbing Magang, koordinator Guru
Pembimbing Magang atau kepala sekolah, yang sesuai
dengan tugas pokok dan fungsi Magang 3 di sekolah
mitra;
l. melaksanakan semua tugas magang 3 yang diberikan
oleh Guru Pembimbing Magang atau kepala sekolah,
yang sesuai dengan tugas pokok dan fungsi Magang 3 di
sekolah mitra;alokasi waktu kegiatan pembelajaran pada
layanan PAUD adalah sebagai berikut:
1. Kelompok usia 0-< 2 tahun: satu kali pertemuan
selama 120 menit
2. Kelompok usia 2-< 4 tahun: satu kali pertemuan
selama 180 menit.
3. Kelompok usia 4-≤ 4 tahun:

31
a) PAUD Jalur Pendidikan Formal:
1. Satu kali pertemuan selama 150-180 menit;
2. Enam atau lima hari per minggu dengan jumlah
pertemuan sebanyak 900 menit (30 jam @ 30
menit).
b) PAUD Jalur Pendidikan Nonformal:
1. Satu kali pertemuan selama 180 menit
2. Tiga hari per minggu;
m. melaksanakan ujian praktik mengajar setelah mendapat
persetujuan Guru Pembimbing Magang, sesuai jadwal
yang ditentukan dan telah ditunjuk dosen penguji dari
Program Studi;
n. menampilkan diri sebagai guru dan layak menjadi
teladan bagi siswa dan sesama mahasiswa Magang 3
(dalam berbusana rapi dan sopan, dalam berbicara dan
bertindak sopan dan baik);
o. menghormati, menghargai, dan dapat bekerja sama
dengan Kepala Sekolah, Koordinator Guru Pembimbing
Magang, Guru Pembimbing Magang, Dosen
Pembimbing/Penguji, Karyawan, sesama mahasiswa
Magang 3 dan siswa;
p. mengajukan izin tertulis, jika tidak dapat hadir di sekolah
mitra;
q. menjunjung nama baik almamater Universitas PGRI
Semarang dan korps mahasiswa magang 3;
r. membantu memperlancar arus informasi antara
Universitas PGRI Semarang dan sekolah mitra atau
sebaliknya;

32
s. menyusun laporan Magang 3 sesuai format yang berlaku
di PUSKUR, PBM dan PPL Universitas PGRI Semarang
dan menyerahkannya paling lambat 2 hari sebelum ujian
praktik mengajar di kelas; dan
t. mengikuti upacara penarikan mahasiswa Magang 3 di
sekolah mitra.

E. Pelaksanaan Ujian Program Magang 3


Setelah jumlah RPP dan latihan mengajar memenuhi
syarat, maka mahasiswa Magang 3 dengan seijin Guru
Pembimbing Magang diperbolehkan untuk melaksanakan
ujian praktik mengajar dengan ketentuan sebagai berikut.
a. Kehadiran Praktikan di sekolah mitra minimal 80% dari
seluruh waktu kegiatan Magang 3 di sekolah.
c. Khusus Program studi BK, jumlah praktik bimbingan
klasikal terbimbing dan mandiri minimal 8 kali,
bimbingan kelompok 3 kali, konseling kelompok 3 kali
serta melaksanakan praktik konseling individual
minimal 2 kasus sebelum ujian praktik bimbingan
konseling, dengan total layanan 16 kali.
d. RPP yang telah disetujui Guru Pembimbing Magang
untuk ujian diketik rangkap tiga (untuk yang
bersangkutan, dan dua orang penguji), dan diserahkan
pada penguji sebelum ujian dilaksanakan,(dimasukkan
dalam stopmap yang berisi RPP dan Lembar Penilaian).
e. Jadwal dan waktu ujian yang ditentukan oleh Guru
Pembimbing Magang, dikirimkan ke Program Studi
melalui mahasiswa praktikan, dengan tembusan ke
PUSKUR, PBM dan PPL Universitas PGRI Semarang,

33
paling lambat 7 hari sebelum pelaksanaan ujian, untuk
keperluan penugasan DPM dari Program Studi untuk
menguji.
f. Jadwal ujian disampaikan kepada Dosen Penguji
Magang 3 minimal 3 (tiga) hari sebelum ujian.
g. Penilaian ujian Magang 3 menggunakan format
penilaian terlampir dan mahasiswa dapat memfotokopi
pada buku panduan Magang 3, atau mengambil blangko
ujian pada sekretariat Magang 3.
h. Nilai akhir Magang 3 dari Guru Pembimbing Magang
diambil dari nilai profil harian terbimbing dan nilai
ujian praktik mengajar Magang 3.
i. Nilai Magang 3 dari dosen penguji berdasarkan
pelaksanaan ujian praktik mengajar di kelas, dan
mempertimbangkan laporan individu/refleksi diri, serta
diserahkan pada sekretariat PUSKUR,PBM dan PPL
selambat-lambatnya 3 hari setelah ujian dilaksanakan,
dan jika ada keterlambatan agar memberitahu
sekretariat PUSKUR, PBM dan PPL untuk dicatat.

34
BAB IV
PENILAIAN

A. Tujuan
Penilaian dalam kegiatan Magang 3 bertujuan untuk
mengukur pencapaian kompetensi mahasiswa magang 3
selama melaksanakan kegiatan Magang 3.

B. Sifat dan Fungsi Penilaian


Penilaian Magang 3 bersifat objektif, menyeluruh, dan
berkelanjutan. Penilaian Magang 3 berfungsi untuk perbaikan,
pengayaan, dan penetapan kelulusan.

C. Penilai
Penilai dalam Magang 3 adalah: Guru Pembimbing
Magang (GPM), Dosen Pembimbing Magang (DPM) yang
ditunjuk Ketua Program Studi.

D. Sasaran Penilaian
Selama mahasiswa melaksanakan Magang 3, sasaran
penilaian diarahkan kepada empat kompetensi, yaitu
kompetensi pedagogik, profesional, kepribadian dan sosial.
Penilaian terhadap kompetensi tersebut dituangkan secara
operasional dalam bentuk deskriptor yang tercantum dalam
Alat Penilaian Kompetensi Guru seperti yang tercantum dalam
lampiran.

35
E. Prosedur Penilaian
1. Penilaian Harian
Penilaian harian dilakukan dengan observasi sebagai
teknik utama. Hasil penilaian harian dikomunikasikan
langsung kepada praktikan untuk memperbaiki/ meningkatkan
kinerja berikutnya. Penilaian ini dilakukan oleh Guru
Pembimbing Magang. Penilaian terhadap kompetensi tersebut
dituangkan secara operasional dalam bentuk deskriptor yang
tercantum dalam Alat Penilaian Kompetensi Guru (APKG).
2. Penilaian Ujian
Penilaian akhir dilakukan oleh Guru Pembimbing
Magang (GPM) dan Dosen Pembimbing Magang (DPM).

F. Aspek yang Dinilai


Nilai Magang 3 dari Guru Pembimbing Magang dan
Dosen Pembimbing Magang diperoleh dari penilaian harian
dan penilaian akhir. Kompetensi Praktikan yang dinilai
meliputi kompetensi pedagogik, profesional, kepribadian, dan
sosial, serta laporan Magang 3.

Tabel 2. Penghitungan Nilai Profil Kegiatan Harian

Aspek yang dinialai Nilai


Kompetensi Pedagogik dan Profesional

Kompetensi Sosial dan Kepribadian

36
Catatan: Guru Pembimbing Magang, nilai kompetensi
pedagogik dan profesional diambil nilai rata-rata dari nilai 5
kali latihan praktik mengajar mandiri sebagai profil
kemampuan dan nilai ujian praktik. Bagi Dosen Pembimbing,
nilai kompetensi pedagogik dan profesional diambil dari nilai
ujian praktik mengajar mandiri sebagai profil kemampuan.

G. Nilai Akhir (NA) Magang 3


1. Nilai Akhir dari Guru Pembimbing Magang
program studi Pendidikan: PKn, Bahasa Inggris,
Bahasa Indonesia, Bahasa Jawa, Matematika,
Fisika, Biologi, Ekonomi, PTI dan PJKR.
Nilai akhir Magang 3 dari Guru Pembimbing
Magang, merupakan gabungan dari nilai N1, N2 dan N3
dengan rumus sebagai berikut:

Keterangan
NAGP :Nilai akhir guru pembimbing
N1 :Nilai kompetensi pedagogik dan
profesional (meliputi penilaian RPP
dan pelaksanaan pembelajaran)
N2 : Nilai Kompetensi Kepribadian dan
Sosial
N3 : Nilai ujian praktik mengajar dari Guru
Pembimbing Magang

37
2. Nilai Akhir dari Guru Pembimbing Magang untuk
Program Studi BK.
Nilai akhir dari Guru Pembimbing Magang
Program Studi BK merupakan gabungan nilai N1, N2, N3,
N4, N5, N6, N7 dan N8 dengan rumus sebagai berikut:

Keterangan
N1 : Skor total kompetensi dalam merancang program
BK
N2 : Skor total kompetensi implementasi program BK
N3 : Skor rata-rata kompetensi dalam bimbingan
klasikal
N4 : Skor rata-rata kompetensi dalam layanan
bimbingan kelompok (BKp)
N5 : Skor total kompetensi dalam layanan konseling
kelompok (KKp)
N6 : Skor total kompetensi dalam layanan konseling
individu (KP)
N7 : Skor total kompetensi menilai program BK
N8 : Skor total kompetensi kepribadian dan sosial

3. Nilai Akhir dari Dosen Pembimbing Magang


(DPM)
NADPM adalah nilai ujian praktik
mengajar/praktik konseling dari DPM dan nilai laporan

38
individu/refleksi diri mahasiswa, dengan rumus sebagai
berikut:

4. Nilai Akhir Magang 3


NA Magang 3 merupakan rata-rata nilai dari Guru
pembimbing, dosen pembimbing dan laporan kelompok
magang 3. Adapun rumus yang digunakan:

Keterangan
NA : Nilai akhir magang 3
NAGP : Nilai akhir guru pembimbing
NADPM : Nilai akhir dosen pembimbing magang
NLK : Nilai laporan kelompok

H. Konversi Nilai
Tabel 3. Konversi nilai Magang 3
Taraf Sebutan Nilai Nilai Keterangan
penguasaan/ Angka Huruf
kemampuan
(%)
85-100 Sangat baik 4,00 A Lulus
75-84,9 Antara 3,50 B+ Lulus
sangat baik

39
dan baik
70-74,9 Baik 3,00 B Lulus
65-69,9 Antara baik 2,50 C+ Tidak lulus
dan cukup
60-64,9 Cukup 2,00 C Tidak lulus
50-59,9 Antara 1,00 D Tidak lulus
cukup dan
kurang
0-49,9 Gagal 0 E Tidak lulus

I. Struktur Kerja Program Magang


Struktur kerja program Magang dapat dilihat pada
bagan 1.

40
BAB V
PENYUSUNAN LAPORAN

Laporan akhir terdiri dari laporan kelompok dan


individu. Laporan mencakup semua kegiatan yang dilakukan
mahasiswa selama masa orientasi dan observasi sekolah mitra
serta kegiatan pelaksanaan latihan mengajar dan partisipasi
kegiatan lain di sekolah mitra. Laporan akhir merupakan salah
satu syarat untuk menempuh ujian Magang 3.
Laporan kelompok disusun secara kelompok, persekolah
mitra, diketik di atas kertas kuarto jarak 1,5 spasi, bentuk huruf
Times New Roman 12 dan dijilid rangkap satu untuk sekolah
mitra dan berbentuk soft copy diserahkan ke sekretariat
PUSKUR, PBM dan PPL Universitas PGRI Semarang.
Laporan individu berupa refleksi diri dalam bentuk
narasi diketik maksimal 8 halaman di atas kertas kuarto jarak
1,5 spasi, bentuk huruf Times New Roman 12 dan dibuat
rangkap dua, masing-masing untuk Guru Pembimbing Magang
dan Dosen Pembimbing Magang.
Tagihan Magang 3 yang harus diserahkan oleh
mahasiswa peserta Magang 3:
1. Laporan dalam bentuk hard copy diserahkan ke sekolah dan
soft copy diserahkan ke sekretariat PUSKUR, PBM dan PPL
yang berisi kumpulan laporan kelompok, laporan individu
semua peserta Magang 3 pada sekolah itu, semua perangkat
pembelajaran yang disusun selama Magang 3 di sekolah.

41
2. Laporan peserta Magang 3, berupa laporan kelompok untuk
sekolah mitra dalam bentuk hard copy dan untuk
PUSKUR,PBM dan PPL dalam bentuk soft copy. Laporan
individu berupa refleksi diri selama Magang 3 di sekolah
dalam bentuk hard copy dan untuk Guru Pembimbing
Magang dan DPM . Penulisan laporan harus sudah selesai 2
(dua) hari sebelum penarikan Magang 3.
3. Form penilaian dan pembimbingan bisa diunduh di
http:/ppl.upgris.ac.id.

Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam membuat laporan


akhir, yaitu:
1. Pada bagian awal laporan diberi pengantar dan daftar
mahasiswa peserta magang 3.
2. Warna cover (sampul) laporan individu sebagai berikut:
a. FIP, Prodi BK, PGSD dan PAUD berwarna HIJAU;
b. FPIPSKR, Prodi PPKn, Pend. Ekonomi dan PJKR
berwarna MERAH;
c. FPMIPATI, Prodi Pend. Matematika, Pend.Biologi, dan
Pend. Fisika , Pendidikan TIK berwarna BIRU TUA; dan
d. FPBS, Prodi Pend. Bahasa dan Sastra Indonesia, Pend.
Bahasa Inggris dan Pend. Bahasa dan Sastra Daerah
berwarna UNGU.
3. Warna cover (Sampul) laporan kelompok KUNING.
4. Contoh format laporan Magang 3 dan sistematikanya dapat
dilihat pada lampiran

42
Lampiran 1. Contoh Sampul Laporan Magang 3 (Kelompok)

LAPORAN MAGANG 3
DI SMA TERENCANA

Diajukan guna melengkapi salah satu persyaratan penyelesaian


Magang 3

Oleh :
-------------

LEMBAGA PENGEMBANGAN PROFESI (LPP)


UNIVERSITAS PGRI SEMARANG
SEPTEMBER 2018

43
Lampiran 2. Sistematika Isi Laporan Magang 3 (Kelompok)

DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL
HALAMAN PENGESAHAN
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
BAB I PENDAHULUAN
BAB II DESKRIPSI SINGKAT SEKOLAH MITRA
A. Sejarah Singkat Sekolah Mitra
B. Tujuan Sekolah Mitra
C. Status Sekolah Mitra
D. Keadaan Fisik Sekolah Mitra
E. Personalia Sekolah Mitra
F. Keadaan Siswa
G. Sumber-sumber Belajar
BAB III SISTEM ADMINISTRASI SEKOLAH MITRA
A. Arti dan Tujuan Administrasi Sekolah
B. Bidang Garapan Administrasi Sekolah (Khusus Administrasi
Kurikulum dan Kesiswaan)
BAB IV PELAKSANAAN KBM
A. Perencanaan KBM
B. Pelaksanaan KBM
C. Refleksi KBM
BAB V KEGIATAN NON MENGAJAR :
A. Pramuka
B. Olah raga

44
C. Kesenian
C. Lain-lain
BAB VI PENUTUP
A. Simpulan
B. Saran-saran
LAMPIRAN-LAMPIRAN

45
Lampiran 3. Contoh Lembar Pengesahan Laporan Kelompok

LEMBAR PENGESAHAN

Laporan Pelaksanaan Magang 3 ini telah disetujui dan


disahkan pada tanggal.......................

Menyetujui,

Kepala Sekolah Koordinator DPM

.......................................... ......................................
NIP/NIY NIP/NPP

46
Lampiran 4. Sistematika Laporan Magang 3 (Individu)

Laporan individu berupa refleksi diri dibuat secara narasi


(bercerita) yang memuat Masalah yang dihadapi, penyebab
atau sumber masalah, dan upaya mengatasi masalah,
difokuskan pada pokok permasalahan sbb :
A. Penyusunan RPP
B. Latihan praktik mengajar
C. Kegiatan Ekstrakurikuler
D. Kegiatan administrasi di sekolah
E. Komunikasi dengan anggota sekolah : siswa, karyawan,
guru, Guru Pembimbing Magang dan kepala sekolah
F. Lain-lain (sesuai realita yang dijumpai di lapangan)
G. Simpulan dan Saran
Lampiran (jika ada berupa foto dll.)

47
Lampiran 5. Contoh Sampul Laporan Individu/Refleksi

LAPORAN INDIVIDU MAGANG 3


DI SMA TERENCANA SEMARANG

Diajukan guna melengkapi salah satu persyaratan penyelesaian


Magang 3

Oleh:
Abi
NPM.............................................
Program Studi..........................................

LEMBAGA PENGEMBANGAN PROFESI (LPP)


UNIVERSITAS PGRI SEMARANG
SEPTEMBER 2018

48
Lampiran 6. Contoh Lembar Pengesahan Laporan Individu

Laporan Individu Pelaksanaan Magang 3 ini telah disetujui dan


disahkan pada tanggal.......................

Menyetujui,

Dosen Pembimbing Guru Pembimbing


Magang, Magang

............................................ ................................
NIP/NPP NIP/NIY

49
Lampiran 7.

ISNTRUMEN PENILAIAN KOMPETENSI MAHASISWA


MAGANG 3 PROGRAM STUDI BK

LEMBAGA PENGEMBANGAN PROFESI (LPP)


UNIVERSITAS PGRI SEMARANG
JUNI 2018

50
INSTRUMEN PENILAIAN
MERANCANG PROGRAM BK (N1)

Nama : _______________________________
NPM : _______________________________

Berikan tanda cek (v) pada kolom skor sesuai dengan aspek yang diamati
Skor 1 : Tidak baik
Skor 2 : Kurang baik
Skor 3 : cukup
Skor 4 : baik
Skor 5 : Sangat baik
SKOR
NO ASPEK YANG DIAMATI
1 2 3 4 5
1 Guru BK/Konselor dapat menganalisis
kebutuhan peserta didik/konseli
2 Guru BK/Konselor dapat menyusun
program pelayanan BK yang
berkelanjutan berdasar kebutuhan
peserta didik/konseli secara
komprehensif dengan pendekatan
perkembangan
3 Guru BK/Konselor dapat menyusun
rencana pelaksanaan program
pelayanan BK
Total skor

SARAN PERBAIKAN

Semarang, ..................2018
DPM/GPM

......................................
NIP/NPP

51
INSTRUMEN PENILAIAN MENGIPLEMENTASIKAN
PROGRAM BK YANG KOMPREHENSIF (N2)

Nama : _______________________________
NPM : _______________________________

Berikan tanda cek (v) pada kolom skor sesuai dengan aspek yang diamati
Skor 1 : Tidak baik
Skor 2 : Kurang baik
Skor 3 : cukup
Skor 4 : baik
Skor 5 : Sangat baik

1 2 3 4 5
1 Guru BK/Konselor dapat
melaksanakan program pelayanan
BK
2 Guru BK/Konselor dapat
melaksanakan pendekatan
kolaboratif dengan pihak terkait
dalam pelayanan BK
3 Guru BK/Konselor dapat
memfasilitasi perkembangan
akademik, karier,
personal/pribadi dan sosial
peserta didik/konseli
Total skor

SARAN PERBAIKAN

Semarang, ..................2018
DPM/GPM

......................................
NIP/NPP

52
INSTRUMEN PENILAIAN KOMPETENSI MAHASISWA
DALAM BIMBINGAN KLASIKAL(N3)

Nama : _______________________________
NPM : _______________________________

Petunjuk Pengisian :
1. Isilah format sesuai dengan pengamatan Bapak/Ibu/Saudara selama
mahasiswa Magang 3
2. Untuk setiap aspek berilah skor (5) sangat baik (4) baik, (3) cukup, (2)
kurang baik, (1) tidak baik
3. Jumlah skor-skor tersebut ke bawah, untuk mendapatkan skor total

NO ASPEK YANG DINILAI SKOR PRAKTIK KE ...

1 2 3 4
A. Membuka Bimbingan Klasikal
1 Menciptakan hubungan baik
dan mendorong keterlibatan
siswa
2 Melakukan apersepsi
3 Memberi informasi tentang :
kompetensi dan indikator
B. Strategi dalam Bimbingan Klasikal
4 Menggunakan media dan
sumber bahan bimbingan
5 Menyampaikan materi secara
logis, jelas, dan benar dengan
menggunakan metode yang
dengan baik dan relevan

53
C. Interaksi & Pengelolaan Bimbingan Klasikal
6 Menggali ide dan perasaan
siswa secara terbuka dan
bebas.
7 Mengelola kelas.
8 Menciptakan suasana yang
menyenangkan dan
mengaktifkan siswa
D. Penguasaan Materi
9 Menyampaikan materi sesuai
dengan Satuan Layanan
Bimbingan Klasikal
10 Mengaplikasikan materi
sesuai dengan kebutuhan dan
perkembangan siswa dan
mutakhir.
11 Menanggapi pertanyaan siswa
dengan tepat.
E. Kemampuan Verbal
12 Volume suara dapat didengar
oleh seluruh siswa.
13 Intonasi suara bervariasi
dengan vokal yang jelas.
14 Mengkomunikasikan rasa
hormat kepada siswa dan
menggunakan Bahasa
Indonesia yang baik dan
benar.

54
F. Kemampuan Non Verbal
15 Gerakan luwes dan efektif,
perhatian merata pada
seluruh siswa.
16 Menunjukkan integritas,
kestabilan, dan kontrol diri
yang baik, serta bersikap
empati terhadap siswa.
G. Penggunaan Waktu
17 Menggunakan waktu untuk
mendengarkan dan
mendapatkan umpan balik
dari siswa.
18 Mengalokasikan waktu secara
efektif dan proporsional.
H. Menutup Bimbingan Klasikal
19 Merangkum inti bimbingan
klasikal dan menyampaikan
rencana tindak lanjut
20 Mengevaluasi hasil bimbingan
klasikal.
Jumlah skor

RATA-RATA SKOR (N3)

55
SARAN PERBAIKAN

Pertemuan Saran Perbaikan


Ke...

Semarang, ..................2018
DPM/GPM

......................................
NIP/NPP

56
INSTRUMEN KOMPETENSI MAHASISWA
DALAM BIMBINGAN KELOMPOK (N4)

Nama : _______________________________
NPM : _______________________________

Petunjuk Pengisian :
1. Isilah format sesuai dengan pengamatan Bapak/Ibu/Saudara selama
mahasiswa Magang Nama Mahasiswa
2. Untuk setiap deskriptor berilah skor (5) sangat baik (4) baik, (3) cukup,
(2) kurang baik, (1) tidak baik.

Aspek Yang Deskriptor Skor Praktik


Dinilai ke
1 2
A. Tahap 1. Menyampaikan salam dan ucapan
pembentukan terima kasih serta memimpin doa
2. Menjelaskan arti dan tujuan BKp
3. Menjelaskan cara pelaksanaan BKp
4. Menjelaskan asas-asas yang
digunakan
5. Melaksanakan perkenalan dan
mainan
B. Tahap 6. Menjelaskan kembali kegiatan BKp
Peralihan 7. Menanyakan kesiapan anggota untuk
masuk pada kegiatan selanjutnya
8. Memberikan contoh materi yang
dapat dibahas dalam BKp
C. Tahap 9. a. Menjelaskan topik yang akan
kegiatan dibahas dalam BKp (topik tugas)

57
b. Meminta setiap anggota kelompok
menyiapkan 1 topik yang akan
dibahas dan menyepakati topik
yang akan dibahas (BKp bebas)
10. Tanya Jawab materi yang dibahas
dan penggunaan teknik dalam BKp
11. Pembahasan topik secara tuntas

12. Melaksanakan selingan/permainan


dan menciptakan kehangatan
dalam mengelola BKp
13. Menyimpulkan dan mengamati
perkembangan setiap anggota
dalam pembahasan topik
D. Tahap 14. Memberitahukan bahwa kegiatan
pengakhiran akan diakhiri
15. Meminta anggota untuk
memberikan pesan dan kesan
setelah mengikuti kegiatan
16. Meminta anggota untuk
menyampaikan komitmennya
terhadap topik yang dibahas
17. Pembahasan kegiatan lanjutan
18. Memimpin doa
19. Ucapan terimakasih
20. Perpisahan
Jumlah skor bimbingan kelompok
Skor rata-rata bimbingan kelompok (N4)

58
SARAN PERBAIKAN

Semarang, ..................2018
DPM/GPM

......................................
NIP/NPP

59
ALAT PENILAIAN KEMAMPUAN GURU PEMBIMBING
DALAM MELAKSANAKAN KONSELING KELOMPOK (N5)

Nama : _______________________________
NPM : _______________________________

Petunjuk Pengisian :
1. Isilah format sesuai dengan pengamatan Bapak/Ibu/Saudara selama
mahasiswa Magang
2. Untuk setiap deskriptor berilah skor : skor (5) sangat baik (4) baik, (3)
cukup, (2) kurang baik, (1) tidak baik
Aspek Yang Deskriptor Skor
Dinilai Praktik ke
1 2
A. Tahap 1. Menyampaikan salam dan ucapan
pembentukan terima kasih serta memimpin doa
2. Menjelaskan arti dan tujuan KKp
3. Menjelaskan cara pelaksanaan KKp
4. Menjelaskan asas-asas yang
digunakan
5. Melaksanakan perkenalan dan
permainan
B. Tahap 6. Menjelaskan kembali kegiatan KKp
Peralihan 7. Menanyakan kesiapan anggota
untuk masuk pada kegiatan
selanjutnya
8. Memberikan contoh masalah yang
dapat dibahas dalam KKp

60
C. Tahap 9. Menjelaskan masalah yang akan
kegiatan dibahas dalam KKp
10. Tanya Jawab masalah yang dibah
dan penggunaan teknik dalam KKp
11. Pembahasan topik secara tuntas
12. Melaksanakan selingan/permainan
dan menciptakan kehangatan
dalam mengelola KKp
13. Menyimpulkan dan mengamati
perkembangan setiap anggota
dalam pembahasan topik
14. Memberitahukan bahwa kegiatan
akan diakhiri
D. Tahap 15. Meminta anggota untuk
pengakhiran memberikan pesan dan kesan
setelah mengikuti kegiatan
16. Meminta anggota untuk
menyampaikan komitmennya
terhadap topik yang dibahas
17. Pembahasan kegiatan lanjutan
18. Memimpin doa
19. Ucapan terimakasih
20. Perpisahan
Jumlah skor konseling kelompok

Skor rata-rata konseling kelompok (N5)

61
SARAN PERBAIKAN

Semarang, ..................2018
DPM/GPM

......................................
NIP/NPP

62
INSTRUMEN PENILAIAN KOMPETENSI MAHASISWA
KONSELING INDIVIDUAL (N6)

Nama : _______________________________
NPM : _______________________________

Petunjuk Pengisian :
1. Isilah format sesuai dengan pengamatan Bapak/Ibu/Saudara selama
mahasiswa Magang
2. Untuk setiap deskriptor berilah skor : skor (5) sangat baik (4) baik, (3)
cukup, (2) kurang baik, (1) tidak baik

Aspek yang Deskriptor Skor


Dinilai Praktik
ke
1 2
A. Tingkah laku 1. Ekspresi wajah yang memberikan
non-verbal perhatian
yang sesuai 2. Posisi tubuh terbuka (tidak melipat
kaki atau tangan)
3. Posisi tubuh atentif (condong ke
depan)
4. Memberikan respon non-verbal
(anggukan kepala)
5. Kontak mata
MeMemperlihatkan
B. 6. Empati (verbal atau non verbal)
karakteristik 7. Ketulusan
personal 8. Keterbukaan
konselor 9. Tidak menilai/menyalahkan/
mengkritik
10. Kehangatan

63
C. Menampilkan 11. Mengawali/membuka kon-seling
keterampilan- (opening)
keterampilan 12. Mendengar aktif (active listening)
sebagai 13. Bertanya (questioning)
konselor 14. Menyimpulkan (summariz-ing)
15. Mengkonfrontasi (confront-ing)
16. Memberikan umpan balik (giving
feedback)
17. Mengakhiri (terminating)
D. Menampilkan 18. Merencanakan dan menentukan
keterampilan tujuan
konseling 19. Mengidentifikasi masalah
20. Mengidentifikasi berbagai alternatif
Jumlah skor konseling individu

Rata-rata skor konseling individu (N6)

SARAN PERBAIKAN

Semarang, ..................2018
DPM/GPM

......................................
NIP/NPP

64
INSTRUMEN PENILAIAN KOMPETENSI MAHASISWA
MENILAI PROSES DAN HASIL KEGIATAN BIMBINGAN DAN
KONSELING (N7)

Nama : _______________________________
NPM : _______________________________

Berikan tanda cek (v) pada kolom skor sesuai dengan aspek yang diamati;
skor (5) sangat baik (4) baik, (3) cukup, (2) kurang baik, (1) tidak baik

NO ASPEK YANG DIAMATI SKOR


1 2 3 4 5
1 Guru BK/Konselor dapat melakukan
evaluasi proses dan hasil program
pelayanan BK
2 Guru BK/Konselor dapat melakukan
penyesuaian kebutuhan peserta
didik/konseli dalam proses pelayanan
BK.
3 Guru BK/Konselor dapat
menginformasikan hasil pelaksanaan
evaluasi pelayanan BK kepada pihak
terkait
4 Guru BK/Konselor dapat menggunakan
hasil pelaksanaan evaluasi untuk
merevisi dan mengembangkan program
pelayanan BK berdasarkan analisis
kebutuhan.
Total skor (N7)

65
SARAN PERBAIKAN

Semarang, ..................2018
DPM/GPM

.....................................
NIP/NPP

66
INSTRUMEN PENILAIAN KOMPETENSI KEPRIBADIAN
DAN SOSIAL (N8)

Nama : _______________________________
NPM : _______________________________

Berikan tanda cek (v) pada kolom skor sesuai dengan aspek yang
diamati
Skor 1 : Tidak baik
Skor 2 : Kurang baik
Skor 3 : cukup
Skor 4 : baik
Skor 5 : Sangat baik

No ASPEK YANG DIAMATI SKOR


1 2 3 4 5
KEPRIBADIAN
Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
1 Guru BK/Konselor
berpenampilan rapih dan
bersih.
2 Guru BK/Konselor berbicara
dengan santun dan jujur
kepada peserta didik/konseli.
3 Guru BK/Konselor bersikap
dan mendorong kepada
peserta didik/konseli untuk
bersikap toleran.

67
4 Guru BK/Konselor
memperlihatkan konsistensi
dan memotivasi peserta
didik/konseli dalam
melaksanakan ibadah.
Menghargai dan menjunjung tinggi nilai-nilai
kemanusiaan, individualitas dan kebebasan
memilih
4 Guru BK/Konselor
merencanakan layanan BK
yang mengacu kepada
pengaplikasian pandangan
dinamis tentang manusia
sebagai mahluk bermoral
spiritual, sosial, & individu.
5 Pelayanan BK yang dirancang
oleh Guru BK/Konselor men-
dorong kepada pengembangan
potensi positif individu.
6 Rancangan pelayanan BK
mengacu kepada kebutuhan
dan masukan balik peserta
didik/konseli.
7 Pelayanan BK dirancang untuk
mengembangkan sikap toleran
dalam menjunjung hak azasi
manusia pada peserta
didik/konseli

68
Menunjukkan integritas dan stabilitas kepribadian yang
kuat.
9 Guru BK/Konselor
menunjukkan kepribadian,
kestabilan emosi dan perilaku
yang terpuji, jujur, sabar,
ramah, dan konsisten.
10 Guru BK/Konselor
menunjukkan kepekaan dan
bersikap empati terhadap
keragaman dan perubahan.
11 Guru BK/Konselor
menampilkan toleransi tinggi
terhadap peserta didik/konseli
yang menghadapi stress dan
frustasi.
Menampilkan kenerja berkualitas tinggi.
12 Guru BK/Konselor memotivasi
peserta didik/konseli untuk
berpartisipasi aktif dalam
layanan BK yang diberikan.

NO ASPEK YANG DIAMATI SKOR


1 2 3 4 5
13 Guru BK/Konselor
melaksanakan pelayanan BK
yang efektif sesuai dengan

69
rancangan untuk mencapai
tujuan pelayanan BK dalam
waktu yang tersedia.
14 Guru BK/Konselor
melaksanakan tugas layanan
BK secara mandiri, disiplin,
dan semangat agar peserta
didik/konseli berpartisipasi
secara aktif.
SOSIAL
Mengimplimentasikan kolaborasi internal di tempat
bekerja.
15 Guru lain dapat menunjukkan
contoh penggunaan hasil
pelayanan BK untuk
membantu peserta
didik/konseli dalam proses
pembelajaran yang
dilakukannya.
16 Guru BK/Konselor
merencanakan pelayanan BK
dengan menyertakan pihak-
pihak terkait di sekolah.
17 Guru BK/Konselor dapat
menunjukkan bukti bagai-
mana menjelaskan program
dan hasil layanan BK kepada
pihak-pihak terkait di sekolah.

70
NO ASPEK YANG DIAMATI SKOR
1 2 3 4 5
18 Guru BK/Konselor dapat
menunjukkan bukti
permintaan guru lain untuk
membantu penyelesaian
permasalahan pembelajaran.
Total Skor

Semarang,..................2018
DPM/GPM

........................................
NIP/NPP

71
ISNTRUMEN PENILAIAN KOMPETENSI
MAGANG 3 PROGRAM STUDI PG-PAUD

LEMBAGA PENGEMBANGAN PROFESI (LPP)


UNIVERSITAS PGRI SEMARANG
JUNI 2018

72
INSTRUMEN KOMPETENSI PEDAGOGIK DAN
PROFESIONAL MAHASISWA PG-PAUD

Nama : _______________________________
NPM : _______________________________

Petunjuk Pengisian :
1. Isilah format sesuai dengan pengamatan Bapak/Ibu/Saudara selama
mahasiswa Magang 3
2. Untuk setiap aspek berilah skor : (4) sangat baik, (3) baik, (2) kurang
baik, (1) sangat kurang
3. Jumlah skor-skor tersebut ke bawah, untuk mendapatkan skor total

NO ASPEK YANG DIAMATI SKOR PRAKTIK KE UJIAN


... (N1) (N3)
1 2 3 4 5

A. PERENCANAAN PEMBELAJARAN
1 Merumuskan KD dengan jelas
sesuai dengan tema/sub tema
2 Memilih dan mengogaisasikan
materi ajar sesuai dengan KD
3 Memilih sumber dan media
sesuai dengan KD dan materi
4 Merumuskan skenaio
pembelajaran dengan
pendekatan saintifik sesuai
dengan KD
5 Menyusun instrumen penilaian
dengan lengkap sesuai dengan
indikator KD

73
B. PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
6 Mengingat kembali pelajaran
yang lalu dan menjelaskan
pentingnya materi pelajaran
7 Menunjukkan Penguasaan
materi pembelajaran
8 Mengaitkan materi dengan
pengetahuan lain yang relevan
dan realistis kehidupan
9 Menyampaikan materi secara
logis dan jelas
10 Melaksanakan pembelajara
sesuai dengan KD dan
karakteristik anak
11 Melaksanakan pembelajaran
secara runtut dan bervariasi
12 Mampu mengelola kelas
13 Melaksanakan pembelajaran
dengan pendekatan saintifik
(mengamati, menanya,
mengumpulkan informasi,
menalar dan
mengkomunikasikan)
14 Melaksanakan pembeajaran
yang memungkinkan
tumbuhnya kebiasaan positif
15 Mengelola waktu pembelajaran
scara efisien
16 Menggunakan media secara
efektif dan efisien

74
17 Melibatkan anak dalam
pemanfaatan media
18 Menumbuhkan partisipasi aktif
anak dalam pembelajaran yang
dilakukan secara interaktif,
inspiratif, menyenangkan,
menantag, memotivasi, serta
memberikan ruang yang cukup
bagi prakarsa, kreativitas dan
kemandirian
19 Merangsang anak untuk
bertanya, pertanyaan jelas dan
mengacu pada KD
20 Menanggapi dan terbuka
terhadap pertanyaan dan respon
anak
21 Menumbuhkan keceriaan dan
antusiasme anak
22 Menggunakan bahasa lisan dan
tulis dengan jelas, baik, dan
benar
23 Melakuan penilaian akkhir
sesuai dengan KD

24 Melakukan refleksi atau


membuat rangkuman dengan
melibatkan anak
Total Skor
N1

75
SARAN PERBAIKAN

Pertemuan Saran Perbaikan


Ke...

Semarang, .......................... 2018


DPM/GPM

.............................................
NIP/NPP

76
Keterangan:
 N1 (nilai pedagogik dan profesional)

Konversi:

Rentang Nilai
Skor Huruf

85 - 100 A
75 - 84 B+
70 - 74 B
65 - 69 C+
60 - 64 C
55-59 D+
50 - 54 D
0 - 49 E

77
ISNTRUMEN PENILAIAN KOMPETENSI KEPRIBADIAN
DAN SOSIAL MAHASISWA PG-PAUD

Nama : _______________________________
NPM : _______________________________

Petunjuk Pengisian:
1. Isilah format sesuai dengan pengamatan Bapak/Ibu/Saudara
selama mahasiswa PPL
2. Untuk setiap deskriptor berilah skor : (4) Sangat baik, (3) Baik, (2)
Kurang baik, (1) Sangat kurang
3. Jumlah skor tersebut ke bawah, untuk mendapatkan skor total

NO ASPEK YANG DIAMATI SKOR


1 Memiliki keberanian dan tenang pada saat praktik
mengajar
2 Memiliki rasa percaya diri
3 Berpenampilan rapi dan sopan
4 Berbicara, bersikap dan berperilaku baik terhadap
sesama praktikan dan peserta didik
5 Bertanggung jawab atas tugas-tugas yang
diberikan
6 Berperilaku jujur dan terbuka
7 Disiplin dan cermat dalam mengerjakan tugas
8 Bersemangat dalam menjalankan tugas
9 Ramah dan simpatik
10 Menjadi teladan/contoh bagi sesama praktikan
maupun bagi peserta didik
11 Mampu berkomunikasi secara lisan maupun
tertulis

78
12 Mampu menggunakan bahasa Indonesia dengan
benar
13 Mampu menggunakan teknologi komunikasi dan
informasi
14 Mampu menyesuaikan dengan kondisi peserta
didik
15 Mampu bekerjasama dengan sesama praktikan,
peserta didik, kepala sekolah, guru dan karyawan
16 Mampu membina hubungan baik dengan sesama
praktikan, peserta didik, guru, dan komponen
sekolah yang lain
17 Mengenali keunggulan dan kelemahan peserta
didik
18 Menghargai hak-hak peserta didik
19 Mendorong peserta didik untuk menghargai
peserta didik lain
20 Mendorong minat peserta didik untuk belajar
Sk0r Total
Saran:

Semarang, ..........................2018
Dosen/ Guru pamong

...............................................
NIP/NPP

79
N2 = Nilai Kompetensi Kepribadian dan sosial

Konversi:

Rentang Nilai
Skor Huruf
85 - 100 A
75 - 84 B+
70 - 74 B
65 - 69 C+
60 - 64 C
55-59 D+
50 - 54 D
0 - 49 E

80
Lampiran 9.

INSTRUMEN PENILAIAN KOMPETENSI MAHASISWA


MAGANG 3 PROGRAM STUDI PGSD

LEMBAGA PENGEMBANGAN PROFESI (LPP)


UNIVERSITAS PGRI SEMARANG
JUNI 2018

81
FORMAT PENILAIAN RENCANA PELAKSANAAN
PEMBELAJARAN (K-13)

Nama : _______________________________
NPM : _______________________________

Petunjuk Pengisian :
1. Isilah format sesuai dengan pengamatan Bapak/Ibu/Saudara selama
mahasiswa Magang 3
2. Untuk setiap aspek berilah skor : (4) sangat baik, (3) baik, (2) kurang
baik, (1) sangat kurang
3. Jumlah skor-skor tersebut ke bawah, untuk mendapatkan skor total

NO ASPEK YANG DINILAI SKOR RPP KE.. RPP


UJIAN
1 2 3 4 5
A. Identitas RPP
1 Terdapat: nama satuan
pendidikan, kelas/semester,
mata pelajaran, tema dan sub
tema, alokasi waktu
B. Komponen Utama RPP
2 Minimal memuat 8 komponen
utama dan lampiran
pendukung RPP:
a. KI
b. KD dan IPK
c. Tujuan Pembelajaran

82
d. Materi Pembelajaran
e. Metode Pembelajaran
f. Media Pembelajaran dan
Sumber Belajar
g. Langkah- langkah
Pembelajaran
h. Penilaian Hasil Belajar
i. Lampiran pendukung RPP
(materi pembelajaran,
instrumen penilaian, dll)
C. Kelengkapan Komponen RPP
Rumusan KI,KD, dan IPK
3 Mencakup KI 1, KI 2, KI 3, dan
KI 4 sesuai dengan
Permendikbud No 24 Tahun
2016
4  Kompetensi Dasar (KD)
dalam jaringan tema
/subtema mencakup sikap,
pengetahuan, dan
keterampilan (khusus PPKn)
 KD mata pelajaran lain
dalam jaringan tema
mencakup pengetahuan dan
keterampilan
5 Menjabarkan IPK berdasarkan
 KD dari KI 3, KD dari KI 4
(untuk mapel)

83
 KD dari KI 1, KD dari KI 2 ,
KD dari KI 3, KD dari KI 4
(khusus PPKn dan PABP)
6 IPK disusun menggunakan
kata kerja opresional yang
dapat diukur/dilakukan
penilaian sesuai
dengan karakteristik mata
pelajaran dalam tema /
subtema
7 IPK dari KD pengetahuan
menggambarkan;
 dimensi proses kognitif
 dimensi pengetahuan
meliputi faktual, konseptual,
prosedura, dan/atau
metakognitif
8 IPK dari KD keterampilan
memuat keterampilan abstrak
dan/atau ketrampilan konkret
D. Perumusan Tujuan Pembelajaran
9 Mencerminkan pencapaian
kompetensi sikap,
pengetahuan, dan
keterampilan
10 Memberikan gambaran proses
pembelajaran

84
11 Memberikan gambaran
pencapaian hasil pembelajaran
12 Dituangkan dalam bentuk
deskripsi, memuat kompetensi
yang hendak dicapai oleh
peserta didik
E. Pemilihan Materi Ajar
13 Ditulis dalam bentuk butir-
butir sesuai dengan cakupan
materi yang termuat pada IPK
atau KD pengetahuan
14 Memuat materi yang bersifat
faktual, konseptual,
prosedural, dan/atau
metakognitif
15 Cakupan materi sesuai dengan
alokasi waktu yang ditetapkan
16 Mengakomodasi muatan lokal
(dapat berupa keunggulan
lokal, kearifan lokal, kekinian
dll) yang sesuai dengan
cakupan materi pada KD
pengetahuan dalam suatau
jaringan tema/ sub tema
F. Pemilihan Media dan Sumber Belajar
17 Mendukung pencapaian
kompetensi dan pembelajaran
aktif dengan pendekatan

85
ilmiah
18 Kesesuaian dengan KD dalam
jaringan tema/ sub tema
pembelajaran
19 Sumber belajar yang
digunakan mencakup bahan
cetak,elektronik, alam dan
sumber belajar lainnya
20 Kesesuaian dengan
karakteristik peserta didik
21 Memanfaatan teknologi
pembelajaran sesuai dengan
konsep dan prinsip tekno-
pedagogis/Techno-
Pedagogical Content
Knowledge (TPACK)
G. Motode Pembelajaran
22 Menggunakan pendekatan
ilmiah dan/atau pendekatan
lain yang relevan dengan
karakteristik masing- masing
pemetaan KD dalam tema/
sub tema
23 Menerapkan pembelajaran
aktif yang bermuara pada
pengembangan HOTS
24 Menggambarkan
sintaks/tahapan yang jelas

86
(apabila menggunakan model
pembelajaran tertentu).
25 Sesuai dengan tujuan
pembelajaran
26 Menggambarkan proses
pencapaian kompetensi
H. Langkah Kegiatan Pembelajaran
27 Memuat kegiatan
pendahuluan, kegiatan inti,
dan kegiatan penutup
28 Kegiatan pendahuluan
memuat : pengkondisian
peserta didik, kegiatan
religius, apersepsi,
penyampaian tujuan
pembelajaran, kegiatan dan
penilaian yang akan dilakukan
29 Kegiatan Inti
a. Bentuk kegiatan
pembelajaran tematik
berupa pembelajaran aktif
(active learning) dengan
menggunakan berbagai
model dan/atau metode
pembelajaran dengan
pendekatan ilmiah
maupun pendekatan lain
yang relevan.

87
b. Sesuai dengan model
dan/atau metode
pembelajaran yang
digunakan
c. Menggambarkan tahapan
kegiatan yang runut dan
sistematik (dari LOTS
menuju HOTS)
d. Menggambarkan
kemampuan literasi.
e. Menggambarkan proses
pembelajaran tematik yang
menimbulkan interaksi
multi-arah, anta peserta
didik, interaksi peserta
didik dengan guru, dan
interaksi dengan
bahan/alat/lingkungan
belajar
f. Menggambarkan proses
pembelajaran yang
menyenangkan,
menantang dan
memotivasi peserta didik
g. Menggambarkan gradasi
pencapaian kompetensi
dalam pembelajaran
h. Mengembangkan karakter

88
i. Kegiatan pembelajarannya
mendidik dan dialogis
yang bermuara pada
berkembangnya karakter
dan Higher Order
Thinking Skills (HOTS)
atau Keterampilan Berpikir
Tingkat Tinggi (KeBiTT)
peserta didik.
j. Mengintegrasikan
keterampilan hidup abad
21 atau dikenal dengan
4C (critical thinking,
creativity,
collaboration,
communication) dalam
kegiatan pembelajaran
30 Kegiatan penutup memuat:
a. Rangkuman, kesimpulan,
refleksi, penilaian dan
tindak lanjut penilaian
b. Penyampaian pencapaian
KD dari KI 3 dan KD dari
KI 4 ,dan pencapaian
tujuan pembelajaran
I. Penilaian Hasil Belajar
31 Memuat rancangan penilaian
32 Memuat jenis/tehnik

89
penilaian, bentuk penilaian,
instrumen dan pedoman
penskoran
33 Memuat penilaian
pengetahuan yang mencakup
pemetaan KD dalam PB dalam
satu sub tema
34 Sesuai dengan kompetensi
(IPK dan atau KD) dalam
jaringan tema/sub tema
35 Sesuai materi pembelajaran
36 Memuat soal HOTS
37 Memuat penilaian
keterampilan dan sikap
38 Memuat penilaian proses
pembelajaran (jurnal harian)
Total Skor

90
SARAN PERBAIKAN

Pertemuan Saran Perbaikan


Ke...

Semarang, .......................... 2018


DPM/GPM

.............................................
NIP/NPP

91
INSTRUMEN PENILAIAN
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (K-13)

Nama : _______________________________
NPM : _______________________________

Petunjuk Pengisian :
1. Isilah format sesuai dengan pengamatan Bapak/Ibu/Saudara selama
mahasiswa Magang 3
2. Untuk setiap aspek berilah skor : (4) sangat baik, (3) baik, (2) kurang
baik, (1) sangat kurang
3. Jumlah skor-skor tersebut ke bawah, untuk mendapatkan skor total

NO ASPEK YANG DIAMATI SKOR PRAKTIK KE UJIAN


(N1) (N3)
1 2 3 4 5

A. PENDAHULUAN
APERSEPSI DAN PENDAHULUAN
1 Membangun sikap religius sesuai
dengan ajaran agama yang
dianutnya
2 Membangun motivasi peserta
didik untuk belajar
3 Memberikan apersepsi dengan
cara menghubungkan materi
pembelajaran dengan pengalaman
peserta didik
4 Mendemonstrasikan sesuatu yang
terkait dengan tema

5. Menyampaikan subtema yang


akan dipelajari, langkah-langkah

92
kegiatan pembelajaran dan
kompetensi yang akan dinilai
B. Kegiatan Inti
Penguasaan Materi Pembelajaran
6 Kemampuan menyesuaikan
materi pembelajaran dengan
tujuan pembelajaran dan sub
tema/ tema
7 Kemampuan mengkaitkan materi
pembelajaran dengan
pengetahuan lain yang relevan
dengan
kehidupan sehari-hari.
8 Menyajikan pembahasan materi
pembelajaran dengan tepat dan
lengkap sesuai dengan
konsep yang benar
9 Kemampuan mengkaitkan materi
pembelajaran sesuai dengan pema-
taan KD dalam sub tema/tema
10 Menyajikan materi secara
sistematis (dari materi mudah ke
yang sulit, dari materi sederhana
ke yang kompleks, dari materi
konkrit ke abstrak atau
sebaliknya) sesuai dengan
kompetensi yang akan dicapai
peserta didik
Implementasi Pembelajaran
11 Melaksanakan pembelajaran
mengikuti kerangka RPP tematik .
12 Pembelajaran yang dilaksanakan

93
bersifat interaktif yang
mendorong munculnya interaksi
multi-arah, yaitu antarpeserta
didik, peserta didik dengan guru,
dan peserta didik dengan sumber
belajar, serta peserta didik dengan
lingkungan belajar sehingga
memiliki kemampuan
komunikatif dan kerjasama yang
baik
13 Pembelajaran yang dilaksanakan
bersifat inspiratif dan multifaset
(variasi proses berpikir C1-C6)
untuk memunculkan kebiasaan
positif peserta didik yaitu
terbangunnya Karakter dan
berkembangnya Higher Order
Thinking Skills (HOTs) atau
Keterampilan Berpikir Tingkat
Tinggi (KeBiTT) peserta didik.
13 Pembelajaran yang dilaksanakan
menarik, menyenangkan, dan
membelajarkan lebih lanjut
14 Pembelajaran yang dilaksanakan
menantang sehingga memun-
culkan kemampuan berpikir kritis
15 Pembelajaran yang dilaksanakan
memotivasi peserta didik untuk
berpartisipasi aktif dan bermakna
(meaningfull)
16 Pembelajaran yang dilaksanakan
memberikan ruang yang cukup

94
bagi prakarsa sesuai dengan
bakat, minat, dan perkembangan
fisik serta psikologis peserta didik.
17 Pembelajaran yang dilaksanakan
menumbuhkan kreativitas sesuai
dengan bakat, minat, dan
perkembangan fisik serta
psikologis peserta didik
18 Pembelajaran yang dilaksanakan
menumbuhkan kemandirian
berpikir dan bertindak sesuai
dengan bakat, minat, dan
perkembangan fisik serta
psikologis peserta didik.
19 Pembelajaran yang dilaksanakan
menumbuhkan dan memperkuat
budaya literasi
20 Guru menerapkan teknik bertanya
dengan tidak memunculkan
jawaban serempak (chorus
answer) dari peserta didik
21 Guru memberikan pertanyaan
kepada peserta didik dengan
pertanyaan pelacak (probing
question) untuk mendorong
kemampuan bernalar (berpikir
kritis, logis dan sistematis)
22 Guru mendorong peserta didik
untuk mengembangkan
keterampilan bertanya untuk
membangun kebiasaan mencari
tahu (inquisiveness)

95
23 Mengakomodasi perkembangan
teknologi pembelajaran sesuai
dengan konsep dan prinsip
Techno Pedagogical Content
Knowledge (TPACK)
24 Menunjukkan keterampilan dalam
menggunakan media
pembelajaran tematik
25 Menunjukkan keterampilan dalam
penggunaan sumber belajar
26 Melibatkan peserta didik dalam
pemanfaatan media pembelajaran
27 Melibatkan peserta didik dalam
pemanfaatan sumber belajar
28 Media dan sumber belajar yang
digunakan mampu menghasilkan
pesan yang menarik dan
mengesankan
Interaksi dengan peserta didik
29 Guru menumbuhkan partisipasi
aktif peserta didik melalui
interaksi antarpeserta didik,
peserta didik dengan guru, peserta
didik dengan media dan sumber
belajar
30 Guru memberikan respon positif
terhadap partisipasi peserta didik
31 Guru menunjukkan sikap terbuka
terhadap respons peserta didik
32 Guru menunjukkan hubungan
pribadi yang kondusif dan
konstruktif

96
33 Menumbuhkan keceriaan dan
antusiasme peserta didik dalam
pembelajaran
Penerapan Pembelajaran Tematik Terpadu
34 Menyajikan pembelajaran sesuai
tema dan subtema
35 Menyajikan pembelajaran mema-
dukan berbagai mata pelajaran
dalam satu PBM sesuai pemetaan
KD dalam tema dan subtema
 meliputi PKn, Bahasa
Indonesia, Matematika, SBDP
dan PJOK (untuk kelas awal)
 meliputi PKn, Bahasa Indo-
nesia, IPA, IPS, SBDP dan PJOK
37 Menyajikan pembelajaran tematik
dan terintegrasi pendidikan
karakter
38 Menyajikan pembelajaran yang
bernuansa aktif dan
menyenangkan
39 Menggunakan bahasa Indonesia
yang baik, benar, dan kontekstual
40 Menggunakan pilihan kata yang
mudah dipahami oleh peserta
didik
C. Kegiatan Penutup
41 Membuat rangkuman dan/atau
kesimpulan dengan melibatkan
peserta didik
42 Melaksanakan penilaian pem-
belajaran (secara lisan/tertulis)

97
43 Mengumpulkan hasil kerja peserta
didik sebagai bahan portofolio
44 Memberikan tindak lanjut hasil
penilaian (remediasi/pengayaan)
45 Melakukan refleksi pembelajaran
(kebermaknaan pembelajaran
untuk perkembangan pribadi
peserta didik)
Jumlah Skor
N1
N3

SARAN PERBAIKAN

Pertemuan Saran Perbaikan


Ke...

98
Semarang, ..................2018
DPM/GPM

......................................
NIP/NPP

Keterangan:

Konversi
Rentang Skor Nilai Huruf
85 - 100 A
75 - 84 B+
70 - 74 B
65 - 69 C+
60 - 64 C
55-59 D+
50 - 54 D
0 - 49 E

99
ALAT PENILAIAN KOMPETENSI GURU (APKG)
KOMPETENSI KEPRIBADIAN DAN SOSIAL

Nama : _______________________________
NPM : _______________________________

Petunjuk Pengisian:
1. Isilah format sesuai dengan pengamatan Bapak/Ibu/Saudara
selama mahasiswa PPL
2. Untuk setiap deskriptor berilah skor : (4) Sangat baik, (3) Baik, (2)
Kurang baik, (1) Sangat kurang
3. Jumlah skor tersebut ke bawah, untuk mendapatkan skor total

NO ASPEK YANG DIAMATI SKOR


1 Memiliki keberanian dan tenang pada saat
praktik mengajar
2 Memiliki rasa percaya diri
3 Berpenampilan rapi dan sopan
4 Berbicara, bersikap dan berperilaku baik
terhadap sesama praktikan dan peserta didik
5 Bertanggung jawab atas tugas-tugas yang
diberikan
6 Berperilaku jujur dan terbuka
7 Disiplin dan cermat dalam mengerjakan tugas
8 Bersemangat dalam menjalankan tugas
9 Ramah dan simpatik
10 Menjadi teladan/contoh bagi sesama praktikan
maupun bagi peserta didik
11 Mampu berkomunikasi secara lisan maupun
tertulis

100
12 Mampu menggunakan bahasa Indonesia dengan
benar
13 Mampu menggunakan teknologi komunikasi dan
informasi
14 Mampu menyesuaikan dengan kondisi peserta
didik
15 Mampu bekerjasama dengan sesama praktikan,
peserta didik, kepala sekolah, guru dan karyawan
16 Mampu membina hubungan baik dengan sesama
praktikan, peserta didik, guru, dan komponen
sekolah yang lain
17 Mengenali keunggulan dan kelemahan peserta
didik
18 Menghargai hak-hak peserta didik
19 Mendorong peserta didik untuk menghargai
peserta didik lain
20 Mendorong minat peserta didik untuk belajar
Sk0r Total
Saran:

Semarang, ..........................2018
Dosen/ Guru pamong

. ..............................................
NIP/NPP

101
N2 = Nilai Kompetensi Kepribadian dan sosial

Konversi:

Rentang Skor Nilai Huruf


85 - 100 A
75 - 84 B+
70 - 74 B
65 - 69 C+
60 - 64 C
55-59 D+
50 - 54 D
0 - 49 E

102
Lampiran 10

ISNTRUMEN PENILAIAN KOMPETENSI MAHASISWA


MAGANG 3 PROGRAM STUDI MAPEL

LEMBAGA PENGEMBANGAN PROFESI (LPP)


UNIVERSITAS PGRI SEMARANG
JUNI 2018

103
FORMAT PENILAIAN
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (K-13)

Nama : _______________________________
NPM : _______________________________

Petunjuk Pengisian :
1. Isilah format sesuai dengan pengamatan Bapak/Ibu/Saudara selama
mahasiswa Magang 3
2. Untuk setiap aspek berilah skor : (4) sangat baik, (3) baik, (2) kurang
baik, (1) sangat kurang
3. Jumlah skor-skor tersebut ke bawah, untuk mendapatkan skor total

NO ASPEK YANG DINILAI SKOR RPP KE... RPP


1 2 3 4 5 UJIAN
A. Identitas RPP
1 Terdapat: nama satuan
pendidikan, kelas/semester,
mata pelajaran, materi pokok,
alokasi waktu
B. Komponen Utama RPP
2 Minimal memuat 8 komponen
utama dan lampiran pendukung
RPP:
a. KI
b. KD dan IPK
c. Tujuan Pembelajaran
d. Materi Pembelajaran

104
e. Metode Pembelajaran
f. Media Pembelajaran dan
Sumber Belajar
g. Langkah- langkah
Pembelajaran
h. Penilaian Hasil Belajar
i. Lampiran pendukung RPP
(materi pembelajaran,
instrumen penilaian, dll)
Kelengkapan Komponen RPP
Rumusan KI,KD, dan IPK
3 Mencakup KI 1, KI 2, KI 3, dan
KI 4 sesuai dengan
Permendikbud No 24
Tahun 2016
4 Kompetensi Dasar (KD)
mencakup sikap, pengetahuan,
dan keterampilan
(khusus PPKn dan PABP)
sedangkan
mata pelajaran lain mencakup
pengetahuan dan keterampilan
5 Menjabarkan IPK berdasarkan
 KD dari KI 3, KD dari KI 4
(untuk mapel)
 KD dari KI 1, KD dari KI 2 ,
KD dari KI 3, KD dari KI 4
(khusus PPKn dan PABP)

105
6 IPK disusun menggunakan kata
kerja opresional yang dapat
diukur/dilakukan penilaian
sesuai dengan karakteristik mata
pelajaran.
7 IPK dari KD pengetahuan
menggambarkan;
 dimensi proses kognitif
 dimensi pengetahuan meliputi
faktual,konseptual,prosedural,
dan/atau metakognitif
8 IPK dari KD keterampilan
memuat keterampilan abstrak
dan/atau ketrampilan konkret
C. Perumusan Tujuan Pembelajaran
9 Mencerminkan pencapaian
kompetensi sikap, pengetahuan,
dan keterampilan
10 Memberikan gambaran proses
pembelajaran
11 Memberikan gambaran
pencapaian hasil pembelajaran
12 Dituangkan dalam bentuk
deskripsi, memuat kompetensi
yang hendak
dicapai oleh peserta didik
D. Pemilihan Materi Ajar
13 Ditulis dalam bentuk butir-butir

106
sesuai dengan cakupan materi
yang termuat pada IPK atau KD
pengetahuan
14 Memuat materi yang bersifat
faktual, konseptual, prosedural,
dan/atau metakognitif
15 Cakupan materi sesuai dengan
alokasi waktu yang ditetapkan
16 Mengakomodasi muatan lokal
(dapat berupa keunggulan lokal,
kearifan lokal, kekinian dll)
yang sesuai dengan cakupan
materi pada KD pengetahuan
E. Pemilihan Media dan Sumber Belajar
17 Mendukung pencapaian
kompetensi dan pembelajaran
aktif dengan pendekatan ilmiah
18 Sumber belajar yang digunakan
mencakup bahan cetak,
elektronik, alam dan sumber
belajar lainnya
19 Kesesuaian dengan karakteristik
peserta didik
20 Memanfaatan teknologi
pembelajaran sesuai dengan
konsep dan prinsip tekno-
pedagogis/Techno-Pedagogical
Content Knowledge (TPACK)

107
F. Motode Pembelajaran
21 Menggunakan pendekatan
ilmiah dan/atau pendekatan lain
yang relevan dengan
karakteristik masing- masing
mata pelajaran.
22 Menerapkan pembelajaran aktif
yang bermuara pada
pengembangan HOTS
23 Menggambarkan sintaks/
tahapan yang jelas (apabila
menggunakan model
pembelajaran tertentu).
24 Sesuai dengan tujuan
pembelajaran
25 Menggambarkan proses
pencapaian kompetensi
G. Langkah Kegiatan Pembelajaran
26 Memuat kegiatan pendahuluan,
kegiatan inti, dan kegiatan
penutup
27 Kegiatan pendahuluan memuat :
pengkondisian peserta didik,
kegiatan religius, apersepsi,
penyampaian tujuan
pembelajaran, kegiatan dan
penilaian yang akan dilakukan

108
28 Kegiatan Inti
a. Bentuk kegiatan
pembelajarannya berupa
pembelajaran aktif (active
learning) dengan
menggunakan berbagai model
dan/atau metode
pembelajaran dengan
pendekatan ilmiah maupun
pendekatan lain yang relevan.
b. Sesuai dengan model
dan/atau metode
pembelajaran yang digunakan
c. Menggambarkan tahapan
kegiatan yang runut dan
sistematik (dari LOTS menuju
HOTS)
d. Menggambarkan kemampuan
literasi.
e. Menggambarkan proses
pembelajaran yang
menimbulkan interaksi multi-
arah, anta peserta didik,
interaksi peserta didik dengan
guru, dan interaksi dengan
bahan/alat/lingkungan
belajar

109
f. Menggambarkan proses
pembelajaran yang
menyenangkan, menantang
dan memotivasi peserta didik
g. Menggambarkan gradasi
pencapaian kompetensi
dalam pembelajaran
h. Mengembangkan karakter
i. Kegiatan pembelajarannya
mendidik dan dialogis yang
bermuara pada karakter dan
Higher Order Thinking Skills
(HOTS) atau Keterampilan
Berpikir Tingkat Tinggi
(KeBiTT) peserta didik.
j. Mengintegrasikan
keterampilan abad 21 atau
dikenal dengan 4C (critical
thinking, creativity,
collaboration,
communication) dalam
kegiatan pembelajaran
29 Kegiatan penutup memuat:
a. Rangkuman, kesimpulan,
refleksi, penilaian dan tindak
lanjut penilaian
b. Penyampaian pencapaian KD
dari KI 3 dan KD dari KI 4 ,

110
dan pencapaian tujuan
pembelajaran
I. Penilaian Hasil Belajar
30 Memuat rancangan penilaian
31 Memuat jenis/tehnik penilaian,
bentuk penilaian, instrumen dan
pedoman penskoran
32 Mencakup penilaian
pengetahuan, keterampilan, dan
sikap khusus pada mata
pelajaran PPKN dan PABP
33 Memuat penilaian proses
pembelajaran (jurnal harian)
34 Sesuai dengan kompetensi
(IPK dan atau KD)
35 Sesuai materi pembelajaran
36 Memuat soal HOTS dan soal-
soal keterampilan khusus mata
pelajaran (misalnya Agama, Seni
Budaya, Bahasa, dll)
Total Skor

111
SARAN PERBAIKAN
Pertemuan Saran Perbaikan
Ke...

Semarang, .......................... 2018


DPM/GPM

.............................................
NIP/NPP

112
INSTRUMEN PENILAIAN
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (K-13)

Nama : _______________________________
NPM : _______________________________

Petunjuk Pengisian :
1. Isilah format sesuai dengan pengamatan Bapak/Ibu/Saudara selama
mahasiswa Magang 3
2. Untuk setiap aspek berilah skor : (4) sangat baik, (3) baik, (2) kurang
baik, (1) sangat kurang
3. Jumlah skor-skor tersebut ke bawah, untuk mendapatkan skor total

NO ASPEK YANG DIAMATI SKOR PRAKTIK UJIAN


(N1) (N3)

1 2 3 4 5

A. PENDAHULUAN
APERSEPSI DAN PENDAHULUAN
1 Membangun sikap religius
sesuai dengan ajaran agama
yang dianutnya
2 Membangun motivasi peserta
didik untuk belajar
3 Memberikan apersepsi dengan
cara menghubungkan materi
pembelajaran dengan

113
pengalaman peserta didik
4. Menyampaikan langkah-
langkah kegiatan
pembelajaran dan kompetensi
yang akan dinilai
B. Kegiatan Inti
Penguasaan Materi Pembelajaran
5 Kemampuan menyesuaikan
materi pembelajaran dengan
tujuan pembelajaran
6 Kemampuan mengkaitkan
materi pembelajaran dengan
pengetahuan lain yang relevan
dengan
kehidupan sehari-hari.
7 Menyajikan pembahasan
materi pembelajaran dengan
tepat dan lengkap sesuai
dengan
konsep yang benar.
8 Menyajikan materi secara
sistematis (dari materi mudah
ke yang sulit, dari materi
sederhana ke yang kompleks,
dari materi konkrit ke abstrak
atau sebaliknya) sesuai
dengan kompetensi yang akan
dicapai peserta didik

114
Implementasi Pembelajaran
9 Melaksanakan pembelajaran
mengikuti kerangka RPP.
10 Pembelajaran yang
dilaksanakan bersifat
interaktif yang mendorong
munculnya interaksi multi-
arah, yaitu antarpeserta didik,
peserta didik dengan guru, dan
peserta didik dengan sumber
belajar, serta peserta didik
dengan lingkungan belajar
sehingga memiliki
kemampuan komunikatif dan
kerjasama yang baik
11 Pembelajaran yang
dilaksanakan bersifat inspiratif
dan multifaset (variasi proses
berpikir C1-C6) untuk
memunculkan kebiasaan
positif peserta didik yaitu
terbangunnyakarakter dan
berkembangnya Higher Order
Thinking Skills (HOTs) atau
Keterampilan
Berpikir Tingkat Tinggi
(KeBiTT) peserta didik.

115
12 Pembelajaran yang
dilaksanakan menarik,
menyenangkan, dan
membelajarkan lebih lanjut
13 Pembelajaran yang
dilaksanakan menantang
sehingga memunculkan
kemampuan berpikir kritis
14 Pembelajaran yang
dilaksanakan memotivasi
peserta didik untuk
berpartisipasi aktif dan
bermakna (meaningfull)
15 Pembelajaran yang
dilaksanakan memberikan
ruang yang cukup bagi
prakarsa sesuai dengan
bakat, minat, dan
perkembangan fisik serta
psikologis peserta didik.
16 Pembelajaran yang
dilaksanakan
menumbuhkan kreativitas
sesuai dengan bakat, minat,
dan perkembangan fisik serta
psikologis peserta didik
17 Pembelajaran yang
dilaksanakan menumbuhkan

116
kemandirian berpikir dan
bertindak sesuai dengan bakat,
minat, dan perkembangan
fisik serta psikologis peserta
didik.
18 Pembelajaran yang
dilaksanakan menumbuhkan
dan memperkuat budaya
literasi
19 Guru menerapkan teknik
bertanya dengan
tidak memunculkan jawaban
serempak (chorus answer)
dari peserta didik
20 Guru memberikan pertanyaan
kepada peserta didik dengan
pertanyaan pelacak (probing
question)
untuk mendorong kemampuan
bernalar (berpikir kritis, logis
dan sistematis)
21 Guru mendorong peserta didik
untuk mengembangkan
keterampilan bertanya untuk
membangun kebiasaan
mencari tahu
(inquisiveness)

117
Pemanfaatan Media dan Sumber Belajar
22 Mengakomodasi
perkembangan teknologi
pembelajaran sesuai dengan
konsep dan prinsip Techno-
Pedagogical Content
Knowledge (TPACK)
23 Menunjukkan keterampilan
dalam menggunakan media
pembelajaran
24 Menunjukkan keterampilan
dalam penggunaan sumber
belajar
25 Melibatkan peserta didik
dalam pemanfaatan media
pembelajaran
26 Melibatkan peserta didik
dalam pemanfaatan sumber
belajar
27 Media dan sumber belajar
yang digunakan mampu
menghasilkan pesan yang
menarik dan mengesankan
Interaksi dengan peserta didik
28 Guru menumbuhkan
partisipasi aktif peserta didik
melalui interaksi antarpeserta
didik, peserta didik dengan

118
guru, peserta didik dengan
media dan sumber belajar
29 Guru memberikan respon
positif terhadap partisipasi
peserta didik
30 Guru menunjukkan sikap
terbuka terhadap respons
peserta didik
31 Guru menunjukkan hubungan
pribadi yang kondusif dan
konstruktif
32 Menumbuhkan keceriaan dan
antusiasme peserta didik
dalam pembelajaran
Penggunaan Bahasa yang Benar dan Tepat dalam pembelajaran
33 Menggunakan bahasa
Indonesia yang baik, benar,
dan kontekstual
34 Menggunakan pilihan kata
yang mudah dipahami oleh
peserta didik
C. Kegiatan Penutup
35 Membuat rangkuman
dan/atau kesimpulan dengan
melibatkan peserta didik
36 Melaksanakan penilaian
pembelajaran (secara
lisan/tertulis)

119
37 Mengumpulkan hasil kerja
peserta didik sebagai bahan
portofolio
38 Memberikan tindak lanjut
hasil penilaian
(remediasi/pengayaan)

39 Melakukan refleksi
pembelajaran (kebermaknaan
pembelajaran untuk
perkembangan pribadi peserta
didik)
Jumlah Skor
N1
N3

SARAN PERBAIKAN

Pertemuan Saran Perbaikan


Ke...

120
Semarang, ..................2018
DPM/GPM

......................................
NIP/NPP

Keterangan:

Konversi
Rentang Skor Nilai Huruf
85 - 100 A
75 - 84 B+
70 - 74 B
65 - 69 C+
60 - 64 C
55-59 D+
50 - 54 D
0 - 49 E

121
ALAT PENILAIAN KOMPETENSI GURU (APKG)
KOMPETENSI KEPRIBADIAN DAN SOSIAL

Nama : _______________________________
NPM : _______________________________

Petunjuk Pengisian:
1. Isilah format sesuai dengan pengamatan Bapak/Ibu/Saudara
selama mahasiswa PPL
2. Untuk setiap deskriptor berilah skor : (4) Sangat baik, (3) Baik, (2)
Kurang baik, (1) Sangat kurang
3. Jumlah skor tersebut ke bawah, untuk mendapatkan skor total

NO ASPEK YANG DIAMATI SKOR


1 Memiliki keberanian dan tenang pada saat
praktik mengajar
2 Memiliki rasa percaya diri
3 Berpenampilan rapi dan sopan
4 Berbicara, bersikap dan berperilaku baik
terhadap sesama praktikan dan peserta didik
5 Bertanggung jawab atas tugas-tugas yang
diberikan
6 Berperilaku jujur dan terbuka
7 Disiplin dan cermat dalam mengerjakan tugas
8 Bersemangat dalam menjalankan tugas
9 Ramah dan simpatik
10 Menjadi teladan/contoh bagi sesama praktikan
maupun bagi peserta didik

122
11 Mampu berkomunikasi secara lisan maupun
tertulis
12 Mampu menggunakan bahasa Indonesia dengan
benar
13 Mampu menggunakan teknologi komunikasi dan
informasi
14 Mampu menyesuaikan dengan kondisi peserta
didik
15 Mampu bekerjasama dengan sesama praktikan,
peserta didik, kepala sekolah, guru dan karyawan
16 Mampu membina hubungan baik dengan sesama
praktikan, peserta didik, guru, dan komponen
sekolah yang lain
17 Mengenali keunggulan dan kelemahan peserta
didik
18 Menghargai hak-hak peserta didik
19 Mendorong peserta didik untuk menghargai
peserta didik lain
20 Mendorong minat peserta didik untuk belajar
Sk0r Total
Saran:

Semarang, ..........................2018
Dosen/ Guru pamong

. ..............................................
NIP/NPP

123
N2 = Nilai Kompetensi Kepribadian dan sosial

Konversi:

Rentang Skor Nilai Huruf


85 - 100 A
75 - 84 B+
70 - 74 B
65 - 69 C+
60 - 64 C
55-59 D+
50 - 54 D
0 - 49 E

124
125