Anda di halaman 1dari 7

SATUAN ACARA PENYULUHAN

AKSES VASKULER

I. Pokok Bahasan
Akses vaskuler

II. Sub Pokok Bahasan


1. Memahami pengertian dari akses vaskuler
2. Memahami alasan kenapa perlu dipasang akses vaskuler
3. Memahami jenis akses vaskuler yang permanaen dan temporer
4. Memahami perawatan mandiri akses vaskuler

III. Peserta Didik


1. Pasien diruang unit hemodialisa
2. Keluarga pasien unit hemodialisa

IV. Hari dan Tanggal


Hari,tanggal : Kamis, 20 November 2014

V. Waktu
10:00- 10:45 WIB

VI. Tempat
Ruangan Hemodialisa

VII.Tujuan Intuksional
Mampu memahami akses vaskuler pada hemodialisa

VIII.Tujuan Intruksional Khusus


1. Pasien dan Keluarga dapat memahami pengertian dari akses vaskuler
2. Pasien dan Keluarga dapat memahami alasan kenapa perlu dipasang akses
vaskuler
3. Pasien dan Keluarga dapat memahami jenis akses vaskuler yang
permanaen dan temporer
4. Pasien dan Keluarga dapat memahami perawatan mandiri akses vaskuler.

IX. Kegiatan Belajar Mengajar


1. Materi
a. Penjelasan dari pengertian dari akses vaskuler
b. Penjelasan dari alasan dipasang akses vaskuler
c. Penjelasan jenis akses permanaen dan temporer
d. Penjelasan perawatan mandiri akses vaskuler.
2. Penjelasan Metode
Ceramah
Diskusi
3. Media
Laptop, Infocus
Leaflet
4. Bagan kegiatan belajar mengajar

Waktu Kegiatan Uraian Kegiatan Proses Sasaran


5 Menit Pembukaan Memberikan salam
pembukaan
Memperkenalkan
diri
Menyampaikan
tujuan penyuluhan
15 Menit Pembahasan 1.Menjelaskan
Materi pengertian dari
akses vaskuler
2.Menjelaskan
alasan dipasang
akses vaskuler
3.Menjelaskan
jenis akses
permanaen dan
temporer
4. Menjelaskan
perawatan akses
untuk dirumah.
20 Menit Evaluasi Tanya Jawab
5 Menit Penutupan Menyimpulkan
Salam

X. Evaluasi
1. Penyaji materi menanyakan kembali pengertian dari akses vaskuler
2. Penyaji materi menanyakan kembali alasan dipasang akses vaskuler
3. Penyaji materi menanyakan kembali jenis akses permanen dan temporer
4. Penyaji materi menanykan kembali perawatan akses untuk dirumah.

XI. Referensi
1. http://nefrologyners.wordpress.com/2010/12/31/hemodialisa-akses/
2. http://patrianefdarwis.blogspot.com/2014/08/akses-vaskular-untuk-
hemodialisa.html
3. Materi pembelajaran akses vaskuler

XII.Lampiran Materi
1. Pengertian dari Akses Vaskuler
Akses Vaskuler adalah istilah yang berasal dari bahasa inggris yang
berarti jalan untuk memudahkan mengeluarkan darah dari pembuluhnya
untuk keperluan tertentu, dalam kasus gagal ginjal terminal adalah untuk
proses hemodilisis.
Akses vaskular untuk hemodialisa adalah jalur untuk mempertahankan
kehidupan pada penderita End Stage Renal Disease (ESRD) / gagal ginjal
kronik ,karena penderita gagal ginjal memerlukan Hemodialisa yang dalam
pengertian awam kita kenal sebagai cuci darah terus menerus. Kecuali jika
penderita menjalani transplantasi ginjal.

2 .Alasan dipasangkan Akses Vaskuler


Pemasangan Vaskular diharapkan dapat memudahkan dokter dan
perawat untuk melakukan akses atau penusukan sehingga lebih mudah dan
mengurangi resiko dari penusukan yang dilakukan pada tempat lain seperti
areafemoral.
3. Jenis Akses Permanen dan Temporer serta perawatannya di rumah.
a. Akses Temporer/ Sementara.
Kateter vena yang sering disebut sebagai “kateter dual lumen” atau
“CDL” adalah suatu saluran yang dimasukan kedalam yang dimasukan
ke dalam suatu vena sentral didaerah leher, dada atau lipat paha, dapat
segera digunakan setelah dilakukan pemasangan. Akses ini hanya
digunakan untuk penggunaan jangka pendek(tidak lebih dari 3 minggu)
sebelum seorang spesialis bedah vaskuler membuat AV Fistula sebagai
akses jangka lama. Akses ini sangat tidak ideal bila digunakan dalam
jangka waktu lama karena dapat menimbulkan berbagai macam
komplikasi seperti bekuan darah yang menyumbat akses, infeksi dan
jangka lama vena tempat pemasangan kateter akan mengalami
penyempitan sehingga tidak dapat digunakan lagi untuk akses
hemodialisa.
Penggunaan yang lebih dari 3 minggu memerlukan pemasangan
akses vaskular yang ditanam dibawah kulit atau dikenal sebagai
“Tunneled”. Penderita gagal ginjal yang memerlukan hemodialisa segera
seharusnya dipasang yang ditanam/tunneled karena untuk pematangan
AV Fistula memerlukan waktu 2 sampai 3 bulan. Keuntungan kateter ini
dapat segera digunakan. Kerugiannya adalah resiko bakteremia dan
infeksi yang menjalar karena pemakaian kateter dan kecepatan aliran
darah yang rendah secara persisten yang menyebabkan hemodialisis
tidak adequat.
“Kateter Femoralis” adalah pemasangan kanul kateter pada secara
perkutaneous pada vena femoralis. Pemasangan kateter femoralis lebih
mudah daripada pemasangan CDL atau Tunneled dan umumnya
memberikan akses lebih cepat pada sirkulasi. Indikasi pemasangan akses
ini adalah pada pasien dimana akses vaskular lainnya mengalami
sumbatan karena bekuan darah atau stenosis pada vena tetapi
memerlukan HD segera. Kontraindikasi pemasangan kateter femoral
adalah pada pasien yang mengalami thrombosis femoral sehingga dapat
menimbulkan resiko emboli. Kompilkasi yang umumnya terjadi adalah
hematoma, emboli, perdarahan dan infeksi. Pemakaian kateter femoral
ini sebaikya tidak lebih dari 7 hari.
Berikut beberapa tips umum tentang perawatan di rumah dan hal-
hal yang perlu diperhatikan, yaitu:
 Gunakan baju yang bersih dan kering
 Usahakan balutan verban/kassa penutup selang tetap kering
dan bersih.
 Pastikan area akses sudah di bersihkan oleh tim perawat
setiap kali pasien melakukan hemodialisis.
 Hindarkan untuk menggaruk apalagi membuka
verban/kassa.
 Simpanlah sebuh “KIT” atau perlengkapan ganti verban
darurat di rumah, jika selang tercabut segera lakukan
penekanan pada area pemasangan dengan menggunakan
verban/kassa (sampai perdarahan berhenti) dan segera
datangi ke rumah sakit terdekat.
b. Akses Permanen/ Jangka lama.
AV Fistula, pertama-tama di perkenalkan oleh Cimino dan Brescia
pada tahu 1961. AV Fistula adalah suatu hubungan antara arteri dan vena
yang dibuat oleh seorang ahli bedah vaskular. Hubungan ini yang
normalnya tidak ada harus dibuat untuk memungkinkan seorang
penderita gagal ginjal dicuci darahnya. Adanya hubungan antara arteri
dan vena mengakibatkan vena mendapat pressure sehingga vena akan
membesar dan menebal sehingga menjadi kuat dan memungkinkan
untuk dipakai sebagai akses hemodialisa. AV fistula ini biasanya dibuat di
pergelangan tangan dan daerah siku.
AV fistula memerlukan waktu sekitar 2 sampai 3 bulan untuk
menjadi matur/matang sehingga dapat digunakan. Jika AV fistula gagal
matang maka diperlukan pembuatan akses baru pada lokasi yang
berbeda. Beberapa keuntungan pemakaian AV Fistula, antara lain: Dapat
digunakan untuk waktu beberapa tahun, kecil kemungkinan terjadi
infeksi, aliran darahnya tinggi.
AV Graft adalah suatu pembuluh darah buatan yang digunakan
untuk menggantikan pembuluh darah yang rusak. Alat ini hanya
memerlukan waktu untuk matur/matang sekitar 2 sampai 3 minggu
sebelum dapat digunakan. Pada AV Graft ini lebih mudah terjadi
trombosis dan infeksi lebih tinggi dari pada AV Fistula.
Berikut beberapa tips umum tentang perawatan kedua akses sehari-
hari, antara lain:
 Cucilah dengan sabun antibakteri setiap hari dan sebelum
dialisis.
 Periksa adanya kemerahan, nyeri dan jerawat atau bisul di
area akses lalu laporkan kepada tim perawat bila ada.
 Periksa area akses setiap hari terhadap ada atau tidaknya
desiran. Jika anda tidak merasakan ini atau ada perubahan
kekuatan segera hubungi dokter atau pusat dialisis anda.
 Jangan memakai pakaian ketat atau perhiasan dilengan
akses.
 Hindari membawa benda/ barang berat dengan
menggunakan tangan yang terpasang akses.
 Jangan tidur/ menindih lengan yang terpasang akses.
 Ingatkan petugas kesehatan untuk tidak melakukan
pengukuran tekanan darah dan pengambilan sample darah di
tangan yang terpasang akses.