Anda di halaman 1dari 3

Notulensi 29 Juni 2018

Penyakit Kolera

Kolera ini adalah penyakit diare akut yang disebabkan oleh Vibro cholerae.

Bakteri seperti ini

Bakteri ini berupa gram negatif (-), punya bentuk batang yang pendek agak bengkok. Bakteri ini
bersifat aerob. Jadi butuh oksigen untuk hidup dan punya 1 flanel di ujungnya

Ada 2 jenis bakterinya yaitu Vibro cholerae klasik dan Vibro cholerae el tor

Ada 2 variasi juga yaitu inaba dan Ogawa

Penularan penyakit ini melalui air dan makanan yang tercemar bakteri ini dan termakan manusia,
jadi secara oral. Bakteri ini berkembang biak di usus halus dan mengeluarkan eksotoksin. Eksotoksin
kan ada di usus halus terus menyebabkan ekskresi air dan elektrolit. Kan jadi banyak air dan
elektrolit yg keluar. Seharusnya kan bisa diabsorbsi sama kolon. Tapi jumlah air sama elektrolitnya
terlalu banyak yang keluar jadi keluar jadi tinja cair. Jadi kalau tinja nya diperiksa itu isotonis dengan
plasma. Tp bikarbonat dan kalium lebih tinggi daripada plasma

Efek nya pada tubuh dehidrasi, hipovolemia , asidosis dan hipokalemia

Nggak ada kelainan morfologis di mukosa usus halus

Masa inkubasi bakteri ini 12 jam sampai 6 hari

Gejalanya diare cair, disertai muntah

Tanda dehidrasi bisa kelihatan juga misalnya turtle berkurang, kulit jari mengkerut, mata dan pipi
cekung, mulut dan lidah kering, haus, suara serak. Kejang otot perut dan dinding perut juga bisa

Tanda lain bisa tekanan darah turun, nadi cepat lemah, pernafasan cepat, penderita gelisah, keringat
dingin, sianosis, oliguri sampai anuri. Diare nya bisa berhenti sendiri setelah beberapa hari
Pemeriksaan yg dilakukan

1. Biakan tinja. Ditemukan bakteri V. Cholerae


2. Berat jenis plasma darah meningkat
3. Kreatinin serum, nitrogen urin darah meningkat

Diagnosis bandingnya

1. E. Coli
2. Salmonella
3. Shigella dysentriae
4. Enterovirus

Tata laksananya

1. MRS karena muntah dan diare


2. Ganti air dan elektrolit IV
3. Oralit
4. Kalau ringan sedang 750 ml tiap jam selama 14 jam
5. Pemberian selanjutnya disesuaikan dengan tinja yg keluar
6. Pemberian RL
7. Antibiotik tetracycline 4 x 500 mg PO selama 3 hari

Komplikasi nya

1. Syok
2. Nekrosis tubulus ginjal akibat hipovolemia dan hipokalemia
3. Ileus paralitik karena hipokalemia
4. Edema paru karena Asidosis

Pertanyaan 1

1. E. Coli
2. Salmonella
3. Shigella dysentriae
4. Enterovirus

Mungkin ada perbedaan dari gejala antara dd ini ?

Jawaban 1

Kalau shigella dysentriae biasanya gejalanya demam tinggi sampai 40 celcius dan berdarah berlendir
Kalau khas nya kolera itu diare cair dengan warna seperti cucian beras. Yg e.coli, salmonella, dan
enterovirus nggak seperti air cucian beras tp sama2 cair. Kalau e.coli biasanya diare nya ringan nggak
sebanyak kolera. Kalau salmonella itu diare cair berbau busuk kalau enterovirus berbau tapi tidak
berbau busuk

Pertanyaan 2

Jawaban 2

Berlemak kan. Giardiasis

Pertanyaan 3

a. Rotavirus
b. Vibrio kolera
c. Entamoeba histolotica
d. E. Coli
e. Closporidium Sp.

Jawaban 3

Jawabannya C. Atau nama lainnya amoebiasis