Anda di halaman 1dari 3

BAB II

ISI

Tema : Pemeriksaan Kolesterol


Pembagian peran : Viki Ayu (petugas kesehatan)
Cyntya F (klien)

Pada suatu pagi disalah satu laboratorium klinik di Desa Sumbergempol,


datang seorang perempuan yang hendak cek up pemeriksaan kolesterol.
Perempuan tersebut datang sendirian tanpa ditemani keluarga. Saat datang
perempuan tersebut langsung menghampiri petugas di area loby laboratorium.
Petugas : Selamat pagi mbak, ada yang bisa saya bantu ? (disertai senyum
lembut)
Klien : Pagi mbak. Ini saya ingin periksa kolesterol saya (sambil
membalas senyum)
Petugas : Baik. Sebelumnya mbak sudah melakukan puasa apakah belum ?
Klien : Sudah mbak
Petugas : Dari jam berapa mbak terakhir makan ? (sambil menyiapkan
sebuah kertas dan bolpoin )
Klien : Emm…. Kira-kira sekitar jam 9 malam mbak saya terakhir makan
(sambil raut wajah yang berfikir)
Petugas : Oh ya mbak ini sudah cukup 8 jam. Ini saya data dulu ya mbak
(sambil mulai mendata). Mbak atas nama siapa?
Klien : Cyntya febryani
Petugas : Alamat ?
Klien : Desa Gedangan Kecamatan Karangrejo Kabupaten Tulungagung
Petugas : Mbak usianya berapa ?
Klien : Usia saya 25 tahun
Petugas : Apakah mbak memiliki riwayat penyakit atau sebelumnya pernah
menderita sakit ?
Klien : Belum mbak saya tidak memiliki riwayat penyakit
Petugas : Kalau begitu mari mbak ikut saya sebentar untuk diambil
darahnya (sambil menuju ruang sampling)
Klien : (mengikuti petugas dari belakang)
Selang beberapa menit setelah dilakukan sampling, klien diperintahkan
untuk menunggu hasil pemeriksaan di area ruang tunggu yang telah disediakan.
Setelah beberapa menit kemudian, petugas datang dengan membawa hasil
pemeriksaan.
Petugas : (Sembari duduk di hadapan klien) ini mbak hasil pemeriksaannya
Klien : Bagaimana mbak hasi pemeriksaan kolesterol saya? (sedikit
cemas)
Petugas : Begini mbak dari hasil pemeriksaannya kadar kolesterol total
mbak diatas 200 mg/dL, sedangkan rentang nilai normal kadar kolesterol ialah
140-200 mg/dL.
Klien : Lalu bagaimana mbak caranya untu mengatasi kolesterol tinggi
tersebut ? (dengan ekspresi sedikit cemas)
Petugas : Untuk menghindari tingginya kadar kolesterol, mbak dapat
melakukan olahraga, makan lebih banyak serat seperti sayur-sayuran, lalu kurangi
makanan berlemak seperti gorengan, makanan yang bersantan atapun bisa pilih
lemak yang sehat seperti alpukat
Klien : Apakah dengan itu kolesterol saya bisa kembali normal mbak ?
Petugas : Insyaallah bisa mbak (sambil tersenyum)
Klien : Oh iya mbak
Petugas : Bagaimana apakah mbak sudah mengerti ?
Klien : Sudah mbak saya sudah mengerti (sambil tersenyum)
Petugas : Kalau sudah mengerti coba mbak ulangi kembali apa yang saya
sarankan tadi untuk menghindari kadar kolesterol yang tinggi
Klien : (sambil bergumam) mmm…. Menghindari atau mengurangi
makanan yang berlemak seperti gorengan atau makanan yang bersantan serta
makan lebih banyak sayur-sayuran, berolahraga dan apabila ingin makan makanan
yang memiliki kandungan lemak harus memilih lemak yang sehat seperti buah
alpukat
Petugas : Benar sekali berarti mbak sudah paham dengan saran yang sudah
saya berikan (sambil tersenyum)
Klien : Iya mbak (sambil membalas senyum dan sembari bersiap-siap
untuk pergi). Kalau begitu saya permisi dulu mbak. Terima kasih atas saran yang
diberikan (sambil tersenyum)
Petugas : Baik mbak terima kasih (membalas senyum)
Setelah pemeriksaan berakhir, perempuan tersebut lalu bergegas untuk
pergi meninggalkan laboratorium klinik tersebut sambil mengingat-ingat cara
yang sudah diberitahukan oleh petugas untuk menjaga kolesterol tidak meninggi
dan tetap pada keadaan normal.