Anda di halaman 1dari 8

SILABUS MATA PELAJARAN

SEKOLAH DASAR/MADRASAH IBTIDAIYAH


(SD/MI)

MATA PELAJARAN
PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA, DAN KESEHATAN
KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
JAKARTA, 2016
I. KOMPETENSI DASAR, MATERI PEMBELAJARAN, DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN

A. Kelas II

Alokasi waktu: 4 jam pelajaran/minggu

Kompetensi Dasar Materi Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran


3.1 Memahami prosedur gerak  Berjalan dan berlari melawati  Siswa menyimak informasi dan peragaan materi tentang berbagai gerak berjalan
variasi pola gerak dasar rintangan dan berlari melewati rintangan gawang; melewati rintangan tali yang dibentangkan;
lokomotor sesuai dengan  Berjalan dan berlari merubah melewati rintangan teman yang merangkak; melewati rintangan tongkat yang
arah dipegang guru/teman; melewati rintangan parit; berjalan dan berlari merubah
konsep tubuh, ruang, usaha,
 Lari berbelok-belok arah; lari berbelok-belok; berjalan, berlari dan melompat; berjalan, berlari, dan
dan keterhubungan dalam  Variasi berjalan, berlari, dan melompat setinggi-tingginya.
berbagai bentuk permainan melompat  Siswa mencoba gerakan berbagai variasi pola gerak dasar lokomotor yang telah
sederhana dan atau diperagakan oleh guru secara berulang-ulang.
tradisional.  Siswa mempraktikkan secara berulang berbagai variasi pola gerak dasar lokomotor
4.1 Mempraktik kan gerak variasi sesuai dengan komando dan giliran yang diberikan oleh guru dalam bentuk
pola gerak dasar lokomotor permainan sederhana dan atau tradisional dilandasi nilai-nilai disiplin, keberanian,
sesuai dengan konsep tubuh, kerja sama, dan tanggung jawab.
ruang, usaha, dan  Siswa menerima umpan balik secara langsung maupun tertunda dari guru secara
keterhubungan dalam klasikal.
 Hasil belajar siswa dinilai selama proses dan di akhir pembelajaran.
berbagai bentuk permainan
sederhana dan atau
tradisional.
3.2 Memahami prosedur gerak  Duduk mencium lutut  Siswa menyimak informasi dan peragaan materi tentang gerak mencium
variasi pola gerak dasar non-  Duduk selunjur mencium lutut, duduk selunjur lalu mencium lantai, dorong-mendorong dengan
lokomotor sesuai dengan lantai salah satu tangan, dorong-mendorong dengan memegang bahu, bermain
 Mendorong dinding/ teman
konsep tubuh, ruang, usaha, gerobak dorong berpasangan, tarik-menarik berpasangan, memanjat
 Menarik tali
dan keterhubungan dalam tali/tambang, tarik-menarik seutas tali berpasangan, dan tarik-menarik
berbagai bentuk permainan seutas tali.
sederhana dan atau  Siswa mencoba dan melakukan variasi pola gerak dasar non-lokomotor
tradisional. secara berulang-ulang.
4.2 Mempraktik kan gerak variasi  Siswa mendapatkan umpan balik dari diri sendiri, teman dalam kelompok,
pola gerak dasar non- dan guru.
lokomotor sesuai dengan  Siswa memperagakan hasil belajar tentang variasi pola gerak dasar non-
konsep tubuh, ruang, usaha, lokomotor dalam bentuk permainan sederhana dan atau tradisional
dan keterhubungan dalam dilandasi nilai-nilai tanggung jawab, disiplin dan kerja sama.
berbagai bentuk permainan  Hasil belajar siswa dinilai selama proses dan di akhir pembelajaran
sederhana dan atau
tradisional.
3.3 Memahami prosedur variasi  Melambungkan bola  Siswa menyimak informasi dan peragaan materi tentang berbagai gerak
pola gerak dasar manipulatif  Menangkap bola melambungkan bola, menangkap bola, melempar dan menangkap bola melambung,
sesuai dengan konsep tubuh,  Melempar dan menangkap memantulkan-mantulkan bola berbagai ketinggian, memantul-mantulkan bola
ruang, usaha, dan bola yang dihalangi teman, menendang bola, menahan bola, dan menendang dan
 Memantul kan bola menahan bola dengan kaki bagian dalam.
keterhubungan dalam
 Menendang bola  Siswa mencoba gerakan berbagai variasi pola gerak dasar manipulatif yang telah
berbagai bentuk permainan
 Menahan bola diperagakan oleh guru secara berulang-ulang.
sederhana dan atau  Siswa mempraktikkan secara berulang berbagai variasi pola gerak dasar
 Menendang dan menahan
tradisional. manipulatif sesuai dengan komando dan giliran yang diberikan oleh guru dalam
bola
4.3 Mempraktik kan variasi pola bentuk permainan sederhana dan atau tradisional dilandasi nilai-nilai disiplin,
gerak dasar manipulatif keberanian, kerja sama, dan tanggung jawab.
sesuai dengan konsep tubuh,  Siswa menerima umpan balik secara langsung maupun tertunda dari guru secara
ruang, usaha, dan klasikal.
keterhubungan dalam  Hasil belajar siswa dinilai selama proses dan di akhir pembelajaran.
berbagai bentuk permainan
sederhana dan atau
tradisional.
3.4 Memahami prosedur bergerak  Latihan keseimbangan  Siswa menyimak informasi dan peragaan materi tentang berbagai latihan
secara seimbang, lentur, dan  Latihan kelenturan keseimbangan (berdiri satu kaki dengan berbagai variasi, berjalan di atas garis
 Latihan kekuatan lurus keberbagai arah dan kecepatan), latihan kelenturan (otot leher, sendi bahu,
kuat dalam rangka
pengembangan kebugaran otot pinggang, sendi pinggang, sendi lutut, dan sendi pergelangan tangan), latihan
kekuatan (jongkok bertumpu dengan telapak tangan, push-up, gerobak dorong,
jasmani melalui permainan
bergantung dengan satu atau dua tangan, mendorong benda bergerak dengan satu
sederhana dan atau
atau dua tangan, mendorong punggung secara berpasangan, berjalan dengan satu
tradisional. kaki berkelompok, naik turun bangku, jalan jongkok, squat jump dan sit up).
4.4 Mempraktik kan bergerak  Siswa mencoba berbagai bergerak secara seimbang, lentur, dan kuat yang telah
secara seimbang, lentur, diperagakan oleh guru secara berulang-ulang secara berulang-ulang.
lincah, dan berdaya tahan  Siswa mempraktikkan secara berulang bergerak secara seimbang, lentur, dan kuat
dalam rangka pengembangan sesuai dengan komando dan giliran yang diberikan oleh guru dalam bentuk
kebugaran jasmani melalui permainan sederhana dan atau tradisional dilandasi nilai-nilai disiplin, keberanian,
permainan sederhana dan kerja sama, dan tanggung jawab.
 Siswa menerima umpan balik secara langsung maupun tertunda dari guru secara
atau tradisional.
klasikal.
 Hasil belajar siswa dinilai selama proses dan di akhir pembelajaran.
3.5 Memahami prosedur variasi  Bertumpu  Siswa menyimak informasi dan peragaan materi tentang berbagai variasi berbagai
berbagai pola gerak dominan  Bergantung pola gerak dominan senam lantai (bertumpu, bergantung, keseimbangan,
 Keseimbangan berpindah/ lokomotor tolakan, putaran, ayunan, melayang, dan mendarat) dengan
(bertumpu, bergantung,
 Berpindah/ lokomotor koordinasi yang benar.
keseimbangan, berpindah/  Tolakan  Siswa mencoba berbagai bergerak secara seimbang, lentur, dan kuat yang telah
lokomotor tolakan, putaran,  Putaran diperagakan oleh guru secara berulang-ulang.
ayunan, melayang, dan  Ayunan  Siswa mempraktikkan secara berulang variasi berbagai pola gerak dominan senm
mendarat) dalam aktivitas  Melayang
lantai (bertumpu, bergantung, keseimbangan, berpindah/ lokomotor tolakan,
senam lantai.  Mendarat
putaran, ayunan, melayang, dan mendarat) dengan koordinasi yang benar sesuai
4.5 Mempraktik kan variasi dengan komando dan giliran yang diberikan oleh guru dalam bentuk permainan
berbagai pola gerak dominan sederhana dan atau tradisional dilandasi nilai-nilai disiplin, keberanian, kerja
bertumpu, bergantung, sama, dan tanggung jawab.
keseimbangan, berpindah/  Siswa menerima umpan balik secara langsung maupun tertunda dari guru secara
loko motor tolakan, putaran, klasikal.
 Hasil belajar siswa dinilai selama proses dan di akhir pembelajaran.
ayunan, melayang, dan
mendarat) dalam aktivitas
senam lantai.
3.6 Memahami prosedur  Mengayun kan tangan  Siswa menyimak informasi dan peragaan materi tentang berbagai gerak
penggunaan variasi pola  Memutar tangan mengayunkan tangan dari depan ke belakang, mengayunkan tangan ke samping,
 Menarik dan Mendorong memutarkan tangan melalui samping badan, menarik dan mendorong kedua
gerak dasar lokomotor dan
kedua tangan tangan, melangkahkan kaki ke depan, belakang, samping kiri/kanan, mengkoordi-
non-lokomotor sesuai dengan
 Melangkah kan kaki nasikan mengayunkan tangan dan melangkahkan kaki.
irama (ketukan)  Mengkoordinasikan ayunan  Siswa mencoba berbagai variasi pola gerak dasar lokomotor dan non-lokomotor
tanpa/dengan musik dalam tangan dan langkah kaki sesuai dengan irama aktivitas gerak berirama yang telah diperagakan oleh guru
aktivitas gerak berirama. secara berulang-ulang.
4.6 Mempraktik kan penggunaan  Siswa mempraktikkan secara berulang variasi pola gerak dasar lokomotor dan non-
variasi pola gerak dasar lokomotor sesuai dengan irama sesuai dengan komando dan giliran yang diberikan
lokomotor dan non-lokomotor oleh guru aktivitas gerak berirama dilandasi nilai-nilai disiplin, keberanian, kerja
sesuai dengan irama sama, dan tanggung jawab.
(ketukan) tanpa/dengan  Siswa menerima umpan balik secara langsung maupun tertunda dari guru secara
musik dalam aktivitas gerak klasikal.
 Hasil belajar siswa dinilai selama proses dan di akhir pembelajaran.
berirama.
3.7 Memahami prosedur  Berjalan berpegangan di  Siswa menyimak informasi dan peragaan materi tentang berbagai gerak
menggunakan gerak dasar air saling berpegangan tangan di kolam renang, mencipratkan air ke muka, kejar-
lokomotor, non-lokomotor,dan  Mencipratkan air ke kejaran di kolam renang, menyelam melewati rintangan, masuk ke dalam air
muka dengan mata terbuka, dan melewati rintangan atau simpai yang dipegang oleh
manipulatif dalam bentuk
 Kejar-kejaran di kolam guru/teman.
permainan, dan menjaga
renang  Siswa mencoba berbagai gerak dasar lokomotor, non-lokomotor,dan
keselamatan diri/ orang lain  Menyelam manipulatif dalam bentuk permainan, dan menjaga keselamatan diri/orang lain
dalam aktivitas air ***) dalam aktivitas air yang telah diperagakan oleh guru.
4.7Mempraktikkan penggunaan  Siswa mempraktikkan secara berulang gerak dasar lokomotor, non-
gerak dasar lokomotor, non- lokomotor,dan manipulatif dalam bentuk permainan, dan menjaga keselamatan
lokomotor, dan manipulatif diri/orang lain dalam aktivitas air sesuai dengan komando dan giliran yang
dalam bentuk permainan, dan diberikan oleh guru dilandasi nilai-nilai disiplin, keberanian, kerja sama, dan
menjaga keselamatan diri/ tanggung jawab.
 Siswa menerima umpan balik secara langsung maupun tertunda dari guru
orang lain dalam aktivitas air
secara klasikal.
***)  Hasil belajar siswa dinilai selama proses dan di akhir pembelajaran.
3.8 Memahami manfaat  Manfaat pemanasan Siswa menyimak informasi dan peragaan materi tentang manfaat
pemanasan dan pendinginan,  Manfaat pendinginan pemanasan dan pendinginan (mencegah cidera, melenturkan otot/
 Cara melakukan
serta berbagai hal yang harus pesendian, agar tubuh siap menerima materi inti), cara melakukan dan
pemanasan dan pendinginan
dilakukan dan dihindari akibat tidak melakukan pemanasan dan pendinginan (otot yang
 Akibat tidak melakukan
sebelum, selama, dan setelah pemanasan dan pendinginan diregangkan harus sistematis dan sesui dengan materi inti agar mecegah
melakukan aktivitas fisik. terjadinya cidera).
4.8 Menceritakan manfaat Siswa melaporkan/ menceritakan hasil pengamatan dihadapan guru dan
pemanasan dan pendinginan, teman sekelas tentang manfaat pemanasan dan pendinginan, serta
serta berbagai hal yang harus berbagai hal yang harus dilakukan dan dihindari sebelum, selama, dan
dilakukan dan dihindari setelah melakukan aktivitas fisik.
sebelum, selama, dan setelah Siswa mendapatkan umpan balik dari diri sendiri, teman dalam kelompok,
melakukan aktivitas fisik. dan guru.
Siswa membuat kesimpulan hasil diskusi tentang manfaat pemanasan
dan pendinginan, serta berbagai hal yang harus dilakukan dan dihindari
sebelum, selama, dan setelah melakukan aktivitas fisik secara individual
atau berkelompok dilandasi nilai-nilai disiplin, kerja sama, tanggung jawab,
dan percaya diri.
Hasil belajar siswa dinilai selama proses dan di akhir pembelajaran
3.9 Menerapkan cara menjaga  Menjaga kebersihan  Siswa menyimak informasi dan peragaan materi tentang menjaga
kebersihan lingkungan lingkungan tempat tidur kebersihan tempat tidur (merapihkan bantal, guling, selimut dan seprai),
(tempat tidur, rumah, kelas,  Menjaga kebersihan lingkunagan rumah (membersihkan tempat tidur dan mencuci piring bekas
lingkungan rumah
lingkungan sekolah, dan lain- makan sendiri), ruang kelas (melaksanakan piket kelas), lingkungan
 Menjaga kebersihan
lain). sekolah (membuang sampah pada tempatnya dan tidak mencoret-coret
lingkungan kelas
4.9 Menceritakan cara menjaga  Menjaga kebersihan dinding sekolah).
kebesihan lingkungan (tempat lingkungan sekolah  Siswa melaporkan/ menceritakan hasil pengamatan dihadapan guru dan
tidur, rumah, kelas, teman sekelas tentang menjaga kebersihan tempat tidur (merapihkan
lingkungan sekolah, dan lain- bantal, guling, selimut dan seprai), lingkunagan rumah (membersihkan
lain). tempat tidur dan mencuci piring bekas makan sendiri), ruang kelas
(melaksanakan piket kelas), lingkungan sekolah (membuang sampah pada
tempatnya dan tidak mencoret-coret dinding sekolah).
 Siswa mendapatkan umpan balik dari diri sendiri, teman dalam kelompok,
dan guru.
 Siswa membuat kesimpulan hasil diskusi tentang menjaga kebersihan
tempat tidur (merapihkan bantal, guling, selimut dan seprai), lingkunagan
rumah (membersihkan tempat tidur dan mencuci piring bekas makan
sendiri), ruang kelas (melaksanakan piket kelas), lingkungan sekolah
(membuang sampah pada tempatnya dan tidak mencoret-coret dinding
sekolah) secara individual atau berkelompok dilandasi nilai-nilai disiplin,
kerja sama, tanggung jawab, dan percaya diri.
 Hasil belajar siswa dinilai selama proses dan di akhir pembelajaran

Mengetahui Jakarta, 16 Juli 2018


KepalaSekolah Guru Mata Pelajaran
Hj. Dwi Agustini, S.Pd Hj. Suryani, S.Pd
NIP 196908181993012001 NIP 196809171988042001