Anda di halaman 1dari 5

Teknik tahapan bekerja

 Karakteristik tahapan bekerja


 Bekerja dengan tema yang muncul
 Bekerja dengan emosi yang intenspada semua anggota secara serempak
 Bekerja dengan mimpi-mimpi
 Bekerja dengan proyeksi dan permasalahan lain dari kewaspadaan diri
 Komentar penutup
 Pertanyan dan kegiatan

Karakteristik tahapan bekerja


Bab ini berkonsentrasi pada beberapa komentar yang dibuat oleh anggota selama tahapan bekerja
kelompok,memilih frasa atau kalimat yang seprtinya sesuai klien pernyataan-pernyataan yang
disampaikan oleh klieen tidak boleh berbentur keahlian dan konselor.pemimpin harus mengabaikan
teknik untuknmengikuti materi apapun yang akan muncul tiba –tiba dan dasarnya ada;ah bukan lah
seorsng pemimpin ysng membuat seseorang nyaman atau dapat memecahkabn masalah tetapi
orang tersebut sendiri lah yang dapat memcahkan masa;ah sendiri.tahapan ini memfokuskan pada
fokus sekarang dan disini,para anggota juga mau berinteraksi langsung tertuju termasuk konfrontasi
karakteristik lain membedakan tahapan utama dan transisi pada anggota mengidentifikarisi tujuan
dan perhatian mereka para anggota juga lebih memahami diri mereka sendiri,mereka lebih percaya
pada diri sendiri dan lebih siap dalam mengungkapkan apa yang mereka pikirkan kohesi kel;ompok
meningkat selama bekerja [ara anggota bersama sama dalam bekerja dan saling menghargai satu
samalain.pada tahap ini yang harus digaris bawah bahwa tingkatan bekerja tidak selalu
dikelompokan oleh penghilang kesedihan dan eksporasi yang lebih mwndalam terhadap
permasalahan pada beberapa kelompok ada ketiadaan emosi yang kuat,tetapi kelompok tersebut
tetap bisa mencapai tujuan secara baik,ketika sebuah kelompok tidak mencapai tingkatan ekerja hal
ini idak mengalami kemajun seperti pengelompokan yang disaraanba selera perjapat muncul dalam
kelompok yang bekerja memberikan tingkatan bekerja tidak semua kelompok mencapai tingkatan
yang digambarkan tetapi itu semua bukan berarti seorang pemimpin krang efektif faktor lain dapat
membuat kelompok pada tujuannya tidak melebihi tingkatan utama keanggotaan yang bervariasi
dalam sebuah kelompok dapat memperlambat tingkatan bekerja,ketika sebuah kelompok tidak
mencapai tingkatan bekerja,hal ini tidak mengalami kemajuan seperti halnya pengelompokan yang
kami nsarankan seperti komentar kami pada contoh pernyataan tema awal kejujuran ,konflik tidak
terbangun dan hambatan untuk berpartisipasi terus menerus karena kelompok menghadapi
tantangan baru tingkat kepercayaan yang lebih dalam harus di tingkatkan,juga konflik yang muncul
dapat dipecahkan dalam tingkatan utama tetapi konflik baru muncul dan harus dihadapi dalam
msuasana sebuah kelompok seperti hubungan yang akrsb tidak statis,kesempurnaan tidak permah
tercapai auatu saat air yang mengalir dengan tenang dapat berubah menjadi air yang mengaalir
deras dan komitmen perlu untuk melaksanakan kesulitan dan menghargai pekerjaan yang
mengalami kemajuan,

Bekerja dengan tema yang muncul


Dalam bagian ini menghadirkan bermcam-macam tema ada yang dapat muncul dalam kelompok
yang bekerja harapannya yaitu dapat memberikan bermacam selera perjuangan yang para individu
bawa pada sesi dan untuk menunjukan teknik yang mungkin dilakukan dalam membantu anggota
untuk menggali perhatian mereka lebih dalam karena akan menjadi sebuah bukti pernyataan berikut
terdengar seperti suatu yang dibuat-buat selama masa transisi dalam pengembangan kelompok
dalam tingkatan bekerja para anggota menginginkan untuk melakukan pekerjaan melebihi tujuan
yang telah ditetapkan biasanya terhenti karena kecemasan k0itmen mereka seringkali memacu
dampak anggota lain yang dapat dengan mudah mengarahkan mereka pada tema biasa yang
berkembang yang menyatukan kelompok, saya bingung dan tidak tahu harus berbuat apa
pernyataan yang mengekspresikan kebingungan kadang menyatakan sebuah penolakan yang tidak
disadari hal ini akan muncul pada anak-anak yang memiliki orang tua yang otoriter dan kaku dalam
beberapa gaya terapis seperti orang tua yang mencoba memerintahkan klien untuk
bekerja.selanjutnya ketika seorang menyatakan ketakutan pemimpin harus bisa bisa memulai pada
apakah dia ingin menggali lebih dalam terhadap permasalahn kedekatan,apakah dia sangatingin
dekat dengan orang lain? Apakah tidak apa-apa jika dia denkat dengan orang lain ? pada siapa dia
ingin dekat dalam hidupnya sekarang ? terkadang tidak dapat ditebak sifat-sifat asli seseorang
tersebut dalam menjawab pertanyaan yang terlibat permasalhan yang mereka kemukakan
pemimpin dapat membiarkan untuk tetap fokus pada permasalahan ini dapat menekan dia atau
apakah dia mendapatkan apa yang dia mau. Carl berbicara pemimpin dapat meminta untuk
membicarakan tentang kedekatan yang ia rasakan telah hilang antara dia dan orang lain dalam
kelompok itu.cheryl mengungkapkan sebuah masalah bahwa ia ingin bergabung dalam kelimpok dia
mengalami masalah apa yang ia alami di dalam kelompoknya didalam dunia kerja atau rumahnya.
Satu teknik yang dapat digunakan pada masalah ini pemimpin meminta cheril menggambarkan
sesuatu yang sulit di ungkapkan dan apa yang ingin dia ubah.pemimpin mungkin ingin menekan kan
bahwa cherul dan anggota lain bahwa apa yang terjadi didalam kelompok dapat menjadi kenyataan
para anggota tidak hanya dapat terbuka dan mempercayai kelomok tetapi juga dapat mengambil
resiko secara selektif. Waktu intervensi pemimpin pada dasarnya memperlambat dirinya dan
membantunya agar lebih fokus terdapat beberapa langkah yang dapat diterapkan oleh pemimpin
diantaranya :

 Pemimpin harus berfikir melalui teoritisnya sendiri tanpa harus bekerja dengan orang
kelembagaan atau klien yang befungsi dengan baik
 Pemimpin harus menggali ketakutan mereka menangani anggota kelompok yang akan gila
dan ketakutan merka sendiri lah yang sebtulnya memnyebabkan gila dalam arti pemimpin
jangn pernah merasa takut dalam situasi apapun hadapilah dengan terbuka dan rasional.
 Konselor harus waspada dalam memaksa klien untuk bekerja lebih jauh dari pada
sekarang,jangan berurusan pada klien yang melampaui batas dari pemimpin
 Ketika orang-orang selesai melakukan sesuatu dalam kelompok yang mereka anggap gila
sangat penting bagi pemimpin untuk menindaklanjuti dengan menetapkan kontar antar
klieb didalM kelompok

Bekerja dengan emosi yang intens pada semua anggota secara serempak
Pada bagian ini membahas ada beberapa anggota yang terpacu oleh pekerjaan orang lain dan dapat
terlibat secara emosional.hal ini dapat terjadi dikarenakan klien membiarkan dirinya pribadi untuk
mengalami kembali kenangan yang menyakitkan yang dihubungkan pada kejadian yang baru yang
mereka alami dapat bersifat positif maupun negatif bergantung pada kelompok itu sendiri hal ini
bukanlah penomena biasa pada kelompok dan halini seharusnya tidak dijadika indeks untk
mengukur kelompok yang bekerja dengan katalain ketiadaan penomena tidak berarti kelompok
tersebut tidak produktif ketika pelepasan rasa emosional terjadi hal iini merupakan hasil kohesi dan
terpercaya yang biasanya tercapai selama fase bekerja.

Bekerja dengan mimpi-mimpi


Disini menggambarkan bahwa sebagian mimpi yang ingin dia gali dalam proses bekerja teknik lain
dalam hal ini menemukan kalimat pelengakap pada frase kunci atau kopnsep dida;am mimpi teknik
bekerja dengan mimpi dapat dimidifikasi atau diabaikan sebagai masalah lain atu reaksi orang lain
dida;am klompok mulai ke permukaan melibatkan anggota lain membiarkan anda dengangan
mimpinya patty untuk bekerja dengan mimpinya patty dan yang lain nya didalam kelompok secara
simultan,sebagai tambahan dengan membiarkkan klien me;aporkan mimpinya tanpa mengolaborasi
usaha dalam mengimpepretasi sangatlah bernilai mungkin ada saatnya tidak m,enggunakan teknik
sama sekali.saran untuk pekerja dengan mimpi-mimpi adalah jnagan terlalu khawatir mengenail
sebuah makna mimpi yang sebenarrnya seharusnya makna dibuat dengan semangat minpi,dengan
semangat itulah seringkali menggunakan mimpi aabila berhubungan dengan kelompok tanpa
mencari tau makna mimpi yang sebenarnya. Dan dalam hal ini peran pemimpin harus bisa
mengarahkan mimpi para anggota lebih luar dan lebih baik sehungga apa yang mereka imoikan
dapat mereka capai dengan baik.

Bekerja dengan proyeksi dan permasalahan lain dari kewaspadaan diri


Saya tidak dapat berbicara pada orang tua saya dalam merespon permalahan dee menghadapi orang
tuanya kami biasanya mengatakan mari kita lihat apakah kita dapat mempelajari lebih jauh
mengenai apa yang membuatmu merasa seperti itu didlam ini dibutuhkan dua orang untuk berpura
pura menjadi orang tua kedua orang tersebut saling memandang ketika sedang proses berlangsung
dan kepada orang tua palsu tersebut anda uangkapkan menyebab sulut berbicara terhadap mereka
ini dimaksdkan agar terjadi pergerakan perasaan yang selama ini dihindari ketika berbicara pada
orang tua teknik ini mengarah pada proses komonikasi yang langsung dan jujur teknik ini
memberika kesempatan untuk mempraktikan yg dialami klien sebagai sebuah kesulitan dan untuk
mendapatkan pengertian yang mendalam mengenai sifat kesulitan tersebut.klien dalam hal ini tidak
usah khawatir tentang ketidak samaan antara orang tuaasli dengan orangtua palsu karena setiap
anggota yng akan berperan dituntut untuk nbisa memerankan nya secara baik dalam kasus ini akan
berguna bagi semua yang terlibat unuk melanjutkan pekerjaan dalam kasus ini.dalam teknik ini
ditunjukan agar seluruh anggota kelompok mampu memprediksikan apa yang akan terjadi dan bisa
besiap-siap diri dengan kemungkinan yang tidak terduga dalam pekerjaan.

Komentar penutup
Pada bab ini mendiskusikan tema umum yang biasanya dieksplor oleh kelompok selama tahapan
bekerja,tujuannya ada;ah untukmenggunakan teknik unuk memfasilitasi eksplorasi materi yang
muncul dari interaksi didalam kelompok snagat penting mengambil petunjuk dari klien dan
merenbcanakan teknik yang akan membantu merejka dalam memahami bagimana mereka berfikir
,meras,dan berperilaku serta menghilangkan teknik yang bersifat terstruktyur dan latiahan sebgai
penghilang rasa sakit.untuk situasi yang spesifik dalam kelompok sebaik gaya pribadi dabn terapi
gaya pemimpin tidak ada hak untuk memproses dengan materi yang diberikan oleh anggota ada
berapa cara bekerha dengan kreatif dengan anggotauntuk membantu anggota meraih kewaspadaan
diri dan memberi mereka dengan dukungan untuk emmbuat perubahan yang paling mereka
inginkan teknik hanyalah alat untuk memfasilitasi pemahaman diri bukan untuk mengakhirinya.

Pertanyaan dan kegiatan