Anda di halaman 1dari 1

KEANEKARAGAMAN WARISAN BUDAYA INDONESIA

Indonesia merupakan negara kepulauan yang penuh dengan kekayaan serta keragaman budaya, ras,
suku bangsa, kepercayaan, agama, bahasa daerah, dan masih banyak lainnya. Terbentuknya bangsa
Indonesia melalui sebuah proses dari perjuangan panjang dalam membebaskan diri dari penjajahan,
proses tersebut tidak terhenti ketika bentuk negara diproklamasikan pada tanggal 17 Agustus 1945.

Para pendiri bangsa ini juga menyadari bahwa terbentuknya Indonesia dibangun di atas
keanekaragaman. Bangsa Indonesia terbentuk dari keragaman budaya dan berlandaskan prinsip
persatuan dan kesatuan. Sejumlah kelompok etnik bergabung dan menyatukan diri untuk membentuk
suatu negara dan bangsa kesatuan. Meskipun penuh dengan keragaman budaya, Indonesia tetap satu
sesuai dengan semboyan nya, Bhineka Tunggal Ika yang artinya "meskipun berbeda-beda tetapi tetap
satu jua".

Perkembangan ilmu pengetahuan, ekonomi, sosial, dan budaya didalam masyarakat masa kini secara
perlahan mengikis kekayaan warisan budaya sehingga banyak hasil karya dan ekspresi budaya yang
kondisinya terancam punah. Kekayaan warisan budaya Indonesia perlu dilindungi sebagai upaya
penguatan jati diri bangsa. Diperlukan upaya dinamis untuk mempertahankan keberadaan kekayaan
warisan budaya beserta nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dengan cara melindungi,
mengembangkan dan memanfaatkan kekayaan budaya tersebut.

Keanekaragaman warisan budaya terbagi menjadi dua warisan budaya yaitu warisan budaya
benda/bendawi/kebendaan (Intangible cultural heritage) dan warisan budaya tak benda (Intangible
cultural heritage). Warisan budaya bersifat benda/bendawi/kebendaan (Intangible cultural heritage)
berupa Cagar Budaya yang terdiri dari Benda Cagar Budaya, Bangunan Cagar Budaya, Struktur Cagar
Budaya, Situs Cagar Budaya, dan Kawasan Cagar Budaya baik di darat dan/atau di air yang perlu
dilestarikan keberadaannya karena memiliki nilai penting bagi sejarah, ilmu pengetahuan, pendidikan,
agama, dan/atau kebudayaan melalui proses penetapan. Warisan budaya tak benda (Intangible cultural
heritage) adalah seluruh hasil perbuatan dan pemikiran yang terwujud dalam identitas, ideologi,
mitologi, ungkapan-ungkapan konkrit dalam bentuk suara, gerak, maupun gagasan yang termuat dalam
benda, sistem perilaku, sistem kepercayaan, dan adat istiadat di Indonesia.