Anda di halaman 1dari 5

B.

Dalam program kesehatan nasional tercantum 17 macam usaha / kegiatan kesehatan


masyarakat, yaitu:
1. Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Menular
Penyakit menular adalah penyakit infeksi yang dapat dipindahkan dari orang atau
hewan sakit, dari resevior ataupun dari benda – benda yang mengandung bibitr penyakit
lainnya ke manusia – manusia yang sehat. Penyakit infeksi dapat berupa virus, bakteri,dll.
Contoh usaha pencegahan dan pemberantasan penyakit menular, yakni
pemberantasan penyakit Kolera antara lain dengan cara:
o Penemuan penderita dan pelaporan penyakit secepatnya kepada para petugas kesehatan
o Isolasi penderita dari benda yang berbahaya untuk penularannya
o Penyediaan air bersih
o Pendidikan kesehatan kepada masyarakat
o Pengobatan penderita dan memusnahkan sumber penularan penyakit

2. Kesejahteraan Ibu dan Anak


Usaha Kesejahteraan Ibu dan Anak yang bergerak dalam pendidikan kesehatan,
pencegahan penyakit dan peningkatan penyakit, penting sekali untuk meningkatkan
kesehatan umum dari masyarakat.
Contoh usaha – usaha peningkatan kesehatan Ibu:
o Perawatan antre – partum ( waktu hamil )
o Perawatan intra – partum ( saat melahirkan )
o Perawatan post – partum ( setelah melahirkan )
Contoh usaha – usaha peningkatan kesehatan pada Bayi yakni meliputi pengawasan
pertumbuhan dan perkembangannya bayi, makanan yang sehat dan tepat, pemberian
vaksin dasar yaitu BCG dan Polio.

3. Hygiene dan Sanitasi Lingkungan


Hygiene dan Sanitasi Lingkungan adalah pengawasan lingkungan fisik, biologi, kimia,
social, dan ekonomi yang mempengaruhi kesehatan manusia, dimana lingkungan yang
berguna ditingkatkan atau diperbanyak, sedangkan yang merugikan diperbaiki atau
dimusnahkan.
Contoh usaha – usaha peningkatan kesehatan pada lingkungan
o Penyediaan air bersih
o Perawatan atau penanaman pohon di sekitar pwkarangan rumah agar dapat menghasilkan
oksigen atau udara yang bersih
o Melakukan pembersihan di lingkungan sekitar, baik itu selokan, tempat sampah, jamban,
dll.

4. Usaha Kesehatan Sekolah


Usaha Kesehatan Sekolah adalah usaha kesehatan yang ditujukan kepada masyarakat
sekolah, baik itu siswa – siswi atau anak didik, guru, kepala sekolah, dll. Usaha Kesehatan
Sekolah mencakup Taman Kanak – Kanak, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama,
hingga Sekolah Menengah atas.
Contoh usaha – usaha peningkatan kesehatan dalam sekolah yakni:
o Program Makanan Tambahan untuk Anak Sekolah ( PMTAS )
o Pemberian imunisasi kepada anak sekolah
o Memberikan pendidikan kesehatan bagi siswa – siswi tentang cara hidup sehat dan
merawat lingkungan agar tetap bersih dan sehat.
5. Usaha Kesehatan Gigi
Penyakit Gigi dan mulut, khususnya penyakit caries Dentis merupakan suatu penyakit
yang tersebar luas pada sebagian besar penduduk di seluruh dunia sehingga betul – betul
menjadi masalah Kesehatan Masyarakat. Untuk itu perlu adanya usaha peningkatan
kesehatan di bidang kesehatan bagian Gigi.
Contoh usaha – usaha peningkatan kesehatan dalam usaha kesehatan Gigi, yaitu:
o Melakukan pembersihan gigi ( sikat gigi ) setelah habis makan dan sebelum tidur malam
o Pendidikan kesehatan terutama gigi
o Pencabutan gigi yang tidak berfungsi seperti semula
o Penambalan gigi yang berlubang

6. Usaha Kesehatan Mata


Penyakit mata masih banyak terdapat dikalangan masyarakat Indonesia. Penyakit
mata ada yang menular dan ada yang tidak, jika tidak diberikan pengobatan maka akan
mengakibatkan kebutaan.
Contoh usaha – usaha peningkatan kesehatan dalam usaha kesehatan mata, yaitu :
o Pengobatan dan perawatan penderita penyakit mata untuk penyembuhan dan meniadakan
sumber penularan bila penyakitnya menular.
o Memberikan penyuluhan kepada masyarakat tentang pentingnya mengkonsumsi Vitamin
A.

7. Usaha Kesehatan Jiwa


Keadaan kesehatan jiwa adalah keadaan yang menggambarkan kesatuan hubungan
yang erat antara pikiran, perasaan, atau ucapan dan tingkah laku. Karena itu sangatlah sulit
untuk memberikan batasan kesehatan jiwa dengan kata – kata yang sederhana.
Contoh usaha – usaha peningkatan kesehatan dalam usaha kesehatan jiwa, yakni:
o Melakukan rehabilitasi kepada penderita penyakit jiwa yakni dengan memasukan pesien
kedalam Rumah Sakit Jiwa

8. Pendidikan Kesehatan Kepada Masyarakat


Pendidikan kesehatan adalah suatu penerapan konsep pendidikan dalam bidang
kesehatan. Konsep pendidikan kesehatan adalah suatu proses belajar yang berarti di dalam
pendidikan terjadi proses pertumbuhan, perkembangan, atau perubahan kea rah yang lebih
dewasa.
Contoh usaha – usaha peningkatan kesehatan dalam pendidikan kesehatan kepada
masyarakat, yaitu:
o Penyuluhan tentang pentingnya kesehatan kepada masyarakat
o Mengajarkan perilaku hidup yang sehat kepada masyarakat

9. Usaha Gizi
Dalam kehidupan manusia sehari hari, orang tidak terlepas dari makanan, karena
makanan adalah salah satu persyaratan pokok untuk manusia, disamping udara. Dalam
makanan harus mengandung berbagai unsure gizi, seperti protein, lemak, vitamin, dll.
Contoh usaha – usaha peningkatan kesehatan dalam usaha kesehatan gizi. yakni:
o Memberikan kepada masyarakat makanan yang mengandung nilai gizi
o Memberikan anak – anak makanan yang bergizi agar tidak terkena penyakit busung lapar
dan gizi buruk
10. Pemeriksaan, Pengobatan dan Perawatan
Pemeriksaan, Pengobatan dan Perawatan merupakan suatu tindakan dalam segala
kegiatan yang kerkaitan dengan kesehatan masyarakat
Contoh usaha – usaha peningkatan kesehatan dalam pemeriksaan, pengobatan, dan
perawatan, yaitu:
o Memberikan perawatan dan pengobatan pada anggota keluarga yang sakit
o Melakukan kunjungan rumah guna mengetahui benar – benar masalah kesehatan apa yang
dihadapi keluarga dalam masyarakat.

11. Perawatan Kesehatan Masyarakat


Perawatan Kesehatan Masyarakat adalah usaha perawatan yang dijalankan dalam
masyarakat yang dilakukan dalam waktu sakit maupun sehat, guna meningkatkan derajat
kesehatan, memperbaiki hygiene lingkungan, pencegahan penyakit dan rehabilitasi.
Contoh usaha – usaha peningkatan kesehatan dalam pemeriksaan, pengobatan, dan
perawatan, yaitu:
o Memberikan perawatan dan pengobatan pada anggota keluarga yang sakit
o Melakukan kunjungan rumah guna mengetahui benar – benar masalah kesehatan apa yang
dihadapi keluarga dalam masyarakat.

12. Keluarga Berencana


Keluarga Berencana adalah daya upaya manusia untuk mengatur secara sengaja
kehamilan dalam keluarga secara tidak melawan hukum dan moral pancasila demi untuk
kesejahteraan keluarga.
Contoh usaha – usaha peningkatan kesehatan dalam usaha keluarga berencana, yaitu:
o Penggunaan alat kontrasepsi seperti kondom, spiral, pil KB jika masyarakat ingin
berhubungan seksual.

13. Rehabilitasi
Rehabilitasi adalah usaha – usaha untuk mengembalikan bekas penderita kedalam
masyarakat sehingga dapat berfungsi lagi sebagai anggota masyarakat yang berguna sesuai
dengan kemampuannya.
Contoh usaha – usaha peningkatan kesehatan pada rehabilitasi, yaitu:
o Rehabilitasi fisik, mental, social, dll.

14. Usaha – Usaha Farmasi


Usaha – usaha peningkatan kesehatan peda bidang farmasi yakni pengawasan obat –
obatan, baik itu obat – obatan palsu yang beredar dalam masyarakat juga obat yang telah
jatuh tempo.

15. Laboratorium
Usaha di bidang laboratorium erat sekali hubungannya dengan pengawasan terhadap
penyakit – penyakit akut epidemis dan kronis endemis juga dengan usaha pemeriksaan
pengobatan dan perawatan orang sakit.
Contoh usaha – usaha peningkatan kesehatan pada laboratorium, yaitu:
o Pemeriksaan kimia klinis, faeces, darah, urine
o Pemeriksaanserologis, bakteriologis, virologis
16. Statistik Kesehatan
Statistik Kesehatan adalah suatu pernyataan jumlah atau keterangan yang sebaik –
baiknya dinyatakan dengan angka dari keadaan yang timbul dalam masyarakat.
Contoh usaha – usaha peningkatan kesehatan pada statistic kesehatan, yaitu:
o Keterangan penyakit malaria dalam suatu wilayah epidemic

17. Administrasi Usaha Kesehatan Masyarakat


Menejemen kesehatan masyarakat adalah penerapan manajemen umum dalam system
pelayanan kesehatan masyarakat sehingga yang menjadi obyek atau sasaran manajemen
adalah system pelayanan kesehatan masyarakat.
Contoh usaha – usaha peningkatan kesehatan pada administrasi kesehatan adalah:
 Penyusunan rencana kerja
 Penyusunan rencana pelaksanaan
 Koordinasi
 Pengawasan, dll.

Terdiri atas penyusunan rencana kerja , penyusunan rencana pelaksanaan ,


koordinasi pengawasan , penilaian dan tata usaha .
Struktur organisasi departemen kesehatan republic Indonesia menteri kesehatan republic
inodnesia secretariat jenderal ( setjen depkes RI )
Tugas pokok menyelenggarakan pembinaan administrasi,organisasi dan ketatalaksanaan
terhadap pelayanan teknis dan administrasi bidang kesehatan . Struktur organisasi
departemen kesehatan RI terdiri dari : ( terlampir halaman 8 )
Skretariat jenderal DEPKES RI :
Biro perencanaan dan anggaran
Biro kepegawaian
Biro keuangan dan perlengkapan
Biro hukum dan organisasi
Biro umum
INSPEKTORAT JENDERAL DEPARTEMEN KESEHATAN RI (ITJEN DEPKES RI)
Tugas pokok : melakukan pengawasan dalam lingkungan Depkes RI terhadap pelaksanaan
tugas pokok semua unsur departemen agar dapat berjalan sesuai dengan rencana dan
peraturan yang berlaku baik tugas yang bersifat rutin maupun pembangunan .
INSPEKTORAT JENDERAL terdiri atas :
Sekretariat inspektorat jenderal
Inspektur kepegawaian
Inspektur keuangan
Inspektur perlengkapan
Inspektur tugas umum dan proyek pembangunan
DIREKTORAT JENDERAL BINA PELAYANAN MEDIK (YANMEDIK)
Tugaas pokok : melaksanakan sebagian tugas pokok Depkes dibidang pelayanan kesehatan
dalam usaha membina dan meningkatan derajat kesehatan rakyat melalui usaha
penyembuhan penderita dan pemulihan keadaan cacat, badan dan jiwa berdasarkan
peraturan perundang-undangan yang berlaku .
DIREKTORAT JENDERAL BINA YANMEDIK terdiri atas :
Sekretariat direktorat jenderal yanmedik
Direktorat rumah sakit umum dan pendidikan
Direktorat kesehatan gigi
Direktorat kesehatan jiwa
Direktorat instalasi medik
Direktorat rumah sakit umum dan swasta
DIREKTORAT JENDERAL PEMBINAAN KESEHATAN MASYARAKAT (BINKESMAS)
Tugas pokok : melaksanakan sebagian tugas pokok Departemen dibidang pembinaan dan
peningkatan derajat kesehatan rakyat berdasarkan kebijaksanaan yang ditetapkan oleh
Menteri Kesehatan .
DIREKTORAT JENDERAL BINKESMAS terdiri atas :
Sekretariat ditjen
Direktorat bina kesehatan keluarga
Direktorat bina upaya kesehatan puskesmas
Direktorat bina gizi masyarakat
Direktorat bina peran serta masyarakat
Direktorat
DIREKTORAT JENDERAL PENGENDALIAN PENYAKIT DAN PENYEHATAN
LINGKUNGAN (DITJEN PP DAN PL)
Tugas pokok : melaksanakan sebagian tugas pokok DEPKES dibidang pencegahan dan
pemberantasan penyakit menular , dalam hal pembinaan , pelaksanaan dan
pengawasan/pengamatan teknis berdasarkan kebijaksanaan yang ditetapkan oleh MENKES
.
DIREKTORAT JENDERAL PENGENDALIAN PENYAKIT DAN PENYEHATAN
LINGKUNGAN (DITJEN PP DAN PL) terdiri atas :
Sekretariat ditjen
Direktorat pemberantasan penyakit bersumber binatang
Direktorat pemberantasan penyakit menular langsung
Direktorat epidemiologi
Direktorat penyehatan lingkungan pemukiman
Direktorat penyehatan air
DIREKTORAT JENDERAL BINA KEFARMASIAN DAN ALKES terdiri atas :
Sekretariat ditjen
Direktorat bina penggunaan obat rasional
Direktorat bina farmasi komunitas dan klinik
Direktorat bina obat publik dan perbekalan kesehatan
Direktorat bina produksi dan distribusi alat kesehatan
BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN (BADAN LITBANGKES)
Tugas pokok : melaksanakan sebagian tugas pokok Depkes dibidang penelitian dan
pengembangan kesehatan berdasarkan kebijaksanaan yang ditetapkan oleh Menkes .
BADAN LITBANGKES terdiri atas :
Sekretariat badan litbangkes
Pusat penelitian dan pengembangan sistem dan kebijakan kesehatan
Pusat penelitian dan pengembangan biomedis dan farmasi
Pusat penelitian dan pengembangan ekologi dan status kesehatan
Pusat penelitian dan pengembangan gizi dan makanan