Anda di halaman 1dari 102

PEDOMAN PENDIDIKAN

FAKULTAS TEKNIK

JU RU SAN
PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA

FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
Tahun Akademik 2013- 2014

i
ii
KATA PENGANTAR

Dengan mengucapkan syukur kepada Allah SWT, maka Buku Pedoman Pendidikan
Fakultas Teknik Universitas Brawijaya ini dapat diterbitkan. Buku Pedoman ini merupakan
hasil Keputusan Dekan Fakultas Teknik No. 192/UN10.6/SK/2011 revisi dari Buku Pedoman
sebelumnya. Dengan memperhatikan perubahan-perubahan yang terjadi pada bidang
keteknikan dan akademik antara lain : KKNI dan KBK dalam beberapa tahun terakhir maka
mulai tahun ajaran 2014-2015 Fakultas Teknik akan memutakhirkan buku pendidikannya
sehingga diharapkan Buku Pedoman ini yang ditetapkan dengan SK Dekan tahun 2011 ini
masih berlaku sampai dengan pemuktahiran diputuskan menjadi panduan bagi Fakultas Teknik
dalam melaksanakan pendidikan tahun ajaran 2013-2014 dalam rangka mencapai Visi, dan
Misi dan tujuan pendidikan yang telah ditetapkan.
Dengan jumlah Program Studi yang terus berkembang, baik pada jenjang Sarjana (S1),
Magister (S2), maupun Doktor (S3), maka pedoman pendidikan disetiap jenjang tersebut
juga harus dikembangkan sehingga dapat menjadi pedoman bagi seluruh Program Studi yang
ada. Untuk memudahkan pemakaian maka Buku Pedoman dicetak dalam beberapa buku
sesuai dengan Jurusan/Program Studi yang ada.
Penghargaan dan ucapan terima kasih disampaikan kepada seluruh Pimpinan Fakultas,
Jurusan dan Program Studi, Tim Penyusun Buku Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik,
serta semua pihak yang telah memberikan kontribusinya dalam proses penyusunan Buku
Pedoman ini.
Akhirnya, kami berharap bahwa Buku Pedoman Pendidikan ini dapat memenuhi fungsinya
sebagai acuan dalam pelaksanaan kegiatan akademik di Fakultas Teknik.

Dekan,

ttd

Prof. Dr. Ir. Mohammad Bisri, MS


NIP. 19581126 198609 1 001

iii
iv
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR .............................................................................................................. iii

DAFTAR ISI .......................................................................................................................... v

VISI, MISI, TUJUAN DAN NILAI UTAMA FAKULTAS TEKNIK ............................................. vii

MILESTONE FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS BRAWIJAYA ............................................ viii

SURAT KEPUTUSAN DEKAN TENTANG PEDOMAN PENDIDIKAN ................................. ix


FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS BRAWIJAYA
PEDOMAN PELAKSANAAN PENDIDIKAN JURUSAN PERENCANAAN ............................. 1
WILAYAH DAN KOTA
Visi dan Misi ........................................................................................................................... 1
Studio ..................................................................................................................................... 2
Mata Kuliah Pilihan ................................................................................................................. 2
Kuliah Kerja Nyata - Praktek (KKN-P) ...................................................................................... 3
Skripsi ..................................................................................................................................... 4
Ujian Tengah & Akhir Semester ............................................................................................... 7
Mata Kuliah dan Silabus .......................................................................................................... 15

v
vi
Visi, Misi, Tujuan, dan Nilai Utama Fakultas Teknik

Visi FTUB
Pada Tahun 2020, Fakultas Teknik UB menjadi institusi pendidikan tinggi di bidang keteknikan
yang unggul di Asia, dan mampu berperan aktif dalam pembangunan bangsa melalui proses
pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Misi FTUB
1. Menyelenggarakan pendidikan dengan kualitas unggul untuk menghasilkan lulusan dengan
kemampuan akademik di bidang keteknikan yang berkualitas, berjiwa entrepreneur,
dan berbudi pekerti luhur.
2. Melakukan penelitian, pengembangan dan penyebarluasan ilmu pengetahuan dan teknologi,
serta melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat khususnya di bidang keteknikan
guna meningkatkan taraf kehidupan masyarakat, bangsa dan umat manusia.

Tujuan FTUB
1. Menghasilkan lulusan di bidang keteknikan yang unggul, tangguh dan mampu bersaing
di tingkat nasional dan internasional, berjiwa entrepreneur dan berbudi pekerti luhur,
serta bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
2. Memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan
dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat di bidang keteknikan, sehingga dapat
berperan dalam menentukan arah kebijakan nasional khususnya dalam bidang
energi, informasi, transportasi, dan sumberdaya air guna meningkatkan taraf
kehidupan masyarakat, bangsa dan umat manusia.

Nilai Utama FTUB


Sebagai bagian dari Universitas Brawijaya, segenap warga Fakultas Teknik Universitas
Brawijaya dalam pelaksanaan tugas, fungsi dan tanggung jawabnya menerapkan nilai dan
sikap dasar sebagai berikut:
1. Menjadi pribadi yang beretika dan berintegritas dalam kehidupan bermasyarakat,
bernegara, maupun dalam menjalankan profesinya selalu berpegang teguh pada norma-
norma atau peraturan-peraturan yang berlaku di masyarakat, negara dan agama.
2. Mengutamakan profesionalisme dan keunggulan untuk selalu dapat memberikan
pelayanan prima dalam pelaksanaan tugas dan kewajibannya masing-masing dengan
tujuan ibadah kepada Tuhan Yang Maha Esa.

vii
Milestone Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

1963 Berdirinya Fakultas Teknik UB dengan 2 Jurusan : Teknik Sipil dan Teknik
Mesin
1976 Dibukanya Jurusan Teknik Pengairan
1978 Dimulainya Jurusan Teknik Elektro
1983 Mulai menyelenggarakan Jurusan Arsitektur
1983 Ikut berperan dalam Proyek Percepatan Insinyur Indonesia untuk
meningkatkan Daya Saing Bangsa
1990 Mahasiswa FT UB ikut memprakarsai didirikannya Organisasi Ikatan
Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI)
1995 Dimulai pendidikan Pascasarjana jenjang Magister
1998 Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota mulai diselenggarakan
2000 Mulai mendapatkan perhatian Internasional dengan hadirnya Para Guru
Besar dari berbagai negara yang berlanjut dengan kerjasama
2005 Dibukanya Program Studi Teknik Industri
2005 Berbagai kerjasama (MOU) dengan banyak institusi di luar negeri, terkait
kerjasama studi lanjut, penelitian dan Dual Degree
2007 Diselenggarakannya Program Studi Teknik Informatika
2008 Dimulainya penyelenggaraan Program Pascasarjana jenjang Doktor
2011 Diselenggarakannya Program Studi Teknik Komputer, Sistem Informasi,
dan Teknik Kimia

viii
KEPUTUSAN
DEKAN FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS BRAWIJAYA
Nomor : 192 /UN10.6 /SK/2011

tentang

Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik Universitas Brawijaya


Tahun Akademik 2011/2012 - 2015/2016

Menimbang : a. Bahwa Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik Universitas Brawijaya


Tahun 2008/2009 – 2010/2011 perlu disempurnakan dan disesuaikan
dengan perkembangan kebutuhan masyarakat akan tenaga Sarjana
Teknik dan dengan peraturan-peraturan yang dikeluarkan, baik oleh
Kementerian Pendidikan Nasional maupun Universitas Brawijaya dan
Fakultas Teknik sendiri.
b. Bahwa untuk mengatur penyelenggaraan pendidikan atas dasar sistem
kredit yang telah disesuaikan dengan kebutuhan tersebut diatas, maka
dipandang perlu untuk menyempurnakan Pedoman Pendidikan Fakultas
Teknik Universitas Brawijaya dan menerbitkan dalam bentuk Buku
Pedoman 2011/2012 – 2015/2016.

Mengingat : 1. Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan


Nasional.
2. Undang-Undang RI Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.
3. Peraturan Pemerintah RI Nomor 60 Tahun 1999 tentang Pendidikan
Tinggi.
4. Peraturan Pemerintah RI Nomor 19 Tahun 2005 tentang Pedoman
Penyelenggaraan Pendidikan.
5. Peraturan Pemerintah RI Nomor 66 Tahun 2010 tentang Standar
Nasional Pendidikan.
6. Keputusan Menteri Negara Koordinator Bidang Pengawasan
Pembangunan dan Pendayaagunaan Aparatur Negara Nomor
38/KEP/MK.WASPAN/ 8/1999 tentang Jabatan Fungsional Dosen
dan Angka Kredit.
7. Keputusan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 232/U/2000
tentang Pedoman Penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi dan
Penilaian Hasil Belajar Mahasiswa.
8. Keputusan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 045/U/2002
tentang Kurikulum Inti Pendidikan Tinggi.
9. Keputusan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 080/O/2002
tentang Statuta Universitas Brawijaya.

ix
10. Surat Keputusan Dirjen Dikti Nomor 28/DIKTI/ Kep/2002 tentang
Penyelenggaraan Program Reguler dan Non Reguler di Perguruan
Tinggi Negeri.
11. Surat Keputusan Dirjen Dikti Nomor 43/DIKTI/ Kep/2006 tentang
Rambu-Rambu Pelaksanaan Kelompok Mata Kuliah Pengembangan
Kepribadian di Perguruan Tinggi.
12. Surat Keputusan Dirjen Dikti Nomor 44/DIKTI/ Kep/2006 tentang
Rambu-Rambu Pelaksanaan Kelompok Mata Kuliah Berkehidupan
Bermasyarakat di Perguruan Tinggi.
13. Surat Edaran Dirjen Dikti Nomor 4071/D/T/2006 tentang Implementasi
Rambu-rambu Pelaksanaan Bahan Kajian Pengembangan Kepribadian
dan Berkehidupan Bermasyarakat.
14. Keputusan Rektor Universitas Brawijaya Nomor 74/SK/2006 tentang
Organisasi dan Tata Kerja Universitas Brawijaya.
15. Keputusan Rektor Universitas Brawijaya Nomor 168/SK/2010 tentang
Buku Pedoman Universitas Brawijaya.
16. Keputusan Rektor Universitas Brawijaya Nomor 208/PER/2010
tentang Kurikulum Institutional Universitas Brawijaya.
17. Keputusan Rektor Universitas Brawijaya Nomor 221/PER/2010
tentang Pedoman Pelaksanaan Kompetensi Berbahasa Inggris,
Kompetensi Teknologi dan Komunikasi, Kegiatan Olahraga/ Kesenian
dan Potensi Kecerdasan bagi Mahasiswa Universitas Brawijaya.
18. Keputusan Rektor Universitas Brawijaya Nomor 223/PER/2010
tentang Pedoman Pelaksanaan Skripsi sebagai Tugas Akhir Pendidikan
Program Sarjana di Universitas Brawijaya.
19. Keputusan Rektor Universitas Brawijaya Nomor 224/PER/2010
tentang Pedoman Pelaksanaan Tesis sebagai Tugas Akhir Pendidikan
Program Magister di Universitas Brawijaya.
20. Keputusan Rektor Universitas Brawijaya Nomor 225/PER/2010
tentang Pedoman Pelaksanaan Disertasi sebagai Tugas Akhir
Pendidikan Program Doktor di Universitas Brawijaya.
21. Keputusan Rektor Universitas Brawijaya Nomor 335/PER/2010
tentang Program Doktor Jalur Khusus di Universitas Brawijaya bagi
Mahasiswa Program Magister dan Lulusan Program Sarjana yang
Berprestasi Istimewa.
22. Keputusan Rektor Universitas Brawijaya Nomor 336/PER/2010
tentang Pengakuan Hasil Belajar dari Perguruan Tinggi Lain
ke Universitas Brawijaya.
23. Keputusan Rektor Universitas Brawijaya Nomor 337/PER/2010
tentang Perpindahan Mahasiswa dari Perguruan Tinggi Lain
ke Universitas Brawijaya.
24. Keputusan Rektor Universitas Brawijaya Nomor 338/PER/2010
tentang Penyelenggaraan Program Dua Gelar (Dual Degree)
di Universitas Brawijaya.

x
Memperhatikan : 1. Hasil Rapat Tim Buku Pedoman Fakultas Teknik Universitas
Brawijaya Tahun 2011/2012 – 2015/2016.
2. Masukan Pimpinan Fakultas Teknik pada Rapat Pimpinan periode
Bulan Januari – Juni 2011.

Menetapkan : 1. Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik Universitas Brawijaya Tahun


Akademik 2011/2012 – 2015/2016 sebagaimana terlampir, dipakai
sebagai acuan utama seluruh unit pelaksana akademik di Fakultas
Teknik Universitas Brawijaya.
2. Pedoman Pendidikan Fakultas Teknik Universitas Brawijaya Tahun
Akademik 2011/2012 – 2015/2016 diperuntukkan bagi mahasiswa
Angkatan 2011 – 2015. Dalam hal penentuan kredit perolehan bagi
mahasiswa angkatan sebelumnya akan dilakukan peralihan sesuai
dengan Peraturan Peralihan di masing-masing Jurusan/ Program Studi.
3. Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dan akan diadakan
perbaikan seperlunya apabila ada kekeliruan dalam penetapannya.

Ditetapkan di Malang
Pada tanggal 1 Agustus 2011

Dekan,

Ttd.

Prof. Ir. Harnen Sulistio, M.Sc., Ph.D.


Nip. 19570527 198403 1 002

xi
xii
PEDOMAN PENDIDIKAN FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
2010/2011 - 2015/2016

BAB I
KETENTUAN UMUM
Pasal 1

Dalam Pedoman Pendidikan ini yang dimaksud dengan:


a. Semester adalah satuan waktu kegiatan yang terdiri atas 16 (enam belas) minggu kuliah
atau kegiatan terjadual lainnya, berikut kegiatan iringannya, termasuk 2 (dua) sampai
3 (tiga) minggu kegiatan penilaian.
b. Semester pendek adalah suatu semester untuk mahasiswa tertentu yang
penyelenggaraannya diperpendek dengan mengacu pada ketentuan yang ditetapkan oleh
Dekan.
c. Sistem Kredit Semester adalah suatu sistem penyelenggaraan pendidikan dengan
menggunakan satuan kredit semester (sks) untuk menyatakan beban studi mahasiswa,
beban kerja dosen, pengalaman belajar dan beban penyelenggaraan program.
d. Satuan kredit semester (sks) adalah takaran penghargaan terhadap pengalaman belajar
yang diperoleh selama satu semester melalui kegiatan terjadual per minggu sebanyak
1 jam perkuliahan atau 2 jam pratikum, atau 4 jam kerja lapangan yang masing-masing
diiringi sekitar 1 – 2 jam kegiatan terstruktur dan sekitar 1 – 2 jam kegiatan mandiri.
e. Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) ialah kurikulum yang disusun berdasarkan atas
elemen-elemen kompetensi yang dapat menghantarkan peserta didik untuk mencapai
kompetensi utama, kompetensi pendukung, dan kompetensi lain sebagai a method of
inquiry (suatu metode pembelajaran yang menumbuhkan hasrat besar untuk ingin tahu)
yang diharapkan.
f. Kompetensi adalah seperangkat tindakan cerdas, penuh tanggung jawab yang dimiliki
seseorang sebagai syarat untuk dianggap mampu oleh masyarakat dalam melaksanakan
tugas-tugas di bidang pekerjaan tertentu.
g. Standar kompetensi lulusan adalah kualifikasi kemampuan lulusan yang mencakup sikap,
pengetahuan, dan ketrampilan.
h. Nilai kredit adalah nilai yang menyatakan besar usaha untuk menyelesaikan tugas-tugas
yang ada dalam program perkuliahan, seminar, praktekum/studio, praktek kerja maupun
tugas-tugas lain.
i. Kuliah adalah kegiatan tatap muka yang dilakukan antara dosen dan mahasiswa secara
terjadual di kelas atau di tempat lain yang ditentukan.
j. Seminar adalah pertemuan ilmiah berkaitan dengan matakuliah yang diselenggarakan
oleh mahasiswa dengan bimbingan dosen yang bersangkutan.
k. Praktekum/kegiatan studio adalah kegiatan akademik terstruktur yang dilakukan
di laboratorium/studio atau di tempat lain yang ditentukan.
l. Kuliah Kerja Nyata-Praktek (KKN-P) adalah kegiatan akademik terstruktur yang
dilakukan di perusahaan, proyek dan/atau instansi yang disetujui Ketua Jurusan/Program
Studi.

xiii
m. Tugas adalah kegiatan akademik terstruktur yang dilakukan oleh mahasiswa dengan
bimbingan dosen/asisten.
n. Kuis dan Ujian Tengah Semester (UTS) adalah kegiatan evaluasi yang dilaksanakan
selama masa perkuliahan berlangsung dalam semester yang bersangkutan.
o. Ujian Akhir Semester (UAS) adalah kegiatan evaluasi yang dilakukan pada akhir
semester.
p. Indeks Prestasi (IP) adalah suatu angka yang menunjukkan prestasi mahasiswa dari
mata kuliah yang ditempuh dalam satu semester yang dihitung dengan jumlah dari perkalian
sks tiap mata kuliah dikalikan dengan bobot nilai yang diperoleh dibagi dengan jumlah
sks yang ditempuh.
q. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) adalah suatu angka yang menunjukkan prestasi
mahasiswa dari seluruh mata kuliah yang ditempuh yang dihitung dengan jumlah dari
perkalian sks tiap mata kuliah dikalikan dengan bobot nilai yang diperoleh dibagi dengan
jumlah sks yang ditempuh
r. Ujian Akhir Sarjana adalah ujian yang dapat berupa Ujian Skripsi atau Ujian Komprehensip
dan Ujian Skripsi.
s. Kartu Rencana Studi (KRS) adalah catatan tentang rencana program akademik
mahasiswa pada suatu semester.
t. Kartu Hasil Studi (KHS) adalah catatan prestasi akademik mahasiswa yang diterbitkan
setiap akhir semester.
u. Universitas adalah Universitas Brawijaya.
v. Fakultas adalah Fakultas Teknik Universitas Brawijaya.
w. Rektor adalah Rektor Universitas Brawijaya.
x. Dekan adalah Dekan Fakultas Teknik Universitas Brawijaya.
y. Ketua Jurusan/Program Studi adalah Ketua Jurusan/Program Studi di lingkungan Fakultas
Teknik Universitas Brawijaya.
z. Mahasiswa adalah mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Brawijaya.

BAB II
TUJUAN PROGRAM PENDIDIKAN SARJANA TEKNIK
Pasal 2

(1) Tujuan Program Pendidikan Sarjana Teknik adalah untuk menyiapkan peserta didik
menjadi warga negara yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa,
berjiwa Pancasila, memiliki integritas kepribadian yang tinggi, terbuka dan tanggap
terhadap perubahan dan kemajuan ilmu, teknologi dan masalah yang dihadapi masyarakat,
khususnya yang berkaitan dengan bidang keahliannya dengan kualifikasi sebagai berikut:
a. Memiliki integritas kepribadian yang tinggi.
b. Memiliki kemampuan untuk melakukan pengembangan kepemimpinan dan
penumbuhan rasa etika profesional.
c. Memiliki kemampuan bekerja atau meneruskan pendidikan ke jenjang pendidikan
lebih tinggi setelah menyelesaikan pendidikan sarjana.
d. Memiliki motivasi untuk mengikuti perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan
secara intelektual, sosial dan kultural.

xiv
e. Mampu menghadapi situasi-situasi yang baru dalam profesinya sebagai sarjana teknik
yang berdasarkan prinsip-prinsip fundamental secara mandiri, disertai percaya diri
dan pertimbangan yang mantap.
f. Mampu menyelesaikan masalah dengan menerapkan prinsip-prinsip dasar dalam
teknik dan pemikiran analitis yang tertib sewaktu merumuskan, merencanakan, dan
menyederhanakan masalah tanpa kehilangan sifat kekhususannya.
g. Mampu membelajarkan diri dan orang lain sepanjang hayatnya.
h. Mampu memfungsikan diri secara efektif tidak hanya sebagai individu, akan tetapi
juga dalam tim yang multi disiplin dan multi budaya, dengan kapasitas sebagai
pemimpin seefektif sebagai anggota tim.
i. Mampu berkomunikasi secara efektif tidak hanya dalam bidang teknik saja akan
tetapi dengan masyarakat yang lebih luas.
j. Mampu memahami bidang kewirausahaan secara kreatif dan inovatif.
k. Mampu berkomunikasi baik secara lisan maupun tulisan dalam bahasa asing
khususnya bahasa Inggris.
(2) Tujuan Khusus Program Pendidikan Sarjana Teknik untuk masing-masing Jurusan/
Program Studi diatur dalam bagian lain Pedoman Pendidikan ini.

BAB III
SISTEM PENDIDIKAN
Tujuan Penerapan Kurikulum yang Berbasis Kompetensi dengan Sistem
Kredit Semester
Pasal 3

(1) Fakultas menerapkan kurikulum yang berbasis kompetensi dengan Sistem Kredit
Semester.
(2) Tujuan penerapan kurikulum yang berbasis kompetensi dengan Sistem Kredit Semester
adalah sebagai berikut:
a. Untuk mempersiapkan peserta didik menjadi anggota masyarakat yang berakhlak
mulia, memiliki pengetahuan, ketrampilan, kemandirian, dan sikap untuk menemukan,
mengembangkan, serta menerapkan ilmu, teknologi, dan seni, yang bermanfaat bagi
kemanusiaan.
b. Untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa agar dapat mengambil mata
kuliah yang sesuai dengan minat dan bakat/kemampuannya sehingga mahasiswa
yang cakap dan giat bekerja dapat menyelesaikan studi dalam waktu yang sesingkat-
singkatnya.
c. Untuk memberi kemungkinan agar sistem evaluasi kemajuan belajar mahasiswa dapat
diselenggarakan sebaik-baiknya.
d. Untuk memungkinkan pengalihan kredit antar Jurusan/Program Studi, antar fakultas
di lingkungan Universitas Brawijaya dan perpindahan mahasiswa antar perguruan
tinggi.
e. Untuk mempermudah penyesuaian kurikulum dari waktu ke waktu dengan
perkembangan ilmu dan teknologi yang sangat pesat dewasa ini.

xv
Nilai Kredit
Pasal 4

(1) Beban studi mahasiswa, beban kerja dosen dan penyelenggaraan Jurusan/Program Studi
dinyatakan dalam satuan kredit.
(2) Satu satuan kredit semester untuk perkuliahan ditentukan berdasarkan beban kegiatan
yang meliputi tiga macam kegiatan per minggu sebagai berikut:
a. Untuk Mahasiswa
i. Acara tatap muka terjadual, yaitu interaksi antara mahasiswa dan dosen dalam
bentuk kuliah selama 50 (lima puluh) menit.
ii. Kegiatan akademik terstruktur, yaitu kegiatan studi berbentuk pekerjaan rumah
atau penyelesaian soal-soal selama 60 - 120 (enam puluh - seratus dua puluh)
menit.
iii. Kegiatan akademik mandiri, yaitu kegiatan yang harus dilakukan mahasiswa
secara mandiri untuk mendalami, mempersiapkan atau tujuan lain suatu tugas
akademik selama 60 - 120 (enam puluh - seratus dua puluh) menit.
b. Untuk Dosen
i. Acara tatap muka terjadual dengan mahasiswa selama 50 (lima puluh) menit.
ii. Kegiatan perencanaan dan evaluasi akademik terstruktur selama 60 - 120 (enam
puluh - seratus dua puluh) menit.
iii. Kegiatan penyiapan dan pengembangan materi kuliah selama 60 - 120 (enam
puluh - seratus dua puluh) menit.
(3) Satu satuan kredit semester untuk praktikum di laboratorium/studio atau tugas adalah
beban tugas di laboratorium/studio atau tugas sebanyak 2 (dua) sampai 4 (empat) jam
per minggu selama satu semester.
(4) Satu satuan kredit semester untuk praktik kerja di lapangan adalah setara dengan beban
tugas di lapangan sekurang-kurangnya 4 (empat) jam sehari selama 22 (dua puluh dua)
hari kerja.
(5) Satu satuan kredit semester untuk penyusunan skripsi adalah setara dengan beban tugas
sebanyak 3 (tiga) sampai 4 (empat) jam sehari selama satu bulan. Satu bulan dianggap
setara dengan 25 (dua puluh lima) hari kerja sesuai dengan Pedoman Universitas.

Beban Studi Mahasiswa


Pasal 5

(1) Beban studi mahasiswa Program Sarjana sebagai prasyarat penyelesaian kuliahnya
di Fakultas adalah minimum sebanyak 144 sks.
(2) Beban studi mahasiswa Program Magister sebagai prasyarat penyelesaian kuliahnya
di Fakultas adalah minimum sebanyak 36 sks.
(3) Beban studi mahasiswa Program Doktor sebagai prasyarat penyelesaian kuliahnya
di Fakultas adalah minimum sebanyak 40 sks.
(4) Termasuk dalam beban studi ini adalah mata kuliah wajib institusi dan mata kuliah keahlian.

xvi
(5) Mata kuliah wajib institusi bagi mahasiswa Program Sarjana adalah sebagai berikut :
a. Pendidikan Agama (2 sks)
b. Bahasa Inggris (2 sks)
c. Bahasa Indonesia (2 sks)
d. Pendidikan Kewarganegaraan (2 sks)
e. Etika Profesi (2 sks)
f. Kewirausahaan (2 sks)
g. Kuliah Kerja Nyata-Praktek (KKN-P) (2 sks)
h. Skripsi (6 sks)
i. Kompetensi Berbahasa Inggris (0 sks)
j. Kompetensi Teknologi Informasi dan Komunikasi (0 sks)
k. Olah Raga/Kesenian (0 sks)
(6) Mata kuliah wajib institusi bagi mahasiswa Program Magister dan Doktor adalah sebagai
berikut :
a. Kompetensi Berbahasa Inggris (0 sks)
b. Kompetensi Teknologi Informasi dan Komunikasi (0 sks)
c. Tesis (10 - 12 sks) atau Disertasi (28 - 32 sks)
(7) Hasil uji kompetensi atau penilaian hasil belajar mahasiswa terhadap mata kuliah wajib
institusi diatur dalam Buku Pedoman Universitas dan dicantumkan dalam Transkrip
Akademik lulusan.
(8) Persyaratan untuk mata kuliah Kompetensi Berbahasa Inggris dan Olah Raga/ Kesenian
diatur dalam Buku Pedoman Universitas.
(9) Persyaratan mata kuliah Kompetensi Teknologi Informasi dan Komunikasi diatur dalam
Buku pedoman masing-masing Jurusan/Program Studi.
(10) Mata kuliah keahlian diatur dalam buku pedoman masing-masing Jurusan/ Program Studi.
(11) Beban studi dalam satu semester adalah jumlah kredit yang dapat diambil oleh seorang
mahasiswa dalam semester yang bersangkutan.
(12) Beban studi tahun pertama mahasiswa baru Program Sarjana ditentukan oleh masing-
masing Jurusan/Program Studi sebesar antara 18 - 24 sks setiap semester.
(13) Beban studi semester pertama mahasiswa baru Program Magister dan doktor ditentukan
oleh masing-masing Program Studi sebesar antara 12 - 15 sks.
(14) Beban studi yang dapat diambil oleh seorang mahasiswa untuk tiap semester ditentukan
berdasarkan Indeks Prestasi (IP) semester sebelumnya atau Indeks Prestasi Kumulatif
(IPK) sepanjang memenuhi prasyarat yang ditentukan dengan perhitungan sebagai
berikut :

xvii
Indeks Prestasi pada semester Beban studi maksimum yang boleh
sebelumnya/Indeks Prestasi diambil pada semester berikutnya
Kumulatif (IPK) Program S1 Program S2 dan S3
IP ³ 3,00 24 sks 15 sks
2,50 £ IP < 3,00 21 sks 12 sks
2,00 £ IP < 2,50 18 sks -
1,50 £ IP < 2,00 15 sks -
IP < 1,50 £ 12 sks -
Prasyarat dapat berupa mata kuliah, tugas, praktikum, praktek kerja atau seminar.
Pengertian tentang Indeks Prestasi (IP) dapat dilihat pada Pasal 1 dan diatur dalam
Pasal 9.

Pelaksanaan Pengajaran
Pasal 6

(1) Pelaksanaan pengajaran mengacu pada Rencana Program dan Kegiatan Pembelajaran
Semester (RPKPS) yang disusun oleh dosen, disahkan oleh Jurusan/Program Studi dan
dikomunikasikan secara terbuka kepada mahasiswa pada awal perkuliahan.
(2) Pelaksanaan pengajaran dititikberatkan pada upaya meningkatkan kemauan dan
kemampuan mahasiswa dalam mencari, mendapatkan dan mengolah ilmu pengetahuan
dan teknologi.
(3) Pelaksanaan pengajaran dapat dilakukan dalam bentuk kuliah, ceramah, seminar, tutorial,
diskusi, praktekum, studio, pengerjaan tugas mandiri dan kelompok, studi lapangan atau
melakukan praktek kerja.
(4) Untuk meningkatkan mutu pelaksanaan pengajaran, maka di tingkat fakultas dibantu
oleh Badan Pengembangan dan Pemantauan Kurikulum (BPPK) dan di tingkat Jurusan/
Program Studi dibantu oleh Kelompok Dosen Keahlian (KDK).

Evaluasi Keberhasilan Studi Mahasiswa


Pasal 7

(1) Evaluasi keberhasilan studi mahasiswa bertujuan menilai sikap, pemahaman dan
penguasaan bahan yang disajikan pada suatu mata kuliah.
(2) Evaluasi keberhasilan studi mahasiswa dilakukan dengan cara mendapatkan informasi
mengenai seberapa jauh mahasiswa telah mencapai tujuan yang dirumuskan dalam
kurikulum melalui penyelenggaraan ujian, penilaian tugas dan kegiatan lain.
(3) Untuk mendapatkan informasi yang mendekati ketepatan yang diperlukan untuk menilai
kemampuan seorang mahasiswa, dilakukan evaluasi yang dapat dilakukan dengan
prosedur sebagai berikut :

xviii
a. Kuis/Tugas, sekurang-kurangnya dua kali dalam satu semester.
b. Ujian tengah semester (UTS), ujian tulis yang dilakukan di kelas pada tengah semester
dan dapat diganti dalam bentuk tes/tugas yang lain.
c. Ujian akhir semester (UAS), ujian tulis yang dilakukan di kelas pada akhir semester
dan dapat diganti dalam bentuk tes/tugas yang lain.
d. Pada beberapa maka kuliah tertentu, penilaian dapat ditambah dari pelaksanaan
praktikum.
(4) Metode Pelaksanaan Kuis, Ujian Tengah Semester, maupun Ujian Akhir Semester dapat
dilakukan dengan cara sebagai berikut :
a. Ujian tertulis
b. Ujian lisan
c. Pemberian tugas
d. Penyusunan makalah
e. Seminar
(5) Ujian khusus diberikan kepada mahasiswa yang akan Ujian Akhir Sarjana, tetapi IPK
yang diperoleh kurang dari 2,00 dan atau nilai D/D+ lebih dari 10% dan atau terdapat
nilai E. Ujian khusus hanya dilakukan satu kali selama masa studi dengan syarat-syarat
sebagai berikut:
a. Mata kuliah yang pernah diikuti ujiannya.
b. Telah menyelesaikan semua prasyarat akademik lainnya.
c. Maksimum yang diujikan 10 sks.
d. Mekanisme penyelenggaraan ditentukan oleh masing-masing Jurusan/ Program studi.

Pedoman Penilaian
Pasal 8

(1) Hasil evaluasi yang disebut dalam Pasal 7 Peraturan ini dinyatakan dalam nilai angka
antara 0 - 100. Nilai ini termasuk penilaian terhadap sikap dan tanggung jawab mahasiswa.
(2) Sebagai pedoman, Nilai Akhir (NA) masing-masing mata kuliah dapat ditentukan dengan
rumus:
n

å Bk .Nk
i i + Bm.Nm + Bp.Np + Bt.Nt + Ba.Na + Bs.Ns
NA = i =1
n

å Bk + Bm + Bp + Bt + Ba + Bs
i =1
i

dengan :
NA : Nilai prestasi mahasiswa dengan pembulatan ke atas sampai dua angka
di belakang tanda desimal.
n : Banyaknya kegiatan kuis.
Bk : Bobot nilai kuis.
Bm : Bobot nilai ujian tengah semester.
Bp : Bobot nilai praktekum.
Bt : Bobot nilai tugas.

xix
Ba : Bobot nilai ujian akhir semester.
Bs : Bobot aktivitas.
Nk : Nilai kuis.
Nm : Nilai ujian tengah semester.
Np : Nilai praktekum.
Nt : Nilai tugas.
Na : Nilai ujian akhir semester.
Ns : Nilai aktivitas.
(3) Nilai akhir tersebut pada ayat 2 berupa nilai angka dan dikonversikan ke dalam nilai
huruf dengan ketentuan kesetaraan sebagai berikut :

Nilai Angka Nilai Huruf


80 < N £ 100 A
75 < N £ 80 B+
69 < N £ 75 B
60 < N £ 69 C+
55 < N £ 60 C
50 < N £ 55 D+
44 < N £ 50 D
0 < N £ 44 E

(4) Nilai Akhir Mata Kuliah dikatakan sah jika mahasiswa memenuhi syarat sebagai
berikut :
a. Terdaftar secara resmi sebagai mahasiswa untuk semester yang sedang berjalan.
b. Telah memenuhi syarat-syarat administrasi akademik yang ditentukan.
c. Telah mengikuti minimal 80% dari kuliah yang diberikan oleh dosen, kecuali bila
mahasiswa memprogram KKN-P, maka ijin KKN-P diakui sebagai kuliah dengan
lama sesuai ijin KKN-P, dan mengikuti kegiatan yang ada surat ijinnya yang
dikeluarkan oleh minimal Ketua Jurusan/Program Studi.
(5) Bilamana seorang mahasiswa tidak memenuhi persyaratan sebagaimana butir 4, maka
mahasiswa tersebut diberi nilai K (ekivalen nol) untuk mata kuliah yang bersangkutan
dan akan dipakai dalam perhitungan Indeks Prestasi (IP) dan dianggap belum menempuh
mata kuliah tersebut.

Perhitungan Indeks Prestasi


Pasal 9

(1) Keberhasilan studi mahasiswa dinyatakan dengan Indeks Prestasi (IP).


(2) Untuk menghitung Indeks Prestasi (IP), nilai huruf diubah menjadi nilai bobot dengan
ketentuan sebagai berikut :

xx
Nilai Huruf Bobot
A 4
B+ 3,5
B 3
C+ 2,5
C 2
D+ 1,5
D 1
E 0
K 0

Perhitungan Indeks Prestasi dilakukan sebagai berikut:

å K i ´ (NA)i
n

IP = i =1

å
n
i =1
Ki

dengan :
IP : Indeks Prestasi.
n : Banyaknya mata kuliah.
K : Nilai kredit mata kuliah.
NA : Nilai akhir mata kuliah dalam bentuk nilai terbobot (Pasal 8 Ayat 2).

(4) Bilamana seorang mahasiswa telah membatalkan suatu mata kuliah, maka mata kuliah
tersebut tidak diperhitungkan dalam menghitung Indeks Prestasi.
(5) Dalam menghitung Indeks Prestasi Kumulatif (IPK), setiap mata kuliah dari semua
semester yang pernah diikuti mahasiswa hanya dihitung satu kali dan diambil nilainya
yang terbaik pada mata kuliah tersebut termasuk nilai yang diperoleh di Semester Pendek.

Evaluasi Keberhasilan Studi


Pasal 10

(1) Evaluasi keberhasilan studi mahasiswa Program Sarjana dilakukan pada :


a. Akhir tiap semester.
b. Akhir tahun pertama (dua semester).
c. Akhir tahun kedua (empat semester).
d. Akhir tahun ketiga (enam semester).
e. Akhir tahun keempat (delapan semester).
f. Akhir program studi sarjana (setelah mencapai 144 sks).
g. Akhir batas waktu studi (empat belas semester).

xxi
(2) Evaluasi keberhasilan mahasiswa Program Magister dan doktor dilakukan sebagai
berikut :
a. Pada akhir tahun keempat (delapan semester) bagi Program Magister
b. Pada akhir tahun kelima (sepuluh semester) bagi Program Doktor
(3) Evaluasi keberhasilan studi mahasiswa Program Sarjana pada akhir tahun pertama:
a. Evaluasi keberhasilan studi mahasiswa Program Sarjana pada akhir tahun pertama
(terhitung sejak saat mahasiswa untuk pertama kalinya terdaftar) dipergunakan untuk
menentukan kelanjutan di Fakultas.
b. Mahasiswa diperbolehkan melanjutkan studinya di Fakultas bilamana memenuhi
syarat-syarat sebagai berikut :
i. Mengumpulkan sekurang-kurangnya 24 sks lulus (tanpa nilai E dan sesuai dengan
persyaratan lulus suatu mata kuliah) dengan IPK ³ 2,00.
ii. Apabila telah mengumpulkan lebih dari 24 sks dengan IPK < 2,0, maka diambil
24 sks terbaik (tanpa nilai E) dengan IPK ³ 2,00.
c. Jika mahasiswa tidak dapat memenuhi syarat-syarat tersebut pada Pasal 10 Ayat 3
Butir b, mahasiswa tersebut diberhentikan sebagai mahasiswa Fakultas.
(4) Evaluasi keberhasilan studi mahasiswa Program Sarjana pada akhir tahun kedua :
a. Evaluasi keberhasilan studi mahasiswa Program Sarjana pada akhir tahun kedua
(terhitung sejak saat mahasiswa untuk pertama kalinya terdaftar) dipergunakan untuk
menentukan kelanjutan di Fakultas.
b. Mahasiswa diperbolehkan melanjutkan studinya di Fakultas bilamana memenuhi
syarat-syarat sebagai berikut :
i. Mengumpulkan sekurang-kurangnya 48 sks lulus (tanpa nilai E dan sesuai dengan
persyaratan lulus suatu mata kuliah) dengan IPK ³ 2,00.
ii. Apabila telah mengumpulkan lebih dari 48 sks dengan IPK < 2,0, maka diambil
48 sks terbaik (tanpa nilai E) dengan IPK ³ 2,00.
c. Jika mahasiswa tidak dapat memenuhi syarat-syarat tersebut pada Pasal 10 Ayat 4
Butir b, mahasiswa tersebut diberhentikan sebagai mahasiswa Fakultas.
(5) Evaluasi keberhasilan studi mahasiswa Program Sarjana pada akhir tahun ketiga :
a. Evaluasi keberhasilan studi mahasiswa Program Sarjana pada akhir tahun ketiga
(terhitung sejak saat mahasiswa untuk pertama kalinya terdaftar) dipergunakan untuk
menentukan kelanjutan di Fakultas.
b. Mahasiswa diperbolehkan melanjutkan studinya di Fakultas bilamana memenuhi
syarat-syarat sebagai berikut :
i. Mengumpulkan sekurang-kurangnya 72 sks lulus (tanpa nilai E dan sesuai dengan
persyaratan lulus suatu mata kuliah) dengan IPK ³ 2,00.
ii. Apabila telah mengumpulkan lebih dari 72 sks dengan IPK < 2,0, maka diambil
72 sks terbaik (tanpa nilai E) dengan IPK ³ 2,00.
c. Jika mahasiswa tidak dapat memenuhi syarat-syarat tersebut pada Pasal 10 Ayat 5
Butir b, mahasiswa tersebut diberhentikan sebagai mahasiswa Fakultas.
(6) Evaluasi keberhasilan studi mahasiswa Program Sarjana pada akhir tahun keempat :
a. Evaluasi keberhasilan studi mahasiswa pada akhir tahun keempat (terhitung sejak
saat mahasiswa untuk pertama kalinya terdaftar) dipergunakan untuk menentukan
kelanjutan studinya di Fakultas.

xxii
b. Mahasiswa diperbolehkan melanjutkan studinya di Fakultas apabila memenuhi syarat-
syarat sebagai berikut :
i. Mengumpulkan sekurang-kurangnya 96 sks lulus (tanpa nilai E dan sesuai dengan
persyaratan lulus suatu mata kuliah) dengan IPK ³ 2,00.
ii. Apabila telah mengumpulkan lebih dari 96 sks dengan IPK < 2,0, maka diambil
96 sks terbaik (tanpa nilai E) dengan IPK ³ 2,00.
c. Jika mahasiswa tidak dapat memenuhi syarat-syarat tersebut pada Pasal 10 Ayat 6
Butir b, mahasiswa tersebut diberhentikan sebagai mahasiswa Fakultas.
(7) Seorang mahasiswa Program Sarjana dinyatakan telah selesai mengikuti kuliah pada
suatu Jurusan/Program Studi bilamana telah mengumpulkan jumlah nilai kredit sebanyak
144 sks, dengan syarat-syarat sebagai berikut :
a. IPK ³ 2,00,
b. Tidak ada nilai E.
c. Total sks mata kuliah yang mempunyai nilai D dan D+, tidak melebihi 10% dari sks
mata kuliah yang harus ditempuh.
d. Telah menyelesaikan skripsi.
e. Telah menyelesaikan tugas akademik lainnya.
f. Telah lulus ujian akhir sarjana.
g. Telah memenuhi syarat-syarat administrasi.
h. Memiliki nilai TOEIC dengan skor ³ 500 dari institusi yang diakui oleh Universitas.
i. Memiliki sertifikat Internet and Computing Core Certification (IC3) sekurang kurang
2 (dua) jenis kompetensi.
i. Memiliki sertifikat program aplikasi komputer sekurang-kurangnya 2 (dua) jenis
aplikasi komputer dari institusi yang diakui oleh Fakultas.
(8) Waktu penyelesaian studi Program Sarjana :
a. Waktu penyelesaian studi yang disediakan adalah paling lama 14 (empat belas)
semester terhitung sejak saat mahasiswa tersebut untuk pertama kalinya terdaftar
sebagai mahasiswa.
b. Jika setelah 14 (empat belas) semester seseorang mahasiswa belum memenuhi
persyaratan yang ditentukan pada Pasal 10 Ayat 7, mahasiswa tersebut diberhentikan
sebagai mahasiswa Fakultas.
(9) Evaluasi keberhasilan studi mahasiswa Program Magister dilakukan sebagai berikut :
a. Pada akhir semester ke dua mengumpulkan minimum 16 sks dengan IPK 2,75.
b. Pada akhir tahun keempat telah menyelesaikan seluruh beban sks perkuliahan, tesis
dan publikasi ilmiah di jurnal nasional.
c. Jika mahasiswa tidak dapat memenuhi syarat-syarat tersebut pada dalam Pasal 10
Ayat 9 Butir a dan b, mahasiswa tersebut diberhentikan sebagai mahasiswa Fakultas.
(10) Evaluasi keberhasilan studi mahasiswa Program Doktor dilakukan sebagai berikut:
a. Pada akhir semester ke dua mengumpulkan minimum 16 sks dengan IPK 2,75.
b. Pada akhir tahun kelima telah menyelesaikan seluruh beban sks perkuliahan, disertasi
dan publikasi ilmiah di jurnal internasional.
c. Jika mahasiswa tidak dapat memenuhi syarat-syarat tersebut pada Pasal 10 Ayat
10 Butir a dan b, mahasiswa tersebut diberhentikan sebagai mahasiswa Fakultas.

xxiii
(11) Seorang mahasiswa selama mengikuti kuliah pada suatu Jurusan/Program Studi diberi
kesempatan untuk memperbaiki nilai mata kuliah selama batas waktu studi yang
diperkenankan baginya belum dilampaui. Sedangkan nilai yang dipergunakan untuk
evaluasi adalah nilai yang terbaik. Yang dimaksud dengan memperbaiki nilai adalah dengan
memprogram dan menempuh kembali mata kuliah yang bersangkutan.

Ujian Khusus
Pasal 11

(1) Ujian khusus diberikan kepada mahasiswa yang akan Ujian Akhir Sarjana, tetapi Indeks
Prestasi Kumulatif (IPK) yang diperoleh kurang dari 2,00 dan atau nilai D/D+ lebih dari
10% dan atau terdapat nilai E.
(2) Ujian khusus hanya dilakukan satu kali selama masa studi dengan syarat-syarat sebagai
berikut :
a. Mata kuliah yang pernah diikuti ujiannya.
b. Telah menyelesaikan semua prasyarat akademik lainnya.
c. Maksimum yang diujikan 10 sks.
d. Mekanisme penyelenggaraan ditentukan oleh masing-masing Jurusan/ Program studi.

Program Semester Pendek


Pasal 12

(1) Program semester pendek adalah program perkuliahan yang dilaksanakan pada saat
liburan semester genap disesuaikan dengan kalender akademik Fakultas. Pelaksanaan
semester pendek diatur oleh masing-masing Jurusan/Program Studi.
(2) Program semester pendek bertujuan memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk
memperbaiki nilai mata kuliah yang sudah pernah ditempuh dalam rangka meningkatkan
indeks prestasi kumulatif dan memperpendek masa studi serta menghindari terjadinya
putus studi.
(3) Mata kuliah yang dapat diprogram oleh mahasiswa dalam semester pendek ialah mata
kuliah yang pernah ditempuh dengan nilai selain K.
(4) Penyelenggaraan program semester pendek meliputi kegiatan tatap muka, tugas
terstruktur, tugas mandiri dan ujian akhir.
(5) Kurikulum dan peraturan akademik dalam perkuliahan semester pendek tetap mengacu
pada kurikulum dan peraturan akademik yang berlaku saat itu, dengan ketentuan
tambahan bahwa praktekum yang sudah lulus tidak perlu mengulang.
(6) Semester pendek tidak diperhitungkan dalam perhitungan masa studi.

xxiv
BAB IV
ADMINISTRASI AKADEMIK
Pelaksanaan Administrasi Akademik
Pasal 14

Untuk melaksanakan kegiatan akademik diperlukan administrasi yang meliputi :


(1) Melaksanakan daftar ulang di awal semester.
(2) Penentuan rencana studi semester mahasiswa.
(3) Perubahan rencana studi mahasiswa.
(4) Kuliah, tugas, seminar, praktekum/kegiatan studio dan praktek kerja.
(5) Kuis, Ujian Tengah Semester (UTS) dan Ujian Akhir Semester (UAS).
(6) Pengisian dan pengesahan Kartu Hasil Studi (KHS).
(7) Pengesahan hasil studi mahasiswa dalam Laporan Hasil Studi dalam bentuk Kartu
Kendali.
Pendaftaran Mahasiswa
Pasal 15

(1) Untuk dapat mengikuti kegiatan akademik, semua mahasiswa diwajibkan mendaftarkan
diri dalam bentuk pendaftaran administrasi dan akademik secara tertib. Pendaftaran
administrasi dan akademik mahasiswa baru dan lama diatur waktunya sesuai dengan
kalender akademik pada tahun yang bersangkutan.
(2) Khusus mahasiswa baru Program Sarjana Jurusan Teknik Elektro harus memiliki surat
keterangan tidak buta warna sebelum melakukan pendaftaran ulang, khusus untuk
Jurusan Arsitektur dan Perencanaan Wilayah dan Kota, apabila dinyatakan buta warna
parsial maka perlu ada wawancara dan tes khusus di Jurusan yang bersangkutan.
(3) Syarat-syarat pendaftaran administrasi yang harus dipenuhi oleh mahasiswa mengikuti
persyaratan yang ditetapkan oleh Universitas dan Fakultas.
(4) Mahasiswa yang tidak melakukan atau terlambat melakukan pendaftaran ulang pada
suatu semester tanpa mendapatkan persetujuan Rektor, dinyatakan tidak aktif pada
semester tersebut.
(5) Status tidak aktif diperhitungkan dalam penentuan masa studi mahasiswa.

Penasehat Akademik
Pasal 16

(1) Penasehat Akademik (PA) adalah dosen yang ditugaskan untuk membimbing mahasiswa
sesuai dengan Jurusan/Program Studi tempatnya bertugas.
(2) Penasehat Akademik (PA) mempunyai tugas, wewenang dan tanggung jawab sebagai
berikut :
a. Memberi penjelasan dan petunjuk tentang rencana studi yang ditempuh mahasiswa
bimbingannya.
b. Memberi bimbingan dan nasehat dalam memilih beberapa mata kuliah yang sesuai
dengan rencana studi mahasiswa bimbingannya.

xxv
c. Memberi bimbingan dan nasehat dalam masalah akademik dan non akademik
sehubungan dengan rencana studi mahasiswa bimbingannya.
(3) Penasehat Akademik (PA) bertanggung jawab langsung kepada Ketua Jurusan/Program
Studi yang bersangkutan.

Kartu Rencana Studi dan Perubahan Rencana Studi


Pasal 17

(1) Setiap mahasiswa yang terdaftar diwajibkan mengisi Kartu Rencana Studi (KRS) tiap
semester dengan bimbingan dan persetujuan Penasehat Akademik (PA).
(2) Beban studi yang diambil mahasiswa untuk setiap semester diatur sesuai dengan Pasal
5 Ayat 4.
(3) Setiap mahasiswa yang telah mengisi Kartu Rencana Studi (KRS) sesuai dengan Pasal
17 Ayat 1, dengan persetujuan Penasehat Akademik (PA) dapat mengubah rencana
studinya sesuai dengan kalender akademik pada tahun yang bersangkutan

Ujian Akhir Semester


Pasal 18

(1) Ujian Akhir Semester (UAS) merupakan tanggung jawab dosen pengasuh mata kuliah
yang bersangkutan.
(2) Penyelenggaraan Ujian Akhir Semester (UAS) dilaksanakan oleh Jurusan/ Program
Studi masing-masing sesuai dengan kalender akademik.
(3) Jadual Ujian Akhir Semester (UAS) harus direncanakan dengan cermat dan diumumkan
kepada mahasiswa dan dosen bersamaan dengan pengumuman jadual kuliah.
(4) Mahasiswa harus menunjukkan semua persyaratan ujian akhir semester ke Bagian
Rekording pada waktu yang ditentukan.
(5) Dosen pengasuh mata kuliah harus menyerahkan Nilai Akhir kepada Pembantu Dekan
Bidang Akademik sesuai dengan batas waktu yang ditentukan dan maksimal satu minggu
setelah Ujian Akhir Semester (UAS) dilaksanakan.
(6) Apabila dosen pengasuh mata kuliah tidak menyerahkan nilai sesuai dengan batas waktu
yang ditentukan setelah Ujian Akhir Semester (UAS), maka keputusan Nilai Akhir akan
ditentukan oleh Dekan atas usulan Ketua jurusan/ Program studi.
(7) Apabila mahasiswa tidak bisa mengikuti Ujian Akhir Semester (UAS) dikarenakan sesuatu
hal yang bisa dibuktikan dengan nyata, maka jurusan dapat mengadakan ujian susulan
dengan batas waktu yang ditentukan oleh Ketua Jurusan/Program Studi.

xxvi
Kartu Hasil Studi
Pasal 19

(1) Pembantu Dekan Bidang Akademik setelah menerima hasil Nilai Akhir untuk suatu
mata kuliah dari dosen yang bersangkutan segera mengirimkannya kepada Kepala
Urusan Akademik Jurusan/Program Studi. Penyerahan hasil penilaian harus segera
dilakukan agar dapat segera diterbitkan Kartu Hasil Studi (KHS) pada semester yang
bersangkutan, sehingga jadual akademik yang telah ditetapkan dapat dipenuhi.
(2) Kartu Hasil Studi (KHS) tiap semester dibuat rangkap 4 (empat). Satu lembar diberikan
kepada Penasehat akademik untuk digunakan dalam bimbingan dan penyuluhan
mahasiswa, satu lembar diberikan kepada mahasiswa, satu lembar dikirimkan kepada
orang tua/wali mahasiswa, dan satu lembar lagi untuk disimpan oleh Pembantu Dekan
Bidang Akademik.

Cuti Akademik
Pasal 20

(1) Seorang mahasiswa diperbolehkan mengajukan permohonan cuti akademik paling lama
dua tahun kumulatif. Pengajuan cuti akademik dilakukan paling lambat satu minggu
setelah daftar ulang.
(2) Cuti akademik seorang mahasiswa harus mendapat persetujuan tertulis dari Rektor.
Untuk dapat mengikuti kegiatan akademik kembali, mahasiswa tersebut harus membuat
surat permohonan kepada Rektor untuk aktif dan mendaftar kembali sesuai dengan
ketentuan akademik yang berlaku.
(3) Waktu cuti akademik tidak diperhitungkan dalam penentuan batas lama studi.
(4) Selama waktu cuti akademik, mahasiswa tidak dibenarkan melakukan kegiatan akademik
terdaftar.
(5) Mahasiswa berhak mengajukan cuti akademik sejak semester pertama.
(6) Penyimpangan terhadap Pasal 20 Ayat 1 hanya dapat dilakukan dengan persetujuan
tertulis dari Rektor.

Mahasiswa Pindahan
Pasal 21

(1) Mahasiswa pindahan ialah mahasiswa yang pindah/masuk ke salah satu Jurusan/Program
Studi di lingkungan Fakultas yang berasal dari :
a. Perguruan Tinggi lain,
b. Fakultas lain di lingkungan Universitas,
c. Jurusan/Program Studi lain di lingkungan Fakultas.
(2) Persyaratan yang harus dipenuhi untuk mengajukan pindahan ke Fakultas adalah sebagai
berikut:
a. Bukan mahasiswa putus kuliah paksa (dropped out) dan tidak pernah mendapat
dan/atau sedang menjalani sanksi akademik dari jurusan/ program studi asal.
b. Bidang/program studi asal sesuai dengan yang ada di Fakultas.

xxvii
c. Program Studi asal terakreditasi BAN sekurang-kurangnya dengan peringkat B.
d. Telah menempuh pendidikan secara terus-menerus pada perguruan tinggi asal selama:
i. Program Sarjana : minimal 2 (dua) semester dan maksimal 3 (tiga) semester,
dengan ketentuan :
- 2 (dua) semester : telah mencapai minimal 40 sks dengan IPK ³ 3,00 atau
- 3 (tiga) semester : telah mencapai minimal 60 sks dengan IPK ³ 3,00.
ii. Program Magister : minimal 1 (satu) semester dan maksimal 2 (dua) semester,
dengan ketentuan :
- 1 (satu) semester : telah mencapai minimal 15 sks dengan IPK ³ 3,00 atau
- 2 (dua) semester : telah mencapai minimal 30 sks dengan IPK ³ 3,00.
iii. Program Doktor : minimal 1 (satu) semester dan maksimal 2 (dua) semester,
dengan ketentuan :
- 1 (satu) semester : telah mencapai minimal 15 sks dengan IPK ³ 3,00 atau
- 2 (dua) semester : telah mencapai minimal 30 sks dengan IPK ³ 3,00.
e. Mendapat ijin/persetujuan pindah dari pimpinan perguruan tinggi asal, dan
menyerahkan bukti-bukti kegiatan akademik lain yang sah.
f. Memiliki sertifikat yang masih berlaku untuk hasil Tes Potensi Akademik (TPA)
yang diterbitkan oleh lembaga yang berwenang dengan skor ³ 500 untuk Sarjana
dan skor ³ 550 untuk Program Magister dan Doktor.
g. Lulus Uji Kesetaraan.
(3) Biaya pelaksanaan Uji Kesetaraan dan pengakuan hasil belajar mahasiswa dari perguruan
tinggi lain menjadi tanggung jawab mahasiswa yang pindah.
(4) Mahasiswa mengajukan surat permohonan kepada Rektor Universitas dengan tembusan
surat kepada Dekan dan Ketua Jurusan/Program Studi terkait.
(5) Pengalihan Kredit dan Masa Percobaan
a. Pengalihan kredit akibat perpindahan dilakukan dengan memperhatikan kelulusan
mata kuliah pada Perguruan Tinggi/Fakultas/Jurusan/Program Studi asal dan
pertimbangan Jurusan/Program Studi yang menerima. Besarnya kredit yang dialihkan
ditetapkan oleh Dekan berdasarkan usulan Ketua Jurusan/Program Studi.
b. Untuk Program Sarjana, mahasiswa pindahan menjalani masa percobaan selama
dua semester, yaitu harus mengumpulkan sekurang-kurangnya 32 sks dengan IPK
³ 2,00. Jika gagal dalam masa percobaan, mahasiswa tersebut diberhentikan.
c. Evaluasi terhadap mahasiswa pindahan sesuai peraturan yang berlaku dengan
mempertimbangkan masa studi di Perguruan Tinggi/Fakultas/ Jurusan/Program Studi
asal.

Mahasiswa Alih Program


Pasal 22

(1) Alih program adalah perpindahan dari lulusan program D3 ke program pendidikan S1.
(2) Tujuan alih program adalah memberikan kesempatan kepada lulusan program pendidikan
D3 yang berkemampuan akademik memadai untuk meningkatkan pendidikannya ke
jenjang S1.

xxviii
(3) Persyaratan alih program :
a. Lulusan D3 Perguruan Tinggi dengan program studi yang bersesuaian.
b. Mempunyai IPK ³ 3,0.
c. Program pendidikan D3 ditempuh selama tidak lebih dari empat tahun.
d. Calon yang ditugaskan dari suatu instansi sebagai mahasiswa tugas belajar harus
telah mempunyai masa kerja di bidang keahliannya sekurang-kurangnya dua tahun
dan IPK ³ 2,50.
(4) Permohonan bagi calon mahasiswa tugas belajar diajukan oleh Pimpinan Instansi tempat
ia bekerja. Permohonan diajukan paling lambat satu bulan sebelum kuliah Tahun Akademik
baru dimulai.
(5) Penerimaan sebagai mahasiswa alih program dilakukan oleh Rektor dengan pertimbangan
Dekan berdasarkan daya tampung dan hasil ujian masuk.
(6) Beban kredit yang dapat dialihkan ditetapkan oleh Rektor berdasarkan usulan Dekan
dengan memperhatikan transkrip akademik program pendidikan D3. Beban kredit yang
dapat dialihkan sebanyak-banyaknya 90 sks.
(7) Mahasiswa alih program harus menjalani masa percobaan selama dua semester dengan
keharusan mengumpulkan 24 sks dengan IPK ³ 2,00. Apabila tidak memenuhi
persyaratan ini, mahasiswa tersebut dinyatakan gagal dan diberhentikan.
(8) Masa studi mahasiswa alih program dalam menyelesaikan beban kredit yang harus
ditempuh di masing-masing Jurusan/Program Studinya selama-lamanya empat tahun.

Pengakuan Hasil Belajar dari Perguruan Tinggi Lain


Pasal 23

(1) Mahasiswa Fakultas diperbolehkan belajar di perguruan tinggi lain untuk menyelesaikan
sebagian kegiatan/beban akademiknya.
(2) Belajar di perguruan tinggi lain adalah keikutsertaan mahasiswa dalam kegiatan belajar
dalam kurun waktu tertentu pada perguruan tinggi lain, baik di dalam maupun di luar
negeri, yang mempunyai kerjasama dengan Fakutas.
(3) Kegiatan/beban akademik yang dapat ditempuh melalui kegiatan belajar di perguruan
tinggi lain dibatasi tidak lebih dari 50% beban akademik dari kurikulum yang berlaku
di Jurusan/Program Studi.
(4) Belajar di perguruan tinggi lain, sebagaimana yang dimaksud pada Pasal 23 Ayat 3
meliputi keikutsertaan mahasiswa dalam bentuk kegiatan :
a. Program Gelar Ganda (Double degree program)
b. Program Kembaran (Twinning program)
c. Program Sisipan (Sandwich Program)
d. Program Pertukaran Mahasiswa (Student Exchange Program)
e. Program Akademik lainnya yang sepadan
(5) Selama menempuh kegiatan belajar di perguruan tinggi lain secara sah, mahasiswa
dibebaskan dari biaya pendidikan di Universitas.
(6) Syarat-syarat lain terkait dengan keikutsertaan mahasiswa dalam program sebagaimana
dimaksud pada Pasal 23 Ayat 4 diatur oleh Rektor.

xxix
(7) Hasil belajar dari kegiatan/beban akademik yang ditempuh secara sah, melembaga dan
memenuhi syarat akademik dari perguruan tinggi lain dapat disetarakan setelah melalui
verifikasi.
(8) Dekan membentuk Panitia atas usul Ketua Jurusan/Program Studi untuk tugas verifikasi
sebagaimana yang dimaksud pada Pasal 23 Ayat 7.
(9) Semua biaya yang timbul terkait dengan kegiatan belajar dan pengakuan hasil belajar di
perguruan tinggi lain menjadi tanggungjawab mahasiswa yang bersangkutan.
(10) Mahasiswa yang menyelesaikan sebagian beban studi di perguruan tinggi lain secara
sah dan lulus verifikasi dapat diberikan gelar kelulusan sesuai dengan program studi dan
jenjang studi yang ditempuhnya.

Program Doktor Jalur Khusus


Pasal 24

(1) Program Doktor Jalur Khusus adalah program pendidikan strata 3 (S3) yang ditujukan
untuk memperoleh gelar akademik tertinggi bagi mahasiswa peserta Program Sarjana
atau Program Magister dengan potensi kecerdasan dan prestasi akademik yang istimewa
atau luar biasa.
(2) Persyaratan bagi pendaftar yang berasal dari Program Sarjana adalah sebagai berikut :
a. Lulus dari perguruan tinggi dan program studi terakreditasi BAN dengan peringkat
minimal B.
b. Berasal dari program studi/bidang keilmuan yang relevan dengan program studi doktor
yang akan ditempuhnya.
c. Bagi lulusan program S1, calon harus lulus dengan predikat cum laude dengan lama
studi tidak lebih dari 4 (empat) tahun dan 3 (tiga) bulan, atau berpredikat sangat
memuaskan dengan IPK > 3,75 dengan lama studi tidak lebih dari 5 (lima) tahun dan
telah mempunyai 1 (satu) publikasi pada jurnal ilmiah internasional dalam bidang
ilmu sesuai .
d. wajib menempuh program pendidikan pengayaan/pemantapan sekurang-kurangnya
selama 1 (satu) semester dan lulus dengan IPK > 3,75.
(3) Persyaratan bagi pendaftar yang berasal dari Program Magister adalah sebagai
berikut :
a. Telah menyelesaikan semua matakuliah (teori), tanpa tesis, sesuai dengan ketentuan
dalam waktu tidak lebih dari 1 (satu) tahun dengan IPK > 3,75.
b. Pada saat lulus Program Sarjana sekurang-kurangnya berpredikat sangat memuaskan
dengan IPK > 3,50 dan masa studi tidak lebih dari 5 (lima) tahun.
c. Memiliki sertifikat yang masih berlaku untuk hasil Tes Potensi Akademik (TPA) dari
lembaga yag berwenang dengan skor > 600 dan kemampuan berbahasa Inggris
dengan skor Internet Based Test (IBT) TOEFL > 73.

xxx
d. Memenuhi persyaratan administrasi lainnya yang ditetapkan Program Magister dan
Doktor.
(4) Masa studi Program Doktor jalur khusus sekurang-kurangnya 5 (lima) semester tetapi
tidak lebih dari 8 (delapan) semester, dihitung sejak lulus Ujian Kualifikasi.
(5) Ketentuan lebih lanjut mengenai kurikulum, Ujian Kualifikasi dan lama studi Program
Doktor jalur khusus diatur dalam Buku Pedoman Program Magister dan Doktor.
(6) Mahasiswa Program Magister yang beralih status ke Program Doktor jalur khusus wajib
melunasi semua biaya selama terdaftar sebagai mahasiswa pada Program Magister
yang ditempuhnya serta biaya Ujian Kualifikasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
(7) Selanjutnya mahasiswa yang bersangkutan hanya dikenakan biaya SPP sesuai
ketentuan yang berlaku pada pendidikan program doctor jalur khusus dan biaya lain
yang terkait dengan pelaksanaan disertasi.
(8) Mahasiswa Program Doktor jalur khusus yang berasal dari sarjana wajib membayar
semua biaya pendidikan sejak semester 1 (satu) sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
(9) Mahasiswa Program Doktor jalur khusus yang pada saat bersamaan juga menempuh
Program Magister dikenakan biaya pendidikan sebagaimana yang berlaku pada pendidikan
program gelar ganda.

Sanksi Akademik
Pasal 25

(1) Kecurangan administrasi akademik adalah :


a. Memalsu dokumen akademik dan tanda tangan.
b. Memalsu Surat Puas, menyuap, serta memalsu data dalam proses praktekum dan
pengerjaan tugas.
c. Mengubah isi Kartu Rencana Studi (KRS) dan Kartu Hasil Studi (KHS) secara
tidak sah.
(2) Kecurangan dalam kegiatan akademik adalah :
a. Menyontek, mengambil pekerjaan peserta lain, kerjasama selama kuis/ujian
berlangsung.
b. Menjiplak laporan KKN-P, praktikum/studio, pengabdian masyarakat, pengerjaan
tugas dan skripsi.
(3) Penentuan kecurangan ditetapkan dengan berita acara pada saat kejadian berlangsung.
(4) Mahasiswa yang melakukan kecurangan administrasi akademik, maka semua mata kuliah
yang diprogram dalam semester yang bersangkutan dapat digugurkan.
(5) Mahasiswa yang melakukan kecurangan dalam kegiatan akademik, yaitu kuis, ujian,
praktekum, pengerjaan hasil tugas, KKN-P, maka seluruh rencana studi semester yang
bersangkutan dapat dibatalkan (sangsi sesuai Buku Pedoman Pendidikan Universitas).
(6) Mahasiswa yang melakukan kecurangan pada mata kuliah yang dimaksudkan untuk
diperbaiki nilainya, maka yang digugurkan selain mata kuliah yang diprogram dalam
semester tersebut, juga mata kuliah yang akan diperbaiki.
(7) Mahasiswa atau alumni yang terbukti melakukan kecurangan dalam skripsinya (termasuk
plagiasi) maka gelar kesarjanaannya akan dibatalkan dan dikeluarkan sebagai mahasiswa
Fakultas.

xxxi
(8) Mahasiswa yang melakukan dua kali kecurangan seperti tersebut pada Pasal 25 Ayat 1
dan 2 dapat diberhentikan sebagai mahasiswa.
(9) Sanksi akademik dikeluarkan oleh Dekan setelah melalui proses dalam waktu yang
sesingkat-singkatnya.
(10) Bila sanksi akademik berupa penghentian sementara kegiatan akademik, maka waktu
penghentian sementara itu diperhitungkan dalam batas waktu lama studi.
(11) Mahasiswa yang melakukan tindakan yang dapat mencemarkan nama baik almamater,
dapat dikenai sanksi akademik yang ditentukan oleh Dekan.

BAB V
KURIKULUM, SILABUS DAN PERATURAN KHUSUS
JURUSAN/PROGRAM STUDI
Pasal 26

Visi, Misi, Tujuan, kurikulum, silabus dan peraturan khusus Jurusan/Program Studi ditetapkan
oleh masing-masing Jurusan/Program Studi dan disampaikan pada bagian lain Pedoman
Pendidikan ini

BAB VI
SKRIPSI DAN UJIAN AKHIR
Skripsi
Pasal 27

(1) Skripsi ialah suatu karya tulis ilmiah yang didasarkan atas penelitian/perencanaan/
perancangan/sigi/studi literatur/studi perbandingan/studi kasus/studi kelayakan dalam
bidang rekayasa yang sesuai dengan jurusan/program studinya.
(2) Skripsi merupakan tugas akhir yang wajib disusun/dilaksanakan oleh setiap mahasiswa
Program Sarjana.
(3) Syarat pengambilan skripsi ditentukan oleh Jurusan/Program Studi.
(4) Topik skripsi dipilih oleh mahasiswa atau diberi oleh dosen, dan disetujui Ketua Jurusan/
Program Studi.
(5) Format skripsi disusun menurut ketentuan yang ditetapkan oleh Fakultas.

Tujuan Skripsi
Pasal 28

Penyusunan Skripsi ditujukan untuk memberi bekal dasar kepada mahasiswa didalam
menyusun suatu karya ilmiah tertulis untuk menuangkan daya kritis, analisis dan sintesis
mahasiswa terhadap suatu fenomena atau masalah dengan memperhatikan perkembangan
ilmu pengetahuan dan teknologi pada program studi yang bersangkutan.

xxxii
Besaran Beban Studi dan Batas Skripsi
Pasal 29

(1) Skripsi mempunyai besaran beban studi 6 (enam) sks.


(2) Batas waktu penyelesaian dan penyerahan skripsi untuk diujikan adalah 6 (enam) bulan
terhitung mulai tanggal diterbitkannya Surat Tugas. Perpanjangan hanya diperkenankan
atas persetujuan Ketua Jurusan/Program Studi dengan pertimbangan Dosen Pembimbing.

Kualifikasi, Penentuan, Hak dan Kewajiban Dosen Pembimbing


Pasal 30

(1) Dalam pembuatan skripsi mahasiswa dibimbing oleh satu atau lebih Dosen Pembimbing
skripsi.
(2) Penyusunan Skripsi dibimbing oleh 2 (dua) orang Dosen atau lebih yang sekurang-
kurangnya berjabatan Lektor dengan kualifikasi akademik Magister, atau Asisten Ahli
dengan kualifikasi akademik Doktor dalam bidang ilmu yang sesuai, atau dalam satu
rumpun keilmuan yang sesuai dengan program studi dimana mahasiswa terdaftar.
(3) Tugas Dosen Pembimbing :
a. Membantu mahasiswa dalam mencari permasalahan yang dijadikan topik skripsi.
b. Membimbing mahasiswa dalam penyusunan skripsi.
c. Memberi nilai skripsi mahasiswa bimbingannya.
d. Mendampingi mahasiswa pada waktu ujian akhir.
(4) Dosen Pembimbing Skripsi ditetapkan oleh Dekan atas usul Ketua Jurusan/Program Studi.
(5) Penyimpangan terhadap Pasal 30 Ayat 2 ditentukan oleh Dekan atas usul Ketua Jurusan/
Program Studi.

Penilaian Hasil Belajar untuk Skripsi


Pasal 31

(1) Hasil belajar mahasiswa atas pelaksanaan Skripsi dinilai mulai dari proses penyusunan
proposal, pelaksanaan, pelaporan dan ujian.
(2) Skripsi diuji oleh Majelis Dosen Penguji yang berjumlah minimal 3 (tiga) orang, termasuk
Dosen Pembimbing.
(3) Kualifikasi Dosen Penguji sekurang-kurangnya sama dengan kualifikasi Dosen
Pembimbing.

Kesetaraan Karya Ilmiah Kreatif Tertulis Mahasiswa dengan Skripsi


Pasal 32

(1) Dalam hal substansi/materi Skripsi ditulis mahasiswa menjadi 1 (satu) artikel dalam
jurnal ilmiah nasional/internasional terakreditasi atau yang diakui Kementerian Pendidikan
Nasional dalam bidang ilmu yang sesuai dapat diakui setara dengan Skripsi, mahasiswa
tetap wajib menyusun skripsi tetapi tanpa ujian dan dinyatakan lulus Skripsi dengan
nilai A.

xxxiii
(2) Dalam hal mahasiswa memperoleh prestasi sebagai finalis dalam bentuk karya ilmiah,
dibawah bimbingan dosen berkompeten yang dikompetisikan pada tingkat nasional/
internasional dalam bidang ilmu yang sesuai dapat diakui setara dengan Skripsi.
(3) Karya ilmiah kreatif tertulis dalam bidang ilmu yang sesuai yang disusun mahasiswa,
dibawah bimbingan dosen yang berkompeten, yang disajikan dalam suatu seminar
nasional/internasional dapat diakui setara dengan Skripsi.
(4) Dalam hal karya sebagaimana dimaksud pada Pasal 32 Ayat 1, 2 dan 3 merupakan hasil
kerja kelompok mahasiswa, maka kesetaraannya dengan Skripsi dan hal-hal lain yang
terkait lebih lanjut oleh Jurusan/Program Studi.

Ujian Akhir Sarjana


Pasal 33

(1) Ujian Akhir Sarjana adalah ujian terakhir, berupa Ujian Skripsi atau Ujian Komprehensif
dan Ujian Skripsi, yang wajib ditempuh mahasiswa sebagai syarat untuk mendapatkan
gelar kesarjanaan.
(2) Ujian Akhir Sarjana dilaksanakan secara lisan dan bertujuan untuk mengevaluasi
kemampuan, sikap dan unjuk kerja mahasiswa dalam penerapan bidang keahliannya.
(3) Syarat-syarat untuk menempuh Ujian Akhir Sarjana :
a. Terdaftar sebagai mahasiswa pada tahun akademik yang bersangkutan.
b. Lulus semua mata kuliah, tugas dan praktekum yang telah ditetapkan dengan IPK
> 2,00.
c. Telah menyelesaikan skripsi yang ditandatangani oleh dosen (para dosen) pembimbing
sebagai tanda persetujuannya untuk menempuh Ujian Akhir Sarjana.
d. Lulus seminar hasil skripsi bila Jurusan/Program Studi yang bersangkutan
menyelenggarakannya.
e. Memenuhi syarat-syarat akademik lain yang ditetapkan oleh masing-masing Jurusan/
Program Studi.
(4) Permohonan Ujian Akhir Sarjana diajukan oleh mahasiswa kepada Dekan melalui Ketua
Jurusan/Program Studi dengan dilampiri persyaratan yang diperlukan.
(5) Waktu dan pelaksanaan Ujian Akhir ditentukan oleh Jurusan/Program Studi.
(6) Majelis Penguji :
a. Majelis Penguji Ujian Akhir Sarjana ditunjuk oleh Dekan atas usul Ketua Jurusan/
Program Studi.
b. Susunan Majelis Penguji terdiri dari seorang ketua, seorang sekretaris, 3 orang penguji,
dan 1 - 2 orang dosen pembimbing, dan seorang saksi penguji.
c. Ketua dan Sekretaris Majelis Penguji adalah Ketua dan Sekretaris Jurusan/Program
Studi atau dosen lain yang ditetapkan oleh Dekan atas usul Ketua Jurusan/Program
Studi.
d. Majelis Penguji adalah Dosen yang memenuhi persyaratan sebagai berikut :
i. Ketua dan Sekretaris serendah-rendahnya mempunyai jabatan Lektor Kepala,
atau Lektor dengan tambahan gelar Master, atau Asisten Ahli dengan tambahan
gelar Doktor.

xxxiv
ii. Saksi penguji serendah-rendahnya mempunyai jabatan Lektor Kepala, atau Lektor
dengan tambahan gelar Master, atau Asisten Ahli dengan tambahan gelar Doktor.
iii. Penguji serendah-rendahnya mempunyai jabatan Lektor atau Asisten Ahli dengan
tambahan gelar Master/Doktor.
(7) Penyimpangan terhadap Pasal 33 Ayat 6 ditentukan oleh Dekan atas usul Ketua Jurusan/
Program Studi.
(8) Tugas dan Kewajiban Majelis Penguji :
a. Ketua :
i. Memimpin Sidang Majelis Penguji.
ii. Bertanggung Jawab kepada Dekan atas pelaksanaan Ujian Akhir Sarjana dan
menanda tangani berita acara Ujian Akhir Sarjana.
b. Sekretaris :
i. Mengatur dan mencatat hal-hal yang dianggap perlu dalam pelaksanaan Ujian
Akhir Sarjana.
ii. Membuat dan menandatangani berita acara Ujian Akhir Sarjana.
c. Saksi penguji :
i. Menyaksikan proses jalannya ujian.
ii. Memberi pertimbangan pada saat penentuan hasil Ujian Akhir Sarjana.
d. Penguji :
i. Mengajukan pertanyaan-pertanyaan sesuai dengan bidangnya.
ii. Memberikan penilaian terhadap jawaban atas pertanyaan yang diberikannya.
e. Dosen Pembimbing :
i. Mendampingi dan atau menguji mahasiswa bimbingannya.
(9) Waktu yang disediakan untuk Ujian Akhir Sarjana paling lama 120 (seratus dua puluh)
menit untuk masing-masing mahasiswa.
(10) Penilaian Ujian Akhir Sarjana :
a. Unsur-unsur yang dinilai dalam Ujian Akhir Sarjana meliputi penguasaan materi
skripsi dan penampilan selama ujian.
b. Nilai angka yang diberikan oleh anggota penguji dan pembimbing berupa nilai angka
sebagaimana tercantum dalam Pasal 8 Ayat 1.
c. Penentuan nilai akhir dilakukan oleh Majelis Penguji secara musyawarah dengan
menggabungkan nilai dari anggota penguji dan dosen pembimbing dengan bobot rata-
rata 60 % dari Dosen Pembimbing dan 40 % dari Anggota Penguji, atau dengan
komposisi lain yang diatur oleh jurusan. Nilai akhir dinyatakan dalam huruf A, B+, B,
C+, C, D+, D, atau E.
d. Seorang mahasiswa dinyatakan lulus dalam Ujian Akhir Sarjana bila ia mendapat
nilai rata-rata minimum dari tim penguji > 55.
(11) Kelulusan Ujian Akhir Sarjana :
a. Jika seorang mahasiswa gagal dalam suatu Ujian Akhir Sarjana, mahasiswa tersebut
harus mengikuti Ujian Akhir Sarjana ulangan yang waktunya ditentukan oleh Jurusan/
Program Studi.
b. Ujian Akhir Sarjana yang tersebut dalam Pasal 33 ayat 11 dapat dilaksanakan
sepanjang batas studi mahasiswa belum/tidak terlampaui.

xxxv
(12) Revisi skripsi paling lama 3 (tiga) bulan terhitung dari tanggal kelulusan Ujian Akhir
Sarjana, dan :
a. Apabila revisi melebihi 3 bulan, maka diadakan Ujian Akhir Sarjana ulang.
b. Apabila revisi melebihi masa studi, maka dikeluarkan dari Fakultas.
(13) Seorang mahasiswa dinyatakan telah menyelesaikan revisi skripsinya apabila para dosen
pembimbing dan penguji telah membubuhkan tanda tangan persetujuannya.

Kelulusan Sarjana (Yudisium)


Pasal 34

(1) Kelulusan Sarjana (yudisium) dilaksanakan apabila semua syarat akademik dan
administrasi yang tersebut dalam Pasal 10 Ayat 7 telah diselesaikan. Hasil yudisium
diumumkan oleh Jurusan/Program Studi dalam waktu paling lambat 1 (satu) minggu
setelah persyaratan yudisium dipenuhi.
(2) Kelulusan Sarjana (yudisium) :
a. Mekanisme dan waktu yudisium diatur lebih lanjut oleh masing-masing Jurusan/
Program Studi.
b. Tanggal kelulusan ditentukan berdasarkan tanggal saat yudisium.
c. Predikat kelulusan sarjana ditentukan sebagai berikut :
i. Dengan Pujian (Cum Laude), apabila lulusan memiliki IPK > 3,50 dengan masa
studi selama-lamanya 5 (lima) tahun, bagi mahasiswa Alih Program apabila lulusan
memiliki IPK > 3,50 dan dengan masa studi selama-lamanya 2 (dua) tahun.
ii. Sangat Memuaskan, apabila IPK lebih dari 2,75 dan tidak memenuhi Pasal 33
Ayat 15 Butir i.
iii. Memuaskan, apabila IPK 2,00 – 2,75.

BAB VII
ATURAN TAMBAHAN DAN PENUTUP
Aturan Tambahan
Pasal 35

Peraturan-peraturan dan ketentuan-ketentuan akademik untuk Jurusan/Program Studi dan


ketentuan-ketentuan lain yang belum tercantum dalam Peraturan ini, sejauh tidak bertentangan
dengan Peraturan ini dapat diberlakukan.

Penutup
Pasal 36

Hal-hal khusus yang diakibatkan oleh berlakunya Peraturan ini akan diatur secara tersendiri
dalam Peraturan Jurusan/Program Studi masing-masing.

xxxvi
PEDOMAN PENDIDIKAN
JURUSAN PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA

A. VISI JURUSAN PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA


Menjadi Institusi Pendidikan Perencanaan Wilayah dan Kota berskala Internasional yang
berorientasi pada Pembangunan Berkelanjutan untuk Negara Sedang Berkembang.

B. MISI JURUSAN PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA


1. Memperkuat kapasitas Internal Jurusan.
2. Membangun networking dengan stakeholder pada level nasional dan asia.
3. Menghasilkan produk lulusan yang berkualitas dan berdaya saing.
4. Menghasilkan penelitian-pengabdian masyarakat yang berorientasi pada pembangunan
berkelanjutan untuk negara sedang berkembang.

C. TUJUAN JURUSAN PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA


1. Meningkatkan kompetensi staf akademik dan administrasi dalam upaya mendukung
pencapaian institusi yang berskala internasional.
2. Menyelenggarakan PBM yang didukung ketersediaan sarana prasarana disesuaikan
dengan perkembangan keilmuan.
3. Menciptakan kerjasama dengan dunia profesi dan asosiasi sekolah perencanaan tingkat
asia dan dunia.
4. Menghasilkan lulusan yang kompetitif, berwawasan global, dan berorientasi pada
perencanaan pembangunan keberlanjutan khususnya pembangunan perkotaan dan
perdesaan .
5. Menghasilkan lulusan yang mandiri, memiliki kecakapan wirausaha, berdaya pikir kritis
dan analitis secara intelektual, sosial dan kultural.
6. Menghasilkan kinerja penelitian sesuai dengan arus utama laboratorium untuk
pembangunan berkelanjutan di negara sedang berkembang.
7. Melaksanakan pelayanan kepada masyarakat sesuai dengan bidang keilmuan dan
kebutuhan masyarakat.

D. LABORATORIUM
Kegiatan jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota didukung oleh beberapa yang laboratorium
yang berfungsi sebagai sarana pengembangan dan kajian dalam bidang perencanaan wilayah
dan kota. Laboratorium-laboratorium tersebut adalah:
1. Laboratorium Permukiman
2. Laboratorium Perencanaan Desa
3. Laboratorium Komprehensif
4. Laboratorium Sistem Infrastruktur
5. Laboratorium Perancangan Kota
6. Laboratorium Komputasi

1
E. PERATURAN JURUSAN PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA
1. STUDIO
1. Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota memiliki 4 mata kuliah studio, yang bersifat
sintesis, aplikatif dan preskriptif, yaitu
No. Nama Studio SKS Kode MK Semester
1 Studio Perencanaan Desa 5 TKW4109 3
2 Studio Perencanaan Kota 5 TKW4211 4
3 Studio Pilihan (Transportasi/ 5 TKW4128 5
Perancangan Kota) TKW4129
4 Studio Perencanaan Wilayah 5 TKW4229 6

2. Mahasiswa bisa memprogram mata kuliah prasyarat apabila mahasiswa yang


bersangkutan telah menempuh mata kuliah prasyarat sebelumnya dengan nilai minimal
lulus C.
3. Mahasiswa dalam satu semester maksimal menempuh satu mata kuliah Studio.

2. MATA KULIAH PILIHAN


1. Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota memiliki 21 Mata Kuliah Pilihan, yang bersifat
sebagai pengkayaan kemampuan mahasiswa sesuai dengan minat dan tema SKRIPSI,
serta ditawarkan pada semester gasal dan genap.
2. Pada kurikulum 2011/2012 – 2014/2015, mata kuliah yang ditawarkan adalah:

No. Nama Mata Kuliah Pilihan SKS Kode MK MK Semester


1. Manajemen dan Perencanaan Properti 3 TKW 4116 MKP 1 5
2. Kemiskinan, Kebijakan Publik dan Konflik 3 TKW 4117 MKP 1 5
3. Teknik Animasi 3 TKW 4118 MKP 1 5
4. Perilaku Spasial 3 TKW 4119 MKP 1 5
5. Morfologi Perkotaan 3 TKW 4120 MKP 1 5
6. Persepsi Lingkungan Kota 3 TKW 4121 MKP 2 5
7. Ekonomika Infrastruktur dan Transportasi 3 TKW 4122 MKP 2 5
8. Manajemen Perkotaan 3 TKW 4123 MKP 2 5
9. Infrastruktur Berkelanjutan 3 TKW 4124 MKP 2 5
10. Kajian Lansekap 3 TKW 4125 MKP 2 5
11. Kajian Daerah Perbatasan 3 TKW 4126 MKP 2 5
12. Perencanaan Transit Oriented Development 3 TKW 4215 MKP 3 6
13. Perencanaan Transportasi Wilayah 3 TKW 4216 MKP 3 6
14. Sejarah dan Preservasi Kota 3 TKW 4217 MKP 3 6

2
No. Nama Mata Kuliah Pilihan SKS Kode MK MK Semester
15. Perencanaan Pariwisata 3 TKW 4218 MKP 3 6
16. Perencanaan Lingkungan 3 TKW 4219 MKP 3 6
17. Perencanaan Kawasan Industri 3 TKW 4220 MKP 4 6
18. Perencanaan Kawasan Rawan Bencana 3 TKW 4221 MKP 4 6
19. Perencanaan Kota-Kota Baru 3 TKW 4222 MKP 4 6
20. Perencanaan Kawasan Pesisir 3 TKW 4223 MKP 4 6
21. Perencanaan DAS 3 TKW 4224 MKP 4 6

3. Pada setiap semester, Mata Kuliah Pilihan yang ditawarkan tergantung dari kemampuan
sumber daya yang dimiliki oleh Jurusan, dengan jumlah minimal peserta 10 mahasiswa.
4. Setiap mahasiswa diwajibkan memilih 4 Mata Kuliah Pilihan dengan total 12 SKS,
yang ditempuh dalam 2 semester.
5. Apabila mahasiswa menempuh lebih dari 4 Mata Kuliah Pilihan, maka mata kuliah
tersebut dapat dicantumkan didalam transkrip akademik, namun yang diperhitungkan
dalam IPK hanya nilai yang terbaik.
6. Nilai minimum untuk Lulus Mata Kuliah Pilihan adalah C.

3. KULIAH KERJA NYATA - PRAKTEK (KKN-P)


1. Persyaratan untuk mengikuti mata kuliah KKN-P adalah:
a. Telah menempuh minimal 75 sks
b. Minimum telah menempuh mata kuliah Studio Perencanaan Kota, dengan minimum
lulus C.
c. Mata kuliah semester 4 – 5 yang belum lulus maksimum 5 mata kuliah.
d. Materi KKN-P harus berhubungan dengan perencanaan dan di Instansi KKN-P
harus ada pembimbing lapangan dengan kompetensi sarjana perencanaan wilayah
dan kota.
2. Tahapan yang harus dilalui dalam KKN-P adalah:
a. Mengurus dan menyelesaikan prosedur administrasi untuk mendapatkan informasi
dan tanggapan proyek;
b. Mengikuti sebagian/keseluruhan kegiatan KKN-P mulai dari tahap kompilasi
data – analisa – rencana dalam rentang waktu 2 – 3 bulan atau lebih;
c. Mengajukan surat permohonan untuk mendapatkan Dosen Pembimbing di instansi
KKN-P dan di Jurusan;
d. Mengumpulkan Laporan KKN-P (3 Eks) dan Lampiran KKN-P (1 Eks) – sebagai
persyaratan pemenuhan 2 sks – paling lambat 1 tahun setelah pelaksanaan KKN-P
selesai.

3
PROSEDUR KULIAH KERJA NYATA (KKN-P)
DOSEN KOORDINATOR KETUA/SEKRETARIS DOSEN PEMBIMBING INSTANSI
MAHASISWA
KKN-P JURUSAN DI JURUSAN KERJA PRAKTEK

Mulai Daftar Kemajuan Akademik


TOR/Proposal Proyek Tanda Form KP - A
Tangan/
Daftar Kemajuan Persetujuan Form KP - B
Akademik
TOR/Proposal
Proyek Form KP - A
Kelayakan
T Y
Form KP - B
Mengajukan
Kembalikan Ke
KKN-P Mahasiswa
Tanda
Tangan TOR
Form KP - A
Form KP - B
Foto Copy TOR/
Foto Copy TOR/ Form KP - A Tanda
Proposal Proyek
Proposal Proyek Tangan/
Form KP - B Persetujuan
Form KP-B/ Surat
Tanggapan Dari IKP Simpan
File Jurusan
Paraf Form KP - C Form KP - C

Form KP - C Copy Form KP-B/ Surat


Tanggapan Dari IKP

Form KP - D Pelaksanaan
KP
Form KP - E Tanda
Paraf
Tangan/
Persetujuan
Mengajukan Dosen
Pembimbing Paraf Asistensi LKP
& LLKP Asistensi
Form KP - F Proyek
Form KP - F
Daftar Nilai
Dari IKP

Form KP - G Kelayakan
T Y
Form KP - H
Penentuan Dosen Daftar Nilai
Pembimbing Dari IKP
Membuat Revisi Persetujuan
Laporan Daftar D osen
Kerja Praktek Pembimbing

Dokumen LKP
Dokumen LLKP Daftar Nilai Dari
D osen Pembimbing
Di Jurusan Daftar Nilai Dosen
Pembimbing
Jurusan
Pengumpulan Dokumen
LKP & LLKP disertai Daftar Nilai KKN-P
Lampiran Sertifikat

Gambar 1. Bagan Prosedur KKN-P

4. SKRIPSI
1. Persyaratan untuk mengikuti mata kuliah SKRIPSI adalah:
a. Telah lulus mata kuliah Kolokium, dengan nilai minimum C;
b. Telah lulus semua mata kuliah Studio, dengan nilai minimum C;
c. Telah lulus mata kuliah Kuliah Kerja Nyata, dengan nilai minimum C;
d. Telah menempuh 133 sks;
e. Jumlah mata kuliah yang mendapatkan nilai D maksimum 10% dari seluruh mata
kuliah yang telah ditempuh;
f. Memiliki kemampuan penguasaan Bahasa Inggris, yang setara dengan nilai TOEFL
> 450;
g. Memiliki kemampuan penguasaan minimum 2 aplikasi program komputer (dengan
bukti sertifikat).

4
2. Tahapan yang harus dilakukan dalam SKRIPSI adalah:
a. Menyusun Proposal SKRIPSI (hasil dari mata kuliah Kolokium);
b. Melakukan pengambilan data lapang/empiris;
c. Analisis data/informasi;
d. Penyusunan laboran;
e. Seminar hasil dihadiri mahasiswa dan dosen pembimbing serta dosen penguji;
f. Sidang Sarjana dihadapan Komisi Penguji.
3. Persyaratan untuk Seminar Hasil adalah:
a. Diselenggarakan dengan minimal 5 peserta Seminar Hasil dan dihadiri minimal
5 mahasiswa;
b. Telah mengikuti minimal 10 kali seminar hasil mahasiswa lain;
c. Disetujui oleh 2 Dosen Pembimbing;
d. Menyerahkan makalah seminar, dengan format penulisan Jurnal.
4. Persyaratan untuk Sidang Sarjana adalah:
a. Disetujui oleh 2 Dosen Pembimbing dan 2 Dosen Penguji;
b. Diselenggarakan dengan minimal 4 peserta Sidang Sarjana;
c. Perbaikan naskah SKRIPSI maksimum 1 bulan setelah pelaksanaan Sidang Sarjana,
dengan persetujuan Komisi Penguji;
d. Apabila mahasiswa tidak dapat memenuhi poin 4c, diwajibkan untuk mengulang
Sidang Sarjana, dengan tidak merubah nilai SKRIPSI;
e. Bagi mahasiswa yang tidak lulus Sidang Sarjana, diwajibkan untuk mengulang Sidang
Sarjana.
5. Dosen Pembimbing terdiri dari 2 orang, yang ditentukan jurusan berdasarkan usulan
tema SKRIPSI mahasiswa
a. Proses penentuan Dosen Pembimbing dilakukan pada saat proses mata kuliah
Kolokium.
b. Pilihan tema SKRIPSI meliputi:
1. Wilayah/Daerah
2. Kota
3. Pariwisata
4. Industri
5. Transportasi
6. Permukiman
7. Prasarana dan Sarana
6. Komisi Penguji berjumlah 4 orang yang terdiri dari 2 Dosen Pembimbing dan 2 Dosen
Penguji.
7. Persyaratan Judisium meliputi:
a. Lulus Sidang Sarjana;
b. Sertifikat TOEFL (³450);
c. Lembar SO2;

5
d. Item c ditambahkan kelengkapan pengumpulan CD SKRIPSI dengan ketentuan
sebagai berikut:
1. Isi file meliputi (i) Presentasi, (ii) Naskah TA; (iii) Jurnal; (iv); Peta; (v) Lampiran,
dimana semua file dalam format non PDF dan tanpa password);
2. CD dikumpulkan sejumlah 5 keping – 1 untuk jurusan, 2 untuk Dosen Pembimbing
dan 2 untuk Dosen Penguji.
e. Sertifikat Komputer/Autocad/Map Info dan sejenisnya.

PROSEDUR PENDAFTARAN SKRIPSI


STAF ADMINISTRASI
MAHASISWA DOSEN PEMBIMBING PENGELOLA SKRIPSI
REKORDING

Mulai 1
Lembar Asistensi

Revisi Proposal
Lembar Persetujuan KRS Yang Telah Diparaf
Lembar Asistensi Skripsi
Skripsi
Proposal Skripsi Kelengkapan Persyaratan
Administratif *
Memeriksa
Persetujuan KRS KRS

Mengajukan Entry KRS


Skripsi Verifikasi

Lembar Persetujuan
Skripsi
Kelengkapan Persyaratan Kelayakan
Administratif * Y
T
KRS
Kembalikan
Ke Mahasiswa Daftar
Peserta
Mengajukan Skripsi
Skripsi
Paraf KRS

1
KRS Yang Telah Diparaf

Menyerahkan
KRS

Gambar 2. Bagan Prosedur Pendaftaran Tugas Akhir

Ket: *
a. Telah lulus semua mata kuliah Studio, dengan nilai minimum C
b. Telah lulus mata kuliah Kuliah Kerja Nyata - Praktek, dengan nilai minimum C
c. Telah lulus mata kuliah Kolokium dengan nilai minimum C
d. Telah menempuh 138 sks
e. Jumlah mata kuliah yang mendapatkan nilai D maksimum 10% dari seluruh mata kuliah
yang telah ditempuh
f. Memiliki kemampuan penguasaan Bahasa Inggris, yang setara dengan nilai TOEFL ³ 450
g. Memiliki kemampuan penguasaan minimum 2 aplikasi program komputer (dengan bukti
sertifikat)
h. Melakukan kegiatan olahraga/kesenian yang diakomodir oleh universitas

6
P R O S ED UR S ID AN G S A RJA N A
S T A F A D M I N I S TR A S I / KE T UA/S E KRE T ARIS
M AHAS IS WA D OS E N P E M B IM B I N G D OS E N P E N G U JI P E N G EL O LA S K R I P S I
R EK ORD IN G JU R U S AN

2 3
L a p o ra n S k rip s i
L a po r a n Sk r ip si R e vis i
Re v is i M e n yia p k an
L e mb a r Pe r se t uj ua n S id a n g Sa r ja n a Pe r al at a n
L a po r a n Sk r ip si
Pe n d uk u n g
M e ng a ju k a n J ur n a l S kr ip si K e le ng k a pa n
K e lay a ka n P er s ya r a ta n S id an g S a rj an a S i da n g S a rja n a
Sid a n g S a rja n a
J ad w a l S id a ng
T Y
S a r ja n a M em b ua t J ad w a l
L e m b a r P e r se t u ju an Sid a n g Sa r ja n a Sid a n g Sa r ja n a &
R ev is i Pe r se tu ju a n
K e le n gk a p an Da f ta r D os e n
L a p o ra n S id a ng Ke la ya k a n
P e rs ya r a ta n S id a ng Sa r ja na Y Pe m bi m b in g D an
S kr ip si S a rj an a T
M e n g uj i S id an g P en g u ji
Sa r ja n a
D a ft ar P e se r ta
M e n da f ta r Si da n g S a rja n a
L e ng k a pi S ida n g S a rj an a
D af ta r Do s e n Pe m b im bi ng
P er s ya r a ta n
Da n D o se n Pe n gu ji
3 Da f ta r D o se n P e m b imb in g D a n J a d wa l Sid a n g Sa r ja n a
D o se n P e ng u ji
Ja d w al Si da n g S a rja n a

M e n ye r a hk a n L a p or a n S kr ip si & Pe la k sa n a a n
H a n d ou t /J u rn a l S kr ip s i S id a ng Sa r ja na
M e n g u m u m ka n
M e n yi ap k a n
L a p o ra n S kr ip s i M en e n tu k a n D ok u m e n
M e n e n tu ka n
K e lu lu sa n /N ila i P e n d u ku n g
J u rn a l Sk rip s i K el ulu s a n /N ila i
Sid a n g
J a d wa l Sid a n g P e n g um u ma n S a r ja n a
S ar ja n a Pa r a f T a n d a T a n g an
L e m b a r R e vis i Sid a n g Sa r ja n a L em ba r R e v isi Sid a n g Sa r ja n a

L a p or a n S kr ip si R ev is i L a p o ra n S kr ip s i R e vis i
P er b a ik an Na s ka h Le m b a r R e vis i
S kr ip si M a k sim um 1 L e m b a r S0 1 &
L em ba r P e n ila ia n L e m b a r P e n ila ia n Le m b a r P e nil ai an
Bu la n S02
D a ft ar Ha d ir D o se n
Un d a n ga n Do s en
La p o r an Pe r ba ik a n
N a sk a h S k ri ps i Ke lu lu s a n

L a p or a n S k rip s i
T Y
(H a r d C op y & So f t
Co p y )
Si da n g
Y u d is ium P e ng u m u m a n
U la n g
N ila i
Pe n g um p ul an
Sk ri ps i ( H a rd
C op y & So f t R ev is i S id an g
Co p y ) Sa r ja na N ila i

K o r e ks i P er b a ik an Ko r e ks i P e rb a ik an
Pe n g ur u s an N a s ka h S kr ip si Na s ka h S kr ip si
S 01 & S02

P e r s et u ju an
L e m b a r S0 1 & R e vi si Na s ka h
S0 2 T Sk r ip si Y
R e vi si

M e n da f ta r W is ud a Pe r se t u ju an

Gambar 3. Bagan Prosedur Sidang Sarjana

5. UJIAN TENGAH & AKHIR SEMESTER


a. UTS diselenggarakan oleh masing-masing Dosen Pengampu Mata Kuliah.
b. UAS diselenggarakan oleh Panitia Ujian yang dibentuk oleh Jurusan, sesuai jadwal
Kalender Akademik Universitas Brawijaya.
c. Syarat mengikuti UAS adalah
1. Jumlah kehadiran mahasiswa minimal 85% dari perkuliahan yang diselenggarakan
2. Mahasiswa wajib membawa KTM dan KRS pada semester yang bersangkutan
3. Keterlambatan kehadiran dalam UAS maksimal 15 menit
6. Penyelenggaraan evaluasi mata kuliah studio adalah sebagai berikut
a. Bentuk evaluasi mata kuliah studio adalah portofolio yang terdiri dari beberapa kegiatan
presentasi
b. Nilai akhir mata kuliah studio terdiri dari
1. Nilai Laporan
2. Nilai Presentasi
3. Nilai Asistensi
c. Syarat kegiatan presentasi mata kuliah studio adalah
1. Setiap mahasiswa wajib hadir dalam kegiatan presentasi mata kuliah studio
2. Mahasiswa wajib membawa KTM dan KRS pada semester yang bersangkutan
3. Keterlambatan kehadiran dalam kegiatan presentasi mata kuliah studio maksimal
15 menit

7
E. DIAGRAM ALIR KURIKULUM

8
F. DAFTAR MATA KULIAH BERDASAR URUTAN NOMER
NO. MATAKULIAH KODE SKS SEMESTER
1. Pendidikan Agama MPK 4001 - 4005 2 1
2. Pendidikan Kewarganegaraan MPK 4007 2 2
3. Bahasa Indonesia MPK 4008 2 1
4. Bahasa Inggris MPK 4009 2 1
5. Kolokium TKW 4001 3 6
6. Pembangunan Berbasis Masyarakat TKW 4101 2 1
7. Kependudukan TKW 4102 2 1
8. Sosiologi TKW 4103 2 1
9. Matematika TKW 4104 2 1
10. Statistika TKW 4105 2 1
11. Pengantar PWK TKW 4106 3 1
12. Kepemimpinan TKW 4107 1 1
13. Analisis Sumber Daya Lingkungan TKW 4108 3 3
14. Studio Perencanaan Desa TKW 4109 5 3
15. Pengantar Transportasi TKW 4110 2 3
16. Metode Analisis Perencanaan 2 TKW 4111 3 3
17. Perencanaan Kota TKW 4112 3 3
18. Perencanaan Tapak TKW 4113 2 3
19. Pengantar Ekonomi TKW 4114 2 3
20. Tata Guna Penggunaan Lahan TKW 4115 3 3
21. Mata Kuliah Pilihan 1 TKW 4116-4120 3 5
22. Mata Kuliah Pilihan 2 TKW 4121-4126 3 5
23. Teori Perencanaan TKW 4127 3 5
24. Studio Pilihan (Transportasi / Perancangan) TKW 4128/4129 5 5
25. Metodologi Penelitian TKW 4130 3 5
26. Perencanaan Wilayah TKW 4131 3 5
27. Pengantar Ilmu Lingkungan TKW 4201 3 2
28. Perencanaan Desa Terpadu TKW 4202 3 2
29. Permukiman Kota TKW 4203 4 2
30. MAP 1 TKW 4204 3 2
31. Komputasi Spasial TKW 4205 3 2
32. ALPR TKW 4206 3 2
33. Prasarana wilayah dan kota TKW 4207 3 2
34. AMDAL TKW 4208 3 4

9
NO. MATAKULIAH KODE SKS SEMESTER
35. Perencanaan Transportasi TKW 4209 3 4
36. Sistem Informasi Perencanaan TKW 4210 3 4
37. Studio Perencanaan Kota TKW 4211 5 4
38. Perancangan Kota TKW 4212 3 4
39. Ekonomi Wilayah dan Kota TKW 4213 3 4
40. Azaz Perencanaan Wilayah TKW 4214 3 4
41. Mata Kuliah Pilihan 3 TKW 4215-4219 3 6
42. Mata Kuliah Pilihan 4 TKW 4220-4224 3 6
43. Hukum dan Administrasi Perencanaan TKW 4225 2 6
44. Pembiayaan Pembangunan TKW 4226 3 6
45. Etika Profesi UBU 4006 2 6
46. Evaluasi Perencanaan TKW 4227 3 6
47. Studio Perencanaan Wilayah TKW 4228 5 6
48. Tugas Akhir UBU 4001 6 7
49. KKN-P UBU 4002 2 5
50. Kewirausahaan UBU 4005 2 5
TOTAL SKS 144

G. DAFTAR MATA KULIAH BERDASAR SEMESTER


NO. MATA KULIAH KODE SKS NO. MATA KULIAH KODE SKS

SEMESTER I SEMESTER II
1 Agama MPK 4001 2 1 Pengantar TKW 4201 3
- 4005 Ilmu Lingkungan
2 Pembangunan Berbasis TKW4101 2 2 Perencanaan TKW4202 3
Masyarakat Desa Terpadu
3 Kependudukan TKW4102 2 3 Permukiman Kota TKW 4203 4
4 Bahasa Inggris MPK 4009 2 4 MAP 1 TKW 4204 3
5 Sosiologi TKW4103 2 5 Komputasi Spasial TKW 4205 3
6 Bahasa Indonesia MPK 4008 2 6 ALPR TKW4206 3
7 Matematika TKW4104 2 7 Prasarana wilayah TKW4207 3
dan kota
8 Statistika TKW4105 2 8 Pendidikan MPK 4007 2
Kewarganegaraan
9 Pengantar PWK TKW 4106 3
10 Kepemimpinan TKW 4107 1
Total SKS 20 Total SKS 24

10
NO. MATA KULIAH KODE SKS NO. MATA KULIAH KODE SKS
SEMESTER III SEMESTER IV
1 ASDL TKW4108 3 1 AMDAL TKW4208 3
2 Studio Perencanaan TKW4109 5 2 Perencanaan TKW4209 3
Desa Transportasi
3 Pengantar Transportasi TKW4110 2 3 Sistem Informasi TKW4210 3
Perencanaan Perencanaan
4 MAP 2 TKW 4111 3 4 Studio Perencanaan TKW4211 5
Kota
5 Perencanaan Kota TKW4112 3 5 Perancangan Kota TKW 4212 3
6 Perencanaan Tapak TKW4113 2 6 Ekonomi Wilayah TKW4213 3
dan Kota
7 Pengantar Ekonomi TKW4114 2 7 APW TKW4214 3
8 TGPL TKW4115 3
Total SKS 23 Total SKS 23
NO. MATA KULIAH KODE SKS NO. MATA KULIAH KODE SKS
SEMESTER V SEMESTER VI
1 MKP 1 TKW4116 3 1 MKP 3 TKW4215 3
- 4120 - 4219
2 MKP 2 TKW 4121 3 2 MKP 4 TKW 4220 3
- 4126 - 4224
3 Teori Perencanaan TKW4127 3 3 Kolokium TKW 4001 3
4 Studio Pilihan TKW 4128 5 4 Hukum dan TKW 4225 2
(Transportasi / /4129 Administrasi
Perancangan) Perencanaan
5 KKN-P UBU 4002 2 5 Pembiayaan TKW 4226 3
Pembangunan
6 Kewirausahaan UBU 4005 2 6 Etika Profesi UBU 4006 2
7 Metodologi Penelitian TKW 4130 3 7 Evaluasi Perencanaan TKW 4228 3
8 Perencanaan Wilayah TKW 4131 3 8 Studio Perencanaan TKW 4229 5
Wilayah
Total SKS 24 Total SKS 24
NO. MATA KULIAH KODE SKS
SEMESTER VII
1 Tugas Akhir UBU 4001 6
Total SKS 6

11
H. ATURAN PERALIHAN JURUSAN PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA
1. Proses Emphasing Kurikulum 2007/2008 – 2010/2011 ke Kurikulum 2011/2012 – 2014/
2015 diberlakukan bagi semua mahasiswa Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota
yang masih aktif.
2. Proses Emphasing Kurikulum dilakukan dengan prinsip mempertahankan nilai dan SKS
mata kuliah yang sudah diambil.
3. Mahasiswa dapat mengambil Tugas Akhir jika telah menempuh minimal 128 SKS,
sudah lulus semua studio, kolokium dan KKN-P.
4. Mata kuliah kepemimpinan ditujukan mulai mahasiswa angkatan 2011.
5. Mahasiswa angkatan 2010 dan sebelumnya dibebaskan dari mata kuliah prasyarat
PDT untuk menempuh SPD.
6. Mahasiswa angkatan 2010 dan sebelumnya yang belum mengambil studio permukiman
kota dibebaskan dari kewajiban mengambil mata kuliah tersebut.
7. Hal-hal yang tidak diakomodir dalam aturan peralihan ini akan diputuskan dalam rapat
pleno jurusan.
8. Perbaikan nilai dengan mengulang mata kuliah mengacu kepada nama dan jumlah
SKS mata kuliah yang baru sebagai berikut:
Lama Baru
Mata Kuliah SKS Mata Kuliah SKS
Ekologi Lingkungan 2 Pengantar Lingkungan 3
Pengantar PWK 2 Pengantar PWK 3
Analisis Sumber Daya Lingkungan 3 Analisis Sumber Daya Lingkungan 3
Permukiman Kota 3 Permukiman Kota 4
Geologi Lingkungan 3 Pengantar Lingkungan 3
Pengantar Transportasi 3 Pengantar Transportasi 2
Pembangunan Berbasis Masyarakat 3 Pembangunan Berbasis Masyarakat 2
Perencanaan Desa Terpadu 3 Perenc. Desa Terpadu 2
Perencanaan Transportasi 3 Perencanaan Transportasi 2
Perencanaan Tapak 3 Perencanaan Tapak 2
Perencanaan Wilayah 3 Perencanaan Wilayah 3
Studio Komputasi 3 Komputasi Spasial 3
MK Pilihan 3 MK Pilihan 1 3
MK Pilihan 3 MK Pilihan 3 3
KKN-P 3 KKN - P 2
Bahasa Inggris 3 Bahasa Inggris 2
Bahasa Indonesia 3 Bahasa Indonesia 2
Pendidikan Agama 3 Pendidikan Agama 2
Pendidikan Kewarganegaraan 3 Pendidikan Kewarganegaraan 2
Kapita Selekta Kewirausahaan 3 Kewirausahaan 2

12
I. KOMPETENSI PLANNER

13
14
6. MATA KULIAH DAN SILABUS

Mata Kuliah : Pendidikan Agama Islam


Kode Matakuliah : MPK 4001
Beban Studi : 2 sks
Sifat : Wajib
Prasyarat : Tidak ada
Praktikum : Tidak ada
Tugas : Laporan
Tujuan : Menjadikan mahasiswa mampu Memahami pengetahuan Islam dari
Al quran dan Hadist Rasul untuk pengkajian alam, Khalik, Rasul,
Amal Shalih dan Islam dalam disiplin Ilmu perencanaan Wilayah
dan Kota.
Pokok Bahasan : Alam kehidupan dan Isinya,Sifat kekuasaan Allah SWT, Rasul dan
Syariah Islam, Ibadah dalam Islam, Islam untuk disiplin Ilmu, Islam
dan Ilmu Pegetahuan, Islam dan Kehidupan Masyarakat
Pustaka : 1. Gazalba, Sidi; Pokok-pokok Ajaran Islam
2. Nasution, Harun, 1982; Islam Ditinjau dari berbagai segi
dan aspeknya, Jakarta, UI Press.
3. Syaltut, Mahmud Islam, Aqidah dan Syariah

Mata Kuliah : Pendidikan Agama Katolik


Kode Matakuliah : MPK 4002
Beban Studi : 2 sks
Sifat : Wajib
Prasyarat : Tidak ada
Praktikum : Tidak ada
Tugas : Laporan
Tujuan : Menjadikan mahasiswa mampu memahami konsep beriman dalam
gereja, hidup menngereja dan masyarakat dalam rangka
pengembangan sikap dan mentalitas pribadi agar dapat
membuktikan dirinya bagi kepentingan masyarakat sebagai
ungkapan imannya.
Pokok Bahasan : 1. Paham menggereja yang beriman dan beriman dalam gereja,
gereja sebagai sakramen keselamatan, Kitab Suci, Misteri tri
tunggal.
2. Pustaka:
3. Handowiyono.R.Sy.Membina Jemaat Beriman Jakarta Dokpen
MAWI. Sidang MAWI 1976.
4. Meningkatkan Partisipasi dalam Hidup Kebudayaan,
Kemasyarakatan dan Kenegaraan.(Spektrum No.4 tahun VII)
Jakarta. Dokpen MAWI.
5. Alkitab Perjanjian lama dan Perjanjian baru.

15
Mata Kuliah : Pendidikan Agama Protestan
Kode Matakuliah : MPK 4003
Beban Studi : 2 sks
Sifat : Wajib
Prasyarat : Tidak ada
Praktikum : Tidak ada
Tugas : Laporan
Tujuan : Menjadikan mahasiswa mampu memahami pengetahuan tentang
latar belakang konsep dan prinsip Agama Kristen.
Pokok Bahasan : Pengetian tentang Agama Kristen, Dasar-dasar Agama Kristen,
Dosa dan Akibat, Rencana keselamatan dan penggenapannya dalam
Yesus Kristus, Peranan Roh Kudus, iman dan ilmu pengetahuan.
Iman dan pengabdian.
Pustaka : 1. Lembaga Alkitab Indonesia, 1982, Alkitab
2. Harun, Hadiwijono, Iman Kristen, Jakarta BPK.
3. Sularso, Sopater, Iman Kristen dan Ilmu Pengetahuan.

Mata Kuliah : Pendidikan Agama Hindu


Kode Matakuliah : MPK 4004
Beban Studi : 2 sks
Sifat : Wajib
Prasyarat : Tidak ada
Praktikum : Tidak ada
Tugas : Laporan
Tujuan : Menjadikan mahasiswa mampu Memahami dan menghayati
keagamaan yang mantap, mempertebal iman dan kebaktian kepada
Sang Hyang Widi Wasa/Tuhan YME.
Pokok Bahasan : Sejarah Agama Hindu, Sumbu ajaran Agama Hindu, Ruang Lingkup
Agama Hindu:Nawa Darsana, Pranata sosial, Dasar-dasar
kepemimpinan Hindu, seni budaya Hindu.
Pustaka : 1. Dekker Nyoman dan I Ketut Sudiri P. Pokok-Pokok Agama
Hindu.
2. Pudja Gede dan W. Sadia.1979.Rig Wedan dan Samaweda.
Jakarta: Departemen Agama RI.

Mata Kuliah : Pendidikan Agama Budha


Kode Matakuliah : MPK 4005
Beban Studi : 2 sks
Sifat : Wajib
Prasyarat : Tidak ada
Praktikum : Tidak ada
Tugas : Laporan

16
Tujuan : Menjadikan mahasiswa mampu Memahami dan menghayati serta
mengamalkan sila Ketuhanan Yang Maha Esa, Darma dan
kebaktian untuk mempertebal iman (soddha) dan menjaga
kelangsungan hidup agama.
Pokok Bahasan : Hakekat Tuhan Yang Maha Esa, Konsepsi kerukunan hidup umat
beragama, Bodhisatwa, Sadparamita, Budha, Hukum kasunyatan,
Paritha, meditasi, kebaktian dan upacara.
Pustaka : 1. Diputhera,Oka.Citra Agama Budha dalam Falsafah Pancasila.
2. Proyek Pengadaan kitab suci Budha.Dharmapada.
3. Proyek Pengadaan kitab suci Budha. Syanghyang Kamahayanikan.

Mata Kuliah : Pembangunan Berbasis Masyarakat


Kode Matakuliah : TKW 4101
Beban Studi : 2 sks
Sifat : Wajib
Prasyarat : Tidak ada
Praktikum : Tidak ada
Tugas : Laporan
Tujuan : Pada akhir perkuliahan, diharapkan mahasiswa mampu
1) Memberikan konsep dasar dan metoda tentang pembangunan
partisipatif, 2) Memberikan kajian kasus terhadap keberhasilan suatu
penerapan konsep pembangunan berbasis masyarakat,
3) Memberikan latihan lapangan bagi mahasiswa dalam memahami
permasalahan pembangunan melalui program partisipasi
masyarakat, baik dalam tahap perencanaan-pelaksanaan-
pemantauan.
Pokok Bahasan : 1) Konsep dasar pembangunan partisipatif, 2) Proses pembangunan
partsisipatif dalam pembangunan prasarana dan sarana perkotaan,
3) Metoda sosialisasi, 4) Monitoring dan evaluasi pelaksanaan
pembangunan berbasis masyarakat, 5) Kajian kasus pembangunan
partisipatif.
Pustaka : 1. Badan Kebijkasanaan dan Pengendalian Perumahan dan
Permukiman Nasional, 1997, Pemberdayaan Masyarakat
dalam Pembangunan Prasarana Lingkungan, Jakarta.
2. Badan Kebijkasanaan dan Pengendalian Perumahan dan
Permukiman Nasional, 1997, Penerapan Strategi Pemberdayaan
Masyarakat dalam Pembangunan Prasarana Lingkungan,
Jakarta.
3. Badan Kebijkasanaan dan Pengendalian Perumahan dan
Permukiman Nasional, 1997, Pemberdayaan Masyarakat Melalui
Kemitraan Pariwisata, Jakarta.
4. Naraya D, 1996, The Contribution of People’s Participation
(Environmentally Sustainable Development Occasional
Paper Series No. 1), Washington DC, The World Bank.

17
Mata Kuliah : Kependudukan
Kode Matakuliah : TKW 4102
Beban Studi : 2 sks
Sifat : Wajib
Prasyarat : Tidak ada
Praktikum : Tidak ada
Tugas : Laporan
Tujuan : Menjadikan mahasiswa mampu Menguasai pengantar konsep
dasar studi kependudukan yang bertujuan mempertajam persepsi
mahasiswa mengenai permasalahan-permasalahan disekitar
penduduk, antara lain; laju pertumbuhan penduduk, kelahiran,
kematian, migrasi dan urbanisasi penduduk.
Pokok Bahasan : 1) Pengenalan kependudukan dan permasalahan kependudukan,
2) Struktur dan pesebaran penduduk, 3) Beberapa dasar ukuran
demografi, 4) Proses kependudukan, fertilitas, mortalitas, dan
mobilitas,5) Proyeksi penduduk, dan ketenagakerjaan, 6) Evaluasi
data kependudukan serta koreksi data kependudukan,
7) Kebijaksanaan kependudukan.
Pustaka : 1. Bagoes Ida, 2000; Demogafi Umum, Yogyakarta; Pustaka
Pelajar
2. Barclay, George W. 1983, Teknik Analisis Kependudukan,
Diterjemahkan oleh Rozy Munir dan Budiarto, Jakarta. PT Bina
Aksara.
3. Boque, Donald J. Principle of Demography, John Wiley and
Sons Inc. Jakarta; Lembaga Penerbit FE. UI.
4. Goldscheifer, C. 1985, Populasi, Modernisasi, dan Struktur
Sosial, (terjemahan) Jakarta, Rajawali.
5. Lembaga Demografi FE. UI, 1981. Dasar-dasar Demografi.
6. Lucas, D.,P. Mc. Donald, E. Young, and C. Young., 1990.
Pengantar Kependudukan, (terjemahan), Yogyakarta;
Gajahmada Univ. Press.
7. Weeks, JR., 1981. Population An Introduction to Concept
and Issues, Wadsworth Publishing Company., Belmot, California.

Mata Kuliah : Bahasa Inggris


Kode Matakuliah : MPK 4009
Beban Studi : 2 SKS
Sifat : Wajib
Prasyarat : Tidak Ada
Praktikum : Tidak Ada
Tugas : Laporan

18
Tujuan : Memberikan kemampuan kepada mahasiswa agar dapat
mempraktekkan pengetahuan berbahasa Inggris yang telah
dimilikinya dalam meringkas dan meterjemahkan tugas-tugas
literature berbahasa Inggris di bidang perencanaan wilayah dan
kota.
Pokok Bahasan : Efficient Reading, Concept in use, Exploring function, Discovering
discorurse, Discoursein action,Translation
Pustaka : 1. ………………..; English for Specific Purpose Mainline
Course RELC (SEAMEO)
2. Riley, Pamela 1980. Academic Orientation Course, AAUCS
3. The British Council. 1982, Reading and Thingking in
English, Oxford University Press.

Mata Kuliah : Sosiologi


Kode Matakuliah : TKW 4103
Beban Studi : 2 SKS
Sifat : Wajib
Prasyarat : Tidak Ada
Praktikum : Tidak Ada
Tugas : Laporan
Tujuan : Menjadikan mahasiswa mampu mengenal dasar-dasar pengetahuan
ilmu sosial, terutama dalam lingkup perencanaan wilayah dan kota,
memahami proses terbentuknya kelompok, komunitas, lembaga-
lembaga masyarakat, hingga struktur kekuasaan, memahami
sosiologi perkotaan meliputi urbanisasi, sewa tanah, dan
perkembangan kota, memahami sosiologi perdesaan meliputi
karakter masyarakat desa.
Pokok Bahasan : Konsep dasar sosiologi, Kelompok-kelompokdan organisasi social,
Masalah-masalah sosial perkotaan, Masalah-masalah sosial
pedesaan.

Mata Kuliah : Bahasa Indonesia


Kode Matakuliah : MPK 4008
Beban Studi : 2 sks
Sifat : Wajib
Prasyarat : Tidak ada
Praktikum : Tidak ada
Tugas : Laporan
Tujuan : Menjadikan mahasiswa mampu menulis pelaporan karangan ilmiah
secara benar menurut kaidah penulisan ilmiah.
Pokok Bahasan : Tata tulis dan Format Naskah; Judul Penelitian, Abstrak/Ringkasan,
Pendahuluan; Tinjauan Pustaka; Metode; Kaidah Khusus dalam
penulisan ilmiah; Kaidah Bangun paragraph; Kaidah Bangun

19
kalimat; Kaidah tanda baca; cara mengutip pustaka; membuat daftar
pustaka, contoh-contoh kesalahan umum di dalam menulis karangan
ilmiah.
Pustaka : Ejaan Bahasa Indonesia yang disempurnakan
Kamus Besar Bahasa Indonesia

Mata Kuliah : Matematika


Kode Matakuliah : TKW 4104
Beban Studi : 2 SKS
Sifat : Wajib
Prasyarat : Tidak Ada
Praktikum : Tidak Ada
Tugas : Laporan
Tujuan : Menjadikan mahasiswa mampu 1) Memahami pengetahuan
matematika dasar yang dapat digunakan untuk memecahkan
perhitungan dalam bidang Perencanaan Wilayah dan Kota.
Pokok Bahasan : Matrik, diagonalisasi matriks/transformasi, Persamaan: ruang vektor,
bebas linear, basis dan dimensi, transformasi linear beserta sifat-
sifatnya, vektor karakteristik dan nilai karakteristik matriuks atau
transformasi linear.
Pustaka : 1. Anton H., 1981. Elementary Liniear Alegabra, 3rd. Edition,
New York; John Wiley & Sons. Inc.
2. Matematika untuk Ekonomi
3. Matematika Terapan
4. Matematika untuk Teknik
5. Jacob, B., “Linear Algebra”, Freeman, New York, 1990
6. Hoffman, K., Kunze, R., “Linear Algebra”, 2nd edition, Prentice
Hall of India Pte., Ltd, New Delhi, 1990

Mata Kuliah : Statistika


Kode Matakuliah : TKW 4205
Beban Studi : 2 sks.
Sifat : Wajib
Prasyarat : Tidak ada
Praktikum : Tidak ada
Tugas : Laporan
Tujuan : Diharapkan mahasiswa mampu menggunakan dasar-dasar statistik
dan menggunakannya dalam lingkup perencanaan wilayah dan
kota.
Pokok Bahasan : 1) Pengertian Dasar Statistik, 2) Teori Probabilitas, 3) Peramalan
dan proyeksi, 4) Statistik deskriptif, 5) Test hipotesis, 6) Parametrik
dan non-parametrik statistic, 7) Analisa data univariat, 8) Analisa
data multivariat.

20
Pustaka : 1. Feller, W., 1983. An Introduction to Probability theory and
its applications, vol I dan II. Wiley Eastern Ltd. New Delhi.
2. Hogg. R.V. Dan Craig, A.T., 1978. Introdution to mathematical
statistics, edisi ke-4, John Wiley and Sons. New York.
3. Steel. R.G.D dan Torrie.J.H., 1976. Introduction to Statistics.
McGraw-Hill Book Co., New York.
4. Snedecor, G.W dan Cochran, W.G., 1976. Statistical methods,
edisi ke-6. The Iowa State University Press, Ames
5. Siegel, S. 1956. Non parametric statistics, McGraw-Hill
Kogakushs. Ltd. Tokyo.
6. Suntoyo Yitnosumarto, 1990. Dasar-dasar Statistika. Rajawali
pers, Jakarta.
7. ……………, 1990. Percobaan :Perancangan analisis dan
interpretasinya. Gramedia, Jakarta.
8. Walpole, R.E. 193. Pengantar Statistika. Edisi 3. P.T Gramedia
Pustaka Utama.
9. ——, (1990), Percobaan: perancangan analisis dan
interpretasinya. Jakarta: Gramedia.
10. Feller, W., 1983. An introduction to probability theory and
applications, vol. I and II, New Delhi: Wiley Eastern Ltd.
11. Field, A. 2000. Discovering statistics using SPSS for windows.
London: SAGE publication.
12. Hair, J. F. JR., Anderson, R. E., Tatham, R. L., & Black, W.
C. (1998). Multivariate Data Analysis (5th ed.). New Jersey:
Prentice Hall.
13. Hogg, R. V., 1978. Introduction to mathematical statistic
(4th ed.). New York: John Wiley & Sons.
14. Huck, S. W., 2000. Reading statistics and research. (3rd ed.).
New York: Longman.
15. Siegel, S. 1956. Non parametric statistic, Tokyo: McGraw-
Hill Kogakushs Ltd.

Mata Kuliah : Pengantar Perencanaan Wilayah dan Kota


Kode Matakuliah : TKW 4106
Beban Studi : 2 SKS
Sifat : Wajib
Prasyarat : Tidak ada
Praktikum : Tidak ada
Tugas : Laporan
Tujuan : Menjadikan mahasiswa mampu 1) menjelaskan ruang lingkup, serta
perjalanan sejarah pendidikan Perencanaan Wilayah dan Kota,
2) Mengenali asal mula kota dan perkembangannya hingga saat
ini, 3) Memahami hakikat teori dan metode dalam perencanaan

21
wilayah dan kota, 4) Memahami garis besar perencanaan fungsional
antara lain meliputi : fisik, tata guna lahan, prasarana, lingkungan,
transportasi dan perumahan.
Pokok Bahasan : 1) Pengertian dan ruang lingkup PWK, 2) Mengenali falsafah
pendidikan Perencanaan Wilayah dan Kota, 3) Mengenali dasar
teori dan metode, dan 4) Mengenali garis besar perencanaan
fungsional.
Pustaka : 1. Soegijanto Soegijoko. 1985, Peta Perkembangan Perencanaan :
Suatu Tantangan bagi Pendidikan Planologi di Indonesia,
dalam Bunga Rampai Perencanaan Pembangunan di
Indonesia, Penerbit PT. Gramedia Widiasarana Indonesia,
Jakarta 1997.
2. Arthur B. Gallion & Simon Eisner, 1994, Pengantar
Perancangan Kota, Jilid 1, Penerbit Erlangga, Jakarta.
3. Anthony J Catanese & James C. Snyder, 1992, Perencanaan
Kota, Penerbit Erlangga,Jakarta.

Mata Kuliah : Kepemimpinan


Kode Matakuliah : TKW 4107
Beban Studi : 1 sks
Sifat : Wajib
Prasyarat : Tidak Ada
Praktikum : Tidak Ada
Tugas : Ada
Tujuan : Menjadikan mahasiswa mampu 1) berorganisasi 2) memahami tata
cara berkegiatan di kampus.
Pokok Bahasan : 1) Tata cara beretika dalam kelompok, 2) tata cara berkomunikasi
dalam organisasi, 3) Pendidikan Perencanaan
Pustaka : 1. ......, 2011, Pedoman Pendidikan Perencanaan Wilayah dan
Kota, Malang, Fakultas Teknik Universitas Brawijaya.

Mata Kuliah : Pengantar Ilmu Lingkungan


Kode Matakuliah : TKW 4201
Beban Studi : 3 sks
Sifat : Wajib
Prasyarat : -
Praktikum : Ada
Tugas : Laporan
Tujuan : Menjadikan mahasiswa mampu Mengenal dan memahami alam
semesta beserta isinya, ekosistem bumi beserta proses terjadi di
dalamnya serta prinsip interaksi antar manusia dengan alam
sekitarnya, yang akan digunakan dalam proses pengambilan
keputusan dalam pengelolaan lingkungan hidup. 2) Menjadikan

22
mahasiswa Mengenal dan memahami dasar-dasar pengetahuan
geologi lingkungan, terutama pemahaman mengenai factor
pembatas, yaitu kondisi alam yang tidak bisa diubah manusia (limitasi)
dan kendala, yaitu factor yang dapat direkayasa manusia.
Pokok Bahasan : Ekologi Lingkungan, ekosistem tanah, 2) ekosistem air, 3) ekosistem
atmosfir, 4) ekosistem hutan, 5) ekosistem bumi keseluruhan, 6) aspek-
aspek lingkungan hidup, 7) aspek penataan lingkungan, 8) alam
semesta, 9) interaksi bumi dan manusia 10) Pengenalan geologi
lingkungan dalam perencanaan wilayah dan kota, 11) Peranan faktor
geologi (bumi, kandungan batuan) terhadap kegiatan manusia,
Susunan Materi bumi, 12) Jenis batuan (batuan beku, batuan sediment,
batuan metamorf), 13) Waktu geologi, Kandungan mineral,
14) Dinamika Bumi, Bencana alam geologi (gempa bumi dan gunung
api).
Pustaka : 1. ………………….; Fundamental Ekologi, Yogyakarta;
Pustaka Pelajar
2. Tohir, K. 1988, Butir-Butir Tata Lingkungan, Jakarta.
PT Bina Aksara.
3. Airy, G.B.1985; On the Computation of the Effect of the
Attractiton The Mountain masses as Disturbing the
Apparent Astronomical Lantitude on Station of Geodic Survey,
Phil Trans., Roy. Soc., London, Sc. B. 145:101-104.
4. Aramaki, S., 1961; Classification of Pyroclastics Flows, Int.
Geol. Rev. 3:518-524.
5. Barber and S. Wirjosudjono, 1979; The Geology and
Tectonic of Eastern Indonesia, Geological Research and
Development Centre, Bandung Indonesia.
6. Bemmelen, R.W.van, 1970; The Geology of Indonesia, 2nd
Ed. Martinus Nijhoff, The Hague.
7. Budisantosa, P. 1987; Buku Pedoman Mengenal Batuan
Bekuan, Direktorat Geology, Direktorat Jenderal
Pertambangan Umum, Bandung.
8. Cotton, C.A., 2962; The Volcanoes Tectonic Theory of Block
Faulting on Longer Tenable, N.Z. Sci. Rev. 20; 48-49.
9. Dana, A.J.W., 1977; Manual of Mineralogy, John Wiley and
Sons, New York.
10. Dewey, J.F., 1972; Plate Tectonic, Sci. Amer. 226: 56-66.
11. Dixon, J.B., 1977, Mineral in Soil Environment, Soil Sci. Soc.
Amer, Madosin Wisconsin, USA.
12. Felix, R. and M. Munir, 1988; Agro Geology of Indonesia,
Comm. Soil Sci. Cont. No. 33, Malang, Indonesia.
13. Grim, R.E., 1953, Clay Mineralogy, Mc.Graw-Hill, Book
Company. Inc. New York.

23
14. Hamilton, W., 1979; Tectonic of the Indonesian Region, US
of Geological Surveys.
15. Katili, J.A., 1971; Review of the Geotectonic Theories and
Tectonic Map of Indonesia, Eart Sci. Res. 7:143-163.
16. Munir, M., 2003; Geologi Lingkungan, PT Bayumedia,
Malang.
17. Skinner, B.J., and Stephen C. Porter., 1987; Physical Geology,
John Wiley & Sons. New York, USA.
18. Soepardi, G. 1985; Sifat dan Ciri Tanah, Institut Pertanian
Bogor.

Mata Kuliah : Perencanaan Desa Terpadu


Kode Matakuliah : TKW 4202
Beban Studi : 3 sks
Sifat : Wajib
Prasyarat : -
Praktikum : -
Tugas : Survei sekunder, laporan
Tujuan : Pada akhir perkuliahan, diharapkan mahasiswa mampu
1) Memahami dan menjelaskan pengertian desa, kota dan
pembangunan komunitas serta perencanaan fisik perdesaan.
2) Memahami dan menggunakan metode analisis sistem
perencanaan lingkungan perdesaan berkelanjutan, 3) Memahami
dan menggunakan prosedur dan teknik perencanaan pembangunan
perdesaan, 4) Memahami dan menggunakan metode analisis
perencanaan sektoral dan pembangunan perdesaan 5) Memahami
dan menggunakan metode analisis tentang penerapan program
pembangunan desa di Indonesia.
Pokok Bahasan : 1) Proses perencanaan desa dalam konteks Pembangunan
Komunitas & Perencanaan Fisik Pedesaan meliputi Pengertian
Desa, Beda desa kota, Pembangunan pedesaan terpadu,
Program pembgn SDM pedesaan (Pola & Perencanaan Fisik
desa, Pola Permukiman desa.
2) Komponen-komponen kehidupan perdesaan fisik dan non fisik,
permasalahan terkait dengan kemiskinan perdesaan,
ketersediaan SDM dan SDA di pedesaan, Pola Permukiman
desa dan perencanaan fisik desa.
3) Sistem Perencanaan Lingkungan Pedesaan berkelanjutan
meliputi Basis perencanaan lingkungan pedesaan, Komponen
perencanaan lingkungan pedesaan, Panduan pengembangan
pedesaan, Kelembagaan & proses perencanaan, Aspek
partisipasi & pendekatan.

24
4) Perencanaan Sektoral Pembangunan Pedesaan meliputi Sistem
penyediaan air bersih, sanitasi, listrik, Transportasi &
Komunikasi, Kesehatan & nutrisi, Pendidikan, dan Sektor
ekonomi.
5) Penerapan Program Pembangunan Desa di Indonesia meliputi
Program-program pembangunan desa, Kajian keberhasilan &
kegagalan, dan Sistem kelembagaan & investasi
Pustaka : 1. Constantinos A. Doxiadis, 1968, Ekistics: An Introduction to
the Science of Human Settlement, Hutchinson of London
2. Johara T Jayadinata, 1999, Tata Guna Tanah Perencanaan
Pedesaan Perkotaan & Wilayah, ITB
3. Frederic OS, Rural Environmental Planning for Sustainable
Communities, Island Press, Washington DC
4. N. Daldjoeni, 1998, Geografi Kota & Desa, Penerbit Alumni,
Bandung
5. Direktorat Jenderal Cipta Karya, Standar Perencanaan
Pedesaan
6. United Nations, 1979, Guidelines for Rural Centre Planning,
New York.
7. Perform Project, 2003, Modul Forum Konsultasi Kecamatan
(UDKP), Program Dasar Pembangunan Partisipatif
8. Perform Project, 2003, Rencana Pembangunan Jangka
Menegah Desa/Kelurahan (RPJMd/k), Program Dasar
Pembangunan Partisipatif

Mata Kuliah : Permukiman Kota


Kode Matakuliah : TKW 4203
Beban Studi : 4 sks
Sifat : Wajib
Prasyarat : -
Praktikum : Ada
Tugas : Survei sekunder, laporan
Tujuan : memberikan pengetahuan tentang permasalahan permukiman
meliputi penyebab dan berbagai konsep atau kerangka pikir
pemecahan masalah, ditinjau dari aspek sosial, ekonomi, lingkungan
dan budaya.
Pokok Bahasan : Kota dan Permukiman, Kebijakan Pembangunan Perumahan dan
Permukiman, Pelaku dan Pembiayaan Pembangunan Permukiman,
Standarisasi Pembangunan Perumahan, Sejarah permukiman glo-
bal, permasalahan permukiman di Negara berkembang, Permukiman
dan Pembangunan Wilayah.
Pustaka : 1. Bassett Keith,.Short John, 1980, Housing and Residential
Structure, Alternative Aproaches, Routledge & Kegan Paul
Ltd, London.

25
2. Departemen,Permukiman dan Prasarana Wilayah, 2002,
Kebijakan dan Strategi Nasional Perumahan dan
Permukiman, Jakarta.
3. Panudju Bambang, 1999, Pengadaan Perumahan Kota dng
Peran Serta Masyarakat Berpenghasilan Rendah, Alumni,
Bandung.
4. Santosa Happy, 2000, Permukiman dan Lingkungan dalam
Pengembangan Wilayah, Institut Teknologi Sepuluh
Nopember Surabaya.
5. Sujarto Djoko, 1996, Kota Baru Peluang dan Strategi
Pengembangannya, Makalah Seminar Sehari Peluang dan
Strategi dalam Pengembangan Kawasan Pusat Kota dan
Permukiman Baru, Surabaya.
6. Turner, John, F, C, 1976, Housing By People, Marion Boyars,
London.
7. United Nations Conference on Human Settlements (Habitat
II), 2001, The Istambul Declaration and The Habitat
Agenda, Nairobi
8. United Nations Conference on Human Settlements (Habitat
II), 1996, The Habitat Agenda, Goal and Principles,
Commitments and Global Plan of Action, Turkey.
9. United Nations Conference on Human Settlements (Habitat),
2001, Cities in A Globalizing Word, Global Report on Hu-
man Settlements, Earthscan, London.
10. United Nations Centre for Human Settlements (Habitat), 1981,
The Residential Circumstances of the Urban Poor in
Developing Countries, Praeger, New York.
11. Yudohusodo, Siswono, 1991, Rumah Untuk Seluruh Rakyat,
INKOPPOL, Jakarta.
12. Tan Willie, 2002, The Housing Martket, Pretise Hall,
Singapore.
13. Constantinos A. Doxiadis, 1968, Ekistics: An Introduction to
the Science of Human Settlement.

Mata Kuliah : Metode Analisis Perencanaan 1


Kode Matakuliah : TKW 4204
Beban Studi : 3 sks.
Sifat : Wajib
Prasyarat : Tidak ada
Praktikum : Tidak ada
Tugas : Laporan

26
Tujuan : Menjadikan mahasiswa mampu: Memahami pengetahuan teoritis
tentang alat-alat ukur yang dipakai selama proses perencanaan,
sehingga mahasiswa mampu mengembangkannya dalam
perhitungan-perhitungan praktis di lapangan dalam perencanaan.
Pokok Bahasan : Ruang lingkup Metoda Analisis Perencanaan adalah; Model
Demografi, yang terdiri dari 2 model, Trend Model dan Composite
Model dan Model Ekonomi & analisis Pekerjaan, yang terdiri dari
4 model, yaitu Model Basis Ekonomi & Perluasannya secara
Multiregional, Model Input/Output & Perluasannya secara
Multiregional, Model Penggandaan Penduduk & Pekerjaan &
Perluasannya secara Multiregional.
Daftar Pustaka : 1. Oppenheim, Norbert; Applied Models In Urban and Regional
Analysis Prentice-Hall , Inc. Englewood Cliffsm New Jersey
1980.
2. Warpani, Suwardjoko; Analisis Kota dan Daerah, Penerbit
ITB, Bandung 1985.

Mata Kuliah : Metode Analisis Perencanaan 2


Kode Matakuliah : TKW 4111
Beban Studi : 3 sks.
Sifat : Wajib
Prasyarat : Tidak ada
Praktikum : Tidak ada
Tugas : Laporan
Tujuan : Menjadikan mahasiswa mampu: Memahami pengetahuan teoritis
tentang alat-alat ukur yang dipakai selama proses perencanaan,
sehingga mahasiswa mampu mengembangkannya dalam
perhitungan-perhitungan praktis di lapangan dalam perencanaan.
Pokok Bahasan : Ruang lingkup Metoda Analisis Perencanaan adalah; Model
Demografi, yang terdiri dari 2 model, Trend Model dan Composite
Model dan Model Ekonomi & analisis Pekerjaan, yang terdiri dari
4 model, yaitu Model Basis Ekonomi & Perluasannya secara
Multiregional, Model Input/Output & Perluasannya secara
Multiregional, Model Penggandaan Penduduk & Pekerjaan &
Perluasannya secara Multiregional.
Daftar Pustaka : 1. Oppenheim, Norbert; Applied Models In Urban and Regional
Analysis Prentice-Hall , Inc. Englewood Cliffsm New Jersey
1980.
2. Warpani, Suwardjoko; Analisis Kota dan Daerah, Penerbit
ITB, Bandung 1985.

27
Mata Kuliah : Komputasi Spatial
Kode Matakuliah : TKW 4205
Beban Studi : 3 sks
Sifat : Wajib
Prasyarat : Tidak ada
Praktikum : Tidak ada
Tugas : Survei sekunder, laporan
Tujuan : Menjadikan mahasiswa mampu menggunakan program-program
dan aplikasi komputer, khususnya dalam teknik penyusunan dan
presentasi tulisan, statistik dan grafik, serta gambar-gambar tata
ruang/peta-peta.
Pokok Bahasan : 1) Mengenal aplikasi presentasi (misal Power Point), 2) Mengenal
aplikasi statistic dan grafik, 3) Mengenal aplikasi pengolahan gambar
tata ruang/peta.
Pustaka : 1. Dias, H. & B.W.E. Wickramanayake (1983); Manual for
Training in Rural Development Planning, Bangkok,
HSD-IAT.
2. Glasson, J.(1974); An Introduction to Regional Planning,
Hutchinson, London.
3. Gore, C. (1984); Region in Recession & Resourgence,
Methuen, London.
4. Hansen, G. E. (1981); Agricultural and Rural Development
in Indonesia, Westview Press, Boulder.
5. Hill, Hall, (1989); Unity and Diversity; Regional Economic
Development in Indonesia since 1970, Oxford University
Press.
6. Stohr, W. B. & DRF Taylor (1981); Development from Above
or Below, John Wiley & Sons.
Pustaka : 1. Soerjono Soekanto . 1990, Sosiologi Suatu Pengantar, Rajawali
Pers, Citra Niaga Buku Perguruan Tinggi, Jakarta.
2. Hans – Dieter Evers, 1986, Sosiologi Perkotaan, Urbanisasi
dan Sengketa Tanah di Indonesia dan Malaysia, LP3ES,
Jakarta.

Mata Kuliah : Analisis Lokasi dan Pola Ruang


Kode Matakuliah : TKW 4206
Beban Studi : 3 sks
Sifat : Wajib
Prasyarat : -
Praktikum : -
Tugas : Laporan

28
Tujuan : Menjadikan mahasiswa mampu: Memahami beberapa konsep dan
metode teori lokasi, Mengaplikasikan beberapa konsep dan metode
analisis lokasi dalam analisis perencanaan ruang.

Pokok Bahasan : Teori Tempat Lokasi, Penetuan Lokasi dlm Konsteks Organisasi
Ekstern, Faktor-faktor Yang Menentukan Produksi, Analisa Spasial
Guna Lahan Perdesaan, Analisis Central Place, Pola Guna Lahan
Perkotaan & Proses, Teori Bid-Rent & Guna Lahan Perkotaan,
Guna Lahan Lokasi Tempat Tinggal & Pola Sosial Kota-kota,
Lokasi Industri, Ketergantungan Lokasi & Keseimbangan Spasial,
Angkutan sebagai Input.
Pustaka : 1. Mochtarram Karyoedi,”Manajemen Lahan Perkotaan”
Municipal Finance Project, Departemen Keuangan- USAID
2. Janis D. Berstein, 1994, “Land Use Considerations in
Urban Environmental Management”, the World Bank,
Washington, D.C.
3. ——————, 2000-2001, “Land and Real Estate
Management” Master’s Programe on Urban Management,
IHS.
4. Edward J. Kaiser, David R. Godschalk, F.Stuart Chapin, Jr.,
1995,”Urban Land Use Planning” Fourt Edition, University
of Illinois Press, Urbana and Chicago.
5. ——————, 1992,”Studi Penyiapan Materi Strategi
Nasional Pengembangan Perumahan Jangka Panjang”
Lembaga Penelitian, ITB.
6. Djoko Sujarto,”Pengembangan Lahan”, Jurusan Teknik
Planologi, FTSP, ITB
7. John Glasson, Riki Therivel, Andrew Chadwick,”Introduction
to Environmental Impact Asseement”,2nd Edition, 2002,
Spon Press, London
8. ——————, 2002,”Case Studies”, Urban Land Management
Programme, Royal Institute of Technology, Stockholm, Sweden.
9. Patrick McAuslan,1986, “Tanah Perkotaan dan Perlindungan
Rakyat Jelata”, PT. Gramedia, Jakarta
10. Goran Tannerfeldt, 1995,” Towards and Urban World:
Urbanization and Development Assistance “, SIDA, Stockholm

Mata Kuliah : Prasarana Wilayah dan Kota


Kode Matakuliah : TKW 4207
Beban Studi : 3 sks
Sifat : wajib
Prasyarat : -
Praktikum : -
Tugas : Laporan

29
Tujuan : menjadikan mahasiswa mampu 1) Menganalisis keadaan prasarana
wilayah dan kota, meliputi jaringan jalan, air limpasan, air bersih,
air limbah dan persampahan, telepon/informasi, energi dan energi
terbarukan, 2) Konsep perencanaan dan pengelolaan prasarana
wilayah dan Kota.
Pokok Bahasan : 1) Pengetahuan dan pengertian berbagai jenis prasarana, 2) sistem
jaringan dan komponen-komponen, serta kemampuan dan kapasitas
masing-masing prasarana, 3) prinsip perencanaan, disain dan
pengelolaan prasarana, 4) aspek pembiayaan dan Pengelolaan
Prasarana terpadu.
Pustaka : 1. …..Easement Planning for Utility Service, Detroit Edison
Company.
2. H.P. Hatry. Et.al. How Effective are you Community
Services ?.
3. Koppleman. De Chiara. 1984. Time Saver Standards. Mc. Graw
Hill. New York.
4. Nana Rukmana.D.W, Florian Steiberg, Robert Vander Hoff.
Manajemen Pembangunan Prasarana Perkotaan.

Mata Kuliah : Pendidikan Kewarganegaraan


Kode Matakuliah : MPK 4007
Beban Studi : 2 sks
Sifat : Wajib
Prasyarat : -
Praktikum : -
Tugas : Laporan
Tujuan : Menjadikan mahasiswa mampu Memahami dan menghayati
mengenai Wawasan Nusantara, Ketahanan Nasional, Kebijakan
& Strategi Nasional, khususnya dalam bidang pertahanan dan
keamanan nasional dan Sistem pertahanan Keamanan Rakyat
Semesta untuk mempertebal semangat dalam menjaga
kelangsungan hidup bangsa.
Pokok Bahasan : Pengertian Kewiraan; Konsep Negara Kepulauan (Nusantara);
Konsep Wawasan Nusantara; Ketahanan Nasional; Kerangka pikir
dan stratifikasi Polstrahan; Konsep Bela Negara dan Sistem
Hankamrata.
Pustaka : 1. Lembaga Pertahanan Keamanan, 1972; Naskah Wawasan
Nusantara, Jakarta Lemhamnas
2. Lembaga Pertahanan Keamanan, 1978; Ketahanan Nasional,
Jakarta Lemhamnas.
3. Tim Dosen Kewiraan, 1978; Buku Pelajaran Pendidikan
Kewiraan, Malang, Universitas Brawijaya.

30
Mata Kuliah : Analisis Sumber Daya Lingkungan
Kode Matakuliah : TKW 4108
Beban Studi : 3 sks
Sifat : wajib
Prasyarat : -
Praktikum : -
Tugas : Laporan
Tujuan : menjadikan mahasiswa mampu memahami 1) suatu konsep sentral
dalam ekologi yang terbentuk oleh hubungan timbal balik antara
makhluk hidup dengan lingkungannya serta sistem nilai yang terdapat
dalam ideologi, atau konsep lingkungan hidup, 2) konteks Lingkungan
Hidup dalam Perencanaan Wilayah dan Kota 3) melakukan analisis
terhadap isu-isu pengelolaan sumberdaya alam dan lingkungan hidup,
serta dampak suatu kegiatan, untuk kemudian dikembangkan dalam
perencanaan yang berkelanjutan.
Pokok Bahasan : 1) Permasalahan lingkungan, 2) Dampak Pembangunan terhadap
Lingkungan, 3) Lingkungan Hidup: Aspek Internasional,
4) Pengenalan terhadap metodologi analisis lingkungan, diantaranya
penetapan Dampak Lingkungan (EIA/ Environmental Impact
Assessment), ekonomi lingkungan, risk assesment, dan daya dukung
lingkungan 5) Upaya pelestarian potensi alam dan Lingkungan.
Pustaka : 1. Alan Gilpin,”Environmental Impact Assessment: Cutting
Edge For The Twenty-First Century”, Cambridge University
Press, Melbourne, 1996.
2. F. Gunarwan Suratmo,”Analisis Mengenai Dampak
Lingkungan”, Gadjah Mada University Press, Yogyakarta,
1988.
3. Howard Bridgman, Robin Warner, John Dodson, “Urban
Biophysical Environment”, Oxford University Press,
Melbourne, 1995.
4. Moh, Soerjani, Rofiq Ahmad, Rozy Munir, “Lingkungan:
Sumberdaya Alam Dan Kependudukan Dalam
Pembangunan”, Penerbit Universitas Indonesia, Jakarta, 1987.
5. Otto Soemarwoto, “Ekologi, Lingkungan Hidup dan
Pembangunan”, Penerbit Djambatan, Jakarta, 1994.
6. Suparmoko, “Ekonomi Sumberdaya Alam dan
Lingkungan”, BPFE-YOGYAKARTA, Yogyakarta, 1997.
7. ——————,”Undang-undang Lingkungan Hidup,
Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Dan Pedoman
Pelaksanaannya”, Jakarta, 1994.
8. Roger Bell, Ralph Hall, “Impacts Contemporary Issues &
Global Problems”, The Jacaranda Press, Sydney, 1991.

31
9. Wisnu Arya Wardhana, “Dampak Pencemaran
Lingkungan”, Andi Offset, Yogyakarta, 1995.
10. John Glasson, Riki Therivel, Adrew Chadwick, “Introduction
to EIA”, 2nd Edition, SPON PRESS, London, 2002.

Mata Kuliah : Studio Perencanaan Desa


Kode Matakuliah : TKW 4109
Beban Studi : 5 sks
Sifat : Wajib
Prasyarat : Perencanaan Desa Terpadu
Praktikum : Ada
Tugas : Survei sekunder, laporan
Tujuan : Menjadikan mahasiswa mampu 1) Mengenal dan mengetahui proses
perencanaan spasial, program dan proyek pada skala desa atau
perdesaan, yang berorientasi pada masyarakat dan tujuan
(partisipatif), 2) Memahami dan mengerti proses perencanaan
spasial, program dan proyek pada skala desa atau perdesaan, yang
berorientasi pada masyarakat dan tujuan (partisipatif), 3) Melakukan
perencanaan spasial, program dan proyek pada skala desa atau
perdesaan, yang berorientasi pada masyarakat dan tujuan
(partisipatif).
Pokok Bahasan : 1) Pendahuluan: yang berisi pengenalan secara umum proses
perencanaan, proses perencanaan pembangunan daerah di Indonesia,
metode partisipatif, metode ZOPP, 2) Modul Pengkajian Wilayah:
yang berisi alat atau metode untuk memahami wilayah atau kawasan,
3) Modul Analisis Wilayah: yang berisi referensi tentang alat atau
metode untuk menganalisis wilayah, 4) Modul Penyusunan Rencana:
berkaitan dengan alat atau metoda untuk menyusun strategi atau
rencana baik berbentuk rencana spasial, program maupun proyek.
Pustaka : 1. ——.ZOPP Flipcharts-Training Materials fuer ZOPP
Moderators.Deutsche Gesselschaft fuer Technische
Zusammenarbeit (GTZ) Gmbh.
2. Agus Dwi Wicaksono, Budi Sugiarto. Modul Studio
Perencanaan Desa.Malang PS PWK, Fakultas Teknik Univ.
Brawijaya
3. Chambers,Robert.PRA (Parsipatory Rural appraisal),
memahami desa secara partisipatif.Yogyakarta:Penerbit
Kanisius.
4. Muhammad Idrus,Gero von Harder.Modul Pendidikan dan
Pelatihan Metode dan Teknik Perencanaan Proyek.
Jakarta:LAN RI-DSE.
5. Rangkuti,Freddy.Analisa SWOT.Teknik Membedah Kasus
Bisnis. Jakarta:Gramedia.

32
Mata Kuliah : Pengantar Transportasi
Kode Matakuliah : TKW 4110
Beban Studi : 3 sks
Sifat : wajib
Prasyarat : -
Praktikum : -
Tugas : Laporan
Tujuan : Menjadikan mahasiswa mampu 1) Memberi pengertian dasar
tentang dasar tentang transportasi, fungsi dan manfaat perangkutan,
2) Mengenal elemen-elemen yang membentuk sistem perangkutan,
dan faktor apa yang mempengaruhinya, 3) Memperkenalkan
berbagai sistem perangkutan darat, air, dan udara, 4) Perangkutan
dalam pengembangan wilayah dan kota.
Pokok Bahasan : 1) Fungsi dan Manfaat perangkutan, 2) Elemen-elemen
Perangkutan, 3) Perangkutan dalam Pengembangan Wilayah dan
Kota, 4) Aspek Lokasi dalam Perangkutan dan Angkutan Umum.
Pustaka : 1. David.1980. The Theory and Practice of Transport.
Heinemann.
2. Faulks.1982. Principles of Transport, Ian Allan.
3. Schumer. element of Transport, Ian allan.
4. Transport Planning Hand Book. 1992, Institut of Transport
engineering. PTR Prentice Hall inc. Asimon & Schuster
Company Englewood Cliffs.New Jersey.

Mata Kuliah : Perencanaan Kota


Kode Matakuliah : TKW 4112
Beban Studi : 3 sks
Sifat : wajib
Prasyarat : -
Praktikum : -
Tugas : Survei sekunder, laporan
Tujuan : memberikan pemahaman tentang trend perencanaan kota dan
komponennya serta implikasi dari perubahan-perubahan
pendekatan.
Pokok Bahasan : Trend perencanaan di Indonesia (sejarah, perubahan paradigma),
komponen perencanaan kota, partisipasi dalam perencanaan,
rencana tindak (konsep dan praktek), Analisis daerah (SWOT,
stakeholder analysis, analisis kuantitatif dan finansial, analisis
ekonomi, Goals Achievement Matrix), Komunikasi dalam lingkungan
Politis, Perencanaan strategik.
Pustaka : 1. Anthony J.Catanese and James C.Synyder, Introduction to
Uraban Planning,McGraw Hill Book, New York.1979.
2. Forbes Davidson, To Integrate or Not To Integrate, Journal
of Urban Studies,1998.

33
3. Larry S.Bourne, Internal Structure of The City,Oxford Uni-
versity Press, 1982.
4. Margareth Robert, An Introduction to Town Planning
Techniques,Hutchinson & Co, 1975,London.
5. Pal Baros,Action Planning,IHS Working Paper,1996.

Mata Kuliah : Perencanaan Tapak


Kode Matakuliah : TKW 4113
Beban Studi : 3 sks
Sifat : wajib
Prasyarat : -
Praktikum : -
Tugas : Survei sekunder, laporan
Tujuan : menjadikan mahasiswa mampu memahami prinsip – konsep,
prosedur dan aplikasi perencanaan tapak serta melatih penerapan
dan pengembangan teori pada obyek kasus / tapak.
Pokok Bahasan : Proses Perencanaan, 2) Gambar Analitik dan Gambar Konsep,
3) Gambar Rancangan dan Gambar Denah, 4) Penyelidikan Tapak
dan Analisis, 5) Pertimbangan lingkungan dalam Tapak, 6) Faktor
yang Mempengaruhi Orientasi dan Tata Letak, 7) Perencanaan
dan Pembangunan Kawasan (Gambar Teknis).
Pustaka : 1. De Chiara, Joseph; 1978, Standard Perencanaan Tapak /
Site Planning Standards, New York, Mc Graw Hill Press.
2. Chapin, F.S, 1985, Urban Lands Use Planning, California,
University of Illinois Press
3. Lynch, Kevin, 1984, Site Planning, Massachusetts : MIT Press
Cambridge.
4. Androvich, GD & Riposa. G. 1993, Doing Urban research;
Applied Social Research Method Series, california : Sage
Publications.

Mata Kuliah : Pengantar Ekonomi


Kode Matakuliah : TKW 4114
Beban Studi : 3 sks
Sifat : Pilihan
Prasyarat : Tidak Ada
Praktikum : Tidak Ada
Tugas : Laporan
Tujuan : Menjadikan mahasiswa mampu memahami dasar-dasar ekonomi.
Pokok Bahasan : 1) dasar ekonomi makro, 2) dasar ekonomi mikro, 3) pengantar
kelembagaan ekonomi desa dan kota.
Pustaka : 1. Snowdon, B, Vane, H, Wynarczyk, P. 1994, A Modern Guide
to Macroeconomics: An Introduction to Cometing Schools
of Thought, Hants Edward Elgar Publishing Company

34
2. Bendavid-Val, A. 1991, Regional and Local Economic Analysis
for Practitioners, New York, Praeger Publishers
3. Joesron, T. S. Teori Ekonomi Mikro, Salemba Empat
4. Reksodiprojo, S. Ekonomi Perkotaan.

Mata Kuliah : Tata Guna & Pengembangan Lahan


Kode Matakuliah : TKW 4115
Beban Studi : 3 sks.
Sifat : Wajib
Prasyarat : -
Praktikum : -
Tugas : Survei sekunder, laporan
Tujuan : Menjadikan Mahasiswa mampu 1) Memahami kerangka dasar
analisis guna dan pengembangan lahan, 2) Menganalisis aspek
kebijakan lahan perkotaan, dan 3) Menganalisis aspek pengelolaan
lahan
Pokok Bahasan : 1) Issue Global Pembangunan Perkotaan, 2) Konsep Pengelolaan
Perubahan Guna lahan, 3) Pengelolaan Lahan Perkotaan, 4) Teori
dasar Guna Lahan, 5) Guna Lahan dan Nilai Lahan, 6) Penyediaan
Lahan untuk Kelompok MBR di Kota-kota dunia ke tiga, 7) Program
Perencanaan Guna Lahan, 8) Pengembangan, Pengadaaan, dan
Kebijakan Lahan Perkotaan, 9) Sistem Informasi Pertanahan dan
Aspek Operasional Pengelolaan Lahan Perkotaan, 10) Potensi Guna
Lahan, 11) Jenis Pengadaan Lahan, 12) Kasiba + Lisiba
Pustaka : 1. Djoko Sujarto, Pengembangan Lahan, Jurusan Teknik
Planologi, FTSP, ITB
2. Mochtarram Karyoedi, Manajemen Lahan Perkotaan,
Municipal Finance Project, DEPKU, USAID
3. F. Stuart Chapin, Urban Planning, University of Illinois,
Chicago
4. Dewberry & Davis, Land Development Handbook: Planning,
Engineering, And Surveying, McGraw Hill
5. Hadi Sabari Yunus, Struktur Tata Ruang Kota, Pustaka
Pelajar

Mata Kuliah : AMDAL


Kode Matakuliah : TKW 4208
Bobot : 3 sks.
Sifat : Wajib
Prasyarat : -
Praktikum : -
Tugas : Survei sekunder, laporan

35
Tujuan : 1) Memberikan pemahaman kepada mahasiswa tentang
permasalahan lingkungan yang ada pada saat ini 2) Memberikan
penjelasan mengenai pengertian dan fungsi AMDAL dalam
kaitannya dengan Pembangunan Berkelanjutan, 3) Memberikan
pemahaman tentang teknik-teknik dan metode-metode yang ada
dalam AMDAL, 4) Memberikan pemahaman mengenai prosedur
dan tahap-tahap dalam penyusunan laporan AMDAL.
Pokok Bahasan : Review aspek kebijakan pengelolaan hidup di Indonesia, baik
nasional maupun daerah; Peranan AMDAL dalam pengelolaan
lingkungan dan pengelolaan proyek di Indonesia; Konsep analisis
dampak kegiatan pembangunan terhadap berbagai komponen
lingkungan hidup; Prosedur dan lingkup AMDAL untuk suatu proyek
pembangunan: KA-ANDAL, ANDAL dan (Kerangka acuan) RKL
(Rencana Pengelolaan Lingkungan), RPL (Rencana Pemantauan
Lingkungan), DELH (Dokumen Evaluasi Lingkungan Hidup)
DPLH (Dokumen Pengelolaan Lingkungan Hidup)serta UKL
(Upaya Pengelolaan Lingkungan) dan UPL (Upaya Pemantauan
LIngkungan); metode teknik Analisis dampak, Latihan penyusunan
laporan studi AMDAL.
Pustaka : 1. M. Suparmoko & Maria R. Suparmoko, 2000, Ekonomi
Lingkungan, BPFE Yogyakarta
2. Surna Tjahja Djajaningrat, 2001, Pemikiran, tantangan dan
Permasalahan Lingkungan, Studio Tekno Ekonomi ITB-
Bandung
3. Sida, Sustainable Development?, 2002, Guidelines for The
review of EIA, Sida at Work,
4. Sida, Integrating the Environment, June 2004, Knowledge for
Environmentally Sustainable development, Sida at Work
5. Dr. ir. Dede Setiadi, 2000, Kumpulan Peraturan,
Perundangan Lingkungan Hidup, Ditjen Dikti Depdiknas
6. J. Petts, 1999, Handbook of EIA Volume 1: Process, methods
and Potential, Blackwell, Oxford
7. J. Glasson, Therival R., & A. Chaderick, 1999, Introduction
to EIA 2ndEdition, Spon, London
8. Arts J & Noteboom S, 2000, EIS Monitoring & Auditing,
Earth Scan, London
9. KepMen LH No. 54 Tahun 1995 Tentang Amdal Terpadu/Multi
Sektor dan Regional
10. KepMen LH No. 17 Tahun 2001 Tentang Kegiatan Wajib
AMDAL
11. Oto Sumarwoto, 1991, Analisis Dampak Lingkungan, Gadjah
Mada University Press,

36
12. Chafid Fandeli, 1992, Analisis Mengenai Dampak
Lingkungan: Prinsip dasar dan Pemapanannya dalam
Pembangunan, Liberty Press,
13. Gunawan Suratmo, 1992, Analisis Mengenai Dampak
Lingkungan, Gadjah Mada University Press.

Mata Kuliah : Perencanaan Transportasi


Kode Matakuliah : TKW 4209
Beban Studi : 3 sks.
Sifat : Wajib
Prasyarat : -
Praktikum : Tidak Ada
Tugas : Survei sekunder, laporan
Tujuan : Menjadikan mahasiswa mampu Memahami pengetahuan teoritis/
filosofis dalam menganalisis permasalahan-permasalahan mendasar
yang harus dilakukan dalam perencanaan transportasi.
Pokok Bahasan : Pengenalan tentang transportasi; definisi, peranan dan fungsi
transportasi serta elemen dan klasifikasi sistem transportasi,
kebijaksanaan transportasi, peran transportasi dalam pembangunan
perkotaan, regional dan nasional, serta kaitan antara transportasi
dan tata guna lahan, analisa sistem dalam transportasi, pendekatan
sistem dan aplikasinya dalam perencanaan transportasi, teknik
optimasi dan evaluasi, analisa dan peramalan permintaan
transportasi, dasar-dasar teori dan pendekatan analitik peramalan
permintaan transportasi serta model-model perencanaan
transportasi.
Pustaka : 1. Papacostas, CS, and Prevedorus, PD.(1993); Transportation
Engineering and Planning, Prentice Hall,2nd edition.
2. Vuchic, VR.(1969); Urban Public Transportation Systems
and Technology, Prentice Hall
3. Wrigt, PH. and Ashford N (1989); Transportation Engineering
Planning and Design, John Wiley and Son, 3nd edition.

Mata Kuliah : Sistem Informasi Perencanaan


Kode Matakuliah : TKW 4210
Beban Studi : 3 sks
Sifat : Wajib
Prasyarat : -
Praktikum : -
Tugas : Survei sekunder, laporan
Tujuan : Menjadikan Mahasiswa mampu Memahami dan menjabarkan
kebutuhan akan data untuk berbagai tingkatan dan jenis perencanaan
melalui konsep basis data dan analisis dalam bentuk sistem informasi
yang berbasiskan komputer.

37
Pokok Bahasan : Definisi SIP (Sistem Informasi Perencanaan), Proses Perencanaan,
Peta sebagai Dasar Perencanaan, Proyeksi peta dan Jenis Proyeksi
Peta, Jenis Peta (Peta Digital, Peta Analog, Foto Udara), Citra
Satelit Inderaja, Peta Tematik dalam bidang Perencanaan Wilayah
dan Kota (definisi, cara membuat, atribut), Skala Peta, Perspektif,
Generalisasi, serta Simbol-simbol peta tematik dan cara visualisasi.
Pustaka : 1. David Rhind dan R. Hudson, Land Use, Methuen, 1980.
2. Eddy Prahasta, Konsep-konsep Dasar Sistem Informasi
Geografis, Informatika, Bandung, 2002
3. P.A Burrough, Principles of GIS for Land Resources
Assessment, Oxford, 1990.
4. Kendall, Information System; Concepts and Methodology,
1986.
5. James B. Campbel, Introduction to Remote Sensing, The
Guilford Press, 1987.
6. Mark Monmanier, Mapping it Out, The University of
Chicago Press, 1993.
7. Mark Monmanier, How to Lie with Map, The University of
Chicago Press, 1991.
8. Nicholas Chrisman, Geographic Information System, Joh
Willey and Sons, 1997.
9. United Nation, Threshold Analysis Handbook, Department
of Economic and Social Affairs, 1977.

Mata Kuliah : Studio Perencanaan Kota


Kode Matakuliah : TKW 4211
Beban Studi : 5 sks
Sifat : Wajib
Prasyarat : Perencanaan Kota
Praktikum : Ada
Tugas : survei primer - sekunder, laporan
Tujuan : menjadikan mahasiswa mampu Menerapan teori dan metoda
perencanaan kota ke dalam kasus nyata untuk memberikan
pengalaman dalam proses dan prosedur perencanaan kota, sehingga
diperoleh kemampuan untuk menyusun strategi dan rencana
panataan ruang secara terpadu.
Pokok Bahasan : Perencanaan Kota akan mencakup; Rencana Struktur Tata Ruang
Kawasan Perkotaan Metropolitan, Rencana Tata Ruang Wilayah
Kota/RUTR Kawasan Perkotaan, Rencana Detail Tata Ruang
Kawasan Perkotaan, Rencana Teknik Ruang Kawasan Perkotaan/
Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan (RTBL).
Pustaka : 1. Hill, Hal, (1989); Unity and Diversity; Regional Economic
Development in Indonesia Since 1970, Oxford University
Press.

38
2. Stohr, W.B. & DRF Taylor, (1981); Development from Above
or Below, John Wiley & Sons.
3. Glasson, J. (1974); An Introduction to Regional Planning,
Hutchinson, London.
4. Gore, C. (1984), Region in Recession & Resurgence, London,
Methuen.
5. Dias, H. & B.W.E. Wickramanayake (1983); Manual for
Trainning in Rural Development Planning, Bangkok, HSD-
AIT.
6. Hansen, G.E. )Ed) (1981; Agricultural and Rural Development
in Indonesia, Boulder, Westview Press.
7. Keputusan Menteri Kimpraswil No. 327/KPTS/M/2002 tanggal
12 Agustus 2002 tentang Pedoman Penyusuan Rencana Tata
Ruang Kawasan Perkotaan.

Mata Kuliah : Perancangan Kota


Kode Matakuliah : TKW 4212
Beban Studi : 3 sks
Sifat : Wajib
Prasyarat : -
Praktikum : -
Tugas : laporan
Tujuan : Mahasiswa mampu mengidentifikasi tipologi, bentuk dan ruang
perkotaan berdasarkan aspek kultur, geografis dan teknologi,
mengidentifikasi dan mengevaluasi permasalahan perancangan kota.
Pokok Bahasan : Dimensi perancangan kota, Elemen dan image kota, Konsep
perancangan kota.
Pustaka : 1. Alexander, C. 1987. A New Theory of Urban Design. Oxford:
Oxford University Press.
2. Barnet, J. 1974. Urban Design as Public Policy. AR Books.
3. Bentley, Ian et.al. 1985. Responsive Environments: A Manual
for Designers.
4. Broadbent, G. 1990. Emerging Concepts in Urban Design.
London: VNR International.
5. Camona,M.et.al.2003.Public Places, Urban Spaces: The
Dimensions of Urban design.Oxford: Architectural Press.

Mata Kuliah : Ekonomi Wilayah dan Kota


Kode Matakuliah : TKW 4213
Beban Studi : 3 sks
Sifat : Wajib
Prasyarat : -
Praktikum : -
Tugas : Laporan

39
Tujuan : diharapkan mahasiswa mampu Menjelaskan masalah ekonomi
wilayah dan kota dan hal-hal lain yang terkait serta melihat kebijakan
yang diambil oleh pemerintah.
Pokok Bahasan : Market Market Force in the Development of Cities, Where Do
Firms Locate, Market Areas and Centrl place Theory, Urban and
Regional Economic Growth, Land Rent and Land Use Pattern,
Land Use in the Monocentric City, Land Use and Zoning, Urban
Poverty, Local Government revenue.
Pustaka : 1. O’sullivan, 2003, Urban Economics, McGraw-Hill.
2. Isard, Wolter, 1977, Analysis Economic Regional.
3. ………, 1986, Land Use Planning
4. ………, 1986, Location and Space (Geografi Economics)

Mata Kuliah : Azas Perencanaan Wilayah


Kode Matakuliah : TKW 4214
Bobot : 3 sks.
Sifat : Wajib
Prasyarat : -
Praktikum : Tidak Ada
Tugas : Laporan
Tujuan : Menjadikan mahasiswa mampu: 1) Memahami pengetahuan dasar
permasalahan dan pembangunan wilayah, 2) Mengenal dasar-dasar
teori dan hakekat perencanaan wilayah, 3) Memahami
keseimbangan wilayah, distribusi dan sistem kota-kota, serta strategi
pengembangan wilayah, 4) Memahami garis besar perkembangan
dan paradigma ekonomi wilayah.
Pokok Bahasan : 1)Teori-teori lokasi, Keseimbangan dan ketidakseimbangan wilayah,
2) Distribusi dan Sistem Kota-kota, Strategi dan skenario
Pengembangan Wilayah, 3) Paradigma Ekonomi dan Urbanisasi,
4) Pola Global Populasi dan Tempat Perkotaan, 5) Pertumbuhan
perkotaan dan urbanisasi, 6) Pembangunan Perkotaan sebagai
fenomena global, 7) Kota-kota Dunia.
Pustaka : 1. Suharso, Tunjung W. 2000, Azas Perencanaan Wilayah,
Program Studi PWK, Fakultas Teknik Unibraw, Malang.
2. Suharso, Tunjung W. 2003, Urban World / Global City,
terjemahan dari Clark, David, 1996, Urban World / Global City,
Routledge, London and New York.

40
Mata Kuliah : Manajemen dan Perencanaan Properti
Kode Matakuliah : TKW 4116
Beban Studi : 3 sks.
Sifat : Pilihan
Prasyarat : -
Praktikum : -
Tugas : Survei sekunder, laporan
Tujuan : Menjadikan mahasiswa mampu menganalisis, mengevaluasi, dan
merencanakan serta mengelola proyek property atau real estate.
Pokok Bahasan : Pengantar Bisnis Properti; Organisiasi Pengelolaan Properti;
Penambahan Nilai pada Properti; Tahapan, Peoses dan Stake holder
dalam pengemebangan property; Proses Persetujuan Proyek
Prooperti; Penggunaan Lahan dan Pengembangan Kota; Lokasi
dan Pemilihan Tapak; Perencanaan dan Perancangan Tapak real
estate, Zoning & prinsip pembagian kapling; Siklus real estate dan
pertumbuhan ekonomi, analisis pasar makro dan mikro, analisis
demografi, pembebasan tanah dan pendanaan real estate;
Feasibility study proyek properti.
Pustaka : 1. Bassett Keith,.Short John, 1980, Housing and Residential
Structure, Alternative Aproaches, Routledge & Kegan Paul
Ltd, London.
2. Departemen,Permukiman dan Prasarana Wilayah, 2002,
Kebijakan dan Strategi Nasional Perumahan dan
Permukiman, Jakarta.
3. Panudju Bambang, 1999, Pengadaan Perumahan Kota dng
Peran Serta Masyarakat Berpenghasilan Rendah, Alumni,
Bandung.
4. Santosa Happy, 2000, Permukiman dan Lingkungan dalam
Pengembangan Wilayah, Institut Teknologi Sepuluh
Nopember Surabaya.
5. Sujarto Djoko, 1996, Kota Baru Peluang dan Strategi
Pengembangannya, Makalah Seminar Sehari Peluang dan
Strategi dalam Pengembangan Kawasan Pusat Kota dan
Permukiman Baru, Surabaya.
6. Turner, John, F, C, 1976, Housing By People, Marion Boyars,
London.
7. United Nations Conference on Human Settlements (Habitat
II), 2001, The Istambul Declaration and The Habitat
Agenda, Nairobi
8. United Nations Conference on Human Settlements (Habitat
II), 1996, The Habitat Agenda, Goal and Principles,
Commitments and Global Plan of Action, Turkey.

41
Mata Kuliah : Kemiskinan, Kebijakan Publik dan Konflik
Kode Matakuliah : TKW 4117
Beban Studi : 3 sks.
Sifat : Pilihan
Prasyarat : -
Praktikum : -
Tugas : Survei sekunder, laporan
Tujuan : Menjadikan mahasiswa mampu: 1) mengidentifikasi faktor
penyebab kemiskinan berdasarkan konsep multidimensional;
2) Menganalisis alternatif pendekatan terhadap kebijakan intervensi
pengentasan kemiskinan yang sesuai dikaitkan dengan perencanaan
spatial
Pokok Bahasan : Isu dan konsep pembangunan dan kemiskinan dalam kerangka
sustainable development; Strategi untuk pengentasan kemiskinan
yang sustainable; Sustainable development indicator terkait upaya
pengentasan kemiskinan; Evaluasi dan analsisi strategi terhadap
implementasi kebijakan
Pustaka : 1. Alkire, S (2002). Valuing Freedom. Oxford, Oxford University
Press
2. Bappenas and Poverty Alleviation Committee (2005). Strategi
Nasional Penanggulangan Kemiskinan, Jakarta, Bappenas
3. Bossel, H. (1999) Indicators for Sustainable Development:
Theory, Method, Applications. Winnipef, IISD (International
Institute for Sustainable Development).
4. Haydar, B. (2005). Extreme Poverty and Global Responsibility.
Metaphilosophy 36(1/2): 240-253
5. Indrawati,S.M. (2005). Basic rights approach to poverty
reduction and bureaucracy reform in Indonesia. Jakarta
6. World Bank. (2002). A Sourcebook for Poverty Reduction
Strategies. Washington
7. World Bank (2003) Poverty Reduction Handbook. Washington
DC.

Mata Kuliah : Teknik Animasi


Kode Matakuliah : TKW 4118
Beban Studi : 3 sks
Sifat : Pilihan
Prasyarat : -
Praktikum : Ada
Tugas : Survei sekunder, laporan
Tujuan : Menjadikan mahasiswa mampu 1) memahami konsep animasi
perkotaan 2) memahami konsep penyusunan animasi perkotaan
3) melakukan kegiatan kreatif bertema perkotaan.

42
Pokok Bahasan : 1) software animasi, 2) kreativitas kota, 3) stakeholder kreatif
perkotaan, 4) creative tourism
Pustaka : 1. Landry C., The Creative City, Earth Scan
2. Google Team., Google Sketch Up Manual, Google
3. Clark T. N., Urban Innovation creative strategis for Turbulent
Times, Sage Publication Incorporated

Mata Kuliah : Perilaku Spatial


Kode Matakuliah : TKW 4119
Beban Studi : 3 sks.
Sifat : Pilihan
Prasyarat : -
Praktikum : -
Tugas : Survei sekunder, laporan

Tujuan : Menjadikan mahasiswa mampu menggambarkan dan menjelaskan


tentang perilaku spasial, aspek-aspek pembentuknya dan faktor-
faktor yang mempengaruhinya; menggunakan metoda-metoda
dalam studi perilaku spasial; menelaah secara kritis penelitian-
penelitian dalam bidang perilaku spasial.
Pokok Bahasan : Interaksi manusia dan lingkungan; Teritori manusia; Cognitive maps;
Peta, Rute, dan Mobilitas; Sistem spasial; Alokasi waktu; Kendala;
Studi-studi perilaku spasial.
Pustaka : 1. Altman, I., & Chemers, M. (1984), Culture and environment,
Cambridge:
2. Cambridge University Press.
3. Kerlinger, F. N. (2000). Asas-asas penelitian behavioral,
Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
4. O’Keefe, J., & Nadel, L. (1978), The Hippocampus as a
cognitive map, Oxford: Oxford University Press.
5. Stokols, D., & Altman, I. (1987), Handbook of environmental
psychology, New York: John Wiley & Sons.
6. Walmsley, D. J. (1988) Urban living: The Individual in the
city, UK: Longman Scientific & Technical.

Mata Kuliah : Morfologi Perkotaan


Kode Matakuliah : TKW 4120
Beban Studi : 3 sks
Sifat : Pilihan
Prasyarat : -
Praktikum : -
Tugas : laporan

43
Tujuan : Menjadikan mahasiswa mampu 1) memahami variabel-variabel
pembentuk perkotaan 2) memahami konsep penyusunan bentuk
kota.
Pokok Bahasan : 1) Bentuk perkotaan 2) analisis pemodelan bentuk kota
3) statistik perkotaan 4) pembiayaan pembentuk kota
Pustaka : 1. Camona, M.et.al.2003. Public Places, Urban Spaces: The
Dimensions of Urban design. Oxford: Architectural Press.
2. Graham & Simon, Telecommunications and The City
Electronic Spaces, Urban Places, Routledge, New York.
3. Gionvanni, M, People and Space : New forms of Interaction in
the City Project, Springer
4. Bosselman, P , Urban Transformation : Understanding City
Design and Form, Island Press

Mata Kuliah : Persepsi Lingkungan Kota


Kode Matakuliah : TKW 4121
Beban Studi : 3 sks.
Sifat : Pilihan
Prasyarat : -
Praktikum : -
Tugas : Ada
Tujuan : Menjadikan mahasiswa mampu menggambarkan dan menjelaskan
tentang persepsi lingkungan; aspek-aspek pembentuknya dan faktor-
faktor yang mempengaruhinya; menggunakan metoda-metoda
dalam studi persepsi lingkungan; menelaah secara kritis penelitian-
penelitian dalam bidang persepsi lingkungan.
Pokok Bahasan : Interaksi manusia dan lingkungan; Persepsi dan Kognisi; Persepsi
lingkungan; Faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi; Metoda-
metoda pengukuran persepsi lingkungan; Teknik analisis; Studi-studi
dalam ranah persepsi lingkungan.
Pustaka : 1. Bonaiuto, M., Aiello, A., Perugini, M., Bonnes, M., & Ercolani,
A. P. (1999). Multidimensional Perception of Residential
Environment Quality and Neighbourhood Attachment in the
Urban Environment. Journal of Environmental Psychology,
19, 331-352.
2. Gifford, R., & NG, C. F. (1982). The Relative Contribution of
Visual and Auditory Cues to Environmental Perception. Journal
of Environmental Psychology, 2, 275-284.
3. Green, R. (1999). Meaning and Form in Community Perception
of Town Character. Journal of Environmental Psychology,
19, 311-329.
4. Hair, J. F. JR., Anderson, R. E., Tatham, R. L., & Black, W. C.
(1998). Multivariate Data Analysis (5th ed.). New Jersey:
Prentice Hall.

44
5. Hoyle, R. H., Harris, M. J., & Judd, C. M. (2002). Research
Methods in Social Relations (7th ed.). US: Thomson Learning.
6. Ittelson, W. H. (1978). Environmental Perception and Urban
Experience. Environment and Behavior, 10 (2), 193-213.
7. Magnusson, D., & Törestad, B. (…). The Individual as an
Interactive Agent in the Environment. Sweden: Stockholm
University.
8. Moore, G. T., & Golledge, R. G. (Eds.). ( 1976). Environmental
knowing. New York: Van Nostrand Reinhold.
9. Pick, H. L. JR., Broek, P. V. D., & Knill, D. C. (1992). Cognition:
Conceptual and Methodological Issues. Washington DC:
American Psychological Association.
10. Proshansky, H. M., Ittelson, W. H., & Rivlin, L. G. (Eds.).
(1976). Environmental Psychology: People and Their Physical
Settings (2nd ed.). New York: Holt, Rinehart and Winston.
11. Schroeder, H. W. (1984). Environmental Perception Rating
Scales: A Case for Simple Methods of Analysis. Environment
and Behavior, 16 (5), 573-598.
12. Stokols, D., & Altman, I. (Eds.). (1987), Handbook of
Environmental Psychology. New York: John Wiley & Sons.
13. Sundstrom, E., Bell, P. A., Busby, P. L., & Asmus, C. (1996).
Environmental Psychology 1989-1994. Annual Review of
Psychology, 47, 485-512.
14. Bourne, L. S. (Ed.). (1982), Internal Structure of the City:
Readings on Urban Form, Growth, and Policy (2nd ed.).
New York: Oxford University Press.
15. Ulrich, R. S. (1981). Natural Versus Urban Scenes. Environment
and Behavior, 13 (5), 523-556.

Mata Kuliah : Ekonomika Infrastruktur dan Transportasi


Kode Matakuliah : TKW 4122
Beban Studi : 3 sks
Sifat : Pilihan
Prasyarat : Tidak Ada
Praktikum : Tidak Ada
Tugas : Laporan
Tujuan : Menjadikan mahasiswa mampu 1) memahami konsep perencanaan
keuangan infrastruktur dan transportasi 2) melakukan perencanaan
keuangan dan kelembagaan infrastruktur dan transportasi.
Pokok Bahasan : 1) ekonomi makro infrastruktur dan transportasi, 2) ekonomi mikro
infrastruktur dan transportasi, 3) kelembagaan ekonomi infrastruktur
dan transportasi, 4) kebijakan infrastruktur dan transportasi.

45
Pustaka : 1. Button, K. 1993, Transport Economic, Hants, Edward Elgar
Publishing Company
2. Bendavid-Val, A. 1991, Regional and Local Economic Analysis
for Practitioners, New York, Praeger Publishers
3. Adler, A. H., Economic Appraisal of Transport Projects
(“A Manual With Case Studies”), The World Bank
4. Nach, C and Rus, G. Recent Develoment in Transport
Economics, Ave Bury Ash Gate.

Mata Kuliah : Manajemen Perkotaan


Kode Matakuliah : TKW 4123
Beban Studi : 3 sks
Sifat : Pilihan
Prasyarat : Tidak Ada
Praktikum : Tidak Ada
Tugas : Laporan
Tujuan : Menjadikan mahasiswa mampu 1) memahami konsep pengelolaan
perkotaan 2) memahami konsep penyusunan kebijakan perkotaan
3) merencanakan kebijakan pengelolaan kota.
Pokok Bahasan : 1) kebijakan perkotaan, 2) lahan, 3) stakeholder perkotaan, 4) alur
sistem kebijakan perkotaan 5) pembiayaan program pemerintah
Pustaka : 1. Fisher S. 2000, Mengelola Konflik: Ketrampilan & Strategi
untuk Bertindak, Jakarta, The British Council
2. Devas, N. And Rakodi, C. 1993, Managing Fast Growing
Cities, New York, John Wiley & Sons, Inc
3. Flynn, N. 1993, Public Sector Management, Hertfordshire,
Simon & Schuster International Group
4. Cohen, S. And Brand R, Total Quality Management in
Government, Jossey Bass Publisher
5. Cheema, G. S., Urban Management (“Policies and Innovations
in Developing Countries”)

Mata Kuliah : Infrastruktur Berkelanjutan


Kode Matakuliah : TKW 4124
Beban Studi : 3 sks
Sifat : pilihan
Prasyarat : -
Praktikum : -
Tugas : Laporan
Tujuan : menjadikan mahasiswa mampu memahami 1) memahami konsep
sustainable development dan keterkaitannya dengan perencanaan
wilayah dan kota khususnya perencanaan infrastruktur
2) mempelajari pencapaian manusia dalam pengembangan
infrastruktur hingga saat ini dan kedepan menuju infrastruktur

46
berkelanjutan 3) mempelajari bagaimana infrastruktur yang efisisien,
ramah lingkungan dan sesuai kaidah kesehatan melalui metode,
material, teknologi, penerapan, dan operasional infrastruktur
4) mengerti keterkaitan dengan kebijakan dibutuhkan untuk
infrastruktur berkelanjutan.
Pokok Bahasan : 1) pendahuluan dan perspektif histotis infrastruktur 2) bentuk-bentuk
infrastruktur dari infrastruktur tradisional, infrastruktur inovatif,
infrastruktur hijau, digital infrastruktur 3)dampak dan resorces dari
infrastruktur 4) infrastruktur dan energy 5) infrastruktur dan planet
bumi 6) kebijakan infrastruktur 7) sustainability dan tantangan
kedepan.
Pustaka : 1. Benedict, Mark A and Edward T. McMahon, “Green
Infrastructure: Linking Landscapes and Communities”,
Island Press, 2006.
2. National Research Council, “Sustainable Critical Infrastructure
Systems: A Framework for Meeting 21st Century
Imperatives”, National Academies Press, 2009
3. Howes, Rodney and Herbert Robinson, “Infrastructure for
the Built Environment: Global Procurement Strategies”,
Butterworth-Heinemann, 2005

Mata Kuliah : Kajian Lansekap


Kode Matakuliah : TKW 4125
Beban Studi : 3 sks
Sifat : Pilihan
Prasyarat : -
Praktikum : -
Tugas : Laporan
Tujuan : (1) mahasiswa dapat memahami konsep perencanaan lansekap
tentang struktur dan fungsi serta perubahan keragaman dalam suatu
bentang alam oleh adanya perubahan, perencanaan dan pelestarian
dalam skala ruang dan waktu; (2) mahasiswa mampu
mengembangkan kemampuannya dalam mengaplikasikan proses
perencanaan dan perancangan lansekap pada kawasan mikro
maupun kawasan makro (lingkungan)
Pokok Bahasan : (1) Definisi & pemahaman, ruang lingkup & konsep dasar;
(2) Elemen-elemen Lansekap; (3) Pengorganisasian Lansekap;
(4) Prosedur Perencanaan Lansekap; (5) Prinsip dalam Desain
Lansekap; (6) Arsitektur Lansekap,
Pustaka : 1. Rustam Hakim, 2002. Arsitektur Lanskap, Manusia, Alam
Dan Lingkungan. Penerbit Universitas Trisakti. Jakarta
2. Forman, R.T.T & M. Gordon. 1996. Landscape Ecology.
John Wiley & Sons. N.Y.

47
3. William A. Mann, 1993, Landscape Architecture, An
illustrated history in timeless, site plans and biography.
4. Joseph DeChiara & Lee L. 1994. Standard perancangan
tapak, Koppelman, Penerbit Erlangga,
5. Thompson, George F., 1997, Ecological Design and Planning,
John Wiley & Sons, New York.

Mata Kuliah : Kajian Daerah Perbatasan


Kode Matakuliah : TKW 4126
Beban Studi : 3 sks
Sifat : Pilihan
Prasyarat : -
Praktikum : -
Tugas : laporan
Tujuan : Menjadikan mahasiswa mampu 1) memahami permasalahan
perbatasan 2) memahami konflik perbatasan 3) memahami
pergerakan komoditas di perbatasan.
Pokok Bahasan : 1) komoditas perbatasan, 2) pertahanan dan keamanan, 3) politik
perbatasan, 4) sosial ekonomi masyarakat perbatasan
Pustaka : 1. Loekman S., Konflik Sosial, Tajidu Press
2. Budi, Conflict and claim on natural resources exploring social,
intellectual and political capitals for building institusional
capacity on natural resource management,
3. TV Rao Human Resources Development (Experiences -
Interventions -Strategies)

Mata Kuliah : Teori Perencanaan


Kode Matakuliah : TKW 4127
Beban Studi : 3 sks
Sifat : wajib
Prasyarat : -
Praktikum : -
Tugas : Laporan
Tujuan : menjadikan mahasiswa mampu memahami 1) paradigma dan
sintagma perencanaan, serta mampu mengenal pendekatan
perencanaan wilayah dan kota, perencanaan sebagai suatu proses
dan praktek perencanaan, 2) Memahami pengertian, fungsi serta
kedudukan perencanaan, 3) Memahami berbagai paradigma
perencanaan pada masa lalu, saat ini dan masa mendatang,
4) Mengenal pendekatan perencanaan wilayah dan kota,
perencanaan sebagai suatu proses dan teori di dalam perencanaan,
5) Mengevaluasi kasus-kasus perencanaan dalam bidang
perencanaan wilayah dan kota; baik spasial maupun sektoral.

48
Pokok Bahasan : 1) Pengertian, Kedudukan Perencanaan, Fungsi Mediasi
Perencanaan, Jenis Perencanaan 2) Paradigma Perencanaan:
Paradigma Theosentrisme, Utopia, Positivisme, Rasionalisme,
Fenomenologis, Paradigma dan Trend Teori pada masa depan
3) Perkembangan Praktek Perencanaan di Indonesia:
Perkembangan praktek perencanaan pada periode Kerajaan, VOC,
Kolonialisme Hindia Belanda, Perang Mempertahankan
Kemerdekaan, Demokrasi Parlementer, Demokrasi dan Ekonomi
Terpimpin, Orde Baru dan Reformasi. 4) Sintagma Perencanaan:
Siklus Epistemik, Siklus Pragmatik, Siklus Perencanaan, Metodologi
Perencanaan, Pengendalian Perencanaan
Pustaka : 1. —, Pendidikan dan Praktek Perencanaan Wilayah dan Kota
di Indonesia; Perkembangan dari Masa dan Kecenderungan
kebutuhan di Masa Depan. Laporan Needs Assessment Study
Scholls of Planning (NAS SOP) 1998-1999.
2. Barry, Brian W., Strategic Planning Workbook. 1997. Wilder
Foundation. Minnesota
3. Blowers, Hamnet, Sarre (ed). The Future of Cities. Hutchinson
Educational, 1974
4. Branch, Melville C., Comprehensive Planning for The 21st
Century: General Theory and Principles. 1998. Praeger.
London
5. Branch, Melville C., Perencanaan Kota Komprehensif. 1995.
Gadjahmada University Press. Jogjakarta
6. Faludi, Andreas. A Reader in Planning Theory. Pergamon
Press, 1973
7. Heidemann, Claus. Planning Theory. Institute for Regional
Planning/Science, University of Karlsruhe, 1992
8. John Friedmann, 1987. Planning in The Public Domain: From
Knowledge to Action. Princeton Uiniversity Press
9. Leonard Goodstein, Timothy Nolan, William Pfeiffer. 1993.
Applied Strategic Planning: A Comprehensive Guide.
McGraw-Hill Inc.
10. Scott Campbell & Susan Fainstein. 2005. Readings in
Planning Theory,. Blackwell Publishing

Mata Kuliah : Studio Transportasi (Studio Pilihan)


Kode Matakuliah : TKW 4128
Beban Studi : 5 sks
Sifat : Wajib
Prasyarat : Perencanaan Transportasi
Praktikum : Ada
Tugas : survei primer - sekunder, laporan

49
Tujuan : Menjadikan Mahasiswa mampu menerapkan pengetahuan teori dan
metoda-metoda analisis perencanaan transportasi di dalam kasus
nyata untuk memberikan pengalaman dalam proses dan prosedur
perencanaan transportasi.
Pokok Bahasan : Definisi, Sejarah dan Permasalahan Tranportasi; Peranan dan
Fungsi Transportasi dalam kehidupan manusia, Komponen
Transportasi, Moda Transportasi; Proses Perencanaan Transportasi:
Lingkup dan Konteks; Kebijakan Transportasi: Sustainable Transport;
Transportasi & Tata Guna Lahan: Model Tata Guna lahan yg
berpengaruh terhadap Transportasi; Transportasi dan Tata Guna
Lahan: Model Transportasi yg Berpengaruh terhadap Tata Guna
Lahan; Transportasi dan Tata Guna Lahan: Model interaksi
Transportasi dan Tata Guna Lahan, Public Transport, Kajian Data
Transportasi: Identifikasi Tipe dan Jenis Data, serta Metodologi
Survey Transportasi.
Pustaka : 1. -, 1997. IHCM; Indonesian Highway Capacity Manual,
Direktorat BINKOT, Ditjen Bina Marga
2. -, Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Nomor 274/
HK.105/DRJD/96 tentang Pedoman Teknis Penyelenggaraan
Angkutan Umum di Wilayah Perkotaan dalam Trayek Tetap
dan Teratur. Departemen Perhubngan Darat. Jakarta
3. Hilling, David. 1996. Transport and Developing Countries.
Routledge. London.
4. Morlok, Edward K. 1978. Introduction to Transportation
Engineering and Planning. McGraw-Hill, Koga Khusa. Ltd.
5. Simpson, Barry. 1994. Urban Public Transport Today. E&FN
Spon. London.
6. Tamin, O.Z., 1997. Perencanaan dan Pemodelan Transportasi.
Penerbit ITB Bandung.
7. Tolley, R. Turton, Brian. 1995. Transport Systems, Policy and
Planning: A Geographical Approach. Longman Scientific &
Technical. London.
8. White, Peter. 1995. Public Transport: Its planning, management
and operation. UCL Press. London.

Mata Kuliah : Studio Perancangan Kota (Studio Pilihan)


Kode Matakuliah : TKW 4129
Beban Studi : 5 sks
Sifat : Wajib
Prasyarat : Perancangan Kota
Praktikum : Ada
Tugas : survei primer - sekunder, laporan

50
Tujuan : Mahasiswa mampu mengidentifikasi tipologi, bentuk dan ruang
perkotaan berdasarkan aspek kultur, geografis dan teknologi,
mengidentifikasi dan mengevaluasi permasalahan perancangan kota,
merancang kota berdasarkan prinsip-prinsip arsitektur kota dan
desain kota berdasarkan studi kasus.
Pokok Bahasan : Dimensi perancangan kota, Elemen dan image kota, Proses
perancangan kota, Konsep perancangan kota.
Pustaka : 1. Alexander, C. 1987. A New Theory of Urban Design. Oxford:
Oxford University Press.
2. Barnet, J. 1974. Urban Design as Public Policy. AR Books.
3. Bentley, Ian et.al. 1985. Responsive Environments: A Manual
for Designers.
4. Broadbent, G. 1990. Emerging Concepts in Urban Design.
London: VNR International.
5. Camona, M.et.al.2003. Public Places, Urban Spaces: The
Dimensions of Urban design.Oxford: Architectural Press.
6. Cullen, G. 1979. The Concise Townscape. New York: VNR
Company Inc.
7. Hazel, G and R Parry. 2004. Making Cities Work. Willey-
Academy. London
8. Lynch, K. 1981. A Theory of Good City Form. Cambridge,
Massachusets: MIT Press.
9. Moughtin, C. 1992. Urban Design. Street and Square. Oxford:
Oxford University Press.
10. Phillips,C.2003.Sustainable Place.A place of Sustainable
Development.West Sussex: Wiley-Academy.

Mata Kuliah : KKN-P


Kode Matakuliah : UBU 4002
Beban Studi : 2 sks
Sifat : Wajib
Prasyarat : -
Praktikum : -
Tugas : survei primer - sekunder, laporan
Tujuan : Pada akhir perkuliahan, diharapkan mahasiswa mampu
1) Memberikan kesempatan kepada seluruh mahasiswa untuk
memperoleh pengalaman praktek di lapangan, sehingga mahasiswa
dapat turut serta didalam usaha penerapan ilmu perencanaan
sebagai upaya menghadapi masalah-masalah pembangunan yang
nyata, 2) Memberikan orientasi bagi penyiapan dan penumbuhan
minat mahasiswa untuk pendalaman tugas akhir, 3) Memberikan
mahasiswa gambaran lapangan kerja terkait bidang perencanaan
wilayah dan kota.

51
Pokok Bahasan : 1. Prosedur dan persyaratan pelaksanaan Praktek Kerja oleh
mahasiswa.
2. Tujuan dari mata kuliah KKN
3. Tata cara administrasi dan persyaratan menempuh Praktek
Kerja.
4. Jenis, instansi dan kelayakan proyek untuk Praktek Kerja.
5. Kedudukan praktikan dalam proyek, fungsi dosen pembimbing
di kampus dan di IKP.
6. Sistem penilaian dan masa pelaksanaan – pelaporan KP.
7. Ruang lingkup materi dalam pelaksanaan Praktek Kerja dan
Proses Pelaporan pekerjaan.
8. Materi praktek kerja yang diikuti mahasiswa dapat secara
keseluruhan atau sebagian dari pekerjaan proyek. Secara umum
terdiri dari: Suvei dan Kompilasi Data, Tabulasi dan Presentasi
Data, Identifikasi Masalah Perencanaan, Analisis dan Sintesa,
Penyusunan Rencana.
9. Jenis laporan terdiri dari 2 macam : (i) Laporan KP dikumpulkan
sebanyak 3 eksemplar (untuk perpustakaan jurusan,
laboratorium PWK dan mahasiswa), dan (ii) Lampiran Laporan
KP sebanyak 1 eksemplar
10. Penyampaian materi terkait profesi perencana wilayah dan kota
untuk memperluas wawasan dan minat mahasiswa dalam tugas
akhir.
11. Secara umum terdiri dari proyek penyusunan – evaluasi - revisi
tata ruang (RTR Nasional, RTSTRP, RTRW, RDTRK, RTTR),
AMDAL, Perencanaan Kawasan Khusus (Kawasan
Tertinggal, Kawsan Perbatasan, Kawasan Pariwisata, Kawasan
Industri), dan Sistem Perencanaan Infrastruktur (Jaringan
Transportasi, Sistem Sempadan) dan lain-lain.
Pustaka : 1. Diktat Pedoman Praktek Kerja
2. Buku-buku lain terkait tema kerja praktek

Mata Kuliah : Kewirausahaan


Kode Matakuliah : UBU 4005
Beban Studi : 2 sks
Sifat : Wajib
Prasyarat : -
Praktikum : -
Tugas : Laporan
Tujuan : 1. Meningkat kemampuan intelektualnya, meningkat
professionalnya dan lebih mengenali nilai & estetika
professional/intelektualnya

52
2. Mempunyai kemampuan untuk memimpin dan berkomunikasi
sesuai dengan keahliannya, lingkungan yang lebih luas dan
berkehendak untuk selalu membelajarkan disinya sepanjang
hayat.
3. Memperluas wawasan pengetahuan dan tanggap tehadap
permasalahan sosial, budaya, global dan bisnis sebagai seorang
profesi perekayasa.
Pokok Bahasan : Teknik berkomunikasi, lisan maupun tulis; Etika profesi; Pengantar
Kewirausahaan, pengelolaan Jasa Konsultan/Pemborong;
Pengenalan Manajeman keuangan; Dasar-dasar perencanaan
investasi; Pengantar TQM ( Total Quality Management); Sikap
kerja “5S” dan proses pengambilan keputusan.
Pustaka : 1. Bill Scott, 1986; The Skill of Communication, Alih Bahasa
Agus Maulana, Jakarta, Binarupa Aksara.
2. Covey, Stephen R., 1994; The Seven Habith of Highly
Ewffective People, Alih Bahasa, Budijanto, Jakarta Binarupa
Aksara.
3. Harseno, K., 1996; Introspeksi, Jakarta.Mangunwijaya, Y.B.
(ed), 1983; Teknologi dan Dampak Kebudayaan, Jakarta,
Yayasan Obor Indonesia.

Mata Kuliah : Metodologi Penelitian


Kode Matakuliah : TKW 4130
Beban Studi : 3 sks
Sifat : wajib
Prasyarat : -
Praktikum : -
Tugas : Laporan
Tujuan : menjadikan mahasiswa mampu 1) Mengenal tentang keilmuan
dalam penelitian serta jenis dan metode penelitian, 2) Memahami
proses penelitian dan operasionalisasi konsepnya, 3) Menyusun
perancangan pengujian, 4) Memahami tata tulis dalam penulisan
ilmiah
Pokok Bahasan : 1) Metode Keilmuan dalam Penelitian, 2) Jenis dan Metode
Penelitian, 3) Proses Penelitian, 4) Pernyataan Ilmiah,
5) Operasionalisasi Konsep, 6) Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif,
7) Sampling, 8) Penulisan Proposal dan Penelitian Wilayah dan
Kota.
Pustaka : 1. Arikunto, Suharsimi. Prosedur Penelitian
2. Dane, Francis C. Research Methods, Mercer University.
California. 1990
3. Wicaksono, Agus Dwi. Diktat Kuliah Metode Penelitian.
Prosgram Studi Perencanaan Wilayah dan Kota FTUB.

53
Mata Kuliah : Perencanaan Wilayah
Kode Matakuliah : TKW 4131
Beban Studi : 3 sks
Sifat : wajib
Prasyarat : -
Praktikum : -
Tugas : Survei sekunder, laporan
Tujuan : menjadikan mahasiswa mampu 1) menggunakan pengetahuan
tentang perencanaan wilayah, 2) menggunakan teori-teori
pengembangan wilayah, 3) membuat strategi pembangunan dan
pengembangan wilayah.
Pokok Bahasan : Masalah-masalah pengembangan dan pembangunan wilayah,
2) pengertian tentang wilayah dan perencanaan pengembangan
wilayah, 3) teori-teori perencanaan pengembangan wilayah,
4) strategi pengembangan wilayah dan kasus-kasus studi
perencanaan pengembangan wilayah.
Pustaka : 1. Hill, Hal, (1989); Unity and Diversity; Regional Economic
Development in Indonesia Since 1970, Oxford University
Press.
2. Stohr, W.B. & DRF Taylor, (1981); Development from Above
or Below, John Wiley & Sons.
3. Glasson, J. (1974); An Introduction to Regional Planning,
Hutchinson, London.
4. Gore, C. (1984), Region in Recession & Resurgence,
London, Methuen.
5. Dias, H. & B.W.E. Wickramanayake (1983); Manual for
Trainning in Rural Development Planning,Bangkok,
HSD-AIT.
6. Hansen, G.E. (Ed) (1981); Agricultural and Rural Development
in Indonesia, Boulder, Westview Press.
7. Sitohang, Paul; (1977), Pangantar Perencanaan Regional,
Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Indonesia.
8. Sukanto Reksodiprodjo & A.R. Karseno; (1994); Ekonomi
Perkotaan, BPFE-Yogyakarta.

Mata Kuliah : Perencanaan Transit Oriented Development


Kode Matakuliah : TKW 4215
Beban Studi : 3 sks
Sifat : Pilihan
Prasyarat : Tidak Ada
Praktikum : Tidak Ada
Tugas : Laporan
Tujuan : Menjadikan mahasiswa mampu 1) memahami konsep transit oriented
development 2) merencanakan transit oriented development.

54
Pokok Bahasan : 1) manajemen lalu lintas, 2) desain terminal, 3) pedestrian, 4) desain
kawasan 5) sarana-prasarana
Pustaka : 1. Tamin, O. Z. 2008, Perencanaan, Pemodelan & Rekayasa
Transportasi, Bandung, Penerbit ITB
2. Butler, K. & Steiner, F. R. 2007, Planning and Urban Design
Standards, New Jersey, John Wiley & Sons, Inc
3. Fricker D. Jon & Whitford, R. K. 2004, Fundamentals of
Transportation Engineering, New Jersey, Pearson Prentice Hall

Mata Kuliah : Perencanaan Transportasi Wilayah


Kode Matakuliah : TKW 4216
Beban Studi : 3 sks
Sifat : Pilihan
Prasyarat : Tidak Ada
Praktikum : Tidak Ada
Tugas : Laporan
Tujuan : Menjadikan mahasiswa mampu 1) memahami konsep kewilayahan
2) memahami konsep transportasi makro 3) merencanakan
transportasi wilayah.
Pokok Bahasan : 1) kebijakan wilayah, 2) simpul transportasi wilayah, 3) pergerakan
wilayah, 4) pembiayaan transportasi wilayah.
Pustaka : 1. Tamin, O. Z. 2008, Perencanaan, Pemodelan & Rekayasa
Transportasi, Bandung, Penerbit ITB
2. Mody, A. 1996, Infrastructure Delivery: Private Initiative and
The Public Good, Washington, World Bank
3. Blonk, W. A. G, 1979, Transport and Regional Development,
hampshire, Sazon House
4. Stough, R. R., Transport Infrastructure, Edward Elgar

Mata Kuliah : Sejarah dan Preservasi Kota


Kode Matakuliah : TKW 4217
Beban Studi : 3 sks.
Sifat : Pilihan
Prasyarat : -
Praktikum : -
Tugas : Survei sekunder, laporan
Tujuan : Menjadikan mahasiswa mampu 1) Memahami proses evolusi &
sejarah kecenderungan perencanaan suatu kota, 2) Memahami dan
menganalisis perkembangan pola dan struktur kota di Indonesia
berdasar proses evolusi & sejarahnya, 3) Memahami pengertian
konsep preservasi & pelestarian serta, 4) Memahami konsepsi,
masalah & manfaat pelestarian, 5) Memahami sistem analisis
metoda preservasi & pelestarian terkait dengan sistem kebijakan,

55
6) Memahami konsep peremajaan kota dengan mempertimbangkan
aktor yang terkait, 7) Menggunakan teori bentuk kota tersebut
sebagai metoda analisis masalah preservasi kota.
Pokok Bahasan : 1) Pengertian Sejarah Kota dan Preservasi, 2) Perkembangan
Sejarah Kota, 3) Sejarah dan Perencanaan Kota, 4) Preservasi
Konservasi Kota, 5) Konsep Peremajaan Kota.
Pustaka : 1. Anthony J Catanese & James C Snyder, 1986, Pengantar
Perencanaan Kota, Erlangga
2. Anthony J Catanese & James C Snyder, 1989, Perencanaan
Kota, Erlangga
3. Dinas Tata Bangunan dan Pemugaran, Pemda DKI, Pelestarian
Tapak Sejarah Pertumbuhan Kota Jakarta
4. Sidharta & Eko Budiharjo, Konservasi Lingkungan dan
Bangunan Kuno Bersejarah di Surakarta, UGM
5. Djoko Sukiman, 2000, Kebudayaan Indis, Bentara Budaya.
6. Adrisianti Inayati, 2000, Kota-kota Mataram Islam Kuno,
Bentara Budaya
7. Nia Kurniasih Pontoh, Preservasi & Konservasi, Jurnal PWK
ITB no. 6 Desember 1992
8. Eko Budiharjo, Arsitektur Sebagai Warisan Budaya, Djambatan,
Jakarta, 1997
9. Djoko Sudjarto, Urban Design Dalam Kebijaksanaan
Perencanaan Kota di Indonesia, Jurusan T. Planologi, FTSP,
ITB, 1993
10. Cullen, Town Scape, Van Nostrand Reinhold Company, New
York, 1961
11. Zahnd Markus, Perancangan Kota Secara Terpadu, Kanisius,
Soegijapranata University Press, 1999

Mata Kuliah : Perencanaan Pariwisata


Kode Matakuliah : TKW 4218
Beban Studi : 3 sks.
Sifat : Pilihan
Prasyarat : -
Praktikum : -
Tugas : Laporan
Tujuan : Memberikan pengetahuan tentang dasar-dasar pariwisata dan
perencanaan pariwisata baik dalam skala mikro maupun makro
sehingga mahasiswa memahami proses penyusunan perencanaan
dan mampu menjelaskan dalam perencanaan dilapangan.
Pokok Bahasan : 1) pengetahuan dasar kepariwisataan,
2) ruang lingkup perencanaan pariwisata baik dalam skala mikro
maupun makro.

56
3) potensi dan permasalahan di seputar perencanaan pariwisata.
4) metode-metode untuk analisis perencanaan pariwisata
5) aplikasi perencanaan pariwisata dalam sebuah studi kasus
di lapangan
Pustaka : 1. Pearce, Douglas. 1989. Tourist Development. Longman
Scientific & Technical. New York.
2. Gunn, Clare A. 1994. Tourism Planning; Basic, Concepts,
Cases. Taylor & Francis. Washington DC.
3. Shaw, Gareth and Williams, Allan M. 2004. Tourism and
Tourism Spaces. Sage Publication. London.
4. March, R. and Woodside, AG. Tourism Behaviour; Travellers’
Decisions and Actions. CABI Publishing. USA.
5. Mowforth, Martin and Munt, Ian. 2007. Tourism and
Sustainability; Development and New Tourism in The Third
World.Second Edition. Routledge. New York.
6. Suharso, Tunjung.W. 2009. Perencanaan Obyek Wisata dan
Kawasan Pariwisata dalam Konteks Penataan Ruang. PPSUB,
Malang.

Mata Kuliah : Perencanaan Lingkungan


Kode Matakuliah : TKW 4219
Beban Studi : 3 sks
Sifat : pilihan
Prasyarat : -
Praktikum : -
Tugas : Laporan
Tujuan : menjadikan mahasiswa mampu memahami 1) memahami konsep
lingkungan dan tantangan yang dihadapi dalam perencanaan
lingkungan (kompleksitas, perubahan, ketidakpastian, dan konflik)
2) konteks Lingkungan Hidup dalam Perencanaan Wilayah dan
Kota, dan peran perencana wilayah dan kota dalam perencanaan
lingkungan 3) memahami dan mengaplikasikan tools atau metode
dalam perencanaan lingkungan hidup untuk mengantisipasi
tantangan kompleksitas, perubahan, ketidakpastian, dan konflik.
Pokok Bahasan : 1) pengertian perencanaan lingkungan sebagai bagian dari
pengelolaan lingkungan, konteks dalam PWK dan peran perencana
terhadap perencanaan lingkungan, 2) Perencanaan lingkungan hidup
dan tantangan kompleksitas, perubahan, ketidakpastian, dan konflik
3) perencanaan lingkungan fisik, 4) perencanaan lingkungan adaptif,
5) Tools atau metode dalam perencanaan lingkungan adaptif, antara
lain partisipasi dan kemitraan lingkungan, sistem pengetahuan lokal,
alternatif penyelesaian konflik, dan aspek jender dalam perencanaan
lingkungan hidup.

57
Pustaka : 1. M. Baiquni, Susilawardani, “Pembangunan Yang tidak
Berkelanjutan, Refelksi Kritis Pembangunan Indonesia”,
Insist, Yogyakarta, 2002.
2. SoemarwotoOtto, “Atur Diri Sendiri, Paradigma Baru
Pengelolaan LH”, Gadjah Mada University Press,
Yogyakarta, 2004.
3. Eldon D. Enger dan Bradley f. Smith, “Environmental
Science”.
4. Keraf,Sonny, Etika Lingkungan”, Kompas Gramedia,
Jakarta, 2003.
5. John Randolph, “environmental Land Use Planning and
Management”
6. Bruce Mitchell, Bhakti Setiawan, dan Dwita Hadi Rahmi,
“Pengelolaan Sumberdaya dan Lingkungan”, Gadjah
Mada University Press, Yogyakarta, 2003.
7. BM. Campbell, “Integrated Natural Resource Management.”
8. Soeparmoko, Ekonomi Sumberdaya Alam dan lingkungan”
Gadjah Mada University Press, Yogyakarta, 2004.

Mata Kuliah : Perencanaan Kawasan Industri


Kode Matakuliah : TKW 4220
Beban Studi : 3 sks.
Sifat : Pilihan
Prasyarat : -
Praktikum : -
Tugas : Survei sekunder, laporan
Tujuan : Menjadikan mahasiswa memahami konsep perencanaan kawasan
industri; Mengerti hirarki perencanaan kawasan dalam skala yang
lebih detail dengan perencanaan kawasan industri sebagai kasus
utama; Mengevaluasi produk perencanaan kawasan industri yang
telah ada; Merumuskan pola, cara, konsep, dan rencana yang tepat
bagi pengembangan industri di kawasan tertentu dengan target dan
tujuan yang berbeda.
Pokok Bahasan : 1) Pemahaman ruang lingkup industri, 2) Pengamatan, evaluasi dan
analisis kawasan industri, 3) Pemahaman teori dan metode
penyusunan rencana, 4) Pelatihan penyusunan rencana obyek
terpilih, 5) Presentasi dan diskusi.
Pustaka : 1. Ernst Neufert, Architecture Data Vol 2, Friedr. Vieweg & Sohn
Verlagsgeselischaft mbH, Braunschweig, 1999
2. Fadly Usman, Perencanaan dan Analisis Proyek, Materi
Perkuliahan Kawasan Industri, Rangkuman Beberapa Buku
Tentang Analisis Finansial & Kelayakan, Surabaya, 2003

58
3. Galaty, Fillmore W, Modern Real Estate Practice, Real Estate
Education Company, a Division of Dearborn Financial Pub-
lishing, Inc, Chicago, 1991
4. Lang, Jon, Urban Design the American Experience, Van
Nostrand Reinhold Company, New York, 1994
5. Miles, Mike E, Richard L Haney, Jr., and Gayle Berens, Real
Estate Development Principles and Process, Second Edition,
Washington DC, ULI-the Urban Land Institute, 1996.

Mata Kuliah : Perencanaan Kawasan Rawan Bencana


Kode Matakuliah : TKW 4221
Beban Studi : 3 sks.
Sifat : Pilihan
Prasyarat : -
Praktikum : -
Tugas : Survei sekunder, laporan
Tujuan : Mahasiswa 1) mampu mengidentifikasi jenis bencana yang terkait
dalam lingkup perencanaan wilayah 2) menganalisis siklus Mitigasi
Bencana dalam lingkup perencanaan wilayah 3) menganalisis
tindakan preventif, darurat, serta recovery terhadap bencana berkait
dengan perspektif perencanaan wilayah.
Mahasiswa dapat memahami, mengidentifikasi, dan melakukan
penelitian mengenai jenis bencana, tindakan pereventif, darurat dan
recovery bencana, serta kemungkinan arahan perencanaan ruang
yang berbasis mitigasi bencana.
Pokok Bahasan : Identifikasi jenis bencana yang terkait dalam lingkup perencanaan
wilayah, analisis siklus Mitigasi Bencana dalam lingkup perencanaan
wilayah; analisis tindakan preventif, darurat, serta recovery terhadap
bencana berkait dengan perspektif perencanaan wilayah.
Pustaka : 1. Anthony J dan J. Snyder. 1992. Perencanaan Kota. Erlangga.
Jakarta.
2. Dewberry & Davis, 1996, Land Development Handbook:
Planning, Engineering, And Surveying, McGraw Hill
3. F.Stuart Chapin, Urban Planning, University of Illinois,
Chicago
4. Johara T. Jayadinata, 1999, Tata Guna Tanah Dalam
Perencanaan Pedesaan Perkotaan & Wilayah, Edisi ketiga,
ITB, Bandung
5. Mochtarram Karyoedi, Manajemen Lahan Perkotaan, Municipal
Finance Project, DEPKU, USAID
6. Kivell, Philip, 1993. Land and The City. Routledge. London
7. Alexander, D., 2002, Natural Disasters, London:
Routledge, ISBN 1-85728-094-6

59
8. Alexander, D., 2002, Principles of Emergency planning and
Management, Harpended: Terra publishing, ISBN 1-903544-
10-6
9. Haddow, George D. and Jane A. Bullock, 2003, Introduction
to Emergency Management, Amsterdam: Butterworth-
Heinemann, ISBN 0-7506-7689-2
10. Quarantelli, E.L., 1998, What is a disaster - Perspectives on
the question, New York: Routledge, ISBN 0-415-17899-1
11. Wisner, B., P. Blaikie, T. Cannon, and I. Davis, 2004, At Risk -
Natural hazards, people’s vulnerability and disasters, Wiltshire:
Routledge, ISBN 0-415-25216-4
12. Press & Siever, 1993, Understanding Earth
13. Undang-undang No.24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan
Bencana.
14. Undang-undang No. 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang.

Mata Kuliah : Perencanaan Kota-Kota Baru


Kode Matakuliah : TKW 4222
Beban Studi : 3 sks.
Sifat : Pilihan
Prasyarat : -
Praktikum : -
Tugas : Survei sekunder, laporan
Tujuan : Menjadikan mahasiswa mampu menjelaskan pengertian, faktor-
faktor, dan kategori Kota Baru; mengevaluasi kategori dan tingkat
perkembangan Kota Baru di Indonesia dan dunia; merencanakan
kota baru.
Pokok Bahasan : Pengertian Umum Kota Baru; Perkembangan Kota Baru; Faktor
Perkembangan Kota Baru; Kategorisasi Kota Baru; Perkembangan
Kota Baru di Indonesia dan Dunia; Perencanaan dan
Pengembangan Kota Baru di Indonesia.
Pustaka : 1. Djoko Sujarto, Perkembangan Kota Baru, mimeographhed, ITB,
1990
2. Djoko Sujarto dan B. Kombaitan, Konsepsi Pedoman
Perencanaan dan Perancangan Kota Baru di Indonesia,
Bandung, ITB, 1989.
3. Kebijakan Pengembangan Permukiman Baru; Kelayakan Kota
Baru di Indonesia, Prosiding Antarbangsa, Delft, Belanda,
16 Pebruari 1989, T. Planologi ITB dan TUDelft
4. Christopher Silver, Planning and The New American City, ,
Jurnal PWK ITB, 1992

60
5. New Towns: A Spatial Appraisal, Town Planning Review, Vol
42, 1971.
6. Lindsay W, Using Models for New Town Design,
Architectural Design, 1971.

Mata Kuliah : Perencanaan Kawasan Pesisir


Kode Matakuliah : TKW 4223
Beban Studi : 3 sks.
Sifat : Pilihan
Prasyarat : -
Praktikum : -
Tugas : Survei sekunder, laporan
Tujuan : Menjadikan mahasiswa mampu menjelaskan konsep dan
pengertian, serta kriteria kawasan pesisir; mampu mengevaluasi
kebijakan dan perencanaan kawasan pesisir di Indonesia, mampu
merencanakan kawasan pesisir yang berkelanjutan.
Pokok Bahasan : Konsep dan Pengertian Umum Kawasan Pesisir; Kriteria dan Jenis-
jenis Kawasan Pesisir; Proses Perencanaan Kawasan Pesisir
Terpadu; Isu dan Perpektif Kawasan Pesisir; Perencanaan sektoral
kawasan Pesisir; Management Kawasan Pesisir; Perencanaan dan
Pengembangan Kawasan Pesisir di Indonesia.
Pustaka : 1. Global Coastal Change, Ivan Valiela, 2005, Boston University,
Blackwell Publishing
2. An Evolution Perpective, M.C. Gambi & L. Levin, Journals
Marine Ecology Volume 26, 2005, Blackwell Publishing
3. The Nature of The Environment, Andrew Goudie, 2001,
Blackwell Publishing
4. Coastal Zone Management Handbook, John R. Clark. 1996,
Lewis Publishers

Mata Kuliah : Perencanaan DAS


Kode Matakuliah : TKW 4224
Beban Studi : 3 sks
Sifat : Pilihan
Prasyarat : Tidak Ada
Praktikum : Tidak Ada
Tugas : Survei sekunder, laporan
Tujuan : Menjadikan mahasiswa mampu menjelaskan konsep dan pengertian,
serta kriteria kawasan DAS; mampu mengevaluasi kebijakan dan
perencanaan kawasan DAS di Indonesia; merencanakan kawasan
DAS yang berkelanjutan.

61
Pokok Bahasan : 1)Hujan dan Limpasan, 2) Unsur-unsur aliran sungai, 3) analisis
frekuensi banjir, 4) penelusuran banjir lewat waduk dan sungai,
5) rancangan banjir, 6) merencanakan tata guna lahan yang sesuai
dengan kemampuan lahan DAS.
Pustaka : 1. Donald W. Knight , River basin Modelling for Flood Risk
mitigitation, Routledge, 2005, London, UK
2. Simon K. Haslett , Coastal Systems, Routledge, 2005, London,
UK
3. Herman Depeweg A New Approach to Sediment Transport in
the Design & Operation of Irrigation Canals, Routledge, 2007,
London, UK
4. John Wiley & Sons, Watersheds: Processes, Assessment and
Management, Routledge, 2005, London, UK

Mata Kuliah : Kolokium


Kode Matakuliah : TKW 4001
Beban Studi : 3 sks.
Sifat : Wajib
Prasyarat : -
Praktikum : -
Tugas : Laporan
Tujuan : Menjadikan mahasiswa Memahami dan mengenal Proses
Penelitian; mengidentifikasikan dan menyusun latar bekakang
penelitian serta Permasalahan yang menjadi dasar penelitian;
Memahami dan Menyusun Perumusan Masalah Penelitian;
Mengidentifikasikan teori dan konsep yang digunakan selama proses
penelitian; Menstrukturkan Kerangka teori dan konsep yang
digunakan; Menyusun metode yang digunakan dalam proses
penelitian, yang meliputi metode pengumpulan data dan metode
analisis; Menyusun Perancangan Pengujian; Mempresentasikan
proposal penelitian dihadapan mahasiswa dan dosen
Pokok Bahasan : Usulan Tema, Judul; Persetujuan Tema, Judul oleh Pembimbing;
Latar Belakang & Rumusan Masalah; Gambaran Umum wilayah
studi/ penelitian; Tinjauan Pustaka/ Landasan Teori; Kerangka
Teoritis; Metodologi Penelitian & Desain Survey; Pengumpulan
Proposal Lengkap; Seminar Proposal.
Pustaka : 1. Arikunto, Suharsimi. Prosedur Penelitian
2. Dane, Francis C. Research Methods, Mercer University.
California. 1990
3. Wicaksono, Agus Dwi. Diktat Kuliah Metode Penelitian.
Prosgram Studi Perencanaan Wilayah dan Kota FTUB.

62
Mata Kuliah : Hukum dan Administrasi Perencanaan
Kode Matakuliah : TKW 4225
Beban Studi : 2 sks
Sifat : Wajib
Prasyarat : -
Praktikum : -
Tugas : Laporan
Tujuan : diharapkan mahasiswa mampu 1) Memberikan makna pengetahuan
tentang hukum, peraturan serta kaidah tata hubungan dalam
pembangunan serta ketertiban dalam mengubah suatu lingkungan
fisik, 2) Memberikan dasar-dasar kepekaan dalam pengaturan suatu
lingkungan fisik yang didasari oleh kaidah-kaidah yang berlaku.
Pokok Bahasan : 1. Pengetahuan tentang arti hukum dan administrasi pembangunan
2. Ragamisasi pembangunan dan biaya pembangunan
3. Perencanaan dan koordinasi tata hukum administrasi
pembangunan
4. Peraturan-peratiran yang terkait dengan penataan ruang
Pustaka : 1. Cokroamidjojo, Administrasi Pembangunan, Jakarta, LP3ES
2. Hukum Perencanan, Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota,
ITB, 1997.
3. Kertohadiprodjo, Pengantar Tata Hukum di Indonesia,
Jakarta.
4. Mahmud, Pokok-pokok Hukum Administrasi Negara, DIY,
Libety, 1997.
5. UU No 22 tahun 1999
6. UU No 26 tahun 2007
7. UU No 25 tahun 2000

Mata Kuliah : Pembiayaan Pembangunan


Kode Matakuliah : TKW 4226
Beban Studi : 3 sks
Sifat : Wajib
Prasyarat : -
Praktikum : -
Tugas : Laporan
Tujuan : Menjadikan Mahasiswa mampu Memahami fungsi pemerintah
dalam pengendalian kota, kaitan antara politik dan ekonomi.
Memahami barang publik, keuangan dan anggaran pemerintah/
daerah, memahami pendapatan pemerintah baik berbentuk pajak,
retribusi maupun sumber lain, Memahami public choice.
Pokok Bahasan : 1) Fungsi Pemerintah: Alokasi, Distribusi dan Stabilisasi,
2) Kegagalan Pasar dan Campur Tangan Pemerintah, 3) Teori
Barang Publik, 4) Keuangan, Anggaran Negara dan Anggaran

63
Daerah, 5) Pajak dan Retribusi, Pendapatan Lain, Hubungan
Keuangan Pusat dan Daerah, 6) sumber-sumber Pembiayaan Non
Konvensional, 7)Public Choice, 8) Corporate Plan, 9) Investasi
Partisipatif.
Pustaka : 1. Davey. KJ., Pembiayaan Pemerintah Daerah. Jakarta :
UI.Press
2. Mangkusubroto, Guritno. Ekonomi Publik. Yogyakarta : BPFE
Universitas Gadjahmada
3. Due. John F., Keuangan Negara: Perekonomian Sektor Publik.
Jakarta: Penerbit Erlangga.

Mata Kuliah : Etika Profesi


Kode Matakuliah : UBU 4006
Beban Studi : 2 sks
Sifat : Wajib
Prasyarat : Tidak Ada
Praktikum : Tidak Ada
Tugas : Ada
Tujuan : Menjadikan mahasiswa mampu 1) memahami etika dalam
melakukan kegiatan perencanaan 2) memahami tata perilaku dalam
kegiatan perencanaan.
Pokok Bahasan : 1) Teori Etika, 2) Perencanaan Praktis, 3) Pendidikan Perencanaan
Pustaka : 1. Hendler, S, 1995, Planning Ethics: A Reader in Planning Theory,
Practice and Education, New Jersey, Center for Urban Policy
Research
2. Flynn, N. 1993, Public Sector Management, Hertfordshire,
Simon & Schuster International Group
3. Cohen, S. And Brand R, Total Quality Management in
Government, Jossey Bass Publisher

Mata Kuliah : Evaluasi Perencanaan


Kode Matakuliah : TKW 4228
Bobot : 3 sks
Sifat : Wajib
Prasyarat : -
Praktikum : -
Tugas : Survei sekunder, laporan
Tujuan : diharapkan mahasiswa mampu memahami jenis-jenis evaluasi,
2) Memahami penetapan masalah dan evaluasi dalam perencanaan
kebijakan sebagai upaya untuk menentukan hasil keputusan suatu
kasus penataan ruang yang optimal,3) Merumuskan pernyataan
yang baik mengenai masalah, menetapkan kriteria evaluasi penilaian
dalam rangka memperoleh seperangkat standar pengukuran yang

64
berkualitas, 4) Merumuskan suatu program berupa hasil analisis
kebijakan yang dipantau dan dievaluasi dalam penerapannya sebagai
suatu pilihan efektif sesuai perkiraan tujuan, melalui tinjauan studi
kasus.
Pokok Bahasan : Enam Tahap Analisis Kebijakan, Menguji, Menetapkan & Merinci
Masalah, Kriteria Evaluasi, Identifikasi Alternatif Kebijakan,
Evaluasi Kebijakan, Display & Selektif Alternatif, Monitoring &
Evaluasi Keluaran Kebijakan, Metode Crosscutting, Sustainable
Environmental Management, Contoh-contoh kasus evaluasi
kebijakan, Evaluasi Tugas.
Pustaka : 1. Dunn, William N. 2000. Pengantar Analisis Kebijakan Publik.
Gajah Mada Universitas press. Yogyakarta.
2. Firman B. Aji dan S. Martin Sirait. 1990. Perencanaan dan
Evaluasi. Bumi Aksara. Jakarta.
3. J Catanese. Anthony and Snyder. James C. 1986. Pengantar
Perencanaan Kota, Erlangga.
4. J Catanese. Anthony and Snyder. James C. 1986.
Perencanaan Kota, Erlangga.
5. Kadariah. 1988. Evaluasi Proyek. LPFE. Universitas Indonesia.
Jakarta.
6. Patton and Sawicki. 1986. Basic Methods of Planning Analysis
and Planning, Prentice Hall.

Mata Kuliah : Studio Perencanaan Wilayah


Kode Matakuliah : TKW 4229
Beban Studi : 5 sks.
Sifat : Wajib
Prasyarat : Perencanaan Wilayah
Praktikum : Ada
Tugas : survei primer - sekunder, laporan
Tujuan : Menjadikan mahasiswa mampu Menerapan teori dan metoda
perencanaan wilayah ke dalam kasus nyata untuk memberikan
pengalaman dalam proses dan prosedur perencanaan wilayah,
sehingga diperoleh kemampuan untuk menyusun strategi dan
rencana panataan ruang secara terpadu.
Pokok Bahasan : Rencana Induk dan Implementasi Kawasan Sentra Produksi,
Rencana Pengembangan Kawasan Ekonomi Terpadu, Rencana
Kawasan Andalan, Rencana Kawasan Perbatasan, Rencana
Pengembangan Kawasan Khusus Pariwisata, Industri, Konservasi.
Pustaka : 1. Hill, Hal, (1989); Unity and Diversity; Regional Economic
Development in Indonesia Since 1970, Oxford University
Press.
2. Stohr, W.B. & DRF Taylor, (1981); Development from
Above or Below, John Wiley & Sons.

65
3. Glasson, J. (1974); An Introduction to Regional Planning,
Hutchinson, London.
4. Gore, C. (1984), Region in Recession & Resurgence,
London, Methuen.
5. Dias, H. & B.W.E. Wickramanayake (1983); Manual for
Trainning in Rural Development Planning, Bangkok,
HSD-AIT.
6. Hansen, G.E. (Ed) (1981; Agricultural and Rural Development
in Indonesia, Boulder, Westview Press.
7. Sitohang, Paul; (1977), Pengantar Perencanaan Regional,
Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Indonesia.
8. Sukanto Reksodiprodjo & A.R. Karseno; (1994); Ekonomi
Perkotaan, BPFE-Yogyakarta.

Mata Kuliah : Tugas Akhir


Kode Matakuliah : UBU 4001
Beban Studi : 6 sks
Sifat : Wajib
Prasyarat : Kolokium
Praktikum : Ada
Tugas : survei primer - sekunder, laporan
Tujuan : Mengarahkan dan mengembangkan kemampuan mahasiswa untuk
mensintesakan seluruh ilmu pengetahuan yang telah diperoleh selama
menempuh program pendidikan perencanaan wilayah dan kota.
Wujud sintesa tersebut adalah suatu karya mandiri dan mempunyai
standar ilmiah hasil penelitian yang mempunyai implikasi pada
pemahaman bidang perencanaan wilayah dan kota.
Pokok Bahasan : Pengertian Tugas Akhir/Sripsi; Perbaikan Proposal Tugas Akhir,
Asistensi Tugas Akhir, Pengumpulan Data, Analisis Data, Penarikan
Kesimpulan, Seminar Hasil, Sidang Tugas Akhir.

66