Anda di halaman 1dari 5

Format Rencana Aksi Perubahan

(Project Charter)

1. IDENTITAS PROYEK
Nama
Deskripsi • Penyusutan lahan yang cepat akibat dari alih fungsi
lahan yang terjadi dari pertanian ke non pertanian
• Penggunaan pupuk kimia yang terus menerus menyebabkan
penurunan tingkat kesuburan tanah
• Kurangnya koordinasi antara petugas PPL dengan Bidang
TPH dalam pembinaan ke petani
Hal tersebut di atas menyebabkan produktivitas padi di
Kota Cirebon menjadi tidak optimal. Sehingga perlu
dilakukan percepatan peningkatan produksi Padi melalui
inovasi teknologi jajar legowo dan pupuk organik.
Rencana aksi yang akan dilaksanakan adalah sosialisasi,
pelatihan dan studi komparasi yang diikuti oleh petugas
dan petani serta lomba peningkatan produksi padi yang
diikuti oleh 16 kelompok tani se Kota Cirebon

Sponsor Kepala Dinas Kelautan Perikanan Peternakan dan Pertanian

Project Leader Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura

Sumber daya tim Surat Keputusan Kepala Dinas  Pelindung : Kadis


Kelautan Perikanan Peternakan KPPP
dan Pertanian Kota Cirebon  Ketua : Kabid TPH
tentang Tim Teknis Proyek  Sekretaris : Kasi
Perubahan Teknologi TPH
 Pokja Studi
Komparasi
 Pokja Lomba
Peningkatan Produksi Padi

2. LATAR BELAKANG (BURNING PLATFORM)


Kondisi lahan pertanian di Kota Cirebon sekarang ini dari tahun ke tahun
mengalami penyusutan yang semakin cepat akibat dari meningkatnya alih
fungsi lahan dari pertanian ke non pertanian, selain itu tingkat kesuburan
tanah juga semakin berkurang sebagai imbas dari penggunaan pupuk kimia yang
terus menerus dan cara budidaya tanaman padi yang masih tradisional menjadi
penyebab belum optimalnya produksi padi di Kota Cirebon.
Untuk mengatasi kondisi demikian maka percepatan peningkatan produksi padi
harus segera dilaksanakan melalui peningkatan peran petugas PPL dalam
melaksanakan pembinaan ke petani sehingga wawasan dan pengetahuan mereka
mengenai inovasi teknologi baru meningkat.

3. TUJUAN
Meningkatnya pengetahuan dan wawasan petani dalam penerapan inovasi
teknologi jajar legowo dan penggunaan pupuk organik dengan mengoptimalkan
peran petugas PPL dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sehingga akan
tercapai peningkatan produksi padi di Kota Cirebon.

4. MANFAAT
Petani menguasai dan menerapkan inovasi teknologi jajar legowo dan pupuk
organik dalam budidayanya sehingga akan tercapai peningkatan produksi padi
di Kota Cirebon.

5. RUANG LINGKUP
Peningkatan produksi padi di Kota Cirebon dengan meningkatkan peran petugas
PPL dalam melaksanakan pembinaan ke petani untuk meningkatkan wawasan dan
pengetahuan mereka melalui penerapan inovasi teknologi baru dalam proses
budidayanya.

6. OUTPUT KUNCI (key Project DELIVERABLES)


Nama Deskripsi
1. Sosialisasi proyek perubahan a. Sosialisasi program kegiatan yang
akan dilaksanakan.
b. Peserta sosialisasi adalah petugas
dan petani.

2. Pelatihan dan Studi Komparasi a. Lokus pelatihan dan studi komparasi


adalah kelompok tani di Kabupaten
Tasikmalaya.
b. Pelatihan mengenai budidaya tanaman
padi secara organik dengan cara tanam
jajar legowo
c. Studi komparasi ke lokasi pertanian
organik

3. Lomba Peningkatan Produksi Padi a. Peserta adalah seluruh Kelompok Tani


Organik di Kota Cirebon.
b. Peserta mendapatkan bantuan pupuk
organik.
c. Adanya hadiah bagi pemenang lomba
berupa paket barang alsintan.

4. Penghitungan produktivitas padi a. Penghitungan dilakukan pada akhir


masa panen antara padi yang
dibudidayakan secara organik
dibandingkan dengan yang bukan
organik.
b. Penghitungan tersebut untuk
mengetahui keefektifan dari program
yang dilaksanakan.
7. PENTAHAPAN UTAMA
Tahap Utama Waktu
 Tahapan Jangka Pendek
a. Konsultasi dengan Mentor 28 April 2014
b. Sosialisasi ulang pada petugas dan 1 Mei 2014
petani tentang program yang akan
dilaksanakan
c. Pelaksanaan pelatihan dan study 8 Mei – 10 Mei 2014
komparasi ke Kabupaten Tasikmalaya
d. Konsultasi dengan Mentor 12 Mei 2014
e. Konsultasi dengan Coach 12 Mei 2014
f. Pelaksanaan lomba peningkatan 10 Mei – 11 Agustus 2014
produksi padi organik
g. Konsultasi dengan Mentor 26 Mei dan 23 Juni 2014
h. Konsultasi dengan Coach 26 Mei dan 23 Juni 2014
i. Evaluasi pelaksanaan program 1 Juli 2014
j. Perbaikan dan persiapan untuk 2 Juli – 9 Juli 2014
penulisan Proyek Perubahan
k. Presentasi Proyek Perubahan 10 Juli 2014

 Tahapan Jangka Panjang


a. Penghitungan produktivitas padi 11 Agustus – 23 Agustus 2014
secara organik dan bukan organik
8.TATA KELOLA PROYEK

Deskripsi
(Penjelasan peran masing masing
Struktur
dalam penyelenggaraan proyek
perubahan)

1. Pelindung/ : Kepala Dinas KPPP  Sponsor : Kepala Dinas KPPP


Penanggung jawab (Sponsor) Mengarahkan jalannya proyek
2. Ketua : Kabid Tanaman Pangan dan perubahan
Hortikultura  Project Leader : Kabid TPH
3. Sekretaris : Kasi Teknologi TPH Sebagai Pemimpin Proyek
4. Anggota : Perubahan
A. Pokja Studi Komparasi:  POKJA :- Studi Komparasi
- Kasi Produksi TPH (Ketua) - Lomba Peningkatan
- Dini Nuraeni Produksi Padi
- Momon S, SP.  Coach : Gugum Gumelar,SH.
- Edi Kosasih, SP. Membimbing jalannya Proyek
B. Pokja Lomba : Perubahan
- Koordinator Penyuluh (Ketua)
- Mia Sugiharti, SP.
- Sulistyowati, S.Tp.
- Bagus S., SP.
- Suyono
- Abdul Mukmin

9. ANGGARAN
JUMLAH DESKRIPSI
Biaya sosialisasi, pelatihan
Estimasi biaya Peroyek Perubahan yang
dan studi komparasi, lomba
diperlukan ± Rp. 83.815.000- bersumber dari
peningkatan produksi padi.
APBD Tahun 2014

10. IDENTIFIKASI STAKEHOLDER


No Internal :
a. Kepala Dinas Kelautan Perikanan Peternakan dan Pertanian (++)
b. Sekretaris Dinas (+)
c. Kepala Bidang Peternakan (+)
d. Kepala Bidang Kelautan dan Perikanan (+)
e. Kepala Seksi Produksi dan Usaha TPH (++)
f. Kepala Seksi Teknologi TPH (++)
g. Kepala Balai Pengembangan Benih TPH (+)
h. Staf Bidang TPH (++)
i. Petugas PPL (++)
j. KCD (+)
k. Petugas Pengawas Benih (+)

Eksternal :
a. Kelompok Petani (+/-)
b. Lurah (+)
c. Camat (+)
d. Dinas Pertanian Kabupaten Tasikmalaya (+)
e. Kelompok Tani di Kabupaten Tasikmalaya (+)
f. Wartawan (+/-)

11. IDENTIFIKASI POTENSI MASALAH


NO DESKRIPSI
Potensi kendala yang akan menghambat kelancaran atau keberhasilan
pencapaian target dan tujuan proyek perubahan yaitu sulitnya merubah
kebiasaan / mindset petani dari pola lama dalam budidayanya supaya
beralih ke pola baru yang menggunakan inovasi teknologi dan
keberlanjutan dari program yang akan dilaksanakan berkaitan dengan
konsistensi petugas beserta petaninya.

12. RESIKO
NO DESKRIPSI
Kesiapan Tim efektif dalam melaksanakan proyek perubahan secara solid
dan konsisten dan pelaksanaan koordinasi dengan petugas PPL yang lebih
intensif agar pembinaan ke petani berjalan sesuai dengan kebutuhan
serta terjadwal pasti.

13. KRITERIA KEBERHASILAN


 16 Kelompok tani di Kota Cirebon sudah melaksanakan budidaya tanaman padi
dengan menerapkan pola tanam jajar legowo dan menggunakan pupuk organik.
 Produksi padi yang dihasilkan mencapai 6 ton per hektar.

14. FAKTOR KUNCI KEBERHASILAN (KEY SUCCES FACTORS)


 Adanya dukungan dari semua Stake Holders internal dan eksternal
 Semua Kelompok tani dapat menerapkan teknologi jajar legowo dan pupuk
organik dalam budidayanya sehingga peningkatan produksi padi dapat
tercapai.
 Tim effektif yang bekerja mempunyai tujuan yang jelas, collective action
dan komitmen yang tinggi.

15. DISETUJUI
Bandung, April 2014
Kepala Dinas Kelautan Perikanan Peternakan dan Pertanian
Kota Cirebon

Drh.Hj.MAHARANI DEWI