Anda di halaman 1dari 3

PANDUAN ASUHAN KEPERAWATAN(PAK)

Tahun 2018
RUMAH SAKIT GRAHA HUSADA
Jl. Gajah Mada No. 6 GH Bandar Lampung
Telp. 0721 – 240000 Fax. 0721 – 24278

ASMA

1. Pengertian (Definisi) Asuhan keperawatan yang diberikan kepada pasien dengan


ASMA.
ASMA adalah suatu keadaan dimana saluran nafas
mengalami penyempitan karena hiperaktivitas terhadap
rangsangan tertentu, yang menyebabkan peradangan ;
penyempitan ini bersifat sementara,

2. Assesmen Keperawatan 1. Suara nafas tambahan dan perubahan irama nafas


2. Nafas cuping hidun , gelisah, samnolen, dan warna
kulit abnormal (pucat, kehitaman )
3. Nutrisi
4. Ketidak seimbangan antara suplai dan kebutuhan
oksigen

3. Masalah Keperawatan 1. Ketidak efektitifan bersihan jalan nafas


2. Gangguan pertukaran gas
3. Ketidak seimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan
tubuh
4. Intoleransi aktifitas

4. Kriteria Evaluasi/Nursing OutCome 1. Status pernafasan : patensi jalan nafas


2. Status pernafasan : pertukaran gas
3. Status Nutrisi
4. Toleransi aktivitas

5. Intervensi Keperawatan 1. Jalan nafas


- Auskultasi suara nafas
- Berikan O2 dengan nasal kanul untuk
memfasilitasi sactionnasotrakeal.
- Monitor status oksigen pasien.
Managemen jalan nafas
- Buka jalan nafas dengan teknik jawthrus,
chin lift bila perlu
- Lakukan fisioterapi dada bila
perlu.berikan pelembab udara kasa basa
NACL lembab.

2. Pemantauan pernafasan
- Monitor rata-rata, kedalama dan usaha
respiratori.
- Catat pergerakan dada, amati
kesimetrisan, penggunaan otot tambahan,
retraksi otot.
- Tentukan kebutuhan saction dengan
mangauskultasi crakles dan ronchi.
- Atur intake cairan untuk mengoptimalkan
cairan.
3. Pentahapan diit:
- Menentukan adanya bising usus
- Meningkatkan diet dari cairan
bening,cairan penuh,lembut,diet biasa
atau khusus
- Meningkatkan dari air glukosa atau
larutan oral elektrolit
- Monitor toleransi terhadap kemajuan diet
- Memberikan makanan kecil dan bubur
sesuai kondisi
4. Manajemen nutrisi :
- Periksa apakah pasien mempunyai alergi
makanan
- Pastikan makanan kesukaan pasien
- Anjurkan asupan kalori,zat besi,protein
sesuai kebutuhan
- Berikan pilihan makanan,monitor catatan
asupan nutrisi dan kalori.
5. Terapi aktivitas
- Bantu pasien untuk mengidentifikasi
aktivitas yang mampu dilakukan
- Bantu untuk mendapatkan alat bantuan
aktivitas seperti kursi roda,krok.
- Bantu pasien membuat jadwal latihan
diwaktu luang.
- Monitor respon fisik, emosi, social dan
spiritual

u6. Informasi dan Edukasi Ajarkan orang tua dan pasien


1. Tanda dan gejala ASMA yang perlu segera
ditangani
2. Penanganan asma
3. Aktivitas yang dapat dilakukan

7. Evaluasi 1. Mendemontrasikan batuk efektif, suara nafas yang


bersih dan tidak ada sianosis.
2. Mendemontrasikan peningkatan ventilasi dan
oksigenisasi yang adekuat
3. Intake makanan oral
4. Intake cairan oral
5. Berpartisipasi dalam aktivitas tanda disertai
peningkatan ( TD, nadi, RR)
8. Discharge Planning 1. Kenali alergen yang menimbulkan asma
2. Fokuskan pada perawatan mandiri dirumah
3. Jelaskan ulang penanganan pertama pada asma
4. Jelaskan cara-cara penggunaan obat asma
(inhalasi)
5. Jelaskan tanda bahaya yang akan muncul.
6. Ajarkan strategi control kecemasan, takut, stress.
7. Jelaskan pentingnya istirahat dan latihan,
termasukan latihan nafas.
9. Penelaah Kritis Sub Komite Mutu

10. Kepustakaan 1. Bulecheck,G.M.,Butcher, H.K., Dotcherman


J.M.,Wagner,C.M.2013.Nursing Intervention
Classification (NIC) (6th ed).Missouri:Elsevier
2. Herdman, Heather, Kamitsuru, Shigemi. 2014
NANDA Internasional diagnoses : Definition &
Classification,2015-2017.
Oxford : Willey Blackwell
3. Ignatavicius, Workman, 2013. Medical Surgical
Nursing Patient Centered Collaborative
Care.Missouri : Elsevier
4. Nurarif, AH., Kusuma, H. 2013.Aplikasi Asuhan
Keperawatan Berdasarkan Diagnosa Medis &
NANDA NIC – NOC.Yogyakarta :MedAction