Anda di halaman 1dari 3

Nama :Sri Rahayu

Kelas : 3A
NIM :2119130027

RESPIRASI
No Alat Pernafasan Struktur Fungsi Patologi
1. Hidung Rongga Hidung Untuk menghasilkan lendir, untuk menghangatkan dan melembabkan  Pneumonia : infeksi atau peradangan pada salah satu atau kedua
udara yang dihirup melalui hidung dan untuk melayani sebagai ruang paru-paru, lebih tepatnya peradangan itu terjadi pada kantung
di mana ucapan bergema. Rongga sinus terdiri dari empat pasang udara (alveolus, jamak: alveoli). Kantung udara akan terisi
sinus. cairan atau nanah, sehingga menyebabkan sesak nafas, batuk
berdahak, demam, menggigil, dan kesulitan bernapas. Infeksi
tersebut disebabkan oleh berbagai organisme, termasuk bakteri,
virus dan jamur.
 Rinitis: peradangan pada hidung
Rambut pendek dan tebal Rambut pendek tebal di ruang depan hidung menjadi perangkap debu  Rambut rontok
dan partikel yang mengganggu lain sebelum mereka dapat menembus
jalan mereka ke dalam tenggorokan atau paru-paru. Penyusup ini
dilewatkan ke kerongkongan, tertelan dan dicerna sebagai gantinya.
Konka Mempermudah pengkondisian udara inspirasi dengan memperluas  Hipertrofi konka nasalis : pembesaran konka hidung, suatu
permukaan epitel respirasi dan menimbulkan turbulensi aliran struktur dalam hidung
udara(gerakan tidak beraturan atau berputar tidak beraturan akibat
perbedaan tekanan udara atau perbedaan temperatur udara.), sehingga
meningkatkan kontak antara aliran udara dengan lapisan mukosa.
2. Faring  Nasofaring Untuk membersihkan udara pernafasan  Asma merupakan peradangan kronis yang umum terjadi pada
 Orofaring saluran napas yang ditandai dengan gejala yang bervariasi dan
berulang, penyumbatan saluran napas yang bersifat reversibel,
dan spasme bronkus. Gejala umum meliputi mengi, batuk, dada
terasa berat, dan sesak napas.
3. Laring  Tulang rawan Ini tulang rawan yang memebentuk jakun  Laringitis: radang pada laring
 epiglotis Untuk mencegah makanan dan minuman ke dalam tenggorokan
4. Trakea  Tenggorokan Silia berfungsi menyaring benda-benda asing yang masuk ke saluran  Akut atau kronis : kerusakan pada sistem saluran napas
dikelilingi oleh cincin pernapasan.
tulang rawan yang
bersilia
5. Paru-paru  paru-paru kanan Paru paru kanan untuk menerima pompaan darah paru paru kira  Legionnaries adalah penyakit paru-paru yang disebabkan
(pulmo dekster) mempompa darah ke seluruh tubuh bakteri legionella pneumophilia. Bentuk infeksinya mirip
 paru-paru kiri (pulmo Mereka membawa oksigen ke dalam tubuh selama inhalasi dan dengan pneumonia.
sinister) berakhir dengan penghapusan karbon dioksida dari tubuh.  Tuberkulosis (TB): Tuberkulosis atau disingkat TB merupakan
penyakit yang disebabkan oleh infeksi yang menyerang
jaringan paru-paru.
SISTEM URINARIA

No Alat Struktur Patologi


Makro Mikro
1. Ginjal  Jaringan ikat pembungkus. Fungsinya  Glomerulus. Berfungsi membentuk sebuah  Glomerulonefritis: inflamasi nefron,
Fungsi: Mengekskresikan zat – zat sisa menyelubungi ginjal. Terdiri dari Fasia korpuskel ginjal terutama pada glomerulus
metabolisme yang mengandung renalLemak perirenalKapsul fibrosa  Tubulus kontortus proksimal  Pielonefritis: inflamasi ginjal dan pelvis
nitrogennitrogen, Mengekskresikan zat – zat  Hilus  Ansa Henle ginjal akibat infeksi bakteri
yang jumlahnya berlebihan (misalnya gula dan  Sinus ginjal. Sinus ini berfungsi membentuk  Tubulus kontortus distal  Batu ginjal(kalkuli urinaria): terbentuk
vitamin), Mengatur keseimbangan air dan perlekatan untuk jalan masuk dan keluar  Tubulus dan duktus pengumpu dari pengendapan garam kalsium,
garam dengan cara osmoregulasi, Mengatur ureter, vena, arteri renalis, saraf, dan limfatik. magnesium, asam urat, atau sistein.
tekanan darah dalam arteri dengan  Pelvisginjal.  Gagal ginjal adalah hilangnya fungsi
mengeluarkan kelebihan asam atau basa.  Parenkim ginjal. jaringan ginjal yang ginjal
berfungsi menyelubungi struktur sinus ginjal
 Lapisan parietal kapsula Bowman
membentuk tepi luar korpuskel ginjal.
 Lapisan viseral kapsula Bowman adalah
lapisan internal epitelium.

2. Ureter  Ureter pars abdominalis, berada dari pelvis renalis sampai menyilang vasa iliaka dan ureter  Infeksi saluran kemih
Fungsi: Untuk menyalurkan urine sebenarnya pars pelvika, berada dari mulai persilangan vasa iliaka sampai masuk ke buli-buli. Secara  Nefritis akut, disebabkan oleh penyakit
dari tubulus kolektivus untuk ditampung ke radiologis, ureter dibagi menjadi 3 bagian: (1) ureter 1/3 proksimal mulai dari pelvis renalis menular, terutama penyakit jengkering (
kantung kemih hingga kira kira 30cc. baru dsampai batas atas sakrum (2) ureter 1/3 medial mulai dari batas atas sakrum sampai batas scarlet fever )
urin itu bisa dikeluarkan/dibuang. bawah sakrum (3) ureter 1/3 distal mulai batas bawah sakrum sampai masuk ke buli-buli.

3. Vasikula Urinaria Vesika urinaria (kandung  Fundus  Kanker kantung kemih :suatu kondisi
kemih): terletak tepat di belakang os pubis,  Korpus medis yang ditandai dengan
merupakan tempat penyimpanan urine yang  Verteks pertumbuhan abnormal sel kanker pada
berdinding otot kuat, bentuknya bervariasi kandung kemih. umumnya penyakit ini
sesuai dengan jumlah urine yang dikandung. biasa menyerang orang usia tua, terutama
Kandung kemih pada waktu kosong terletak lelaki namun tidak tertutup kemungkinan
dalam rongga pelvis, sedangkan dalam juga untuk semua usia.
keadaan penuh dinding atas terangkat masuk  Cystitis: radang pada membran mukosa
ke dalam region hipogastrika. ketika penuh yang menjadi pelapis kandung kemih
pasti kita merasa ingin BAK.
4. Saluran kandung kemih (Urethra) Pada Laki-laki Pada Perempuan  Prostat : infeksi akut pada saluran prostat
Fungsi: mengalirkan urine keluar tubuh  Uretra Prostaria  Tunika muskularis (sebelah luar) dengan gejala demam dan nyeri di daerah
manusia.  Uretra membranosa  lapisan spongeosa merupakan pleksus dari vena prostat.
 Uretra kavernosa – vena  Epididimitis
 lapisan mukosa (lapisan sebelah dalam)  Orchitis
SISTEM INTEGUMEN

No Struktur Fungsi Gambar Patologi


1. Epidermis Mengatur temperatur tubuh pembentuk darah  Bisul : disebabkan oleh bakteri
perlindungan tubuh dari benda asing jembatan sensasi /  Kurap : disebabkan oleh jamur
perasa sakit pengeluaran dan penyerap bahan  Kudis : disebabkan sarcoptes
sintesis vitamin D. scanbie var hominis
 Jerawat : disebabkan oleh bakteri
 Herpes : disebabkan oleh bakteri
dan virus
 Panu: disebabkan oleh jamur.

2. Dermis Menghasilkan minyak untuk mencegah kekeringan


kulit dan rambut, selain itu juga melindungi kulit dari
bakteri.

3. Hipodermis Sebagai penahan terhadap benturan ke organ tubuh


bagian dalam, memberi bentuk pada tubuh,
mempertahankan suhu tubuh dan sebagai tempat
penyimpan cadangan makanan.