Anda di halaman 1dari 2

ABSTRAK

Latar Belakang : Cairan merupakan salah satu unsur gizi serta komponen terbesar dalam
tubuh manusia1. Saat ini, banyak remaja kurang menyadari akan pentingnya kebutuhan cairan
dalam tubuh. Sekitar 18% dari jumlah penduduk di Indonesia adalah remaja. Besarnya
jumlah populasi remaja menyebabkan masalah gizi seperti status gizi, asupan makanan serta
asupan cairan pada remaja harus diberi perhatian khusus. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui Gambaran Konsumsi Cairan Dan Status Gizi Pada Mahasiswa Kedokteran
Program Studi Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi Tahun 2017.

Metode : Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional
yang dilakukan pada Agustus-September 2017. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh
mahasiswa di Program Studi Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi tahun 2017
yaitu sebanyak 451 orang. Jumlah sampel sebanyak 90 orang yang dibagi berdasarkan tingkat
semester dan dipilih dengan cara proportional random sampling. Pengumpulan data konsumsi
cairan diperoleh dari pengisian fluid diary, data status gizi diperoleh dari pengukuran
antropometri dan pengisian kuesioner aktivitas fisik untuk mengetahui tingkat aktivitas fisik.
Pengolahan data dilakukan dengan bantuan komputer menggunakan program SPSS.

Hasil : Penelitian menunjukkan jumlah konsumsi cairan rata-rata 2121 ml perhari, jumlah
cairan yang kurang sebesar 67 orang (74,4%), cukup 23 orang (25,6%); rata-rata frekuensi
minum 7 gelas perhari; frekuensi minum kurang 63 orang (70%), cukup 25 orang (27,8%),
lebih 2 orang (2,2%) ; jenis cairan yang dikonsumsi paling banyak yaitu air putih (1744,6
ml), teh (253 ml) dan susu (198 ml). Hasil penelitian berdasarkan indeks massa tubuh
mahasiswa kedokteran diperoleh rata-rata 22,36 kg/m2; status gizi kurang (14,4%), normal
(45,6%), overweight (18,9%), obes 1 (14,4%) dan obes 2 (6,7%).

Kesimpulan : Sebagian besar mahasiswa kedokteran FKIK UNJA tahun 2017 jumlah
konsumsi cairan dan frekuensi minumnya termasuk kategori kurang. Sebagian besar
mahasiswa kedokteran memiliki status gizi normal, namun masih ditemukan status gizi yang
tidak normal dalam jumlah yang cukup besar. Masalah gizi pada mahasiswa perlu perhatian
khusus, sehingga perlu untuk dilakukan sosialisasi gizi seimbang serta fasilitas pelayanan
gizi.

Kata kunci : Konsumsi Cairan, Status Gizi, Mahasiswa Kedokteran


ABSTRACT

Background: Fluid is one of the greatest nutritional elements and components in the human
body.1 Nowadays, many teenagers are less aware of the needs of fluid on the body.
Approximately 18% of the total population in Indonesia is adolescents. The large number of
adolescent populations causing nutritional problems such as nutritional status, food intake
and fluid intake in adolescents should be given special attention. This study aims to
determine the description of the Consumption of fluids and Nutrition Status in Medical
Students of Medicine and Health Sciences Program of Jambi University in 2017.

Method: This research is a descriptive research with cross sectional approach conducted in
August-September 2017. The population in this research is all students of Medical and
Medicine Program of Jambi University in 2017 as many as 451 people. The number of
samples is 90 people divided according to the level of semester and selected by proportional
random sampling. Data collection of fluid consumption from diary fluid filling, nutritional
status data from anthropometric measurement and filling of physical activity questionnaire to
know the level of physical activity. Data processing is done with the help of computer using
SPSS program.

Result: The study showed the average of fluid intake is 2121 ml each day, the amount of
fluid that less equal to 67 people (74,4%), enough 23 people (25,6%); average drinking
frequency 7 glasses per day; frequency of drinking less 63 people (70%), enough 25 people
(27,8%), more 2 people (2,2%); the type of fluid consumed the most is water (1744.6 ml), tea
(253 ml) and milk (198 ml). The results of the study based on body mass index of medical
students obtained an average of 22.36 kg / m2; poor nutrition status (14.4%), normal (45.6%),
overweight (18.9%), obese 1 (14.4%) and obese 2 (6.7%).

Conclusion: Most of medical students in FKIK UNJA in 2017 amount of fluid consumption
and drinking frequency are included in the less category. Most medical students have normal
nutritional status, but still found abnormal nutritional status in large numbers. Nutrition
problems in the students need special attention, so it is necessary to do the socialization of
balanced nutrition and nutrition service facilities.

Keywords: Fluid intake, Nutritional Status, Medical Student