Anda di halaman 1dari 3

BAB I PENDAHULUAN

1. Latar Belakang
2. Dasar Hukum
3. Sistematika Penulisan

BAB II GAMBARAN KONDISI DAERAH TERKAIT PEMBANGUNAN INDUSTRI


1. Kondisi Daerah
a. Geografis
b. Demografi
2. Infrastruktur
a. Aksesibilitas Daerah
b. Ketersediaan Air
c. Fasilitas Listrik
d. Dsb
3. Pertumbuhan Ekonomi
a. Pertumbuhan PDRB
b. Laju Inflasi
4. Pertumbuhan Dan Kontribusi Sektor Industri
5. Jumlah Unit Usaha Industri
6. Ekspor Dan Impor Produk Industri
7. Sumber Daya Industri
a. Sumber Daya Manusia Sektor Industri
b. Sumber Daya Alam, Bahan Baku Energi
 Pertanian
 Perikanan
 Kehutanan
 Pertambangan
c. Lembaga Diklat Dan Litbang
d. Pembiayaan Industri
8. Sarana Dan Prasarana
a. Pengelolaan Lingkungan
b. Kawasan Peruntukan Indsutri Dan Kawasan Industri
c. Fasilitas Jaringan Energi & KeListrikan,
d. Fasilitas Jaringan Telekomunikasi
e. Fasilitas Jaringan Sumber Daya Air
f. Fasilitas Sanitasi
g. Fasilitas Jaringan Transportasi
h. Infrastruktur Penunjang
i. Kawasan Pergudangan
9. Pemberdayaan Industri Kecil Dan Menengah
a. Sentra IKM
b. Unit Pelayanan Teknis (DPT)
c. Jumlah Tenaga Penyuluh Lapangan
d. Konsultan IKM
e. Pusat Promosi Pengembangan IKM

BAB III VISI DAN MISI PEMBANGUNAN DAERAH, SERTA TUJUAN DAN
SASARAN PEMBANGUNAN INDUSTRI DAERAH
1. Visi Dan Misi Pembangunan Daerah
a. Visi Dan Misi Pembangunan Jangka Panjang Daerah
b. Visi Dan Misi Pembangunan Jangka Menengah Daerah
2. Tujuan Pembangunan Industri Kabupaten
3. Sasaran Pembangunan Industri Kabupaten
a. Sasaran Umum
 Pertumbuhan Sektor Industri
 Kontribusi Industri Nonmigas Terhadap PDRB
 Nilai Ekspor Produk Industri
b. Sasaran Pengembangan Industri Kecil Dan Menengah (IKM)
 Jumlah Tenaga Kerja Sek Industri
 Nilai Investasi Sektor Industri

BAB IV STRATEGI DAN PROGRAM PEMBANGUNAN INDUSTRI KABUPATEN


1. Strategi Pembangunan Industri
a. Strategi Pembangunan Industri Daerah
b. Strategi Pengembangan Industri Kecil Dan Menengah (IKM)
2. Program Pembangunan Industri
a. Pengembangan Industri Unggulan Daerah
 Karakteristik Industri Daerah
 Penetapan Pengembangan Industri Unggulan Kabupaten
 Pembangunan Industri Unggulan Daerah
 Program Pengembangan Industri Unggulan Daerah
b. Pengembangan Perwilayahan Industri
 Kawasan Peruntukan Industri
 Kawasan Industri
 Sentra Industri Kecil Dan Menengah (Sentra IKM)
c. Pembangunan Sumber Daya Industri
 Pembangunan Dan Pengembangan SDM Industri
 Pemanfaatan Sumber Daya Alam (SDA)
 Pengembangan Dan Pemanfaatan Teknologi Industri
 Pengembangan Inovasi Dan Kreativitas Industri
 Dukungan Pembiayaan Industri
d. Pembangunan Sarana Dan Prasarana Industri
 Lahan Industri
 Infrastruktur Industri
 Sistem Informasi Industri
 Standarisasi Industri
e. Pemberdayaan Industri

BAB V PENUTUP