Anda di halaman 1dari 9

RENCANA PELAKSANAAN DAN PEMBELAJARAN

Satuan Pendidikan : SMAN 2 SAMARINDA


Mata Pelajaran : Fisika
Materi Pembelajaran : Polarisasi Cahaya
Kelas/Semester : XII/1
Pertemuan ke- : III (tiga)
Alokasi Waktu : 2 X 45 Menit

A. Standar Kompetensi
1. Menerapkan konsep dan prinsip gejala gelombang dalam menyelesaikan masalah.

B. Kompetensi Dasar
2.1 Mendeskripsikan gejala dan ciri-ciri gelombang cahaya.
2.2 Menerapkan konsep dan prinsip gelombang cahaya dalam teknologi

C. Indikator Pencapaian Kompetensi


1. Menjelaskan pengertian polarisasi cahaya .
2. Mendeskripsikan tentang polarisasi cahaya
3. Menerapkan persamaan polarisasi cahaya dalam penyelesaian masalah yang
berhubungan dengan kehidupan sehari-hari

D. Tujuan Pembelajaran
1. Melalui kaji pustaka dan diskusi siswa dapat menjelaskan pengertian polarisasi
cahaya .
2. Melalui percobaan dan diskusi siswa dapat menjelaskan polarisasi cahaya.
3. Mengamati peristiwa/gejala polarisasi dengan menggunakan polarisator.
4. Melalui kaji pustaka dan diskusi siwa dapat menggunakan persamaan polarisasi
dalam menyelesaikan masalah yang berhubungan dengan kehidupan sehari-hari.
E. Materi Pembelajaran
Polarisasi Cahaya
Pernahkah anda menggunakan kacamata hitam? Ketika itu anda akan
mendapatkan cahaya di sekeliling anda menjadi lebih redup. Kenyataan tersebut
terjadi karena cahaya yang mengenai mata telah terpolarisasi oleh kacamata hitam
anda.

Cahaya yang sebagian arah getarnya terserap disebut cahaya terpolarisasi.


Cahaya terpolarisasi dapat diperoleh dari cahaya tak terpolarisasi yakni melalui
peristiwa absorbsi/penyerapan selektif, pemantulan, pembiasan ganda dan peristiwa
hamburan.

1. Polarisasi karena Absorbsi/Penyerapan Selektif


Absorbsi selektif adalah penyerapan intensitas cahaya karena penyerapan yang
terseleksi yaitu penyerapan komponen-komponen cahaya tertentu. Bahan yang dapat
menyerap secara selektif ini dinamakan polaroid. Gambar (3.14) memperlihatkan
cahaya tidak terpolarisasi dilewatkan dua polaroid. Polaroid pertama disebut
polarisator dan keping yang kedua disebut analisator.
Polarisator, berfungsi untuk menghasilkan cahaya terpolarisasi dan
meneruskan gelombang yang arahnya sejajar ke analisator. Sedangkan analisator
berfungsi menyerap atau mengurangi cahaya terpolarisasi.
Intensitas cahaya yang terpolarisasi oleh polaroid :
I1 = ½ Io ............................. (3.13)
Intensitas cahaya seteleh melewati analisator :

I2 = I1 cos2 = ½ Io cos2 ..... (3.14)

dengan : I0 = Intensitas cahaya awal


I1 = Intensitas cahaya terpolarisasi
I2 = Intensitas cahaya setelah melalui dua bahan polarisator

= sudut antara kedua polarisator

2. Polarisasi karena Bias Kembar/ganda


Cahaya yang melewati bahan-bahan kristal yang memiliki dua indeks
bias, seperti: kalsit (CaCO3), kuarsa (SiO2), mika, topas dan es, akan
mengalami pembiasan ganda, sehingga sebagian sinar mematuhi hukum
Snellius yakni dibelokkan (sinar biasa) dan sebagian sinar merambat dalam
arah dan kelajuan yang berbeda (sinar istimewa).
3. Polarisasi karena Hamburan
Bila anda memandang langit pada siang hari yang cerah, anda melihat
langit terang berwarna biru. Cahaya yang anda lihat adalah cahaya matahari
yang telah diserap dan kemudian diradiasikan kembali dalam berbagai arah.
Seandainya bumi tidak mempunyai atmosfer, maka langit akan terlihat hitam
baik siang hari maupun malam hari. Proses ini dinamakan hamburan.
Hamburan (scattering) adalah peristiwa penyerapan dan pemancaran
kembali cahaya oleh suatu sistem partikel (misalnya gas).

4. Polarisasi karena Pembiasan dan Pemantulan


Cahaya terpolarisasi dapat diperoleh dari pembiasan dan pemantulan.
Cahaya pantul terpolarisasi sempurna jika sudut datang (i) sama dengan sudut
polarisasi ( iP )
iP + 900 + r = 180 ; r = 900 - iP
sin r = sin (900 – IP) = cos iP
Berdasarkan hukum pembiasan Snellius :
n1 sin iP = n2 sin r
n1 sin iP = n2 cos iP
sin iP/cos iP = n2/n1
Persamaan (3.15) disebut hukum Brewster dan sudut polarisasi iP disebut
dengan sudut Brewster.

F. Model/Metode Pembelajaran
a. Model : - Cooperative learning STAD
b. Metode : - Diskusi
- Percobaan
- Kaji pustaka

G. Media Pembelajaran
a. Alat : Laptop/LCD, lilin, korek api, filter polarisasi, kertas putih
b. Bahan : Lembar Kerja Siswa (LKS)

H. Langkah-langkah Pembelajaran
Alokasi
Kegiatan Deskripsi
Waktu
Pendahuluan Pendahuluan 10 menit
 Guru memberi salam  Siswa menjawab
dan mengecek salam dan
kehadiran siswa. memberitahukan
(Menumbuhkan kepada guru apabila
karakter Religius) ada siswa yang tidak
hadir.
 Siswa mempersiapkan
 Guru menanyakan
diri.
kesiapan siswa dalam
melakukan
 Siswa mendengarkan
pembelajaran.
penjelasan guru
 Guru menyampaikan
pembelajaran yang
akan dilakukan.
Inti Fase 1: present goal and 70 menit
set
Menyampaikan tujuan dan
mempersiapkan peserta
didik
 Guru menjelaskan  Siswa mendengarkan
tujuan pembelajaran tujuan pembelajaran
materi polarisasi cahaya. yang disampaikan
 Guru menyampaikan oleh guru dan
prosedur dan aturan memotivasi diri untuk
dalam pembelajaran dan belajar materi
memotivasi siswa untuk polarisasi cahaya.
belajar.
Fase 2: present
information
Menyajikan informasi
 Guru menjelaskan  Siswa memperhatikan
materi tentang polarisasi penjelasan guru
secara singkat. materi tentang
polarisasi.
Fase 3: organize student  Siswa mendengarkan
into learning team instruksi guru tentang
 Guru membagi siswa tata cara pembagian
dalam beberapa kelompok.
kelompok secara acak.  Siswa mecari dan
 Guru membimbing berkumpul dengan
siswa membentuk anggota kelompoknya
kelompok secara efisien masing-masing
 Guru membagikan LKS  Masing-masing
percobaan polarisasi kelompok mendapat
cahaya kesetiap LKS percobaan
kelompok. polarisasi cahaya..
Fase 4: assist team work
and study
Membantu kerja tim dan
belajar
 Guru mendorong peserta  Siswa mencari dan
didik untuk mengumpulkan
mengumpulkan informasi dari
informasi melalui kegiatan praktikum
kegiatan praktikum dan dan dari berbagai
berbagai sumber bacaan sumber literasi.
yang sesuai yaitu  Siswa bertanya jika
tentang polarisasi ada hal yang tidak
cahaya. dipahami.
 Guru membantu
kelompok
menyelesaiakan tugas
sesuai yang terdapat
pada LKS.
Fase 5: test on materials
Mengevaluasi
 Guru meminta setiap  Setiap kelompok
kelompok untuk melakukan presentasi
menyampaikan hasil sesuai hasil diskusi
diskusi mereka melalui yang mereka peroleh.
kegiatan presentasi.  Siswa meperhatikan
 Guru mengoreksi secara koreksi yang
keseluruhan dari hasil disampaikan oleh
presentasi kelompok. guru.
Penutup Fase 6: provide 10 menit
recognition
Memberikan pengakuan dan
penghargaan  Siswa ikut memberi
 Guru memberikan pujian apresiasi dan pujian
kepada semua kelompok kepada kelompoknya
melalui tepuk tangan. sendiri dan kelompok
 Guru dan siswa lain
menyimpulkan meteri  Siswa bersama guru
pembelajaran tentang menyimpulkan materi
polarisasi. pembelajaran tentang
polarisasi.
Jumlah 90 menit

I. Sumber Belajar
1. Buku Fisika SMA dan MA Kelas XII, Marthen Kanginan, 2004, Penerbit
Erlangga
2. Buku Cerdas Fisika untuk SMA/MA Edisi Ketiga, Wulyo Slamet
3. Modul pembelajaran SMAN 2 Samarida, Wulyo Slamet
4. Modul pembelajaran SMAN 1 Watansoppeng, Kurniadi

J. Penilaian Hasil Belajar


Metode dan Bentuk Instrumen
No Aspek Bentuk Instrumen
1. Sikap Lembar Pengamatan sikap
2. Pengetahuan Tes Uraian
3. Keterampilan Lembar Pengamatan keterampilan
Samarinda, 15 Oktober 2017
Guru Pamong Mahasiswa PPL II

Wulyo Slamet, S.Pd Berdy Wandara


NIP. 19690512 199501 1 001 NIM. 1405035049

Mengetahui

Kepala SMAN 2 Samarinda Dosen Pembimbing

Dr. Mukhtar Lubis, M.Pd Dr. Zeni Haryanto, M.Pd


NIP.19650629 199403 1 003 NIP.19681210 199403 1 002