Anda di halaman 1dari 3

POPM FILARIASIS

No. : SOP/P2P/I/PKRN /014


Dokumen

No. :
SOP Revisi
Tanggal : 6 Januari 2017
Terbit
Halaman : 1/3

UPT PUSKESMAS H. SYARHAN, dr. MM


KARANGNUNGGAL NIP : 19691201 200212 1 004
1. Pengertian Kegiatan pemberian obat untuk mencegah penyakit kaki gajah,
dilaksanakan oleh kader kesehatan dan petugas kesehatan di pos
pemmberian yg ditetapkan.
2. Tujuan 1. Melaksanakan pemberian obat pencegahan masal penyakit kaki gajah
2. Sebagai pedoman bagi Kader dalam pelaksanaan POPM Filariasis di
lapangan
3. Kebijakan Keputusan Kepala Puskesmas Karangnunggal No.
440/070/PKM.KRN/I/2017 tentang Penugasan Petugas Filariasis di
Lingkungan UPT Puskesmas Karangnunggal Tahun 2017
4. Referensi - PERMENKES RI NOMOR 94 TENTANG PENANGGULANGAN
FILARIASIS
- Buku saku Kader Kesehatan Mengenali dan Mencegah Penyakit Kaki
Gajah Kemenkes Kesehatan Republik Indonesia 2015

5. Prosedur Persiapan Alat/perlengkapan dan Obat


1. Alat :
a. Catatan jumlah sasaran penerima obat
b. Air minum dan gelas ( atau dibawa sendiri oleh sasaran)
c. Alat pengukur tekanan darah, thermometer
d. Perlengkapan berupa meja, kursi dalam jumlah yng cukup
2. Obat obatan :
a. DEC
b. ALBENDAZOL
c. PARACETAMOL
d. dan obat lainnya
Persiapan Petugas
1. Mempersiapkan segala perlengkapan berkoordinasi dengan petugas
kesehatan yag ditugaskan oleh Puskesmas di wilayah kerjanya
2. Memastikan jumlah sasaran hasil pencatatan sasaran yg sudah
tervalidasi
Persiapan Tempat
1. Menyediakan tempat pelaksanaan POPM sedemikian rupa sehingga
pelaksanaan berjalan lancar, tersedia ruang tunggu cukup, meja
petugas untuk kegiatan berjumlah 4 buah (meja 1sd4)
6. Langkah-langkah 1. Petugas di meja 1 memanggil sasaran sesuai dengan catatan jumlah
sasaran untuk validasi identitas
2. Sasaran di teruskan di meja 2 untuk dilakukan penapisan tentang kontra
indikasi atau status ditunda atau diawasi dokter dengan kriteria sbb:
- Konta indikasi pemberian obat
1. Anak berusia kurang dari 2 tahun atau orang tua berusia lebih
dari 70 tahun
2. Ibu Hamil
3. Penderita gagal ginjal/cuci darah
4. Epilepsi atau anak berusia lebih dari 6 tahun dengan riwayat
kejang
5. Penderita sakit berat yg harus berbaring di tempat tidur, demam
tinggi, batuk darah, kanker, gizi buruk
6. Penyandang penyakit kaki gajah kronis dengan serangan akut.
- Penderita yang ditunda atau diawasi dokter:
1. Penderita penyakit darah tinggi
2. Penderita penyakit jantung
3. Penderita penyakit hati
4. Ibu hamil
5. Penderita demam tinggi
3. Setelah dilakukan penapisan dilanjutkan pemberian obat di meja 3 secara
langsung didepan petugas
4. Meja ke 4 setiap sararan dilakukan pemberian tanda telah minum obat
7. Diagram Alir

MEJA 1 MEJA 2

MEJA 3
MEJA 4

8. Hal-hal yang perlu


diperhatikan
9. Unit terkait PUSTU, Petugas kesehatan di Desa, Puskesmas
10. Dokumen terkait -

11. Rekaman historis No Yang diubah Isi perubahan Tanggal mulai


perubahan diberlakukan