Anda di halaman 1dari 2

PENANGANAN RHINITIS AKUT

NO. SOP : SOP/UKP/466/2017


TANGGAL : 11 FEBRUARI 2017
PEMBUATAN
TANGGAL REVISI :
TANGGAL EFEKTIF : 20 FEBRUARI 2017
DISAHKAN OLEH : Kepala
UPT PUSKESMAS
UPT Puskesmas Doko
DOKO

dr. YUDIA SUPRADINI


1. PENGERTIAN Rhinitis akut adalah peradangan pada mukosa hidung yang
berlangsung akut (< 12 minggu). Hal ini dapat disebabkan oleh
infeksi virus, bakteri, ataupun iritan. Radang sering ditemukan
karena manifestasi dari rhinitis simpleks (common cold),
influenza, penyakit eksantem (seperti morbili, variola, varicella,
pertusis), penyakit spesifik, serta sekunder dari iritasi lokal atau
trauma.
2. TUJUAN Sebagai acuan penerapan langkah-langkah untuk penanganan
rhinitis akut
3. KEBIJAKAN Surat Keputusan Kepala UPT Puskesmas Doko Nomor
440/058/409.104.5/SK/2017 Tentang Kebijakan Pelayanan
klinis di Puskesmas Doko.
4. REFERENSI Panduan Praktik Klinis Bagi Dokter di Fasilisitas Kesehatan
Primer
5. ALAT & BAHAN 1. Rekam medis
2. Alat tulis
3. Formulir permintaan laborat
4. Tensi meter
5. Termometer
6. Stetoskop
6. PROSES 1. Anamnesis
2. Pemeriksaan fisik
3. Penegakan diagnosis : Rhinitis akut
4. Tatalaksana :
a. Istirahat yang cukup.
b. Mengkonsumsi makanan dan minuman yang sehat.
c. Rhinitis akut merupakan penyakit yang bisa sembuh
sendiri secara spontan setelah kurang lebih 1 - 2
minggu. Karena itu umumnya terapi yang diberikan
lebih bersifat simptomatik, seperti analgetik,
antipiretik, dan nasal dekongestan disertai dengan
istirahat yang cukup. Terapi khusus tidak diperlukan
kecuali bila terdapat komplikasi seperti infeksi
sekunder bakteri, maka antibiotik perlu diberikan.
 Antipiretik dapat diberikan parasetamol.
 Dekongestan oral dapat mengurangi sekret
hidung yang banyak, membuat pasien merasa
lebih nyaman, seperti pseudoefedrin,
fenilpropanolamin, atau fenilefrin.
 Antibiotik diberikan jika terdapat infeksi bakteri,
seperti amoxicillin, eritromisin, cefadroxil.
 Pada rhinitis difteri terapinya meliputi isolasi
pasien, penisilin sistemik, dan antitoksin difteri.
7. UNIT TERKAIT 1. UGD
2. Rawat Jalan
3. Rawat Inap
4. Pustu dan Polindes
8. DOKUMEN TERKAIT Rekam medis pasien

9. BAGAN ALIR -