Anda di halaman 1dari 5

REZA MULIA

Kiamat Sugra dan Kubra


A. Kiamat Sugra
Kiamat sugra atau biasa disebut dengan nama kiamat kecil merupakan berakhirnya kehidupan
sebagian makhluk di dunia ini, baik itu secara individu maupun secara kelompok.

Pasti, semua makhluk hidup yang bernyawa di dunia ini akan mengalami kematian. Tak ada
makhluk di dunia ini yang akan kekal abadi. Semua musnah dan binasa.

Berikut ini beberapa contoh kiamat sugra :

1. Meninggalnya Seseorang
Semua makhluk hidup yang ada di dunia yang memiliki nyawa, semua itu akan meninggal
kembali ke Allah SWT.

Di dunia ini, makhluk hidup diberikan cobaan yang sebenarnya membinasakan, agar bagaimana
manusia tersebut bisa bertahan hidup dengan baik sesuai pedoman dari Al Quran atau tidak.

Meninggalnya seseorang juga itu mutlak rahasia Allah SWT dan tidak ada 1 orangpun yang
mengetahuinya. Bisa itu meninggal di usia muda, remaja, dewasa, atau lansia. Bisa itu saat
sedang tidur, sedang sakit, atau sedang melakukan perjalanan.

Maka dari itu, kita manusia memang disarankan untuk selalu membaca doa sebelum melakukan
sesuatu karena kita tidak tahu apa yang akan terjadi selanjutnya pada diri kita.
2. Bencana Alam
Bencana alam atau dalam bahasa Inggris dinamakan dengan "natural disaster", merupakan
suatu peristiwa alam yang mengakibatkan dampak cukup besar bagi manusia.

Peristiwa alam yang terjadi ini bisa berupa seperti :

 Banjir
 Letusan gunung berapi
 Gempa bumi
 Tanah longsor
 Wabah penyakit
 Kebakaran liar
 Kelaparan
 Badai salju
 Tsunami

Bahkan, beberapa bencana alam terjadi secara tak alami. Contohnya seperti kelaparan, yakni
kekurangan bahan pangan dalam jumlah yang cukup besar, yang mana hal ini disebabkan oleh
faktor manusia dan alam.

Terlihat jika usia bumi kita yang sudah kian menua, banyak sekali terjadi bencana alam di
sekitar kita, entah itu memang ulah dari manusia sendiri atau alam yang menimbulkan gejala
bencana tersebut terjadi.

Bencana alam yang sering terjadi di Indonesia seperti banjir, gempa bumi, gunung meletus,
tanah longsor, dan masih banyak lagi bencana alam yang lain.

Kita sebagai manusia hanya bisa berdoa, berpasrah diri dan berusaha untuk bisa mengantisipasi
dan menanggulangi dari datangnya bencana tersebut.

Jadi, kiamat sugra atau kiamat kecil ini perlu untuk kita waspadai karena bisa datang kapan saja,
di mana saja, bahkan di dekat atau di sekitar kita.
B. Kiamat Kubra
Kiamat kubra alias kiamat besar merupakan seluruh berakhirnya kehidupan makhluk yang ada
di dunia ini. Siapa saja tak akan pernah bisa mengetahui datangnya dari kiamat kubra ini.

Bahkan, dengan ilmu pengetahuan dan teknologi yang canggih sekalipun yang bisa di luar nalar
manusia, tetap tak akan bisa memprediksi kapan datangnya dari kiamat kubra ini.

Bahkan, para Rasul dan Malaikat juga tak diberi tahu oleh Allah SWT secara pasti kapan tiba
hari kiamat, apalagi hanya kita manusia biasa. Kiamat besar ini mutlak menjadi rahasia milik
Allah SWT.

Sementara itu, jika kiamat kubra ada tanda-tandanya, seperti :

1. Matahari Terbit dari Ufuk Barat


Nabi bersabda yang artinya,

"Tidak akan terjadi hari kiamat sehingga matahari terbit dari sebelah barat. Maka, apabila
matahari terbit dari sebelah barat, lalu manusiapun akan beriman seluruhnya. Akan tetapi,
kelakuan yang demikian itu di saat tidak berguna lagi keimanan seseorang yang belum
pernah beriman sebelum beriman setelah kejadian tersebut atau memang berbuat kebaikan
dengan keimanan yang sudah dimilikinya itu." (HR. Bukhari, Muslim dan Abu Dawud).

Matahari itu memang selalu terbit dari arah timur, namun nanti adakalanya matahari akan terbit
dari arah barat yang akan memusnahkan seluruh kehidupan manusia di dunia ini dan di alam
semesta.

2. Muncul Binatang Ajaib yang Mampu Berbicara dengan Manusia


Seperti yang ada pada QS An-Naml ayat 82, "Dan apabila perkataan mereka telah jatuh atas
mereka, kami keluarkan binatang melata dari bumi yang akan mengatakan kepada mereka".
Amat disayangkan jika di zaman modern seperti ini, banyak munculnya tayangan televisi yang
menggunakan sosok hewan sebagai subyek atau aktor dalam tayangan televisi dan hewan
tersebut mampu berbicara dengan manusia atau dengan hewan yang lain.

Padahal, jika membuat tayangan televisi yang menghibur tidak perlu hal semacam itu, cukup
berikan tontonan yang menarik sekaligus menghibur saja sudah cukup, tidak terlalu berlebihan
dan yang terpenting masuk akal.

3. Keluarnya Dajjal
Dajjal akan muncul menjelang hari kiamat. Dajjal dikatakan sebagai sosok orang yang kafir dan
jahat, pembawa fitnah alias ujian terbesar dan tak ada ujian terbesar selain hal tersebut.

Menurut dari hadist, Dajjal memiliki ciri fisik seperti cacat di mata kirinya, memiliki rambut
keriting dan lebat. Sementara itu, ada juga pendapat lain yang mengatakan jika mata kanannya
buta.

Dajjal juga memiliki perawakan yang pendek dan kaki yang bengkok. Tertulis di antara 2 mata
Dajjal yakni Kaf-Fa-Ra atinya Kafir yang bisa dibaca oleh seorang buta aksara.

Dengan keluarnya Dajjal ini menjadi tanda kiamat besar akan tiba, yang dimulai pada saat kaum
muslimin sedang memiliki kekuatan yang sangat besar dan dirinya keluar untuk mengalahkan
kekuatan kaum muslim itu.

Bahkan, sebelum datangnya Dajjal, manusia akan terlebih dahulu diuji dengan kemarau dan
kelaparan, serta tak turunnya hujan dan musnahnya pepohonan hingga 3 tahun berturut-turut.
Hal tersebut juga bisa mengakibatkan hewan ternak menjadi mati.

Dajjal akan memasuki semua negeri dengan membawa kerusakan, kecuali di Makkah dan
Madinah.

Dajjal juga tak akan bisa masuk ke dalam 4 masjid, diantaranya :

1. Masjid al-Haram
2. Masjid Nabawy
3. Masjid al-Aqsha
4. Masjid ath-Thur
Sementara itu, Nabi Muhammad mengingatkan kepada para umatnya untuk membaca dan
menghafal sebanyak 10 ayat pertama dari Surat Al-Kahfisebagai bentuk perlindungan diri dari
Dajjal. Jikalau memang bisa, berlindung di Kota Makkah dan Madinah, karena dirinya tak akan
pernah bisa masuk ke 2 kota tersebut yang dijaga oleh Malaikat.

Nabi Muhammad SAW juga menekankan secara lebih lanjut kepada umatnya, jika mendengar
mengenai Dajjal, jangan untuk mendekati dirinya karena pengaruh tersebut begitu besar.

4. Keluarnya Imam Mahdi


Imam Mahdi merupakan seorang muslim yang berusia muda dan dipilih oleh Allah SWT untuk
menghancurkan segala bentuk kezaliman dan menegakkan keadilan di muka bumi sebelum
datangnya hari kiamat.

Imam Mahdi juga menjadi sosok pemimpin yang jujur serta adil dalam menggunakan harta
kekayaannya tersebut yang berlimpah demi kemajuan umatnya.

Menurut dari penjelasan Rasulullah, yang beliau terima dari wahyu, bahwa Imam Mahdi
dikatakan berasal dari umat Muhammad, yang mempunyai kening lebar, hidung yang panjang
dan mancung, serta umuf kekhalifahannya berusia 7 tahun. Dirinya juga masih keturunan dari
anak cucu Muhammad.

Kemunculan sosok Imam Mahdi bukan karena kemauannya dirinya sendiri, melainkan karena
takdir Allah yang sudah pasti berlaku. Bahkan, dirinya sendiri juga tidak sadar jika dirinya
tersebut merupakan Imam Mahdi melainkan setelah Allah mengislahkannya pada 1 malam
seperti yang dikatakan pada sebuah hadist ini :

"Al Mahdi berasal dari umatku, yang akan diislahkan oleh Allah dalam 1 malam." (HR
Ahmad dan Ibnu Majah)