Anda di halaman 1dari 1

REZA MULIA

Penyatuan kembali Jerman

Pada tanggal 3 Oktober 1990, Jerman Barat dan Jerman Timur secara resmi bersatu dan
diperingati sebagai Hari Penyatuan Jerman. Penyatuan Jerman tertuang dalam Perjanjian Dua
Plus Empat, yaitu dua untuk RFJ (Republik Federal Jerman) dan RDJ (Republik Demokrasi
Jerman), sedangkan empat untuk AS, Inggris, Prancis dan Rusia. Tanggal tersebut dipilih
sebagai saat reunifikasi karena bertepatan dengan pecahnya Jerman 40 tahun yang lalu. Enam
hari kemudian tembok Berlin yang selama ini memisahkan kedua Jerman dirubuhkan. Setelah
itu, pada tanggal 2 Desember 1990 diadakan pemilu pertama dan koalisi Partai Demokrat
(CDU/FDP) yang dipimpin Konselir Helmut Kohl berhasil memenangkan pemilu. Dengan
demikian Helmut Kohl menjadi konselir pertama setelah Jerman bersatu.

Masalah yang timbul setelah Jerman bersatu adalah kesenjangan ekonomi antara kedua
Jerman. Perekonomian Jerman Barat sudah sangat maju dengan hasil Industrinya, sementara
perekonomian Jerman Timur sangat lamban, inflasi tinggi, dan banyaknya pengangguran.
Selain itu, timbul kekhawatiran negara lain akan bangkitnya kekuatan Jerman seperti pada masa
lalu. Untuk itu, perlu dilakukan pembatasan dalam hal senjata nuklir, biologi dan kimia. Selain
itu, disepakati Jerman harus masuk NATO agar mudah diawasi.