Anda di halaman 1dari 11

SMS (Sandi, Morse, Semaphore)

Kata sandi berasal dari bahasa Sanskerta, yang artinya rahasia. Karena itu maka tulisan
rahasia disebut sandi, atau tulisan-tulisan yang dirahasiakan. Huruf atau kata sandi sulit
dimengerti kecuali kalau kita mengetahui kunci atau cara memecahkannya.

Asal mula sandi ini berasal dari para pahlawan jaman dulu yang suka berkelana dan suka
berpindah-pindah tempat tinggal,untuk itu mereka harus memiliki kata sandi dan bisa
mempergunakannya berbagai bentuk sandi untuk mengecoh / mengelabui lawan-lawan atau
musuhnya.

Nah yang akan kita bahas kali ini adalah sandi yang paling diutamakan dan yang paling
umum digunakan oleh pramuka penegak saat ini yaitu Morse dan Semaphore. Namun
sebelumnya, kenalan dulu yuk sama sandi yang satu ini :

1. SANDI KOTAK 1

2. SANDI KOTAK 2
3. SANDI KOTAK 3

4. SANDI MORSE
5. SANDI RUMPUT
6. SEMAPHORE

Penyampaian isyarat semaphore atau semafor dilakukan dengan menggunakan sepasang


bendera. Bendera berukuran 40 x 40 cm dengan tongkat pegangan sepanjang 50 cm. Tidak
ada ketentuan yang mengikat terkait warna bendera semphore, namun yang umum digunakan
terutama dalam Gerakan Pramuka adalah warna kuning dan merah bersilangan.

Seorang pramuka tengah memberikan isyarat semaphore

Bagi pramuka terutama golongan penggalang hingga pandega keterampilan dan penguasaan
semaphore sangat diperlukan. Selain semafore menjadi salah satu syarat dalam SKU
(Kecakapan Umum) dan SKK (Kecakapan Khusus Juru Semboyan dan SKK Juru Isyarat
Bendera), semaphore akan sangat bermanfaat dalam situasi darurat serta dapat melatih
kemampuan motorik dan daya ingat.
Untuk penjelasan dari sandi-sandi tersebut mohon di jelaskan oleh kakak-kakak pembimbing

ya..

terimakasih sudah mengunjungi website resmi pramuka Pandu Grafika.


Kunci Menghafalkan Semaphore
Semaphore dalam pramuka memang suatu hal yang wajib dihafalkan. Karena bagi seorang
pramuka, sandi ini sering sekali dilombakan dalam kegiatan pramuka. Namun memang sulit
sekali untuk menghafalkan Semaphore ini, namun sebenarnya ada cara yang lebih mudah
untuk menghafalkannya.
Sebenarnya sudah lama saya ingin sekali posting ini, tapi baru sekali ini saya punya
kesempatan. Langsung saja ya...

Nah..itu dia kunci dari Semaphore. Mudah sekali bukan daripada menghafalkannya secara
manual. Angka pada lingkaran itu adalah lokasi untuk bendera-bendera dalam Semaphore.
Setengah Lingkaran sebelah kiri gambar adalah posisi untuk tangan kanan, dan setengah
lingkaran
sebelah kanan gambar adalah posisi untuk tangan kiri. Nomor 8 hanya digunkan dengan
tangan kiri. Biar lebih jelas bisa dilihat cara menggunakan Semaphore berikut :

Yap...Bagaimana?? Akan lebih mudah bagi kita bukan untuk menghafalnya. Dengan
mengetahui inti dari semaphore dan memahaminya, akan lebih mudah bagi kita dalam
membaca Semaphore. Karena memang biasanya kesulitan terbesar dalam sebuah lomba
adalah membaca Semaphore. Karena kalau kita mempraktekkan Semaphore, kita
menggunakan dengan arah sebaliknya daripada ketika kita membacanya. Semangat!
Kalau kalian ingin tahu juga tentang sejarah penemuan Semaphore, bisa di klik di Penemu
Semaphore . Kunjungi terus blog kami. Semoga bermanfaat. :-)

Sandi – Sandi Pramuka (Semaphore)


Di Bab ini saya akan mengenalkan beberapa sandi sandi pramuka dimulai dari yang umum
digunakan..

Sandi Semaphore

Semaphore adalah suatu cara untuk mengirim dan menerima berita dengan
menggunakan bendera, dayung, batang, tangan kosong atau dengan sarung tangan. Informasi
yang didapat dibaca melalui posisi bendera atau tangan. Namun kini yang umumnya
digunakan adalah bendera, yang dinamakan bendera semaphore. Pengiriman sandi melalui
bendera semaphore ini menggunakan dua bendera, yang masing-masing bendera tersebut
berukuran 45 cm x 45 cm. Bentuk bendera yang persegi merupakan penggabungan dua buah
segitiga sama kaki yang berbeda warna. Warna yang digunakan sebenarnya bisa bermacam-
macam, namun yang lazim digunakan adalah warna merah dan kuning, dimana letak warna
merah selalu berada dekat tangkai bendera. Pada awal abad ke 19, semaphore digunakan
dalam komunikasi kelautan.
Semaphore merupakan salah satu bentuk isyarat menggunakan bendera yang lazim digunakan
ketika perang sipil di Amerika Serikat. Ketika itu bendera yang digunakan berwarna putih
dan oranye serta hanya terdiri dari satu bendera saja. Orang yang ditugaskan melakukan
isyarat bendera ini biasanya berdiri di sebuah tempat yang tinggi atau di lantai yang tingginya
sekitar 2-3 meter dari permukaan tanah.

Sandi ini pada dasarnya dipatokkan terhadap arah mata angin.

dan bentuk atau arah tangan pada setiap hurufnya


akan berbeda :
arah tangan dan kiri pada semaphore

Untuk membuat sandi angka, sebelum memulai sandi maka harus diawali dengan sandi
“Nomor” dan jika ingin kembali membuat sandi huruf maka harus membuat sinyal “J”
Beberapa sandi lainnya yang biasa digunakan dalam semaphore adalah;

1. U-R : berita siap dimulai


2. K : siap menerima berita
3. E (8 kali) : error / ada kesalahan
4. I-N-I : ulangi
5. A-R : berita selesai
6. R : dapat menerima dengan baik
7. A-S : tunggu
8. M-K : geser kanan
9. M-L : geser kiri

Lalu berbicara tentang Semaphore, taukah kalian sejarah dan penemu Semaphore? disini
Hasna akan memberitahu sejarah Semaphore juga..

Claude Chappe (25 Desember 1763 – 23 Januari 1805) adalah seorang penemu
Perancis yang pada tahun 1792 menunjukkan praktis sistem semaphore yang akhirnya
membentang seluruh Perancis . Ini adalah sistem telekomunikasi praktis pertama pada zaman
industri, membuat Chappe sang maestro telekomunikasi pertama dengan “internet mekanis.”
Sebelum mendalami semaphore, ada baiknya kita mengetahui telegraph optik. Zaman dahulu,
sulit sekali bagi sebuah pasukan memberi kabar kepada pimpinan atau negaranya. Sebuah
berita biasanya dikirim melalui pasukan berkuda, tentu saja membutuhkan waktu yang lama.
Kalau sekarang kan tinggal sms aja..hehe..
Maka kemudian ditemukanlah telegraph optik. Sebelum telegraph optik ditemukan, prinsip-
prinsip kerja teknologi ini telah dikembangkan oleh orang Yunani. Hal ini dilakukan dengan
meletakkan api obor di atas benteng. Huruf-huruf dikirim dengan mengkombinasikan
beberapa api obor tersebut. Orang-orang Kartago dan Romawi Kuno juga menggunakan
teknologi yang sama. Tetapi umumnya pada masa itu teknologi rintisan telegraph optik
digunakan untuk kepentingan perang. Pada tahun 1971 telegraph optik ditemukan kembali
dan disempurnakan oleh Claude Chappe yang berkebangsaan Perancis. Penemuan telegraph
ini merupakan sebuah revolusi. Di dalam beberapa dekade ke depan, jaringan antar benua
dibuat di Eropa dan Amerika. Yang pertama dibuat menghubungkan Paris dan Lille pada
zaman revolusi Perancis. Hubungan ini sejauh 230 kilometer dan memiliki 15 semaphore.
Pesan yang pertama yang disampaikan adalah kabar kemenangan militer atas Austria. Pesan
ini bisa disampaikan dalam waktu kurang dari setengah jam. Transmisi 1, simbol dari Paris
ke Lille bisa terjadi dalam waktu 10 menit, sekitar 1.380 kilometer per jam. Lebih cepat
daripada pesawat terbang modern yang ditemukan satu setengah abad kemudian.
Jaringan telegraph optik terdiri dari sederetan menara. Masing-masing diletakkan berjarak 5
sampai 20 kilometer satu sama lainnya. Pada setiap menara ini, terdapat semaphore kayu dan
2 teleskop di atasnya (teleskop ditemukan pada tahun 1600). Semaphore memiliki dua lengan
pemberi sinyal yang masing-masing bisa diposisikan pada 7 posisi. Kayu dasarnya juga bisa
diputar di 4 posisi, jadi memungkinkan 196 posisi yang berbeda. Setiap posisi ini mewakili
kode untuk huruf, angka, kata, atau bagian dari sebuah kalimat. Setiap menara mempunyai
telegrapher, yang melihat melalui teleskop menara yang di sebelahnya. Jika semaphore dari
menara itu menunjukkan suatu posisi, telegrapher menyalin simbol tersebut di menaranya
sendiri. Kemudian dia menggunakan teleskop untuk melihat apakah telegrapher di menara
yang ia kirimi pesan tadi menyalin simbol itu dengan benar. Dengan cara ini, pesan
disampaikan simbol demi simbol dari satu menara ke menara yang lain. Semaphore dikontrol
dengan 2 pegangan. Seorang telegrapher bisa mempunyai kecepatan 1 sampai 3 simbol per
menit.
Jadi bisa dikatakan, penemu semaphore ini adalah Claude Chappe. Chappe lahir di Brûlon,
Sarthe , Prancis, cucu seorang baron Prancis. Ia dibesarkan untuk layanan gereja, namun ia
kehilangan pekerjaan selama Revolusi Perancis . Ia menjalani pendidikan di Lycée Pierre
Corneille di Rouen. Dia dan empat saudaranya yang menganggur memutuskan untuk
mengembangkan sebuah sistem praktis stasiun relay semaphore, tugas yang diusulkan di
zaman kuno, namun tidak pernah direalisasikan. Kakak Claude, Ignace Chappe (1760-1829)
adalah anggota Majelis Legislatif selama Revolusi Perancis . Dengan bantuannya, Majelis
mendukung proposal untuk membangun jalur relay dari Paris ke Lille (lima belas stasiun,
sekitar 120 mil), untuk membawa berita dari perang.

Chappe memberikan nama pada penemuannya yang pertama dengan


nama “tachygraph”, yang berarti penulis cepat. Lalu kemudian seorang teman menyarankan
nama yang berarti seorang penulis jauh, telegraph.
Pada 1792, pesan pertama berhasil dikirim antara Paris dan Lille. Pada 1794, dengan
semaphore informasi dari Paris tentang berita penangkapan Condé-sur-l’Escaut dari Austria
sampai hanya kurang dari satu jam setelah itu terjadi. Lalu kemudian jalur lain pun dibangun,
termasuk garis dari Paris ke Toulon. Sistem ini banyak ditiru oleh negara-negara Eropa
lainnya, dan digunakan oleh Napoleon untuk mengkoordinasikan kerajaan dan tentara.
Pada 1805, Claude Chappe bunuh diri di Paris dengan melemparkan dirinya ke dalam sumur
di hotelnya. Dia dikatakan tertekan oleh penyakit, dan diklaim oleh saingannya bahwa ia
telah menjiplak dari sistem semaphore militer.

Pada tahun 1824 Ignace Chappe berusaha untuk meningkatkan minat dalam menggunakan
garis semaphore untuk pesan komersial, seperti harga komoditas, namun, dunia usaha
menolak.
Pada 1846, pemerintah Perancis berkomitmen untuk sebuah sistem baru telegraph listrik baris
dengan menggunakan sandi morse. Lalu kemudian muncul pula Telegraph elektrik.
Telegraph elektrik merupakan teknologi sebelum surat elektronik (email) dan internet. Sejak
tahun 30-an, pengiriman gambar sudah dapat dilakukan. Sebuah variasi dengan menggunakan
keyboard juga dikembangkan, agar teknologi dapat digunakan orang yang tidak mengerti
kode morse. Telegraph optik dan elektrik pada dasarnya sama dengan internet dan email.
Alat-alat komunikasi ini menggunakan bahasa kode dan stasiun untuk mengirim informasi
jarak jauh. Telegraph optik menggunakan sinyal visual, telegraf elektrik dengan titik dan
garis, internet dengan angka 1 dan 0. Api dan jejak asap juga merupakan sistem telegraph jika
dikombinasi dengan teleskop, bisa menjadi seefisien telegraph optik. Tentu saja email lebih
efisien dari telegraph optik. Tetapi ini tidak mengubah kenyataan bahwa telegraph yang
memiliki teknologi rendah juga bisa memberi hasil yang sama tanpa manggunakan kabel
ataupun energi, sedangkan internet mempunyai gumpalan kabel dan menyerap persediaan
energi kita dengan cepat. Dengan munculnya telegraph listrik ini pun, perlahan-lahan
telegraph Chappe berakhir pada tahun 1852.

Di Indonesia, semaphore biasa diterapkan sebagai salah satu keahlian yang harus dimiliki
dalam kegiatan pramuka. Biasanya kegiatan semaphore ini diajarkan sejak dalam level
pramuka siaga dan merupakan keterampilan yang dipraktekan pada acara perkemahan.
Namun seiring dengan semakin redupnya kegiatan pramuka di Indonesia, maka keterampilan
semaphore ini pun semakin jarang dikenal orang.

Taukah kalian kalau ternyata Semaphore juga digunakan sebagai Sinyal Rel Kereta Api?

Semaphore ini merupakan bentuk sinyal kereta api pertama. Sinyal Semaphore diperagakan
oleh sebuah tiang yang memiliki lengan yang bisa memutar dan akan menunjukan sinyal
kepada masinis. Sinyal ini dipatenkan oleh Joseph James Stevens dan hingga saat ini telah
menjadi sinyal mekanis yang paling sering digunakan di berbagai negara.
Mungkin hanya ini yang dapat saya beritahukan. Semoga bermanfaat

kalian bisa memberi kritik dan saran atau tambahan bila ada kesalahan dalam postingan saya

ini.. Terimakasih