Anda di halaman 1dari 3

Nama : Nicka Nizar R.

NIM. : STI20161415

1. Jelaskan sistem komputer unit masukkan/keluaran?

I/O merupakan peralatan antarmuka (interface) bagi sistem bus atau switch sentral dan
mengontrol satu atau lebih perangkat periperhal. I/O tidak hanya sekedar mosul
penghubung, tetapi sebuah piranti yang berisi logika dalam melakukan fungsi komunikasi
antara perperhal dan bus komputer. Sistem I/O dapat digambarkan sebagai berikut :

2. Jelaskan prinsip dan teknik unit masukkan/keluaran?

Terdapat tiga buah teknik operasi I/O, yaitu : I/O terprogram, interrupt-driven
I/O, dan DMA (Dirrect Memory Access). Ketiganya memiliki keunggulan dan kelemahan,
yang penggunanya disesuaikan sesuai unjuk kerja masing-masing teknik.

I/O Terprogram

Pada I/O terprogram, data saling dipertukarkan antara CPU dan modul I/O. CPU
mengeksekusi program yang memberikan operasi I/O kepada CPU secara langsung seperti
pemindahan data, pengiriman perintah baca atau tulis dan monitoring perangkat.

I/O terprogram mempunyai kelemahan sebagai berikut :

· CPU akan menunggu sampai operasi I/O selesai dilakukan modul I/O sehingga akan
membuang waktu, CPU lebih cepat proses operasinya.

· Dalam teknik ini, modul I/O tidak dapat melakukan interupsi kepada CPU terhadap
proses – proses yang diinteruksikan padanya.

· Seluruh proses merupakan tanggung jawab CPU sampai operasi lengkap dilaksanakan

Interrupt - Driven I/O

Teknik interupt driven I/O memungkinkan proses memungkinkan proses tidak


membuang-buang waktu. Prosesnya adalah CPU mengeluarkan perintah I/O pada modul I/O,
bersamaan perintah I/O dijalankan oleh modul I/O, maka CPU melakukan eksekusi perintah-
perintah lainnya. Apabila modul I/O telas selesai menjalankan instruksi yang diberikan
padanya, maka modul I/O tersebut kemudian akan memberikan interupsi pada CPU bahwa
tugasnya telah selesai.

Dalam teknik ini kendali perintah masih menjadi tanggung jawab CPU, baik pengambilan
perintah dari memori maupun pelaksanaan isi perintah tersebut. Terdapat selangkah
kemajuan dari teknik sebelumnya, yaitu CPU melakukan multitasking beberapa perintah
sekaligus sehingga tidak ada waktu tunggu bagi CPU.

Cara kerja teknik interupsi di sisi modul I/O adalah modul I/O menerima perintah,
misalnyaread. Kemudian modul I/O melaksanakan perintah pembacaan dari periperhal dan
meletakkan paket data ke register data modul I/O, selanjutnya modul mengeluarkan sinyal
interupsi ke CPU melalui saluran kontrol. Kemudian mosul menunggu datanya diminta CPU.
Saat permintaan terjadi, modul meletakkan data pada bus data dan modul siap menerima
perintah selanjutnya.

Pengolahan interupsi saat perangkat I/O telah menyelesaikan sebuah operasi I/O adalah
sebagai berikut:

1. Perangkat I/O akan mengirimkan sinyal interupsi ke CPU.


2. CPU menyelesaikan operasi yang sedang dijalankan kemudian merespon interupsi.
3. CPU memeriksa interupsi tersebut, kalau valid maka CPU akan mengirimkan sinyal
acknoledgement ke perangkat I/O untuk menghentikan interupsinya.
4. CPU mempersiapkan pengontrolan transfer routine interupsi. Hal yang dilakukan
adalah menyimpan informasi yang diperlukan untuk melanjutkan operasi yang tadi
dijalankan sebulum adanya interupsi. Informasi yang diperlukan berupa : Status
Processor, berisi register yang dipanggil PSW (Program Status Word) dan Lokasi
intruksi berikutnya yang akan dieksekusi
5. Kemudian CPU akan menyimpan PC (Program Counter) eksekusi sebelum interupsi
ke stack pengontrol bersama informasi PSW. Selanjutnya mempersiapkan PC untuk
penanganan interupsi.
6. Selanjutnya CPU memproses interupsi sampai selesai.
7. Apabila pengolahan interupsi selesai, CPU akan memanggil kembali informasi yang
telah disimpan pada stack pengontrol untuk meneruskan operasi sebelum interupsi.

DMA (Dirrect Memory Access)

Berfungsi membebaskan pemroses menunggui transfer data yang dilakukan perangkat


I/O. Cara Kerja DMA

1. CPU mengirimkan data-data ke DMA controller. Saat pemroses ingin membaca atau
menulis data, pemroses memerintahkan DMA controller dengan mengirim informasi
berikut :

Perintah penulisan/pembacaan, Alamat perangkat I/O yang akan diakses, Awal lokasi
memori yang ditulis/dibaca, Jumlah word (byte) yang ditulis/dibaca, yang akan
ditransfer.

2. CPU mengeksekusi program lain


3. DMA controller mengirimkan seluruh blok data (per satu word) langsung ke memori
tanpa melibatkan CPU
4. DMA controller mengirim interrupt ke CPU apabila telah selesai

3. Pada vectored interrupts, sebutkan alasan kenapa modul I/O menempatkan vector pada
saluran data dan bukannya pada saluran alamat !

Karena sistem input dan output (i/o) pada sebuah komputer menjelaskan bagian dari
pengendalian input dan output pada tingkat hardware dengan mengatur data yang mengalir
atau data yang keluar masuk dan juga pengindetifikasi hardware tersebut.

4. Dalam semua system secara virtual yang memiliki modul DMA, akses DMA ke memori
utama diberi perioritas lebih tinggi dibandingkan dengan akses CPU ke memori utama.
Sebutkan alasannya.

Karena pada sistemnya DMA akan langsung mengakses ke memory utama karena termasuk
memory. kalau akses CPU sebenarnya bukan CPU tapi processor karena processor hanya
berfungsi sebagai otak komputer, bukan memory.

5. Secara umum perangkat eksternal diklasifikasikan menjadi 3 katagori sebutkan dan jelaskan!

Human Readable, yaitu perangkat yang berhubungan dengan manusia sebagai pengguna
komputer. Contohnya: monitor, keyboard, mouse, printer, joystick, disk drive.

Machine readable, yaitu perangkat yang berhubungan dengan peralatan. Biasanya berupa
modul sensor dan tranduser untuk monitoring dan kontrol suatu peralatan atau sistem.

Communication, yatu perangkat yang berhubungan dengan komunikasi jarak jauh. Misalnya:
NIC dan modem.