Anda di halaman 1dari 4

Nama : citra dewiliaH

Stambuk : N 101 12 159

Kelompok : 3

1. Definisi mal absobsi


2. Definisi syndrome
3. Definisi emergency
4. Definisi mal nutrisi
5. Penyebab feses encer?
6. Apa yang menyebabkan fili rusak?
7. Bagaimana mekanisme absorbsi( lemak,karbohidrat,protein,elektrolit dan air)
8. Defisiensi metabolism?
9. Regulasi cairan encer, apa yg menyebabkan atau apa yg terjadi dengan organ pencernaan ?

Jawab
Malabsorbsi adalah kegagalan tubuhuntuk mendapatkan dan menyimpan satu atau lebih zat-zat
makanan penting dalam jumlah adekuat.penyebabnya dapat local maupun umum ( pierce
a.grace , ilmu bedah edisi ketiga)

Syndrome adalah sekumpulan gejala yang terjadi bersama-sama : kumpulan tanda pada setiap
keadaan patologis ( dorlan edisi 28 )

Emergency adalah kejadian yang tidak diduga-duga atau terjadi secara tiba-tiba , seringkali
kejadian yang berbahaya (dorlan edisi 28 )

Malnutrition setiap kelainan gisi (dorlan edisi 28)

Absorbs karbohidrat, setiap gula sederhana dipercaya memiliki mekanisma transpornya sendiri,
gula bergerak dari usus menuju jaringan –jaringan kapiler vilus dan dibawah kehati menuju vena
portal hepatica.
 Absorbs glukosa terjadi bersamaan dengan transport aktif ion natrium (ko-transpor)
 Fruktosa ditranspor melalui difusi terfasilitasi yang diperantarai carier
 Monosakarida lain dapat sdiabsorbsi melalui difusi sederhana
Absorbs protein. Transport aktif asam amino kedalam sel-sel usus juga berlangsung bersamaan
dengan transport aktif natrium, dengan sitem carier yang terpisah untuk asam amino berbeda.
Dari kapilar vilus, asam amino dibawah kehati

Absorbsi lemak. Asam lemak larut lipid dan gliserol diabsorbsi dalam bentuk micelle, yaitu suatu
globules sferikal garam empedu yang mengelilingi bagian berlemak. Micelle membawa asam
lemak dan monogliserida menuju sel epithelial, tempatnya dilepas dan diabsorbsi melalui difusi
pasif membrane sel usus.

 Asam lemak berantai karbon pendek (kurang dari 10-12 atom karbon ) merupakan
molekul kecil yang bergerak kedalam kapilar vilus bersama asam amino dan
monosakarida
 Asam lemak berantai karbon panjang ( mencapai 90% lebih dari asam lemak yang ada )
dan molekul gliserol bergerak keretikulum endoplasma, kemudian disintesis ulang
menjadi trigliserida berikatan dengan lipoprotein, fosfolipid dan kolestrol, serta
terbebars sebagai kilomikron dari tepi lateral sel usus
 Kilomikron menembus lacteal sentral vilus menuju system limfatik dan sirkulasi
sistemin, sebelumnya melintasi (bypassing) hati

Absorbs air, elektrolit dan vitamin

Hanya 0,5 dari 5L sampai 10L cairan yang ada dalam usus halus yang mencapai usus besar. Air
diabsorbsi secara pasif melalui hokum osmosis setelah absorbs elektrolit dan makanan tercerna

Ion dan zat renik diabsorbsi melalui difusi atau transport aktif

 Absorbs kalsium bervariasi sesuai dengan asupan makanan, kadar plasma dan
kebutuhan tubuh dan serta diatur oleh hormone paratiroid dan digesti vitamin D
 AbsorbsI zat besi ditentukan sesuai kebutuhan metabolic. Zat besi terikat pada globulin
(tansferin) dalam darah dan tersimpan pada tubuh dalam bentuk feritin yang akan
dilepas jika dibutuhkan
 Vitamin larut air (C dan B) diabsorbsi melalui difusi. Vitamin larut lemak A,D,E,K
diabsorbsi bersama lemak . absorbs B12 bergantung pada factor intirinsik lambung dan
berlangsung dalam ileum

Penyebab feses encer antara lain :

 Peradangan yang disebablan baik oleh virus maupun i bakteri pada traktus intestinali.
Pada diare infesius umum infeksi paling luas terjadi pada usus besar dan pada ujung
distal ileum. Dimanapun infeksi terjadi, mukosa teriritasi secara luas dan kecepatan
sekresi menjadi sangat tinggi.
 Stimulasi berlebih dari saraf parasimpatis yang secara kuat mencetuskan baik motilitas
maupun sekresi berlebihan pada kolon distal
 Efek dekstruktif imun atau elergi
 Gangguan emosional

Rangsangan nervus pelvikus dari medulla spinalis yang membawa persarafan parasimpatis
keseparuh atau 2/3 dari bagian ususr besar , mengakibatkan jumlah sekresi mucus yang nyata.

Apabila suatu segmen usus besar menjadi sangad teriritasi seperti yang terjadi bila infeksi
bakteri berlangsung menyeluruh, mukosa menyereksi sejumlah besar air dan elektrolit
tambahan selain sekresi mucus alkali kental yang normal. Sekresi ini berfungsi untuk
mengencerkan factor pengiritasi dan menyebabkan pergerakan tinja yang cepat menuju anus.
Hal ini menyebabkan cairan encer keluar (diare)

Diabetes melitus.

1. Sebab multifactor : genetic dan factor lingkungan.


2. Kekurangan insulin relative atau absolute menyebabkan hiperglikemia.
3. Kelompok insulin –dependen dan non insulin-dependen/
4. Komplikasi lanjut, misalnya ateroma , kerusakan ginjal , mikroangiopati, neuropati.

Diabetes mellitus merupakan penyakit yang di tandai dengan kegagalan keseimbangan glukosa
sebagai akibat kekurangan insulin , baik relative maupun absolute, insufisiensi insulin berakibat
terjadinya hiperglikemia dan glikosuria .

Adema hipoalbuminamik.

Konsentrasi alburnin plasma yang rendah mengakibatkan terjadinya adema karena


berkurangnya tekananosmotik plasma . cairan tidak dapat di tarik kembali ke dalam akhir vena
dari anyaman kapiler dan ini tetap ada dalam jaringan. Penyebab hipoalbuminamia ialah :

1. Malnutrisi protein ( seperti pada kwashiorkor )


2. Kegagalan hati ( berkurangnya sintetis albumin )
3. Sindroma nefrotik ( kehilangan albumin berlebihan dalam urin )
4. Protein – losing enteropati ( berbagai penyakit yang bertanggung jawab )

Gout merupakan kelainan yang sering di jumpai karena tingginya kandungan asam urat dalam darah .
asam urat merupakan hasil pemecahan metebolisme purin( asam nukleat ) tubuh, yang sebagian kecil
berasal dari makanan , pada penderita gout konsentrasi monosodium urat dapat sangat tinggi..
Penyebab vilirusak :

1. Infeksi berbagai macam bakteri oleh kontaminasi makanan maupun air minum.
2. Infeksi berbagai macam virus .
3. Alergi makanan .
4. Parasit yang masuk ketubuh melalui makanan.