Anda di halaman 1dari 1

Judul SOP : Teknik Relaksasi Nafas Dalam

1. Tujuan :
Untuk dapat mengurangi/menghilangkan rasa nyeri

2. Ruang lingkup :
Dilakukan untuk pasien yang mengalami rasa nyeri dengan skala ringan
sampai sedang

3. Referensi :
Menurut Smeltzer & Bare (2002) dalam Andarmoyo (2013) tentang relaksasi
nafas dalam

4. Definisi :
Menurut Smeltzer & Bare (2002) dalam Andarmoyo (2013) relaksasi nafas
dalam adalah suatu tindakan untuk membebaskan mental dan fisik dari ketegangan
dan stress sehingga dapat meningkatkan toleransi terhadap efek nyeri yang dirasakan

5. Prosedur :
Menurut Nurdin dkk (2013), prosedur teknik relaksasi nafas dalam adalah sebagai
berikut :
a. Ciptakan lingkungan yang tenang
b. Usahakan tetap rileks dan tenang
c. Menarik nafas dalam dari hidung dan mengisi paru-paru dengan udara melalui
hitungan 1,2,3
d. Perlahan-lahan udara dihembuskan melalui mulut sambil merasakan ekstrimitas
atas dan bawah rileks
e. Anjurkan bernafas dengan irama normal 3 kali
f. Menarik nafas lagi melalui hidung dan menghembuskan melalui mulut secara
perlahan-lahan
g. Membiarkan telapak tangan dan kaki rileks
h. Usahakan agar tetap konsentrasi / mata sambil terpejam
i. Pada saat konsentrasi pusatkan pada daerah yang nyeri
j. Anjurkan untuk mengulangi prosedur hingga nyeri terasa berkurang
k. Ulangi sampai 15 kali, dengan selingi istirahat singkat setiap 5 kali.
l. Bila nyeri menjadi hebat, seseorang dapat bernafas secara dangkal dan cepat.