Anda di halaman 1dari 3

OBAT BATUK (2)

Tabel-1 berikut bisa Anda jadikan sebagai panduan ringkas dalam memilih obat batuk.

Jika batuk Anda

Pilihlah yang mengandung

Contoh senyawa obat

Kering (tanpa disertai dahak)

Antitusif

Dekstrometorfan, noskapin

Disertai dahak

Ekspektoran

Bromheksin, gliseril guajakolat (GG, atau guaifenesin), ambroksol, karbosistein, atau ammonium
klorida

Akibat alergi dan disertai dengan hidung meler

Antihistamin

Difenhidramin, klorfeniramin maleat (CTM), doksilamin, feniramin, atau tripolidin

Disertai dengan penyumbatan hidung

Dekongestan

Fenil propanolamin (PPA), efedrin, pseudoefedrin, etilefedrin, atau fenilefrin

Tabel di atas hanya memberi contoh jenis obat tapi tidak menyebutkan nama dagang. Agar tabel-1
bisa diaplikasikan ketika Anda berada di apotek, tabel-2 bisa Anda gunakan sebagai simulasi
mengenali komposisi dan cara kerja berbagai obat batuk. Penyebutan nama merek dagang sama
sekali bukan dimaksudkan sebagai iklan atau antiiklan. Tujuan penyebutan merek dagang semata-
mata agar Anda lebih mudah mengaitkannya dengan nama-nama produk yang mungkin biasa Anda
konsumsi. Pemilihan merek dagang terserah Anda.

Tabel-2: Contoh komposisi dan contoh merek dagang obat batuk:


Perhatikan, makin ke bawah makin banyak komposisinya, dan tentu saja makin besar kemungkinan
efek samping dan mudaratnya. Perhatikan juga dosis per takaran. Sekalipun obatnya tunggal atau
hanya berisi dua macam, bisa saja risiko efek sampingnya lebih tinggi jika dosisnya tinggi. Sebagai
contoh, dosis wajar dekstrometorfan adalah 10 mg per takaran untuk orang dewasa. Jika dosisnya
sampai 15 mg per takaran, kemungkinan timbulnya efek samping juga lebih tinggi. Selain itu, produk
obat batuk juga kadang berisi dua obat yang khasiatnya sama, misalnya sama-sama ekspektoran
atau sama-sama punya efek menekan batuk. Jika keduanya digabung, khasiatnya memang akan
lebih kuat, tapi pada saat yang sama, risiko efek sampingnya tentu juga lebih besar.

Komposisi

Merek dagang

Penekan batuk

Romilar, Bisoltussin, Code, Dexitab, Metorfan, Siladex Antitussif, Zenidex, Mercotin

Pengencer dahak

Bisolvon, Mucopect, Bisolvon Extra, Woods Expectorant, Woods Peppermint Child, Ambril, Brolexan,
Bromifar, Bronex, Broncozol, Bronchopront, Broxal, Dexolut, Epexol, Extropect, Erphahexin,
Farmavon, Hexolyt, Gunapect, Graxine, Hustab P, Interpec, Lapimuc, Lexavon, Limoxin, Mucera,
Mucotab, Mucohexin, Mucosulvan, Mucoxol, Sohopect, Silopect, Solmux, Solvax, Solvinex,
Thephidron, Transmuco

Penekan batuk & antialergi

Vicks formula 44, Woods Antitussive, Contrexyn Batuk Tidak Berdahak, Dextromex, Konidin, Scanidi,
Tusilan

Penekan batuk & pelega hidung

Benadryl DMP Child, Bantif Child, Kemodryl DMP Child, Oskadryl, Triaminic Batuk

Penekan batuk & pengencer dahak

Romilar Expectorant, Vick Anak Formula 44

Pengencer dahak & antialergi

Allerin, Cohistan Expectorant, Dantusil, Decadryl Expectorant, Benadryl Cough, Hufadryl, Ikadryl,
Koffex, Kemodryl, Sanadryl, Toplexil

Pengencer dahak & pelega hidung

Sudafed Expectorant, Triaminic Expectorant


Penekan batuk, antialergi & pelega hidung

Actifed DM, Actifed Plus Cough Suppressant, Alco Plus DMP, Bronchophen, Erphakaf, Lapifed DM,
Primadryl Plus, Siladex Cough & Cold

Pengencer dahak, antialergi & pelega hidung

Actifed Expectorant, Allerin Expectorant, Bufagan Expectorant, OBB, Triadex Expectorant

Penekan batuk, pengencer dahak & antialergi

Polaramine Expectorant, Benacol DTM, Codecon, Grantusif, Kalibex, Komix, Sanadryl DMP

Penekan batuk, pengencer dahak, antialergi & pelega hidung

Benadryl DMP, Anakonidin, Cosyr, Cough EN Plus, Dextral, Ersylan, Ikadryl DMP, Kemodryl Plus DMP,
Mixadin, Mucotussan, Pyridryl Plus, Quelidrine, Lapifed Expectorant, Tuseran, Tussigon

Contoh kombinasi obat batuk dengan parasetamol bisa dilihat di Bab Obat Flu-Pilek.

Dari Tabel-2 ini Anda bisa melihat cara kerja masing-masing obat batuk. Masing-masing obat batuk
punya cara kerja yang berbeda-beda. Jadi, tidak ada obat batuk yang paling manjur. Tiap kali Anda
mau minum obat batuk, selalu biasakan lihat dulu kemasannya. Baca apa saja isinya supaya Anda
bisa tahu bagaimana cara kerjanya. Jangan percaya kalau ada yang menyebut satu merek dagang
sebagai obat yang paling manjur.

Sama seperti obat flu-pilek, obat batuk sebetulnya juga dibuat untuk orang dewasa, dan tidak
dianjurkan untuk diberikan pada anak-anak, terutama di bawah usia dua tahun. Baca juga Bab Obat
Pada bayi danAnak.

Obat Batuk Hitam

Salah satu produk obat batuk yang cukup populer di Indonesia adalah Obat Batuk Hitam (OBH). Obat
ini termasuk golongan obat tradisional yang berisi Succus liquiritiae, ekstrak tanaman akar manis
(Glycyrrhiza glabra). Secara empiris, ekstrak tanaman ini berkhasiat meredakan batuk meskipun
mekanisme kerjanya belum diketahui secara detail seperti mekanisme kerja dekstrometrofan atau
bromheksin