Anda di halaman 1dari 10

Nama : Mangatas Sinaga

No. Peserta PPG : 18016452310342

Tugas M1 KB1 – Sistem Komputer:

1. Ubahlah beberapa sistem bilangan ini ke bilangan yang lainnya.


a. 11100001002 ke Desimal
b. 4568 ke Desimal
c. A35F ke Desimal
d. 5710 ke biner.

JAWABAN:
a. 11100001002 = 29 + 28 + 27 + 0 + 0 + 0 + 0 + 22 + 0 + 0 = 900
b. 4568 = 482 + 581 + 480 = 302
c. A35F = 10163 + 3162 + 5161 + 15160= 41823
d. 5710 = 57 / 2 = 28 sisa 1
28 / 2 = 14 sisa 0
14 / 2 = 7 sisa 0
7 / 2 = 3 sisa 1
3 / 2 = 1 sisa 1
1 / 2 = 0,5 sisa 1 = 1110012

2. Buatlah rangkaian digital dan formulanya berdasarkan keluaran tabel


di bawah ini
INPUT OUTPUT
A B C D
0 0 1 1
0 1 1 0
1 0 1 0
1 1 1 0 1

JAWABAN:

Untuk output C yang selalu bernilai satu saya rasa mustahil (Bapak dan Ibu
intruktur mohon maaf keterbatasan kemampuan saya, sudah saya coba berbagai kombinasi namun tidak ada
yang sesuai) jadi saya anggap kesalahan ketik seharusnya adalah 0 pada input
A dan B sama dengan 1.
Maka bentuk formulanya adalah sebagai berikut:
XNAND, C = ( A . B )
dan
XNOR, D = ( A + B )
Rangkaian digitalnya adalah berikut ini:

1
Nama : Mangatas Sinaga
No. Peserta PPG : 18016452310342

INPUT OUTPUT
A B C D
0 0 1 1
0 1 1 0
1 0 1 0
1 1 1 0 1

INPUT OUTPUT
A B C D
0 0 1 1
0 1 1 0
1 0 1 0
1 1 1 0 1

2
Nama : Mangatas Sinaga
No. Peserta PPG : 18016452310342

INPUT OUTPUT
A B C D
0 0 1 1
0 1 1 0
1 0 1 0
1 1 1 0 1

INPUT OUTPUT
A B C D
0 0 1 1
0 1 1 0
1 0 1 0
1 1 1 0 1

3
Nama : Mangatas Sinaga
No. Peserta PPG : 18016452310342

3. Gambarkan rangkaian Half Adder dan Full Adder beserta tabel


kebenarannya!

JAWABAN:
Tabel kebenaran Half Adder dan rangkaiannya, ditampilkan per baris
kondisi
INPUT OUTPUT
A B C S
0 0 0 0
1 0 0 1
0 1 0 1
1 1 1 0

INPUT OUTPUT
A B C S
0 0 0 0
1 0 0 1
0 1 0 1
1 1 1 0

4
Nama : Mangatas Sinaga
No. Peserta PPG : 18016452310342

INPUT OUTPUT
A B C S
0 0 0 0
1 0 0 1
0 1 0 1
1 1 1 0

INPUT OUTPUT
A B C S
0 0 0 0
1 0 0 1
0 1 0 1
1 1 1 0

5
Nama : Mangatas Sinaga
No. Peserta PPG : 18016452310342

Tabel kebenaran Full Adder dan rangkaiannya, ditampilkan per baris


kondisi
INPUT OUTPUT
A B Cin Cout S
0 0 0 0 0
1 0 0 0 1
0 1 0 0 1
1 1 0 1 0
0 0 1 0 1
1 0 1 1 0
0 1 1 1 0
1 1 1 1 1

INPUT OUTPUT
A B Cin Cout S
0 0 0 0 0
1 0 0 0 1
0 1 0 0 1
1 1 0 1 0
0 0 1 0 1
1 0 1 1 0
0 1 1 1 0
1 1 1 1 1

6
Nama : Mangatas Sinaga
No. Peserta PPG : 18016452310342

INPUT OUTPUT
A B Cin Cout S
0 0 0 0 0
1 0 0 0 1
0 1 0 0 1
1 1 0 1 0
0 0 1 0 1
1 0 1 1 0
0 1 1 1 0
1 1 1 1 1

INPUT OUTPUT
A B Cin Cout S
0 0 0 0 0
1 0 0 0 1
0 1 0 0 1
1 1 0 1 0
0 0 1 0 1
1 0 1 1 0
0 1 1 1 0
1 1 1 1 1

7
Nama : Mangatas Sinaga
No. Peserta PPG : 18016452310342

INPUT OUTPUT
A B Cin Cout S
0 0 0 0 0
1 0 0 0 1
0 1 0 0 1
1 1 0 1 0
0 0 1 0 1
1 0 1 1 0
0 1 1 1 0
1 1 1 1 1

INPUT OUTPUT
A B Cin Cout S
0 0 0 0 0
1 0 0 0 1
0 1 0 0 1
1 1 0 1 0
0 0 1 0 1
1 0 1 1 0
0 1 1 1 0
1 1 1 1 1

8
Nama : Mangatas Sinaga
No. Peserta PPG : 18016452310342

INPUT OUTPUT
A B Cin Cout S
0 0 0 0 0
1 0 0 0 1
0 1 0 0 1
1 1 0 1 0
0 0 1 0 1
1 0 1 1 0
0 1 1 1 0
1 1 1 1 1

INPUT OUTPUT
A B Cin Cout S
0 0 0 0 0
1 0 0 0 1
0 1 0 0 1
1 1 0 1 0
0 0 1 0 1
1 0 1 1 0
0 1 1 1 0
1 1 1 1 1

9
Nama : Mangatas Sinaga
No. Peserta PPG : 18016452310342

4. Bagaimana merancang suatu sistem menggunakan rangkaian


mikrokontroler?

JAWABAN:

Untuk merancang sebuah sistem berbasis mikrokontroler, kita memerlukan


perangkat keras dan perangkat lunak, yaitu sistem minimum
mikrokontroler, software pemrograman dan kompiler, serta downloader.
Yang dimaksud dengan sistem minimum adalah sebuah rangkaian
mikrokontroler yang sudah dapat digunakan untuk menjalankan sebuah
aplikasi. Sebuah IC mikrokontroler tidak akan berarti bila hanya berdiri
sendiri.
a) Menganalisa kebutuhan untuk menentukan mikrokontroler apa
yang akan dibuat
b) Mempersiapkan komponen yang diperlukan, dan memahami
semua fungsi-fungsi dari komponen tersebut untuk
mengintegrasikan dalam perancangan sistem.
c) Tahap selanjutnya adalah perancangan atau penggabungan dari
komponen yang sudah tersedia. Perlu diperhatikan bahwa setiap
komponen mempunyai fungsi masing-masing.
d) Pada tahap ini adalah pengujian. Jika berhasil maka segala apa
yang kita konsep dari awal sampai dalam tahap perancangan
sudah memenuhi aturan didalam merancang sistem
mikrokontroler dan dapat diaplikasikan sesuai dengan fungsi
mikrokontroler bagi kebutuhan .

5. Bagaimana prinsip kerja rangkaian flip-flop dan register?

JAWABAN:
Flip-flop adalah rangkaian logika gabungan berupa gerbang logika yang
memiliki dua kondisi stabil dan dapat digunakan untuk menyimpan
informasi. Prinsip kerja rangkaian flip-flop sama seperti prinsip dari kerja
transistor sebagai saklar, yaitu apabila rangkaiannya diberi tegangan maka
salah-satu dari kondisi transistornya menjadi hidup.

Register adalah rangkaian n buah dari flip-flop yang disusun sedemikian


rupa untuk dapat menyimpan data n-bit.

10