Anda di halaman 1dari 30

PELATIHAN ONLINE 2018

KEBUMIAN – PAKET 11
PELATIHAN ONLINE 2018
KEBUMIAN – PAKET 11

FENOMENA OPTIS ATMOSFER DAN ALAT-ALAT METEOROLOGI

BAGIAN I – FENOMENA OPTIS ATMOSFER


Fenomena optis atmosfer dikontrol oleh sifat gelombang cahaya dan partikel yang mengambang di
atmosfer (partikel air, es, kabut, dll). Oleh karena itu, perlu diketahui sifat optis dari cahaya ketika
berinteraksi dengan partikel tersebut di udara:

1. Pemantulan (Reflection)
Cahaya merambat di udara menuju bumi melalui sebuah garis lurus dengan kecepatan
tertentu. Ketika bertemu dengan sebuah partikel, seperti air, permukaan air, permukaan
bumi, dll, maka cahaya akan terpantul. Pemantulan ini mengikuti hukum pemantulan: sudut
datang cahaya sama besarnya dengan sudut pantulnya. Pada permukaan yang licin,
cahaya akan memantul dengan sempurna, namun pada permukaan yang tidak rata, cahaya
akan mengalami difusi.

[1]

2. Pembiasan (Refrection)
Porsi cahaya yang tidak terpantulkan akan dibiaskan. Refraksi menyebabkan arah rambat
cahaya dan kecepatannya menjadi berbeda, tergantung dari besaran indeks bias dari
medium yang melewatinya.
PELATIHAN ONLINE 2018
KEBUMIAN – PAKET 11

[2]

Fenomena-fenomena optis atmosfer yang terjadi adalah:

1. Mirage
Fenomena ini umumnya terjadi di daerah gurun pasir. Mirage terbentuk di daerah yang panas
ketika udara dekat permukaan lebih ringan (kurang rapat) dibandingkan udara di atasnya.
Ketika cahaya melewati udara yang rapat di bawah, cahaya akan dibelokkan melawan arah
kelengkungan Bumi. Seperti terlihat pada gambar, cahaya masuk melalui garis bawah
pandangan mata. Karena otak mencerna objek-objek yang terletak pada garis lurus searah
pandangan mata, maka benda dapat terlihat terbalik. Sebaliknya di daerah dingin (kutub), udara
di bawah lebih rapat dibandingkan di atas, sehingga benda akan terlihat berada di atas tempat
seharusnya. Fenomena ini disebut looming. Sebuah mirage yang mengubah ukuran asli dari
sebuah benda disebut dengan towering, yang terkenal dengan sebutan fatamorgana.

[3] Fenomena mirage di padang gurung


PELATIHAN ONLINE 2018
KEBUMIAN – PAKET 11

[4] Peristiwa looming di daerah kutub.

2. Pelangi
Pelangi adalah lengkungan berbentuk busur yang menampilkan aneka ragam warna di
atmosfer. Pelangi terjadi apabila matahari terletak di belakang pengamat dan hujan terjadi di
depan pengamat. Cahaya matahari (putih) di-difraksi-kan melalui titik-titik hujan yang berperan
sebagai “prisma” sehingga warna putih dipecah menjadi warna spektrum merah-jingga-kuning-
hijau-biru-nila-ungu. Kelengkungan pelangi terjadi akibat cahaya pelangi selalu bergerak menuju
pengamat pada sudut 42o. Jika matahari terletak lebih tinggi dari 42o di atas horizon, maka
pelangi tidak akan tampak.

Sebuah pelangi sekunder dapat terbentuk apabila cahaya yang mengalami dispersi pertama
kembali mengalami dispersi kedua (dispersi ganda). Pelangi ganda akan menampilkan warna
yang terbalik dari pelangi primer.

[5] Pembentukan pelangi primer.


PELATIHAN ONLINE 2018
KEBUMIAN – PAKET 11

[6] Pembentukan pelangi sekunder.

3. Halo, Sun Dog, Solar Pillar


Halo adalah sebuah lingkaran pelangi yang tampak di sekeliling matahari atau bulan. Halo akan
tampak ketika di langit terdapat lapisan tipis sirus atau sirostratus (lebih umum sirostratus)
ketika pagi dan sore hari saat matahari berada pada ketinggian yang rendah. Cahaya matahari
mengalami dispersi karena partikel es di dalam awan. Halo yang umumnya terbentuk adalah
halo 22o, dan kadang dapat lebih besar hingga 46o.

Sun dog adalah fenomena ketika matahari tampak di beberapa sudut dari halo, sehingga
terlihat seakan-akan terdapat beberapa buah matahari di langit. Fenomena ini disebabkan
dengan mekanisme yang sama dengan halo, dengan orientasi es tertentu. Sun pillar terlihat
ketika matahari akan terbit atau tenggelam, saat cahaya matahari didispersikan oleh partikel es
berbentuk plat.

[7]Mekanisme pembentukan halo.


PELATIHAN ONLINE 2018
KEBUMIAN – PAKET 11

[8] Sun dog.

[9] Sun pillar.

4. Corona, glory, heiligenschein


Corona adalah lingkaran berwarna putih yang terlihat sekitar matahari dan bulan, terkadang di
luarnya disertai pula satu atau dua lapis lingkaran berwarna pelangi seperti halo. Corona
terbentuk saat terdapat lapisan awan yang tipis, kadang altostratus atau sirostratus yang
menutupi matahari/bulan dan cahaya dibiaskan namun warnanya tetap putih.

Glory adalah ketika sebuah pesawat yang terbang di atas awan, bayangannya mengenai awan
dan terdapat bentukan lingkaran. Efek yang sama terjadi ketika kita berdiri membelakangi
matahari dan melihat ke arah awan atau kabut yang dekat, sehingga bayangan akan tercetak
pada kabut tersebut. Di sekitar kepala akan terlihat glory yang dikenal dengan brocken bow.
Syarat untuk terjadinya kedua fenomena ini adalah matahari harus terletak di belakang kepala,
sehingga dapat masuk ke mata setelah terpantul kristal es.

Heiligenschein terbentuk apabila kita berdiri membelakangi matahari dan bayangan menyentuh
tanah (tumbuhan) yang mengandung butir embun. Hasilnya adalah lingkaran cahaya yang
terlihat di sekitar kepala.
PELATIHAN ONLINE 2018
KEBUMIAN – PAKET 11

[10] Corona pada bulan dan matahari.

[11] Glory pada pesawat.


PELATIHAN ONLINE 2018
KEBUMIAN – PAKET 11

[12] Heiligenschein.

5. Iridescent Cloud
Awan ini terlihat berpendar di angkasa, biasanya pada altostratus, sirokumulus, atau awan
lentikuler, yang menghasilkan warna terang mencolok: ungu, biru, pink, hijau. Sama seperti
corona, awan ini tercipta dari difraksi cahaya matahari atau bulan melalui titik air kecil atau
kristal es yang berukuran seragam. Harap bedakan awan ini dengan awan noctilucent.

[13] Iridescent cloud.


PELATIHAN ONLINE 2018
KEBUMIAN – PAKET 11

BAGIAN II – ALAT-ALAT METEOROLOGI


Alat meteorologi harus mempunyai sifat berikut:
a. Teliti dan akurat
b. Sensitif (peka) agar memperoleh ketelitian yang tinggi
c. Kuat dan tahan lama agar dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama
d. Mudah dipakai dan sederhana
e. Lebih baik bila harganya murah namun berkualitas baik, karena penelitian klimatologi
biasanya menggunakan alat dalam jumlah yang banyak.

Alat meteorologi ada yang dipasang dalam sebuah sangkar meteorologi (Sangkar Stevenson) dan
ada yang tidak, diletakkan pada permukaan tanah, ditinggikan dengan tiang, dll.

Terdapat dua macam alat meteorologi:


a. Jenis biasa (non-pencatat): termometer, barometer, pluviometer, psikrometer, dsb.
Pencatatan hasil pembacaan alat ini harus dilakukan secara berkala karena tidak direkam
otomatis.
b. Jenis pencatat: termograf, barograf, pluviograf, higrograf, dsb. Alat ini biasanya dilengkapi
dengan sebuah grafik dengan sumbu untuk merekam waktu (biasanya sumbu-x) dan
parameter lain (sumbu-y), serta sebuah pena atau jarum dengan tinta pencatat (seperti
pada seismograf) untuk merekam otomatis.

Alat Pengukur Temperatur


Terdapat empat buah skala yang digunakan sebagai satuan temperatur:
a. Celcius, titik didih air 100oC, titik beku air 0oC.
b. Fahrenheit dengan titik didih air 212oF dan titik beku air 32oF.
c. Reamur dengan titik didih 80oR dan titik beku air 0oC.
d. Kelvin dengan titik didih air 373 K dan titik beku air 0 273 K. Skala Kelvin tidak menggunakan
derajat (o).

Untuk konversi, gunakan rumus berikut dengan prinsip perbandingan titik didih dan titik bekunya.

Alat ukur tempertaur disebut termometer, dan memiliki beberapa jenis:


1. Termometer maksimum
Berisi air raksa yang diletakkan mendatar agak miring ke atas karena adanya tegangan
permukaan. Tabung gelas dibuat miring ke atas karena adanya tegangan permukaan. Pada
tabung gelas dibuat penyempitan pembuluh (kontriksi). Jika suhu meningkat, raksa memuai
dan kolom bergerak ke atas dan saat suhu menurun, ia tidak menurun kembali karena
kontriksi menutup air raksa sehingga tidak ada yang turun, namun apabila suhu kembali
naik, maka kolom akan naik lagi ke atas. Oleh karena itu, termometer ini dapat digunakan
untuk mencari suhu maksimum.
PELATIHAN ONLINE 2018
KEBUMIAN – PAKET 11

2. Termometer minimum
Berisi alkohol yang ditempatkan di indeks gelas berwarna merah. Termometer ini diletakkan
mendatar agar gaya gravitasi tidak memengaruhinya, sehingga yang bekerja hanya gaya
permukaan. Jika suhu dingin, permukaan alkohol bergerak ke kiri dan jika suhu naik, indeks
berada pada tempatnya, meskipun alkohol bergerak ke kanan.

3. Termohigrograf
Sesuai namanya, termometer ini merupakan gabungan dari termograf dan higrofraf dan
diletakkan dalam sangkar meteorologi, sehingga digunakan untuk mengukur suhu dan
kelembapan secara bersamaan. Karena alat ini tidak dilengkapi dengan alat pencatat
otomatis, maka harus diobservasi secara rutin pada jam 06.00 (atau 07.00), 13.00, dan
18.00.

4. Termometer tanah
Digunakan untuk mengukur suhu tanah dan memiliki panjang yang berbeda-beda untuk
mengukur suhu tanah pada kedalaman 5, 10, 20, 30, 50, dan 100 cm. Alat ini ‘ditanam’ ke
dalam tanah dan pembacaan dilakukan dengan menarik keluar alat ini dari selubung
besinya. Untuk mengurangi pengaruh udara, bagian atas tabung selalu ditutup.

Alat Pengukur Kelembapan Udara


1. Psikrometer/Termometer bola basah dan bola kering
Alat ini diletakkan di dalam sangkar meteorologi dalam keadaan tegak. Termometer bola
basah memiliki sebuah bola pada bagian bawahnya yang dibungkus dengan kain dan selalu
basah karena dialiri dengan mekanisme tertentu. Bola kering merupakan termometer biasa.
Untuk membacanya, alat ini harus diputar di luar sangkar meterologi selama 1-2 menit,
kemudian hasil bacaan dicocokkan dengan sebuah tabel yang langsung menghitung besaran
kelembapan nisbinya.

[14] Termometer max-min (horizontal), bola basah dan kering (vertikal).


PELATIHAN ONLINE 2018
KEBUMIAN – PAKET 11

2. Higrometer rambut/higrograf rambut


Biasanya digabungkan dengan termograf, menjadi termohigrograf. Sensor dibuat dari
rambut dan piasnya dapat harian atau mingguan. Alat ini mencapai kelembapan nisbi hingga
100%.

Alat Pengukur Tekanan Udara


Satuan dari tekanan udara adalah:
1 atm = 760 mmHg = 1013 mb

Alat pengukur tekanan udara disebut barometer. Biasanya yang digunakan dalam barometer adalah
air raksa. Penemu awal barometer adalah Galileo dan Toricelli, kemudian disempurnakan oleh Pascal
dan Perrier. Air raksa digunakan karena:
a. Massa jenisnya besar sehingga panjang kolom memadai.
b. Tekanan uapnya kecil pada suhu kamar sehingga dapat diabaikan.
c. Mudah dibersihkan.
d. Tidak membasahi dinding tabung sehingga permukaannya cembung, sehingga dapat
digunakan untuk mengukur dengan teliti.

Alat Pengukur Hujan


Hujan diukur dalam satuan milimeter (mm), yang berarti tinggi air hujan yang menutupi alat sebesar
1 mm, dengan asumsi tidak meresap ke dalam tanah atau menguap ke atmosfer. Alat pengukurnya
dinamakan pluviometer (rain gauge).
1. Pluviometer jenis biasa
Bentuk seperti tendon (reservoir) dengan keran untuk mengeluarkan air yang akan diukur
pada gelas ukur. Alat ini dapat manual atau otomatis.

[15]

2. Pluviometer otomatis jenis sifon


Air hujan ditampung dalam silinder yang di dalamnya terdapat pelampung. Curah hujan
kemudian dicatat pada grafik dengan sebuah pena pencatat yang digerakkan oleh
PELATIHAN ONLINE 2018
KEBUMIAN – PAKET 11

pelampung. Jika pena mencapai batas 20 mm, maka pelampung akan berada di atas,
kemudian air hujan di dalam akan tumpah seluruhnya melalui sifon pada silinder, kemudian
pena berada di bawah lagi (0) dan akan memulai dari awal. Oleh karena itu, bacaan total
adalah bacaan dari dalam tabung + jumlah air yang ada di dalam tempat penampungan air
hujan yang penuh.

[16]

3. Pluviometer jenis penampungan timbangan (tipping bucket)


Terdiri dari dua bagian timbangan sama besar. Penadah akan mengisi satu sisi, kemudian
apabila sisi satu telah penuh, akan jatuh ke satu sisi dan penadah akan mengisi sisi lainnya.

[17]

Parameter hujan berdasarkan intensitas curah hujan:


Sifat curah hujan Intensitas curah hujan (mm/jam)
Hujan sangat ringan <1
Hujan ringan 1–5
Hujan normal 5 – 10
Hujan lebat 10- 20
Hujan sangat lebat >20

Alat Pengukur Penguapan


Alat ini dinamakan evaporimeter. Apabila alat ini disertai pula dengan pengukur transpirasi
(besarnya uap air yang menguap dari tumbuhan), dinamakan evapotranspirometer.
1. Evaporimeter panci
PELATIHAN ONLINE 2018
KEBUMIAN – PAKET 11

Diletakkan di tanah di atas balok kayu sehingga tidak menyentuh lantai langsung. Terdiri dari
tiga bagian: (a) panci besar tempat air dengan diameter 122 cm dan tinggi 25,4 cm, (b) kail
(hook gauge): mengukur perubahan tinggi permukaan air dalam panci, dan (c) still well:
sebuah silinder untuk menyetel bejana supaya datar dan permukaan air dalam bejana sama
tingginya dengan permukaan air dalam panci.

[18]

2. Evaporimeter Keshner
Terdapat bola berisi air dan diletakkan terbalik agar air dapat mengalir ke piring logam. Air
dalam bola tidak tumpah karena terdapat tekanan udara dari luar. Jika penguapan di piring
terjadi, maka beratnya akan berkurang dan timbangan-engselnya bergerak naik, dan pena
akan mencatat pada kertas grafik.

Alat Pengukur Angin


Kecepatan angin diukur dengan:
1 knot = 0.5 m/detik.

Arah angin dinyatakan dengan mata angin, seusai dengan arah datangnya angin.

Alat mengukur arah angin disebut windvane yang berbentuk panah, dan alat pengukur kecepatan
angin disebut anemometer, dapat berupa mangkuk (cup). Pengukurannya dilakukan di atas tiang
pada ketinggian 10 m di atas permukaan tanah.
PELATIHAN ONLINE 2018
KEBUMIAN – PAKET 11

[19]

Alat Pengukur Durasi Penyinaran Matahari


Disebut sebagai Campbell-Stokes, berupa sebuah bola silinder kaca yang halus dan rata. Bola ini
berperan sebagai lensa untuk memfokuskan cahaya matahari. Pada bagian bawah terdapat kertas
pias (grafik) yang telah disesuaikan untuk mengukur pergerakan matahari. Sehingga ketika matahari
bergerak, maka pias yang berwarna hitam akan terbakar dan menghasilkan jejak sesuai dengan
lamanya matahari bergerak.

[20]

Alat Pengukur Radiasi Matahari


Radiasi yang diukur meliputi radiasi matahari langsung dan yang dibaurkan atau dipantulkan oleh
atmosfer. Intensitasnya dinyatakan dalam satuan cal/cm2 per menit atau langley per menit atau
miliwatt/cm2. Alat pengukurnya disebut piranometer atau solarimeter.

Piranometer digunakan untuk mengukur radiasi gelombang pendek dari matahari langsung dan
radiasi baur yang jatuh pada permukaan tanah.Piranometer ditutup dengan kubah kaca dari kuarsa
untuk melindungi sensor penerima dari gangguan angin dan hujan.
PELATIHAN ONLINE 2018
KEBUMIAN – PAKET 11

Sangkar Stevenson
Sangkar ini dicat berwarna putih dan terletak sekitar 120-150 cm dari permukaan tanah yang rata,
keempat sisi memiliki kisi-kisi agar udara di dalam dan luar sama, serta dilengkapi dengan satu atau
dua buah pintu yang dapat dibuka untuk membaca hasil pengukuran alat di dalamnya, serta saat
pintu dibuka, matahari tidak boleh berada di belakang karena dapat mempengaruhi besaran bacaan.
Sangkar ini berisikan alat-alat meteorologi sebagai berikut:
a. Termometer bola basah dan kering
b. Termometer maksimum
c. Termometer minimum
d. Termograf
e. Higrograf

Saat ini, telah ada alat pencatat berbagai parameter cuaca secara otomatis, dinamakan Automatic
Weather Station (AWS), yang menggabungkan windvane, anemometer, termometer, barometer,
dan piranometer, tergantung pada jenis alatnya.

[21] Sangkar Stevenson [22] AWS


PELATIHAN ONLINE 2018
KEBUMIAN – PAKET 11

[23] Bagian dalam Sangkar Stevenson

Referensi/Bacaan Lebih lanjut:

1. Essentials of Meteorology (C Donald Ahrens)


2. The Atmosphere (Lutgens & Tarbuck, 2013)
3. Meteorologi (Susilo Prawirowardoyo, ITB)
4. Klimatologi (Bayong Tjasyono, ITB)

Daftar gambar:
[1] The Atmosphere (Lutgens & Tarbuck, 2013)
[2] The Atmosphere (Lutgens & Tarbuck, 2013)
[3] The Atmosphere (Lutgens & Tarbuck, 2013)
[4] The Atmosphere (Lutgens & Tarbuck, 2013)
[5] The Atmosphere (Lutgens & Tarbuck, 2013)
[6] The Atmosphere (Lutgens & Tarbuck, 2013)
[7] The Atmosphere (Lutgens & Tarbuck, 2013)
[8] The Atmosphere (Lutgens & Tarbuck, 2013)
[9] The Atmosphere (Lutgens & Tarbuck, 2013)
[10] The Atmosphere (Lutgens & Tarbuck, 2013)
[11] Meteorology Today (C Donald Ahrens, 2009)
PELATIHAN ONLINE 2018
KEBUMIAN – PAKET 11

[12] Meteorology Today (C Donald Ahrens, 2009)


[13] The Atmosphere (Lutgens & Tarbuck, 2013)
[14] http://2.bp.blogspot.com/-
1ZKibaV8poI/TdG4wQN68ZI/AAAAAAAAAM4/mHtgXzyUoHE/s1600/khj.jpg
[15] http://3.bp.blogspot.com/-
gSWQQgl4OkQ/UmNGcChx0bI/AAAAAAAAB78/yB4ZAc6g8OM/s1600/foto+ukuran+ombrometer.jpg
[16] http://www.nzdl.org/gsdl/collect/hdl/index/assoc/HASH3b4d.dir/f406.png
[17] https://www.weathershack.com/images/tipping-bucket-rain-gauge.gif
[18] http://3.bp.blogspot.com/-Zjf1CAl6Uyo/T-G-
UCd6fjI/AAAAAAAAAFU/IC635p6CI5M/s1600/opened+pan.JPG
[19] https://qph.ec.quoracdn.net/main-qimg-a06929aea2ad333a4ac8b4444bfdd794-c
[20] http://www.cuacajateng.com/images/campbellstokes.JPG
[21]] http://www.bom.gov.au/climate/cdo/images/about/stevenson.jpg
[22] http://dailynewsks.com/wp-content/uploads/2017/08/Automatic-Weather-Stations.jpg
[23] http://www.weatherforschools.me.uk/images/metspec%20inside.JPG
PELATIHAN ONLINE 2018
KEBUMIAN – PAKET 11

SOAL

1. Berikut yang bukan merupakan fenomena optis atmosfer adalah....


a. Pelangi
b. Sundog
c. Mirage
d. Iridescent cloud
e. Awan noctilucent

2. Halo umumnya akan terbentuk ketika matahari atau bulan tertutupi oleh awan...
a. Kumulonimbus
b. Stratus
c. Sirostratus
d. Nimbostratus
e. Kumulus kongestus

3. Terdapat dua jenis halo yang dikenal, yaitu....


a. Halo 25o dan 46o
b. Halo 30 o dan 50 o
c. Halo 22 o dan 46 o
d. Halo 48 o dan 72 o
e. Tidak ada yang benar

4. Jenis kristal es yang tidak dapat menyebabkan terjadinya halo adalah....


a. Pipih
b. Kolom
c. Kolom bertopi
d. Peluru
e. Semua jenis di atas dapat menghasilkan halo

5. Alat yang digunakan untuk mengukur tekanan disebut dengan....


a. Termometer
b. Barometer
c. Anemometer
d. Psikrometer
e. Evaporimeter

6. Parameter yang tidak diamati di stasiun sinoptik adalah....


a. Arah dan laju angin
b. Tinggi dasar awan
c. Suhu
d. Kelembapan
e. Semua parameter di atas diamati

7. Metode pengukuran udara yang umumnya digunakan adalah....


a. Metode termodinamik
b. Metode absorpsi
c. Metode titik embun
PELATIHAN ONLINE 2018
KEBUMIAN – PAKET 11

d. Semua benar
e. Semua salah

8. Yang bukan merupakan alat pengukur penguapan adalah...


a. Atmometer
b. Evaporimeter
c. Panci penguapan
d. Kancah penguapan
e. Semua benar

9. Jika barometer air raksa menunjukkan angka tekanan 722 mmHg, berapakah besar tekanan
atmosfer dalam mb?
a. 860 mb
b. 960 mb
c. 722 mb
d. 684 mb
e. Tidak ada yang benar.

10. Awan adalah salah satu parameter cuaca yang selalu diamati baik secara manual maupun
dengan menggunakan peralatan meteorologi, alat ukur tinggi dasar awan disebut...
a. Ceilometer
b. Lasermeter
c. Termometer
d. Lysimeter
e. Barometer

11. Alat meteorologi yang digunakan untuk mengamati dan mencatat temperatur dan kelembapan
udara disebut....
a. Termohigrograf
b. Higrometer
c. Barograf
d. Barometer
e. Anemometer

12. Alat meteorologi yang ditunjukkan pada gambar berikut adalah.... dan digunakan untuk
mengukur....

a. Perheliometer, intensitas matahari


b. Ceilometer, tinggi awan
PELATIHAN ONLINE 2018
KEBUMIAN – PAKET 11

c. Lysimeter, penguapan
d. Radar meteorologi, cuaca
e. Champbell-stokes, lama penyinaran matahari

13. Anemometer adalah alat untuk mengukur....


a. Kecepatan angin
b. Arah angin
c. Jarak tempuh angin
d. Kelembapan
e. Densitas angin

14. Instrumen meteorologi yang dipasang di bandara internasional dan dilengkapi sistem
komunikasi dengan pesawat yang terbang dari dan menuju bandara adalah....
a. AWS (Automatic Weather System)
b. AWOS (Automatic Weather Observation System)
c. Sodar (Sound radar)
d. Thermohygrometer
e. Radar cuaca

15. Alat yang dapat mengukur dan mencatat tekanan udara disebut....
a. Barometer
b. Barograf
c. Barometer Fortin
d. a dan b benar
e. a, b, dan c benar

16. Jika diketahui tekanan atmosfer di Jakarta 1000 mb, berapakah tekanan atmosfer di kota
Bandung yang memiliki beda ketinggian 700 m?
a. 700 mb
b. 750 mb
c. 850 mb
d. 902 mb
e. Tidak ada yang benar

17. Unsur cuaca yang kita kenal sebagai suhu permukaan adalah temperatur udara yang dikur
menggunakan termometer pada ketinggian.... dari permukaan bumi.
a. 1,5-2 m
b. 2,5-5 m
c. 5,5-10 m
d. 10,5-20 m
e. 20,5-30 m

18. Pengukuran angin dilakukan pada ketinggian....


a. 1 m
b. 5 m
c. 10 m
d. 20 m
e. 100 m

19. Alat ukur ketinggian yang memanfaatkan prinsip pengukuran tekanan adalah....
PELATIHAN ONLINE 2018
KEBUMIAN – PAKET 11

a. Altimeter
b. Atmometer
c. Antameter
d. Ardimeter
e. Astrometer

20. Yang bukan termasuk alat yang ada di dalam sangkar meteorologi adalah....
a. Termometer maksimum-minimu
b. Termometer bola basah-bola kering
c. Higrograf
d. Windvane dan anemometer
e. Termograf

21. Alat yang ditunjukkan pada gambar di bawah ini digunakan untuk mengukur....

a. Intensitas matahari
b. Lama penyinaran matahari
c. Penguapan
d. Curah hujan
e. Kecepatan penyerapan air ke dalam tanah.

22. Untuk mengukur parameter cuaca pada lapisan atmosfer yang tinggi (atmosfer atas), ahli
meteorologi menggunakan....
a. Kapal terbang
b. Jet
c. Radiosonde
d. Radiometer
e. Ilmu nujum

23. Alat dibawah ini disebut.... dan digunakan untuk mengukur....


PELATIHAN ONLINE 2018
KEBUMIAN – PAKET 11

a. Hellmeter, panas cahaya matahari


b. Radiometer, panjang gelombang cahaya matahari
c. Pyranometer, radiasi matahari
d. Champbell-stokes, lama penyinaran matahari
e. Fluviometer, intensitas hujan

24. Fenomena yang ditunjukkan pada gambar dibawah dikenal dengan istilah....

a. Corona
b. Sundog
c. Sunpillar
d. Glory
e. Fatamorgana

25. Proses yang ditunjukkan pada gambar berikut akan menghasilkan fenomena optis...
PELATIHAN ONLINE 2018
KEBUMIAN – PAKET 11

a. Pelangi
b. Pelangi ganda
c. Corona
d. Sundog
e. Sunpillar
PELATIHAN ONLINE 2018
KEBUMIAN – PAKET 11

PEMBAHASAN PAKET 10

1. Jawaban: A
Hujan – Air hujan tertampung – Mengalir di permukaan – penguapan – kondensasi.

2. Jawaban: A
Penguapan air di samudra dan di atas daratan yang berubah menjadi uap air dan masuk
atmosfer dalam bentuk gas (proses evaporasi), yang kemudian turun kembali ke permukaan
bumi dalam hujan (air, es, maupun salju) melalui proses presipitasi, merupakan bagian dari
siklus hidrologi yang mempengaruhi perubahan bentuk permukaan bumi.

3. Jawaban: D
Pada air murni, kedua ion ini memiliki konsentrasi yang sama sehingga tidak bersifat asam
maupun basa.

4. Jawaban: B
Urutan 4 samudera besar mulai dari yang terluas adalah Pasifik, Atlantik, Hindia, Arktik.
PELATIHAN ONLINE 2018
KEBUMIAN – PAKET 11

5. Jawaban: C
a. Laut Pedalaman, yaitu laut yang letak atau posisinya di tengah-tengah benua atau dikelilingi
daratan. Contohnya Laut Hitam, Laut Baltik, Laut Kaspia, dan Laut Mati.
b. Laut Tepi, yaitu laut-laut yang letaknya di tepian benua yang memisahkan benua tersebut
dengan Samudra. Contohnya antara lain Laut Jepang, Laut Korea, Laut Arab, Teluk Benggala,
dan laut-laut tepi di sekitar pantai Benua Amerika.
c. Laut Tengah, yaitu laut yang memisahkan dua benua atau dengan kata lain yang terletak di
antara dua benua. Contoh laut tengah, antara lain Laut Mediteran, Selat Gibraltar, laut-laut
di perairan Indonesia, dan laut-laut di kawasan Karibia.

6. Jawaban: B
Plankton didefinisikan sebagai organisme hanyut apapun yang hidup dalam zona pelagik (bagian
atas) samudera, laut, dan badan air tawar. Secara luas plankton dianggap sebagai salah satu
organisme terpenting di dunia, karena menjadi bekal makanan untuk kehidupan akuatik.

7. Jawaban: A
Bentos merupakan hewan dan tumbuh-tumbuhan yang hidup di atas atau di bawah dasar laut
atau pada wilayah yang disebut zona bentik (benthic zone) maupun dasar daerah tepian. Bentos
berbeda dengan plankton yang hidup mengambang bebas di air.

8. Jawaban: A
Secara umum Nekton memiliki beberapa sifat sebagai berikut : Organisme yang dapat bergerak
atau berenang dengan keinginan sendiri.
- Organisme konsumer di daerah pelagic.
- Aktif berenang
- Umumnya invertebrate, namun vertebrata juga ada seperte pisces dan mamalia laut.
- Memiliki masa hidup lebih panjang daripada plankton (invertebrata : 1 tahun, ikan : 5 – 10
tahun).
- Migrasi biasanya berkaitan dengan siklus reproduksi, ikan tuna migrasi dari feeding ground
ke breeding ground hingga sejauh ribuan kilometer.

9. Jawaban: D
Secara umum, komposisi ion-ion utama air laut adalah Natrium 55 % , Natrium 31 % , Sulfat 8 % ,
Magnesium 4 % , kalsium 1 %.

10. Jawaban: B
Dilihat dari kondisi cahaya dalam secara vertical dapat diklasifikasikan kedalaam 3 zone, yaitu:
PELATIHAN ONLINE 2018
KEBUMIAN – PAKET 11

a. Zona eufotik (0-150m), terdapat pada permukaan sampai pada kedalaman dimana
cahaya matahari memungkinkan berlangsungnya proses fotosintesis
b. Zona disfotik (150-1000m), berada dibawah zona eufotik, cahaya sudah terlampau redup
untuk memungkinkan terjadinya fotosintesis.
c. Zona afotik (lebih dari 1000 m), zona yang paling bawah yang merupakan zona yang
gelap gulita sepanjang masa.

11. Jawaban: B

12. Jawaban: A
Pasang laut purnama (spring tide) terjadi ketika bumi, bulan dan Matahari berada dalam suatu
garis lurus. Pada saat itu akan dihasilkan pasang naik yang sangat tinggi dan pasang surut yang
sangat rendah. Pasang laut purnama ini terjadi pada saat bulan baru dan bulan purnama.

13. Jawaban: E
Lapisan Thermocline (termoklin) adalah lapisan yang membagi 2 massa air di perairan, lapisan ini
merupakan lapisan pembatas antara air yang berada di permukaan dan yang berada di
bawahnya, pada umumnya lapisan ini memiliki flukstuasi suhu yang sangat tajam dibandingkan
dengan lapisan air lainnya.

14. Jawaban: D
PELATIHAN ONLINE 2018
KEBUMIAN – PAKET 11

Air laut mempunyai salinitas rata-rata sebesar 3 – 5 %.

15. Jawaban: B
Perbedaan densitas massa air laut terutama disebabkan oleh perbedaan temperature dan
salinitas air laut.

16. Jawaban: C
Hal yang paling mempengaruhi pasang surut air laut adalah posisi bulan terhadap bumi, karena
pasang surut air laut disebabkan dominan oleh gaya tarik bulan.

17. Jawaban: A
Faktor yang menyebabkan tingkat salinitas di suatu tempat mengalami perubahan diantaranya
adalah :
- Tingkat curah hujan di tempat tersebut
- Tingkat penguapan di tempat tersebut
- Besaran debit air sungai yang bermuara di tempat tersebut ƒ Besaran lelehan dari gletser yang
masuk ke tempat tersebut

18. Jawaban: B
Angin merupakan penyebab utama terjadinya arus laut permukaan.

19. Jawaban: E
Sirkulasi Termohalin adalah sirkulasi samudera atau air laut skala besar yang digerakkan oleh
gradien densitas global yang dihasilkan melalui panas permukaan dan fluks air tawar. Sedangkan
yang dimaksud upwelling adalah peristiwa naiknya massa air laut yang disebabkan oleh
perbedaan temperatur antara lapisan permukaan air laut dan bawahnya yang lebih dingin.

20. Jawaban:C
Terjadinya arus di lautan disebabkan oleh dua faktor, yaitu faktor internal dan faktor eksternal.
Faktor internal mencakup perbedaan densitas air laut, gradien tekanan mendatar dan gesekan
lapisan air. Sedangkan faktor eksternal adalah gaya tarik matahari dan bulan yang dipengaruhi
oleh tahanan dasar laut serta gaya coriolis, perbedaan tekanan udara, gaya gravitasi, gaya
tektonik dan angin.

21. Jawaban: C
Tinggi rendahnya muka air laut bukan merupakan penyebab terjadinya arus laut

22. Jawaban: E
Gelombang air laut adalah gerak naik turunnya air laut yang tidak disertai perpindahan massa
airnya. Beberapa faktor yang menentukan terbentuknya gelombang air laut adalah: kecepatan
angin, lamanya hembusan angin, kedalaman air laut, dan panjang serta lebar (luas) daerah yang
terkena hembusan angin (fetch efektif).

23. Jawaban: A
PELATIHAN ONLINE 2018
KEBUMIAN – PAKET 11

Kecepatan revolusi bulan jauh lebih lambat dibandingkan dengan kecepatan rotasi bumi, maka
waktu ketika terjadi pasang, selalu terlambat sekitar 1 jam dibandingkan dengan hari
sebelumnya.

24. Jawaban: D
Terumbu karang akan terbentuk pada laut yang memiliki temperature hangat, dangkal dan tidak
mengandung sedimen

25. Jawaban: C
Berdasarkan gaya hidupnya di laut, koral dikelompokkan ke dalam bentos sesil, yaitu organisme
laut yang hidupnya menambat pada suatu tempat.

26. Jawaban: C
Penyebab utama arus laut dibawah permukaan adalah perbedaan berat jenis air

27. Jawaban: E
Perbedaan variasi berat jenis air laut karena kandungan garam-garaman yang berbeda. Pada laut
terasing (laut yang berhubungan dengan laut terbuka yang belum putus) mengandung lebih
banyak garam daripada laut terbuka. Laut tengah memiliki kadar garam lebih tinggi daripada laut
Atlantik dan lebih rendah jika dibanding Laut Hitam. Sementara Laut Kaspi dan Laut Mati
memiliki kadar garam yang lebih tinggi lagi. Perbedaan-perbedaan variasi tersebut dipengaruhi
oleh: evaporasi (penguapan), presipitasi (hujan), tiupan angin, dan letak lintang geografis.

28. Jawaban: C
Faktor – faktor yang mempengaruhi tingkat kadar garam air laut (salinitas) adalah sebagai
berikut:
a. Penguapan, makin besar tingkat penguapan air laut di suatu wilayah, maka salinitasnya
tinggi dan sebaliknya pada daerah yang rendah tingkat penguapan air lautnya, maka
daerah itu rendah kadar garamnya.
b. Curah hujan, makin besar/banyak curah hujan di suatu wilayah laut maka salinitas air
laut itu akan rendah dan sebaliknya makin sedikit/kecil curah hujan yang turun salinitas
akan tinggi.
c. Banyak sedikitnya sungai yang bermuara di laut tersebut, makin banyak sungai yang
bermuara ke laut tersebut maka salinitas laut tersebut akan rendah, dan sebaliknya
makin sedikit sungai yang bermuara ke laut tersebut maka salinitasnya akan tinggi.

29. Jawaban: B
Perbedaan vertikal antara pasang tinggi dan pasang rendah disebut rentang pasang surut (tidal
range).

30. Jawaban: E
a. Pasang surut harian ganda (semi diurnal tide): dalam satu hari terjadi dua kali pasang dan
dua kali air surut dengan tinggi yang hamper sama dan pasang surut terjadi secara
berurutan secara teratur. Periode pasang surut adalah 24 jam 50 menit. Pada jenis harian
ganda misalnya terdapat di perairan Selat Malaka sampai ke Laut Andaman.
b. Pasang surut harian tunggal (diurnal tide): dalam satu hari terjadi satu kali air pasang dan
satu kali air surut. Periode pasang surut rata-rata adalah 12 jam 24 menit. Jenis harian
tunggal misalnya terdapat di perairan sekitar selat Karimata, antara Sumatra dan
Kalimantan.
PELATIHAN ONLINE 2018
KEBUMIAN – PAKET 11

c. Pasang surut campuran condong ke harian ganda (mixed tide prevailing semidiurnal):
dalam satu hari terjadi dua kali air pasang dan dua kali air surut, tetapi tinggi dan
periodenya berbeda. Pada pasang-surut campuran condong ke harian ganda (mixed tide,
prevailing semidiurnal) misalnya terjadi di sebagian besar perairan Indonesia bagian timur.
d. Pasang surut campuran condong ke harian tunggal (mixed tide prevailing diurnal). Pada
tipe ini dalam satu hari terjadi satu kali air pasang dan satu kali air surut, tetapi kadang-
kadang untuk sementara waktu terjadi dua kali pasang dan dua kali surut dengan tinggi
dan periode yang sangat berbeda. Sedangkan jenis campuran condong ke harian tunggal
(mixed tide, prevailing diurnal) contohnya terdapat di pantai selatan Kalimantan dan pantai
utara Jawa Barat.

KISAH PERJALANAN MEDALIS


Nanda Adi Kurniawan (Fakultas Kedokteran UNPAD 2015) – Bidang Kebumian

Mungkin orang mengira bahwa bisa mapel kebumian berarti bisa dengan mapel geografi. Namun
ketika kelas 10 SMA nilai ulangan geografi saya selalu remedi dan nilai geografi di rapor tepat
dengan nilai KKM.

Melihat kakak kelas dari tahun ke tahun selalu memperoleh medali OSN bahkan medali
intersanional menggugah saya untuk ingin ikut dalam pembinaan olimpiade di sekolah.Ketika
diberikan angket untuk memilih mengikuti mapel yang ada di olimpiade sains nasional entah apa
yang membuat saya memilih mata pelajaran kebumian pada saat itu.Padahal ketika ulanagan
geografi saya selalu remidi.

Kemudian seleksi ditingkat sekolah pun diadakan dan alhamdulillah saya lolos.setelah seleksi
kemudian diadakan pembinaan rutin setiap jumat dan sabtu.Karena pembinaan diadakan setiap
jumat dan sabtu otomatis harus merelakan waktu bermain ketika hari itu tidak ada dikarenakan
adanya pembinaan.

Ketikabulan pertama pembinaan,siswa yang mengikuti pembinaan masih bnyak. Setelah 2


bulan peserta yang mengikuti mulai berguguran.namun saya harus tetap konsisten dan terus
mengikuti pembinaan hingga hanya tersisa 5 orang saja yang mengikuti pembinaan setiap
pertemuannya.

Setahun berlalu,OSK pun dimulai.Ketika OSK saya mersa masih bnyak kekurangan materi
sehingga ketika pengumuman saya hanya mendapat peringkat 4.Padahal yang positif di ambil untuk
mengikuti OSP yaitu peringkat satu sampai tiga. Melihat tahun-tahun sebelumnya KotaMalang selalu
mendapat kuota tambahan.Oleh sebab itu karena mendapat peringkat 4 saya berdoa agar mendapat
kuota tambahan tersebut dan tetap mengikuti pembinaan meskipun belum dinyatakan lolos dan
belum ada pemberitahuan tentang tambahan kuota.Akhirnya setelah 2 minggu sebelum OSN saya
bersyukur dan bisa bernafas lega karena akhirnya saya mendapat kuota tambahan tersebut.

Dari kegagalan saya yang hanya mendapat peringkat 4 namun masih diberi
kesempatan.Akhirnya saya harus berusaha lebih agar kesempatan berupa kuota yang telah
diberikan tidak sia sia karena tidak akan ada kesempatan kedua lagi bagi jika gagal di OSP.
PELATIHAN ONLINE 2018
KEBUMIAN – PAKET 11

Saya sangat bersyukur setelah OSP karena ketika pengumuman saya dinyatakan lolos dan
usaha yang saya lakukan ketika pembinaan hingga malam tidak sia –sia. Namun ini belum akhir
karena masih ada OSN yang menentukan untuk perolehan medali.

Kita tidak bisa mengerjakan 2 pekerjaan sekaligus karena kita harus fokus pada satu
tujuan.Oleh sebab itu ada yang harus dikorbankan yaitu mengorbankan pelajaran sekolah demi
fokus OSN. Untuk persiapan OSN saya diberikan dispensasi selama satu bulan dan tidak mengikuti
pelajaran sekolah agar fokus.Tekanan semakin bertambah agar pengorbanan saya tidak sia-sia dan
alhamdulillah ketika pengumuman OSN saya mendapat medali emas dan ini diluar dugaan saya
karena sebelumnya di OSK saya hanya memperoleh peringkat 4.Saya sangat bersyukur sekali karena
pengorbanan untuk tidak mengikuti pelajaran dibayar dengan hasil OSN yang memuaskan bagi saya.

Kesempatan tidak datang 2 kali.


Manfaatkan kesempatan sebaik-
baiknya dengan usaha.

Anda mungkin juga menyukai