Anda di halaman 1dari 4

No.

Peserta : 18080652310036

Nama : NASARUDDIN, S.Pd.

Asal Sekolah : SMK Negeri 1 Ranah Ampek Hulu Tapan – Sumatera Barat

TUGAS : M4.KB1 Karakteristik Umum Peserta Didik

Instructions :
Ambillah satu kelas tertentu, coba lakukan identifikasi karakteristiktik umum peserta
didik yang ada di kelas tersebut dari aspek gender, etnik, usia, kultural, status sosial,
dan minat! Berikan contoh bagaimana data tersebut Anda gunakan dalam proses
pembelajaran!

Jawaban Penyelesaian:
Identifikasi Karakteristik Umum Peserta Didik:
Untuk mengetahui bagaimana karakteristik umum peserta didik, di awal tahun
ajaran telah di sebarkan sebuah angket biodata siswa (TERLAMPIR). Dari Penyebaran
Angket Biodata Siswa, dapat diidentifikasi karakteristik umum peserta didik pada
Kelas X RPL1 SMK Negeri 1 Ranah Ampek Hulu Tahun Pelajaran 2018/2019.
Jumlah Siswa Kelas X RPL1 SMKN 1 Ranah Ampek Hulu Tahun Pelajaran
2018/2019 tercatat 32 Orang. Secara umum dapat di rinci sebagai berikut:
1. Aspek Gender : Terdiri dari 24 Orang perempuan dan 8 Orang laki-laki.
Artinya terdapat 75% Perempuan dan 25% Laki-Laki
2. Aspek Etnik : Rata - rata Siswa berasal dari Suku Minang
3. Aspek Usia : Rata – rata siswa berusia antara 15 – 17 Tahun
4. Aspek Kultural : Rata – rata siswa merupakan anak keturunan warga
sekitar sekolah dan berdomisi di lingkungan sekitar
sekolah.
5. Aspek Status Sosial : Rata – rata siswa dari keluarga yang berekonomi kelas
menengah ke bawah, dengan penghasilan orang tua
antara Rp.1jt – 1,5jt / bulan. dan hanya beberapa siswa
yang orang tuanya berpenghasilan di atas Rp.3jt/ bulan
6. Aspek Minat : Rata – rata siswa orientasi minat siswa; olah raga 60%
Membaca 15% Menulis 20% dan 5% Kesenian

Contoh Penggunaan Data Dalam Proses Pembelajaran:


Berdasarkan data tersebut, desain pembelajaran yang harus saya siapkan
tentulah yang mampu membuat semua siswa dapat mencapai tujuan pembelajaran
dengan optimal.
Suprayekti dan Agustyarini (2015: 24) menjelaskan bahwa anak laki-laki dan
perempuan pada dasarnya memiliki pesamaan dan perbedaan. Perbedaannya pada
fisiologis dan biologis, peran, perilaku, kegiatan dan atribut di masyarakat. Sedangkan
kesamaan peran dalam hak dan kewajiban sesuai dengan adat istiadat, budaya
masyarakat. Seperti kesetaraan dalam memperoleh pekerjaan, peningkatan ilmu dan
takwa, mencapai cita-cita menjadi guru, dokter, dan lain-lain. Berangkat dari pendapat
ini, maka perlakuan pembelajaran di kelas antara siswa laki – laki dan perempuan,
tidak mendepat peredaan antara satu sama lain. Tiap siswa mendapatkan hak yang
sama untuk diperlakukan sebagai pebelajar.
Berdasarkan teori Piaget, siswa pada usia 15 – 17 Tahun ini telah memiliki
kemampuan mengkoordinasikan dua ragam kemampuan kognitif secara serentak
maupun berurutan. Misalnya kapasitas merumuskan hipotesis dan menggunakan
prinsip-prinsip abstrak. Dengan kapasitas merumuskan hipotesis peserta didik mampu
berfikir memecahkan masalah dengan menggunakan anggapan dasar yang relevan
dengan lingkungan. Sedang dengan kapasitas menggunakan prinsip-prinsip abstrak,
peserta didik akan mampu mempelajari materi pelajaran yang abstrak, seperti agama,
matematika, dan lainnya. Dari asumsi ini, maka saya sebagai guru akan mendesain
pembelajaran yang akan mengasah kemampuan belajar siswa dengan strategi
pembelajaran Problem Solving.
Meski, mereka datang dari keluarga yang berbeda – beda dan status ekonomi
dan sosial yang berbeda – beda pula. Namun pada dasarnya mereka berasal dari suku/
etnik yang sama yakni suku Minang. Sebagai guru dan kebetulan sebagai pendatang,
hal pertama yang saya lakukan adalah mempelajari bahasa keseharian siswa, hal ini
saya lakukan untuk mengatasi kendala komunikasi antara siswa dan saya sebagai
guru, guna membangun kominikasi yang efektif untuk tercapainya tujuan
pembelajaran yang optimal.
Pemetaan kelas, haruslah memperhatikan bakat dan minat siswa, agar
terbangunnya pola belajar yang saling mendukung antar siswa. Mengingat siswa, rata
– rata dari keluarga menengah ke bawah, saya sebagai guru dalam melaksanakan
pembelajaran lebih banyak memberdayakan sarana dan prasarana yang ada di sekolah,
dan sumber belajar buku lebih banyak saya gunakan dari apa yang tersedia di
perpustakaan. Untuk memperkaya sumber belajar siswa, siswa saya izinkan browsing
menggunakan labor computer sekolah yang sudah tersedia jaringan internet.
Lampiran :

BIODATA SISWA
Sekolah : SMK Negeri 1 Ranah Ampek Hulu
Kelas : X RPL1
Wali Kelas :

A. Identitas Siswa :
Nama :
NISN :
Tempat/Tgl.Lahir (Umur) :
Jenis Kelamin :
Suku :
Hobby :
Status Dalam Keluarga : ‘a. Anak Kandung b. Anak Tiri c. Lain-lain
Alamat :
B. Identitas Orang Tua/Wali:
Nama Ayah :
Umur :
Pekerjaan :
Penghasilan/Bulan : Rp.
Alamat :
Nama Ibu :
Umur :
Pekerjaan :
Penghasilan/Bulan : Rp.
Alamat :
Nama Wali :
Umur :
Pekerjaan :
Penghasilan/Bulan : Rp.
Alamat :

Tapan, Juli 2018


Yang Menerangkan,
Orang Tua/ Wali

________________