Anda di halaman 1dari 68

Jenjang TK

Studi Kasus
Ibu Rosyida adalah Kepala Taman Kanak-kanak (TK) PGRI Desa Bangak, Kecamatan
Banyudono, Kabupaten Boyolali, Provinsi Jawa Tengah, sedang menyusun brosur Penerimaan
Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2016/2017. Dalam brosur itu tertuang berbagai informasi
tentang persyaratan calon perserta didik baru, waktu pendaftaran dan persyaratan administrasi
yang harus disiapkan oleh orang tua calon peserta didik.
Mekanisme yang ditetapkan tidak rumit, yaitu orang tua menyerahkan akte kelahiran anak, mengisi
formulir dan membayar uang pendaftaran dan uang seragam. Prinsip PPDB yang dianut Ibu
Rosyida adalah berupaya memberikan pelayanan bagi seluruh warga negara sehingga
memperoleh pendidikan bermutu dan sama tanpa diskriminasi. Namun demikian banyak orang tua
calon peserta didik yang meminta penjelasan langsung di TK.
Berdasarkan kasus di atas, berikan jawaban yang paling tepat untuk soal nomor: 1 s.d. 5 berikut.

1. Pada saat PPDB ternyata ada salah satu pendaftar yang berkebutuhan khusus yaitu kurang
pendengaran dan hal itu diketahui pada saat pendaftaran. Dilihat dari kriteria yang lain yang
telah ditentukan, peserta didik tersebut memenuhi kriteria. Seandainya Saudara sebagai Ibu
Rosyida dan panitia penerimaan peserta didik baru menyikapi hal tersebut ….
a. menerima peserta didik tersebut dengan memberi tahu bahwa TK akan melayani
peserta didik tersebut sama dengan layanan bagi peserta didik yang lain
b. menolak peserta didik tersebut karena TK belum memiliki fasilitas dan guru yang
mampu melayani anak berkebutuhan khusus tersebut
c. menolak peserta didik tersebut dengan menyarankan peserta didik tersebut mendaftar
di sekolah luar biasa
d. menerima peserta didik tersebut dengan menyiapkan layanan khusus seperti bekerja
sama dengan guru luar biasa

2. Dalam PPDB, Ibu Rosyida harus mempertimbangkan beberapa hal. Yang terpenting adalah ….
a. usia calon peserta didik baru
b. kriteria peserta didik yang dapat diterima di kelas A/B/C
c. daya tampung kelas baru berdasarkan analisis kebutuhan
d. anggaran, sarana prasarana, dan tenaga kependidikan yang tersedia

3. TK PGRI Desa Bangak harus memberikan layanan bagi seluruh masyarakat untuk memperoleh
pendidikan bermutu tanpa diskriminasi. Maksud dari pernyataan tersebut adalah ….
a. semua warga negara diterima tanpa membedakan tingkat kekayaan, status sosial,
asal
daerah, agama, jenis kelamin, dan anak berkebutuhan khusus
b. semua warga negara diterima tanpa membedakan tingkat kekayaan, status sosial, asal
daerah, agama, kondisi ekonomi, dan anak berkebutuhan khusus
c. semua warga negara diterima tanpa membedakan tingkat kekayaan, status sosial,
kondisi ekonomi, agama, jenis kelamin, dan anak berkebutuhan khusus
d. semua warga negara diterima tanpa membedakan tingkat kekayaan, tempat tinggal
status sosial, asal daerah, jenis kelamin, dan anak berkebutuhan khusus

4. Jumlah guru TK PGRI Desa Bangak ada 5 orang termasuk Ibu Rosyida selaku Kepala TK. Cara
menentukan panitia penerimaan peserta didik baru di TK PGRI adalah ….
a. guru yang tidak mengajar menjadi petugas pendaftaran
b. Ibu Rosyida menunjuk satu orang guru sebagai pelaksana
c. cukup ditangani Ibu Rosyida sendiri sebagai Kepala TK
d. dibentuk Panitia Penerimaan Peserta Didik Baru

5. Satuan Pendidikan harus menyusun laporan penerimaan peserta didik baru setelah
melaksanakan penerimaan peserta didik baru. Hal-hal yang harus dicantumkan dalam laporan
tersebut adalah ...
a. Program kerja penerimaan peserta didik baru, hasil rapat koordinasi, pembiayaan,
hasil penyelarasan program kerja dengan juknis, dan hasil penerimaan peserta didik
baru.
b. Program kerja penerimaan peserta didik baru, hasil rapat koordinasi, analisis daya
tampung, hasil penyelarasan program kerja dengan juknis, dan hasil penerimaan
peserta didik baru.
c. Program kerja penerimaan peserta didik baru, hasil rapat koordinasi, analisis daya
tampung, hasil penyelarasan program kerja dengan juknis, dan kriteria penerimaan
peserta didik baru.
d. Program kerja penerimaan peserta didik baru, hasil rapat koordinasi, kriteria
penerimaan peserta didik baru, hasil penyelarasan program kerja

6. Setelah pengumuman penerimaan peserta didik baru, Taman Kanak-kanak (TK)


melaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah atau MPLS. Berikut ini yang bukan
merupakan materi MPLS adalah ….
a. mengenalkan ruangan sekolah kepada peserta didik baru
b. mengenalkan nama teman-teman baru
c. mengenalkan nama bapak/ibu guru
d. mengenalkan nama kepala desa

7. Saudara dapat melakukan benchmarking sebelum melaksanakan penempatan peserta didik


baru di TK Saudara. Manfaat benchmarking ini adalah ….
a. menemukan praktik-praktik yang baik di TK lain dan menerapkannya di TK sendiri
sesuai kondisi dan kemampuan sebagai upaya untuk mencapai keberhasilan
dalam mencapai tujuan sekolah
b. melihat keunggulan-keunggulan atau praktik yang baik TK lain untuk
membandingkannya dengan kelemahan-kelemahan TK sendiri
c. menerapkan keunggulan-keunggulan TK lain di TK sendiri untuk meningkatkan
kualitas pendidikan
d. melaksanakan upaya peningkatan kualitas pendidikan dengan mengunjungi TK di
dalam dan luar negeri untuk melihat keunggulan-keunggulannya atau praktikpraktik
terbaiknya

8. Pada saat penempatan peserta didik baru, sekolah harus memastikan bahwa tidak ada
peserta didik yang merasa dimarjinalkan atau diistimewakan. Oleh karena itu penempatan
peserta didik baru harus memertimbangkan faktor-faktor tertentu.
Pernyataan berikut yang kurang diperhitungkan sebagai pertimbangan adalah ….
a. tingkat kecerdasan peserta didik
b. tinggi rendahnya postur tubuh peserta didik
c. kedekatan pergaulan antar peserta didik
d. jauh dekatnya jarak rumah peserta didik

9. Hal penting yang harus dibawa pada kegiatan pelatihan adalah data peserta didik baru yang
telah dinyatakan diterima di TK Saudara. Berdasarkan data peserta didik baru, kajilah potensi yang
mereka miliki. Pengenalan dan penjelasan secara detail tentang peraturan dan tata tertib peserta
didik diberikan dengan apel di lapangan TK dan kepala TK yang menyampaikannya. Hal penting
tersebut adalah .…
a. pengenalan peraturan dan tata tertib peserta didik di sekolah diberikan secara tertulis
dengan memberikan teks kepada masing masing peserta didik baru
b. pengenalan dan penjelasan peraturan dan tata tertib peserta didik diberikan di masing
masing ruang kelas oleh guru yang diberi tugas dan pesertadidik diminta memberikan
pendapat serta usulan tentang peraturan dan tata tertib peserta didik
c. pengenalan peraturan dan tata tertib peserta didik diberikan kepada orang tua
peserta didik baru dan orang tua diminta memahami serta menyampaikan kepada
putra putrinya di rumah dan memantaunya
d. pengenalan dan penjelasan peraturan dan tata tertib peserta didik dibacakan di masing
masing ruang kelas oleh guru yang diberi tugas dan peserta didik diminta mendengarkan
dan memberikan pendapat serta usulan tentang peraturan dan tata tertib peserta didik
10. Pada kegiatan MPLS dikenalkan dengan kegiatan ekstrakurikuler yang ada di sekolah.
Peserta didik baru nantinya dapat mengikuti ekstrakurikuler yang sesuai bakat dan minatnya
masing-masing. Pernyataan berikut yang tidak termasuk kegiatan pengenalan ekstrakurikuler
di TK yaitu ….
a. pengisian angket ekstrakurikuler di TK oleh orang tua peserta didik baru
b. penampilan keterampilan terbaik oleh peserta ekstrakurikuler kelas diatasnya
c. penjelasan kegiatan ekstrakurikuler oleh guru atau pengampu ekstrakurikuler
d. pertunjukan dan penampilan bakat oleh peserta didik baru pada akhir MPLS

11. Penempatan peserta didik yang tepat dilaksanakan oleh TK akan memberikan manfaat
sebagai berikut ….
a. membantu peserta didik memilih kegiatan-kegiatan yang diminatinya di TK
b. membantu peserta didik menemukan teman yang cocok sehingga potensi diri,
bakat minat, kondisi diri dan berkembang secara alami
c. membantu peserta didik untuk menemukan dan mengembangkan bakat dan
minatnya dalam merencanakan masa depannya selama di TK
d. membantu peserta didik mengembangkan potensi yang dimilikinya untuk
mendapatkan nilai-nilai yang optimal dalam pembelajaran di TK

12. Kegiatan ekstrakurikuler dan pengembangan diri di TK antara lain didasarkan minat dan
bakat peserta didik dari hasil pengamatan guru. Di TK Saudara akan diadakan ekstra
tari tradisional, sedangan TK Saudara tidak memilki guru tari. Langkah yang akan
Saudara ambil untuk mengatasi masalah tersebut adalah ….
a. mengirimkan peserta didik yang memilih ekstra tari ke TK lain yang memiliki guru tari
b. menyarankan kepada peserta didik yang memilih ekstra tari untuk ikut les tari di
sanggar
c. mengarahkan peserta didik yang memilih ekstrakurikuler seni tari untuk pindah ke
ekstrakurikuler yang lain
d. memberi ekstra tari bagi peserta didik yang memilih ekstra tari dengan memberi
tugas guru yang ada di TK sebagai pengampunya

13. Penanaman nilai-nilai Pendidikan Budipekerti dan Karakter Bangsa (PBKB) di TK dapat
dilaksanakan dalam seluruh kegiatan yang dilakukan di TK. Prinsip yang dilakukan
dalam pembelajaran di TK yaitu melalui ….
a. teori dan praktek
b. menyanyi dan menari
c. mencontoh model yang ditentukan
d. pembelajaran di kelas dan di luar kelas

14. Seorang kepala TK memberi tugas kepada guru di TK nya untuk mengintegrasikan nilai
sikap spiritual dan sosial ke dalam kegiatan pembelajarannya. Guru tersebut merancang
kegiatan untuk mengintegrasikan sikap percaya diri dan peduli lingkungan. Rancangan
kegiatan berikut yang paling tepat untuk mengintegrasikan nilai sikap adalah ….
a. peserta didik diminta bercerita tentang membersihkan halaman di depan temanteman
b. peserta didik diminta membersihkan halaman sekolah, menuliskan dalam sebuah cerita
c. Peserta didik diminta membersihkan halaman sekolah dan membuang sampah di
Tempatnya
d. Peserta didik diminta menanam pohon di sekolah dan diminta merawatnya secara
kelompok setiap minggu

15. Yang tidak termasuk tahapan pengembangan berbagai bentuk Kegiatan Ekstrakurikuler
Pilihan yaitu ….
a. identifikasi kebutuhan, potensi, dan minat peserta didik
b. analisis dan pemenuhan sumber daya yang diperlukan
c. pengiriman peserta ekstrakurikuler ke berbagai lomba
d. penyusunan program kegiatan ekstrakurikuler
Latihan soal
Untuk jenjang TK/TKLB, SD/SDLB, SMP/SMPLB, SMA/SMALB dan SMK/SMKLB
1. Sebagai suatu sistem, sekolah terdiri atas komponen-kompenen yang saling terkait dan saling
mempengaruhi dalam mencapai tujuan. Instrumental dan environmental input lainnya harus
dapat didayagunakan seefektif mungkin dalam proses transformasi, untuk menghasilkan output
berupa peserta didik yang memiliki seperangkat nilai, sikap, pengetahuan serta keterampilan
baru. Untuk mendayagunakan semua sumber daya tersebut, diperlukan administrasi
pengelolaan sekolah yang baik. Kewajiban Kepala Sekolah dalam menunjang hal tersebut
meliputi...
a. memberikan perlindungan hukum dalam melaksanakan tugas dan hak atas hasil kekayaan
intelektual.
b. memberikan kesempatan warga sekolah untuk menggunakan sarana dan prasarana
untuk menunjang pelaksanaan tugas.
c. menciptakan suasana pendidikan yang bermakna, menyenangkan, kreatif, dinamis, dan
dialogis.
d. mengembangkan pembinaan karier sesuai dengan tuntutan pengembangan mutu.

2. Sumber daya manusia di sekolah yang tidak terlibat langsung dalam pelaksanaan kegiatan
belajar-mengajar tetapi berperan dalam mendukung kelancaran proses pembelajaran dan
administrasi sekolah adalah Tenaga Administrasi Sekolah (TAS). Berdasarkan ruang
lingkupnya TAS terdiri dari...
a. kepala tenaga administrasi sekolah, pelaksana urusan administrasi sekolah, petugas
layanan khusus.
b. kepala tenaga administrasi sekolah,pelaksana urusan administrasi, petugas perpustakaan.
c. kepala tata usaha, bendahara, pelaksana urusan administrasi persuratan.
d. kepala tenaga administrasi sekolah, pelaksana urusan administrasi persuratan dan
kearsipan, bendahara.

3. Dalam pengelolaan tugas, memberikan instruksi dan petunjuk pelaksanaan administrasi


kepegawaian merupakan wewenang Kepala Tenaga Administrasi sekolah yang meliputi...
a. meminta dan memberi data serta laporan tugas dari bawahannya
b. memastikan kebenaran dan ketepatan laporan
c. mengkondisikan kebenaran dan ketepatan rencana program tata usaha
d. memberi tugas dan memberi petunjuk pelaksanaan pekerjaan

4. Perhatikan kasus berikut:


Di Sekolah AA, setiap menjelang kenaikan kelas sering terjadi permasalahan dalam pengolahan
nilai. Meskipun tanggal pembagian rapor semakin dekat, masih ada guru mata pelajaran yang
belum menyerahkan nilai akhir peserta didik kepada wali kelas.
Karena keterbatasan waktu, ada beberapa guru yang akhirnya asal-asalan membuat nilai karena
nilai tidak tercatat dengan tertib pada daftar nilai. kasus di atas, menunjukkan bahwa salah satu
pelaksanaan administrasi sekolah belum baik, yaitu administrasi....
a. kurikulum
b. konseling dan bimbingan karier
c. pendidik dan tenaga kependidikan
d. kesiswaan

5. Pernyataan berikut ini merupakan langkah pertama dalam proses pengambilan keputusan yang
bersifat rutin, yaitu...
a. pemberian kewenangan berkaitan dengan kegiatan yang akan dilakukan
b. pengumpulan informasi tentang apa yang akan dikerjakan untuk diteruskan pada
pengambil keputusan
c. melakukan proses eksekusi atau pelaksanaan
d. penentuan pilihan mengenai kegiatan yang akan dilakukan
Kasus: untuk soal nomor 6 - 9
Ibu Melati adalah kepala sekolah XY di Kota Bukit Mamiri. Pengelolaan administrasi sekolahnya
sangat rapi. Semua arsip-arsip tentang kurikulum pembelajaran, kesiswaan, dan persuratan tertata
rapi. Data guru dan tenaga administrasi pun ditata dengan baik. Suatu hari kepala sekolah
kedatangan tamu orang tua siswa kelas VIII.
Ia ingin mengetahui perkembangan prestasi anaknya khususnya perolehan nilai semua mata
pelajaran yang diikuti dan kedisiplinan dalam kehadiran di sekolah. Ibu Melati segera menuju
ruang TU dan meminta bantuan kepada petugas TU untuk mencari data yang diminta orang tua
siswa tersebut. Petugas TU mencari data nilai siswa dan data kehadiran siswa di kelompok Kelas
VIII. Ternyata ada data nilai yang tidak lengkap. Rupanya guru matematika dan bahasa indonesia
belum menyetorkan nilai.
Begitu pun data absensi siswa sama sekali tidak.ada. Cukup lama petugas TU mencari data-data
yang diinginkan oleh orang tua siswa. Ia mencarinya di kelompok lain barangkali terselip. Pada
akhirnya petugas TU menyerahkan data kepada kepala sekolah seadanya. Data-data tersebut
diserahkan kepada orang tua siswa. Tentunya ia kecewa karena keinginannya untuk mengetahui
perkembangan prestasi dan kedisiplinan anaknya tidak terlaksana.
Berdasarkan kasus di atas, jawablah pertanyaan nomor 6 - 9 berikut ini.
6. Sebagai kepala sekolah, ibu Melati sebaiknya mengetahui dan memahami tentang....
a. tempat penyimpanan semua data siswa
b. kelengkapan semua data
c. pentingnya sistem administrasi sekolah
d. tugas dan fungsi petugas tata usaha

7. Hal-hal yang perlu diperhatikan oleh Ibu Melati adalah...


a. mengkaji ulang pengelolaan administrasi sekolah yang sedang berjalan
b. menata ulang tata letak arsip-arsip yang ada di ruang TU
c. meminta kepada guru-guru agar mengumpulkan nilai dan data kehadiran tepat waktu
d. mengangkat seorang petugas TU untuk mengelola administrasi sekolah

8. Untuk memudahkan penemuan data-data yang diperlukan oleh orang tua siswa atau pemangku
kepentingan lainnya, sebaiknya kepala sekolah melakukan hal-hal sebagai berikut, kecuali...
a. membuat rencana pembuatan sistem informasi sekolah
b. mengundang tenaga ahli untuk membantu membuat sistem informasi sekolah
c. membeli aplikasi pengelolaan administrasi sekolah
d. menugaskan staf tu untuk mengikuti diklat pengelolaan administrasi sekolah

9. Jika semua data yang diminta oleh orang tua siswa lengkap, maka...
a. Kepala sekolah bersama dengan orang tua siswa mengetahui tentang prestasi dan
kedisiplinan anaknya
b. Kepala sekolah dapat menyampaikan informasi dan mengambil keputusan tentang
langkah-langkah yang harus dilakukan oleh orang tua siswa
c. Kepala sekolah bersama petugas TU mengetahui bahwa guru-guru melaporkan kemajuan
siswa tepat waktu
d. Kepala sekolah mengetahui guru-guru dan petugas TU bekerja dengan baik dan benar
Kasus untuk soal nomor 10-12
Sekolah Super IT adalah salah satu Sekolah terkenal di Kabupaten Blogger. Semua administrasi
sekolah dikelola dengan menggunakan teknologi informasi (TI). Sistem informasi sekolah (SIS)
telah berjalan dengan baik. Informasi tentang kemajuan siswa, kurikulum pembelajaran, sarpras,
data guru dan tenaga tata usaha dapat dengan mudah diakses oleh pemangku kepentingan. Dinas
Pendidikan dengan mudah dan cepat dapat memantau pelaksanaan Ujian Nasional (UN), Ujian
Akhir Sekolah (UAS), dan informasi lainnya. Dunia Usaha dan Dunia Industri dapat mengetahui
prestasi siswa dalam berbagai bidang. Satu hal yang belum memanfaatkan kecanggihan TI di
sekolah tersebut adalah sebagian guru masih menggunakan cara manual dalam mengelola nilai
siswa, padahal operator sekolah telah menyediakan SIS untuk penilaian. Hal ini mengakibatkan
terlambatnya wali kelas mengisi rapor dan menentukan kenaikan kelas.
Berdasarkan kasus di atas, jawablah pertanyaan nomor 10-12.
10. Hal hal yang harus dilakukan oleh Kepala Sekolah adalah....
a. mencari tahu alasan guru yang belum menggunakan SIS
b. menyelenggarakan pelatihan penggunaan SIS untuk seluruh warga sekolah
c. menugaskan operator untuk melatih guru yang belum menggunakan SIS
d. menugaskan guru sejawat untuk melatih guru yang belum menggunakan SIS

11. Berikut ini adalah manfaat menggunakan Sistem Informasi Sekolah:


1. sebagai sarana informasi sekolah dalam mendukung penyusunan program
2. sebagai sarana informasi sekolah dalam pengambilan keputusan
3. sebagai sarana informasi sekolah dalam meningkatkan produktivitas sekolah
4. sebagai sarana informasi sekolah dalam berkomunikasi
Pernyataan yang benar adalah:
a. 1, 2 dan 4
b. 2, 3 dan 4
c. 1, 3 dan 4
d. 1, 2, 3 dan 4

12. Berikut adalah manfaat Sistem Informasi Sekolah bagi Dinas Pendidikan dalam melaksanakan
aktifitasnya, kecuali....
a. Mengetahui perkembangan informasi tentang program dan kegiatan sekolah,
b. Mempercepat penerimaan berbagai laporan tentang pelaksanaan kegiatan di sekolah
c. Mempermudah pengontrolan suatu kegiatan yang sedang dilaksanakan di sekolah.
d. Menerima informasi tentang kegiatan pembelajaran di kelas

13. Berikut adalah grafik kelulusan siswa dari sekolah ABC:

Data Kelulusan Siswa Sekolah ABC


Pernyataan yang sesuai dalam hal kelulusan siswa sekolah ABC sesuai grafik di atas adalah....
a. jumlah siswa Sekolah ABC setiap tahunnya meningkat
b. terjadi penurunan jumlah kelulusan dalam tiga tahun terakhir berurut-turut
c. terjadi peningkatan jumlah ketidaklulusan dalam tiga tahun terakhir
d. jumlah siswa yang tidak lulus dalam tiga tahun terakhir tidak terlalu besar

14. Jika guru tidak memanfaatkan TIK dalam pengolahan nilai, maka....
a. Guru mudah mengolah nilai dan hasilnya cepat diperoleh
b. Guru tidak mengalami kesulitan untuk meng’entry’ nilai ke dalam komputer
c. Pengolahan nilai dapat dilakukan dengan cepat
d. kemungkinan kesalahan pengolahan nilai lebih besar

15. Jumlah siswa yang tidak lulus di suatu sekolah pada tiga tahun terakhir selalu meningkat,
tindakan yang tepat yang akan saudara lakukan sebagai kepala sekolah adalah....
1. membuat program kegiatan yang berkaitan dengan peningkatan prestasi siswa
2. membuat program kegiatan yang berkaitan dengan peningkatan kompetensi guru
3. melengkapi koleksi buku yang relevan dengan mata pelajaran yang di UN kan di
perpustakaan
4. mewajibkan siswa untuk mengikuti bimbingan belajar di luar sekolah
Pernyataan yang benar adalah:
a. 1, 2 dan 4
b. 2, 3 dan 4
c. 1, 3 dan 4
d. 1, 2 dan 3

16. Berikut ini adalah grafik siswa yang bermasalah di sekolah XYZ.

Berdasarkan grafik siswa yang bermasalah di atas, maka pernyataan yang sesuai
adalah....
a. siswa yang terlambat menjadi prioritas utama untuk diselesaikan masalahnya
b. siswa yang membolos menjadi prioritas utama untuk diselesaikan masalahnya
c. siswa yang merokok menjadi prioritas terakhir untuk diselesaikan
masalahnya
d. siswa yang berkelahi menjadi prioritas utama untuk diselesaikan masalahnya

17. Manfaat SIS berbasis TIK bagi kepala sekolah sebagai pemimpin adalah untuk....
a. pedoman, struktur organisasi, pelaksanaan kegiatan, kesiswaan, kepegawaian, sarana dan
prasarana, keuangan, budaya, dan humas
b. penyusunan visi, misi, tujuan, dan rencana kerja
c. program pengawasan, evaluasi diri, KTSP, pendayagunaan pendidik dan tenaga
kependidikan, dan akreditasi
d. sarana untuk pengambilan keputusan, mengumumkan kebijakan sekolah, dan
pengarahan-pengarahan
Wacana: untuk soal 18–23
Sistem informasi membantu para manajer dan pimpinan perusahaan atau organisasi tertentu
untuk mendapatkan gambaran mengenai perusahaan atau organisasi tersebut. Informasi yang
didapatkan merupakan bahan masukan penting bagi manajer dalam pengambilan keputusan.
Dalam proses perencanaan sistem informasi ada beberapa aspek yang harus di pahami oleh
seorang pengambil keputusan, yaitu Ide, desain, pelaksanaan, kontrol, evaluasi, dan tindak
lanjut.
18. Dari wacana tersebut di atas, yang dimaksud bahan perencanaan sistem informasi
pengembangan Ide yaitu....
a. untuk mengetahui pentingnya perubahan
b. melaksanakan perubahan sesuai dengan hasil evaluasi yang ada.
c. menerapkan desain ke dalam sistem
d. memeriksa apakah perubahan yang terjadi sesuai dengan tujuan semula

19. Mengacu kepada wacana, yang dimaksud bahan perencanaan sistem informasi
pengembangan desain yaitu....
a. menerapkan desain ke dalam sistem.
b. untuk megetahui perlunya adanya perubahan.
c. merancang cara pemecahan masalah
d. memeriksa apakah tingkat pelaksanaan sesuai dengan desain

20. Mengacu kepada wacana, yang dimaksud bahan perencanaan sistem informasi
pengembangan pelaksanaan yaitu....
a. menerapkan disign ke dalam sistem.
b. untuk megetahui perlunya adanya perubahan.
c. merancang cara pemecahannya permasalahan
d. memeriksa apakah tingkat pelaksanaan sesuai dengan desain

21. Mengacu kepada wacana, yang dimaksud bahan perencanaan sistem informasi
pengembangan kontrol yaitu....
a. menerapkan desain ke dalam sistem.
b. untuk megetahui perlunya adanya perubahan.
c. merancang cara pemecahannya permasalahan
d. memeriksa apakah tingkat pelaksanaan sesuai dengan design

22. Mengacu kepada wacana, yang dimaksud bahan perencanaan sistem informasi
pengembangan evaluasi yaitu....
a. menerapkan disain ke dalam sistem
b. memeriksa sejauh mana sistem informasi yang diterapkan dapat membantu
pengambilan keputusan
c. merancang cara pemecahan masalah
d. memeriksa apakah tingkat pelaksanaan sistem yang direncanakan sesuai desain

23. Mengacu kepada wacana, yang dimaksud bahan perencanaan sistem informasi
pengembangan tindak lanjut yaitu....
a. Menerapkan disign ke dalam sistem
b. Memeriksa apakah perubahan yang terjadi sesuai dengan tujuan semula
c. Melakukan perbaikan dan pengembangan sesuai dengan hasil evaluasi
d. Memeriksa apakah tingkat pelaksanaan sesuai dengan design

Sebelum mengerjakan soal berikut saudara disarankan membaca Bahan Bacaan 6


tentang Internet.
24. Berikut ini media yang paling cocok digunakan dalam penyampaian informasi sekolah berupa
hasil belajar siswa berupa angka dan grafiknya, bakat dan minat siswa dan diagram tingkat
kedisiplinan siswa yang dapat diakses semua orangtua siswa kapanpun dan dimanapun adalah
....
a. email dan facebook
b. web/blog dan telepon seluler
c. web/blog dan facebook
d. telepon seluler dan email

25. Berikut ini media yang paling cocok digunakan dalam penyampaian informasi berupa
perubahan jadwal kegiatan yang harus dilakukan esok harinya/segera adalah ....
a. e-mail
b. facebook
c. web/blog
d. telepon seluler

26. Berikut ini yang bukan merupakan tujuan penggunaan teknologi informasi sebagai media
penyampaian informasi sekolah adalah ...
a. Sebagai sarana komunikasi antara sekolah, orang tua, siswa, masyarakat tanpa batasan
waktu
b. Sebagai sarana komunikasi antara sekolah, orang tua, siswa, dan urusan pribadi
kepala sekolah tanpa batasan waktu
c. Menjadi promosi untuk memperkenalkan sekolah kepada masyarakat
d. Mempermudah orangtua dalam memonitor perkembangan anak di sekolah

27. Sekolah Menengah Atas X mulai tahun ajaran 2014/2015 telah mulai memanfaatkan Sistem
Informasi Sekolah. Setelah berjalan sekitar satu tahun, dilakukan evaluasi untuk melihat
perubahan apa yang ditimbulkan dengan penerapan SIS ini. Berdasarkan hasil evaluasi tampak
berbagai manfaat yang diperoleh oleh berbagai pihak terkait. Salah satu manfaat yang bisa
didapat oleh pihak dinas pendidikan, yaitu:
a. mengetahui bagian-bagian yang bisa menjadi kerjasama
b. menigkatkan produktivitas dalam mengolah kata, angka, gambar, video, suara, data
statistik, perancangan, dan pemrograman
c. Mempercepat penerimaan berbagai laporan tentang pelaksanaan kegiatan di sekolah
d. menerima lebih cepat informasi tentang nilai tiap mata pelajaran

28. Peran kepala sekolah sebagai pemimpin dalam suatu organisasi (sekolah) sangat besar
khususnya dalam bidang informasi. Untuk itu seorang pemimpin harus memiliki banyak
keahlian. Ada dua keahlian mendasar yang harus dikuasai oleh pemimpin, yaitu:
a. keahlian komunikasi dan keahlian pemecahan masalah
b. keahlian teknologi dan keahlian pemecahan masalah
c. keahlian gadget (piranti) dan keahlian pemecahan masalah
d. keahlian informasi dan keahlian pemecahan masalah

29. Sumber daya manusia (SDM) yang terlibat dalam perancangan SIS, dapat dikelompokkan
menjadi dua, yaitu primer dan sekunder. SDM yang termasuk kelompok sekunder adalah....
a. analisis sistem
b. penyedia data
c. programmer
d. machine operator
Latihan Soal
(20 menit)
PETUNJUK
1. Latihan Soal digunakan untuk mengukur ketuntasan Saudara dalam mempelajari materi.
2. Tulis jawaban yang paling tepat diantara jawaban yang tersedia.
3. Soal dikerjakan di lembar jawaban yang disediakan oleh panitia.

1. Dalam menganalisis kebutuhan pendidik di sekolah, data-data yang paling tepat dijadikan
sebagai acuan adalah ....
a. jumlah peserta didik, jumlah jam pelajaran, beban mengajar pendidik, jumlah peserta
didik dalam satu kelas, jumlah pendidik yang ada, jumlah pendidik yang akan
pensiun/berhenti/meningggalkan jabatan keguruan
b. jumlah peserta didik, jumlah jam pelajaran, beban mengajar pendidik, jumlah peserta
didik dalam satu kelas, pendidik yang ada, pendidik yang akan
pensiun/berhenti/meningggalkan jabatan keguruan, jumlah ruang kelas;
c. jumlah peserta didik, jumlah jam pelajaran, pendidik yang ada, pendidik yang akan
pensiun/berhenti/meninggalkan jabatan keguruan;
d. jumlah jam pelajaran, pendidik yang ada, jumlah peserta didik, beban mengajar pendidik,
jumlah ruang kelas

2. Aspek-aspek yang menjadi dasar dalam memetakan pendidik dan tenaga kependidikan, yaitu
....
a. kompetensi, kualifikasi akademik dan integritas
b. kinerja, kualifikasi akademik dan profesionalitas.
c. integritas, kualifikasi akademik dan penilaian kinerja
d. integritas, kualifikasi akademik dan skill (keterampilan).

3. Stakeholders (pemangku kepentingan) yang paling tepat untuk dilibatkan dalam kegiatan
mengkaji ulang program pengelolaan pendidik dan tenaga kependidikan di sekolah adalah ....
A. pendidik, tenaga kependidikan dan dinas pendidikan/yayasan
B. pendidik, tenaga kependidikan dan tenaga administrasi
C. pendidik, tenaga kependidikan dan komite sekolah
D. pendidik, tenaga kependidikan dan peserta didik

4. Penyusunan program pengelolaan pendidik dan tenaga kependidikan pada tahun pelajaran
baru dilakukan dengan ....
A. mengkaji ulang program pengelolaan yang lama dan memetakan pendidik dan
tenaga kependidikan
B. melakukan evaluasi seleksi, mengkaji ulang program yang lama dan memetakan pendidik
dan tenaga kependidikan
C. mengkaji ulang program pengelolaan yang lama, melakukan evaluasi seleksi dan
merencanakan program pengelolaan baru
D. mengkaji ulang program pengelolaan yang lama, merencanakan program pengelolaan baru
dan memetakan pendidik dan tenaga kependidikan

5. Tempat dimana orang-orang melakukan proses belajar secara individual maupun bersama
dalam rangka meningkatkan diri dan mengembangkan organisasi disebut ....
A. Pengembangan Pembelajar
B. Pembelajaran Organisasi
C. Organisasi Pembelajar
D. Struktur Pembelajaran

6. Pengelolaan tenaga kependidikan merupakan rangkaian aktivitas yang integral, bersangkut-


paut dengan masalah ….
A. perekrutan, penempatan, pembinaan dan pemberhentian tenaga kependidikan
B. perekrutan, penempatan, pengembangan dan pemberhentian tenaga kependidikan
C. perencanaan, perekrutan, penempatan, pembinaan dan pemberhentian tenaga
kependidikan
D. perencanaan, perekrutan, penempatan, pembinaan atau pengembangan, penilaian dan
pemberhentian tenaga kependidikan

7. Pengembangan keprofesian berkelanjutan mencakup tiga hal yaitu: pengembangan diri,


publikasi ilmiah dan karya inovatif. Sebagai kepala sekolah, Saudara mempunyai tugas untuk
mengelola dan menfasilitasi kegiatan-kegiatan pengembangan keprofesian guru.
Jika Saudara menyelenggarakan lokakarya dengan tujuan untuk menyusun bahan/perangkat
pembelajaran, maka kegiatan lokakarya tersebut merupakan bagian dari ….
A. kegiatan pengembangan diri
B. kegiatan kolektif guru
C. kegiatan publikasi ilmiah.
D. kegiatan penulisan karya inovatif

8. Penjelasan mengenai tanggung jawab pendidik dan tenaga kependidikan, pengangkatan,


pembinaan karir, promosi dan penghargaan terhadap pendidik dan tenaga kependidikan
dijelaskan dalam peraturan/perundangan di bawah ini, yaitu….
A. Permendiknas RI Nomor 24 Tahun 2008 tentang Standar Tenaga Adminsitrasi
Sekolah/Madrasah
B. Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2010 tentang Perubahan Atas Peraturan
Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 Tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan
Pendidikan
C. Permendiknas RI Nomor 19 Tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan Pendidikan
D. Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2013
tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 15 Tahun 2010
tentang Standar Pelayanan Minimal Pendidikan Dasar Di Kabupaten/Kota

9. Penempatan kepala sekolah di daerah, dengan tenaga pendidik dan tenaga kependidikan
terbatas, dan sarana-prasarana terbatas untuk menjalankan tugas kepala sekolah harus ….
A. menyusun struktur organisasi, menguraikan tugas dan fungsi (tupoksi) semua
dikerjakan bersama-sama untuk menyelesaikan pekerjaan
B. memahami keadaan, semua guru dan TU diikutsertakan pelatihan agar terjadi peningkatan
kompetensinya.
C. menyusun visi, misi, tujuan, membuat program, dan struktur organisasi sekolah
D. semua dikerjakan dengan lambat yang penting selesai dengan baik

10. Program pengembangan keprofesian berkelanjutan guru dibuat berdasarkan hasil .…


A. analisis konteks kebutuhan sekolah
B. eveluasi diri guru atau penilaian kinerja guru
C. pemetaan pendidikan dan tenaga kependidikan
D. kesepakatan guru di sekolah dengan organisasi profesi seperti KKG/MGMP

11. Yang dimaksud dengan tenaga kependidikan dalam peraturan/perundangan yang berlaku
selama ini adalah .…
A. pengelola satuan pendidikan, tenaga perpustakaan, tenaga laboratorium, tenaga
administrasi, tenaga kebersihan dan keamanan
B. guru, pengelola satuan pendidikan, tenaga perpustakaan, tenaga laboratorium, tenaga
administrasi, tenaga kebersihan dan keamanan
C. guru, tenaga administrasi, tenaga laboratorium dan perpustakaan
D. guru, tenaga perpustakaan, tenaga laboratorium dan administrasi

12. Pengangkatan, penempatan, pemindahan, dan pemberhentian pendidik dan tenaga


kependidikan dilaksanakan dalam rangka akses….
A. masyarakat atas pelayanan pendidikan yang merata ;
B. mutu daya saing sesuai kebutuhan atas pelayanan pendidikan yang mencukupi, merata
dan terjangkau;
C. mutu dan daya saing pendidikan perluasan dan pemerataan akses pendidikan serta
peningkatan mutu, daya saing, dan relevansi pendidikan masyarakat atas pelayanan
pendidikan yang terjangkau oleh masyarakat luas;
D. mutu dan daya saing lembaga yang mampu mencapai prestasi ditingkat regional dan
nasional serta adanya akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan.

13. Dimensi kepemimpinan mencakup antara lain ….


A. memprovokasi, mempengaruhi, meningkatkan dan mengembangkan
B. memutuskan, melaksanakan, mengevaluasi, dan menindaklanjuti
C. mempengaruhi, menggerakkan, mengembangkan dan memberdayaka
D. membagi peran, mendelegasikan wewenang, mengatur strategi, dan membuat
keputusan

14. Dalam pasal 212 ayat (6) Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2010
menyebutkan bahwa seseorang yang mengangkat, menempatkan, memindahkan, atau
memberhentikan Pendidik atau tenaga kependidikan yang bertentangan dengan ketentuan
sebagaimana dimaksud dalam Pasal 175 tanpa alasan yang sah, dikenai sanksi administratif
berupa ….
A. teguran tertulis, penundaan kenaikan gaji berkala, penundaan kenaikan pangkat,
pembebasan dari jabatan, pemberhentian dengan hormat, dan/atau pemberhentian dengan
tidak hormat dari jabatannya
B. teguran tertulis, pembebasan dari jabatan, pemberhentian dengan hormat, dan/atau
pemberhentian dengan tidak hormat dari jabatannya
C. penundaan kenaikan gaji berkala, penundaan kenaikan pangkat, pembebasan dari jabatan,
pemberhentian tidak dengan hormat
D. penundaan kenaikan gaji berkala, penundaan kenaikan pangkat, pembebasan dari jabatan,
pemberhentian dengan hormat

15. Hakikat pembangunan tim didasarkan atas ….


A. pengambilan keputusan yang aman
B. kerjasama fungsional dan kerja sama peran
C. pengambilan keputusan yang diambil secara partisipatif
D. kepemimpinan yang hanya percaya pada data yang benar

16. Jumlah peserta didik Sekolah Harapan 750 orang; Beban studi peserta didik untuk seluruh
mata pelajaran 40 jam perminggu (menurut kurikulum yang diberlakukan); Besar kelas rata-
rata 36 orang; dan Beban mengajar guru perminggu 24 jam. Menurut kebijakan, berapa
jumlah guru yang dibutuhkan untuk melayani 750 peserta didik?
A. 35 guru
B. 34 guru
C. 29 guru
D. 28 guru

15. Jumlah peserta didik Sekolah Harapan 750 orang; Beban studi peserta didik untuk seluruh
mata pelajaran 40 jam perminggu (menurut kurikulum yang diberlakukan); Besar kelas rata-rata
36 orang; dan Beban mengajar guru perminggu 24 jam. Guru yang ada 30 orang, yang akan
pensiun 2 orang, yang akan pindah atau keluar 1 orang dan yang diberikan izin untuk
meneruskan studi 3 orang. Berapa kekurangan guru dari sekolah Harapan tersebut?
A. 5 guru
B. 6 guru
C. 10 guru
D. 11 guru

16. Di bawah ini adalah usaha-usaha yang kurang tepat dilakukan oleh kepala sekolah dalam
rangka pembinaan tenaga kependidikan sekolah, yaitu .…
A. mengirim tenaga administrasi untuk mengikuti pelatihan
B. memutasi tenaga kependidikan yang melanggar disiplin
C. memberi peringatan ringan yang melanggar etika profesi
D. menyelenggarakan kegiatan workshop peningkatan kompetensi

17. Pemetaan kualifikasi dan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan dilakukan sebagai
bahan rujukan untuk ....
A. penempatan dan penghargaan pendidik dan tenaga kependidikan
B. penugasan dan penghargaan pendidik dan tenaga kependidikan
C. penempatan dan penugasan pendidik dan tenaga kependidikan
D. pemetaan dan penghargaan pendidik dan tenaga kependidikan

18. Pemberdayaan pendidik dan tenaga kependidikan hendaknya berdasar pada prinsip-prinsip di
bawah ini, kecuali….
A. berorientasi pada perubahan tingkah laku dalam rangka peningkatan kemampuan
profesional dan untuk teknis pelaksanaan tugas harian sesuai posisi masing-
masing.
B. Dirintisdan diarahkan untuk mendidik dan melatih seseorang sebelum maupun sesudah
menduduki jabatan/posisi
C. kegiatan pemberdayaan pendidik dan tenaga kependidikan dapat dilakukan melalui
pendidikan dan pelatihan.
D. dilaksanakan untuk mendorong meningkatnya kontribusi setiap individu terhadap sekolah.

19. Sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 16 Tahun 2007, diamanatkan
bahwa setiap guru harus memiliki 4 standar kompetensi antara lain; kompetensi pedagogik,
kepribadian, sosial, dan profesional. Berikut ini yang termasuk kompetensi pedagogik adalah.…
A. menguasai bidang yang diajarkan
B. menguasai berbagai teknik dalam pembelajaran
C. berkomunikasi dengan kepala sekolah, teman sejawat, orang tua, masyarakat, dan peserta
didik secara santun
D. menghormati kepada kepala sekolah, teman sejawat, orang tua dan peserta didik tanpa
membedakan keyakinan yang dianut

20. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 19 Tahun 2007 mengamanatkan bahwa setiap
satuan pendidikan harus memenuhi standar pengelolaan pendidikan, yang diantaranya adalah
bahwa sekolah harus memiliki visi yang tujuannya agar sekolah .…
A. mampu dikenal masyarakat melalui prestasi akademik dan non akademik
B. mampu mengembangkan kurikulum baik secara nasional maupun internasional
C. menjadi sekolah yang lingkungannya kondusif dan mudah dikenal dengan masyarakat
D. secara bersama-sama mampu meraih cita-cita secara periodik, sistematis, dan
terencana

21. Kualifikasi umum kepala sekolah adalah sebagai berikut, kecuali ….


A. pada waktu diangkat sebagai kepala sekolah berusia setinggi-tingginya 56 tahun
B. memiliki kualifikasi akademik sarjana (S1) atau diploma empat (D-IV) kependidikan atau
non kependidikan pada perguruan tinggi yang terakreditasi
C. memiliki pengalaman mengajar sekurang-kurangnya 5 (lima) tahun untuk semua
jenjang sekolah baik SD/MI maupun Taman Kanak-kanak/Raudhatul Athfal (TK/RA)
D. memiliki pangkat serendah-rendahnya III/c bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan bagi non
PNS disetarakan kepangkatan yang dikeluarkan oleh yayasan atau lembaga yang
berwenang.

22. Manakah pernyataan di bawah ini yang tidak sesuai dengan prinsip Pengembangan
Keprofesian Berkelanjutan (PKB)?
A. Guru harus memperlihatkan peningkatan kompetensi setelah PKB agar tidak mendapat
sanksi
B. PKB merupakan bagian integral dari tugas guru sehari-hari
C. Setiap guru berhak mendapat kesempatan untuk mengembangkan diri secara teratur,
sistematis, dan berkelanjutan.
D. Sekolah wajib menyediakan kesempatan kepada guru untuk melaksanakan PKB
dengan cara mengurangi jam mengajar

23. Seorang guru melakukan kegiatan di Kelompok Kerja Guru (KKG)/Musyawarah Guru Mata
Pelajaran (MGMP); diseminasi hasil Penelitian Tindakan Kelas (PTK) di KKG/MGMP; dan
penyusunan modul “Pembelajaran IPA Inovatif” yang digunakan di sekolahnya. Dengan
demikian, guru tersebut melakukan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) berupa
..
A. karya Inovatif
B. publikasi Ilmiah
C. pengembangan diri
D. pengembangan diri dan publikasi ilmiah

24. Menurut Permenneg PAN dan Reformasi Birokrasi Nomor 16 tahun 2009 tentang jabatan
fungsional guru dan angka kreditnya. Kegiatan guru dalam menyusun rencana pembelajaran,
melaksanakan pembelajaran yang bermutu, menilai dan mengevaluasi hasil pembelajaran,
menyusun dan melaksanakan program dan pengayaan terhadap peserta didik, disebut….
A. pengembangan keprofesian berkelanjutan
B. kegiatan bimbingan peserta didik
C. kegiatan pembelajaran
D. metode pembelajaran

25. Sistem penyelenggaraan pendidikan yang memberikan kesempatan kepada semua peserta
didik yang memiliki kelainan dan memiliki potensi kecerdasan dan/atau bakat istimewa untuk
mengikuti pendidikan atau pembelajaran dalam satu lingkungan pendidikan secara bersama-
sama dengan peserta didik pada umumnya. Diatur melalui Peraturan Menteri Pendidikan
Nasional Republik Indonesia Nomor .....
A. 70 tahun 2009
B. 27 tahun 2009
C. 25 tahun 2008
D. 24 tahun 2008

26. Dalam melaksanakan tata tertib sekolah, guru dan karyawan SMP XY, setiap mengawali
pekerjaan dan pulang, selalu diawali dan diakhiri dengan berdo’a bersama di ruang guru yang
dipimpin oleh guru piket, namun ada salah satu guru yang tidak dapat mengikutinya, karena
pada setiap pagi selalu saja terlambat datang sehingga langsung masuk ke kelas untuk
mengawali pelajarannya. Sebagai kepala sekolah yang profesional maka tindakan apa yang
anda ambil untuk mengatasi masalah tersebut ?
A. Meminta guru tersebut untuk menghadap, mentaati tata tertib, dan mengikuti berdo’a
bersama setiap terlambat.
B. Memanggil guru yang terlambat dan menegurnya karena tidak mentaati tata tertib, dan
menyuruh untuk mengikuti berdo’a bersama walaupun terlambat.
C. Meminta guru tersebut untuk selalu mentaati tata tertib, dan menyuruh untuk datang
tidak terlambat sehingga dapat mengikuti do’a bersama pada setiap mengawali dan
mengakhiri pekerjaan.
D. Meminta guru tersebut untuk menghadap di waktu tidak mengajar, mendengarkan
alasan keterlambatannya dan mengajak mentaati tata tertib mengikuti do’a
bersama pada setiap mengawali dan mengakhiri pekerjaan.

27. Untuk menumbuhkan semangat meningkatkan budaya mutu di lingkungan sekolah adalah
dengan cara …
A. melakukan rapat evaluasi
B. memiliki target mutu yang tinggi
C. peningkatan kualitas kehidupan beragama
D. memberikan reward kepada guru dan siswa yang berprestasi
28. Sekolah Negeri XY memiliki 3 orang guru baru hasil seleksi/rekruitmen pemerintah daerah.
Ketiga orang guru tersebut berasal dari sekolah swasta yang berbeda, dimana mereka telah
mengajar lebih dari 5 tahun. Sebagai Kepala Sekolah, langkah apa yang akan Saudara
lakukan terhadap mereka di awal masa kerja mereka di sekolah Saudara?
A. Saya akan langsung menugaskan mereka mengajar di kelas karena mereka sudah
berpengalaman mengajar di sekolah lama
B. Saya akan menempatan mereka terlebih dahulu di bagian administrasi karena jam
mengajar sudah terisi oleh guru yang sudah ada.
C. Saya akan menugaskan guru senior untuk mendampingi mereka dalam menjalankan
tugas keguruan di sekolah baru ini.
D. Saya tidak akan memberi jam mengajar kepada mereka terlebih dahulu sampai mereka
menjadi PNS penuh

Soal Berjenjang
Soal TK
31. Sebuah TK di Kota Bandung memiliki 80 peserta didik dengan jumlah rombongan belajar 4
rombel. Masing-masing jenjang terdiri dari rombongan belajar yaitu kelompok A1 20 anak;
kelompok A2 20 anak; kelompok B1 20 anak; dan kelompok B2 20 anak. Berdasarkan
pengamatan dan hasil supervisi kepala TK, ditemukan bahwa 2 orang guru memiliki kinerja yang
kurang memuaskan, diantaranya 1 orang guru TK kurang mampu berkomunikasi baik dengan
anak, dan 1 orang lagi tidak mampu mengolah dan melaporkan hasil penilaian tingkat
perkembangan anak. Permasalahan-permasalahan yang ada pada kasus TK tersebut adalah....
A. pemberdayaan kompetensi PTK kurang optimal
B. kurang pemahaman tugas pokok dan fungsi PTK
C. kurang kepedulian PTK terhadap kegiatan sekolah
D. tenaga PTK belum mendapatkan pelatihan Ke TK an

32. Suatu sekolah TK Mawar Berbunga beban mengajar guru perminggu 24 jam, jumlah guru yang
ada 4 orang. Yaitu 2 orang guru TK akan pensiun satu bulan lagi. Kondisi permasalahan tersebut
sangat erat kaitannya dengan kemampuan kepala sekolah dalam melaksanakan tugas
profesionalnya, PTK dituntut untuk memiliki kemampuan yang baik, karena PTK merupakan salah
satu komponen yang menentukan keberhasilan pendidikan di sekolah TK. Oleh karena itu
kemampuan PTK perlu dikembangkan melalui berbagai kegiatan ....
A. Pemetaan kebutuhan dan pengembangan profesional PTK.
B. pembinaan TK oleh pengawas pembina Kabupaten setempat
C. kejuaraan Olympiade OSN tingkat nasional dan internasional
D. diklat kewirausahaan bekerjasama dengan dunia usaha dan industri

33. Sekolah TK Ali Agram mempunyai 10 guru, dari jumlah tersebut ada 4 guru yang belum
memiliki kualifikasi akademik Guru pada PAUD/TK/RA diploma empat (D-IV) atau sarjana (S1)
dalam bidang pendidikan anak usia dini atau psikologi yang diperoleh dari program studi yang
terakreditasi. Berdasarkan beberapa hasil penelitian, kepemimpinan kepala sekolah berpengaruh
terhadap peningkatan kemampuan pendidik dalam melaksanakan tugas. Dengan meningkatnya
kemampuan pendidik, akan meningkatkan kinerja organisasi dan ketercapaian tujuan organisasi
sekolah. Langkah-langkah yang akan dilakukan kepala sekolah untuk menangani masalah
tersebut adalah ....
A. perencanaan, pelaksanaan, pertemuan balikan atau refleksi dan evaluasi
B. pelaksanaan, perencanaan, evaluasi dan pertemuan balikan atau refleksi
C. perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan pertemuan balikan atau refleksi
D. pertemuan balikan atau refleksi, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi

34. Diperoleh gambaran bahwa sekolah TK Wijaya Raya tidak dikelola dengan baik, konsep
kepemimpinan partisipatif belum dilakukan, sehingga rasa tanggung jawab sebagai guru pada
pelaksanaan tugasnya belum sepenuhnya sebagai tenaga professional, terutama untuk
kompetensi Pedagogik. Alat bantu dan sumber belajar tidak bisa berfungsi optimal, karena
keterbatasan kompetensi dari tenaga pustakawan dan SDM lainnya. Dari hasil pengamatan
terhadap kemampuan kepala sekolah tersebut perlu ditingkatkan
kemampuan ....
A. mengadakan IHT tentang pembelajaran di TK
B. meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran
C. menciptakan innovasi yang berguna bagi pengajar di TK
D. memberdayakan pendidik dan tenaga kependidikan yang ada

35. Suatu TK Negeri 1 mempunyai permasalahan yaitu pengelolaan seluruh kegiatan dan
pengadministrasian di TK tersebut dilakukan oleh kepala TK dan guru-guru TK, karena di TK ini
tidak memiliki tenaga administrasi akhirnya mereka tidak fokus lagi untuk mengajar di TK.
Tindakan kepala sekolah untuk menangani masalah tersebut adalah ....
A. merekrut langsung pegawai tenaga administrasi untuk di TK Negeri 1
B. mengajukan ke dinas pendidikan untuk menempatkan/tenaga administrasi
C. membiarkan keadaan tersebut sampai ada penyelesaian dari dinas pendidikan
D. mengatur jadwal guru untuk kegiatan mengajar dan untuk kegiatan administrasi

56. Proses Penilaian Kinerja Guru dilakukan melalui empat tahapan, yaitu ….
A. persiapan, pelaksanaan, penilaian dan pelaporan
B. persiapan, pelaksanaan, pelaporan dan penilaian
C. persiapan, pengamatan, penilaian dan pelaporan
D. persiapan, penilaian, pelaksanaan dan pelaporan

57. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 16 Tahun 2007 tentang Standar Kualifikasi
Akademik dan Kompetensi Guru, menyebutkan bahwa guru dalam pengelolaan pembelajaran
dipersyaratkan menguasai… kompetensi yang dikelompokkan ke dalam kompetensi pedagogik,
kepribadian, sosial, dan profesional.
A. 14
B. 24
C. 34
D. 44

58. Hasil penilaian kinerja guru dapat digunakan untuk hal-hal di bawah ini. Pernyataan manakah
yang kurang tepat dalam memanfaatkan hasil penilaian kinerja guru tersebut?
A. Sebagai bahan evaluasi diri bagi guru untuk mengembangkan potensi dan karirnya
B. Sebagai acuan bagi sekolah untuk merencanakan Pengembangan Keprofesian
Berkelanjutan (PKB) guru
C. Merupakan dasar untuk memberikan nilai prestasi kerja guru dalam rangka pengembangan
karir guru
D. Sebagai dasar pemberian tugas beban mengajar guru pada tahun berikutnya

59. Pernyataan manakah yang tepat mengenai pelaksanaan penilaian kinerja guru?
A. Penilaian kinerja guru dilakukan setiap tahun oleh kepala sekolah atau pengawas
atau guru senior yang ditunjuk oleh kepala sekolah (yang telah memahami penilaian)
B. Penilaian dilakukan terhadap kompetensi guru menggunakan instrumen yang
dikembangkan sendiri
C. Penilaian kinerja guru sah apabila ditanda tangani oleh Kepala Dinas Pendidikan sebagai
pembina guru di kabupaten/kota
D. Pelaksanaan penilaian kinerja guru dilakukan serentak di suatu sekolah untuk efesiensi
waktu dan biaya

60. Sri Endang, M.Pd adalah guru matematika mengajar 30 jam. Hasil rekap nilai PK Guru adalah
51, maka sebutan dan NPK nya adalah ….
A. 92,86 dan Amat Baik
B. 91,07 dan Amat Baik
C. 89,29 dan Baik
D. 85,71 dan Baik
61. Erni Yunita, S.Pd adalah guru BK di sebuah sekolah SMK Semarang. Apabila rekap nilai PK
Guru memperoleh 54, maka nilai PK Guru dalam skala 100 adalah ....
A. 76,47
B. 77,94
C. 79,41
D. 80,88

62. Heri Setiono, S.Pd adalah guru Bahasa Indonesia dengan golongan IV/a mengajar 24 jam.
Nilai PK Guru yang diperoleh 49, maka nilai angka kredit yang diperoleh dari PK Guru adalah….
A. 37,19
B. 29,75
C. 22,31
D. 19,50

63. Lilik Firdayati, S.Pd adalah seorang guru Bahasa Inggris SMP dengan golongan ruang III/d dan
dan mendapat tugas mengajar 20 jam. Hasil PK guru yang diperoleh tahun ini dengan sebutan
Amat Baik. Maka angka kredit dari PKG adalah ….
A. 19,50
B. 20,25
C. 20,31
D. 22,31

64. Seorang guru SD golongan ruang IV/a mengajar 6 jam per minggu dan diberi tugas tambahan
sebagai kepala sekolah. Jika ia mendapat nilai 45 dari hasil PK sebagai guru dan mendapat nilai
15 sebagai kepala sekolah, berapa angka kredit sub unsur pembelajaran dan tugas tambahan
masing-masing adalah ….
A. 7,44 dan 16,73
B. 7,44 dan 22,31
C. 9,30 dan 22,31
D. 9,30 dan 27,89

65. Hj. Supriatun, S.Pd adalah Guru Pendidikan Agama Islam dengan golongan ruang III/b dan
mengajar 12 jam per minggu yang diberi tugas tambahan sebagai wakil kepala sekolah. Hasil
penilaian PK Guru mendapat nilai 48 dan sebagai wakil kepala sekolah mendapat nilai 18. Maka
angka kredit yang diperoleh pada tahun tersebut adalah ….
A. 29,75
B. 27,22
C. 25,18
D. 22,19

66. Sekolah Harapan Bangsa memiliki 3 orang tenaga administrasi sekolah PNS bernama Melati,
Dadali, dan Mawar yang berpangkat sama yaitu Pengatur Tingkat I golongan ruang II/d terhitung
mulai 1 April 2014. Melati diangkat jadi PNS sejak tahun 1 Oktober 2002. Dadali diangkat menjadi
Pegawai Negeri Sipil sejak tanggal 1 April 2000, sedangkan Mawar diangkat sejak 1 April 1994.
Manakah daftar urut kepangkatan yang benar sesuai peraturan yang berlaku?
A. Dadali-Mawar-Melati
B. Mawar-Dadali-Melati
C. Mawar-Melati-Dadali
D. Melati-Dadali-Mawar

67. Anda harus melakukan penilaian kinerja terhadap guru-guru, yaitu guru mata pelajaran yang
merangkap sebagai :
(1) wali kelas
(2) ketua panitia Ulangan Akhir Semester
(3) kepala perpustakaan
(4) ketua pengembang kurikulum dan
(5) guru bimbingan dan konseling,
maka instrumen penilaian kinerja yang digunakan adalah instrumen ….
A. Instrumen Pelaksanaan Wali Kelas, Instrumen Pelaksanaan Ulangan Akhir, Instrumen
Pelaksanaan Perpustakaan, Instrumen Pengembang Kurikulum dan Instrumen
Pelaksanaan Pembimbingan
B. Instrumen Pelaksanaan Pembelajaran, Instrumen Pelaksanaan Pembimbingan dan
Instrumen Pelaksanaan Tugas Tambahan
C. Instrumen Pelaksanaan Pembelajaran, Instrumen Pelaksanaan Pembimbingan, Instrumen
Pelaksanaan Tugas Tambahan
D. Instrumen Pelaksanaan Pembimbingan dan Instrumen Pelaksanaan Tugas Tambahan

68. Penilaian Prestasi Kerja harus sesuai dengan keadaan yang sebenarnya tanpa dipengaruhi
oleh pandangan atau penilaian subyektif pribadi dari pejabat penilai terhadap guru, kepala
sekolah, guru yang diberi tugas tambahan, dan tenaga kependidikan lain yang dinilai. Uraian ini
merupakan prinsip penilaian prestasi kerja yang ….
A. transparan
B. obyektif
C. akuntabel
D. parrtisipatif

69. Pernyataan manakah yang kurang tepat untuk menjelaskan tentang konsep penilaian
ketercapaian Sasaran Kerja Pegawai?
A. Penandatanganan hasil penilaian capaian SKP dilakukan oleh pejabat penilai pada
formulir penilaian ketercapain SKP
B. Salah satu aspek yang ada dalam formulir penilaian ketercapaian SKP adalah bukti fisik
C. Penilaian ketercapaian SKP dapat dilakukan 6 bulan satu kali (per semester)
D. Aspek biaya dapat diisi berdasarkan perhitungan rencana anggaran dan kegiatan sekolah
yang dibuat bersama kepala sekolah dan tim pengembang sekolah

70. Perhatikan pernyataan di bawah ini:


(1) Selalu dapat menyelesaikan tugas pelayanan sebaik-baiknya dengan sikap sopan dan
sangat memuaskan baik untuk pelayanan internal mapun eksternal organisasi.
(2) Pada umumnya dalam melaksanakan tugas bersifat jujur, ikhlas dan tidak pernah
menyalahgunakan wewenang serta berani menanggung resiko dari tindakan yang
dilakukannya.
(3) Selalu bertindak tegas dan tidak memihak, memberikan teladan yang baik, kemampuan
menggerakkan tim kerja untuk mencapai kinerja yang tinggi, mampu
menggugah semangat dan menggerakkan bawahan dalam melaksanakan tugas serta
mampu mengambil keputusan dengan cepat dan tepat.
(4) Pada umumnya mentaati peraturan perundang-undangan dan/atau peraturan
kedinasan yang berlaku dengan rasa tanggung jawab dan selalu mentaati ketentuan
jam kerja serta mampu menyimpan dan/atau memelihara barang-barang milik negara
yang dipercayakan kepadanya dengan sebaik-baiknya.
Pernyataan di atas merupakan indikator dalam penilaian perilaku kerja pegawai.
Manakah dari pernyataan di atas yang merupakan indikator perilaku kerja untuk aspek
integritas?
A. Pernyataan (1)
B. Pernyataan (2)
C. Pernyataan (3)
D. Pernyataan (4)
1. SMP “Kaisar” Jakarta telah melakukan EDS oleh Tim yang ditunjuk oleh Kepala Sekolah dan
telah disusun Laporan hasil analisisnya. Laporan Hasil Evaluasi Diri Sekolah harus menjadi
bahan utama dalam penyusunan perencanaan sekolah. Komponen-komponen RKJM yang
menampung hasil EDS adalah ....
a. identifikasi tantangan nyata, program strategis, hasil yang diharapkan, dan tonggak-
tonggak keberhasilan
b. Program strategis, hasil yang diharapkan, alternatif langkah-langkah pemecahan masalah,
dan tonggak-tonggak keberhasilan
c. Program strategis, alternatif langkah-langkah pemecahan masalah, dan tonggak-tonggak
keberhasilan
d. Hasil yang diharapkan, alternatif langkah-langkah pemecahan masalah, dan tonggak-
tonggak keberhasilan

2. Perbedaan antara RKJM dan RKAS adalah ....


a. RKJM memuat seluruh program kerja selama empat tahun dan merupakan bagian dari
RKAS yang memuat seluruh program dan kegiatan selama setahun beserta anggarannya
b. RKJM memuat seluruh program kerja selama lima tahun dan bagian dari RKAS yang
memuat seluruh program dan kegiatan selama setahun beserta anggarannya
c. RKJM memuat seluruh program dan kegiatan sekolah dengan anggaran yang dibutuhkan
dan RKAS berisi rangkaian kegiatan selama setahun.
d. RKJM memuat seluruh program kerja selama empat tahun dan RKAS adalah bagian
RKJM yang memuat seluruh program dan kegiatan selama setahun beserta
anggarannya

4. Komponen-komponen inti RKJM yang juga menjadi komponen RKAS adalah ....
a. analisis strategis, Identifikasi tantangan nyata, monitoring evaluasi
b. analisis strategis, Identifikasi tantangan nyata, visi, monitoring evaluasi
c. analisis strategis, Identifikasi tantangan nyata, visi/misi, monitoring evaluasi
d. analisis strategis, Identifikasi tantangan nyata, visi/misi, tujuan, monitoring evaluasi

5. Tahap pertama untuk menyusun perencanaan evaluasi program sekolah adalah


menentukan komponen perencanaan sekolah yang akan dievaluasi, komponen tersebut
terdiri dari ….
a. Rencana Kerja Sekolah, Pelaksanaan RKS, Pengawasan dan Evaluasi,
Kepemimpinan Sekolah dan Sistem Informasi Manajemen Sekolah
b. Rencana Kerja Sekolah, Rencana Kerja Jangka Menengah, Rencana Kerja Tahunan, dan
Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah
c. Rencana Kerja bidang Kurikulum, bidang Kesiswaan, bidang Sarana Prasarana Sekolah
dan Hubungan Masyarakat
d. RKS, RKJM, RKT, RKAS serta Rencana bidang Kurikulum, Kesiswaan, Sarpras dan
Humas

6. Dalam menyusun rencana pelaksanaan program sekolah perlu mempertimbangkan beberapa


hal agar dapat berlangsung efisien dan efektif. Hal-hal tersebut adalah ….
a. kiat, cara, teknik dan strategi evaluasi
b. alokasi waktu, ketersediaan dana, SDM dan fasilitas
c. juklak, juknis, pedoman dan borang evaluasi
d. kelompok kerja, pengarah TIM, dan penanggung jawab

7. Pelaksanaan pemantauan dan evaluasi dalam RKAS dapat dilakukan melalui ….


a. pengumuman, rapat dewan guru, keterlibatan guru, dan keterlibatan warga sekolah
b. langsung oleh kepala sekolah dan dapat mendelegasikan kepada guru senior
c. supervisi, monitoring, evaluasi, dan pelaporan
d. membentuk TIM yang diberi tugas untuk melaksanakan, memantau dan
mengevaluasi RKAS
8. Aspek-aspek yang perlu dijabarkan dalam perencanaan pengawasan dan evaluasi adalah ….
a. program pengawasan, evaluasi diri, evaluasi pendayagunaan pendidik dan tenaga
kependidikan, serta akreditasi sekolah
b. program kurikulum, kesiswaan, sarpras dan humas
c. program monev, peningkatan pendidik dan tenaga kependidikan, serta pemenuhan sarpras
d. program perpustakaan, pengelolaan laboratorium, dan pemanfaatan sarpras

9. Merumuskan rencana pelaksanaan program, rencana pemantauan dan evaluasi dalam


RKS/RKJM lebih mengarah pada ….
a. jadwal, pelaksana dan penanggung jawab yang jelas untuk melaksanakannya
b. alokasi dana, SDM dan perangkat kerja yang dibutuhkan
c. kiat, cara, teknik, dan atau strategi yang jitu, efisien, efektif, dan layak untuk
dilaksanakan
d. alokasi waktu, alokasi dana dan SDM pelaksana

10. Pak Arju seorang kepala sekolah yang akan melakukan evaluasi kinerja pendidik dan tenaga
kependidikan di sekolahnya. Arah dari pelaksanaan evaluasi kinerja yang dilakukan diarahkan
untuk mengetahui ….
a. kesesuaian penugasan dengan keahlian dan keseimbangan beban tugas
b. kesesuaian penugasan dengan ijazah dan keseimbangan beban tugas
c. kesesuaian penugasan dengan keahlian dan keseimbangan tugas tambahan
d. kesesuaian penugasan dengan ijasah dan keseimbangan tugas tambahan

11. Dalam hasil analisis konteks kondisi sekolah saat ini daya saing lulusan terdapat data
hanya sekitar 39% siswa lulusan yang diterima di Perguruan Tinggi, maka sekolah akan
menetapkan program untuk meningkatkan ….
a. prestasi akademik siswa
b. prestasi nonakademik siswa
c. motivasi belajar siswa
d. motivasi guru dalam pembelajaran

12. Berdasarkan hasil analisis kondisi nyata sekolah saat ini dibandingkan dengan kondisi sekolah
yang akan datang, terdapat kesenjangan nyata pada Standar Kompetensi Lulusan. Maka usaha
yang harus dilakukan sekolah adalah berusaha meningkatkan prestasi siswa dalam bidang ….
a. akademik dan non akademik
b. olah raga dan kesenian
c. akademik dan olah raga
d. akademik dan kesenian

13. Data hasil analisis kondisi pendidikan saat ini dengan kondisi pendidikan masa datang suatu
sekolah menunjukkan terdapat kesenjangan dalam Standar Proses yang cukup tajam, maka
sekolah perlu meningkatkan kualitas SDM khususnya guru yang meliputi ….
a. persiapan pembelajaran, persyaratan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan
pelaksanaan penilaian pembelajaran
b. persiapan pembelajaran, pengawasan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan
pelaksanaan penilaian pembelajaran
c. Persiapan pembelajaran, persyaratan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan
pelaksanaan pengawasan pembelajaran
d. persyaratan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, pelaksanaan penilaian
pembelajaran, dan pengawasan pembelajaran

14. Hasil analisis kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman suatu sekolah menunjukkan
bahwa terdapat kesenjangan yang nyata antara kondisi nyata dan kondisi yang diharapkan. Data
ini penting bagi sekolah tersebut untuk ….
a. membandingkan kondisi sekolah dengan sekolah lain
b. mengetahui apa permasalahan dan alternatif penyelesaiaannya
c. mengetahui kesulitan yang dialami sekolah
d. membandingkan tingkat kesulitan antar SNP

15. Perbedaan Deskripsi Hasil Analisis Konteks yang dicantumkan dalam RKAS dibanding dengan
yang dicantumkan dalam RKJM adalah ….
a. Deskripsi Hasil Analisis Konteks dalam RKJM dalam kurun waktu satu tahun, dan dalam
RKAS dalam kurun waktu empat tahun
b. Deskripsi Hasil Analisis Konteks dalam RKJM dalam kurun waktu empat tahun, dan
dalam RKAS dalam kurun waktu satu tahun
c. Deskripsi Hasil Analisis Konteks dalam RKJM dalam kurun waktu satu tahun, dan dalam
RKAS dalam kurun waktu satu tahun
d. Deskripsi Hasil Analisis Konteks dalam RKJM dalam kurun waktu empat tahun, dan dalam
RKAS dalam kurun waktu empat tahun

16. Pak Rahman, seorang kepala sekolah akan menyusun rencana kerja sekolah. Salah satu hal
penting yang ingin diketahui oleh pak Rahman adalah ingin mengetahui kekuatan, kelemahan,
peluang dan ancaman sekolah agar rencana kerja tersebut sesuai dengan kondisi sekolah. Salah
satu cara untuk mengetahuinya adalah dengan
….
a. membandingkan hasil analisis konteks dengan hasil laporan EDS
b. membandingkan kondisi sekolah saat ini dengan kondisi sekolah yang diharapkan
c. membandingkan harapan warga sekolah dengan kondisi sekolah saat ini
d. membandingkan capaian prestasi sekolah dengan tujuan sekolah yang direncanakan.

17. Komponen RKJM dan RKAS terdiri dari ….


a. analisis lingkungan, identifikasi tantangan, visi sekolah, misi sekolah, tujuan
sekolah, program strategis, strategi pelaksanaan, hasil yang diharapkan, monitoring
dan pembiayaan
b. analisis SWOT, identifikasi tantangan, visi sekolah, misi sekolah, tujuan sekolah, program
strategis, strategi pelaksanaan, hasil yang diharapkan, monitoring dan pembiayaan
c. analisis hasil EDS, Identifikasi tantangan, visi sekolah, misi sekolah, tujuan sekolah,
program strategis, strategi pelaksanaan, hasil yang diharapkan, monitoring dan
pembiayaan
d. identifikasi tantangan, visi sekolah, misi sekolah, tujuan sekolah, program strategis, strategi
pelaksanaan, hasil yang diharapkan, monitoring dan pembiayaan

18. SMP Perjuangan memiliki RKJM dan RKAS yang sudah ditetapkan. Pada tahun ke dua terjadi
pergantian kepala sekolah. Kepala sekolah yang dilantik belum pernah menjadi kepala sekolah.
Berdasarkan kasus di atas, apa yang harus dilakukan oleh kepala sekolah baru tersebut?
a. mengajak tim pengembang sekolah mengkaji ulang RKJM dan RKAS dan melakukan revisi
pada kesenjangan dengan tuntutan standar nasional pendidikan.
b. mengajak tim pengembang sekolah meneruskan pelaksanaan program dengan RKJM dan
RKAS yang ada sampai tahun keempat.
c. mengajak tim pengembang sekolah menyusun RKJM dan RKAS baru sesuai dengan
tuntutan standar nasional pendidikan.
d. mengajak tim pengembang sekolah melaksanakan RKJM dan RKAS yang ada sesuai
dengan tuntutan standar nasional pendidikan.

19. Langkah awal yang seharusnya dilakukan kepala dan tim pengembang sekolah ketika
melakukan review terhadap RKAS adalah ….
a. memeriksa apakah setiap SNP dalam RKAS telah memuat rincian program/kegiatan
b. mencermati apakah RKAS telah mencantumkan delapan SNP
c. mengidentifikasi rincian program/kegiatan yang telah terlaksana pada tahun berjalan
d. mengidentifikasi rincian program/kegiatan yang sedang dilaksanakan pada tahun berjalan

20. Prinsip-prinsip pengelolaan keuangan sekolah/madrasah berdasarkan UU RI Nomor 20


Tahun 2003 ….
a. akuntabilitas publik, efisensi, efektifitas, transparansi
b. akuntabilitas publik, efisensi, keadilan, transparansi
c. akuntabilitas publik, efisensi, validitas, transparansi
d. akuntabilitas publik, efektifitas, keadilan, transparansi

21. Penghitungan dan penentuan besaran biaya/harga kegiatan dalam RKAS akan berbeda antara
satu daerah dengan daerah lainnya, hal ini disebabkan oleh ….
a. mengacu pada Permendiknas No.19 tahun 2007 serta pembayaran kewajiban pajak
b. mengacu pada kebutuhan dan prioritas setiap sekolah serta pembayaran kewajiban pajak
c. mengacu pada besaran plafon yang berlaku serta pembayaran kewajiban pajak
d. mengacu pada kebijakan Sekolah dan Komite serta pembayaran kewajiban pajak

22. Salah satu bentuk publikasi Laporan penggunaan keuangan dana BOS, menurut
Permendikbud No.76 Tahun 2012 tentang Petunjuk Teknis Penggunaan dan Pertanggungjawaban
Keuangan Dana BOS, BAB III Bagian E tentang Tim Manajemen BOS, poin 3.g adalah melalui ….
a. media cetak
b. media elektronik
c. buku laporan keuangan sekolah
d. papan pengumuman

23. Tujuan melakukan evaluasi kegiatan dan anggaran sekolah adalah untuk ….
a. mengetahui tingkat ketercapaian kegiatan
b. mengetahui tingkat keterserapan anggaran
c. mengetahui kendala-kendala yang terjadi
d. mengetahui tingkat efektifitas kegiatan

24. Kita dapat melakukan evaluasi kegiatan dan anggaran sekolah dengan cara ….
a. membandingkan antara kegiatan dan anggaran yang tercantum dalam RKAS dengan
realisasi program kegiatan dan anggaran
b. menganalisis tingkat ketercapaian program kegiatan dan anggaran dalam RKAS
c. mendata seluruh realisasi pelaksanaan program kegiatan dan anggaran dalam RKAS
d. membandingkan antara tujuan sekolah dengan rencana program kegiatan dan anggaran
dalam RKAS

25. Setelah kita melakukan evaluasi kegiatan dan anggaran sekolah, hasilnya akan kita gunakan
untuk melakukan perubahan/revisi RKAS. Langkah pertama untuk menyusun RKAS perubahan ini
adalah ….
a. menetapkan tujuan program kegiatan dan anggaran dengan mempertimbangkan
keterlaksanaan SNP
b. menetapkan bentuk kegiatan program kegiatan dan anggaran dengan mempertimbangkan
keterlaksanaan SNP
c. menetapkan prioritas program kegiatan dan anggaran dengan mempertimbangkan
keterlaksanaan SNP
d. menetapkan penanggung jawab program kegiatan dan anggaran dengan
mempertimbangkan keterlaksanaan SNP

26. Penyusunan RKAS perubahan hasil tindak lanjut melakukan evaluasi kegiatan dan anggaran
sekolah, dengan harus mempertimbangkan keterlaksanaan SNP terutama ….
a. Standar Isi, Standar Kompetensi lulusan, Standar Proses dan Standar Pembiayaan
b. Standar Isi, Standar Kompetensi lulusan, Standar Proses dan Standar Pengelolaan
c. Standar Isi, Standar Kompetensi lulusan, Standar Proses dan Standar Pendidik dan
Tenaga kependidikan
d. Standar Isi, Standar Kompetensi lulusan, Standar Proses dan Standar penilaian

27. Sebelum sekolah menyusun rencana kerja sekolah yang tertuang dalam RKJM maupun
RKAS, sekolah melakukan Evaluasi Diri Sekolah (EDS). Dengan EDS ini sekolah akan
mendapatkan gambaran tentang ….
a. seberapa lengkap sekolah mencapai SNP dan SPM
b. seberapa jauh sekolah mencapai tujuan yang telah ditetapkan
c. seberapa banyak sekolah mencapai indikator-indikator visi dan misi sekolah
d. seberapa banyak SDM (guru dan tenaga kependidikan) terlibat dalam mencapai tujuan
sekolah

28. Dalam perencanaan program dan penganggaran pencapaian target sekolah harus mengacu
pada acuan yang telah ditetapkan. Dalam Permendikbud No.23 tahun 2013 tentang Perubahan
atas Permendiknas No.15 tahun 2010 adalah ….
a. SNP (Standar Nasional pendidikan)
b. SPM (Standar Pelayanan Minimal)
c. EDS (Evaluasi Diri Sekolah)
d. ketiganya.

29. Pak Rahman adalah kepala sekolah, telah selesai menyusun laporan pelaksanaan supervisi
akademik guru-gurunya semester ini. Hasil analisisnya adalah bahwa 60% guru belum
menganalisis hasil ulangan yang dilakukan. Selanjutnya hasil supervisi ini dijadikan dasar
menyusun program kegiatan tindak lanjutnya yang akan dimasukkan dalam RKAS yaitu ….
a. menyusun program pelajaran tambahan
b. menyusun program workshop bagi guru
c. menyusun program remidial teaching
d. menyusun program ekstra kurikuler.

30. Hasil monev dari kegiatan Identifikasi tantangan nyata/kesenjangan antara Kondisi Pendidikan
saat ini terhadap kondisi pendidikan masa datang sebagai berikut:
No. Aspek Saat ini Masa datang Besar tantangan
1 Akademik Rt.UN 7,45 Rt.UN 7,75 0,30
Maka tindak lanjut yang dilakukan kepala sekolah yang menjadi prioritas dalam RKAS adalah ….
a. menyusun program pelajaran tambahan
b. menyusun program workshop bagi guru
c. menyusun program remidial teaching
d. menyusun program ekstra kurikuler

31. Pada akhir tahun ajaran kepala sekolah mengadakan rapat evaluasi pelaksanaan
pembelajaran tahun berjalan. Ada beberapa usulan untuk membangun sekolah. Usulan tersebut
adalah:
1. Pak Agus mengusulkan perbaikan gerbang sekolah sebagai “wajah” sekolah
2. Pak Budi mengusulkan pagar belakang sekolah untuk ditinggikan agar keamanan sekolah
terjamin
3. Ibu Cicih sebagai pembina perpustakaan sekolah mengusulkan penambahan buku
perpustakaan terutama buku materi pembelajaran IPA dan IPS
4. Ibu Erna sebagai wakasek kesiswaan mengusulkan pengadaan pakaian seragam drum
band baru
Sebagai kepala sekolah, kegiatan yang akan diprioritaskan dalam menyusun RKAS tahun depan
adalah ….
a. kegiatan 1
b. kegiatan 2
c. kegiatan 3
d. kegiatan 4

SEMUA JENJANG:
1. Berikut ini adalah pernyataan tentang visi, bahwa visi merupakan sarana untuk :
I. Mengkomunikasikan alasan keberadaan lembaga dalam arti tujuan dan tugas pokok,
II. Memperlihatkan framework hubungan antara lembaga dengan stakeholders (sumber daya
manusia lembaga, konsumen/citizen, pihak lain yang terkait);
III. Menyatakan sasaran utama kinerja lembaga dalam arti pertumbuhan dan perkembangan.
IV. Menunjukkan secara jelas mengenai apa yang hendak dicapai oleh sekolah bersangkutan.
Pernyataan yang benar adalah ….
a. I, II, III
b. I, II, IV
c. I, III, IV
d. II, III, IV.

2. Sekolah Z mempunyai visi ”Cerdas, Mandiri, dan Berakhlak Mulia”. Untuk mencapai visi
tersebut, sekolah membuat misi yang sesuai. Di bawah ini misi yang tidak sesuai adalah ....
a. mengembangkan potensi peserta didik secara utuh sesuai kecerdasannya.
b. meningkatkan sarana-prasarana pendidikan di atas standar pelayanan minimal
c. menumbuhkembangkan kemandirian dalam melaksanakan pendidikan/ pembelajaran
sesuai dengan SNP.
d. mengembangkan wawasan kebangsaan dan cinta tanah air.

3. Diantara beberapa tujuan sekolah ada yang spesifik yang disesuikan dengan jenjang
sekolahnya. Berikut ini yang merupakan contoh rumusan “tujuan sekolah” SMA adalah
....
a. menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, indah, dan berwawasan wiyata mandala.
b. mewujudkan pendidikan yang menghasilkan lulusan yang berakhlak, kreatif, berprestasi,
berwawasan iptek dan lingkungan.
c. mengadakan layanan publik berupa informasi kegiatan di sekolah yang berbasis ict.
d. menyiapkan peserta didik untuk masuk ke Perguruan tinggi yang diinginkan baik di
dalam maupun di luar negeri.

4. Berikut ini adalah rumusan Visi, Misi dan Tujuan Sekolah :


1. Pada tahun 2018, semua warga sekolah dapat memanfaatkan perkembangan informasi
dan teknologi sesuai dengan bidang tugas masing-masing
2. Pembelajaran dalam rangka menyiapkan sarana pemenuhan kompetensi peserta didik
3. Berprestasi, menguasai iptek, beriman dan taqwa
4. Meningkatkan prestasi akademik dan nonakademik yang kompetitif
Urutan yang benar untuk visi, misi dan tujuan adalah ….
a. 3, 4, 2
b. 3, 4, 1
c. 3, 1, 4
d. 3, 2, 1.

5. Di sekolah Y memberlakukan peraturan bagi peserta didiknya setiap pagi sebelum belajar
dimulai harus mengaji selama sepuluh menit. Peserta didik yang tidak melaksanakan kegiatan
tersebut akan diberi sanksi dengan membaca/mengaji dua kali lipat dari yang seharusnya
dilakukan. Pada hari ini ada dua orang peserta didik laki laki yang tidak mengaji tetapi guru yang
sedang mengajar tidak memberikan sanksi kepada peserta didik tersebut.
Berdasarkan kasus ini berarti guru tersebut, ….
a. tidak tahu tentang visi sekolah
b. tidak peduli terhadap visi sekolah.
c. belum memahami tentang visi sekolah
d. belum tahu sama sekali tentang susunan visi sekolah

6. Budaya sekolah dipandang sebagai eksistensi suatu sekolah yang terbentuk dari hasil saling
mempengaruhi antara tiga faktor berikut ini. Faktor yang tidak mempengaruhi adalah….
a. sikap dan kepercayaan orang yang berada di sekolah dan lingkungan luar sekolah
b. hubungan antar individu di dalam sekolah
c. norma - norma budaya sekolah
d. kebijakan kepala sekolah

7. Untuk mengembangkan budaya kerja positif di sekolah memerlukan perjuangan yang harus
berkelanjutan. Komunikasi memiliki peran yang sangat besar dalam pengembangan budaya positif
di sekolah. Secara umum langkah-langkah pengembangan budaya positif di sekolah dilakukan
dengan tahapan sebagai berikut….
1 . penerapan secara terbatas (area atau substansi)
2. sosialisasi dan pemahaman
3. evaluasi penerapan
4 . pembentukan komitmen
Urutan yang benar dari tahapan tersebut adalah
a. 1, 2, 4, 3
b. 2, 4, 1, 3
c. 2, 1, 4, 3
d. 4, 2. 1, 3.

8. Manfaat identifikasi budaya kerja yang baik di sekolah adalah untuk mengubah sikap dan
perilaku SDM yang ada agar dapat meningkatkan produktivitas kerja dalam menghadapi berbagai
tantangan di masa mendatang. Yang bukan merupakan manfaat budaya kerja efektif,antara lain
....
a. menunjukkan bahwa kita memiliki kompetensi
b. membangun komunikasi yang lebih baik
c. meningkatkan jiwa gotong royong
d. saling terbuka satu sama lain.

9. Seorang guru sedang menerapkan “model pembelajaran berbasis masalah”, peserta didik
bekerja dalam bentuk kelompok-kelompok. Kegiatan ini dapat mewujudkan kemampuan potensial
peserta didik dan juga menerapkan budaya sekolah yang kurang positif di antaranya ....
a. kejujuran
b. kebersamaan
c. membangun komunikasi
d. menunjukkan kemampuan individu.

10. Budaya sekolah harus dapat mempengaruhi jalannya pembelajaran yang positif bagi peserta
didik. Berikut ini kegiatan yang merupakan cara untuk mengarahkan tumbuhnya iklim yang
memotivasi timbulnya prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai bakat, minat dan
perkembangan psikologis peserta didik adalah ....
a. kerja bakti di sekolah
b. kerja kelompok di dalam kelas
c. peserta didik membuat hasil karya sesuai bakatnya
d. peserta didik diikutsertakan dalam kegiatan porseni.

11. Saat mengajar guru selalu memperlihatkan kemampuan mengajarnya dengan mentrasfer
materi secara utuh tanpa memperhatikan aktivitas peserta didiknya. Guru menjelaskan secara
rinci, dan peserta didik hanya memperhatikan dengan sungguh-sungguh. Peserta didik secara
konseptual memahami materi secara utuh. Kegiatan pembelajaran tersebut, adalah ….
a. kebiasaan guru aktif peserta didik aktif
b. kebiasaan guru aktif peserta didik pasif
c. kebiasaan guru pasif peserta didik aktif
d. kebiasaan guru menggunakan CBSA.

12. Guru menginstruksikan kepada peserta didiknya dalam melakukan evaluasi haruslah bekerja
sendiri dengan penuh tanggung jawab. Pernyataan di atas, adalah Guru .…
a. mengaitkan budaya sekolah yang baik meliputi budaya jujur
b. melaksanakan budaya sekolah
c. mengaitkan PBM dengan kejujuran
d. membuat komitmen tentang kejujuran.

13. Guru setelah melaksanakan proses belajar mengajar, memberikan tugas kepada peserta
didiknya tugas mandiri tidak terstruktur yakni; Peserta didik disuruh mewawancarai pihak
kepolisian tentang kenakalan remaja dalam penyalahgunaan obat terlarang. Teknis penyebaran
tugas diserahkan sepenuhnya kepada peserta didik dengan dipimpin oleh ketua kelasnya.
Guru tersebut, memberikan kesempatan kepada peserta didiknya untuk menumbuhkan iklim ….
a. yang memotivasi timbulnya prakarsa, kreativitas kemandirian.
b. budaya kemandirian.
c. budaya kejujuran.
d. budaya kreativitas.

14. Sekolah A selalu melaksanakan kegiatan-kegiatan dalam menyambut hari-hari besar nasional.
Di antaranya kegiatan bakti masyarakat, khitanan masal, lomba akademik dan nonakademik.
Kegiatan yang paling menonjol adalah kegiatan khitanan masal. Peserta didik menyumbangkan
sebagian hartanya untuk kegiatan khitanan masal melalui mata pelajaran Pendidikan Agama dan
PKn. Dana yang terkumpul sepenuhnya dikelola oleh para peserta didik melalui OSIS. Sekolah
tersebut, melaksanakan kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan
….
a. pembiasaan positif
b. kegiatan ekstrakurikuler
c. kegiatan intrakurikuler
d. kegiatan keagamaan.

15. Dalam mewujudkan sekolah yang bermutu baik akademik atau nonakademik, sekolah
melaksanakan budaya membaca minimal dua jam perhari untuk seluruh warga sekolah Kegiatan
membaca dapat dilakukan di sekolah maupun di rumah, dan peserta didik wajib melaporkan isi
hasil dari membaca yang telah dilakukan dalam bentuk tertulis sesuai dengan materi yang
dibacanya. Kebiasaan yang dilakukan oleh warga sekolah ini, mempunyai makna untuk
memotivasi ....
a. peserta didik berprestasi
b. peserta didik bersaing dalam belajar
c. peserta didik berpartisifasi aktif dalam belajar
d. tumbuhnya iklim budaya membaca.

JENJANG TK
16. TK “Permata” memiliki 6 rombongan belajar dengan 10 orang pendidik yang terdiri dari 2 orang
PNS dan 8 orang tenaga honor. Setiap rombongan belajar memerlukan 2 orang guru. Biaya
operasional sekolah ini diperoleh dari iuran orang tua siswa melalui komite sekolah dan cukup
untuk membayar gaji untuk 8 orang pendidik honorer. Setiap tahunnya selalu ada sekitar 6 sd 10
orang tua murid yang selalu menunggu anaknya sampai pulang dengan berbagai alasan. Kepala
sekolah ingin memberikan layanan yang maksimal dengan tetap memberlakukan setiap kelas
dengan 2 orang tenaga pendidik. Menurut saudara apa yang harus dilakukan oleh kepala sekolah
agar permasalahan ini dapat diatasi dengan segera ?
a. Meminta bantuan orang tua murid untuk mengajar
b. Menggabungkan dua rombel menjadi satu rombel
c. Meminta komite sekolah nuntuk menaikkan iuran bulanan
d. Meminta bantuan orang tua murid yang sedang menunggu anaknya dan dipandang
mampu untuk membantu pendidik yang sudah ada tetapi dalam batas mengamati

17. Budaya kerja sekolah banyak berkaitan dengan pola pikir, dan perilaku guru, kepala sekolah,
dan peserta didik serta aparat sekolah lainnya. Banyak sekolah yang sudah memiliki budaya kerja
yang baik namun ada beberapa yang masih perlu diperbaiki atau ditingkatkan. Berikut ini adalah
contoh pola pikir yang masih perlu diperbaiki ... .
a. komunikasi rutin dengan orang tua peserta didik
b. pembinaan mental peserta didik setiap hari senin
c. kebiasaan guru menuntut jawaban yang benar
d. kepala sekolah memecahkan masalah melalui forum rapat dewan guru

22. Kepala sekolah sedang mencatat dan menganalisis tentang kekuatan dan kelemahan dari
warga sekolahnya, di antaranya kepala sekolah, pendidik dan tenaga kependidikan, peserta didik
dan orang tua. Kemudian berfikir bagaimana cara memanfaatkan keempat komponen warga
sekolah tersebut. Yang sedang dilakukan oleh kepala sekolah tersebut adalah :
a. menganalisis hasil kemitraan sekolahnya
b. melakukan eksplorasi strategi kemitraan sekolah
c. melakukan refleksi tarhadap kondisi kemitraan sekolahnya
d. membuat rencana program pengembangan kemitraan sekolah

23. Dalam rangka melaksanakan kemitraan sekolah dengan masyarakat, dan agar semua warga
sekolahnya mengetahui tentang aktifitas dan prestasi, maka Sekolah A menerbitkan buletin,
memasang iklan dan membuat pemberitahuan khusus melalui media massa, serta mengadakan
kegiatan pentas seni. Hal ini termasuk kemitraan sekolah dengan masyarakat untuk jenis
kegiatan.... .
a. eksternal indirect act
b. eksternal direct act
c. internal indirect act
d. internal direct act

24. Dalam rangka memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia, pihak sekolah
mengundang para orang tua peserta didik untuk ikut serta dalam berbagai kegiatan lomba, dan
mengunjungi museum. Salah satu lomba yang dilakukan adalah pesan berantai yang diikuti oleh
setiap kelompok sepuluh orang yang terdiri dari lima peserta didik beserta orang tuanya. Kegiatan
ini termasuk tahapan pengelolaan mitra kerja sekolah... .
a. memulai kemitraan
b. membangun kemitraan
c. membangun visi bersama
d. mengimplementasikan kemitraan

25. Kepala sekolah selalu menyampaikan informasi secara objektif dan kontinyu tentang
perkembangan sekolahnya kepada orang tua dan instansi terkait secara resmi. Hal ini dilakukan
agar masyarakat merespon dan turut berpartisipasi dalam memberikan dukungan terhadap
program-program sekolah. Yang dilakukan oleh kepala sekolah tersebut dikaitkan dengan
kemitraan sekolah adalah ...
a. asas kerja kemitraan sekolah dengan masyarakat.
b. faktor pendukung kemitraan sekolah
c. jenis kegiatan kemitraan sekolah
d. manfaat kemitraan sekolah

26. Pendidikan menjadi tanggung jawab bersama antara keluarga, masyarakat dan pemerintah.
Dalam kenyataan yang sering kita lihat umumnya kemitraan yang yang dilakukan oleh sekolah
kepada masyarakat selalu berhubungan dengan “uang”. Sesungguhnya banyak bentuk kemitraan
yang dapat dilakukan oleh sekolah yan “bukan uang” terutama yang mendukung penyelenggaraan
proses pendidikan. Di bawah ini yang bukan merupakan bentuk cara kemitraan adalah ....
a. mengundang pihak kepolisian untuk menjelaskan tentang tata tertib lalu lintas
b. mengundang pelukis untuk mengajarkan pada siswa tentang dasar-dasar melukis
c. mengundang penerbit buku untuk menyiapkan bus yang akan digunakan study tour
bagi guru- guru
d. mengundang tokoh agama untuk memberikan ceramah pada peringatan hari besar
keagamaan

27. Dalam rangka membekali keterampilan peserta didik, sekolah melaksanakan kerja sama
dengan dunia usaha dan dunia industri dengan melibatkan tenaga ahli, sehingga peserta didik
dapat memiliki ketrampilan sebagai bekal dalam memasuk dunia kerja.
Kerja sama yang dilakukan sekolah ini adalah upaya untuk mewujudkan ….
a. kemitraan dalam pengembangan sekolah.
b. pengembangan sekolah sebagai pusat pembelajaran
c. pengembangan sekolah sebagai organisasi pembelajar
d. pengembangan sekolah sebagai pusat pendidikan

28. Untuk mewujudkan sekolah yang berwawasan lingkungan, dilakukan upaya antara lain :
mencari dukungan dana dan barang jadi, pembuatan taman, pengadaan tong sampah dan tempat
penampungan sampah sementara dan merelief dinding, menanam bunga dan jenis tanaman
lainnya.
Upaya yang dilakukan oleh sekolah tersebut, adalah ....
a. menggali bentuk dukungan masyarakat
b. menggali bentuk dukungan masyarakat/stakeholder dalam penyelenggaraan
pendidikan
c. menggali dukungan moral dari berbagai pihak kepentingan
d. menggali dukungan moral dalam penyelenggaraan pendidikan

29. Guna meningkatkan motivasi peserta didik dalam PBM, sekolah mendatangkan dokter, polisi,
bidan, tokoh agama, dll. dalam proses pembelajaran. Berdasarkan deskripsi tersebut,
sesungguhnya sekolah sedang melakukan ....
a. perencanaan yang sistematis
b. kemitraan dengan dunia usaha
c. kemitraan dengan masyarakat
d. peningkatan prestasi peserta didik

30. Untuk mengatasi kondisi sekolah yang sebagian sarana prasarananya mengalami rusak berat,
Kepala Sekolah berusaha mengembangkan sekolah dengan menjalin kemitraan dengan berbagai
perusahaan, BUMN, BUMD juga perseorangan. Hasil yang didapatkan menunjukkan perubahan
yang sangat signifikan, kemampuan sekolah tersebut menunjukkan kemampuan dalam....
a. membangun kemitraannya dengan berbagai pihak.
b. membangun kemitraannya dengan berbagai pihak dalam aspek sarana dan
prasarana
c. membangun kemitraannya dengan stakeholder untuk meningkatkan kualitas pendidikan
d. membangun kemitraannya dengan pemerintah pusat dan daerah.

31. Kondisi sekolah B sangat memprihatinkan. Jumlah tenaga pengajar yang sangat terbatas,
tenaga administrasi yang tidak sesuai dengan kualifikasi dan jumlahnya, semangat belajar peserta
didik yang sangat rendah meskipun faktor pendukung lainnya sudah memenuhi SPM,
mengakibatkan pelaksanaan pembelajaran berjalan tersendat-sendat
Berdasarkan fakta tersebut, sekolah B harus ….
a. menggali sumber daya yang lengkap.
b. menggali sumber daya khususnya kepala sekolah yang berkompeten
c. menggali sumber daya dari pemangku kepentingan khusunya aspek pendidik dan
tenaga kependidikan.
d. menggali sumber daya terutama tenaga kependidikan.

JENJANG TK
32. Tk Pembina kota X sudah tergolong sekolah yang maju dengan akreditasi A. Sekolah ini sudah
melakukan kemitraan dengan beberapa lembaga maupun instansi yang sangat membantu
perkembangan sekolah. Diantaranya adalah dengan dinas kesehatan, dinas kebersihan, dinas
kehutanan, kepolisian, RRI, TVRI dll. Informasi ini selalu disampaikan oleh kepala sekolah
bersama komite kepada orangtua peserta didik baru di awal tahun ajaran dalam rapat pertemuan
dengan orangtua peserta didik baru. Penyampaian informasi yang dilakukan oleh kepala sekolah
adalah termasuk kegiatan... .
a. eksternal indirect art
b. eksternal direct art
c. internal indirect art
d. internal direct art

SEMUA JENJANG
Jawablah soal berikut dengan memilih a, b, c atau d sesuai dengan pilihan Saudara:
38. Pak Rudi baru saja dimutasikan sebagai kepala sekolah yang di tugaskan di sekolah Y yang
terletak di tengah-tengah kota. Empat tahun yang lalu pak Rudi sebagai guru di sekolah ini dan
diangkat menjadi kepala sekolah di sekolah lain. Sekolah ini memiliki jumlah pendidik dan tenaga
kependidikan yang sesui SNP, serta sarana dan prasarana yang memadai. Dalam kenyataaanya
hasil ujian nasional siswanya masih di bawah rata-rata kota. Dari data penerimaan peserta didik
baru peminatnya juga menurun. Beliau merasa heran karena dulunya ini sekolah yang pavorit.
Dari data guru ternyata 70 % guru adalah pindahan dari sekolah lain 30 % adalah temantemannya
dulu. Pak Rudi ingin mengembangkan sekolah ini agar minimal dapat mengembalikan prestasi
sekolah ini seperti pada saat dia masih jadi guru di sekolah tersebut. Menurut Bapak/Ibu
komponen apa yang harus menjadi prioritas pengembangan? ….
a. layanan khusus
b. sarana dan prasarana
c. keuangan dan pembiayaan
d. pendidik dan tenaga kependidikan.

39. Untuk mengembangkan perangkat yang menunjang organisasi pembelajar di sekolah,


diperlukan kepemimpinan organisasi yang kuat, sistem organisasi yang mantap, komitmen individu
warga sekolah, penciptaan budaya belajar/budaya sekolah, memperpendek sistem birokrasi, serta
meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan personil. Dalam rapat dengan dewan guru, kepala
sekolah meminta kepada semua personil sekolah agar bisa hadir di sekolah lebih awal dari jam
masuk sekolah, selalu menjadi teladan bagi peserta didik, selalu bertegur sapa dan bersalaman
dengan peserta didik sebelum masuk kelas, serta melaksanakan pembelajaran yang membuat
peserta didik aktif. Yang dilakukan oleh kepala sekolah tersebut adalah dalam rangka
mengembangkan ...
a. budaya sekolah
b. dukungan warga sekolah
c. kemitraan sekolah dengan masyarakat
d. melaksanakan tugas rutinitas sebagai kepala sekolah.

40. Setiap akhir tahun ajaran Pak Nardi sebagai kepala sekolah selalu melihat kembali program
yang sudah dilaksanakan. Melihat mana yang sudah tercapai dan mana yang belum. Beliau juga
selalu melaporkan hasilnya kepada semua warga sekolah baik internal maupun eksternal sesuai
kenyataannya tanpa ditutup tutupi. Dari apa yang dilaporkan pak Nardi selalu meminta saran dan
masukan dari semua warga sekolah. Apa yang dilakukan pak Nardi adalah ... .
a. merumuskan prinsip-prinsip evaluasi pengembangan
b. melaksanakan prinsip-prinsip evaluasi pengembangan
c. menggali kemitraan dalam pengembangan sekolah
d. menggali bentuk dukungan masyarakat.

41. Implementasi program pengembangan sekolah senantiasa berimplikasi pada perubahan yang
harus dialami oleh semua warga maupun berbagai pihak terkait. Awal dari perubahan yang sukses
biasanya adalah pemimpin yang menunjukkan kepercayaan diri, terampil, dan dapat dipercaya.
Sebagai seorang pimpinan, harus dapat mengidentifikasi kekhawatiran orang-orang yang akan
terkena dampak pengembangan sekolah
Berdasarkan ilustrasi di atas, sebagai kepala sekolah harus menjadi …
a. inspirasi, memberi motivasi dalam melakukan perubahan
b. inspirasi dan motivasi dalam melakukan pembinaan untuk warganya
c. inspirasi dan memberi motivasi dalam melalukan perubahan yang akan, sedang dan
telah terjadi.
d. pembimbing dan Pembina yang handal.

42. Kepala sekolah perlu menjadi inspirasi, memberi motivasi, dan membimbing warga sekolah
dan pihak-pihak terkait untuk dapat beradaptasi dengan perubahan yang akan, sedang, dan telah
terjadi. Setiap program pengembangan sekolah akan membawa individu dalam organisasi pada
posisi transisi. Berdasarkan ilustrasi tersebuat adalah salah satu ….
a. implementasi program pengembangan sekolah
b. program pengembangan sekolah
c. program kemitraan sekolah dengan steak holder
d. program membuat jejaring dengan pihak terkait
JENJANG TK
43. Berikut ini yang bukan merupakan tujuan dari hubungan sekolah dengan masyarakat adalah :
a. menggali dana dari masyarakat
b. memajukan kualitas pembelajaran dan pertumbuhan anak didik
c. menggairahkan masyarakat untuk menjalin hubungan dengan sekolah
d. memperkokoh tujuan serta meningkatkan kualitas dan kehidupan masyarakat

1. Berikut adalah komponen KTSP yang disajikan secara acak.


a. tujuan,
b. misi,
c. visi,
d. muatan,
e. Silabus
f. RPP
g. pengaturan beban belajar, dan
h. kalender pendidikan
Urutan komponen isi dokumen 1 KTSP berdasarkan Permendikbud Nomor 61 Tahun 2014
adalah….
a. a, b, c, d, e, f
b. a, c, d, f, g, h
c. c, b, a, d, g, h
d. c, b, a, e, f, d

2. Urutan prinsip pengembangan KTSP berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan


Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 61 Tahun 2014….
a. Berpusat pada potensi, perkembangan, kebutuhan, dan kepentingan peserta didik
dan lingkungannya pada masa kini dan yang akan datang; Belajar sepanjang hayat;
b. Menyeluruh dan berkesinambungan Berpusat pada potensi, belajar sepanjang hayat;
menyeluruh dan berkesinambungan, perkembangan, kebutuhan, dan kepentingan peserta
didik dan lingkungannya pada masa kini dan yang akan datang.
c. Berpusat pada potensi, perkembangan, kebutuhan, dan kepentingan peserta didik dan
lingkungannya pada masa kini dan yang akan datang; menyeluruh dan berkesinambungan;
dan Belajar sepanjang hayat
d. Berpusat pada potensi, menyeluruh dan berkesinambungan, perkembangan, kebutuhan,
dan kepentingan peserta didik dan lingkungannya pada masa kini dan yang akan datang,
belajar sepanjang hayat.

3. Perhatikan dan analisis nilai-nilai sosial dan budaya masyarakat di lingkungan sekolah
Saudara!. Apa yang akan Saudara lakukan sebagai kepala sekolah terhadap nilai-nilai sosial
budaya masyarakat yang telah Saudara analisis tadi saat melakukan pengembangan kurikulum
secara berkelanjutan?
a. Mempelajari nilai-nilai sosial dan budaya yang terkait kearifan lokal sebagai salah satu
keunggulan sekolah dalam pengembangan kurikulum secara berkelanjutan.
b. Mengidentifikasi nilai-nilai sosial dan budaya yang terkait kearifan lokal sebagai salah satu
keunggulan sekolah dalam pengembangan kurikulum secara berkelanjutan
c. Merencanakan nilai-nilai sosial dan budaya yang terkait kearifan lokal sebagai salah satu
keunggulan sekolah dalam pengembangan kurikulum secara berkelanjutan
d. Mengimplementasikan nilai-nilai sosial dan budaya yang terkait kearifan lokal
sebagai salah satu keunggulan sekolah dalam pengembangan kurikulum secara
berkelanjutan

4. Desain Induk Pendidikan Kepramukaan sebagai Ekstrakurikuler Wajib dalam konteks Kurikulum
2013, pada dasarnya berwujud proses aktualisasi dan penguatan capaian pembelajaran Kurikulum
2013. Secara programatik, Ektrakurikuler Wajib Pendidikan Kepramukaan diorganisasikan dalam
berbagai model, yaitu model model blok, model aktualisasi, dan reguler di Gugus Depan. Sekolah
melakukan dengan model blok, maka seyogyanya dilakukan sebagai berikut:
a. Diikuti oleh seluruh siswa, dilaksanakan pada setiap awal tahun pelajaran, Untuk
kelas I, kelas VII dan kelas X diintegrasikan di dalam Masa Pengenalan Lingkungan
Sekolah (MPLS), Untuk SD/MI dilaksanakan selama 18 Jam, SMP/MTs dan
SMA/MA/SMK/MAK dilaksanakan selama 36 Jam.
b. Diikuti oleh seluruh siswa, dilaksanakan pada setiap awal tahun pelajaran, Untuk kelas I,
kelas VII dan kelas X diintegrasikan di dalam Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah
(MPLS), Untuk SD/MI dilaksanakan selama 20 Jam, SMP/MTs dan SMA/MA/SMK/MAK
dilaksanakan selama 40 Jam.
c. Diikuti oleh seluruh siswa, dilaksanakan setiap satu minggu satu kali dan Setiap satu kali
kegiatan dilaksanakan selama 120 menit.
d. Diikuti oleh siswa yang berminat mengikuti kegiatan Gerakan Pramuka di dalam Gugus
Depan, pelaksanaan kegiatan diatur oleh masing-masing Gugus Depan.

5. Komponen program yang ada dalam Pedoman Bimbingan dan Konseling secara keseluruhan
dikemas dalam empat komponen layanan. Dari 5 komponen yang disajikan berikut,
a) layanan dasar;
b) layanan peminatan dan perencanaan individual;
c) layanan responsif; dan
d) dukungan system
e) dukungan kepala sekolah
Urutan empat komponen layanan Bimbingan dan Konseling yang benar adalah….
a. a, b, c, d
b. a, b, d, e
c. b, c, d, e
d. b, d, e, a

6. Dalam KTSP, kegiatan yang bertujuan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk
mengembangkan dan mengekspresikan diri sesuai dengan kebutuhan, bakat, minat, setiap
peserta didik sesuai dengan kondisi sekolah, di dalam KTSP kegiatan ini merupakan kegiatan….
a. pengembangan keunggulan lokal
b. kecakapan hidup
c. pengembangan diri
d. pendidikan karakter

7. KTSP Sekolah A telah ditandatangani oleh Dinas Pendidikan Tingkat Provinsi/Kabupaten/Kota.


Sekolah tersebut bermaksud menyempurnakan KTSP-nya, karena isi KTSP tersebut dipandang
kurang sesuai dengan kondisi kekinian. Untuk memecahkan masalah tersebut kepala sekolah
sebagai penanggungjawab KTSP melakukan….
a. memerintahkan wakil kepala bidang kurikulum segera merevisi KTSP sesuai
kekurangan yang ada.
b. menugaskan kepada tim penyusun KTSP untuk melakukan evaluasi dokumen KTSP dan
segera dibenahi kekurangan yang ada
c. menugaskan kepada tim penyusun KTSP untuk segera merevisi KTSP sesuai kekurangan
yang ada, sehingga dalam tahun berjalan KTSP lebih sempurna
d. membentuk tim monitoring keterlaksanaan KTSP dan segera melakukan kegiatan sehingga
diperoleh informasi tentang kekurangan yang ada dan digunakan sebagai bahan revisi
KTSP pada tahun berikutnya.

8. Kegiatan pelayanan konseling sangat diperlukan oleh siswa, untuk kepentingan tersebut guru
BK meminta mengajar 1 jam tatap muka dan dituliskan dalam jadwal pelajaran. Menyikapi hal
tersebut kepala sekolah ...
a. mengabulkan permintaan tersebut meskipun menambah beban balajar siswa
b. tidak mengabulkan permintaan tersebut meskipun kegiatan tersebut sangat penting
c. tidak mengabulkan permintaan tersebut karena akan menambah beban belajar siswa.
d. mengabulkan permintaan tersebut atas dasar hasil rapat dewan pendidik, tetapi 1
jam tersebut bukan merupakan beban belajar siswa.
9. Berdasarkan kebijakan pemerintah daerah, setiap sekolah wajib menerima siswa yang
berkebutuhan khusus (ABK), padahal Sekolah A tidak memiliki fasilitas khusus bagi ABK
begitupun dengan tenaga pengajarnya. Selain itu KTSP Sekolah A yang telah disusun sebelumnya
tidak memiliki program bagi ABK, menurut Saudara apa yang harus dilakukan?
a. Menerima ABK tanpa memperhatikan kemampuan sekolah dengan kondisi seadanya.
b. Memusyawarahkan dengan Komite Sekolah untuk mendapatkan solusi terbaik bagi
sekolah dan ABK.
c. Memohon kepada Dinas pendidikan untuk melengkapi fasilitas bagi ABK termasuk
pengadaan gurunya.
d. Merekrut guru khusus dengan biaya ditangung oleh orang tua ABK, walaupun tidak semua
orang tua ABK mampu.

10. Semua mata pelajaran yang terdapat pada satu Kelompok Peminatan wajib diikuti oleh peserta
didik. Selain mengikuti seluruh mata pelajaran di Kelompok Peminatan, setiap peserta didik harus
mengikuti matapelajaran tertentu untuk lintas minat dan/atau pendalaman minat sebanyak 6 jam
pelajaran di Kelas X dan 4 jam pelajaran di Kelas XI dan XII. Mata pelajaran lintas minat yang
dipilih sebaiknya tetap dari Kelas X sampai dengan XII. Di Kelas X, jumlah jam pelajaran pilihan
antar kelompok peminatan per minggu 6 jam pelajaran, dapat diambil dengan pilihan sebagai
berikut….
a. Dua mata pelajaran (masing-masing 3 jam pelajaran) dari satu Kelompok Peminatan
yang sama di luar Kelompok Peminatan Pilihan, atau Satu mata pelajaran di
masingmasing Kelompok Peminatan di luar Kelompok Peminatan Pilihan. Khusus
yang mengambil pilihan Kelompok Peminatan Bahasa dan Budaya, dua mata
pelajaran lintas minat dapat diambil dari Kelompok Peminatan Pilihan.
b. Dua mata pelajaran (masing-masing 4 jam pelajaran) dari satu Kelompok Peminatan yang
sama di luar Kelompok Peminatan pilihan, atau Satu mata pelajaran di masingmasing
Kelompok Peminatan di luar Kelompok Peminatan pilihan.
c. Dua mata pelajaran (masing-masing 2 jam pelajaran) dari satu Kelompok Peminatan yang
sama di luar Kelompok Peminatan pilihan, atau Satu mata pelajaran di masingmasing
Kelompok Peminatan di luar Kelompok Peminatan pilihan.
d. Dua mata pelajaran (masing-masing 3 jam pelajaran) dari satu Kelompok Peminatan yang
sama di luar Kelompok Peminatan pilihan, atau dua mata pelajaran di masingmasing
Kelompok Peminatan di luar Kelompok Peminatan pilihan.

11. Peminatan pada SMA/MA memiliki tujuan untuk memberikan kesempatan kepada peserta didik
mengembangkan kompetensi sikap, kompetensi pengetahuan, dan kompetensi keterampilan
peserta didik sesuai dengan minat, bakat dan/atau kemampuan akademik dalam sekelompok mata
pelajaran keilmuan. Pernyataan di atas tercantum dalam Permendikbud No. 64 Tahun 2014 pasal
2 ayat (1) sebagai....
a. tujuan peminatan SMA/MA
b. tujuan peminatan jenjang SMK/MAK
c. tujuan peminatan akademik
d. tujuan peminatan kejuruan

12. Sekolah X pada jenjang pendidikan tertentu di Kabupaten Bandung Barat menentukan mata
pelajaran membatik motif tangkuban perahu sebagai mata pelajaran muatan lokal satuan
pendidikan. Menurut Anda perpaduan jenis muatan lokal apa pada sekolah tersebut sekolah
tersebut yang dapat menumbuhkan suatu kecakapan hidup?
a. Perpaduan antara budaya lokal, pravokasional dan lingkungan hidup
b. Perpaduan antara kewirausahaan, pravokasional dan lingkungan hidup
c. Perpaduan antara budaya lokal, kewirausahaan dan lingkungan hidup
d. Perpaduan antara budaya lokal, kewirausahaan dan pravokasional

13. Tahap pertama yang harus dilakukan dalam mengembangkan muatan lokal pada satuan
pendidikan adalah….
a. identifikasi muatan lokal;
b. perumusan kompetensi dasar untuk setiap jenis muatan lokal
c. analisis konteks lingkungan alam, sosial, dan/atau budaya
d. penentuan tingkat satuan pendidikan yang sesuai untuk setiap kompetensi dasar

14. Dalam Kurikulum 2006 TIK merupakan pelajaran sendiri sedangkan dalam kurikulum 2013 TIK
merupakan sarana pembelajaran, dipergunakan sebagai media pembelajaran mata pelajaran lain.
Oleh karena itu, dalam memenuhi kebutuhan beban kerja guru TIK maka yang yang harus
dilakukan guru TIK pada SMP/MTs, SMA/MA, SMK/MAK, atau yang sederajat dalam implementasi
Kurikulum 2013 di antaranya adalah….
a. guru TIK paling sedikit melaksanakan pembimbingan untuk 100 (seratus) pesertadidik per
tahun pada 1 (satu) atau lebih satuan pendidikan
b. guru TIK paling sedikit melaksanakan pembimbingan untuk 125 (seratus dua puluh
lima) peserta didik per tahun pada 1 (satu) atau lebih satuan pendidikan
c. guru TIK paling sedikit melaksanakan pembimbingan untuk 150 (seratus lima puluh)
peserta didik per tahun pada 1 (satu) atau lebih satuan pendidikan
d. guru TIK paling sedikit melaksanakan pembimbingan untuk 200 (dua ratus)
pesertadidik per tahun pada 1 (satu) atau lebih satuan pendidikan

15. Tahap pertama yang harus dilakukan dalam mengembangkan muatan lokal pada satuan
pendidikan adalah….
a. identifikasi muatan lokal;
b. perumusan kompetensi dasar untuk setiap jenis muatan lokal
c. analisis konteks lingkungan alam, sosial, dan/atau budaya
d. penentuan tingkat satuan pendidikan yang sesuai untuk setiap kompetensi dasar.

16. Rencana yang menggambarkan prosedur dan pengorganisasian pembelajaran untuk


mencapai satu kompetensi dasar yang ditetapkan dalam Standar Isi dan dijabarkan dalam silabus
dinamakan ….
a. Program semester
b. Model Pembelajaran
c. Strategi pembelajaran
d. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

17. Lingkup Rencana Pembelajaran paling luas mencakup....


a. satu kompetensi dasar yang terdiri atas 1 (satu) indikator untuk 1 (satu) kali pertemuan
b. satu kompetensi dasar yang terdiri atas 2 (dua) indikator untuk 1 (satu) kali pertemuan
c. satu kompetensi dasar yang terdiri atas 2 (dua) indikator untuk 2 (kali) kali pertemuan
d. satu kompetensi dasar yang terdiri atas 1 (satu) indikator atau beberapa indikator
untuk 1 (satu) kali pertemuan atau lebih.

18. Dalam kaitan dengan penilaian hasil belajar, perumusan tujuan pembelajaran yang baik
memiliki sifat….
a. merupakan pengembangan dari SK dan KD
b. memungkinkan untuk diamati dan diukur
c. merupakan bukti hasil belajar
d. sesuai dengan indikator.

19. Komponen silabus Kurikulum 2013 berisi….


a. Standar kompetensi, Kompetensi dasar, dan materi pembelajaran
b. Kompetensi dasar, materi pembelajaran, dan kegiatan pembelajaran
c. Kompetensi Inti, kompetensi dasar, dan kegiatan pembelajaran
d. Standar isi, standar kompetensi dan kompetensi dasar

20. Pengembangan silabus mengacu pada prinsip-prinsip.…


a. aktual dan kontekstuaal , fleksibel, menyeluruh, relevan, akuntabel dan sistematis
b. ilmiah, relevan, sistematis, konsisten, memadai, menyeluruh, kontekstual dan fleksibel
c. ilmiah, relevan, sistematis, konsisten, memadai, actual dan kontekstual, fleksibel dan
menyeluruh.
d. ilmiah, relevan, sistematis, actual, memadai, menyeluruh, fleksibel, akuntabel dan
konstektual.

21. Penilaian autentik merupakan kegiatan yang harus mencerminkan ....


a. sikap, pengetahuan dan keterampilan
b. masalah dunia sekolah
c. masalah dunia nyata
d. data dan fakta

22. Sekolah akan menerapkan pembelajaran kontekstual untuk meningkatkan kualitas


proses dan hasil pembelajaran. Konsekuensi logis dari kegiatan tersebut adalah ....
a. Meningkatkan kegiatan MGMP sekolah untuk semua mata pelajaran
b. membuat surat edaran yang ditandatangani semua guru tentang kesediaan melakukan
pembelajaran kontekstual.
c. menugasi wakil kepala sekolah bidang kurikulum untuk mengumpulkan Silabus dan
RPP semua mata pelajaran dan diperiksa tentang kegiatan pembelajarannya.
d. sekolah mengadakan In House Training (IHT) tentang pembelajaran kontekstual dan
ditindaklanjuti pembuatan perangkat pembelajaran, serta dievaluasi tingkat efektifitas dan
efisiensinya.

23. Proses pembelajaran terdiri atas lima pengalaman belajar pokok yaitu:
a. Mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mensosialisasikan, mengembangkan
b. Mengamati,menanya,mengumpulkan informasi, mengasosiasi, mengomunikasikan
c. Mengamati, menanya, menalar, mensosialisasikan, mencipta
d. Mengamati, menanya, menalar, mengembangkan, mencipta.

24. Komponen Silabus kurikulum tahun 2006 meliputi …


a. Standar Kompetensi, Materi Pokok, Kegiatan Pembelajaran, Indikator, Penilaian, Alokasi
Waktu, Sumber Belajar
b. Standar Kompetensi, Kompetensi Dasar, Materi Pokok, Kegiatan Pembelajaran,
Indikator, Penilaian, dan Alokasi Waktu
c. Standar Kompetensi, Kompetensi Dasar, Kegiatan Pembelajaran, Indikator, Penilaian,
Alokasi Waktu, Sumber Belajar
a. Standar Kompetensi, Kompetensi Dasar, Materi Pokok, Kegiatan Pembelajaran, Indikator,
Penilaian, Alokasi Waktu, Sumber Belajar

25. Dalam mengkaji Standar kompetensi dan kompetensi dasar perlu memperhatikan hal-hal
sebagai barikut …
a. urutan berdasarkan hirarki konsep disiplin ilmu, keterkaitan antara SK dan Indikator dalam
mata pelajaran.
b. urutan berdasarkan hirarki konsep disiplin ilmu, keterkaitan antara SK dan KD dalam
dan antar mata pelajaran.
c. urutan berdasarkan hirarki konsep disiplin ilmu, keterkaitan antara SK dan Indikator antar
mata pelajaran.
d. urutan berdasarkan hirarki konsep disiplin ilmu, keterkaitan antara SK dan KD dalam mata
pelajaran.

26. Komponen RPP Kurikulum 2013 menurut lampiran Peraturan Menteri Pendidikan dan
Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2016 meliputi …
a. identitas sekolah, identitas mata pelajaran atau tema/sub tema, kelas/semester,
materi pokok, alokasi waktu, tujuan pembelajaran, kompetensi dasar, indikator
pencapaian kompetensi, materi pembelajaran, metode pembelajaran, media
pembelajaran, sumber belajar, langkah-langkah pembelajaran, penilaian hasil belajar.
b. identitas sekolah, identitas mata pelajaran atau tema/sub tema, kelas/semester, materi
pokok, alokasi waktu, tujuan pembelajaran, standar kompetensi, kompetensi dasar, materi
pembelajaran, metode pembelajaran, media pembelajaran, sumber belajar, langkah-
langkah pembelajaran, penilaian hasil belajar.
c. identitas sekolah, identitas mata pelajaran atau tema/sub tema, kelas/semester, materi
pokok, alokasi waktu, tujuan pembelajaran, kompetensi dasar, indikator pencapaian
kompetensi, materi pembelajaran, media pembelajaran, sumber belajar, langkah-langkah
pembelajaran, penilaian hasil belajar.
d. identitas sekolah, identitas mata pelajaran atau tema/sub tema, kelas/semester, materi
pokok, alokasi waktu, tujuan pembelajaran, kompetensi dasar, indikator pencapaian
kompetensi, materi pembelajaran, metode pembelajaran, sumber belajar, langkah-langkah
pembelajaran, penilaian hasil belajar

27. Di bawah ini hal yang harus dipertimbangkan dalam mengidentifikasi materi pembelajaran
yang menunjang ketercapaian kompetensi dasar saat menyusun RPP adalah….
a. prestasi akademik siswa; relevansi dengan karakteristik daerah;dan struktur keilmuan
b. intelektual, emosional, sosial, dan spritual peserta didik, latar belakang orang tua
c. kebermanfaatan bagi peserta didik, aktualitas, kedalaman, dan keluasan materi
pembelajaran
d. relevansi dengan kebutuhan peserta didik dan tuntutan lingkungan; alat dan sumber bahan;
serta alokasi waktu

28. Yang bukan merupakan Prinsip penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)
adalah….
a. memperhatikan perbedaan individu peserta didik
b. berbasis konten
c. berorientasi kekinian
d. mengembangkan kemandirian belajar

29. Komponen RPPH meliputi antara lain:


a. tema/sub tema/subsub tema, kelompok usia, alokasi waktu, kegiatan belajar (kegiatan
pembukaan, kegiatan inti, dan kegiatan penutup), indikator pencapaian
perkembangan,tujuan pembelajaran, penilaian perkembangan anak, serta media dan
sumber belajar.
b. tema/sub tema/subsub tema, kelompok usia, alokasi waktu, kegiatan belajar
(kegiatan pembukaan, kegiatan inti, dan kegiatan penutup), indikator pencapaian
perkembangan, penilaian perkembangan anak, serta media dan sumber belajar.
c. tema/sub tema/sub-sub tema, kelompok usia, alokasi waktu, kegiatan belajar (kegiatan
pembukaan, kegiatan inti, dan kegiatan penutup),kompetensi dasar, tujuan pembelajaran,
indikator pencapaian perkembangan, penilaian perkembangan anak, serta media dan
sumber belajar.
d. tema/sub tema/sub-sub tema, kelompok usia, alokasi waktu, kegiatan belajar (kegiatan
pembukaan, kegiatan inti, dan kegiatan penutup),kompetensi Inti, Tujuan pembelajaran,
indikator pencapaian perkembangan, penilaian perkembangan anak, serta media dan
sumber belajar.

30. Seorang guru melakukan penilaian berdasarkan kumpulan atau rekam jejak berbagai hasil
kegiatan anak secara berkesinambungan atau catatan pendidik tentang berbagai aspek
pertumbuhan dan perkembangan anak sebagai salah satu bahan untuk menilai kompetensi sikap,
pengetahuan, dan keterampilan, maka guru tersebut melakukan penilaian dengan teknik….
a. pengamatan atau observasi
b. penilaian hasil karya
c. pencatatan anekdot
d. portofolio

31. Perubahan-perubahan selalu dilakukan untuk meningkatkan mutu pendidikan di sekolah baik
perubahan kurikulum, administrasi pendidikan, model dan strategi pembelajaran maupun
pengelolaannya. Selaku kepala sekolah sikap yang akan dilakukan berkaitan dengan perubahan
yaitu….
a. memerintahkan untuk melukukan perubahan demi perbaikan mutu pendidikan
b. menunggu petunjuk dan arahan Kepala Dinas agar tidak menyalahi prosedur
c. merasa tidak enak melakukan perubahan, khawatir pada guru-guru yang tidak
mendukung
d. melakukan keseimbangan dalam mengembangkan pendidikan antara sekolah, dinas
pendidikan dan pemerintah daerah/pusat

32. Pada ulangan harian pertama kelas XI-3 ada 6 siswa dari 36 siswa di kelas itu yang belum
tuntas. Guru mata pelajaran tersebut tidak memperhatikan siswa yang belum tuntas tersebut,
karena sudah mencapai ketuntasan kelas lebih dari 85%. Menyikapi masalah di atas, hal yang
akan dilakukan oleh Saudara selaku kepala sekolah adalah....
a. membiarkan guru tersebut karena sudah sesuai dengan konsep penilaian pada KTSP
b. menegur guru tersebut pada rapat dewan guru karena melakukan kesalahan penanganan
dalam melakukan penilaian
c. mengingatkan kepada semua guru pada rapat dewan guru untuk melaksanakan konsep
penilaian pada KTSP secara benar dan akuntabel
d. membiarkan guru tersebut karena kegiatan penilaian merupakan otoritas guru meskipun
belum sesuai dengan konsep penilaian pada KTSP

33. Hasil indentifikasi masalah proses pembelajaran di sekolah X adalah sebagai berikut :
- Guru A mengajar di 5 kelas rata-rata hasil belajarnya sangat rendah (dibawah KKM)
sebanyak 50 %
- Guru B mengajar di 4 kelas, khusus untuk 2 kelas hasil belajarnya rendah (dibawah KKM)
sebanyak 25 %
- Guru C mengajar di 4 kelas rata-rata siswa yang pernah bertanya atau mengemukakan
pendapat sangat rendah (10%)
- Guru D mengajar di kelas 6 kelas, khusus untuk satu kelas tertentu minat belajarnya
rendah (25%)
Berdasarkan data tersebut, teknik supervisi yang paling tepat dilaksanakan oleh kepala sekolah
adalah....
a. kunjungan kelas untuk guru A
b. observasi kelas untuk guru B
c. kunjungan antar kelas untuk guru C
d. penelitian tindakan kelas untuk guru D

34. Pada saat rapat dewan pendidik untuk menetapkan kelulusan siswa, terdapat 3 siswa yang
nilai Ujian Nasionalnya baik, tetapi nilai ujian sekolah rendah dan terdapat nilai satu mata pelajaran
sangat rendah. Menyikapi hal tersebut kepala sekolah ....
a. menetapkan 3 siswa tersebut tidak lulus sekolah atas dasar hasil rapat dewan
pendidik.
b. menghimbau pada rapat dewan pendidik untuk meluluskan 3 siswa tersebut, menyangkut
prestise sekolah.
c. meluluskan 3 siswa tersebut sebab ujian nasional memiliki bobot lebih dari pada ujian
sekolah.
d. memerintahkan guru mata pelajaran yang menyebabkan tidak lulus untuk menambah nilai
agar siswa tersebut lulus sekolah.

35. Diterbitkankannya Peraturan Pemerintah RI No. 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional
Pendidikan dan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia No. 13 Tahun 2007
tentang Standar Kepala Sekolah/Madrasah. Standar nasional pendidikan ini dimaksudkan untuk....
a. menyamakan kualitas minimal pendidikan di seluruh wilayah hukum Republik Indonesia,
sebagai respon dari tidak meratanya kualitas pendidikan disebabkan sebaran dan jumlah
penduduk yang sangat luas.
b. menyamakan kualitas minimal pendidikan di seluruh wilayah Indonesia dari Sabang hingga
Merauke, sebagai respon dari tidak meratanya kualitas pendidikan disebabkan sebaran
dan jumlah penduduk yang sangat luas
c. menyamakan kualitas minimal pendidikan di seluruh wilayah Republik Indonesia dari
Sabang hingga Merauke, sebagai respon dari tidak meratanya kualitas pendidikan
disebabkan sebaran dan jumlah penduduk yang sangat luas
d. menyamakan kualitas minimal pendidikan di seluruh wilayah hukum Republik
Indonesia dari Sabang hingga Merauke, sebagai respon dari tidak meratanya kualitas
pendidikan disebabkan sebaran dan jumlah penduduk yang sangat luas

36. Sesuai peraturan pemerintah nomor 19 tahun 2005, diamanatkan bahwa lingkup Standar
Nasional Pendidikan meliputi 8 standar. Salah satu diantaranya ialah standar isi yang digunakan
sebagai pijakan untuk menentukan ....
a. sarana prasarana yang harus tersedia di dalam kelas
b. lingkup materi ajar dan tingkat kompetensi.
c. jumlah siswa pada tiap rombongan belajar.
d. prosedur kegiatan pembelajaran

37. Standarisasi pendidikan berfungsi sebagai dasar dalam perencanaan, pelaksanaan,


pengawasan pendidikan dalam rangka mewujudkan pendidikan nasional yang bermutu,
dan bertujuan untuk ....
a. menjamin mutu pendidikan nasional dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa,
negara serta agama.
b. menjamin mutu pendidikan nasional dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa dan
peradaban bangsa yang bermartabat.
c. menjamin mutu pendidikan nasional dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa dan
membentuk integritas bangsa yang bermartabat.
d. menjamin mutu pendidikan nasional dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa
dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat.

38. Dengan terbitnya PP yang mengatur tentang standar nasional pendidikan, diharapkan mampu
meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia, sehingga tujuan pendidikan nasional yang
diamanatkan dalam konstitusi bisa....
a. tercapai di seluruh wilayah kabupaten Republik Indonesia.
b. tercapai di seluruh wilayah kotamadya Republik Indonesia.
c. tercapai di seluruh wilayah provinsi Republik Indonesia.
d. tercapai di seluruh wilayah hukum Republik Indonesia.

39. Peraturan Pemerintah mengenai standar pendidikan nasional memuat delapan standar yaitu:
1) standar isi;
2) standar proses;
3) standar kompetensi lulusan;
4) standar pendidik dan tenaga kependidikan;
5) standar sarana dan prasarana;
6) standar pengelolaan;
7) standar pembiayaan; dan
8) standar penilaian pendidikan.
Dari 8 standar pendidikan nasional tersebut yang membahas mengenai mutu lulusan adalah ....
a. standar pengelolaan
b. standar kompetensi lulusan
c. standar sarana dan prasarana
d. standar pendidik dan tenaga kependidikan

40. Secara makro, era global adalah tantangan untuk merebut keunggulan kompetitif sumber daya
manusia antar bangsa. Tantangan ini seharusnya dimanfaatkan oleh penyelenggara pendidikan
sebagai peluang untuk menyiapkan kualitas bangsa melalui pendidikan yang terarah. Dari
berbagai hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan saat ini baru berada pada taraf
kemampuan menggembangkan kemampuan kognitif. Karena itu pendidikan seharusnya mampu
....
a. membangun etos kerja, kompetensi dan lapangan kerja untuk menghadapi masalah-
masalah yang nyata.
b. membangun etos kerja, integritas bangsa dan wawasan nusantara untuk menghadapi
masalah-masalah yang nyata
c. membangun etos kerja, wawasan dan percaya diri untuk menghadapi masalahmasalah
yang nyata
d. membangun etos kerja, jati diri dan percaya diri untuk menghadapi masalah-masalah
yang nyata.

41. Sebuah sekolah telah menentukan KKM setiap mata pelajaran, dengan rata-rata KKM sebesar
70. Tahun berikutnya berdasarkan hasil pengalaman sebelumnya KKM masingmasing mata
pelajaran dinaikkan menjadi 75, ternyata sebagian besar peserta didik tidak dapat mencapai KKM
75, hanya 30% dari seluruh siswa yang dapat mencapai KKM 75, disebabkan rata-rata
kemampuan akademis mereka berdasarkan hasil tes masuk rendah. Berdasarkan hal tersebut,
yang harus dilakukan sekolah adalah….
a. menurunkan KKM sesuai dengan kemampuan peserta didik.
b. memberikan tes hasil belajar dengan butir soal yang mudah
c. melakukan program bimbingan belajar agar prestasi peserta didik meningkat.
d. memberikan tugas lain agar dapat meningkatkan nilai hasil belajar peserta didik

42. Penjaminan standar mutu lulusan mengacu kepada kriteria ketuntasan minimal yang
memperhatikan tiga aspek, yaitu :
a. Kompleksitas, sarana prasarana dan fleksibilitas
b. Kompleksitas, daya dukung dan intake siswa
c. Kompleksitas, integritas dan intake siswa
d. Kompleksitas, fleksibilitas dan integritas

43. Kepala sekolah Bintang ingin memberikan pengarahan kepada guru-guru terkait langkah-
langkah penetapan KKM. Urutan langkah-langkah yang benar yang harus disampaikan kepala
sekolah dalam penetapan KKM adalah …
a. Tentukan kriteria pengukuran KKM; Tentukan rentang nilai kriteria KKM; Tentukan rumus
menghitung KKM; Tentukan skor kriteria KKM; dan Prosedur pencarian KKM.
b. Tentukan kriteria pengukuran KKM; Tentukan skor kriteria KKM; Tentukan rentang nilai
kriteria KKM; Tentukan rumus menghitung KKM; dan Prosedur pencarian KKM.
c. Tentukan kriteria pengukuran KKM; Tentukan rentang nilai kriteria KKM; Tentukan
skor kriteria KKM; Tentukan rumus menghitung KKM; dan Prosedur pencarian KKM.
d. Tentukan kriteria pengukuran KKM; Tentukan rumus menghitung KKM; Tentukan rentang
nilai kriteria KKM; Tentukan skor kriteria KKM; dan Prosedur pencarian KKM

44. Seorang kepala sekolah akan menetapkan KKM pada satuan pendidikan di awal tahun
pelajaran, sebaiknya kepala sekolah tersebut memperhatikan:
a. Intake (Kemampuan rata-rata peserta didik), Kompleksitas (mengidentifikasi indikator
sebagai penanda tercapainya kompetensi dasar) dan Stakeholder sekolah (orang tua dan
dunia usaha)
b. Intake (Kemampuan rata-rata peserta didik), Kompleksitas (mengidentifikasi
indikator sebagai penanda tercapainya kompetensi dasar) dan Kemampuan daya
dukung (berorientasi pada sumber belajar)
c. Asesmen (melihat kemampuan dan kesulitan yang dihadapi seseorang saat itu),
Kompleksitas (mengidentifikasi indikator sebagai penanda tercapainya kompetensi dasar)
dan Kemampuan daya dukung (berorientasi pada sumber belajar)
d. Asesmen (melihat kemampuan dan kesulitan yang dihadapi seseorang saat itu),
Kompleksitas (mengidentifikasi indikator sebagai penanda tercapainya kompetensi dasar)
dan Stakeholder sekolah (orang tua dan dunia usaha)

45. Diantara fungsi adanya pentingnya penetapan KKM pada satuan pendidikan yang benar di
bawah ini adalah….
a. untuk penetapan kemampuan siswa, mengetahui ketercapaian pembelajaran satu
atau lebih kompetensi dasar, sebagai tolak ukur ketercapaian hasil belajar siswa
dalam penentuan kenaikan kelas, dan tolak ukur dalam penentuan ketercapain hasil
belajar.
b. untuk prasyarat penetapan kemampuan siswa, mengetahui ketercapaian pembelajaran
satu atau lebih kompetensi dasar, sebagai tolak ukur ketercapaian hasil belajar siswa
dalam penentuan kenaikan kelas, dan tolak ukur dalam penentuan prasarat ketercapain
hasil belajar.
c. untuk penetapan kemampuan siswa, membantu ketercapaian pembelajaran satu atau lebih
kompetensi dasar, sebagai prasyarat ketercapaian hasil belajar siswa dalam penentuan
kenaikan kelas, dan tolak ukur dalam penentuan ketercapain hasil belajar.
d. untuk prasyarat penetapan kemampuan siswa, mengetahui ketercapaian pembelajaran
satu atau lebih kompetensi Dasar, sebagai tolak ukur ketercapaian hasil belajar siswa
dalam penentuan kenaikan kelas, dan tolak ukur dalam penentuan ketercapain hasil
belajar.

1. Berdasarkan tes intelegensi di sebuah sekolah ditemukan variasi kecerdasan. Dimensi


pengukuran intelegensi meliputi:
1. Kecerdasan numerik.
2. Pemahaman verbal.
3. Kecepatan perseptual.
4. Penalaran induktif
5. Penalaran deduktif
6. Visual ruang
7. Ingatan.
Jika seorang guru akan mengelompokkan peserta didik untuk pembelajaran dengan model
discovery-inquiry, maka saran yang akan saudara berikan adalah...
a. satu kelompok belajar maksimal 4 orang, dengan dimensi intelegensi yang
heterogen.
b. satu kelompok belajar maksimal 4 orang dengan dimensi intelegensi yang homogen.
c. kelompok belajar dengan jumlah gasal dan dengan dimensi intelegensi yangheterogen.
d. kelompok belajar dengan jumlah gasal dan dimensi intelegensi yang homogen.

2. Ditemukan hasil pengukuran intelegensi peserta didik pada sebuah sekolah sebagai berikut:
No Dimensi Intelegensi Kategori %
1. Kecerdasan numerik Tinggi ke atas 80
2. Pemahaman verbal Tinggi ke atas 80
3. Kecepatan perceptual Tinggi ke atas 80
4. Penalaran induktif Tinggi ke atas 90
5. Penalaran deduktif Tinggi ke atas 70
7. Visual ruang Tinggi ke atas 60
8. Ingatan Tinggi ke atas 65
Berdasarkan data di atas, Saudara harus merancang ekstrakurikuler di sekolah tersebut.
Berdasarkan urutan prioritasnya kegiatan ekstrakurikuler yang Saudara sarankan adalah...
a. drum band, KIR, Jurnalis.
b. KIR, Jurnalis, Band.
c. paduan suara, jurnalis, KIR.
d. paduan suara, Band, jurnalis.

3. Pembina kegiatan ekstrakurikuler di sebuah sekolah, ingin menyeleksi siswa yang betul-betul
berminat pada kegiatan yang diampunya. Guru pembina kebingungan dalam menyeleksi minat
peserta didiknya. Sebagai kepala sekolah Saudara harus memberikan saran pada guru pembina
tersebut tentang aspek-aspek yang perlu dicermati sebagai tolok ukur seleksi minat. Aspek yang
saudara sarankan adalah...
a. intelegensi, motivasi, persepsi.
b. perhatian, intelegensi, dan motivasi.
c. partisipasi, perhatian, dan perasaan.
d. perasaan, intelegensi, dan motivasi.

4. Pembina kegiatan ekstrakurikuler di sebuah sekolah, ingin menyeleksi peserta didik yang betul-
betul berbakat pada kegiatan yang diampunya. Guru pembina kebingungan dalam menyeleksi
bakat peserta didiknya. Sebagai kepala sekolah Saudara harus memberikan saran pada guru
pembina tersebut tentang aspek-aspek yang perlu dicermati sebagai tolok ukur seleksi bakat.
Aspek yang saudara sarankan adalah...
a. intelegensi, motivasi, persepsi.
b. kreativitas, intelegensi, dan motivasi.
c. pengikatan diri terhadap tugas, intelegensi, dan motivasi.
d. intelegensi, kreatifitas, dan pengikatan diri terhadap tugas.

5. Menurut Maslow ada lima jenjang kebutuhan dasar manusia, yaitu kebutuhan 1) fisik (makan,
minum), 2) kebutuhan mendapatkan perlindungan, 3) kebutuhan kasih sayang, 4) kebutuhan
mendapatkan pengakuan diri. Sebagai kepala sekolah Saudara harus dapat memberikan jaminan
kebutuhan peserta didik terpenuhi. Kegiatan di sekolah yang perlu diciptakan untuk memenuhi
kebutuhan tersebut adalah...
a. kegiatan umum klasik atau kontemporer yang terakomodasi dan dapat diikuti oleh
semua peserta didik.
b. kegiatan umum kontemporer yang memerlukan pendanaan sedikit dan diikuti oleh semua
peserta didik.
c. kegiatan spesifik kontemporer yang dapat diikuti oleh sekelompok peserta didik yang
berminat dan berbakat.
d. kegiatan spesifik klasik yang dapat diikuti oleh sekelompok peserta didik yang berminat dan
berbakat.

6. Analisis potensi, minat, bakat, dan kebutuhan peserta didik perlu dilakukan untuk penetapan
kegiatan tindak lanjut yang perlu dikembangkan. Aspek yang perlu dipertimbangkan keberadaanya
di sekolah Saudara adalah...
a. legalitas, SDM, Sarana, dan kegiatan.
b. SDM, sarana, kendala, dan solusi.
c. kegiatan, sarana, kendala, dan SDM.
d. sarana, legalitas, SDM, dan solusi.

7. McDonald menyatakan motivasi berprestasi adalah perubahan energi dalam diri seseorang
yang ditandai dengan timbulnya efek atau reaksi untuk mencapai tujuan. Sebagai kepala sekolah
Saudara perlu memberikan penjelasan pada guru-guru di sekolah tentang motivasi berprestasi
peserta didik. Dari pernyataan berikut mana yang tidak perlu disampaikan pada guru di sekolah....
a. motivasi mengawali terjadinya perubahan energi pada diri setiap individu manusia, dimana
penampakannya akan menyangkut pada kegiatan fisik manusia.
b. motivasi ditandai dengan munculnya rasa, afeksi seseorang, terkait dengan persoalan-
persoalan kejiwaan afeksi dan emosi yang dapat menimbulkan tingkah laku manusia.
c. motivasi tidak akan selalu tetap dan bisa untuk berubah, karena merupakan unsur
bawaan yang bersifat genetik.
d. motivasi akan dirangsang karena adanya tujuan, yang muncul dari dalam diri manusia,
tetapi kemunculannya karena terdorong oleh adanya unsur tujuan.

8. Motivasi dalam kegiatan belajar mengajar sangat menentukan hasil belajar, oleh sebab itu guru
perlu menyadari fungsi dan keberadaan motivasi belajar pada peserta didiknya. Sebagai kepala
sekolah Saudara perlu memberikan penjelasan kepada guru tentang fungsi motivasi. Dari
pernyataan berikut mana yang semestinya tidak disampaikan...
a. fungsi membangkitkan, yaitu kesiapan atau perhatian umum peserta didik yang diusahakan
oleh guru untuk mengikut sertakan siswa dalam belajar.
b. fungsi harapan, yaitu harapan keberhasilan atau kegagalan peserta didik dalam mencapai
tujuan instruksional dengan menguraikan secara kongkrit kepada siswa apa yang harus ia
lakukan.
c. fungsi insentif, yaitu pemberian hadiah kepada peserta didik yang berprestasi agar motivasi
tumbuh berkelanjutan.
d. fungsi hukuman, yaitu menggunakan hukuman sebagai sesuatu perangsang yang
ingin peserta didik hindari atau berusaha menghindari diri.
9. Belajar adalah merupakan proses aktif untuk membangunkan pengetahuan, ide-ide konstruktif,
dan mengkonstruksi sendiri pengetahuannya. Dengan demikian dalam belajar membutuhkan
lingkungan yang kondusif. Sebagai kepala sekolah perlu menciptakan lingkungan dengan kriteria
sebagai berikut kecuali...
a. memiliki komitmen untuk mendukung semua usaha peserta didik agar sukses melalui
kebijakan dan peraturan sekolah yang melibatkan partisipasi peserta.
b. adanya sarana gedung persekolahan nyaman, tersedia semua multimedia
pembelajaran, sarana pebelajaran yang berbasis teknologi, komunikasi, dan informasi.
c. adanya kurikulum menantang dan terarah, dengan kegiatan isu menarik, dengan panduan
perilaku, dan membangun kerja sama dengan komunitas
d. adanya perhatian dan kepercayaan peserta didik, ketulusan dan keadilan,serta kepercayaan
orang tua terhadap sekolah.

10. Ada beberapa komponen yang diperlukan dalam sebuah program kegiatan. Jika Saudara akan
menyarankan guru membuat program pengembangan pembelajaran berbasis TIK, maka aspek
yang harus diperhatikan oleh guru secara hirarkis adalah...
A. judul, tujuan, indikator keberhasilan, langkah kegiatan, pembiayaan,
penanggungjawab, dan monitoring dan evaluasi
B. tujuan, sasaran, indikator keberhasilan, langkah kegiatan, pembiayaan, penanggungjawab,
dan monitoring dan evaluasi
C. judul, tujuan, indikator keberhasilan, sasaran, langkah kegiatan, pembiayaan, dan
penanggungjawab.
D. tujuan, indikator keberhasilan, sasaran, langkah kegiatan, pembiayaan, dan monitoring dan
evaluasi

11. Sebagai kepala sekolah harus mempunyai peta kompetensi pedagogis tenaga pendidik yang
ada. Pemetaan kompetensi yang akurat jika kepala sekolah melakukan hal-hal sebagai berikut,
kecuali...
a. menetapkan kompetensi pedagogik tenaga pendidik dengan mengkorelasikan hasil
belajar peserta didiknya.
b. melakukan supervisi akademik pada semua tenaga pendidik yang ada.
c. melakukan analisis terhadap hasil supervisi akademik pada semua tenaga pendidik yang
ada.
d. mengkonfirmasikan skor rerata hasil supervisi akademik dengan kriteria kemampuan guru
menyusun RPP dan melakukan pembelajaran.

12. Hasil supervisi pada sebuah sekolah, kemampuan guru dalam menerapkan pendekatan
pembelajaran, menerapkan model pembelajaran, dan menerapkan metode pembelajaran, 50 %
termasuk berkemampuan kurang. Sebagai kepala sekolah perlu segera mengambil tindakan untuk
peningkatan kompetensi guru tersebut. Tindakan yang paling efektif dilakukan adalah...
a. mengirimkan guru-guru tersebut untuk mengikuti diklat di lembaga diklat dengan
menggunakan anggaran dari komite sekolah.
b. melakukan lesson study berbasis sekolah untuk guru yang berkompetensi rendah
meskipun mapelnya berbeda-beda.
c. melakukan in house training pada semua guru yang ada di sekolah tersebut pada
awal semester.
d. melengkapi koleksi perpustakan dengan buku-buku yang membahas pendekatan, model,
dan metode pembelajaran.

13. Ketika melakukan supervisi akademik pada seorang guru, kepala sekolah menemukan kondisi
kelas dengan ciri:
1. Beberapa peserta didik ngantuk, dan bahkan ada yang tidur.
2. Beberapa peserta didik bermain-main dengan teman dekatnya ketika guru megajar.
3. Beberapa peserta didik mengerjakan PR dari guru lain.
4. Beberapa peserta didik memperhatikan guru mengajar.
Terkait dengan fenomena ketika supervisi akademik tersebut, maka kelemahan yang ada pada
guru tersebut adalah...
a. tidak menguasai pendekatan, model, dan metode pembelajaran yang menarik.
b. tidak mampu menggunakan media pembelajaran yang bersifat interaktif.
c. tidak memahami makna dari standar proses pendidikan.
d. tidak mampu mengelola kelas ketika pembelajaran.

14. Di sebuah sekolah keberadaan media pembelajaran mencukupi. Akan tetapi dalam
pemanfaatan untuk pembelajaran, belum optimal. Banyak guru mengajar dengan ceramah dan
hanya menggunakan papan tulis sebagai alat bantunya. Jika Saudara sebagai kepala sekolah
tersebut yang akan dilakukan pertama kali adalah....
a. mendatangkan tutor untuk melatih guru-guru yang belum dapat menggunakan media
pembelajaran.
b. menginstruksikan pada guru-guru untuk menganalisis ketersediaan media dengan
kebutuhan dalam pembelajaran.
c. mengadakan media pembelajaran baru yang berbasis pada teknologi, informasi dan
komunikasi.
d. mengikutkan guru-guru dalam kegiatan MGMP/KKG untuk mendalami penggunaan media
pembelajaran.

15. Di sebuah sekolah ditemukan seorang guru baru yang masih kurang menguasai prinsip dan
implementasi penilaian pembelajaran. Tindakan yang paling tepat dilakukan oleh kepala sekolah
menghadapi kondisi tersebut adalah....
a. menginstruksikan kepada guru mapel sejenis di sekolah untuk melakukan lesson study
berbasis sekolah.
b. menugaskan guru tersebut mengikuti kegiatan diklat yang dilakukan oleh lembaga diklat.
c. memberikan tugas pada guru tersebut untuk mengikuti kegiatan KKG/ MGMP
d. melakukan in hause trainning di sekolah tentang penilaian pembelajaran.

16. Hasil supervisi disekolah A diperoleh data sebagai berikut:


No Aspek Kompetensi Skor Rerata % Guru Kriteria
Baik
1. Perencanaan pembelajaran
a. Penetapan kompetensi 3,4 60
b. Penetapan metode pembelajaran 3,0 50
c. Penetapan langkah pembelajaran 3,0 50
d. Penetapan sumber belajar peserta didik 3,8 64
e. Penetapan penilaian 2,9 48
2. Pelaksanaan Pembelajaran
a. Kegiatan Pendahuluan 3,4 60
b. Kegiatan inti 3,2 55
c. Kegiatan penutup 3,6 70
Berdasarkan data tersebut, maka usaha dalam peningkatan kompetensi yang harus segera
dilakukan di sekolah tersebut adalah....
a. IHT tentang metodologi pembelajaran
b. IHT tentang penilaian pembelajaran
c. IHT tentang penetapan kompetensi pembelajaran
d. IHT tentang alat dan sumber pembelajaran.

17. Hasil UN/US tahun lalu di sebuah sekolah nilai rerata sekolah di bawah rerata kabupaten/kota.
Sekolah akan melaksanakan tambahan jam belajar untuk mata pelajaran Matematika dan Bahasa
Indonesia. Ada beberapa aspek yang perlu dipahami pada kegiatan tambahan jam belajar
tersebut, antara lain:
1. Tujuan kegiatan.
2. Judul kegiatan.
3. Sasaran kegiatan.
4. Indikator keberhasilan.
5. Langkah kegiatan.
6. Pembiayaan.
Jika sekolah akan menyusun program kegiatan tersebut, maka urutan prioritasnya
adalah....
a. 1, 2, 3, 4, 5, 6
b. 1, 2, 4, 3, 5, 6
c. 2, 1, 3, 4, 5, 6
d. 2, 1, 4, 3, 5, 6

18. Hasil supervisi oleh pengawas sekolah pada guru-guru di sekolah A dinyatakan iklim
belajar sekolah tersebut kurang kondusif untuk pembelajaran. Berdasarkan data
tersebut, maka aspek yang perlu ditata kembali pada sekolah tersebut adalah....
a. kompetensi guru, sarpras, dan media pembelajaran.
b. ekologi, sosial, sistem sosial, dan budaya sekolah.
c. metodologi pembelajaran, lingkungan sekolah, dan sarana pembelajaran.
d. motivasi belajar peserta didik, dan kompetesi guru.

19. Sekolahan memiliki program IHT untuk peningkatan guru dalam penguasaan metodologi
pembelajaran. Untuk menjamin efektifitas kegiatan tersebut harus dilakukan monitoring
dengan prinsip....
a. dilakukan oleh kepala sekolah pada proposal dan laporan kegiatan IHT.
b. dilakukan oleh tim audit mutu internal ketika pembentukan pengurus, dan pelaksanan IHT.
c. dilakukan oleh kepala sekolah ketika pembentukan pengurus, dan kegiatan IHT.
d. dilakukan oleh tim audit mutu internal pada program dan laporan IHT.

20. Sekolah akan melakukan kegiatan lesson study berbasis sekolah. Untuk menjamin kegiatan ini
dapat berjalan dengan baik, maka kepala sekolah perlu konfirmasi terhadap aspek-aspek berikut
ini, kecuali....
a. pemahaman pengertian dan implementasi lesson study pada guru yang akan mengikuti
kegiatan.
b. komposisi dan jumlah guru yang akan mengikuti kegiatan.
c. narasumber sebagai pendamping kegiatan lesson study.
d. jumlah sekolah yang ada di wilayah sekitar

21. Disebuah sekolah memiliki sarana memadai, lebih-lebih laboratorium sekolah. Kegiatan
praktikum dapat dilakukan oleh semua peserta didik. Suatu hal yang menjadi ironis adalah
pelaporan hasil praktikum belum dapat memadai. Sebagai seorang kepala sekolah melihat kondisi
seperti itu, maka langkah yang harus ditempuh adalah...
a. melakukan IHT pada semua pendidik di sekolah untuk berlatih membimbing penulisan
karya tulis ilmiah pada peserta didik.
b. memberikan instruksi pada semua guru agar membiasakan peserta didiknya
menyelesaikan tugas menggunakan sarana perpustakaan.
c. memberikan keyakinan kepada seluruh warga sekolah bahwa sekolahnya adalah lembaga
terbaik yang selalu menciptakan lulusan berkualitas.
d. observasi kelas untuk mengetahui kemampuan guru dalam proses belajar mengajar di
semua kelas.

22. Di sebuah sekolah ditemukan fenomena sebagai berikut:


1. Ada seorang guru BK/BP yang memiliki pengalaman membimbing peserta didik lebih dari
10 tahun.
2. Sekolah memiliki ruangan khusus yang dapat digunakan untuk memberikan bimbingan
pada peserta didik.
3. Guru BK/BP memiliki program kegiatan pada setiap tahunnya.
4. Sekolah memiliki buku-buku terkait dengan masalah bimbingan konseling/bimbingan
penyuluhan peserta didik.
Berdasarkan fenomena di atas, maka tindakan yang harus dilakukan oleh kepala sekolah tersebut
adalah...
a. mengelola penyelenggaraan layanan bimbingan dan konseling di sekolah, sehingga
pelaksanaannya sesuai tujuan.
b. menjadi administrator yang bertangungjawab terhadap kelancaran pelaksanaan program
layanan bimbingan dan konseling di sekolah.
c. menjadi supervisor yang bertanggungjawab terhadap kelancaran pelaksanaan
program layanan bimbingan dan konseling di sekolah.
d. mengembangkan prosedur dan kebijakan bagi pelaksanaan layanan bimbingan dan
konseling oleh guru BK tersebut.

23. Sekolah A akan mengembangan anak didik yang berkarakter. Untuk membantu mewujutkan
salah satu karakter bangsa pada peserta didik sekolah adalah dengan mendirikan layanan khusus.
Sebagai kepala sekolah, saran layanan khusus yang mungkin dikembangkan di sekolah tersebut
adalah...
a. kantin kejujuran.
b. bimbingan dan konseling.
c. perpustakaan .
d. koperasi sekolah.

24. Pengelolaan sarana dan prasarana merupakan usaha kepala sekolah untuk melengkapi
perlengkapan/fasilitas yang dibutuhkan untuk kelancaran kegiatan sekolah. Oleh karena itu kepala
sekolah berkewajiban memenuhi kebutuhan sekolah. Sebagai fasilitator, kepala sekolah
mengetahui betul kebutuhan sekolah yang dapat menunjang keberhasilan pendidikan. Namun
demikian, pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan kemajuan tekhnologi menjadikan kepala
sekolah tidak mungkin memenuhi segala keperluan sekolah,oleh karena itu informasi dari setiap
bawahannya yang memerlukan fasilitas sangat diperlukan. Yang terpenting dalam hal ini adalah
kepala sekolah selalu siap untuk menyediakan fasilitas yang diperlukan untuk kepentingan
pendidikan.
Fasilitas tersebut bukan hanya berbentuk fisik, tetapi juga dapat berupa nonfisik, misalnya
kesempatan guru untuk mengikuti training/latihan. Sebagai fungsi kepala sekolah, maka fasilitas
fisik atau sarana sekolah yang perlu diadministrasikan adalah...
a. ruangan kelas, ruang guru, perabot kantor TU, perabot laboratorium, perpustakaan,
ruangan praktik, alat pelajaran, media pendidikan lainnya.
b. ruangan kelas, ruang kepala sekolah, perabot kantor TU, perabot laboratorium,
perpustakaan, ruangan praktik, alat pelajaran, dan media pendidikan lainnya.
c. ruangan kelas, ruang penjaga sekolah, perabot kantor TU, perabot laboratorium,
perpustakaan, ruangan praktik, alat pelajaran, dan media pendidikan lainnya.
d. ruangan kelas, perabot kantor TU, perabot laboratorium, perpustakaan, ruangan
praktik, alat pelajaran, dan media pendidikan lainnya.

25. Di sekolah perlu dibentuk unit layanan khusus koperasi sekolah. Saudara sebagai kepala
sekolah mempunyai andil yang sangat besar dalam mengambil keputusan tersebut. Alasan yang
digunakan untuk membentuk layanan khusus koperasi sekolah adalah sebagai berikut, kecuali....
a. Dapat dengan nyata memberikan keuntungan ekonomi pada pengelola.
b. Peserta didik perlu belajar usaha kecil-kecilan, dan berlatih organisasi.
c. Sekolah memiliki guru pembimbing usaha koperasi sekolah.
d. Memiliki anggaran dasar dan rumah tangga koperasi sekolah.

26. Layanan khusus usaha kesehatan sekolah, sangat diperlukan oleh sekolah. Agar
keberadaannya dapat terjamin, maka kepala sekolah harus melakukan evaluasi pada layanan
khusus tersebut, yaitu terhadap hal-hal sebagai berikut, kecuali...
a. konteks, berupa semua hal di luar sistem yang terkait dengan usaha kesehatan sekolah.
b. proses, berupa penanganan pada pertolongan pertama pada kecelakaan peserta
didik.
c. input usaha kesehatan sekolah berupa sarana dan kelengkapan operasionalnya.
d. outcome, berupa ketercapaian program usaha kesehatan sekolah setelah pelaksanaan.
27. Dalam usaha penjaminan pada keterlaksanaan program layanan khusus di sekolah, kepala
sekolah perlu melakukan monitoring. Untuk layanan khusus koperasi sekolah, monitoring yang
perlu dilakukan oleh kepala sekolah adalah pada kegiatan-kegiatan berikut, kecuali ...
a. pembentukan pengurus koperasi sekolah.
b. proses pembelian barang dan jasa yang akan dijual di sekolah.
c. laporan tutup tahun koperasi sekolah.
d. proses operasional koperasi sekolah.

28. Evaluasi pada Layanan khusus perpustakaan sekolah perlu dilakukan oleh auditor internal
sekolah. Kepala sekolah perlu memahami makna pada evaluasi tersebut. Adapun tujuan dari
evaluasi ini adalah agar sekolah dapat mengetahui...
a. di akhir tahun jumlah koleksi buku yang tersedia di perpustakaan sekolah.
b. proses layanan pinjaman oleh petugas di perpustakaan sekolah.
c. kuantitas peserta didik yang memanfaatkan perpustakaan sekolah setiap hari.
d. ketercapaian program perpustakaan.

29. Kepala sekolah perlu menjamin bahwa guru layanan bimbingan konseling/bimbingan
penyuluhan dapat bertugas dengan baik. Hal-hal yang perlu diperhatikan oleh kepala
sekolah dalam mensupervisi guru layanan bimbingan dan konseling adalah sebagai
berikut, kecuali....
a. kemampuan memberikan sangsi dan hukuman terhadap jenis pelanggaran peserta
didik.
b. kemampuan guru dalam mendeteksi kesulitan peserta didik dan mengumpulkan informasi
siswa.
c. kemampuan menjadi penghubung sekolah dengan orang tua, dan mata pelajaran dengan
pekerjaan.
d. kemampuan memberikan informasi pada peserta didik tentang program bimbingan.

30. Skor rerata pada evaluasi program layanan khusus koperasi sekolah adalah seperti
tabel berikut.
No Komponen Skor rerata
1. Konteks 4,0
2. Input 4,9
3. Proses 4,9
4. outcomes 3,0
Skor maksimal 5
Berdasarkan tabel di atas dapat diartikan bahwa....
a. proses operasional dari layanan khusus koperasi sekolah berjalan tidak efektif, karena
ditunjukkan dengan outcome yang rendah.
b. proses operasional dari layanan khusus koperasi sekolah sangat efektif.
c. input layanan khusus koperasi tidak sesuai, karena ditunjukkan outcome yang rendah.
d. outcome layanan khusus koperasi sekolah sangat rendah, karena fungsinya untuk berlatih
organisasi peserta didik.
1. Sebagai kepala sekolah, Saudara menghadapi permasalahan tentang sarana dan prasarana
sekolah yang kondisinya sudah memprihatinkan, selain usianya sudah tua juga jumlahnya kurang
memadai baik untuk keperluan praktek dan proses pembelajaran maupun untuk kegiatan intra dan
ekstrakurikuler. Sehubungan dengan hal tersebut di atas maka langkah pertama yang harus Anda
lakukan dalam menyusun perencanaan kebutuhan sarana dan prasarana adalah .
a. Mengadakan seleksi kebutuhan sarana dan prasarana.
b. Merencanakan anggaran pengadaan sarana dan prasarana.
c. Pemecahan permasalahan sarana dan prasarana.
d. Identifikasi dan menganalisis kebutuhan sarana dan prasarana sekolah.

2. Perencanaan merupakan rincian fungsi perencanaan yang mempertimbangkan faktor


kebutuhan yang harus dipenuhi. Dalam menentukan kebutuhan maka diperlukan beberapa data
dasar, di antaranya adalah ….
a. jumlah, korelasi, dan distribusi
b. jumlah,rekondisi, dan korelasi
c. korelasi, distribusi, dan rekondisi
d. jumlah, distribusi, dan rekondisi

3. Permasalahan yang sering dihadapi dalam perencanaan sarana dan prasarana pendidikan
sekolah adalah ….
a. terbatasnya dana yang tersedia
b. penggunaan sarana yang efisien
c. terjadinya penghematan dana yang tidak perlu
d. pembelian barang dengan tepat guna

4. Manfaat yang dapat diperoleh dengan dilakukannya perencanaan kebutuhan sarana dan
parsarana adalah ...
a. Membantu dalam menetapkan langkah-langkah yang akan dilakukan dalam pelaksanaan
kegiatan.
b. Dapat dijadikan sebagai suatu pedoman atau dasar untuk melakukan pengawasan dan
pengendalian dalamsuatu kegiatan.
c. Menghilangkan ketidakpastian dari kegiatan yang akan dilakukan.
d. Semuanya benar

5. Salah satu syarat yang perlu dipertimbangkan dalam perencanaan sarana dan prasarana
pendidikan Sekolah adalah unsur realistis, yang berarti rencana tersebut …
a. bersifat luwes atau fleksibel.
b. disepakati oleh unsur-unsur yang terlibat.
c. dapat dilaksanakan
d. memenuhi syarat-syarat yang telah ditentukan.

Gunakan kasus berikut ini untuk mengerjakan soal nomor 6-8


Sebuah sekolah mempunyai jumlah rombel sebanyak 9 dengan masing-masing rombel terdiri dari
30 orang (menurut SNP jumlah 1 rombel maksimal berisi 32 peserta didik). Peserta didik pria
berjumlah 130 orang dan wanita 140 wanita orang. Jumlah ruang kelas telah sesuai jumlah rombel
tetapi 2 buah ruang kelas rusak ringan tapi masih dapat digunakan. Sekolah tersebut memiliki 2
jamban khusus siswa pria dan 4 jamban khusus siswa wanita yang kondisinya selalu kotor dan
ada beberapa bagian yang rusak. Menurut SNP, setiap 40 siswa pria dan 30 siswa wanita masing-
masing harus terdapat sebuah jamban. Sekolah tersebut juga telah memiliki perpustakaan yang
telah sesuai standar tetapi buku-buku banyak yang berdebu dan jarang dibaca. Ruang
laboratorium telah tersedia sesuai standar tetapi peralatan laboratorium banyak yang tidak
berfungsi karena jarang dipakai penyebabnya adalah kurangnya pengetahuan guru dalam
menggunakan peralatan labaroratorium tersebut, selain itu tidak dicatat pada buku inventaris.
Kepala sekolah tersebut kemudian melakukan analisis konteks untuk memenuhi standar sarana
dan prasarana sekolahnya.
Jawablah pertanyaan berikut sesuai kasus di atas.
6. Berdasarkan hasil analisis konteks, sarana dan prasarana yang belum memenuhi SNP”
adalah...
a. satu buah jamban siswa pria dan satu buah jamban siswa wanita
b. satu buah buku inventaris peralatan laboratorium
c. pengadaan alat-alat laboratorium dan buku perpustakaan
d. dua ruang kelas baru dan perbaikan ruang perpustakaan

7. Program pemenuhan/penyesuaian yang harus dilakukan dalam jangka pendek yang merupakan
skala prioritas adalah program pengadaan ....
a. jamban khusus siswa pria 1 buah.
b. peralatan laboratorium
c. perbaikan ruang kelas yang rusak
d. lemari perpustakaan

8. Setelah melakukan analisis konteks, menyeleksi kebutuhan sarana dan prasarana jangka
pendek, jangka menengah, dan jangka panjang, maka Kepala Sekolah tersebut memilih skala
prioritas yang dituangkan dalam ... .
a. Rencana Kerja Tahunan (RKT)
b. Profil Sekolah
c. Evaluasi Diri Sekolah (EDS)
d. Rencana Kerja Sekolah (RKS)

9. Untuk pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan yang sifatnya sementara
sebaiknya dilakukan dengan cara …
a. membeli
b. penukaran
c. menyewa
d. membuat sendiri.

10. Pengadaan perabot dengan membuat sendiri biasanya dilakukan bagi sekolah dalam
rangka praktik, dan dapat dilaksanakan sesuai dengan kemampuan, yaitu …
a. biaya, alokasi waktu, tenaga ahli yang tersedia,
b. peralatan, alokasi waktu dan persetujuan komite
c. peralatan, alokasi dana dan jenis perabot
d. biaya, tenaga ahli dan peralatan yang dibutuhkan.

11. Perhatikan tahapan berikut:


a. menganalisis kebutuhan dan fungsi sarana dan prasarana
b. mengklasifikasi sarana dan prasarana yang dibutuhkan
c. membuat proposal pengadaan sarana dan prasarana
d. menilai kelayakan dan mendapatkan persetujuan
e. mengajukan permohonan
f. menerima barang
Urutan yang benar prosedur pengadaan sarana dan prasarana pendidikan yang benar ditunjukkan
nomor….
a. a, b, c, d, e
b. a, b, c, d, f
c. a, c, d, e, f
d. b, c, d, e, f

12. Pemenuhan sarana dan prasarana pendidikan sekolah dengan jalan pemberian secara cuma-
cuma dari pihak lain disebut….
a. pembelian
b. penerimaan hibah
c. penyewaan
d. rekondisi
13. Di bawah ini yang bukan merupakan tujuan-tujuan diadakannya inventarisasi sarana dan
prasarana pada suatu sekolah adalah untuk …
a. Menciptakan tertib administrasi sarana dan prasarana di suatu sekolah.
b. Memberikan data atau informasi dalam rangka pengawasan dan pengedalian sarana dan
prasarana.
c. Bahan atau pedoman dalam menghitung kekayaan materil yang dimiliki oleh suatu
sekolah.
d. Memudahkan pengawasan dan pengedalian sarana dan prasarana yang dimiliki sekolah.

14. Klasifikasi dan kode barang untuk penginventarisasian peralatan laboratorium, digunakan
klasifikasi/kode
a. 200.000
b. 210.000
c. 220.000
d. 224.000

15. Barang dalam keadaan rusak berat sehingga tidak dapat diperbaiki atau digunakan lagi
merupakan syarat …
a. barang
b. inventaris
c. pemeliharaan
d. penghapusan

16. Di bawah ini yang tidak termasuk prosedur-prosedur yang harus ditempuh apabila akan
dilakukan penghapusan barang yang hilang karena dicuri/dirampok atau diselewengkan
adalah adanya ....
a. Berita Acara Penyelidikan dari Kepolisian.
b. Laporan Kepala Sekolah tentang kejadian ke Dinas Pendidikan.
c. Keputusan hukum yang tetap dari pengadilan.
d. Keputusan ganti rugi dari Kemendikbud.

17. Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut ini.


I. (i). Mengklasifikasikan sarana dan prasarana yang dibutuhkan.
II. (ii). Menganalisis kebutuhan dan fungsi sarana dan prasarana.
III. (iii). Bila disetujui maka akan ditinjau dan dinilai kelayakannya untuk mendapat persetujuan
dari pihak yang dituju.
IV. (iv). Membuat proposal pengadaan sarana dan prasarana yang ditujukan kepada
pemerintah bagi sekolah negeri dan pihak yayasan bagi sekolah swasta.
V. (v). Setelah dikunjungi dan disetujui maka sarana dan prasarana akan dikirim ke sekolah
yang mengajukan permohonan pengadaan sarana dan prasarana tersebut.
Urutan prosedur pengadaan barang dan jasa yang tepat yang sesuai dengan Kepres Nomor. 80
tahun 2003 yang telah disempurnakan dengan Permendiknas Nomor 24tahun 2007 adalah ....
a. (ii), (i), (v), (iii), dan (iv)
b. (ii), (i), (iii), (iv), dan (v)
c. (ii), (i), (iv), (iii), dan (v)
d. (ii), (i), (iv),(v), dan (iii)

18. Tiap sekolah wajib menyelenggarakan inventarisasi barang milik negara yan dikuasai/diurus
oleh sekolah masing-masing secara teratur, tertib dan lengkap. Kepala sekolah melakukan dan
bertanggung jawab atas terlaksananya inventarisasi fisik dan pengisian daftar inventaris barang
milik negara yang ada di sekolahnya. Pelaksanaan kegiatan pengadministrasian barang inventaris
dilakukan menggunakan berbagai dokumen.
Manakah penjelasan tentang dokumen inventaris berikut ini yang tidak tepat ?
a. Buku Induk Barang Inventaris adalah buku untuk mencatat semua barang inventaris milik
negara dalam lingkungan sekolah menurut urutan tanggal penerimaannya
b. Buku Golongan Barang Inventaris adalah buku pembantu untuk mencatat barang inventaris
menurut golongan barang yang telah ditentukan
c. Buku Catatan Non Inventaris adalah buku untuk mencatat semua barang tidak habis
pakai.
d. Membuat Daftar Isian Inventaris, yaitu untuk mencatat semua barang inventaris menurut
golongan barangnya

19. Penggunaan sarana dan prasarana harus ditujukan semata-mata dalam memperlancar
pencapaian tujuan pendidikan sekolah. Prinsip penggunaan sarana prasarana tersebut adalah….
a. efisiensi
b. efektivitas
c. preventif
d. kontiniutas

20. Salah satu prinsip penggunaan sarana dan prasarana sekolah adalah prinsip efisiensi. Contoh
bentuk penggunaan sarana dan prasarana yang menerapkan prinsip efisiensi adalah ...
a. Menggunakan komputer tata usaha hanya untuk pengerjaan tugas-tugas ketatausahaan
sekolah
b. Menggunakan LCD projector sesuai dengan petunjuk penggunaan
c. Membatasi penggunaan peralatan laboratorium
d. Memakai KIT IPA untuk kegiatan pembelajaran IPA

21. Faktor- faktor yang mempengaruhi pengaturan penggunaan sarana dan prasarana adalah ...
a. Jumlah alat yang tersedia terbatas, tetapi yang membutuhkan lebih dari satu kelas, maka
alat-alat digunakan bersama-sama secara bergantian
b. Banyaknya kelas masing-masing tingkat, banyaknya siswa dalam tiap kelas dan
banyaknya sarana dan prasarana untuk tiap tiap jenis
c. Alat pelajaran yang dipindahkan ke kelas yang membutuhkan secara bergantian atau alat
pelajaran tersebut disimpan di suatu ruangan dan guru mengajak siswa mendatangi
ruangan itu.
d. Jumlah alat yang tersedia mencukupi banyaknya kelas, maka sebaiknya alat-alat disimpan
di kelas.

22. Peralatan/barang di sekolah Anda sudah cukup banyak yang rusak dan tidak bisa digunakan
lagi untuk mendukung proses pembelajaran, sehingga perlu adanya upaya pemeliharaan dalam
rangka pendayagunaan perlatan/barang tersebut. Sebagai kepala sekolah Saudara bertanggung
jawab terhadap pemeliharaan peralatan/barang tersebut.
Maka langkah-langkah yang harus Saudara lakukan dalam melakukan pemeliharaan sarana dan
prasarana adalah
a. Pemetaan kerusakan dan tindak lanjut pemeliharaannya
b. Menentukan bentuk-bentuk pemeliharaannya
c. Menyusun jadwal pemeliharaan
d. Semua jawaban benar

23. Perhatikan kegiatan berikut ini.


(i). Pembersihan saluran drainase dari sampah dan kotoran.
(ii). Pengecekan terhadap keamanan sarana bermain atau tempat upacara
(iii). Pembabatan rumput dan tanaman semak yang tidak teratur.
(iv). Pelapisan plesteran pada tembok yang retak atau terkelupas.
Yang merupakan kegiatan pemeliharaan berkala adalah ... .
a. (i),(ii),(iii), dan (iv)
b. (i),(ii),dan (iii)
c. (ii) dan (iv)
d. (iii), dan (iv)

24. Seorang kepala sekolah melakukan monitoring terhadap pelaksanaan program pemeliharaan
sarana dan prasarana yang disusunnya. Kepala sekolah tersebut terkejut terhadap jamban khusus
siswa yang kotor dan berbau padahal sumber air cukup dan peralatan kamar mandi yang masih
berfungsi dengan baik. Kepala sekolah merasa program pemeliharaan sarana dan prasarana tidak
berjalan dengan baik padahal program pemeliharaannya yang disusunnya sudah cukup baik.
Berikut ini merupakan langkah yang tidak tepat yang dilakukan kepala sekolah, adalah ... .
a. Penyadaran tentang pentingnya pemeliharaan sarana dan prasarana
b. Pemahaman tentang pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah
c. Pemotongan anggaran pemeliharaan yang telah ditetapkan.
d. Pelaksanaan dan pembiasaan kegiatan pemeliharaan saran dan prasarana sekolah

25. Mengetahui tingkat kerusakan gedung dapat membantu kepala sekolah untuk
menentukan pemeliharaan yang diperlukan. Apa yang harus dilakukan seorang kepala
sekolah untuk pemeliharaan gedung sekolah?
a. Pengecekan berkala dan kontinu, analisis tingkat kerusakan dan tindak lanjut
pemeliharaan
b. Menyusun jadwal pengecekan, Menganalisis tingkat kerusakan gedung/bangunan,
menganggarkan pemeliharaan
c. Menyusun jadwal pengecekan, pengecekan berkala, pengangaran biaya dan pemeliharaan
d. Pengecekan berkala dan kontinu, penyusunan jadwal dan tindak lanjut pemeliharaan

26. Berikut ini data kerusakan ruangan kelas/ bangunan di sebuah sekolah.
a) Kerusakan ringan :
- Genteng retak, lepas dari dudukannya
- Langit-langit lapuk, permukaan eternit kusam karena noda bekas bocoran
b) Kerusakan sedang :
- Kayu struktur atap keropos/lapuk
Eternit pecah, lepas dari dudukannya
c) Kerusakan berat
- Lantai keramik pecah dan bergelombang
- Kusen pintu/jendela retak/keropos
Berdasarkan hasil analisis tingkat kerusakan pada kasus di atas, maka bentuk pemeliharaan yang
harus dilakukan untuk kerusakan ringan adalah ….
a. penggantian genteng, dan pemeliharaan atap sekolah
b. penggantian kusen pintu/jendela yang retak/kropos dan lantai keramik
c. perbaikan eternit dan lantai keramik yang pecah
d. perbaikan genteng dan penggantian kusen pintu

27. Beberapa alasan yang harus diperhatikan untuk dapat menghapus sarana dan prasarana
adalah hal-hal berikut ini, kecuali:
a. Barang dalam keadaan sudah tua atau rusak berat dan tidak dapat digunakan lagi
b. Tidak sesuai lagi dengan kebutuhan masa kini
c. Dicuri, terbakar, musnah sebagai akibat bencana alam
d. Barang yang perlu biaya besar untuk pemeliharaannya

28. Tujuan dari penghapusan sarana dan prasarana adalah ...


a. Meringankan beban kerja pelaksanaan inventaris, membebaskan ruangan dari
penumpukkan barang, membebaskan barang dari tanggungjawab pengurusan kerja
b. Meringankan beban kerja pelaksanaan inventaris, membebaskan ruangan dari
penumpukkan barang, membatasi pemborosan
c. Membatasi pemborosan biaya pemeliharaan sarpras, meringankan beban kerja
pelaksanaan inventaris, membebaskan ruangan dari penumpukkan barang,
membebaskan barang dari tanggungjawab pengurusan kerja
d. Membatasi pemborosan, meringankan beban kerja pelaksanaan inventaris, membebaskan
ruangan dari penumpukkan barang.

29. Manakah pernyataan tentang penghapusan sarana dan prasarana berikut ini yang tidak tepat?
a. Penghapusan sarana dan prasarana adalah kegiatan yang bertujuan untuk
mengeluarkan/menghilangkan sarana dan prasarana dari daftar inventaris karena sarana
dan prasarana tersebut sudah tidak berfungsi sesuai yang diharapkan terutama untuk
kepentingan pelaksanaan pembelajaran di sekolah.
b. Penghapusan sarana dan prasarana dilakukan berdasarkan peraturan perundangan-
undangan yang berlaku.
c. Cara penghapusan sarana dan prasarana harus melalui pemusnahan
d. Tujuan penghapusan sarana dan prasarana adalah untuk mencegah atau
sekurangkurangnya membatasi kerugian/pemborosan biaya pemeliharaan sarana dan
prasarana yang kondisinya semakin buruk, berlebihan atau rusak dan sudah tidak dapat
digunakan lagi.

30. Bacalah kasus berikut ini.


Seorang kepala sekolah melakukan monitoring terhadap sarana dan prasarana yang ada di
sekolahnya. Hasil monitoring dan usulan tidakan terhadap sarana dan prasarana oleh kepala
sekolah ditunjukkan dalam tabel berikut ini.
No. Jenis Sarana dan Prasarana Kondisi
1. Lima ratus eksemplar buku paket mata pelajaran kurikulum lama rusak dan tidak bisa dibaca lagi
2. Dua buah unit komputer dengan spesifikasi lama di ruang tata usaha sekolah masih dapat
digunakan
3. Satu unit televisi merek Sany di ruang tata usaha tidak ditemukan di tempat seharusnya
4. Lemari alat di laboratorium kaca lemari pecah
Tindakan yang tidak tepat dilakukan kepala sekolah tersebut berdasarkan kondisi sarana dan
prasarana yang ada adalah ... .
a. Melakukan pengusulan penghapusan 500 eksemplar buku paket mata pelajaran dengan
cara pemusnahan
b. Membuat usulan penghapusan terhadap 1 unit tv merek sany
c. Membuat program pemeliharaan terhadap dua buah komputer
d. Membuat program perbaikan alat laboratorium

31. Syarat-syarat sebuah sarana dan prasarana dapat dihapuskan adalah, KECUALI…
a. Cara penghapusan barang tidak sesuai dengan peraturan yang ada
b. Dalam keadaan sudah tua atau rusak berat sehingga tidak dapat diperbaiki atau
dipergunakan lagi.
c. Perbaikan akan menelan biaya yang besar sehingga merupakan pemborosan.
d. Tidak sesuai lagi dengan kebutuhan masa kini.

32. Tata cara untuk penghapusan sarana dan prasarana karena bencana alam adalah disamakan
dengan penghapusan sarana dan prasarana yang rusak atau tua, hanya yang perlu ditambahkan
adalah ….
a. SK dari Pemda, yaitu serendah-rendahnya Bupati yang menyatakan bahwa daerah
tersebut telah terjadi bencana alam
b. Laporan kejadian dari Kepala Sekolah kepada pihak Kepolisian setempat disertai
pembuatan Berita Acara.
c. Laporan kejadian dari Kepala Sekolah kepada Dinas Pendidikan Propinsi melalui Kantor
Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota dilampiri Berita Acara dari pihak Kepolisian.
a. Laporan kejadian dari Kepala Dinas Pendidikan Propinsi kepada Sekretaris Jenderal c.q.
Biro Perlengkapan dengan melampirkan Berita Acara Penyidikan dan Berita Acara/Laporan
Kepolisian.
1. Setiap tahun hasil Ujian Nasional (UN) Sekolah Manaboa selalu paling rendah di kabupaten
tersebut. Upaya yang biasa dilakukan menjelang UN yaitu diadakan pelajaran tambahan yang
melibatkan guru-guru mata pelajaran yang di-UN-kan. Upaya tersebut dianggap tidak berhasil
karena tetap saja hasil UN di sekolah itu paling rendah. Setelah dianalisis, penyebabnya adalah
budaya mutu di sekolah tersebut belum dijadikan sesuatu yang penting. Langkah-langkah paling
tepat yang bisa dilakukan kepala sekolah agar hasil UN di sekolahnya terus meningkat yaitu ….
a. memberdayakan MGMP menjelang UN, membahas soal-soal UN tahun yang lalu,
mengadakan latihan UN, dan mengikutsertakan guru-guru mata pelajaran yang di UN-kan
untuk mengikuti diklat fungsional
b. melakukan kunjungan kelas dalam rangka memantau pembelajaran, mencatat berbagai
masalah pembelajaran yang dihadapi guru, mengembangkan kompetensi guru, dan
melakukan pembinaan-pembinaan
c. mengefektifkan pembelajaran tambahan menjelang UN, menambah jam pelajaran yang di-
UN-kan dengan cara mengambil jam pelajaran mata pelajaran yang tidak di- UN-kan, dan
mengadakan latihan UN
d. melakukan kunjungan kelas untuk memantau proses pembelajaran, mengidentifikasi
masalah pembelajaran yang dihadapi guru, melakukan pembinaan berbasis masalah
pembelajaran, mengevaluasi, menindaklanjuti, dan melakukan pengembangan
kompetensi guru

2. Sekolah Lasminingrat setiap tahun mengikuti lomba sekolah sehat namun belum pernah
menjadi juara. Semua indikator sekolah sehat yang bersifat fisik sudah terpenuhi, namun masih
banyak warga sekolah yang belum sadar akan pentingnya sekolah sehat. Kepala sekolah
menginginkan tahun depan sekolahnya menjadi juara satu sekolah sehat. Strategi paling tepat
yang bisa dilakukan kepala sekolah agar keinginan tersebut tercapai yaitu ….
a. menata pot bunga di sepanjang lorong sekolah agar kelihatan menarik untuk dipandang
dan menyediakan tong sampah di setiap kelas atau ruangan
b. menyediakan alat-alat kebersihan yang lengkap sebagai pendukung kegiatan sekolah
sehat.
c. memberi pemahaman kepada semua warga sekolah bahwa berperilaku sehat itu
penting sebagai upaya untuk mendukung efektivitas proses pembelajaran
d. memberi pamahaman kepada petugas kebersihan bahwa kebersihan itu penting untuk
mendukung proses pembelajaran yang efektif dan efisien

3. Sekolah Pasirbunga merupakan unit sekolah baru (USB). Jumlah rombongan belajar sebanyak
sembilan rombel. Sarana prasarananya masih terbatas. Jumlah guru PNS sebanyak 6 orang, guru
non PNS 10 orang, tenaga administrasi non PNS 1 orang. Berdasarkan hasil pengamatan kepala
sekolah, guru-guru dan tenaga administrasi memiliki semangat yang tinggi untuk memajukan
sekolah. Kepala sekolah menginginkan suatu saat sekolah tersebut menjadi sekolah termaju di
tingkat kabupaten. Langkah pertama paling tepat yang bisa dilakukan kepala sekolah agar
keinginan tersebut tercapai yaitu ….
a. memotivasi para guru, staf administrasi, dan siswa secara terus menerus agar
semangat dalam memajukan sekolah
b. menyusun proposal kebutuhan sarana prasarana untuk diajukan pada Dinas Pendidikan
kabupaten/kota atau Dinas Pendidikan Provinsi
c. melengkapi segala kebutuhan sarana prasarana dari alokasi dana BOS
d. mendorong semua warga sekolah agar selalu belajar dari sekolah lain untuk diterapkan di
Sekolah Pasirbunga

4. Minat baca dan menulis guru di Sekolah Pinunjul masih rendah. Berbagai upaya sudah
dilakukan. Salah satunya melengkapi perpustakaan dengan berbagai koleksi bahan bacaan
berupa buku, majalah, koran, dan lain-lain. Meskipun demikian tetap saja upaya tersebut hasilnya
nihil. Strategi paling tepat yang bisa dilakukan kepala sekolah untuk meningkatkan minat baca dan
menulis warga sekolah yaitu ….
a. melengkapi lagi koleksi bahan bacaan di perpustakaan baik fiksi maupun non fiksi,
menambah langganan koran/majalah, dan menganjurkan semua warga sekolah agar rajin
membaca dan menulis
b. mengadakan workshop penulisan karya tulis ilmiah agar guru di sekolah tersebut tidak
menemukan hambatan ketika mau naik pangkat ke golongan yang lebih tinggi
c. mendatangkan penulis ke sekolah untuk melatih para guru agar terampil menulis karya
tulis ilmiah sehingga naik pangkatnya tidak ada hambatan
d. memberi penghargaan kepada guru yang tulisannya dimuat pada koran/majalah
lokal maupun nasional, guru dituntut untuk melaporkan hasil bacaannya berupa
resume secara berkala

5. Kepala sekolah berkeinginan meningkatkan mutu akademik sekolah yang di pimpin. Hasil rapat
guru yang dilaksanakan menghasilkan kesepakatan bahwa di sekolah tersebut perlu adanya
peraturan akademik yang jelas. Langkah paling tepat yang dilakukan kepala sekolah untuk
mewujudkan hasil kesepakatan yaitu ....
a. segera membentuk tim perumus peraturan akademik, menerbitkan SK dan
menyosialisasikan peraturan akademik yang telah dibuat kepada seluruh
pemangku kepentingan sekolah
b. segera membentuk tim perumus peraturan akademik dan mensosialisasikan hasilnya
kepada seluruh pemangku kepentingan sekolah
c. segera memerintahkan wakil kepala sekolah bidang akademik untuk membentuk tim
perumus dan mengumumkan adanya peraturan akademik kepada seluruh siswa
d. segera membentuk tim perumus peraturan akademik, menerbitkan SK dan
menyosialisasikan peraturan akademik yang telah dibuat kepada seluruh siswa

6. Tingkat kehadiran rata-rata guru dan tenaga kependidikan lainnya dalam mengikuti upacara
bendera pada periode satu semester 50%. Data tersebut menunjukkan bahwa kesadaran guru dan
tenaga kependidikan lainnya dalam mengikuti upacara bendera setiap hari Senin masih rendah.
Kepala sekolah sudah memberikan pembinaan setiap hari Senin tentang pentingnya upacara
bendera dalam upaya meningkatkan disiplin, tetapi upaya tersebut belum berhasil.
Upaya paling tepat yang bisa dilakukan kepala sekolah agar semua guru dan tenaga kependidikan
lainnya mengikuti upacara bendera setiap hari Senin yaitu ….
a. melakukan pembinaan dan menerapkan reward serta punishment
b. mengumumkan guru dan tenaga kependidikan yang tidak mengikuti upacara setiap hari
Senin
c. melakukan pembinaan kepada guru-guru dan tenaga kependidikan yang tidak mengikuti
upacara bendera
d. mengurangi beban mengajar bagi guru-guru yang tidak mengikuti upacara bendera

7. Guru-guru Sekolah Insan Utama masih banyak yang datang kesiangan. Bahkan yang sudah
hadir di sekolah pun ketika jam pelajaran tiba tidak segera masuk kelas. Mereka malah santai
berada di ruang guru. Etos kerja yang buruk itu jelas akan mempengaruhi prestasi siswa. Melihat
situasi seperti itu kepala sekolah berkeinginan kuat merubah kebiasaan tersebut. Upaya paling
tepat yang bisa dilakukan kepala sekolah untuk mengatasi masalah tersebut yaitu ….
a. mencari penyebab adanya masalah, melakukan pembinaan, memberlakukan reward
dan punishment
b. menghukum seberat-beratnya guru yang sering datang kesiangan dan tidak segera masuk
kelas apabila jam pelajaran sudah tiba
c. melakukan pembinaan, memberlakukan reward dan punishment, melakukan tindak lanjut
d. melaporkan guru-guru yang sering datang kesiangan kepada pengawas untuk segera
diberi pembinaan

8. Sekolah mempunyai program untuk meraih kejuaraan akademik maupun non akademik. Untuk
itu sekolah perlu mempersiapkan program yang jelas dan dilaksanakan sesuai dengan jadwal
kegiatan. Selaku pimpinan penentu kesuksesan sekolah, tindakan kepala sekolah yang paling
tepat yaitu ....
a. menyusun program bersama pemangku kepentingan, menyosialisasikan program,
membentuk tim sukses, menyediakan fasilitas, melakukan supervisi dan tindak lanjut
menyusun program dengan melibatkan siswa, pendidik dan tenaga kependidikan,
b. memberikan motivasi kepada seluruh warga sekolah untuk meraihnya, melakukan monev
dan tindak lanjut
c. menyusun program bersama guru dan komite sekolah, menyosialisasikan program,
menyediakan fasilitas, melakukan monev dan tindak lanjut
d. menyusun program bersama pemangku kepentingan, menyosialisasikan program,
membentuk tim sukses untuk masing-masing program, menyediakan fasilitas yang
diperlukan, melakukan monev dan tindak lanjut

9. Sekolah Pasirharum berada di sebuah kampung yang jauh dari ibu kota kabupaten. Sekolah
tersebut banyak menyimpan potensi di bidang nonakademik. Potensi yang menonjol di sekolah
tersebut yaitu di bidang atletik. Menurut informasi dari guru Penjaskes ada 10 siswa yang berbakat
di bidang atletik. Kepala sekolah berharap sekolah yang dipimpinnya dapat mencapai prestasi
alteltik pada kegiatan O2SN. Langkah pertama paling tepat yang bisa dilakukan kepala sekolah
untuk mencapai keinginan tersebut yaitu ….
a. menyediakan anggaran untuk kegiatan O2SN dari mulai pelatihan sampai pada
pelaksanaan
b. membentuk tim pembina yang melibatkan dari dalam sekolah dan atlet dari luar
sekolah yang profesional
c. mengidentifikasi para siswa yang berbakat di bidang atletik untuk menjadi sasaran
pembinaan
d. menyediakan sarana prasarana yang memadai untuk latihan persiapan menghadapi O2SN

10. Sekolah Nusantara terletak di daerah terpencil, mayoritas siswa dari keluarga tidak mampu,
guru dan siswa memiliki motivasi belajar tinggi, fasilitas belajar kurang memadai, tidak memiliki
media pembelajaran yang modern dan jumlah guru terbatas. Sekolah memiliki visi ‘mendidik siswa
yang unggul dalam prestasi”. Dengan segala keterbatasan yang ada kepala sekolah yakin dapat
mewujudkan visi tersebut. Upaya paling tepat yang dilakukan kepala sekolah untuk mewujudkan
visi yaitu ....
a. meyakinkan guru dan siswa bahwa banyak cara untuk berprestasi, mendirikan usaha
sekolah yang dapat menghasilkan keuntungan bagi sekolah, mengajukan permohonan
bantuan dana ke dinas pendidikan, dan menambah jam pelajaran setelah pulang sekolah
b. menciptakan suasana yang nyaman untuk siswa dan guru, memberi penguatan kepada
guru untuk selalu melaksanakan pembelajaran yang berkualitas, berkoordinasi dengan
komite untuk mencari bantuan dana, dan membangun kerja sama dengan sekolah yang
sudah maju
c. meyakinkan guru dan siswa bahwa banyak cara untuk berprestasi, memanfaatkan
alam sekitar sebagai sumber pembelajaran, memanfaatkan barang bekas untuk
membuat alat peraga pembelajaran, dan mengarahkan guru untuk menerapkan
pembelajaran aktif, kreatif dan menyenangkan
d. memotivasi siswa untuk selalu belajar, memotivasi guru untuk melaksanakan proses
pembelajaran dengan baik, mengajukan permohonan fasilitas belajar yang memadai ke
dinas pendidikan, dan menyusun proposal bantuan dana ke perusahaanperusahaan besar

11. Kepala sekolah tahun ini menargetkan sekolahnya menjadi finalis lomba Karya Ilmiah Remaja
(KIR) tingkat nasional. Langkah paling tepat yang bisa dilakukan kepala sekolah untuk mencapai
target tersebut yaitu ….
a. mengidentifikasi bakat siswa di bidang KIR, membentuk tim pembina dari dalam dan luar
sekolah yang profesional, melakukan pembinaan, dan melakukan uji coba
b. membentuk tim pembina yang terdiri atas guru dan pihak luar yang profesional,
mengidentifikasi siswa yang berbakat di bidang KIR, dan melakukan pembinaan
c. membentuk tim pembina dengan memberdayakan guru yang ada di sekolah,
mengidentifikasi siswa yang berbakat di bidang KIR, dan melakukan pembinaan
d. mengevaluasi kekurangan tahun yang lalu, melakukan studi banding kepada sekolah yang
pernah manjadi juara KIR, dan melakukan pembinaan
12. Dalam rangka menghadapi lomba kebersihan tingkat Kabupaten, sekolah Saudara sudah
memesan sejumlah tempat sampah organik dan non-organik. Saudara sudah memberikan tanda
jadi sebesar 50% dan disepakati barang bisa dikirim awal bulan Juli. Kenyataannya, sampai awal
Agustus pihak perusahaan menunda waktu pengiriman menjadi awal September, padahal lomba
akan dilaksanakan pada bulan Agustus. Menghadapi kejadian ini, langkah paling tepat yang
dilakukan adalah ….
a. meminjam barang serupa dari sekolah terdekat atau menyewa dari pihak ketiga
b. membeli barang serupa yang sudah jadi dalam jumlah terbatas
c. mencari perusahaan baru untuk membuat barang serupa dalam waktu yang singkat
d. menyampaikan permohonan maaf pada tim penilai atas ketidaklengkapan sarpras yang
diperlukan

13. Sekolah Tunas Bangsa terletak didekat pasar. Hampir setiap hari halaman sekolah digunakan
tempat parkir kendaraan warga sekitar yang pergi ke pasar, lalu lalang kendaraan menganggu
siswa, dan kondisi halaman sekolah menjadi kotor. Kepala Sekolah berpikir harus ada tindakan
untuk mengatasi permasalahan tersebut. Upaya paling tepat yang dilakukan kepala sekolah untuk
mengatasi masalah yaitu ....
a. membuat tempat parkir pada lahan yang masih ada dengan resiko mengurangi lahan
sekolah
b. berkoordinasi dengan aparat setempat agar mengintruksikan warga untuk tidak parkir di
halaman sekolah dengan risiko belum tentu warga mematuhi intruksi yang diberikan
c. membuat pagar dan pintu gerbang sekolah sehingga warga tidak bisa memarkirkan
kendaraan di halaman sekolah dengan risiko dimarahi warga sekitar
d. membiarkan warga parkir di halaman sekolah dan menganjurkan siswa untuk lebih hati-hati

14. Seorang siswa telah melakukan pelanggaran berat terhadap tata tertib sekolah. Ada desakan
dari dewan guru untuk mengeluarkan siswa tersebut dari sekolah.Tindakan kepala sekolah paling
tepat untuk menyelesaikan kasus tersebut yaitu....
a. mempertimbangkan hasil catatan pelanggaran tata tertib, kemudian kepala sekolah
mengambil kebijakan siswa tersebut dikeluarkan dari sekolah
b. mempertimbangkan hasil laporan guru dan catatan wali kelas, kemudian kepala sekolah
mengambil kebijakan siswa tersebut dikeluarkan dari sekolah
c. berdasarkan laporan dari guru, kepala sekolah berkoordinasi dengan komite sekolah untuk
mengeluarkan siswa tersebut dari sekolah
d. mempertimbangkan hasil catatan pelanggaran tata tertib dan hasil rapat dewan guru,
kemudian kepala sekolah mengambil kebijakan siswa tersebut dikeluarkan dari
sekolah

15. Sekolah Gunung Lumbung letaknya berdekatan dengan pabrik. Suara mesin pabrik yang
bising secara jelas sampai kepada ruang-ruang kelas, sehingga, pembelajaran terganggu. Upaya
paling cepat dan tepat yang dilakukan kepala sekolah untuk mengatasi masalah tersebut yaitu ….
a. membuat alat peredam suara pada tiap-tiap kelas sehingga suara bising dari mesin
pabrik tidak masuk kelas
b. membuat benteng yang tinggi sehingga suara bising dari mesin pabrik tidak masuk kelas
c. berkoordinasi dengan pimpinan pabrik supaya mengoperasikan mesin di luar jam belajar
d. Membiarkan kondisi pabrik seperti itu, tugas kepala sekolah mengefektifkan pembelajaran
yang dilakukan guru

16. Salah seorang guru Sekolah Dian Pertiwi suka memukul siswa apabila siswa tersebut
melanggar peraturan sekolah. Ada beberapa siswa yang pernah dipukul, sehingga ada siswa yang
melaporkan kebiasaan guru tersebut kepada orang tuanya. Orang tua siswa tersebut datang ke
sekolah menemui kepala sekolah dan meminta agar guru tersebut dipindahkan ke sekolah lain.
Bahkan tidak menutup kemungkinan ada ancaman fisik kepada guru yang bersangkutan. Upaya
paling tepat yang bisa dilakukan kepala sekolah untuk menyelesaikan masalah tersebut yaitu ....
a. mengusulkan ke dinas pendidikan kabupaten atau kota agar guru tersebut dipindahkan ke
sekolah lain
b. mengusulkan ke dinas pendidikan kabupaten atau kota agar guru tersebut dipecat dari
statusnya sebagai PNS.
c. guru tersebut tetap mengajar di sekolah itu, tetapi jumlah beban mengajarnya dikurangi
d. guru tersebut tetap mengajar di sekolah itu, tetapi terus dibina sehingga
kebiasaannya berubah menjadi lebih baik

17. Kepala sekolah Sejahtera berusaha agar semua pekerjaan yang ada di sekolah diselesaikan
dengan jadwal yang se-efektif dan se-efisien mungkin serta dikerjakan oleh orang-orang yang
sesuai dengan jurusan dan bidang keahliannya. semua siswa dapat menyalurkan dan
mengembangkan bakatnya, sarana prasarana terpelihara baik, dana yang ada digunakan dengan
sebaik-baiknya, dan lain sebagainya. Kepala sekolah tersebut memiliki sikap atau sifat yang
dibutuhkan dalam kewirausahaan. Dari pernyataan di bawah ini mana yang paling sesuai dengan
karakter kepala sekola adalah….
a. saya tidak takut dikritik orang
b. saya akan mengupayakan kemajuan dalam kegiatan wirausaha apa pun yang sudah saya
mulai
c. saya senang bekerja keras dan mandiri
d. saya berharap usaha saya cepat tumbuh sehingga saya tidak mempunyai masalah
keuangan

18. Kepala sekolah yang baru menjabat mengamati kondisi sekolah dan lingkungannya. Hasil
pengamatanya diperoleh informasi sebagai berikut: sekolah berada di dekat pasar tradisional yang
setiap hari berlangsung transaksi beragam produk dan jasa, mulai dari makanan, pakaian, perabot
rumah tangga, dan lain-lain. Lahan sekolah cukup luas namun bangunan dan sarananya kurang
terpelihara dan banyak yang rusak. Prestasi siswa baik akedemik maupun non akademik biasa-
biasa saja. Semangat siswa untuk berprestasi cukup baik, namun masih kurang didukung oleh
anggaran yang ada. Latar belakang profesi orang tua peserta didik beragam, ada petani,
pedagang, wiraswasta, buruh, dsb. Institusi di sekitar sekolah juga sangat beragam, ada lembaga
pemerintah, perusahaan swasta, home industri, dsb. Hasil observasi dan identifikasi tersebut
dapat dibuat kompilasi. Hasil kompilasi yang menunjukkan ciri kreatif kepala sekolah adalah ....
a. sekolah ikut berbisnis dengan cara memproduksi suatu barang tertentu
b. sekolah mengumpulkan dana dari perusahaan di sekitar sekolah untuk pembangunan
sekolah
c. meningkatkan prestasi peserta didik baik akademik maupun non akademik dengan
alokasi anggaran yang memadai dengan mengoptimalkan dayadukung yang ada
d. mengumpulkan dana dari orangtua peserta didik untuk mendukung biaya pendidikan

19. Seorang kepala sekolah sudah melakukan analisis untuk menemukan potensi yang penting
untuk dikembangkan di sekolah, yaitu sarana dan prasarana olah raga untuk siswa. Namun
demikian, dia menyadari bahwa ada hal-hal lain yang perlu dikaji terlebih dahulu sebelum
melakukan pembangunan untuk meminimalkan resiko yang mungkin bisa terjadi. Berikut ini adalah
beberapa tindakan yang perlu dilakukan oleh kepala sekolah tersebut, kecuali ….
a. memperhatikan keadaan lingkungan di sekitar sekolah
b. mengumpulkan berbagai informasi terkait pembangunan sarana prasarana olahraga
c. berkomunikasi dengan kalangan stake holder terkait pembangunan sarana prasarana
sekolah
d. melakukan pembelian material dasar terlebih dahulu ketika ada kesempatan
harganya relatif lebih murah

20. Sekolah Damai mempunyai potensi menjadi sekolah unggulan dalam pemeliharaan kelestarian
lingkungan. Itulah kesimpulan hasil analisis yang dilakukan kepala sekolah baru. Kepala sekolah
perlu melakukan upaya-upaya positif untuk mencapai target yang diinginkannya. Salah satu
langkah penting yang perlu dilakukannya adalah melibatkan seluruh pihak terkait untuk bersama-
sama bekerja keras berusaha mewujudkannya. Di bawah ini adalah pihak-pihak yang perlu
dilibatkan dan peranan mereka, kecuali ….
a. KPK sebagai pengontrol transparansi anggaran proyek
b. orang tua siswa dan masyarakat sebagai partisipan dalam pendanaan, tenaga, waktu, dan
sebagainya
c. warga sekolah sebagai pelaksana proyek
d. pemerintah sebagai Pembina kebijakan sekolah

21. Sekolah Indah yang letaknya berada di pinggiran kota saat ini sedang mengalami kondisi
stagnasi atau kejenuhan dalam prestasi sekolahnya. Kepala sekolah ingin membuat suatu proyek
inovasi untuk keluar dari kondisi stagnasi tersebut. Setelah melakukan eksplorasi dan kompilasi
potensi kewirausahaan, kemudian melakukan identifikasi proyek yang dapat dikembangkan dan
langkah-langkahnya untuk menghasilkan suatu inovasi adalah ….
a. analisis hasil identifikasi proyek dan menegakkan disiplin yang tegas
b. kepala sekolah mengikuti diklat dan memperluas wawasan/pengetahuan tentang proyek-
proyek sekolah
c. analisis hasil identifikasi proyek dan memperluas wawasan/pengetahuan tentang
proyek-proyek sekolah
d. analisis hasil identifikasi proyek dan memperluas pergaulan dengan orang tua siswa.

22. Pak Rudi seorang kepala sekolah yang telah menjabat selama 3 tahun. Sudah satu tahun ini
sekolahnya mengikuti kebijakan nasional yaitu melaksanakan kurikulum baru. Selama
pelaksanaan kurikulum baru tersebut, dirinya belum bisa merasakan kegembiraan, karena sejak
pelaksanaan kurikulum tersebut semangat belajar peserta didik bukannya meningkat namun justru
menurun. Dimana letak salahnya? Bagaimana cara mengatasinya? Sulit baginya untuk
mendapatkan jawaban atas pertanyaan tersebut. Langkah paling tepat yang perlu dilakukan
kepala sekolah agar mendapat jawaban atas pertanyaan tersebut adalah….
a. memetakan sumber-sumber permasalahan di sekolah baik permasalahan internal
seperti kompetensi guru, Sarpras, atau kondisi peserta didik, maupun permasalahan
eksternal seperti kebijakan nasional dan daerah terkait kurikulum. Selanjutnya
mencari saling keterkaitannya, penyebabnya dan solusinya
b. berdiskusi dengan teman sejawat kepala sekolah terkait masalah menurunnya semangat
belajar peserta didik yang terjadi di sekolah sejak dilaksanakannya kurikulum baru dan
mencari bersama solusinya
c. mencari referensi atau literatur untuk mengetahui permasalahan terjadi di sekolah, baik
segala penyebab yang memunculkannya maupun solusinya
d. bermusyawarah dengan seluruh stakeholder untuk menemukan masalah menurunnya
semangat belajar peserta didik yang terjadi di sekolah dan mendiskusikan solusinya secara
bersama-sama

23. Sekolah Sancang memiliki lahan yang luas dengan tanaman pohon-pohon yang rindang.
Sekolah ini berada di lingkungan masyarakat telah memiliki kesadaran akan pentingnya hidup
bersih, sehat, dan hijau. Demikian pula warga sekolah gemar menanam pohon disekitar sekolah.
Oleh sebab itu, kepala sekolah mencanagkan program pengembangan sekolah berbudaya
lingkungan. Langkah paling tepat yang dapat dilakukan kepala sekolah untuk mewujudkan
program tersebut yaitu ….
a. menganjurkan kepada semua warga sekolah agar rajin menanam pohon di lingkungan
sekolah, melakukan gerakan kebersihan setiap hari Jumat, menyediakan hadiah bagi
warga sekolah yang rajin menanam pohon, mengumpulkan semua pengurus OSIS agar
membantu program tersebut
b. menyusun proposal untuk meminta bantuan kepada instansi terkait, mengumpulkan semua
warga sekolah untuk diberi pemahaman tentang program yang akan dilaksanakan,
membentuk tim, menata lingkungan sekolah yang melibatkan semua warga sekolah
c. menyampaikan gagasannya kepada semua warga sekolah, sosialisasi program, analisis
sejumlah potensi, menganjurkan semua warga sekolah untuk selalu menanam pohon di
lingkungan sekolah, dan mengadakan gerakan kebersihan masal setiap hari Jumat
d. menyampaikan gagasannya kepada semua warga sekolah, membentuk tim, analisis
potensi pendukung program, menyusun program, sosialisasi dan memberi
pemahaman akan pentingnya lingkungan yang bersih kepada semua warga
sekolah,danpenataan lingkungan sekolah
24. Kepala Sekolah Maju Jaya ingin meningkatkan kualitas pembelajaran dan bimbingan yang
efektif bagi siswanya. Kepala sekolah mempunyai target pencapaian maksimal dua tahun.
Langkah paling tepat yang dapat dilakukan kepala sekolah yaitu ....
a. menetapkan target kinerja yang harus diselesaikan oleh pendidik dengan batas
waktu yang sudah ditentukan
b. memberi pemahaman kepada pendidik akan pentingnya evaluasi diri untuk menyusun
rencana pembelajaran sehingga tercapai target yang ditetapkan
c. meningkatkan ketersediaan sarana dan prasarana untuk menyelenggarakan pembelajaran
dan bimbingan yang efektif
d. menyediakan kesempatan kepada pendidik untuk mengikuti diklat sehingga dapat
diterapkan pada pembelajaran dan bimbingan dengan lebih baik

25. Sekolah Mina Jaya terletak di kawasan industri pengolahan ikan laut di sekitar
sekolah.Kemampuan akademik siswa di sekolah tersebut rendah, sebagian besar lulusan tidak
melanjutkan sekolah dan bekerja sebagai buruh pengolahan ikan laut atau menjadi nelayan.
Melihat kondisi ini kepala sekolah ingin mengembangka pembelajaran yang tidak hanya
berorientasi pada prestasi akademik namun juga menyiapkan siswa yang terampil. Hal paling tepat
yang dilakukan kepala sekolah untuk mengembangkan pembelajaran adalah ….
a. memotivasi siswa agar mau meneruskan sekolah yang lebih tinggi, memberikan hadiah pada
siswa yang berprestasi, melatih ketrampilan siswa dengan memberikan pelajaran yang
bersifat praktik
b. mengintegrasikan sikap kewirausahaan pada semua mapel, menambah muatan lokal
kurikulum dengan pembelajaran pengolahan ikan dan membuat kegiatan
ekstrakurikuler praktik kewirausahaan
c. membuat kegiatan ekstrakurikuler praktik kewirausahaan, mendatangkan ahli pengolahan
ikan untuk mengajari siswa, memberikan modal dan peralatan pengolahan ikan kepada
siswa
d. memberikan pengertian pada orang tua agar anaknya meneruskan sekolah yang lebih tinggi,
meningkatkan kualitas pembelajaran, dan melengkapi fasilitas sekolah dengan alat-alat
pengolahan ikan

26. Sekolah Pasirkiamis termasuk kategori sekolah potensial. Sekolah tersebut sangat besar
peluangnya untuk menjadi sekolah standar nasional (SSN). Bahkan sekolah tersebut mendapat
bantuan block grand program sekolah menuju SSN. Kepala sekolah menginginkan tahun depan
menjadi sekolah berkategori SSN. Langkah paling tepat yang dapat dilakukan kepala sekolah
untuk mewujudkan keinginan tersebut yaitu ….
a. membentuk tim persiapan SSN, mengidentifikasi standar nasional pendidikan (SNP)
yang belum terpenuhi/masih belum maksimal, mengadakan berbagai
kegiatan/program untuk memenuhinya, evaluasi, dan tindak lanjut
b. membentuk tim persiapan SSN, mengevaluasi program tahun yang lalu, mengidentifikasi
SNP yang belum terpenuhi, dan tindak lanjut
c. mengadakan rapat dengan semua warga sekolah, menyusun program, membentuk tim
persiapan SSN, mengidentifikasi SNP yang belum terpenuhi, dan tindak lanjut
d. mengadakan rapat dengan semua warga sekolah, menyusun program, membentuk tim
persiapan SSN, mengevalusi program tahuh yang lalu, dan tindak lanjut

27. Beberapa ruang di Sekolah Abdi Negara rusak parah karena terkena angin putting beliung. Hal
ini menyebabkan proses pembelajaran terganggu, sementara pelaksanaan ujian semakin dekat.
Solusi terbaik yang dilakukan kepala sekolah untuk mengatasi masalah yang ada yaitu ....
a. meminjam rumah penduduk yang dekat dengan sekolah sebagai tempat belajar sementara
b. meminjam ruang di kantor desa
c. membuat pembelajaran menjadi dua shift, sebagian masuk pagi dan sebagian masuk
siang
d. memberikan tugas mandiri pada siswa selama ruang sekolah belum selesai diperbaiki
28. Sekolah Gunung Karacak sudah biasa melaksanakan kegiatan jumat bersih sejak satu tahun
yang lalu. Tujuannya untuk menyadarkan seluruh warga sekolah akan pentingnya kebersihan.
Tingkat partisipasi warga sekolah dalam kegiatan tersebut masih rendah, terlihat dari jumlah warga
sekolah yang hadir pada kegiaatn tersebut. Solusi yang paling tepat yang dilakukan kepala
sekolah untuk menyelesaikan masalah tersebut yaitu ….
a. mengubah jadwal Jumat bersih yang tadinya pukul 07.00 (jam pertama KBM) menjadi
07.40 (jam kedua KBM) sehingga para guru bisa langsung membimbing siswa agar
berpartisipasi dalam kegiatan Jumat bersih
b. memberdayakan pengurus OSIS agar ikut serta menggerakkan siswa yang lain untuk
berpartisipasi dalam kegiatan Jumat bersih
c. menugaskan secara khusus kepada guru untuk mengawasi pelaksanaan Jumat bersih dan
melaporkan warga sekolah yang tidak ikut dalam kegiatan tersebut
d. membentuk tim kebersihan yang tugasnya memantau pelaksanaan Jumat bersih sehingga
semua warga sekolah bisa ikut berpartisipasi karena diperintah oleh tim tersebut

29. Sekolah Pelita Harapan adalah sekolah negeri eks Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional
(RSBI). Ketika menjadi RSBI, sekolah tidak mengalami kesulitan mencari sumber pendanaan.
Sekarang, sumber pendanaan hanya dari dana BOS, sedangkan dana BOS seringkali datang
terlambat sehingga operasional sekolah terganggu. Mengatasi permasalahan tersebut, kepala
sekolah mencari alternatif agar mendapatka pemasukan keuangan. Upaya paling tepat yang
dilakukan kepala sekolah yaitu ....
a. menyusun proposal permohonan dana yang diajukan kepada perusahaanperusahaan
b. mendirikan usaha produksi/jasa yang dapat digunakan sebagai sumber belajar siswa
sekaligus sebagai sumber pemasukan sekolah
c. menyewakan aula sekolah untuk kepentingan masyarakat, misalnya untuk pesta
pernikahan
d. bekerja sama dengan orang tua siswa mendirikan usaha produksi/jasa yang dapat
memberikan keuntungan bagi sekolah dan orang tua siswa

30. Sekolah Budi Luhur setiap tahun menerima bantuan dari salah satu alumni yang sukses
dengan jumlah yang cukup besar. Tahun ini sekolah tidak lagi menerima karena alumni tersebut
meninggal, akibatnya banyak fasilitas sekolah yang tidak terpenuhi. Upaya paling tepat yang
dilakukan kepala sekolah untuk mengatasi masalah yang ada yaitu ....
a. mengadakan temu alumni dan berharap ada alumni yang mau menyumbangkan dana ke
sekolah, serta mendirikan usaha sekolah
b. membuat proposal pengajuan dana ke alumni-alumni yang berhasil dan mendirikan usaha
sekolah yang menghasilkan keuntungan
c. memprioritaskan kebutuhan-kebutuhan yang penting dan mendesak, dan
menyakinkan semua warga sekolah semua kegiatan tetap bisa berjalan dengan baik
d. memotivasi guru untuk menerima keadaan dan mengharapkan guru mau menyisihkan
uang sertifikasi untuk mendukung sekolah

Setelah mengerjakan soal no 1 - 16, Saudara diminta mengerjakan soal berikut ini
sesuai dengan jenjang masing-masing.
Jenjang TK
1. Pembelajaran di dalam sekolah secara terus menerus sering membuat bosan siswa
walaupun guru sudah menerapkan metode pembelajaran aktif, kreatif dan
menyenangkan. Upaya paling tepat yang dilakukan kepala TK Indah Mulia untuk
mengatasi kebosanan dan meningkatkan kepedulian siswa yaitu ....
a. mengajak siswa belajar di lingkungan sekitar sekolah
b. mendatangkan motivator ke sekolah
c. melaksanakan studi banding ke sekolah lain
d. melaksanakan program outbond

2. Upaya paling tepat untuk membiasakan anak-anak TK untuk bekerja keras antara lain ….
a. datang ke TK tidak boleh terlambat, tidak boleh ditunggui orang tua, dan membuang
sampah harus pada tempatnya
b. membiasakan anak berani maju untuk bernyanyi dan memberikan tugas-tugas ringan yang
harus diselesaikan pada hari itu juga
c. membuang sampah harus pada tempatnya, memberikan pekerjaan rumah (PR), dan
membiasakan anak cuci tangan setelah bermain
d. datang ke TK tidak boleh terlambat, tidak boleh ditunggui orang tua, dan memberikan
pekerjaan rumah (PR)

3. TK ini baru saja berdiri atas inisiatif masyarakat. Lokasi sekolah menggunakan ruang di kantor
Desa. Lahan di kantor Desa cukup luas dan boleh digunakan untuk pembelajaran. Di dekat
sekolah ada industri kayu yang besar, beberapa orang tua siswa ada yang bekerja pada industri
ini. Sumber dana sekolah masih sangat terbatas, sedangkan dalam pembelajaran memerlukan
media dan alat peraga. Upaya paling tepat yang dilakukan kepala sekolah untuk memenuhi media
dan alat peraga pembelajaran antara lain adalah
….
a. meminta iuran orang tua siswa, donatur dari kantor Desa dan pemilik indutri mebelair
kemudian dibelanjakan sesuai kebutuhan sekolah
b. mengajak guru untuk membuat media dan alat peraga pembelajaran secara mandiri
dengan memanfaatkan lahan sekolah yang luas
c. bekerja sama dengan guru,orang tua siswa dan pemilik industri mebelair untuk
membuat media dan alat peraga pembelajaran dengan memanfaatkan limbah industri
mebelair
d. meminta bantuan dana dari dinas pendidikan dan meminjam media serta alat peraga
pembelajaran dari sekolah lain

Soal berjenjang
Jenjang TK
19. TK Sayang Anak terletak di kawasan perumahan yang padat dan berada di dekat pasar. TK
memiliki lahan kosong luas . Kepala TK ingin memanfaatkan lahan tersebut sebagai area
kewirausahaan. Upaya paling tepat yang dilakukan kepala TK untuk mewujudkan keinginannya
adalah….
a. menanami lahan dengan bunga dan sayuran sehingga bisa digunakan sebagai
tempat pembelajaran kewirausahaan untuk anak
b. membuat tempat parkir untuk orang-orang yang berbelanja ke pasar sehingga bisa
memperoleh pendapatan tambahan untuk operasional sekolah
c. menyewakan lahan kepada masyarakat sekitar sekolah yang bisa digunakan sebagai
tempat usaha karena sekolah dekat dengan pasar
d. mendirikan toko sembako dan pakaian yang bisa digunakan sebagai tempat pembelajaran
kewirausahaan sekaligus mendapatkan keuntungan

20. TK Kasih Ibu terletak di pedesaan. Lingkungan sekitar sekolah asri, bersih, dan kondusif.
Rombel sebanyak dua kelas dengan jumlah guru 4 orang. Profesi orang tua beragam ada yang
petani, guru, pedagang, polisi, dan TNI. Saat ini TK terkendala dengan terbatasnya media
pembelajaran sehingga pembelajaran kurang variatif. Upay paling tepat yang dilakukan kepala TK
untuk mengatasi masalah adalah ….
a. menggunakan alam sekitar sekolah sebagai media pembelajaran
b. meminta bantuan kepada orang tua anak untuk membeli media pembelajaran
c. mengajukan permohonan bantuan dana ke dinas pendidikan
d. mengoptimalkan media pembelajaran yang dimiliki di sekolah
MODUL 10
1. Setiap awal tahun pembelajaran, Kepala Sekolah Harapan meminta guru menyerahkan
dokumen pembelajaran selama satu semester. Tujuannya untuk menyusun program supervisi
akademik. Setelah melakukan pengecekan dokumen pembelajaran, kepala sekolah mengajak
guru untuk berdiskusi. Sebagian RPP yang dibuat guru masih banyak yang sama, sehingga
terkesan copy paste. Untuk itu, kepala sekolah meminta guru untuk memperbaiki RPP sehingga
pembelajaran menjadi lebih kreatif dan inovatif.
Tindakan yang dilakukan oleh kepala sekolah tersebut menggunakan prinsip ....
a. konstruktif
b. sistematis
c. kooperatif
d. demokratis

2. Sebagai Kepala Sekolah Tunas Harapan, Pak Bayu menyusun program supervisi akademik
bersama-sama dewan guru. Hasil identifikasi permasalahan guru ditemukan bahwa guru
mengalami kesulitan dalam menyusun instrumen penilaian pembelajaran siswa. Untuk itu, kepala
sekolah melakukan pendampingan guru dalam menyusun instrumen penilaian pembelajaran siswa
sesuai dengan kebutuhan nyata guru tersebut. Hal yang dilakukan oleh Pak Bayu merupakan
prinsip pelaksanaan supervisi akademik….
a. sistematis
b. objektif
c. praktis
d. kooperatif

3. Hari ini, agenda Kepala Sekolah Nusa Indah adalah rapat dewan guru terkait dengan penyiapan
program supervisi akademik. Sebagian besar guru adalah guru senior dengan pengalaman diklat
pembelajaran yang cukup banyak. Untuk itu, dalam melaksanakan supervisi perangkat
pembelajaran, kepala sekolah cenderung melakukan diskusi dan negosiasi khususnya dalam
menetapkan kriteria pencapaian pembelajaran. Yang dilakukan oleh kepala sekolah tersebut
menggunakan pendekatan ….
a. direktif
b. nondirektif
c. kolaboratif
d. klinis

4. Sekolah Tunas Bangsa adalah sekolah favorit yang berada di tengah kota. Saat ini, komposisi
guru di sekolah tersebut memiliki kesenjangan usia. Banyaknya guru yang pensiun mengakibatkan
masuknya beberapa guru muda. Sebagai kepala sekolah yang memiliki komitmen melaksanakan
supervisi akademik secara rutin berupaya agar guru senior dengan guru muda melakukan transfer
knowledge. Untuk itu, kepala sekolah menyelenggarakan teknik supervisi akademik melalui ….
a. observasi kelas
b. pertemuan individu
c. kunjungan antarkelas
d. menilai diri sendiri

5. Berdasarkan hasil supervisi akademik yang dilakukan menunjukkan bahwa guru-guru Sekolah
Tanah Merah dapat diklasifikasikan permasalahan pembelajarannya menjadi 3 yaitu metode
pembelajaran belum variatif, teknik penilaian masih berbasis kognitif, dan RPP yang masih
mengadopsi sekolah lain. Berdasarkan identifikasi permasalahan tersebut, maka teknik supervisi
akademik yang efektif dilakukan oleh Kepala Sekolah Tanah Merah adalah ….
a. teknik supervisi individual
b. teknik supervisi kunjungan kelas
c. teknik supervisi penilaian diri sendiri
d. teknik supervisi kelompok

6. Hari ini, secara tiba-tiba Bu Risna dikejutkan oleh kedatangan kepala sekolah ke kelasnya.
Kepala sekolah mengamati proses pembelajaran Bu Risna dengan membawa instrumen supervisi.
Bu Risna melihat kepala sekolah menuliskan sesuatu pada lembar instrumen. Setelah
pembelajaran selesai, kepala sekolah keluar kelas dan kembali ke ruangan. Kegiatan supervisi
akademik yang dilakukan kepala sekolah tidak sesuai dengan prinsip-prinsip supervisi akademik
yaitu ….
a. realistis
b. objektif
c. praktis
d. sistematis

7. Sebagai kepala sekolah yang baru, Pak Sastro, Kepala Sekolah Mentari, menyusun program
supervisi akademik. Program tersebut disampaikan pada rapat dewan guru, namun ternyata salah
satu guru menolak untuk disupervisi karena menurut guru tersebut proses pembelajaran yang
dilakukan selama ini tidak perlu dinilai oleh kepala sekolah. Tindakan yang harus dilakukan oleh
kepala sekolah adalah ....
a. meminta guru senior untuk menilai kualitas pembelajaran guru tersebut melalui program
supervisi akademik
b. memarahi guru tersebut karena menolak supervisi akademik yang harus dilakukan oleh
kepala sekolah
c. menjelaskan pada guru tersebut bahwa supervisi akademik dilakukan untuk
memperbaiki kualitas pembelajaran bukan untuk menilai guru
d. menerima permintaan guru tersebut untuk tidak disupervisi akademik karena hanya akan
menganggu proses pembelajaran yang telah berjalan

8. Ibu Nanda adalah Kepala Sekolah Cahaya. Saat mengikuti pelatihan calon kepala sekolah, Bu
Nanda berupaya memahami Permendiknas Nomor 13 Tahun 2007 tentang Standar Kepala
Sekolah/madrasah khususnya terkait supervisi akademik. Ibu Nanda enggan dan sungkan
melaksanakan supervisi akademik karena di sekolahnya terdapat 3 guru senior. Namun demikian,
Ibu Nanda harus melaksanakan supervisi akademik sesuai dengan kompetensinya. Berdasarkan
kasus tersebut, pernyataan berikut yang melatarbelakangi kepala sekolah tetap melaksanakan
supervisi akademik meskipun dengan guru senior adalah ....
a. kepala sekolah mengemban tugas mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan
sumber daya manusia Indonesia
b. kepala sekolah menjaga kualitas proses pendidikan sehingga perlu quality control
yang mengawasi jalannya proses pembelajaran
c. kepala sekolah melaksanakan supervisi akademik karena guru-guru perlu dibimbing untuk
mencapai standar kompetensi yang ditetapkan
d. kepala sekolah melaksanakan supervisi akademik sesuai tugas pokok dan fungsi masing-
masing

9. Pak Narji adalah Kepala Sekolah Kaisar yang sedang melaksanakan supervisi akademik.
Sebelum supervisi pelaksanaan pembelajaran, Pak Narji melakukan pengecekan perangkat
pembelajaran dan mendiskusikan dengan guru terkait dengan dokumen-dokumen yang harus
dilengkapi oleh guru. Dalam pengecekan dokumen, Pak Narji menemukan RPP yang dibuat guru
sama dengan guru yang lain, hanya diganti mata pelajaran dan materinya. Tindakan yang harus
dilakukan oleh Pak Narji adalah ....
a. membina guru agar menjadi tenaga profesional dalam menyusun RPP
b. meminta guru agar mengikuti diklat penyusunan RPP
c. mendampingi guru dalam menjabarkan silabus menjadi RPP
d. membantu guru mengembangkan kemampuan mengelola proses pembelajaran
10. Sekolah Bangsaku merupakan sekolah favorit yang berada di tengah kota. Sebagai sekolah
favorit, kepala sekolah berupaya menjaga kualitas pembelajaran melalui program supervisi
akademik. Saat ini, Pak Hasan selaku kepala sekolah sedang menyusun instrumen observasi
ketrampilan mengajar guru kelas A1. Langkah yang dilakukan oleh Pak Hasan merupakan bagian
pelaksanaan supervisi akademik pada tahap ....
a. perencanaan
b. observasi
c. umpan balik
d. tindak lanjut observasi

11. Pak Sardi adalah Kepala Sekolah Bintang yang sudah 2 periode menjabat. Saat ini, Pak Sardi
sedang menyusun umpan balik terhadap kemampuan Pak Rudy, salah satu guru di Sekolah
Bintang, dalam melaksanakan pembelajaran. Hasil observasi pelaksanaan pembelajaran
menunjukkan bahwa Pak Rudy memiliki ketrampilan mengajar yang baik, perangkat pembelajaran
lengkap, belum membuat kisi-kisi, dan rubrik penilaian kurang lengkap. Umpan balik yang akan
diberikan oleh kepala sekolah adalah ....
a. merevisi instrumen observasi pembelajaran
b. mendampingi guru dalam menyusun instrumen penilaian
c. membina guru agar melengkapi dokumen pembelajaran
d. meminta guru untuk mengikuti diklat supervisi akademik

12. Ibu Anna telah melaksanakan program supervisi akademik, mulai dari tahap pra observasi,
observasi, dan pasca observasi. Saat ini, Ibu Anna telah memperoleh sejumlah data tentang
kemampuan guru dalam pembelajaran. Setelah dianalisis, Ibu Anna menunjukkan hasil analisis
kepada guru yang bersangkutan. Tindakan Ibu Anna memiliki tujuan ...
a. agar guru memahami temuan dan mengubah perilaku untuk memperbaiki mutu
layanan pembelajaran
b. sebagai sarana untuk menilai kinerja guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran
c. agar meningkatkan hubungan yang harmonis antara guru dan kepala sekolah
d. sebagai bukti kepala sekolah melakukan umpan balik setelah melakukan supervisi
akademik

13. Pak Naryo adalah Kepala Sekolah Bina Bangsa yang telah menjabat selama 2 tahun. Dalam
melaksanakan supervisi akademik, Pak Naryo mengajak guru-guru untuk bersama-sama
menyusun program supervisi. Selain itu, Pak Naryo terbuka untuk melakukan diskusi terkait
penyiapan program supervisi akademik antara lain menyusun instrumen, jadwal dan perangkat
pembelajaran. Tindakan yang dilakukan oleh Pak Naryo merupakan langkah awal yang dilakukan
oleh supervisor dalam pelaksanaan supervisi akademik yaitu ....
a. membicarakan rencana pelaksanaan pembelajaran
b. mengembangkan instrumen observasi
c. menciptakan suasana kolegialitas
d. memberikan penguatan kepada guru

14. Sekolah Lintang Utara memiliki guru yang baru saja diangkat. Setelah 3 bulan mengajar, ada
beberapa keluhan dari orang tua siswa terkait proses pembelajaran yang dilakukan guru tersebut.
Orang tua mendapatkan cerita dari anaknya bahwa guru tersebut lebih banyak memberikan
tugas, hanya duduk di meja guru, PR tidak pernah dibahas, dan nilai tidak pernah diberikan.
Apabila melaksanakan supervisi akademik terhadap guru tersebut, maka pendekatan supervisi
akademik yang harus diambil kepala sekolah adalah ….
a. nondirektif
b. kolaboratif
c. demokratif
d. direktif

15. Ibu Ristya sedang melakukan pemetaan kinerja terhadap guru Sekolah Bintang. Salah satunya
adalah Pak Yono. Selama ini Pak Yono dikenal sebagai guru favorit karena mengembangkan
pembelajaran yang menyenangkan. Namun akhir-akhir ini Pak Yono sering terlambat datang, dan
kadangkala meninggalkan kelas cukup lama. Apabila akan melaksanakan supervisi akademik
terhadap Pak Yono, pendekatan yang harus dilakukan oleh kepala sekolah adalah ....
a. nondirektif
b. kolaboratif
c. demokratif
d. direktif

16. Sekolah Bina Karya adalah sekolah yang memiliki 2 guru berprestasi tingkat kabupaten. Hal ini
berdampak positif pada guru-guru yang lain dalam meningkatkan kualitas kinerjanya. Salah
satunya adalah kualitas pembelajaran. Selain itu, guru aktif mengikuti MGMP kabupaten dalam
menyusun perangkat pembelajaran, dan pengembangan materi. Peer group teaching juga
digiatkan di sekolah ini sehingga ada transfer ilmu kepada guru yang lain. Apabila akan
melaksanakan supervisi akademik terhadap guruguru tersebut, maka pendekatan yang harus
dilakukan oleh kepala sekolah adalah ....
a. nondirektif
b. kolaboratif
c. demokratif
d. direktif

17. Pak Sonjaya adalah Kepala Sekolah Kaisar. Saat ini, Pak Sonjaya ingin memperoleh data
objektif tentang aspek-aspek situasi pembelajaran dan kesulitan guru dalam usaha memperbaiki
proses pembelajarannya. Teknik yang tepat yang harus dilakukan Pak Sonjaya adalah ….
a. kunjungan kelas
b. observasi kelas
c. pertemuan individual
d. teknik supervisi kelompok

18. Sebagai kepala sekolah baru, Ibu Rina memiliki agenda melaksanakan supervisi akademik.
Sebagai tahap persiapan, Ibu Rina melakukan diskusi dengan Pak Randi selaku wakil kepala
sekolah bagian kurikulum untuk menyusun instrumen supervisi akademik. Pak Randi memberikan
contoh instrumen milik kepala sekolah yang lama. Tindakan yang harus dilakukan oleh Ibu Rina
sebagai kepala sekolah adalah ....
a. mengadopsi instrumen tersebut sehingga tidak perlu repot membuat instrumen yang baru
b. menggunakan instrumen tersebut supaya tidak banyak yang menyimpang
c. menetapkan tolok ukur output dan outcome supervisi akademik sebagai dasar
menyusun instrumen
d. membandingkan instrumen tersebut dengan instrumen yang ada di internet, selanjutnya
membuat yang baru

19. Ibu Sinta adalah Kepala Sekolah Suka Makmur. Sebagai kepala sekolah baru, Ibu Sinta ingin
menyelenggarakan supervisi akademik. Hal yang dilakukan Ibu Sinta saat ini adalah menyiapkan
dokumen supervisi akademik yang akan digunakan untuk mengukur ketercapaian hasil supervisi
akademik. Menurut salah seorang guru senior, kelemahan mengajar guru terletak pada guru
kurang memanfaatkan media pembelajaran yang dimiliki sekolah. Berdasarkan kondisi tersebut,
aspek observasi yang harus dibuat oleh kepala sekolah memuat ....
a. kelengkapan perangkat pembelajaran
b. cara menggunakan media pembelajaran
c. aktivitas guru dan peserta didik
d. tujuan pembelajaran

20. Hari ini, Ibu Riska akan melakukan supervisi akademik proses pembelajaran pada
gurugurunya. Agar semua dapat berjalan lancar, Ibu Riska telah menyusun program supervisi
akademik dengan baik dan diinformasikan kepada semua guru yang ada. Sebagai kepala sekolah
yang berpengalaman, Ibu Riska sangat memperhatikan proses pembelajaran guru. Pada salah
satu kelas, terlihat guru hanya menjelaskan materi di meja guru. Beberapa siswa terlihat sibuk
sendiri, ada yang mengantuk, mengobrol dengan teman sebangku, dan menggambar di meja.
Berdasarkan kondisi tersebut, Ibu Riska harus memperhatikan hal berikut yaitu ....
a. perangkat pembelajaran
b. interaksi peserta didik
c. rencana tindak lanjut
d. analisis instrumen pembelajaran

21. Pak Hanif selaku Kepala Sekolah Nusa Bakti berencana melakukan supervisi akademik
perangkat pembelajaran mata pelajaran Fisika. Hasil dari supervisi perangkat pembelajaran pada
semester sebelumnya menunjukkan bahwa beberapa guru belum melengkapi perangkat
pembelajaran. Bahkan, beberapa guru belum menyusun instrumen penilaian. Agar hal tersebut
tidak terulang lagi, tindakan yang sebaiknya dilakukan oleh kepala sekolah adalah ....
a. menyusun jadwal supervisi akademik
b. membagikan instrumen supervisi perangkat pembelajaran
c. membina guru agar menjadi guru profesional
d. melakukan studi banding ke sekolah lain

22. Pagi ini, Kepala Sekolah Harapan sedang mengamati buku nilai siswa mata pelajaran IPS
yang berisi nilai ulangan harian, nilai UAS, dan nilai tugas. Selain itu, kepala sekolah juga
mengamati kumpulan soal, kisi-kisi soal, dan SK kepala sekolah tentang penetapan KKM. Yang
dilakukan oleh Kepala Sekolah Harapan adalah ….
a. supervisi perangkat pembelajaran
b. supervisi proses pembelajaran
c. supervisi penilaian pembelajaran
d. supervisi klinis

23. Pak Slamet adalah kepala sekolah di sekolah favorit yang memiliki jumlah guru mencapai 30
orang. Pada semester awal, Pak Slamet menyusun program supervis akademik. Agar supervisi
akademik yang dilakukan berjalan efektif, maka Pak Slamet memanfaatkan laptop sekolah. Namun
demikian, Pak Slamet mengalami kesulitan dalam mengoperasikan laptop sekolah kecuali
menggunakan Microsoft Word. Kegiatan yang dapat dilakukan oleh Pak Slamet dengan
menggunakan Microsoft Word adalah ...
a. membuat bahan tayang sosialisasi supervisi akademik
b. membuat instrumen observasi supervisi akademik
c. membuat teknik dan pendekatan yang digunakan
d. membuat dokumentasi proses pembelajaran

24. Ibu Ani memiliki komitmen untuk melaksanakan supervisi akademik secara rutin. Berdasarkan
pada hasil pra observasi, diketahui bahwa Pak Agus, salah satu guru, mengalami kesulitan dalam
melaksanakan pembelajaran tematik. Untuk itu, Ibu Ani ingin melakukan observasi proses
pembelajaran di kelas Pak Agus. Hal ini perlu dilakukan oleh Ibu Ani untuk menolong Pak Agus
dalam mengatasi masalah di dalam kelas. Yan dilakukan oleh Bu Ani merupakan teknik supervisi
akademik ….
a. menilai diri sendiri
b. observasi kelas
c. kunjungan kelas
d. pertemuan individual

25. Hari ini, Kepala Sekolah Tanjung Nusa menyelenggarakan supervisi akademik. Guru yang
akan disupervisi masih muda dan baru mengajar pada semester ini. Selain itu, guru tersebut
tergabung dalam Program Induksi Guru Pemula (PIGP). Dalam memberikan arahan, terlihat
kepala sekolah lebih mendominasi. Dokumen pembelajaran banyak mendapat pengaruh dari
kepala sekolah. Pendekatan yang digunakan oleh kepala sekolah adalah ….
a. direktif
b. non-direktif
c. kolaboratif
d. klinis
26. Sebagai Kepala Sekolah Taman Bunga yang memiliki jumlah guru mencapai 40 orang, Pak
Andi merasa kesulitan dalam melakukan analisis hasil supervisi akademik. Untuk mempermudah
analisis hasil supervisi akademik dan keberlanjutan dari program supervisi akademik yang
berbentuk tabel, maka Pak Andi memanfaatkan laptop sekolahnya. Program yang dapat efektif
untuk menganalisis hasil supervisi akademik adalah ….
a. microsoft publisher
b. microsoft excel
c. microsoft power point
d. email

27. Pak Sandy adalah Kepala Sekolah Sentosa yang rutin menjalankan supervisi akademik. Hari
ini, Pak Sandy telah melaksanakan supervisi akademik pelaksanaan pembelajaran pada kelas
bahasa. Langkah selanjutnya, Pak Sandy melakukan analisis kelebihan dan kelemahan dari....
a. media, pendekatan dan sumber pembelajaran
b. perangkat, proses dan penilaian pembelajaran
c. strategi, pendekatan, dan prinsip pembelajaran
d. metode, hasil, dan pendekatan pembelajaran

28. Ibu Rina memiliki komitmen tinggi dalam melaksanakan supervisi akademik. Saat ini, program
supervisi akademik telah dilaksanakan dengan baik. Setelah melaksanakan supervisi akademik,
Ibu Rina melakukan analisis hasil supervisi akademik. Hasil analisis yang telah dibuat didiskusikan
dengan guru yang telah disupervisi. Dalam hal ini langkah yang akan dilakukan oleh kepala
sekolah adalah ....
a. instrumen penilaian dan capaian dampak supervisi
b. laporan supervisi dan pengembangan kompetensi
c. umpan balik dan rencana tindak lanjut
d. pendidikan dan pelatihan bagi guru

29. Sebelum mengikuti pelatihan kompetensi kepala sekolah, Pak Rasyid jarang melakukan
supervisi akademik. Setelah melaksanakan supervisi akademik tahun lalu, Pak Rasyid merasa
bahwa hasil supervisi akademik penting untuk mengembangkan kompetensi guru lebih lanjut. Hari
ini, Pak Rasyid melakukan supervisi akademik. Berdasarkan hasil analisis supervisi akademik di
kelas Ibu Tina menunjukkan bahwa performance mengajar Bu Tina cukup baik, proses
pembelajaran berjalan sesuai dengan RPP, siswa aktif dan bersemangat mengikuti pembelajaran
sampai akhir. Untuk itu, tindakan yang harus dilakukan oleh Pak Rasyid terhadap Ibu Tina adalah
....
a. memberikan penghargaan kepada guru tersebut
b. menciptakan hubungan harmonis dengan guru tersebut
c. pemantapan instrumen supervisi akademik
d. membuat rencana aksi supervisi akademik lainnya

30. Seorang Kepala Sekolah telah selesai mensupervisi Ibu Ana. Hasil rekapitulasi skor
menunjukkan 86 yang dikategorikan “baik” dengan beberapa catatan, dilanjutkan dengan evaluasi
proses pembelajaran. Evaluasi menggunakan format tertentu yang mengacu pada perencanaan
program supervisi akademik. Berdasarkan kasus di atas, tindakan yang dapat dilakukan kepala
sekolah terhadap Ibu Ana adalah ….
a. memberikan penghargaan berupa pujian dan memberikan kesempatan mengikuti
diklat
a. memberikan hukuman karena tidak mencapai angka maksimal
b. tidak perlu berbuat apapun karena itu merupakan kewajiban guru
c. memberikan tugas tambahan supaya lebih dapat mencapai angka maksimal

31. Ibu Dina telah melaksanakan observasi kelas bahasa yang diajar oleh Ibu Hani. Saat ini, Ibu
Dina menganalisis hasil supervisi akademik. Langkah selanjutnya yang akan dilakukan oleh Ibu
Dina adalah melakukan umpan balik kepada Ibu Hani. Hal yang menjadi perhatian Ibu Dina adalah
terkait pertanyaan “Menurut Saudara, bagian mana dari pembelajaran tadi yang paling penting?
Mengapa demikian?”. Yang dilakukan oleh Ibu Dina adalah langkah-langkah umpan balik yang
efektif yaitu ….
a. memberikan penghargaan
b. melakukan sendiri refleksi kritis
c. merencanakan sendiri perbaikan pembelajaran
d. mengembangkan tindak lanjut

32. Pagi ini, jadwal Pak Hasan melakukan umpan balik hasil supervisi akademik Ibu Ina. Namun
karena tiba-tiba ada undangan mendadak dari dinas pendidikan, Pak Hasan hanya mengirimkan
umpan balik dengan memanfaatkan email ke Ibu Ina. Yang dilakukan oleh Pak Hasan adalah
menggunakan metode pemberian umpan bali melalui….
a. langsung
b. verbal
c. lisan
d. non verbal

33. Hari ini Ibu Anik sebagai Kepala Sekolah Matahari sedang melakukan diskusi dengan guru
terkait hasil pengamatan pembelajaran. Yang dilakukan oleh Ibu Anik adalah dengan memberikan
penguatan kepada guru tersebut dalam suasana akrab. Yang dilakukan oleh Ibu Anik adalah
langkah supervisi akademik pada tahap ....
a. umpan balik
b. analisis hasil supervisi
c. diskusi laporan supervisi
d. penilaian supervisi

34. Ibu Rani adalah guru mata pelajaran pada Sekolah Satu Nusa. Hari ini, kepala sekolah
memberikan umpan balik kepada Bu Rani terkait hasil supervisi akademik yang telah dilakukan.
Kepala sekolah mengatakan kepada Ibu Rani “Saya menyukai kegiatan praktis yang Ibu Rani
lakukan. Siswa benar-benar terlibat dalam kegiatan pembelajaran dengan antusias”. Yang
dilakukan oleh kepala sekolah tersebut menunjukkan salah satu langkah umpan balik yang efektif
yaitu….
a. melakukan sendiri refleksi kritis
b. merencanakan sendiri perbaikan pembelajaran
c. memberikan penghargaan
d. mengembangkan tindak lanjut

35. Untuk menjaga hubungan dengan guru tetap baik, Ibu Risa sebagai Kepala Sekolah Cahaya
Bangsa lebih menyukai umpan balik dengan memberikan komentar terhadap hasil pengamatan
proses pembelajaran secara langsung melalui tatap muka. Hal ini agar tidak ada jarak antara
kepala sekolah dengan guru. Yang dilakukan Ibu Risa adalah menggunakan metode umpan balik
secara ….
a. tertulis
b. verbal
c. tidak langsung
d. non verbal

36. Hari ini, Kepala Sekolah Nusa Bangsa melaksanakan supervisi akademik proses
pembelajaran. Jadwal supervisi akademik telah disepakati dengan guru termasuk perangkat
pembelajaran sudah diperiksa. Hasil observasi pembelajaran menunjukkan sebagai berikut: saat
mengajar, terlihat guru kurang menguasai materi ajar, beberapa siswa terlihat tidak antusias
mengikuti pembelajaran, sumber belajar yang digunakan mengandalkan LKS dari penerbit.
Rencana tindak lanjut yang dapat diberikan pada guru tersebut adalah ….
a. memberi penghargaan berupa pujian
b. meminta guru untuk belajar mandiri
c. diberi kesempatan mengikuti pelatihan
d. studi banding
37. Kepala Sekolah Tunas Bangsa telah melakukan supervisi akademik dengan menggunakan
berbagai macam instrumen. Informasi yang terhimpun dari kegiatan pra observasi yang diisi
dengan pengkondisian atau persiapan observasi dan pelaksanaan observasi. Analisis informasi
yang terhimpun oleh kepala sekolah dalam melaksanaka supervisi sering tidak dilakukan sesuai
dengan ketentuan yang berlaku. Kepala Sekolah tersebut memandang telah selesai jika telah
mengisi instrumen dan memperoleh data persentasi kinerja. Persentasi yang diperoleh dari
penskoran diperlakukan cukup sebagai bahan pembanding dengan standar sehingga dapat
diperoleh kesimpulan bahwa kinerja guru kurang, cukup, baik, atau sangat baik. Informasi tidak
dianalisis dan ditafsirkan hanya cukup disimpulkan saja. Berdasarkan kasus dan kegiatan-kegiatan
yang telah dilakukan di atas, agar supervisi akademik berdampak terhadap peningkatan kinerja
guru, hal yang perlu dilakukan adalah ….
a. memberikan pengarahan sebelum supervisi akademik dilakukan
b. merumuskan kriteria pencapaian dampak supervisi akademik (outcome)
c. menyusun prosedur pelaksanaan supervisi akademik
d. menyusun instrumen yang lengkap

38. Berdasarkan hasil supervisi akademik yang dilakukan oleh kepala sekolah, Ibu Anna merasa
proses pembelajarannya masih banyak masalah. Adapun masalah yang ditemukan adalah metode
pembelajaran didominasi ceramah, lembar kegiatan siswa banyak menggunakan LKS dari
penerbit, teknik penilaian berorientasi pada kognitif. Untuk itu Ibu Anna meminta kepala sekolah
melakukan supervisi klinis. Salah satu kegiatan dalam rancangan supervisi klinis adalah kepala
sekolah bersama Ibu Anna menetapkan aspek-aspek yang harus dilakukan untuk membantu
perkembangan keterampilan mengajar. Kegiatan tersebut merupakan siklus supervisi akademis
tahap….
a. tahap pertemuan awal
b. tahap observasi mengajar
c. tahap pertemuan balikan
d. tahap penyusunan program

39. Kepala Sekolah Taman Sari rutin menyelenggarakan supervisi akademik dan menyusunnya
dalam bentuk dokumen laporan supervisi akademik. Hal ini memberikan dampak positif bagi setiap
guru, sehingga mereka memiliki dokumen pembelajaran setiap semester. Setiap guru
memanfaatkan hasil supervisi akademik untuk melakuka perbaikan kualitas pembelajaran. Tak
terkecuali, Pak Hasan yang memanfaatkan hasil supervisi akademik untuk menyusun karya ilmiah.
Tindakah yang dilakukan oleh Pak Hasan adalah ....
a. menyusun supervisi klinis
b. membuat bahan akreditasi sekolah
c. melakukan studi banding ke sekolah lain
d. membuat penelitian tindakan sekolah

40. Pak Handi adalah Kepala Sekolah Bina Bangsa. Pada akhir semester dua, Pak Handi telah
menyelesaikan seluruh rangkaian siklus supervisi akademik. Selanjutnya, Pa Handi
mengumpulkan semua dokumen perencanaan, pelaksanaan, analisis data, dan pemberian umpan
balik dalam satu dokumen. Untuk mendokumentasikan semua data tersebut yang patut dilakukan
oleh kepala sekolah sesuai dengan kompetensi yang harus dimilikinya adalah….
a. memberdayakan staf TU untuk membuat laporan hasil supervisinya, karena
memberdayakan staf adalah salah satu kompetensi yang melekat pada kepala sekolah
b. membuat laporan sendiri tanpa harus memanfaatkan teknologi informasi (TI), karena untuk
menguasai TI adalah hal yang merepotkan dan tidak segera selesai
c. membuat laporan dan mendokumentasikan seluruh proses siklus supervisi
akademik menggunakan TI karena dokumen tersebut akan berada selama
dibutuhkan pada penyimpanan data
d. membuat laporan dengan menggunakan TI maupun menggunakan teknik manual tidak
berpengaruh, sama saja yang penting membuat laporan