Anda di halaman 1dari 4

LAPORAN PRAKTIKUM II

I. Judul : Uji Iodium


II. Tujuan : Membuktikan adanya polisakarida (amilum)
III. Dasar Teori
Pada uji Iodium, uji karbohidrat yang bereaksi dengan iodine dilakukan untuk
mendeteksi ada tidaknya karbohidrat, uji tersebut juga dilakukan untuk mendeteksi
polisakarida. Warna yang spesifik akan muncul saat iodine diteteskan pada
polisakarida yang akan diuji. Amilum yang bereaksi dengan iodine akan berbentuk
warna biru, sedangkan dexstrin akan membentuk warna merah coklat dan reaksi
glikogen dengan iodine akan membentuk warna coklat. Uji iodine ini dilakukan untuk
membedakan amilum dan glikogen (Rismaka, 2009). Karbohidrat yang tersusun atas
lebih dari 1 monomer akan bereaksi positif terhadap uji KI/I. Selulosa dan karbohidrat
sederhana tidak akan bereaksi dengan uji ini.iodine akan terabsorbsi pada permukaan
polisakarida pada saat terikat pada ikatan antar monomer-monomernya sehingga
terbentuk kompleks warna yang spesifik.
Polisakarida dengan penambahan iodium akan membentuk kompleks adsorpsi
berwarna spesifik. Amilum atau pati dengan iodium menghasilkan warna biru, dekstrin
menghasilkan warna merah anggur, sedangkan glikogen dan sebagian pati yang
terhidrolisis bereaksi dengan iodium membentuk warna merah coklat (Buku penuntun
praktikum Biokimia).

IV. Bahan dan Alat


1. Maltosa 1%
2. Laktosa 1%
3. Dextrosa 1%
4. Amilum 1%
5. Sukrosa 1%
6. Levulose 1%
7. Pb asetat 1%
8. Larutan iodium
9. Tabung reaksi sebanyak 5 buah
10. Pipet tetes
V. Prosedur
1. Menyiapkan alat dan bahan yang digunakan dalam praktikum
2. Memberikan label pada masing-masing tabung reaksi.
3. Memasukkan larutan uji masing-masing 3 tetes ke dalam tabung reaksi yang telah
diberi label.
4. Menambahkan 2 tetes larutan iodium ke dalam masing-masing larutan uji
5. Mengamati warna spesifik yang terbentuk pada setiap larutan uji yang telah
ditambahkan larutan iodium
6. Mencatat hasilnya

VI. Hasil Percobaan


No. Zat Uji Hasil Uji Iodium Polisakarida (+/-)
1. Maltosa warna mengikuti reagent -
2. Laktosa warna mengikuti reagent -
3. Dextrosa warna mengikuti reagent -
4. Sukrosa warna mengikuti reagent -
5. Levulose warna mengikuti reagent -
6. Pb asetat warna mengikuti reagent -
7. Amilum warna biru +
Gambar Pengujian Iodium

1. Amilum 2. Dextrosa 3. Laktosa

4. Levulosa 5. Maltosa 6. Pb asetat 7. Sukrosa


VII. Pembahasan
Percobaan uji iodium ini bertujuan untuk memisahkan antara polisakarida,
monosakarida dan disakarida. Iodium memberikan warna kompleks dengan
polisakarida. Amilum memberikan warna biru pada iodium, sedangkan uji yang lain
sudah dihidrolisis sebagian (eritrodekstrin) memberikan warna merah sampai coklat
dengan iodium.
Pada percobaan yang telah dilakukan, tujuh senyawa yang diujikan
menghasilkan warna iodium yaitu merah/coklat pekat Hanya amilum tidak
memberikan warna biru, Dengan demikian, percobaan ini membuktikan bahwa amilum
termasuk polisakarida. Karena hanya polisakarida yang bisa cepat bereaksi dengan
iodium dengan memberikan perubahan warna yang kompleks.

VII. Kesimpulan
Dari hasil percobaan dapat disimpulkan bahwa adanya polisakarida pada
larutan uji dapat dilihat dari timbulnya warna spesifik pada larutan uji ketika
direaksikan dengan iodium.Warna spesifik yang dimaksud adalah warna biru dan
polisakarida yang terdapat pada percobaan adalah amilum.

VIII. Jawaban Pertanyaan:


1. Persamaan antara amilum dan glikogen yaitu:
 Amilum dan glikogen sama-sama merupakan polisakarida
 Glikogen mempunyai struktur empiris yang serupa dengan amilum pada
tumbuhan
 Hidrolisis antara amilum dan glikogen akan sama-sama menghasilkan
glukosa

Perbedaan antara amilum dan glikogen yaitu:


 Glikogen dalam air akan membentuk koloid dan memberikan warna
merah dengan larutan iodium sedangkan amilum dengan air dingin
akan membentuk suspensi dan memberikan warna biru dengan larutan
iodium
 Amilum biasanya ditemukan sebagai cadangan makanan pada tanaman
sedangkan glikogen ditemukan sebagai cadangan makanan pada hewan
Daftar pustaka
Bintang, Maria. 2010. Biokimia Teknik Penelitian. Jakarta: Erlangga
Yazid, Estien dan Nursanti, Lisda.2006. Penuntun Praktikum Biokimia untuk
Mahasiswa Analis. Yogyakarta: CV Andi Offset