Anda di halaman 1dari 6

DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD)/DENGUE

HAEMORRHAGIC FEVER (DHF)


ICD 10: A91
NO. DOKUMEN NO. REVISI HALAMAN

02.04.02.001 00 01/07

SMF Anak Komite Medis

dr. Ava Lanny Kawilarang, dr. Deni Kriscahoyo, Sp.PD,


PANDUAN Sp.A FINASIM
PRAKTIK Ketua Ketua
KLINIK
TANGGAL Ditetapkan,
TERBIT
ANAK

Prof. Dr. dr. Felix Kasim, M.Kes.


14/02/2017 Direktur
I.
PENGERTIAN
1.
ANAMNESIS

PEMERIKSAAN -
FISIK
PEMERIKSAAN -
PENUNJANG
KRITERIA
DIAGNOSIS
KRITERIA
RAWAT INAP
DIAGNOSA 1.
BANDING
TERAPI -

KOMPLIKASI

KRITERIA -
PULANG RAWAT
EDUKASI -
PROGNOSIS
LAMPIRAN
DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD)/DENGUE
HAEMORRHAGIC FEVER (DHF)
ICD 10: A91

NO DOKUMEN NO. REVISI HALAMAN

02.04.02.001 00 07/07

PANDUAN
KEPUSTAKAAN
PRAKTIK 1. H. Pudjiadi, Antonius. Infeksi Virus Dengue. Pedoman
KLINIK
Pelayanan Medis. IDAI. Jakarta, 2009.
ANAK
2. MK Samsi.Kiki, Phangkawina. Evelyn, K samsi. Tatang.
Perbandingan kemampuan kriteria WHO 1997 dan kalsifikasi
DENCO dalam diagnosis dan klasifikasi infeksi dengue, Jurnal
sari pediatri, vol 12, No 5, Februari. 2011.
3. Satari.Hindra irawan. Pitfalls Pada Diagnosis dan
Tatalaksana Infeksi Dengue. PKB LVIII. Jakarta,1998.
4. World Health Organization. Dengue hemorrhagic Fever:
Diagnosis, treatment, prevention, and control. 2 nd ed.
Geneva: World Health Organization Publication; 1997.
LAMPIRAN PANDUAN PRAKTIK KLINIK
DEMAM BERDARAH DENGUE/DENGUE HAEMORRHAGIC FEVER
No. 02.04.02.001

Bagan I : Tata Laksana Kasus Tersangka DBD/Infeksi Virus Dengue

Tersangka DBD

Demam tinggi, mendadak, terus


menerus > 7 hari, apabila tidak
disertai infeksi saluran napas
bagian atas, dugaan infeksi virus
dengue lebih kuat.

Ada Kedaruratan Tdk Ada Kedaruratan

Periksa Uji Tourniquet

Uji Tourniquet Uji Tourniquet


(+) (-)

Jumlah Jumlah
Trombosit Trombosit
≤ 100.000/ul ≤ 100.000/ul
Rawat jalan
Parasetamol
Rawat inap Rawat jalan Kontrol setiap
hari sampai
Minum banyak 1,5-2 demam hilang
lt/hari
Parasetamol
Kontrol setiap hari Nilai tanda kritis
sampai demam turun Periksa Hb, Ht,
Periksa Hb, Ht, trombosit trombosit bila
setiap hari demam menetap
setelah hari sakit
Perhatian Untuk ke-3
Orangtua
Pesan bila timbul tanda
syok, yaitu gelisah,
lemah, kaki/tangan
dingin, sakit perut, BAB

Segera Bawa ke Rumah Sakit


Bagan II : Tata Laksana Tersangka DBD (Rawat Inap) atau Demam
Dengue

Tersangka DBD (Rawat Inap) atau


Demam Dengue

Gejala klinis: Demam 2-7 hati, uji


tourniquet (+) atau perdarahan
spontan.
Lab: Ht tidak meningkat
Trombositopeni (ringan)

Pasien Masih Dapat Minum Pasien Tidak Dapat Minum


Beri minum banyak 1-2 lt/hari Pasien muntah terus menerus
atau 1 sdk makan setiap 5 menit
Jenis Minuman: air putih, teh
manis, sirup, jus buah, susu,
oralit bila suhu >38,5oC beri Pasang infus NaCl 0,9%:Dx 5%
parasetamol. (1:3), tetesan rumatan sesuai
Bila kejang beri obat berat badan.
Periksa Hb, Ht, Troimbosit tiap 6-
12 jam.

Monitor Gejala Klinis dan Lab


Perhatikan tanda syok
Palpasi hati setiap hari Ht naik dan atau Trombosit turun
Ukur dieresis setiap hari
Awasi perdarahan
Periksa Hb, Ht, trombosit tiap 6-
12 jam
Infus ganti Ringer Laktat
(tetesan disesuaikan, lihat
bagan 3)
Perbaikan klinis dan
laboratoris

Pulang (lihat: kriteria


memulangkan pasien)
Bagan II : Tata Laksana DBD Derajat I dan II

DBD Derajat I dan


II

Cairan Awal

RL/NaCl 0,9% atau


RL Dx 5%/NaCl 0,9% + Dx 5%
6-
7 ml/kg/jam*
Monitor tanda vital/nilai Ht dan Trombosit tiap 6
jam

Perbaikan Tidak Ada


Perbaikan
Tidak gelisah Gelisah
Nadi kuat Distress pernapasan
Tenanan darah stabil Frekuensi nadi naik
Diuresis cukup *
(1ml/kg/jam) Diuresis kurang/tidak ada
Ht turun (2x Ht tetap tinggi atau naik

Tanda Vital
Memburuk
Ht meningkat

Tetesan Dikurangi Perbaikan Tetesan Dinaikkan


10-15 ml/kg/jam
Tetesan dinaikkan
5 ml/kg/jam bertahap
Evaluasi 15
menit
Perbaikan Tanda Vital Tdk
Sesuaikan tetesan Stabil

Distres pernapasan Hb/Ht turun


3 ml/kg/jam Ht naik
*
Tek. nadi ≤ 20 mmHg
IVFD stop pada 24-48
jam
Bila tanda vital/Ht stabil Koloid 20-30 ml/kg Transfusi darah segar
dan diuresis cukup 10 ml/kg

Perbaikan

*BB ≤ 20kg
Bagan II : Tata Laksana DBD Derajat III dan IV atau DSS

DBD Derajat I dan


II

1. Oksigenisasi (berikan O2 2-4 ltr/menit


2. Penggantian volume plasma segera (cairan kristaloid isotonis)
Ringer laktat/NaCl 0,9%
20 ml/kg secepatnya (bolus dalam 30 menit)

Evaluasi 30 menit, apakah syok


teratasi?
Pantau tanda vital tiap 10 menit.
Catat keseimbangan cairan selama pemberian
cairan intravena

Syok teratasi Syok tidak teratasi

Kesadaran membaik Kesadaran menurun


Nadi teraba kuat Nadi lembut/tdk teraba
Tekanan nadi > 20 Tekanan nadi < 20
mmHg mmHg
Tidak sesak Distres
napas/sianosis pernapasan/sianosis
Ekstremitas hangat Ekstremitas dingin
Kulit dingin/lembab
Cairan dan tetesan Lanjutkan cairan
disesuaikan 10 20 ml/kg/jam
ml/kg/jam

Evaluasi ketat
Tambahkan koloid/plasma
Dekstran/FFP
Tanda vital 10-20 (max 30) ml/kg/jam
Tanda perdarahan
Diuresis Syok teratasi
Hb, Ht, trombosit
Koreksi asidosis
Stabil dalam 24 Evaluasi 1 jam
jam/Ht
< 40%
Tetesan 5
ml/kg/jam Syok belum
Tetesan 3 ml/kg/jam teratasi

Ht turun Ht tetap
Infus stop tidak > 48 naik/tinggi
jam setelah syok
teratasi
Transfusi darah
Koloid 20 ml/kg
segar 10 ml/kg
diulang sesuai
kebutuhan