Anda di halaman 1dari 10

SATUAN ACARA PENYULUHAN

MEMANDIKAN PASIEN

DISUSUN OLEH :
RUANG 26 / IRNA I

RUMAH SAKIT UMUM DR. SAIFUL ANWAR MALANG


JALAN JAKSA AGUNG SUPRAPTO 02 MALANG JAWA TIMUR
TELP. (0321) 362101 – 362102
2018
LEMBAR PENGESAHAN
PAKET PENYULUHAN
MEMANDIKAN PASIEN
RUANG 26 STROKE RSSA MALANG

RSUD Dr. SAIFUL ANWAR MALANG


Kamis, 28 Juni 2018

Mengetahui,

Pembimbing Akademik Pembimbing Klinik


SATUAN ACARA PENYULUHAN

Pokok Bahasan :Mengajarkan keluarga pasien tentang memandikan pasien stroke


Sasaran : Keluarga Pasien di Ruang 26S IRNA 1, RSUD dr. Saiful Anwar
Malang
Hari/Tanggal : Kamis, 28 Juni 2018
Waktu : 30 menit
Tempat : Ruang Penyuluhan di Ruang 26S IRNA 1, RSUD dr. Saiful Anwar
Malang

A. TUJUAN
1. Tujuan Instruksional Umum
Setelah mengikuti penyuluhan kesehatan diharapkan keluarga pasien Ruang
26S IRNA I RSUD dr. Saiful Anwar Malang mampu memahami konsep
memandikan pasien dengan benar.

2. Tujuan Instruksional Khusus


Setelah mengikuti kegiatan pemberian pendidikan kesehatan diharapkan
keluarga dan pasien dapat :
a. Menjelaskan pengertian memandikan pasien
b. Menjelaskan langkah-langkah memandikan pasien
c. Menyebutkan alat-alat yang diperlukan untuk memandikan pasien
d. Menyebutkan dampak jika tidak memandikan pasien
e. Mendemonstrasikan cara memandikan pasien

B. SUB POKOK BAHASAN


Adapun sub pokok bahasan yang akan dibahas pada kegiatan penyuluhan
pendidikan kesehatan, antara lain :
a. Pengertian memandikan
b. Prosedur memandikan
c. Dampak yang sering timbul jika tidak mandi

C. PELAKSANAAN KEGIATAN
1. Ceramah, tanya jawab, dan diskusi
2. Media dan alat bantu
a. LCD
b. Power point
c. Peralatan memandikan pasien
3. Waktu dan tempat
a. Waktu : Kamis, 28 Juni 2018
b. Pukul : 10.00 – 10.30 WIB (1x30 menit)
c. Tempat : Ruang Penyuluhan di Ruang 26S IRNA 1, RSUD dr. Saiful Anwar
Malang
4. Materi :Mengajarkan Keluarga Pasien tentang Memandikan Pasien Stroke
5. Peserta : Keluarga Pasien
6. Kegiatan Belajar Mengajar : (lihat tabel 1)
7. Materi
(terlampir)

Tabel 1. Kegiatan Belajar Mengajar


Kegiatan Peserta
Tahap Kegiatan Mengajar Metode Media
Didik
Pendahuluan 1. Mengucapkan 1. Menjawab salam, Ceramah -
(3 menit) salam, membaca berdo’a, dan
do’a, dan mendengarkan
memperkenalkan diri penyaji saat
perkenalan
2. Menjelaskan maksud 2. Memperhatikan
dan tujuan dengan seksama
pemberian terkait apa yang
pendidikan disampaikan
kesehatan penyaji
3. Membuat kontrak 3. Mendengarkan,
waktu dengan menyepakati
peserta kontrak waktu
Penjelasan 1. Menyampaikan 1. Mendengarkan, Ceramah PPT dan
Topik materi tentang : memperhatikan dan peralatan
(15 menit) a. Pengertian dan memberi demonstrasi demonstrasi
memandikan respon
b. Prosedur mandi
c. Dampak yang
sering timbul jika
tidak mandi
2. Mendemonstrasikan 2. Memperhatikan
prosedur demonstrasi dan
memandikan memberikan
respon
3. Memberikan 3. Mengajukan
kesempatan seluruh pertanyaan dan
peserta untuk melakukan diskusi
bertanya di akhir
penjelasan
Penutup 1. Meminta peserta 1. Menjelaskan Tanya -
7 menit untuk me-review kembali materi jawab
materi pendidikan yang telah
kesehatan yang disampaikan oleh
telah disampaikan penyaji
oleh penyaji
2. Mengevaluasi tingkat 2. Menjawab Tanya -
pemahaman peserta pertanyaan yang jawab
terhadap materi diberikan oleh
yang disampaikan penyaji
dengan memberikan
pertanyaan
3. Meyimpulkan materi 3. Menyimak Ceramah
pendidikan kesimpulan
kesehatan yang penyaji
telah disampaikan
4. Penutupan dengan Ceramah -
4. Mendengarkan
salam dan do’a
penutupan yang
disampaikan oleh
penyaji, serta
menjawab salam -
Lampiran Materi Penyuluhan

MEMANDIKAN PASIEN

A. Pengertian
Membersihkan atau memandikan tubuh klien dengan air bersih dan sabun pada
klien yang tidak dapat mandi sendiri.

B. Persiapan Alat
1. Sketsel
2. Satu setel pakaian bersih
3. Baskom mandi 2 buah, masing-masing berisi air dingin dan air hangat (43-46’C)
4. Waslap 2 buah
5. Perlak dan handuk kecil
6. Handuk besar/kain penutup
7. Tempat bertutup untuk pakaian kotor
8. Sampiran, jika perlu
9. Sabun mandi, jika ada milik pasien sendiri
10. Talk,baby oil, minyak kayu putih
11. Jika pasien ingin BAB/BAK, tambahkan peralatan yang membantu klien untuk
bereliminasi
12. Termos berisi air panas (jika perlu)

C. Persiapan Pasien
Pasien diberi penjelasan dan dianjurkan untuk buang air kecil dulu (jika klien sadar)

D. Prosedur Pelaksanaan
1. Tutup pintu, jendela atau gorden dan gunakan sherm, jika perlu
2. Cuci tangan
3. Pindahkan selimut dan bantal klien dari tempat tidur, jika bantal dibutuhkan
gunakan seperlunya, pasang selimut mandi
4. Berdiri disisi kiri atau kanan klien
5. Beri tahu klien bahwa pakaian bagian atas harus dilepas, lalu bagian yang terbuka
tersebut ditutup dengan selimut.
6. Klien dimandikan dengan cara berikut :
a. Membasuh Muka
 Bentangkan perlak kecil dan handuk kecil di bawah kepala
 Bersihkan muka, telinga, dan leher dengan waslap lembab, lalu keringkan
dengan handuk
 Gulung perlak dan handuk
b. Membasuh Lengan
 Turunkan selimut mandi ke bagian perut klien
 Ke ataskan kedua tangan klien, pasang handuk besar di atas dada klien
secara melintang, lebarkan ke kiri dan kanan sehingga kedua tangan klien
dapat diletakkan di atas handuk
 Basahi tangan klien dengan waslap air bersih kemudian sabuni dengan
menggunakan waslap. Lakukan dari bagian yang terjauh dari petugas
kemudian bilas dengan air hangat sampai bersih. Jika telapak tangan klien
kotor, cuci dengan air bersih pada bengkok. Selanjutnya keringkan dengan
handuk. Selanjutnya, lakukan prosedur ini pada tangan yang satunya.
c. Membasuh Dada dan Perut
 Tanggalakan pakain pasien bawah klien dan turunkan selimut sampai
perut bagian bawah
 Ke atasakan kedua tangan klien, angkat handuk dan bentangkan pada sisi
yang lain
 Basahi ketiak, dada dan perut klien dengan waslap basah, beri sabun
kemudian bilas dan keringkan
 Lakukan pada sisi kllien yang terjauh dan kemudian pada sisi yang dekat
dengan perawat. Selanjutnya tutup dengan kain penutup atau handuk yang
lain.
d. Membasuh Punggung
 Miringkan klien ke kiri
 Bentangkan handuk dibawah punggung sampai bokong klien
 Basahi punggung sampai bokong, beri sabun kemudian bilas dan
keringkan
 Miringkan klien ke kanan, bentangkan handuk dibawah punggung sampai
bokong
 Basahi punggung sampai bokong klien dengan waslap, beri sabun, lalu
bilas dan keringkan seperti tadi
 Oleskan minyak kayu putih dan baby oil
 Telentangkan klien, kenakan pakaian bagian atas yang bersih dan rapi.
Sebelumnya jika klien menghendaki, beri talk dan gosok badan dengan
talk secukupnya
e. Membasuh Kaki
 Keluarkan kaki klien yang jauh dari petugas dari dalam selimut mandi
 Bentangkan handuk dibawah kaki dan lutut ditekuk
 Basahi kaki mulai dari pergelangan kaki samapai pangkal paha, beri sabun
kemudian bilas. Basuh telapak kaki dengan air bersih dalam baskom, lalu
keringkan
 Lakukan juga pada kaki yang satu lagi
f. Membasuh Daerah Lipat Paha dan Genital
 Bentangkan handuk dibawah bokong, lalu buka selimut bagian bawah
 Basahi daerah lipat paha dan genital, beri sabun, bilas lalu keringakan.
Untuk daerah genital wanita, sebaiknya gunakan sabun khusus untuk
kemaluan, bila tidak tersedia, cukup dibasuh dengan air sampai bersih.
Karena sabun biasa dapat mengiritasi genital (PH sabun basa sehingga
tidak sesuai)
 Angkat handuk dari bawah bokong klien, dan kenakan pakaian bagian
bawah klien.
7. Setalah rapi, ganti selimut mandi klien dengan selimut tidur
8. Atur posisi klien senyaman mungkin, pasang kembali bantal klien
9. Bereskan pakaian dan alat tenun yang kotor serta peralatan lain dan kembalikan
ke tempatnya
10. Cuci tangan

E. Dampak Tidak Mandi


1. Dampak Fisik
Banyak gangguan kesehatan yang diderita seseorang karena tidak terpeliharanya
kebersihan perorangan dengan baik. Gangguan fisik yang sering terjadi adalah
gangguan integritas kulit, gangguan membrane mukosa mulut, infeksi pada mata
dan telinga, dan gangguan fisik pada kuku.
2. Dampak Psikososial
Masalah social yang berhubungan dengan Personal Hygiene adalah
gangguan kebutuhan rasa nyaman, kebutuhan dicintai dan mencintai, kebutuhan
harga diri, aktualisasi diri dan gangguan interaksi sosial.
DAFTAR PUSTAKA

Sylvia A. Price. 2000. Patofisiologi. Jakarta: EGC.


Ignatisius. Donna. 1995. Medical Surgical Nursing Philadephia. Sender Company.
Jakarta: Gaya Baru.
Depkes RI 2009 , ’Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Infeksi di Rumah
Sakit dan Fasilitas Kesehatan Lainnya’. Jakarta
Potter & Perry. 2005. Buku Ajar Fundamental Keperawatan: Konsep, Proses
dan Praktik. Ed 4, Vol 2. Jakarta: EGC.
Carpenito, Lynda. 2000. Diagnosa Keperawatan. Aplikasi pada Praktek Klinis
edisi 6. Jakarta: EGC.