Anda di halaman 1dari 45

SOAL KESELAMATAN KERJA KELAS D

PENGAWASAN BAHAN KIMIA:

1. Bahan kimia berbahaya dan beracun merupakan bahan yang dapat mencemarkan dan
membahayakan lingkungan hidup. Adapun contoh bahan kimia yang bisa dikatakan
safety hazard jika bahan tersebut mudah meledak dan korosif yakni kecuali...
a. Asam asetat
b. Asam sulfida
c. Asam benzoate
d. Asam sulfat
e. Basa karbonat dan bikarbonat

2. Tahapan pengawasan bahan kimia yang meliputi pengelolaan (penyimpanan),


pemakaian dan pengawasan harus sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan
adalah...
a. Perencanaan
b. Pengorganisasian
c. Pelaksanaan
d. Pengendalian
e. Pengawasan

3. Regulasi bahan kimia B3 yang mengatur tentang simbol dan lebel limbah B3 ialah..
a. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 74 Tahun 2001
b. Kep.Kepala Bapedal No.01/Bapedal/09/1995
c. Kep.Kepala Bapedal No.02/Bapedal/09/1995
d. Kep.Kepala Bapedal No.05/Bapedal/09/1995
e. Peraturan pemerintah No.7/1973

4. Salah satu pengendalian bahan kimia pada pekerja, yakni...


a. Modifikasi proses kerja
b. General ventilation,local exhaust ventilation
c. Isolasi/enclose process
d. Administrative control
e. Pemakaian APD

5. Berikut merupakan kriteria bahan kimia berbahaya, kecuali..


a. Korosif
b. Mudah meledak
c. Mudah terbakar
d. Mudah rusak
e. Reaktif

6. Seseorang yang mempunyai kewajiban untuk melakukan identifikasi bahaya,


melaksanakan prosedur kerja aman, melaksanakan prosedur penanggulangan keadaan
darurat, mengembangkan pengetahuan K3 bidang kimia adalah...
a. Petugas K3 Kimia
b. Ahli K3 Kimia
c. Pengurus Perusahaan
d. Pekerja
e. Panitia Pembina K3

7. Kriteria bahan kimia yang apabila reaksinya menghasilkan gas dalam jumlah dan
tekanan yang besar serta suhu yang tinggi, sehingga menimbulkan kerusakan di
sekelilingnya merupakan termasuk kriteria bahan kimia berbahaya...
a. Bahan beracun
b. Mudah terbakar
c. Mudah meledak
d. Reaktif
e. Oksidator

8. Standar faktor bahaya ditempat kerja sebagai pedoman pengendalian agar tenaga kerja
masih dapat menghadapinya tanpa mengakibatkan penyakit atau gangguan kesehatan
dalam pekerjaan sehari-hari untuk waktu tidak lebih dari...
a. 2 jam sehari
b. 4 jam sehari
c. 6 jam sehari
d. 8 jam sehari
e. 10 jam sehari

9. Yang termasuk dalam pengendalian bahan kimia pada pekerja kecuali...


a. Pendidikan dan pelatihan
b. Modifikasi proses kerja
c. Menutup (enclose) pekerja
d. Pemakaian APD
e. Eye wash

10. Peraturan tentang larangan penggunaan pestisida EDB adalah...


a. Kepmen Perindustrian RI N0. 148/M/SK/4/1985
b. Kepmen Pertanian No.724/Kpts/TP.270/9/1984
c. PP No .7 Tahun 1973
d. Permenkes RI No 70 Tahun 2016
e. Kepmenaker No. 187 Tahun 1999

11. Urutan tahapan pengawasan bahan kimia yang benar adalah…


a. Perencanaan- Pengorganisasian- Pelaksanaan-Pengendalian
b. Pengorganisasian-Pelaksanaan-Perencanaan-Pengendalian
c. Pengendalian-Perencanaan-Pengorganisasian-Pelaksanaan
d. Perencanaan – Pelaksanaan – Pengendalian-Pengorganisasian
e. Perencanaan – Pelaksanaan – Pengorganisasian – Pengendalian

12. MSDS merupakan singkatan dari…


a. Material Safety Data Site
b. Material Safety Data Sheet
c. Material Sheet Data Safety
d. Material Safety Data Shade
e. Material Safety Data Shift

13. General ventilation dan Local Exhaust Ventilation merupakan pengendalian …


a. pada pekerja
b. pada sumber
c. pada tempat kerja
d. di sepanjang area pajanan
e. di setengah area pajanan

14. LDKB meliputi keterangan tentang, kecuali…


a. identitas bahan dan perusahaan
b. tindakan pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K)
c. tindakan penanggulangan kebakaran
d. tindakan mengatasi kebocoran dan tumpahan
e. penyimpanan uang dan alat pelindung diri

15. Standar faktor bahaya di tempat kerja sebagai pedoman pengendalian agar tenaga
kerja masih dapat menghadapinya tanpa mengakibatkan penyakit atau gangguan
kesehatan dalam pekerjaan sehari-hari, merupakan pengertian dari…
a. NAB
b. MSDS
c. LDKB
d. LDB
e. AMDAL

16. Berikut yang bukan merupakan keterangan yang dimuat pada pelabelan bahan kimia
adalah…
a. nama produk
b. identifikasi bahaya
c. tanda bahaya dan artinya
d. uraian risiko dan penanggulangannya
e. tindakan pengobatan dan pemulihan

17. Bahan kimia yang dapat menyebabkan bahaya terhadap kesehatan manusia atau
menyebabkan kematian apabila terserap ke dalam tubuh karena tertelan, lewat
pernafasan atau kontak lewat kulit disebut dengan…
a. Bahan Kimia Beracun (Toxic)
b. Bahan Kimia Korosif (Corrosive)
c. Bahan Kimia Mudah Terbakar (Flammable)
d. Bahan Kimia Peledak (Explosive)
e. Bahan Kimia Oksidator (Oxidation)

18. Suatu bahan kimia yang mungkin tidak mudah terbakar, tetapi dapat menghasilkan
oksigen yang dapat menyebabkan kebakaran bahan-bahan lainnya adalah…
a. Bahan Kimia Beracun (Toxic)
b. Bahan Kimia Korosif (Corrosive)
c. Bahan Kimia Mudah Terbakar (Flammable)
d. Bahan Kimia Peledak (Explosive)
e. Bahan Kimia Oksidator (Oxidation)

19. Penyimpanan bahan kimia berbahaya mudah terbakar (Flammable) dapat dilakukan
dengan cara, kecuali…
a. Lokasi penyimpanan lebih dekat dari daerah yang ada bahaya
kebakarannya
b. Tempat penyimpanan harus terpisah dari bahan oksidator kuat, bahan yang mudah
menjadi panas dengan sendirinya atau bahan yang bereaksi dengan udara atau uap
air yang lambat laun menjadi panas
c. Di tempat penyimpanan tersedia alat-alat pemadam api dan mudah dicapai
d. Singkirkan semua sumber api dari tempat penyimpanan
e. Di daerah penyimpanan dipasang tanda dilarang merokok

20. Perusahaan yang dikategorikan mempunyai bahaya besar wajib


melakukapemerikasaan dan pengujian factor kimia di tempat kerja sekurang-
kurangnya …
a. 2 tahun sekali
b. 1 tahun sekali
c. 6 bulan sekali
d. 3 bulan sekali
e. 4 bulan sekali

21. Tahapan pengawasan bahan kimia yang mengelola B3 meliputi penetapan tugas dan
wewenang personil pengelola, pemakai, dan pengawas adalah…
a. Perencanaan
b. Pengorganisasian
c. Pelaksanaan
d. Pengendalian
e. Pengawasan

22. Tempat kegiatan untuk uji mutu, penelitian an pengembangan serta pendidikan
merupakan ruang lingkup dari…
a. Fisika
b. Kimia
c. Laboratorium
d. Biolgi
e. Industry pengguna bahan kimia

23. apabila bahan tersebut bereaksi dengan air mengeluarkan panas dan gas mudah
terbakar, bereaksi dengan asam mengeluarkan panas dan gas yang mudah terbakar
atau beracun atau korosif, merupakan termasuk kriteria bahan kimia berbahaya …
a. Reaktif
b. Bahan beracun
c. Mudah terbakar
d. Mudah meledak
e. Oksidator

24. apabila reaksi kimia atau penguraiannya menghasilkan oksigen yang dapat
menyebabkan kebakaran, merupakan termasuk kriteria bahan kimia berbahaya …
a. Reaktif
b. Bahan beracun
c. Mudah terbakar
d. Mudah meledak
e. Oksidator

25. Seseorang yang mempunyai kewajiban untuk membantu mengawasi pelaksanaan


peraturan perundang-undangan K3 bahan kimia berbahaya, memberikan laporan
kepada Menteri atau pejabat yang ditunjuk mengenai hasil pelaksanaan tugasnya,
merahasiakan segala keterang yang berkaitan dengan rahasia perusahaan yang didapat
karena jabatannnya, menyusun program kerja pengendalian bahan kimia berbahaya di
tempat kerja, melakukan identifikasi bahaya, penilaian dan pengendalian risiko, dan
terakhir mengusulkan pembuatan prosedur kerja aman dan penanggulangan keadaan
darurat kepada pengusaha atau pengurus adalah…
a. Petugas K3 Kimia
b. Ahli K3 Kimia
c. Pengurus Perusahaan
d. Pekerja
e. Panitia Pembina K3

26. Kondisi tempat kerja yang berbahaya bertalian dengan…


a. Mesin dan pesawat
b. Proses produksi
c. Cara kerja
d. Alat
e. Jawaban a, b, c, dan d benar

27. Faktor-faktor dilingkungan kerja yang dapat menyebabkan penyakit akibat kerja…
a. Faktor fisik, kimia, biologis
b. Faktor fisik, kimia, biologis dan fisiologis
c. Faktor fisik, kimia, biologis, psikologis dan fisiologis
d. Faktor fisik dan biologis
e. Faktor kimia dan fisiologis

28. Pengaruh bahan kimia terhadap kesehatan tergantung pada konsentrasi dan lamanya
paparan dapat menyebabkan…
a. Iritasi, korosif, sulit bernafas
b. Alergi, keracunan sistematik
c. Kanker, kerusakan/kelainan janin, pneumokoniosis, efek huis
d. Maag
e. Demam

29. Yang termasuk kategori bahan berbahaya adalah jenis bahan yang mempunyai sifat…
a. Oksidator, mudah meledak, mudah menyala atau terbakar
b. Memacarkan radiasi, racun, korosif, iritasi
c. Karsinogenik, sensitisasi, teratogenik, miotagenik
d. Mudah menyala
e. Karsinogenik

30. Jalan terakhir untuk menghindari keracunan akibat polusi uadara ruangan kerja
adalah…
a. Mengganti bahan tersebut dengan bahan yang lebih baik
b. Memakai respirator
c. Memasang ventilasi lebih banyak
d. Menghirup nafas lebih dalam
e. Tertawa

K3 LISTRIK:

1. Dibawah ini yang merupakan dasar hukum K3 listrik, kecuali....


a. UU No 1 Tahun 1970
b. UU No 15 Tahun 1985
c. UU No 20 Tahun 2002
d. PUIL 2000 (SNI) 04-0225-2000
e. UU No 32 Tahun 2009

2. UU No 15 tahun 1985 sebagai salah satu dasar hukum K3 listrik yang mengatur
tentang....
a. Ketenagalistrikan, beserta Peraturan Pelaksanaannya
b. ketenagalistrikan mengenai Pengusahaan Listrik
c. instalasi penyalur petir
d. listrik dibangkitkan, ditransmisikan, dibagi-bagikan, disalurkan dan digunakan
e. Persyaratan Umum Instalsai Listrik

3. (SNI) 04-0225-2000 tentang PUIL 2000 diberlakukan melalui Kepmenaker dan


Transmigrasi nomor...
a. Kepmenaker No. Per.04/Men/1988
b. Kepmenakertrans No. Kep. 75/Men/2003
c. Kepmenakertrans No. Kep. 75/Men/2002
d. Kepmenakertrans No. Kep. 75/Men/2001
e. Kepmenakertrans No. Kep. 75/Men/2000

4. Instalasi penyalur petir diatur berdasarkan....


a. Permenaker No. 02/Men/1989
b. Permenaker No. 04/Men/1989
c. Permenaker No. 04/Men/1998
d. Permenaker No. 02/Men/1979
e. Permenaker No. 02/Men/1898

5. Instalasi penyalur petir secara umum harus memenuhi persyaratan....


a. Kemampuan perlindungan secara teknis
b. Ketahanan mekanis
c. Ketahanan terhadap korosi
d. Jawaban a,b,c benar
e. Jawaban a,b,c salah

6. Di bawah ini merupakan contoh dari benda yang dapat menghantarkan arus listrik
kecuali…
a. Besi
b. Baja
c. Air
d. PVC
e. gas

7. Bahaya yang timbul akibat kontak lansung dengan sumber listrik atau kesalahan pada
sumber listrik merupakan…
a. Bahaya primer
b. Bahaya sekunder
c. Bahaya tersier
d. Bahaya fisik
e. Bahaya chemical

8. Pelaksanaan K3 Listrik dan penanggulangan kebakaran dilaksanakan dengan pola


preventif, apakah yang dimaksud dengan pola tersebut…
a. Dimulai dari saat perencanaan
b. Dilaksanakan setelah ada kejadian kecelakaan
c. Dilakukan perawatan rutin
d. Dimulai saat pelaksanaan
e. dimulai setelah pelaksanaan

9. Listrik yang dapat bergerak atau mengalir dari potensial tinggi ke postensial rendah
disebut… …
a. Listrik statis
b. Listrik dinamis
c. Listrik positf
d. Listrik negatif
e. Listrik automatic

10. Menurut Heinz Frick, dan Pujo L, Listrik adalah energi yang dapat diubah menjadi
energi lain, kecuali…
a. Panas
b. Suhu
c. Cahaya
d. Gerak
e. Kimia

11. Syarat-syarat keselamatan kerja ditetapkan melalui peraturan perundangan, salah


satunya persyaratan untuk mencegah terkena aliran listrik. Syarat-syarat tersebut
memuat prinsip-prinsip teknis ilmiah menjadi kumpulan ketentuan yang disusun
secara...
a. Acak, samar dan praktis
b. Teratur, samar dan praktis
c. Teratur, jelas dan praktis
d. Jawaban a, b dan c tidak ada yang benar
e. benar semua

12. Pemasangan instalasai listrik di indonesia pada saat ini berpedoman pada...
a. Peraturan umum Instalasi listrik 1977 (PUIL 1977)
b. Peraturan umum Instalasi listrik 1987 (PUIL 1987)
c. Peraturan umum Instalasi listrik 2000 (PUIL 2000)
d. Peraturan umum Instalasi listrik 2002 (PUIL 2002)
e. PUIL 2000 (SNI) 04-0225-2000

13. Apa kemungkinan bahaya yang dapat dialami seseorang terhadap instalasi listrik…
a. Bahaya sambaran petir karena sambaran tidak langsung
b. Bahaya sentuh langsung
c. Bahaya sentuh tidak langsung
d. Jawaban b dan c benar.
e. Salah semua

14. Apa yang dimaksud dengan bahaya sentuh langsung…


a. Sentuh pada bagian konduktif yang dalam keadaan kerja normal umumnya
bertegangan dan atau dialiri arus.
b. Bentuk pada bagian konduktif terbuka perlengkapan atau instalasi listrik yang
menjadi bertegangan akibat kegagalan kegagalan isolasi.
c. Sentuh pada bagian yang tidak konduktif dari perlengkapan atau instalasi listrik
d. Semua jawaban a, b dan c benar.
e. Jawaban C yang benar

15. Dalam persyaratan untuk Badan Pengusahaan Listrik, antara lain dipersyaratkan...
a. Harus memiliki ahli K3 umum
b. Harus mempunyai teknisi yang memiliki kompetensi K3 dibidang listrik yang
disahkan oleh Kemenakertrans RI.
c. Tidak harus memiliki teknisi
d. Semua jawaban a, b dan c benar.
e. salah semua

16. Listrik menurut Aip Saripudin adalah…


a. Suatu bentuk energi dan listrik hanya salah satu dari banyak bentuk energy.
b. Energi yang paling banyak dimanfaatkan manusia.
c. energi yang dapat diubah menjadi energi lain,seperti menghasilkan Panas , Cahaya
, Kimia , Gerak (mekanik).
d. Listrik adalah kebutuhan primer manusia
e. salah satu bentuk energi. Selain BBM, listrik telah menjadi bentuk energi
terpenting bagi kehidupan kita

17. Perusahaan penyedia listrik di Indonesia adalah :


a. Perusahaan Listrik Nasional
b. Perusahaan Listrik Nasional Indonesia
c. Perusahaan Listrik Negara
d. Perusahaan Listrik Negara Indonesia
e. Semua Salah

18. Bahaya Kejut listrik dapat terjadi akibat…


a. Tersambar petir.
b. Menyentuh kabel terbuka yang memiliki aliran listrik.
c. jatuh dari ketinggian dikarenakan sengatan listrik.
d. Jawaban B, dan C Benar.
e. Jawaban A, dan B Benar.

19. Alat pemadam api yang tepat untuk digunakan dalam memadamkan kebakaran
akibat listrik adalah…
a. APAR jenis Liquid.
b. APAR jenis Foam.
c. APAR jenis Dry Chemicel Powder.
d. APAR jenis Karbon Dioksida.
e. APAR jenis Water.
20. Yang termasuk dalam bahaya listrik primer, Kecuali…
a. Kejut Listrik.
b. Kebakaran.
c. Jatuh dari ketinggian dikarenakan sengatan listrik.
d. Tersengat aliran listrik statis.
e. Semua Jawaban Salah.

21. Bahaya yang secara tidak langsung dapat terjadi dalam keadaan tertentu yang
diakibatkan arus listrik, disebut....

a. bahaya primer
b. bahaya sekunder
c. Bahaya tersier
d. Bahaya fisik
e. Bahaya chemical

22. Contohnya adalah jatuh dari ketinggian dikarenakan sengatan listrik…

a. bahaya primer
b. bahaya sekunder
c. Bahaya tersier
d. Bahaya fisik
e. Bahaya chemical

23. Pelatihan untuk pengguna peralatan listrik merupakan salah satu bentuk pencegahan
kebakaran dari unsur....

a. Manusia
b. Alat
c. Bahan dan alat instalasi listrik
d. Pemasangan alat dan instalasi
e. Umur bahan dan alat serta perlengkapan listrik
24. Bahan dan alat instalasi listrik gunakan kualitas mutu yang baik, memiliki standart
dari lembaga standarisasi minimal standart nasional merupakan ....

a.Manusia
b.Alat
c. Bahan dan alat instalasi listrik
d. Pemasangan alat dan instalasi
e. Umur bahan dan alat serta perlengkapan listrik

25. Menyentuh kabel terbuka yang memiliki aliran listrik dan menyentuh kabel berarus
listrik yang isolasinya rusak merupakan akibat yang didapatkan dari bahaya....

a. Kejut listrik
b. Kebakaran
c. Arus pendek
d. Konsleting
e. Semua salah

26. Alat untuk mengukur tahanan isolasi kabel listrik adalah…

a. Multi tester

b. Ohm meter

c. Insulation Resistan Tester

d. Volt meter

e. ampere meter

27. Yang termasuk dalam bentuk listrik ialah …

a. petir

b. listrik dinamik

c. listrik statis
d. kilat

e. pilihan a, b, dan c benar

28. berikut yang tidak termasuk akibat dari segatan listrik ialah…

a. terasa getaran dann terkejut

b. terasa sakit sekali dann amat terkejut

c. terasa sakit sekali di sertai dengan hilag kontrol tubuh

d. mati

e. kontraksi

29. yang termasuk frekwensi yanng paling berbahaya dalam sengatan arus listrik ialah…

a. 90hz

b. 50-60 hz

c. 200 hz

d. 200-500 hz

e. 2000 hz

30. dibawah ini yang termasuk dari pencegahan kecelakaan listrik adalah, kecuali…

a. isolasi

b. penanndaan

c. penguncian

d. petunjuk keamanan

e. listrik statis
K3 KONSTRUKSI

1. Pedoman dasar hukum k3 konstruksi adalah...


a. Peraturan Menteri Tenaga Kerja No 1/Men/1980
b. Peraturan Menteri Tenaga Kerja No 1/Men/1988
c. Peraturan Menteri Tenaga Kerja No 1/Men/1980
d. Peraturan Menteri Tenaga Kerja No 11/Men/1972
e. Peraturan Menteri Tenaga Kerja No 12/Men/1992

2. Undang-Undang tentang Jasa Konstruksi


a. Undang-Undang No.18 Tahun 1999
b. Undang-undang No 1 tahun 1970
c. Undang-undang No.18 Tahun 1930
d. Undang-undang No.1 Tahun 1999
e. Semua jawaban salah

3. Berikut ini merupakan bagian istilah dari K3 Konstruksi, kecuali...


a. Tempat kerja kegiatan
b. Sarana
c. Perancah bangunan
d. Kontraktor
e. Sub bangunan

4. Pencegahan Faktor Manusia pada pengendalian bahaya pada K3 Konstruksi


kecuali...
a. Pemilihan Tenaga Kerja.
b. Pelatihan sebelum mulai kerja
c. Pembinaan selama kegiatan berlangsung
d. Prediksi sebelum kegiatan
e. Pengawasan selama kegiatan
5. Pencegahan Faktor Teknis pada pengendalian bahaya pada K3 Konstruksi kecuali...
a. Perencanaan Kerja yang baik.
b. Pemilihan bahan bangunan kostruksi
c. Pemeliharaan dan perawatan peralatan
d. Pengawasan dan pengujian peralatan kerja
e. Penggunaan metoda dan teknik konstruksi yang aman

6. Peralatan kerja yang tidak diatur dengan baik bisa menimbulkan kecelakaan kerja
sehingga produktifitas kerja terganggu, merupakan metode peralatan kerja
konstruksi pada lingkup...
a. Penempatan
b. Perawatan
c. Penggunaan
d. Penggantian
e. Pengeliminasian

7. Yang temasuk jenis-jenis kontruksi, kecuali. . . .


a. Physical Hazards
b. Chemical Hazards
c. Physiological Hazards
d. Environment Hazard
e. Ergonomic

8. Didalam istilah K3 kontruksi dan sarana bangunan, lift orang, lift barang, listrik,
penyalur petir, plambing, tata udara merupakan contoh dari...
a. Instalasi
b. Sarana bangunan
c. Perancah bangunan
d. Kontraktor
e. Kontruksi bangunan
9. Semua kecelakaan dan kejadian selama proyek harus diselidiki oleh petugas yang
terlatih dengan tujuan untuk mencari penyebab utama agar kejadian serupa tidak
terulang kembali. Merupakan pengertian . . . .
a. Accident Investigation
b. Contractor Safety
c. Equipment Inspection
d. Safe Working Practices
e. Promosi K3

10. Pekerja yang melaksanakan K3 di bidang konstrusi bangunan, disebut . . .


a. Pekerja penggali
b. Pekerja Pondasi
c. Safety officer
d. Scaffolder
e. Ahli K3 kontruksi

11. Pekerja pemasang, penguna dan pembongkar perancah, disebut . . .


a. Pekerja penggali
b. Pekerja Pondasi
c. Safety officer
d. Scaffolder
e. Ahli K3 kontruksi

12. Susun Program Implementasi dan program-program K3 yang akan dilakukan (buat
dalam bentuk elemen kegiatan) disebut . . .
a. Develop the Plan
b. Implementation
c. Evaluasi
d. Identification
e. Monitoring

13. Pengawasan k3 konstruksi dilakukan pada setiap tahapan pekerjaan yaitu…


a. Perencanaan, pelaksanaan dan pemanfaatan
b. Penggalian, pembetonan
c. Pemasangan tiang-tiang bangunan
d. Jawaban a, b, dan c benar
e. Semua jawaban salah

14. Yang bertanggung jawab atas kecelakaan kerja yang terjadi pada pelaksanaan
pembangunan gedung adalah…
a. Konsultan perencanaan
b. Pemberi tugas
c. Mandor
d. Kontraktor
e. Supplier material

15. Setiap pekerjaan konstruksi bangunan akan dimulai dengan membentuk pengurus
unit k3 yang berfungsi untuk…
a. Usaha-usaha pencegahan kecelakaan, kebakaran, peledakan dan penyakit akibat
kerja
b. Usaha-usaha pertolongan pertama pada kecelakaan
c. Usaha-usaha untuk melarikan diri
d. Usaha-usaha penyelamatan
e. Jawaban a dan b benar

16. Tahapan pelaksanaan konstruksi bangunan terdiri dari :


a. Rancangan teknis pra konstruksi
b. Rancangan teknis pelaksanaan
c. Rancangan teknis pasca konstruksi
d. Rancangan tanpa teknis
e. Jawaban b dan c benar

17. Salah satu bentuk pengawasan k3 konstruksi bangunan yaitu :


a. Akte pengawasan tempat kerja kegiatan konstruksi bangunan
b. Wajib lapor proyek konstruksi bangunan
c. Daftar periksa/checklist k3 bangunan tinggi
d. Standard operational procedure
e. Jawaban a, b, dan c benar
1) Mesin pemancang harus ditumpu oleh dasar yang kuat, diberi tali atau rantai penguat.
2) Lantai kerja dan tempat kerja operator harus terlindungi dari cuaca
3) Saluran uap atau udara harus dibuat dari pipa baja atau semacamnya
18. Pernyataan diatas merupakan persyaratan umum untuk pekerjaan..
a. Pekerjaan pondasi
b. Pekerjaan beton
c. Pekerjaan konstruksi baja
d. Pengawas k3
e. Pekerjaan bangunan

19. Langkah-langkah dalam melakukan tahapan kegiatan konstruksi bangunan yaitu.


..
a. Wajib lapor pekerjaan / proyek konstruksi bangunan
b. Akte pengawasan tempat kerja kegiatan konstruksi bangunan
c. Standar operation procedure
d. Daftar periksa / checklist K3 bangunan tinggi
e. Jawaban a dan b benar

20. Pengawasan K3 sarana bangunan meliputi. . .


a. Semua instalasi dari tahapan kegiatan pembangunan konstruksi bangunan mulai
dari kegiatan pelaksanaan, serah terima pekerjaan sampai dengan masa
pemeliharaan/perawatan
b. Semua peralatan dari tahapan kegiatan pembangunan konstruksi bangunan mulai
dari kegiatan pelaksanaan, serah terima pekerjaan sampai dengan masa
pemeliharaan/perawatan
c. Semua sarana pendukung mulai dari kegiatan pelaksanaan serah terima pekerjaan
sampai dengan masa pemeliharaan/perawatan
d. Jawaban a, b dan c benar
e. Jawaban a, b dan c salah
21. Persyaratan K3 yang salah satunya yaitu penjaminan keselamatan pekerja dengan
penyediaan dan pemakaian tangga, gang, peralatan kerja, tali pengaman dan
sabuk pengaman serta jaring pengaman disebut dengan. . .
a. Pekerjaan penggalian
b. Pekerjaan pondasi
c. Pekerjaan beton
d. Pekerjaan konstruksi baja
e. Pekerjaan pembongkaran

22. Elemen program K3 proyek yang semua peralatan harus diperiksa oleh ahlinya
sebelum diizinkan digunakan dalam sebuah proyek serta semua alat yang sudah
diperiksa harus diberi sertifikat penggunaan dilengkapi dengan label khusus
disebut. . .
a. Contraktor Safety
b. Equitment Inspection
c. Safe Working Practices
d. Accident Investigation
e. Reporting System

23. Pedoman keselamatan yang harus disusun untuk setiap pekerjaan berbahaya
dilingkungan proyek seperti pekerjaan pengelasan, scaffolding, bekerja
diketinggian, penggunaan bahan kimia berbahaya, pekerja diruangan tertutup
disebut dengan. . .
a. Contraktor Safety
b. Equitment Inspection
c. Safe Working Practices
d. Accident Investigation
e. Reporting System

24. Berikut ini adalah isi dari safety plan, kecuali


a. pembukaan
b. resiko kecelakaan dan pencegahannya
c. pemberitahuan
d. tata cara pengoprasian peralatan
e. alamat instansi

25. Yang bukan Jenis jenis dari bahaya konstruksi


a. physical hazards
b. ekonomic
c. electrical hazard
d. ergonomic
e. biological hazard

26. Salah satu unsur terkait dalam proyek konstruksi k3 dalam proyek konstruksi adalah
a. safety engineering
b. materials
c. equipment
d. human factor
e. chemical hazard

27. Strategi penerapan k3 di proyek konstruksi, kecuali


a. identification
b. evaluation
c. implementation
d. monitoring
e. comunication

28. Berikut ini yang merupakan salah satu elemen program k3 proyek
a. identifikasi bahaya
b. human factor
c. implementation
d. ergonomic
e. dasar k3

29. Siapakah yang bertugas untuk mengesahkan akte pengawasan k3 konstruksi dan
sarana bangunan ...
a. pengawas spesialis K3 konstruksi
b. pengawas k3
c. petugas konstruksi
d. direktur perusahaan
e. ahli k3

30. Berikut ini merupakan pekerjaan yang termasuk dalam Keselamatan Dan Kesehatan
Kerja Konstruksi Dan Sarana Bangunan, kecuali...
a. Pekerjaan pembangunan sarana
b. Pekerjaan pondasi
c. Pekerjaan penggalian
d. Pekerjaan beton
e. Pekeraan konstruksi baja

K3 BEJANA TEKAN DAN PESAWAT UAP:

1. Suatu Pesawat uap harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut ...


a. Harus hemat dalam pemakaian bahan bakar
b. Berat Pesawat uap dan pemakaian ruangan pada suatu hasil uap tertentu harus
kecil.
c. Paling sedikit harus memenuhi syarat-syarat dari Direktorat Bina Norma
Keselamatan Kerja Departemen Tenaga Kerja
d. pilihan a, b dan c benar
e. Semua salah

2. Yang termasuk bejana tekan adalah ...


a. Botol baja atau tabung gas
b. Instalasi pendingin
c. Instalasi pipa gas atau udara
d. Bejana penampung (storage tank)
e. semua Benar

3. Pesawat uap dan bejana tekan merupakan sumber bahaya termasuk operator pesawat
uap yang mana potensi bahaya ditimbulkan akibat penggunaan atau pengoperasian
pesawat uap dan bejana tekan meliputi ...
a. Semburan api dan air panas
b. Uap panas
c. Bahaya kejut listrik
d. Peningkatan tekanan atau peledakan.
e. semua Benar

4. Persyaratan teknis Konstruksi bejana tekanan yang harus dipenuhi bagi setiap bejana
tekanan yang dipakai di Indonesia sebagai berikut ...
a. Jenis material memenuhi standar yang berlaku
b. Kondisi material tidak terdapat cacat yang melebihi batas.
c. Sambungan las memenuhi syarat.
d. pilihan a, b dan c Benar
e. Semua salah

5. Ruang Lingkup Pengawasan K3 Pesawat Uap dan Bejana Tekan…


a. Spesifikasi Bahan
b. Metode Konstruksi
c. Penempatan Ketel Uap
d. pilihan a, b dan c Benar
e. Semua Salah

6. Agar kecelakaan tidak timbul dalam kerja yang menggunakan pesawat uap maupun
bejana tekan, maka pemahaman tentang pesawat uap dan bejana tekan serta syarat-
syarat K3 adalah sangat penting supaya dapat melakukan pengawasan K3 pada
pesawat uap dan bejana tekan. Hal ini tersebut ditetapkan dalam....
a. UU No.1 Tahun 1970 pasal 3
b. UU No.9 Tahun 1990 pasal 8
c. UU No.1 Tahun 1980 pasal 3
d. UU No.1 Tahun 1970 pasal 4
e. UU No.9 Tahun 1970 pasal 3

7. Botol-botol baja pada bejana tekan memiliki volume air maksimun...


a. 60 liter
b. 42 liter
c. 90 liter
d. 65 liter
e. 50 liter

8. Katup penutup untuk botol baja acetyllen atau amonia harus terbuat dari
a. Timah
b. Besi
c. Perunggu
d. Baja
e. Tembaga

9. Untuk menurunkan bahaya bejana tekan maka diperlukan perhatia. khusus terhadal
ulir penghubung pada botol-botol baja dengan pipa pengisi yang dipergunakan untuk
gas yang mudah terbakar. Botol acetyllene harus mempunyai....
a. Ulir kiri
b. Dua ulir kanan kiri
c. ulir Kanan
d. Jawaban a dan c benar
e. Salah semua

10. Kap pelindung bejana tekan harus kuat dan baik serta diberi lubang dengan garis
tengah sekurang-kurangnya ... atau apabila diberi dua lubang maka garis tengahnya
masing-masing tidak boleh kurang dari....
a. 6,5 mm dan 5,5 mm
b. 6,5 mm dan 5,0 mm
c. 6,8 mm dan 4,0 mm
d. 7,5 mm dan 3,5 mm
e. 7,8 mm dan 2,5 mm

11. Bejana selain pesawat uap yang di dalamnya terdapat tekanan yag melibihi tekanan
udara luar, dipakai untuk menampung gas atau gas campuran termasuk udara baik
dikempa menjadi cair atau dalm keadaan larut atau beku adalah pengertian dari …
a. Mesin
b. Bejana tekan
c. Alat pengangkut
d. Tanki
e. Gas bertekanan

12. Fungsi alat pengaman pada bejana tekan adalah…


a. Untuk membuang tekanan lebih
b. Untuk menstabilkan tekanan
c. Untuk menambah daya tampung bejana
d. Untuk mensterilkan isi bejana
e. Untuk meminimalisir kecelakaan akibat bejana tekan

13. Akibat bahaya yang ditimbulkan oleh bejana tekan, kecuali…


a. Kebakaran
b. Keracuan dan iritasi
c. Peledakan
d. Terkena cairan yang sangat dingin
e. Obesitas

14. Permen No. 01/MEN/1988 mengatur tentang...


a. Uap
b. Keselamatan dan Kesehatan Kerja
c. Perlindungan tenaga kerja
d. Bejana tekan
e. Pesawat uap

15. Merupakan boiler dengan desain paling sederhana, menggunakan volume air besar
tapi hanya bisa memproduksi pada tekanan rendah. Boiler ini menggunakan bahan
bakar kayu dan batubara. Boiler jenis ini tidak bertahan lama penggunaannya karena
efisiensinya yang sangat rendah. Merupakan cirri-ciri dari…
a. Pot boiler/hayrock boiler
b. Fire tube boiler
c. Water tube boiler
d. Pipa api
e. Bejana tekan

16. Berikut ini merupakan penerapan K3 pada bejana tekan dan pesawat uap dalam hal
pengoperasian kecuali…
a. Pemakai jangan mulai memakainya sebelum dilakukan pemeriksaan dan
pengujian pertama oleh Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja ( AK3)
b. Air umpan Ketel Uap (Feed Water Boiler) yang digunakan harus selalu
memenuhi standar dengan melalui proses water treatment
c. Inspeksi atau pemeriksaan dilakukan 3 tahun sekali
d. Pekerja yang mengoperasikannya harus yang sudah terlatih dan berpengalaman
e. Ketel Uap yang sedang operasi tidak boleh ditinggalkan oleh operator yang
bertugas melayaninya

17. Permen No.01/Men/1988 mengatur tentang…


a. Uap
b. Keselamatan dan Kesehatan Kerja
c. Perlindungan tenaga kerja
d. Bejana tekan
e. Klasifikasi dan Syarat-syarat Operator Pesawat Uap

18. Alat Pelindung Diri yang digunakan pada pekerja bejana tekan dan pesawat uap
adalah kecuali…
a. Earplug
b. Safety Shoes
c. Celmek
d. Gloves
e. Masker

19. Alat pengaman pada botol baja harus terdiri dari sebagai berikut…
a. Katup penutup
b. Kap pelindung
c. Alat anti guling
d. A, B dan C salah
e. A,B dan C benar
20. Selain alat pengaman yang harus terpasaang, setiap Bejana Tekan harus diberikan
tanda-tanda pengenal sebagai berikut…
a. Nama dan nomor urut pabrik pembuat
b. Nama gas yang diisikan (bukan simbol kimia)
c. Tekanan pengisian yang diizinkan
d. Berat maksimum dari sisinya untuk bejana tekan berisi gas yang dikempa menjadi
cair
e. Semua benar
21. Suatu pesawat yang dibuat untuk mengubah air yang ada didalamnya menjadi
sebagian uap dengan jalan pemanasan diartikan sebagai....
a. Bejana tekan
b. Ketel tutup
c. Bejana uap
d. Pesawat tekan
e. Semua benar

22. Alat pengaman bejana tekan harus dilengkapi alat anti guling, kecuali...
a. Pengangkutannya dan pemakaiannya mungkin menggelinding
b. Pengangkutannya tidak mungkin menggelinding dan pemakaiannya
menggelinding
c. Pengangkutannya yang mungkin menggelinding dan pemakaiannya tidak
mungkin menggelinding
d. Karena pengangkutannya dan pemakaiannya tidak mungkin menggelinding
e. Semua salah

23. Setiap bejana tekan harus diberikan tanda-tanda pengenal sebagai berikut, kecuali...
a. Nama pemilik
b. Tekanan pengisian yang diizinkan
c. Tinggi dari botol baja
d. Nama gas yang diisikan
e. Nama dan nomor urut pabrik pembuat
24. Bahan yang digunakan harus memenuhi syarat sesuai ketentuan yang berlaku serta
standard penggunaan bahan serta mempunyai sertifikat bahan merupakan konsep
dari...
a. Spesifikasi bahan
b. Pengertian bahan
c. Metode bahan
d. Pertimbangan desain
e. Metode kontruksi

25. Salah satu akibat yang ditimbulkannya bejana tekan adalah pernapasan tercekik yang
disebut dengan...
a. Crygenic
b. Aspisia
c. Iritasi
d. Slugh letter
e. Infeksi

26. Alat pengaman pada botol baja salah satunya adalah kap pelindung. Kap pelindung
harus diberi lubang dengan garis tengahnya sekurang-kurangnya...
a. 4mm
b. 5 mm
c. 3 mm
d. 6,5 mm
e. 8 mm

27. Katup penutup untuk botol baja Acetyllan atau amonia harus terbuat dari...

a. Besi
b. Baja
c. Aluminium
d. Perak
e. Emas

28. Salah satu bejana jenis tekan adalah bejana transportasi yang harus mempunyai
volume air...
a. > 60 liter
b. < 60 liter
c. Sama dengan 60 liter
d. 50 liter
e. Kurang dari 50 liter

29. Persyaratan teknis bejana tekan bagian konstruksinya adalah....


a. Jenis material memenuhi standar yang berlaku
b. Sambungan las memenuhi syarat
c. Kondisi material tidak terdapat cacat yang melebihi batas
d. a dan c benar
e. a, b, dan c benar

30. Metode yang pelaksanaan pekerjaan dapat dilakukan dengan metode pengelasan dan
penggilingan dinamakan dengan...
a. Metode instruksi
b. Metode kontruksi
c. Metode pesawat uap
d. Metode bejana tekan
e. c dan d benar

K3 LABORATURIUM:

1. Dibawah ini yang merupakan UU yang berkaitan dengan Kesehatan dan Keselamatan
kerja di laboratorium adalah…
a. UU No 14 Tahun 1969
b. UU No 01 Tahun 1960
c. UU RI No 31 Tahun 1992
d. PP RI No 14 Tahun 1983
e. Kepres RI No 33 Tahun 1993
2. Dibawah ini yang bukan merupakan bagian tata ruang laboratorium yang ideal
adalah…
a. Ruang kebersihan
b. Pintu keluar
c. Pintu masuk
d. Pintu darurat
e. Ruang persiapan

3. Berikut ini yang merupakan fasilitas laboratorium yang baik adalah ?


a. Desain laboratorium harus mempunyai system ventilasi yang memadai
b. Tidak memiliki sirkulasi udara yang adekuat
c. Desain laboratorium tidak memimiliki pemadam api yang tepat
d. Tidak memiliki dua buah jalan keluar
e. Tidak tersedia alat P3K

4. Dibawah ini yang merupakan prinsip umum pengamanan laboratorium adalah ?


a. Tanggung jawab
b. Tidak teratur
c. Berlari di laboratorium
d. Alat-alat berantakan
e. Memakai pakaian ketat

5. Penyakit akibat kerja di laboratorium kesehatan berkaitan dengan faktor biologis…


a. Kuman pathogen berasal dari pasien
b. Pemaparan dalam dosis kecil namun terus menerus seperti antiseptic
c. Cara duduk yang salah
d. Tegangan tinggi
e. Stress kerja

6. Dibawah ini yang merupakan pencegahan penyakit akibat kerja berasal dari faktor
biologis adalah, kecuali…
a. sebagian pekerja mendapatkan pelatihan dasar tentang kebersihan
b. pengelolaan limbah infeksius dengan benar
c. menggunakan cabinet keamanan biologis yang sesuai
d. melakukan pekerjaan laboratorium dengan praktek yang benar
e. menggunakan desinfektan yang sesuai

7. Faktor bahan kimia yang menyebabkan penyakit akibat kerja di laboratorium adalah,
kecuali…
a. kontak dengan specimen pasien
b. kontak dengan desinfektan
c. Iritasi karena amoniak
d. Kontak dengan bahan toksik
e. Kontak dengan antiseptic

8. Dokumen yang memuat tentang informasi bahan kimia di laboratorium disebut…


a. MSDS
b. HACCP
c. HAZOP
d. LOTTO
e. Work Permit

9. Pendekatan ergonomic yang bersifat konseptual dan kuratif di laboratorium dikenal


dengan pendekatan…
a. To fit the job to the man and to fit the man to the job
b. Right man to the right place
c. Log Out Tag Out
d. Health Believe Model
e. Safety First

10. Penyebab terjadinya penyakit akibat kerja faktor ergonomis di laboratorium adalah…
a. Peralatan yang digunakan di impor sehingga tidak sesuai dengan pekerja
b. Posisi kerja yang sesuai
c. Melakukan pekerjaan yang tidak berulang
d. Hubungan antar pekerja harrmonis
e. Kekebalan tubuh kuat

11. Faktor fisik di laboratorium kesehatan yang dapat menimbulkan masalah meliputi,
Kecuali …
a. Kuman pathogen
b. Kebisingan alat
c. Pencahayaan di laboratorium
d. Suhu yang dingin
e. Radiasi dari alat kesehatan

12. Dibawah ini yang bukan merupakan pencegahan dalam paparan radiasi di
laboratorium kesehatan adalah, kecuali…
a. Menambah bebadan kerja para pekerja
b. Menggunakan pelindung mata untuk sinar leser
c. Pengaturan jadwal kerja yang sesuai
d. Pengendalian cahaya di ruang di ruang laboratorium
e. Menurunkan getaran dengan bantalan anti vibrasi

13. Contoh faktor psikososial di laboratorium kesehatan, kecuali…


a. Posisi kerja yang tidak baik
b. Pekerjaan pada unit tertentu yang monoton
c. Beban mental karena menjadi panutan mitra kerja
d. Hubungan kerja yang kurang harmonis
e. Pelayanan kesehatan bersifat emergensi

14. Pengendalian penyakit akibat kerja di laboratorium diatur dalam undang-undang…


a. UU No. 14 Tahun 1969
b. UU No 1 Tahun 1980
c. UU No 23 Tahun1993
d. Kepmenkes Tentang Hygiene dan Sanitasi Lingkungan
e. Peraturan Penggunaan Bahan Kimia
15. Penegendalian penyakit akibat kerja di laboratorium melalui pengendalian
administrative adalah…
a. Pengaturan jam kerja, lembur dan shift
b. Tidak melaksanakan prosedur keselamatan kerja
c. Tidak menyusun prosedur kerja tetap
d. Tidak melaksanakan pemeriksaan secara seksama
e. Persyaratan penerimaan tenaga medis tidak sesuai syarat

16. Berikut ini yang bukan merupakan pengendalian penyakit akibat kerja secara teknis
adalah…
a. Penggunaan bahan kimia
b. Penggantian bahan kimia berbahaya
c. Penggantian proses kerja
d. Isolasi bahan-bahan kimia
e. Perbaikan system ventilasi

17. Pengendalian penyakit akibat kerja di laboratorium melalui jalur kesehatan adalah…
a. Deteksi dini
b. Penggunaan APD
c. Eliminasi bahan kimia berbahaya
d. Substitusi amoniak dengan bahan non iritasi
e. Rekayasa engineering

18. Pencegahan sekunder penyakit akibat kerja melalui jalur kesehatan meliputi…
a. Pemeriksaan awal, berkala, khusus
b. Pemeriksaan primer, sekunder, tersier
c. Pemeriksaan Awal, berlanjut, khusus
d. Pemeriksaan langusng tidak langsung
e. Pemeriksaan individu dan kelompok
19. Salah satu jenis pemeriksaan kesehatan awal pada pengendalian penyakit akibat kerja
melalui jalur kesehatan adalah, kecuali…
a. Psikotes
b. Anamnese umum
c. Penyakit yang pernah di derita
d. Pemeriksaan badan
e. Alergi

20. Pemeriksaan tertentu yang dilakukan pada pemeriksaan kesehatan awal melalui
pengendalian penyakit akibat kerja jalur kesehatan adalah…
a. Tuberculin test
b. Alergi
c. Imunisasi yang pernah di dapat
d. Laboratorium
e. Pekerjaan

21. Teknik bekerja dengan aman di laboratorium kimia, kecuali…


a. Peralatan yang digunakan tidak mememnuhi ketentuan
b. Bekerja pada kondisi pengurangan tekanan dan vakum
c. Pengeringan peralatan laboratorium
d. Penyimpanan bahan kimia
e. Perlindungan kesehatan personal

22. Alat yang digunakan untuk melindungi dari tabrakan benda yang tumpul di
laboratorium kesehatan adalah…
a. Bump cap
b. Safety helmet kelas A
c. Safety helmet kelas B
d. Safety helmet kelas C
e. Safety helmet kelas D
23. Berikut ini yang bukan merupakan jenis sepatu keselamatan di laboratorium…
a. Sepatu sneakers
b. Sepatu lateks
c. Sepatu buthyl
d. Sepatu vinyl
e. Sepatu nitrile

24. Dibawah ini yang merupakan alat pelindung telinga di laboratorium adalah…
a. Ear plug
b. Headset
c. Googles
d. Macron
e. Gloves

25. Sarung tangan yang digunakan untuk melindungi tangan dari permukaan yang kasar,
adalah…
a. Sarung tangan kulit
b. Sarung tangan metal mesh
c. Sarung tangan karet
d. Sarung tangan lateks
e. Sarung tangan vinyl

26. Perhatikan data berikut!

1). Masker

2). Jas kerja

3). Sarung tangan

4). Helm

Yang merupakan kelengkapan kerja di laboratorium adalah…

a. 1 dan 3
b. 1 dan 4
c. 3 dan 4
d. 2 dan 3
e. 1 dan 2

27. Untuk mengambil cairan dari dalam botol, maka kita menggunakan…
a. Pipet
b. Gelas ukur
c. Tabung reaksi
d. Pinset
e. bejana

28. Pertolongan seperti apakah yang harus dilakukan apabila mata seseorang terkena
cairan kimia…
a. dibasuh dengan air
b. dikucek hingga zat keluar
c. ditutup perban
d. dibawa ke rumah sakit
e. ditiup

29. Perilaku yang benar dan aman saat di laboratorium


adalah…
a. Teliti dan tidak ceroboh
b. Mengenakan pakaian ketat
c. Serius
d. Bersikap gembira dan bercanda
e. Membawa bekal makanan

30. Perhatikan gambar di bawah ini


Simbol itu menunjukkan bahwa bahan kimia tersebut bersifat …

a. Radioaktif
b. Beracun
c. Mudah terbakar
d. Korosif
e. mudah meledak

K3 MEKANIK:

1. Kecelakaan mekanik yang dapat terjadi seperti, kecuali...


a. Terjepit
b. Terpotong
c. Tertimpa
d. Peledakan
e. Kelembaban turun

2. Yang merupakan penyebab kecelakaan mekanik faktor instalasi peralatan, kecuali...


a. Musibah kejadian kerja
b. Konstruksi instalasi tidak bersyarat
c. Alat pengaman tidak bersyarat
d. pekerja itu sendiri
e. Kondisi oprasi yang tidak sesuai

3. Merupakan penyebab kecelakaan mekanik faktor manusia, kecuali...


a. Arogansi
b. Prosedur kerja tidak ada
c. Tidak pakai APD
d. Kesehatan tidak memenuhi syarat
e. Pengetahuan kurang
4. Merupakan sumber bahaya alat perkakas, kecuali...

a Terlepas dalam pegangan

b. Penyimpanan alat tidak baik


c. Mesin dibeli langsung di pabrik
d. Cacat pada alat
e. Penggunaan yang tidak sesuai

5. Merupakan penyebab kecelakaan mekanik faktor manajemen, kecuali...

a. Tidak melaksanakan syarat k3


b. Pengawasan kurang
c. Tidak ada petunjuk kerja
d. Prodesur tidak ada
e. Pimpinan wanita

6. Pembinaan K3 mekanik merupakan mitra efektif dalam rangka usaha mencegah dan
mengurangi terjadinya kecelakaan ditempat kerja. hal tersebut merupakan :
a. Kewajiban pengusaha/pengurus.
b. Kewajiban tenaga kerja
c. Kewajiban depnakertrans
d. Jawaban a, b dan c benar
e. Salah semua

7. Pengawasn K3 bidang mekanik yang bersifat preventif meliputi :


a. Perencanaan dan pemakaian
b. Perencanaan, reparasi dan modifikasi
c. Perencanaan, pembuatan, prosedur pemakaian dan perawatan.
d. Jawaban a, b dan c benar.
e. Salah semua
8. Dasar teknik K3 bidang mekanik pada prinsipnya ditujukan untuk pengamanan
terhadap :
a. tenaga kerja dari ancaman bahaya kecelakaan
b. Pesawat tenaga dan produksi untuk mencegah kemungkinan terjadinya kecelakaan.
c. Jawaban a dan b benar.
d. Jawaban a dan b salah

e. Benar semua

9. Berdasarkan peraturan perundangan K3 bidang mekanik bahwa setiap pesawat harus


memiliki pengesahan pemakaian dengan maksud dan tujuan :
a. Efektif dan efisien dan aman dalam pemakaian
b. memenuhi peraturan perundangan
c. memperpanjang umur pemakaian
d. Jawaban a, b danc benar
e. Salah semua

10. Untuk menjamin pengoperasian peralatan mekanik dapat aman maka peralatan-
peralatan tersebut harus :
a. dioperasikan oleh operator yang memiliki sertifikat.
b. diperiksa dan diuji sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku
c. Peralatan mekanik harus baru
d. Jawaban a, b dan c benar
e. Salah semua

11. Pengawasan K3 mekanik dilakukan mulai dari :


a. Perencanaan,pembuatan, pemasangan, peredaran
b. Pemakaian dan atau perbaikan tehnis
c. Pemeliharaan
d. Jawaban a, b dan c benar.
e. Salah semua
12. Beberapa dasar hukum yang berkaitan dengan K3 mekanik seperti tertera dibawah ini
kecuali :
a. Permenaker no. 04/men/1985
b. Permenaker no. 05/men/1985
c. Permenaker no. 09/men/2010
d. Permenaker no.04/men/1987
e. Permenaker no.04/men/1998

13. Usaha untuk memberikan perlindungan keselamatan kerja pada mekanik....


a. Usaha preventif atau mencegah.
b. Usaha represif atau kuratif
c. usaha promotif dan rehabilitatif
d. usaha kuratif dan preventif
e. jawaban A dan B benar

14. Permen No.05/Men/1985 membahas mengenai...


a. Keselamatan Kerja
b. tenaga dan produksi
c. pesawat angkat dan angkut
d. kwalifikasi dan syarat-syarat operator crane angkat
e. Operator mekanik

15. Berikut ini merupakan ruang lingkup mekanik, kecuali...


a. Perencanaan
b. pembuatan, dan pemeliharaan pesawat tenaga dan produksi.
c. Operator yang mengoperasikan peralatan
d. pemeliharaan pesawat angkat dan angkut
e. Tata letak mesin

16. Syarat – Syarat yang harus terpenuhi untuk melakukan Pengawasan K3 Mekanik adalah:
a. Sesuai untuk pekerjaan personal
b. Lebih disenangi dalam bentuk sudah terpasang (built in)
c. mengganggu kebutuhan merawat
d. tidak kuat terhadap pemakaian jangka panjang
e. Tahan terhadap pemakaian secara maksimal dan dalam keadaan shock

17. Pemindahan daya dan putaran mesin dapat dilakukan dengan Speed Reducer. Macam-
macam Speed reducer,antara lain:
a. Pulli dengan elastisitas mesin
b. Roda gigi dengan roda tidak bergigi
c. Rantai dengan piringan
d. Batang berulir dengan roda gigi
e. Roda-roda yang datar

18. Kerugian dari Speed reducer, antara lain :


a. Konstruksinya memerlukan tempat tersendiri
b. Dapat menurunkan putaran mesin dari yang cepat ke lambat tanpa mengubah
konstruksi mesin/pesawat penggerak
c. Dapat memindahkan daya dengan cepat dan tepat
d. Dapat menghasilkan suatu putaran mesin searah atau berlawanan arah dengan
mesin/pesawat penggeraknya
e. Dapat menghasilkan kedudukan poros sejajar saling tegak lurus maupun vertical
19. Ruang lingkup kerja mekanik adalah, kecuali

a. Pesawat tenaga dan produksi


b. Pesawat angkat dan angkut
c. Alat perkakas tangan
d. bejana tekan
e. salah semua

20. Penyebab Kecelakaan Kerja Mekanik, yaitu...

a. Faktor instalasi/peralatan
b. Faktor pengetahuan
c. Faktor budaya
d. Faktor konomi
e. Faktor kemiskinan
21. Pencegahan kecelakaan kerja pada bagian mesin perlu dilakukan saat..

a. Sebelum bekerja
b. Saat bekerja
c. Ketika istirahat kerja
d. Ketika selesai kerja
e. Sebelum, saat, dan setelah bekerja

22. Sebelum bekerja Keselamatan kerja yang harus diperhatikan yaitu, kecuali
a. pakaian kerja sepatu kerja, helm, sarung tangan
b. pemeriksaan perlengkapan pengaman pada mesin-mesin
c. Konsentrsi penuh dalam bekerja
d. pemeriksaan sisi-sisi pelat yang tajam.
e. lingkungan kerja yang nyaman

23. Pesawat Tenaga dan Produksi yang termasuk ke dalam Permenaker No 38 Tahun 2016
tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja Pesawat Tenaga dan Produksi, kecuali...
a. penggerak mula
b. tanur
c. mesin perkakas dan produksi
d. turbin
e. transmisi tenaga mekanik

24. Alat yang merupakan perkakas tangan adalah...


a. kikir, palu, elevator
b. bor tangan, cane carrier, kikir
c. palu, elevator, tang
d. kikir, palu, tang
e. cane carrier, elevator, katol

25. Sumber bahaya khusus yang berasal dari tenaga penggerak adalah...
a. roda, puli, pondasi
b. gerak vertical, horizontal, maju dan mundur
c. pondasi, kolom-kolom, chasis
d. peledakan, suhu tinggi, kebisingan, getaran
e. pondasi, chasis, getaran

26. Dibawah ini yang termasuk ke dalam kecelakaan kerja mekanik, kecuali...
a. terguling
b. terjepit
c. terpotong
d. tertimbun
e. anemia

27. sikap penolong yang salah dalam memberikan pertolongan pertama adalah..
a. Tidak panic
b. Melihat pernapasan korban jika perlu berikan pernapasan buatan
c. Jangan terburu-buru memindahkan korban
d. Perhatikan tanda-tanda shock
e. Melihat dan mengambil foto kejadian

28. Pesawat Tenaga dan Produksi yang termasuk dalam Permenaker No 38 Tahun 2016
kecuali....

a. Penggerak mula dan Tanur


b. Penggerak mula dan produksi
c. Penggerak mula dan penggerak akhir
d. Mesin perkakas dan produksi
e. Transmisi tenaga mekanik

29. Pesawat yang bekerja dengan cara pemanasan untuk mengolah, memperbaiki, atau
mengubah sifat logam, barang atau produk teknis adalah.....
a. Penggerak mula
b. Tanur
c. Mesin perkakas
d. produksi
e. Transmisi tenaga mekanik
30. Mengendalikan atau menghambat sumber-sumber bahaya yang terdapat di tempat kerja
sehingga dapat mengurangi atau tidak menimbulkan bahaya bagi para mekanik termasuk
usaha perlindungan keselamatan kerja....
a. Represif
b. Kuratif
c. represif atau kuratif
d. Pengobatan
e. preventif