Anda di halaman 1dari 5

Percobaan Kimia

Reaksi Asam dan Basa

Membedakan sifat zat asam, basa, dan garam


dengan indikator lakmus dan mahkota bunga.

James Marcus IX-4/17


Percobaan 1 – Indikator Lakmus

Tujuan
Membedakan Asam, Basa dan Garam dengan Lakmus.

Alat dan Bahan :


Alat : Bahan :
Tabung Reaksi - Lakmus Merah / Biru
Rak Tabung Reaksi - Beberapa Larutan Asam
Pipet Tetes - Beberapa Larutan Basa
Kertas Putih - Beberapa Larutan Garam
Piring Plastik

Urutan Kerja :
1. Masing – masing tabung reaksi diisi dengan larutan – larutan asam, basa,
dan garam.
Larutan – larutan tersebut diberi nama dengan label.
2. Lembaran kertas diletakkan diatas piring plastic.
3. Potongan lakmus merah dan biru diletakkan pada kertas sepasang-
sepasang sesuai dengan jumlah larutan yang tersedia. Jarak antara lakmus
agak jauh.
4. Masing – masing larutan diteteskan dengan pipet pada pasangan lakmus
tersebut. Perhatikan yang terjadi. Hati – hati dalam meneteskan larutan
agar tidak mengenai anggota tubuh.
5. Tabel berikut diisi :

No Nama Larutan Lakmus Merah Lakmus Biru


.
1. Asam Sulfat (H2SO4) Merah Merah
2. Asam Cuka (CH3COOH) Merah Merah
3. Natrium Hidroksida (NaOH) Biru Biru
4. Kalium Hidroksida (KOH) Merah Merah
5. Garam Dapur (NaCl) Merah Biru
6. Terusi (CuSO4) Merah Merah

5 4
6

2 1
3

Pertanyaan
1. Apa warna masing-masing lakmus mula-mula?
2. Larutan mana yang mengubah warna lakmus biru menjadi merah ?
3. Larutan mana yang tidak mengubah warna lakmus merah?
4. Larutan mana yang mengubah warna lakmus merah menjadi biru?
5. Larutan mana yang tidak mengubah warna lakmus biru?
6. Larutan mana yang tidak mengubah warna lakmus merah maupun biru?
7. Apa sifat asam terhadap lakmus ?
8. Apa sifat basa terhadap lakmus ?
9. Apa sifat garam terhadap lakmus ?
10. Buatlah kesimpulan dalam laporan kegiatan !

Jawaban
1. Berpasangan lakmus biru dan merah di tiap nomor. Pada gambar, lakmus
yang berada di atas adalah biru, yang berada dibawahnya adalah lakmus
merah.
2. Yang mengubah warna lakmus biru menjadi merah :
Asam Sulfat (H2SO4), Asam Cuka (CH3COOH), Kalium Hidroksida (KOH),
Terusi (CuSO4)
3. Yang tidak mengubah warna lakmus merah :
Asam Sulfat (H2SO4), Asam Cuka (CH3COOH), Kalium Hidroksida (KOH),
Terusi (CuSO4), Garam Dapur (NaCl)
4. Yang mengubah warna lakmus merah menjadi biru : Natrium Hidroksida
(NaOH)
5. Yang tidak mengubah warna lakmus biru :
Natrium Hidroksida (NaOH), Garam Dapur (NaCl)
6. Yang tidak mengubah warna lakmus merah maupun biru : Garam Dapur
(NaCl)
7. Sifat asam terhadap lakmus : Lakmus Merah -> Merah, Lakmus Biru ->
Merah
Terdapat pada : Asam Sulfat (H2SO4), Asam Cuka (CH3COOH), Kalium
Hidroksida (KOH), Terusi (CuSO4)
8. Sifat basa terhadap lakmus : Lakmus Merah -> Biru, Lakmus Biru -> Biru
Terdapat pada : Natrium Hidroksida (NaOH)
9. Sifat Garam terhadap lakmus : Lakmus Merah -> Merah, Lakmus Biru ->
Biru
Terdapat pada : Garam Dapur (NaCl)
10. Sifat asam mengubah lakmus biru menjadi merah.
Sifat basa mengubah lakmus merah menjadi biru.
Sifat garam tidak mengubah warna lakmus.

Percobaan 2 – Indikator Mahkota Bunga

Tujuan
Membuat indikator asam / basa dari mahkota bunga.
Alat dan Bahan :
Alat : Bahan :
Corong Kaca - Alkohol 10%
Tabung Reaksi dan Raknya - Mahkota bunga merah dan biru
Pipet Tetes - Beberapa Larutan Basa
Lumpang dan Alu - Beberapa Larutan Garam
Sendok Plastik - Beberapa Larutan Asam

Urutan Kerja :
1. Mahkota bunga merah dimasukkan ke dalam lumpang, lalu ditumbuk
sampai lunak.
2. Setelah lumat ditambahkan alcohol agar menjadi encer. Kemudian diaduk
dengan sendok sehingga berwarna merah.
3. Tabung reaksi diisi dengan larutan – larutan yang ada, lalu diberi nama
dengan label.
4. Cairan merah diteteskan dengan pipet tetes ke masing – masing larutan.
5. Kegiatan nomor 1 – 4 diulangi dengan mahkota berwarna biru.
6. Tabel berikut diisi :

No Nama Larutan Warna Awal Ditetesi Merah Ditetesi Biru


.
1. Asam Sulfat (H2SO4) Bening Merah Merah
2. Asam Cuka (CH3COOH) Bening Merah Merah
3. Natrium Hidroksida Bening Kuning Hijau Muda
(NaOH)
4. Kalium Hidroksida (KOH) Bening Hijau Tua Hijau Bening
5. Garam Dapur (NaCl) Bening Kemerahan Biru Bening
6. Terusi (CuSO4) Biru Bening Biru Tua Biru
Kehijauan

Pertanyaan
1. Apa warna ekstrak mahkota bunga kembang sepatu (mahkota merah)?
2. Adakah perubahan warna larutan asam setelah ditetesi ekstrak merah ?
3. Adakah perubahan warna larutan basa setelah ditetesi ekstrak merah ?
4. Adakah perubahan warna larutan garam setelah ditetesi ekstrak merah ?
5. Adakah perubahan warna larutan asam setelah ditetesi ekstrak biru ?
6. Adakah perubahan warna larutan basa setelah ditetesi ekstrak biru ?
7. Adakah perubahan warna larutan garam setelah ditetesi ekstrak biru ?
8. Buat kesimpulan dalam sebuah laporan kegiatan !
Jawaban
1. Ekstrak tersebut berwarna merah.
2. Ada, berubah menjadi warna merah. Artinya larutan ekstrak tidak berubah
warna. Asam tidak mengubah warna merah.
3. Ada, berubah menjadi warna hijau kekuning – kuningan dan biru. Artinya
larutan ekstrak berubah warna. Basa bersifat mengubah warna merah.
4. Ada, berubah menjadi warna merah. Artinya larutan ekstrak tidak berubah
warna. Garam tidak mengubah warna merah.
5. Ada, berubah menjadi warna merah. Artinya larutan ekstrak berubah
warna. Basa bersifat mengubah warna biru.
6. Ada, berubah menjadi warna hijau kekuning – kuningan dan biru. Artinya
larutan ekstrak berubah warna sedikit, bahkan tidak ada. Basa bersifat
tidak mengubah warna biru.
7. Ada, berubah menjadi warna biru. Artinya larutan ekstrak tidak berubah
warna. Garam tidak mengubah warna biru.
8. Sifat asam mengubah warna ekstrak biru menjadi merah.
Sifat basa mengubah warna ekstrak merah menjadi biru.
Sifat garam tidak mengubah warna ekstrak.