Anda di halaman 1dari 3

A.

Identitas Pasien
Nama : Tn. RA
Usia : 24 tahun
Jenis kelamin : Laki-laki
Alamat : Pamulang, Jawa Tengah
Pekerjaan : Honorer RSPAD
Agama : Islam
Status pernikahan : Belum menikah

B. Anamnesis
Dilakukan secara autoanamnesis pada tanggal 9 Juli 2018
Keluhan utama : Timbul patch kebotakan pada sisi kanan dan kiri
Keluhan tambahan : Tidak ada
Riwayat perjalanan penyakit : Pasien datang ke poliklinik kulit RSPAD Gatot
Soebroto dengan keluhan timbul patch kebotakan pada kepala yang dirasa muncul
tiba-tiba sejak + 1 bulan. Pasien mengatakan awalnya pitaknya berukuran kecil
kemudian semakin membesar disertai rambut yang mudah patah dan muncul pada
beberapa bagian kepala. Pitak muncul pada sisi kepala sebelah kanan terlebih dahulu
kemudian pada sebelah kiri, dan kemudian pada bagian atas kepala. Keluhan seperti
gatal dan rasa panas pada daerah pitak disangkal. Sebelumnya + 4 bulan yang lalu
pasien mengatakan sempat mengalami depresi karena belum memperoleh pekerjaan.
Pasien belum pernah berobat sebelumnya, serta tidak pernah mengganti-ganti
shampoo.
Riwayat penyakit dahulu : Tidak ada penyakit dahulu yang berhubungan dengan
penyakit pasien sekarang
Riwayat penyakit keluarga : Tidak ada keluarga papsien yang mengalami hal serupa

C. Pemeriksaan Fisik
Status generalis
Keadaan umum : baik
Kesadaran : composmentris
Keadaan gizi : normal {[IMT : 25,23 (63/(1,58)2]}
Tanda vital : TD : 125/81 mmHg
HR : 84 x /menit
RR : 20 x /menit
S : afebris
Kepala : normocephal
Mata : konjuctiva tidak anemis, sklera tidak ikterik
Faring : tidak hiperemis
Tonsil : TI-TI, tidak hiperemis
Thorax : vesicular pada kedua lapang paru, wheezing -/-, rokhi -/-
Cor : BJ I-II murni regular, murmur (-), gallop (-)
Abdomen : A : BU (+) normal
Hepar : tidak terasa membesar
Splen : tidak terasa membesar
Ekstremitas : edema (-), CRT 22
KGB : tidak terasa membesar
Status dermatologis
Lokasi : sclap pada regiotemporoparietal dextra sinistra
Eflorosensi : patch kebotakan berbentuk anular dengan ukuran 2x3 sampai 4x4
cm, tidak tampak perubahan kulit, tepi daerah tampak rambut yang putus.

D. Pemeriksaan Penunjang
Pemeriksaan KOH pada folikel rambut dengan KOH 20% tidak ditemukan adanya
hifa/spora

E. Resume
Tn. RA usia 24 tahun datang ke poliklinik RSPAD Gatot Soebroto dengan keluhan
terdapat patch kebotakan (pitak) pada + 1 bulan SMRS. Patch kebotakan muncul
terlebih dahulu pada bagian sisi kanan, kemudian sisi kiri, dan sekanjutnya pada
bagian atas kepala yang awalnya berukuran kecil kemudian bertambah besar disertai
rambut yang mudah patah. Pada status dermatologis pada sclap bagian
temporoparietal ditemukan patch kebotakan berbentuk anular dengan ukuran 2x3 cm
sampai 4x4 cm, tidak tampak perubahan kulit, tepi daerah tampak rambut yang putus.
Pada pemeriksaan penunjang KOH pada folikel rambut tidak ditemukan adanya
hifa/spora.

F. Diagnosa kerja : alopecia areata

G. Diagnosa banding : tinea capitis

H. Rencana / Anjuran Pemeriksaan : histopatologi

I. Penatalaksanaan
Non medikamentosa : hindari stress yang berlebihan
menjaga kebersihan rambut dan kulit
tidak sering menyisir rambut
Medikamentosa : kortikosteroid topical 2x1
Injeksi triamnisolon asetonid

J. Prognosis
Quo da vitam : bonam
Quo da kunctionam : bonam
Quo ad sanactionam : dubia ad bonam