Anda di halaman 1dari 30

TEKNIK BAGAIMANA MELAKUKAN HYPNOTIS

Suatu Panduan Dasar

Terima kasih sudah bergabung dengan kami. Manfaatkanlah ilmu ini


untuk hal-hal yang positif dan bermanfaat buat anda dan orang lain.

I. PENDAHULUAN

Sebelum melakukan praktek hypnotis ada beberapa hal yang perlu


kita ketahui antara lain sejarah dan hakekat hypnotis. Apa yang
dimaksud dengan hypnotis?

Hypnotis sesungguhnya berhubungan dengan bahasa Yunani


“hypnos” yang artinya “tidur” atau dewa tidur. Mungkin itulah
sebabnya kebanyakan praktek hypnotis pertama-tama selalu
menidurkan orang terlebih dahulu, kemudian melakukan sesuatu di
luar kesadaran korban.

Pada umumnya orang beranggapan bahwa hypnotis berhubungan


dengan mistik. Pandangan ini keliru karena hypnotis adalah bagian
dari psikologi khususnya yang berhubungan dengan aspek psikhis
manusia. Karena itu sifatnya sangat ilmiah walaupun ada juga
orang yang menggabungkannya dengan mistis untuk maksud-
maksud kejahatan. Tetapi hypnotis yang sesungguhnya tidak ada
hubungannya dengan dunia mystik, karena hypnotis adalah ilmu
pengetahuan ilmiah. Dengan memahami bagaimana pikiran bawah
sadar bekerja seseorang dapat melakukan hypnotis. Karena
melakukan hypnotis adalah suatu teknik meng “non-aktifkan”
pikiran sadar dan langsung masuk ke alam pikiran bawah sadar
dengan memberikan sugesti-sugesti tertentu. Mengenai sifat-sifat

1
pikiran bawah sadar kami sudah menjelaskan sebelumnya pada
ebook dalam situs kami. Silahkan anda membaca kembali ebook
mengenai “bagaimana mempengaruhi pikiran orang lain jarak
jauh”.

Hypnotis dapat digunakan dalam berbagai bidang kehidupan salah


satunya adalah untuk tujuan kesehatan atau medis. Kurang lebih
3000 tahun yang lalu, kisah tentang hipnotis sudah ada. Beberapa
rohaniawan di berbagai Negara melakukan pengobatan dengan
membuat pasien tertidur (rileks). Dan dalam kondisi rileks itu di
ucapkan kata-kata untuk menanamkan sugest (daya saran) bagi
kesembuhannya.

Pada tahun 1842 Dr.James Braid, ahli saraf keturunan Skotlandia


memperkenalkan istilah hipnotis yang diambil dari bahasa Yunani
yang kami sudah sebutkan di atas. Dia yang pertama kali
menyatakan, hipnotis adalah suatu fenomena psikis dan bukan
fenomena fisik.

Selain Braid, ada dua professor, Dr.Ambroise Auguste Liebeault


(1823-1904) dan Bernheim yang mengembangkan seni hipnotis.
Mereka mengatakan bahwa subyek dapat tidur dengan hanya
diberikan sugesti saja. Mereka melakukan terapi dengan hipnotis
sesuai keilmuan psikologi dan berkontribusi besar dalam psikiatri.
Liebault sering di sebut sebagai Bapak Hipnotis.

Pada pertengahan tahun 1940, seorang psikiater bernama Milton


Erickson (1901-1980) mengatakan, dalam proses hipnotis yang
menentukan keberhasilannya adalah subyek atau klien, karena dia
dapat memahami dan mengikuti apa yang dikatakan terapisnya. Dia
menyatakan, hipnotis adalah proses wajar dan tidak akan berproses

2
jika bertentangan dengan keinginan klien. Atas jasanya, tahun
1958 hipnotis diterima oleh Asosiasi Medis Amerika dan Asosiasi
Psikiatri Amerika sebagai alat terapi.

Selain Erickson yang berjasa mengembangkan hipnotis ilmiah


adalah Dave Elman (1900-1967) yang menemukan teknik induksi
cepat yang berguna untuk dokter dan dokter gigi.

Hipnotis juga menjadi dasar dari ilmu NLP (Neuro Language


Program) yang dikembangkan oleh John Grinder dan Richard
Blander. Mereka juga belajar teknik hipnotis dari Milton Erickson.
Saat ini NLP sangat populer digunakan untuk pengembangan diri,
motivasi dan pemberdayaan diri.

II. APLIKASI HYPNOTHERAPY

Prinsip kerja Hipnotis adalah membawa klien Subyek atau (subyek


target) dari gelombang otak sadar (level Beta) menuju kondisi
rileks, mendekati tidur (level alpha). Dalam kondisi ini gelombang
Alpha-Theta lebih aktif sehingga sugesti (saran/perintah) yang
ditanamkan seorang terapis lebih mudah diterima dan masuk pada
alam bawah sadar. Kondisi ini dapat di manfaatkan untuk
kepentingan terapi yang bersifat psikis dan atau penyakit fisik
akibat dari faktor psikis.

Organ tubuh manusia dikendalikan oleh system hormonal. Jika oleh


suatu sebab keseimbangan itu terganggu, maka organ tubuh pun
ikut terganggu fungsinya. Dan berbagai penyakit yang berkembang
pada manusia modern adalah penyakit psikosomatik yang
diakibatkan oleh gangguan kejiwaan (stres, kecemasan, depresi).

3
Faktor kejiwaan (psikis) secara umum dapat menyebabkan
kekebalan tubuh (imunitas) menurun hingga tubuh mudah
terserang berbagai penyakit. Tetapi pada sisi lain, factor kejiwaan
(psikis) jika diaktifkan juga dapat meningkatkan kekebalan tubuh
(imunitas) sehingga seseorang tidak mudah sakit, lebih cepat
proses kesembuhannya.

Terapi hipnotis yang paling mendasar adalah mengajak klien


(subyek) melakukan relaksasi. Yaitu, ketika klien sudah
menunjukan respon positif, terapis memasukan ‘kalimat-kalimat
sugesti’ sesuai kasus yang dihadapi klien.Dan kalimat sugesti itu
terekam pada alam bawah sadar klien sehingga mempengaruhi
kondisi psikis dan fisiknya ke arah yang lebih positif.

Terapi hipnotis prosesnya murni dan berdasar dari kesepakatan


antara klien dengan terapis. Peran terapis adalah membantu klien
masuk dalam kondisi hipniotik (rileks karena pengaruh hipnotis)
melalui skill yang dikuasainya

Proses tersebut sebenarnya sangat ilmiah dan tidak melibatkan


unsur magis yang bertentangan dengan hukum agama, karena
target dari terapi adalah memperkuat motivasi klien agar mampu
mengaktifkan dan memprogram alam bawah sadarnya sehingga
klien mampu menyembuhkan dirinya sendiri dengan kemampuan
pikirannya.

III. MANFAAT HIPNOTIS


HYPNOTHERAPY

Berdasarkan pengalaman, jenis dari kasus yang efektif di tangani


oleh hypnotherapy adalah :

4
PROBLEM EMOSI

• Stres
• Depresi
• Cemas
• Pemalu
• Phobia (takut terhadap jenis makanan, hewan, jarum suntik)
• Menghapus memori/trauma (kekerasan, perkosaan, bencana)
• Dsb

MENGHENTIKAN KEBIASAAN BURUK:


• Narkoba
• Alkohol
• Merokok
• Sikap lamban seperti malas
• Gagap
• Menggigit kuku
• Dsb

Mengatasi Problem

• Seks (nafsu menurun, ejakulasi dini, penyimpangan dsb)


• Makan dan tidur (kurang/berlebihan)
• Berat badan (dengan merubah pola makan)
• Insomnia (susah tidur)
• Dsb

Meningkatkan:
• Prestasi (belajar, olah raga, bisnis dsb)
• Kreatifitas
• Motivasi

5
• Imaginasi
• Rasa percaya diri
• Konsentrasi
• Daya ingat
• Dsb

Mengendalikan:
• Rasa nyeri (cabut gigi, sunat, operasi kecil, melahirkan dsb)
• Dsb

Keluhan Fisik (karena factor psikis)


• Asma
• Alergi
• Tekanan darah rendah
• Tekanan darah tinggi
• Kelelahan
• Dsb

Membangun perasaan positif:


• Kehangatan
• Cinta
• Kebijaksanaan
• Ketenangan
• Keberanian
• Dsb

HIPNOTIS PANGGUNG

Anda pernah menonton acara hypnotis yang dilakukan oleh master


hypnotis Romy Rafael? Itulah hypnotis panggung. Hipnotis juga

6
dapat digunakan untuk memperlihatkan aksi-aksi “memprogram
pikiran” yang membuat para penonton kagum dengan anda.

Contohnya seperti:
• Menidurkan dan memberi perintah/memprogram pikirannya.
• Menyadarkan kembali orang yang terkena hipnotis seperti
semula dan seperti tidak terjadi apa-apa
• Dengan memperlihatkan aksi-aksi panggung dengan hipnotis,
maka anda akan dapat membuat orang-orang yang
menyaksikan lebih menghargai hipnotis.
• Merubah anggapan masyarakat yang berpikir bahwa hipnotis
identik dengan dunia supranatural, magic atau mistik..

Anda akan dapat melakukan atraksi-atraksi di atas jika anda dapat


menguasai hipnotis dan bukan hanya itu saja, anda akan mendapat
manfaat-manfaat lainnya yang dapat anda gunakan dengan tujuan
yang baik dan positif dengan mempelajari hipnotis.

IV. INTI DARI HIPNOTIS


Sebelum memasuki Metode Pelajaran Hipnotis, kami akan
menjelaskan bagaimana proses hipnotis itu berjalan, dengan ini
anda akan mengetahui inti dari hipnotis dengan penjelasan dan
contoh yang mudah anda mengerti, bisa dikatakan ini adalah
salah satu bagian terpenting bagi anda dalam memahami
bagaimana hipnotis bisa dilakukan oleh anda.

Secara sederhana hipnotis adalah suatu cara memerintah seseorang


agar menjalankan perintah yang kita ajukan. Nah berarti ada 3 hal
yang diperlukan untuk menjalankan proses hipnotis ini, yaitu:

7
Pemberi Perintah
Pihak ini sering juga disebut hypnotist atau master hypnotis, yaitu
seseorang atau sekelompok orang yang melakukan hipnotis dengan
memasukan perintah (sugesti) kepada subyek target atau dapat
disebut juga korban.

Penerima Perintah
Adalah orang atau sekelompok orang yang terhipnotis dengan
menerima perintah dari si juru hipnotis atau pembuat perintah.

Media
Adalah suatu penghubung antara juru hipnotis selaku pembuat
perintah dan subyek target selaku penerima perintah. Media
hipnotis ini sebagian besar adalah KATA-KATA berupa SUARA
karena ketika sedang melakukan hipnotis, senjata seorang juru
hipnotis adalah KATA-KATA. Tetapi tidak berarti bahwa media lain
tidak bisa digunakan. Ada media lain namun jarang digunakan.
Romy Rafael, misalnya, dapat menggunakan media tulisan.

Jika anda melihat pertunjukan hipnotis yang anda lihat adalah


seorang JURU HIPNOTIS memberi perintah LEWAT KATA-KATA
dan perintah tersebut dimasukkan ke dalam otak si korban atau
subyek. Artinya dalam setiap pertunjukan hipnotis diperlukan:

• Juru hipnotis yang dapat berbicara dengan jelas dan tegas


dan bahasanya dapat dimengerti oleh subyek target.
• Subyek target dapat mendengar dan mengerti perintah anda
dengan jelas.

Di sini kami akan memberikan contoh –contohnya:

CONTOH PERTAMA

8
Kita tentunya pernah mendengar ada yang dinamakan ‘korban
kejahatan hipnotis’. Dengan hipnotis yang dikirimkan seseorang
dapat dengan leluasa menguras isi dompet korbannya. Dan yang
uniknya lagi tindak kriminal ini tidak hanya terjadi di tempat-tempat
sepi tetapi juga dapat terjadi di pusat-pusat keramaian seperti
terminal, pasar, mall, dsb. Bagaimana hal ini bisa terjadi?

Untuk melakukan hipnotis pelaku mencari korban (atau bisa disebut


juga calon subyek target), calon korban yang dipilih bukanlah
sembarang orang, namun orang-orang yang MUDAH untuk
dihipnotis, ciri-ciri orang yang muda terkena hipnotis sebenarnya
bisa dibedakan dengan mudah, yaitu :

• Calon korban hipnotis biasanya dipilih adalah orang yang


sedang berjalan sendirian, karena dengan cara ini ketika
korban sedang terkena hipnotis maka tidak akan ada orang
lain yang membantunya.
• Calon korban yang akan dihipnotis dipilih, yakni orang-orang
yang memiliki sikap murung, bingung atau memiliki tatapan
kosong dan bisa juga dipilih orang yang sedang
melamun/bengong, karena dengan pikiran kosong si pelaku
dengan mudah memasukkan ‘perintah’ kepada korban.
• Pelaku hipnotis biasanya akan memilih wanita baik anak-
anak, tua maupun muda, hal ini karena wanita cenderung
lebih mudah dihypnotis daripada kaum pria.

Perlu dicatat bahwa orang yang terkena hipnotis tidak akan


selamanya terhipnotis, selang beberapa waktu misalnya 10 menit
atau 1 jam ia akan sadar kembali. Lamanya waktu yang diperlukan
korban untuk sadar kembali berbeda-beda, tergantung kondisi

9
mental dan fisik orang tersebut, semakin baik mental dan fisiknya
semakin cepat ia akan tersadar.

Hipnotis jenis di atas bisa dikatakan sebagai ‘Hipnotis Kilat’ karena


cara hipnotisnya yang cepat dan hanya 1 atau beberapa kali saja
dilakukan terhadap korban, dan hipnotis ini BERBEDA dengan
hipnotis untuk kesembuhan atau hypnotherapy, karena
hypnotherapy dilakukan secara perlahan-lahan namun rutin
sehingga perintah hipnotisnya mengakar dan berguna bagi
kesembuhan si pasien.

CONTOH KEDUA
Anda tentunya masih ingat dengan tayangan reality show Hipnotis
yang ditayangkan oleh salah satu stasiun televisi swasta. Dalam
tayangan tersebut ada seorang master hypnotis sudah sangat
terkenal yaitu Romy Rafael. Saat melihat tayangan tersebut kita
menyaksikan bagaimana Romy Rafael melakukan atraksi hipnotis
dengan cara yang luar biasa yaitu dengan mengajak orang lain
untuk bersedia dihipnotis. Dan setelah itu Romy pun menghipnotis
orang-orang tersebut sehinga mereka mengikuti setiap perintah
yang diucapkan Romy. Alhasil tanpa disadari mereka mengikuti
setiap perintah yang diucapkan oleh Romy. Dan ketika mereka
tersadar mereka tidak tahu apa yang baru saja mereka lakukan.
Tetapi setelah rekaman video diperlihatkan oleh para kru dari acara
tersebut barulah mereka terkaget-kaget dengan apa yang baru saja
mereka lakukan. Mereka sendiri merasa lucu, malu bahkan tidak
mempercayai apa yang barusan mereka alami.

Saat ini kami akan bocorkan sedikit rahasianya.


Sebenarnya sebelum Romy menunjukkan atraksinya perlu proses
persiapan yang cukup panjang, dimulai Romy harus mencari calon
korban yang cocok untuk dihipnotis. Karena memang banyak orang

10
di jalan yang lalu lalang tapi tidak semuanya mudah untuk
dihipnotis, maka itu Romy mencarinya dahulu dan perlu waktu
untuk itu.

Romy pernah mengakui bahwa sebenarnya muda untuk melakukan


hipnotis kepada seseorang namun kesulitannya terkadang orang
yang dipilih untuk calon korban menolak/tidak mau untuk
dihipnotis, alasannya pun tentu beragam, seperti takut memalukan
ketika muncul di televisi, takut kenapa-kenapa, dsb.

Setelah mendapatkan calon korban yang cocok, Romy pun mulai


melaksanakan aksinya, namun perlu anda ketahui bahwa tidak
semua aksi yang dijalankan oleh Romy ini berhasil. Jika korban sulit
untuk berkonsentrasi atau tidak menurut perintah Romy maka
hipnotis tersebut akan sulit bahkan gagal dilakukan.

Lalu mengapa yang kita saksikan di tv tampaknya Romy lancar-


lancar saja?

Lancar-lancar aja karena proses penyuntingan atau pengeditan.


Hanya bagian-bagian yang berhasil saja yang akan ditayangkan ke
masyarakat. Bagian yang kurang bagus di mana terjadi kegagalan
tidak akan ditayangkan.

Lalu bagaimana dengan tayangan langsung pertunjukan hipnotis


yang ditayangkan di televisi, bukankahitu tanpa proses editing?

Benar sekali, ada beberapa tayangan-tayangan hipnotis yang


disiarkan langsung di televisi, hal ini memang benar demikian dan
hal itu disebabkan oleh ketelitian seorang juru hipnotis memilih
subjek hipnotisnya, karena tidak semua orang bisa dihipnotis
dengan mudah.

11
V. METODE PELAJARAN HIPNOTIS
A. PENJELASAN TENTANG HIPNOTIS
Sebelum melakukan pelatihan hypnotis anda perlu menyampaikan
kepada orang-orang yang anda telah ajak untuk mengikuti semua
perintah yang akan diberikan. Jangan melawan sugesti-sugesti yang
anda akan berikan.

Berikanlah sugesti seperti ini:

Pelatihan ini akan berlangsung lebih baik jika anda mengikuti apa
yang kami sugestikan.
Jangan ada keinginan untuk melawan sugesti kami. Pelatihan akan
berhasil maksimal jika ada kerja sama yang baik antara kami
dengan anda. Jika anda melawan sugesti yang kami berikan maka
latihan ini akan sia-sia.

B. RELAKSASI
Mualailah memberikan pelatihan seperti ini. Standar pelatihan
hipnotis diawali dengan melakukan relaksasi. Untuk membantu
relaksasi lebih maksimal, dengarkanlah alunan musik berirama slow
(instrumentalia).

Dan berikan sugesti seperti ini:


“Kita mulai pelatihan ini dengan duduk yang rileks, napas diatur
dengan lembut…setiap tarikan dan hembusan napas visualisasikan
bahwa itu membuat anda lebih rileks.”

“ Suara musik ini nembuat anda lebih tenang…”

“Perhatian Anda hanya tertuju pada suara saya, dan alunan musik
ini membawa anda masuk dalam kondisi mengantuk…”

12
‘saya perintahkan anda untuk menutup mata.”

Setelah peserta mulai mengikiti sugesti, saya memerintahkan untuk


menutup mata, berikan kalimat sugesti:

“Masuki alam tidur yang lebih dalam…..lebih dalam lagi, lebih rileks
dan makin dalam….Mata tetap ditutup, jangan dibuka sebelum saya
perintah untuk membukanya.”

Ulangi kalimat sugesti itu, jika peserta mulai terhipnotis,


menunjukan gejala:

• Mata mulai barat lalu menutup.


• Terjadi relaksasi pada bagian sendi, ditandai mulai
kehilangan keseimbangan posisi duduk.
• Kepala mulai miring (tidak lagi tegak).
• Kaki yang semula rapat mulai terbuka.

Catatan: Lakukan relaksasi selama 10-15 menit. Jika peserta


pelatihan menunjukan adanya tiga tanda tersebut diatas, berarti ia
tipe mudah menerima sugesti ia memiliki kemampuan konsentrasi
dan dapat menerima sugesti pada sesi pelatihan berikutnya.

C. VISUALISASI
Pada tahap berikutnya, kami akan mengajak peserta untuk belajar
menggunakan imajinasinya.
Cara yang termudah, kami menyuruh mereka menjulurkan kedua
tangannya ke depan setinggi bahu dengan posisi telapak tangan
menengadah ke atas dan tangan kiri ke bawah.

Setelah itu kami beri perintah untuk memejamkan mata, dan


beberapa saat kemudian memberikan sugesti:

13
Bayangkan bahwa di tangan Anda saat ini saya letakkan bandul
seberat 1 kilo, sedangkan di tangan kiri Anda saya ikat dengan
balon yang menarik tangan Anda ke atas. Bayangkan bandul dan
balon itu pun benar-benar ada…”

Visulasisasi ini sebagai cara menyeleksi siapa di antara peserta


pelatihan itu yang memiliki kemampuan menerima sugesti. Artinya,
siapa yang kedua tangannya lebih cepat bergerak (ke atas
kebawah), atau siapa yang rentang tangan kanan dan kirinya yang
paling jauh, itulah calon “korban” yang muda menerima sugesti,
sehingga dapat digunakan untuk hipnotis panggung.

D. POST HYPNOSIS
Post hypnosis atau yang biasa disebut “Post Hypnos” dapat
diartikan hipnotis susulan, yaitu sugesti yang akan dilakukan justru
setelah seseorang terlepas dari keadaan terhipnotis (pejam mata).
Pada umumnya subyek target yang pertama kali belajar menerima
sugesti hanya mampu tersugesti saat “matanya tertutup” saja. Tapi
kadang-kadang ada yang mampu menerima sugesti di saat dia
sudah membuka matanya. Contoh memberikan sugestinya:

Bayangkan saat ini kedua tangan anda saya lilitkan seutas tali.
Ketika saya mulai menghitung “satu” “dua” “tiga” dan seterusnya,
maka tali itu melilit lebih keras.

Ketika mulai menghitung bilangan, “satu” “dua” “tiga” dan


seterusnya, lihatlah …. Di antara peserta ada yang menunjukkan
gejala seperti orang terlilit-lilit tali yang ditandai setiap kali
menghitung “satu” “dua” dan seterusnya itu, tangannya makin

14
mengeras dan mengeras, itulah peserta yang mudah menerima
perintah (sugesti).
Pada tahap ini berikan sugesti:

“Pada saat anda membuka mata nanti, lilitan tali ini justru makin
kuat dan anda tidak mampu membukanya. Semakin anda berusaha
untuk membukannya, lilitan itu malah makin kuat dan makin kuat.”

Catatan: Subyek target yang memiliki kemampuan menerima


sugesti maksimal, ketika sudah membuka mata, ia tetap tidak
mampu membuka tangannya. Ini disebut sugesti susulan (Post
Hypnos). Sedangkan subyek target yang tidak maksimal,
sugestinya dapat lepas sehingga ia mampu membuka tangannya.
Untuk menampulkan hipnotis panggung (hiburan) subyek target
yang gagal menerima sugesti susulan ini, disuruh minggir dulu.

E. INDUKSI & PANGGUNG


Subyek target yang menunjukkan kemampuan menerima perintah
dapat dijadikan uji coba pada adegan hipnotis selanjutnya. Subyek
atau target menjadi terhipnotis dengan cara:
• Menyuruh subyek target berdiri tegak dengan posisi kaki
lurus.
• Menyuruh subyek target memandang salah satu titik hitam
pada tembok dengan tanpa berkedip. Tujuannya agar mata
itu lelah.
• Setelah mata itu lelah, perintahkan untuk menutup mata.

Dalam kondisi menutup mata,berikan kalimat sugesti:

“Anda berdiri dalam keadaan yang sangat rileks, mulai dari ujung
kepala hingga ujung kaki dalam keadaan yang sangat rileks.

15
Sebentar lagi anda akan merasakan tubuh anda mulai melemas dan
mulai kehilangan keseimbangan”.

Subyek target yang memiliki respon menerima sugesti, tubuhnya


mulai sedikit bergoyang. Itu tanda dari tubuhnya yang makin rileks.
Selanjutnya anda dapat memberikan sugesti sesuai kehendak anda.

Misalnya:

“Saat ini tubuh anda makin rileks. Ketika kami menghitung sampai
kami bilang tiga, tubuh anda tertarik ke belakang. Anda tidak perlu
takut, karena kami menjaga tubuh anda agar tidak jatuh
membentur lantai.”

Setelah subyek target dalam posisi rebah tidur, anda dapat


memberikan sugesti apapun.

Misalnya:

“Saat ini anda sedang rileks di sebuah pantai yang sangat indah,
Anda melihat deburan ombak yang susul menyusul, udara begitu
sejuk…….Di depan anda ada segelas minuman yang sangat lezat.
Ambil gelas itu dan minumlah.”

Subyekpun akan mengikuti perintah. Dan setelah minuman itu


habis, gelas pun di kembalikan ke posisi semula. Sugesti dapat di
lanjutkan sesuai kehendak.

16
F. TRANCE LEVEL TEST
Trance level test adalah cara untuk mengetahui sejauh mana
subyek target itu peka dan mampu menerima sugesti dari sang juru
hipnoitis.

Tekniknya sebenarnya banyak. Misalnya, dengan menyuruh subyek


target berdiri dengan posisi rapat lalu di sugestikan tubuh subyek
target tertarik kebelakang dan sebagainya. Coba anda praktekan
ini. Suruhlahn subyek target memandang telapak tangannya dan
setelah matanya lelah berikan sugesti:

“Pandang telapak tangan anda. Pandang terus…..dan ketika nanti


saya perintahkan anda untuk menutup mata, anda merasakan
tangan anda tertarik mendekati wajah anda.”

Ketika subyek target itu diperintahkan untuk menutup mata, dia


atau mereka akan merasakan adanya getaran lembut yang
mendorong tangan kanan itu bergerak lembut ke arah
kening/wajah. Jika trance level tes ini di lakukan secara serempak
(pada pelatihan massal) dapat dijadikan pedoman untuk
mengetahui tangan siapa yang lebih lebih cepat dan kencang
dibanding yang lain, dan dialah subyek target yang mudah
menerima sugesti.

G. METODE PANDANG, VISUALISASI PAYUNG & ANGIN


Hipnotis menjadi lebih mudah jika sudah menemukan subyek target
yang mudah menerima sugesti. Misalnya ajaklah mereka
bervisualisasi ke pantai untuk merasakan cuaca yang ada di sana.

Untuk melakukan hal ini gunakanlah induksi memandang.


Gunakanlah bandul seperti jam rantai yang diayun-ayun atau

17
diputar-putar dan perintahkan subyek target atau obyek anda
memandang bandul yang sedang bergerak itu sehingga mata
menjadi lelah.

Selanjutnya, berikan sugesti kepada subyek target bahwa mereka


sedang membawa payung yang di terpa angin kencang.

Kalimat sugestinya:

“Bayangkan saat ini anda berada di sebuah pantai, dan kemudian


di pantai ini tiba-tiba terjadi bercuaca buruk. Angin kencang
menerpa payung yang anda pegang dan tubuh anda terbawa oleh
payung itu.”

Dan apa yang terjadi? Subyek target akan tertarik ke belakang.

H. INDUKSI BRAID

Hipnotis abad 18 adalah dasar dari hipnotis modern, awalnya para


juru hipnotis pada zaman itu menggunakan teknik induksi mengajak
subyek target beradu pandang mata. Karena itu, hipnotis kuno
melatih kekuatan mata dengan memandang api lilin, titik hitam,
dsb.

Zaman sekarang, metode Braid sudah mulai ditinggalkan, namun


sebagian juru hipnotis masih menggunakannya tetapi dikombinasi
dengan sugesti verbal (kata-kata).

Cotoh kalimat sugestinya seperti ini:

18
“Pandang mata saya....Jangan berkedip, terus pandang.....Rasakan
sampai mata anda benar-benar lelah. Mata anda makin berat,
makin berat....ya, rasakan!”

Setelah mata subyek target mulai merah dan berair, lanjutkan


sugestinya:

“Saya lihat mata anda mulai lelah dan berat, saya akan
menghitung, pada hitunga “tiga” tutup mata anda.”

Bersamaan dengan perintah menutup mata, gunakan jari atau


telapak tangan membantu subyek target menutup mata.

Catatan: Juru hipnotis yang menggunakan induksi pandang ini


harus memiliki mata yang terlatih kuat. Jika mata juru hipnotis
tidak terlatih atau kalah kuat dengan subyek target maka subyek
target sulit disugesti. Mata mencerminkan kekuatan mental, jika
juru hipnotis kalah dalam tatapan mata menunjukan kalah mental
dengan subyek targetnya. Tapi pada umumnya subyek target lebih
sering kalah dengan juru hipnotis, terlebih jika dia datang dalam
posisi sebagai pasien.

I. INDUKSI BANDUL (PENDULUM)

Teknik pendulum termasuk teknik hipnotis klasik. Kami


menggunakan teknik ini dengan mengayunkan pendulum pada
posisi sedikit di atas mata subyek target, karena dalam posisi mata
melirik ke atas itu mata lebih mudah lelah dan kepala pun lebih
berat.

19
Biasanya kurang dari waktu 1 menit saja subyek target sudah tidak
mampu menahan kelelahan pada matanya dan selanjutnya anda
dapat menyuruhnya tidur lebih dalam dan lebih lelap lagi.

J. INDUKSI NAPAS DALAM 1


Cara ini terbukti efektif dan hampir 80 persen berhasil, caranya
adalah kami menyuruh subyek target menatap telapak tangan
kanan dan jika tangan kanan itu digerakan keatas maka subyek
target mengikutinya. Begitu halnya jika tangan dibergerakan ke
bawah.

Kalimat sugesti yang dapat diberikan seperti ini:

“Pandang telapak tangan saya, ketika telapak tangan ini bergerak,


ikuti dengan pandangan mata di sertai tarikan napas yang dalam,
dan ketika telapak tangan saya bergerak kebawah dan membuang
napas.”

Pada tahap awal anda dapat melakukan perintah melalui tangan


dengan gerakan tangan yang lembut di sertai sugesti tiap tarikan
napas yang akan menyebabkan rasa kantuk yang makin dalam.

Catatan: Biasanya, dalam 10 kali tarikan napas dalam dan lembut


ini, subyek target sudah mulai terhipnotis dan mengikuti perintah
untuk menutup matanya.

K. INDIKSI NAPAS DALAM 2


Teknik induksi ini digunakan bagi subyek target yang sulit
konsentrasi dan dulit menerima segesti verbal (kata-kata). Teknik
napasnya sama dengan metode ke-1, perbedaannya adalah napas
yang di lakukan harus lebih keras dan pendek-pendek.

20
Penerapan teknik “napas dalam dan pendek-pendek” itu
menggunakan perintah pada gerakan tangan. Jika pada teknik
napas dalam ke-1 dilakukan dengan gerakan tangan yang lembut,
kali ini menggerakan tangan dengan cepat.

Biasanya dalam 10-15 kali tarik dan hembus napas itu, kepala
subyek target mulai berat dan mulai kehilangan keseimbangan, nah
pada saat itulah anda dapat memegang tubuhnya agar dapat tidur
dalam posisi lebih rileks.

L. INDUKSI KOMBINASI
Juru hipnotis dapat mengkombinasikan berbagai teknik induksi.
Induksi Kombinasi melibatkan berbagai teknik, yaitu:

• Subyek target disuruh memandang jari tengah.


• Secara perlahan, jari tangan anda bergerak menuju tengah
kening subyek target.
• Setelah ujung jari memempel pada tengah kening itu, lalu
bergerak ke bagian atas (ubun-ubun).

Ketika menggerakan ujung jari dari tengah kening menuju ubun-


ubun, berikan sugesti seperti ini:

“Mata anda tetap mengikuti kemana arah ujung jari saya….ya, terus
ikuti dan pandang.”
Perintah itu memiliki tujuan agar subyek target menengadahkan
wajah ke atas dan dalam posisi ini di tambah mata masih tetap di
paksa memandang ujung jari lambat laun dia merasa matanya
berat dan kepala agak pusing.

21
Pada saat anda melihat mata subyek target sudah mulai lelah,
perintahkan untuk menutup mata dan dilanjutkan dengan
mengembalikan posisi kepala itu kearah bawah.

M. METODE SAPA (VERBAL)


Metode sapa merupakan unsur dasar yang paling banyak dipakai.
Tekniknya: Pasien atau target berbaring atau duduk dengan tenang.
Setelah diberi penjelasan agar pasien mendengarkan dan
melakukan semua perintah, maka anda dapat memberikan kata-
kata sugesti seperti ini:

“Tetaplah berbaring dengan tenang….Tenang sekali. Bernapaslah


dengan dalam….Tarik napas….keluarkan napas dalam-dalam dan
bernapaslah dengan tenang. Kini coba lemaskan otot-ototmu.
Napas tenang dan rileks. Biarkan perhatianmu hanya tertuju pada
kata-kata saya. Pejamkan mata dan bernapaslah dengan
tenang….Pusatkan pikiran dan perhatianmu pada saya….Sebentar
lagi anda akan beralih dari keadaan terjaga ke suatu keadaan yang
tenang, rileks dan mengantuk, namun anda tetap dapat mendengar
kata-kata saya, tanpa menghiraukan apa yang terjadi disekeliling
anda.”

Semua ini diucapkan dengan nada yang tenang, lambat tapi jelas,
sehingga subyek atau target dapat membayangkan suasana yang
membangkitkan perasaan tenang yang membawa subyek target
pada rasa ngantuk. Jika anda sudah melihat pengaruh sugesti-
sugesti anda dilanjutkan lagi sebagai berikut:

“Sekarang kelopak mata anda mulai terasa berat, dan karena berat
maka mata anda akan tetap tertutup sampai selesai pengobatan ini.
Mata tetap tetutup (biasanya di sertai menekan kelopak mata

22
dengan telunjuk dan ibu jari, untuk memperberat rasa berat itu)
Dan biarkan semua otot-otot anda terasa lebih lemas dan rileks.”

“Tidurlah dengan tenang….Biarkan badan anda rileks sepuas-


puasnya. Tidak ada yang mengganggu anda. Anda hanya
mendengar suara saya. Badan anda dapat beristrahat dengan baik,
rileks dan sempurna. Rasakan detakan jantung mulai tenang,
teratur karena rileks …Nadi anda juga menjadi tenang…(sambil
memegang nadinya) Mulai tenang, makin tenang…”

Biasanya dengan kata-kata demikian subyek target telah mencapai


paling sedikit trance medium.

TAMBAHAN:
NASEHAT TENTANG INDUKSI
Adalah hal yang wajar jika anda merasa ragu-ragu pada saat
memulai menggunakan hipnotis sebagai terapi.
Terlebih lagi jika anda belum pernah melihat atau melakukan
hypnoptis sebelumnya atau anda hanya tahu tentang hipnotis dari
buku. Namun jika anda telah menguasai segala teori dan praktek
menginduksi, maka perasaan ragu-ragu itu dapat diminimalkan
seminimal mungkin.

Jika anda telah menguasai salah cara induksi dengan baik,


pelajarilah juga cara induksi yang lain supaya ada cadangan untuk
menggunakannya jika menemui kesulitan. Janganlah putus asa, jika
pada usaha pertama tidak tercapai trance yang dalam. Hal ini bisa
saja terjadi, tetapi pada kali berikutnya telah lebih mudah orangnya
dituntun kedalam trance.

23
TERMINASI: MANGAKHIRI TRANCE
Jika kita telah selesai memberikan sugesti dengan kata-kata, dan
telah selesai pengobatan, tibalah saatnya membangunkan pasien.
Hal ini patut dilakukan dengan berhati-hati, lebih-lebih pada terapi
pertama. Juru hipnotis harus secara perlahan membangunkan
pasien.

Biasanya pasien dibuat terbaring atau duduk beberapa menit lagi,


tanpa mengatakan apa-apa. Sugesti-sugesti yang penting diulang
dengan ringkas agar dapat diingat dengan mudah. Cara untuk
membangunkan pasien adalah:

“Sekarang telah selesai. Sebentar lagi anda saya bangunkan.


Seluruh perasaan anda normal kembali, tidak ada perasaan yang
mengganggu. Anda akan merasa segar, nyaman dan enak, lebih
baik dari pada sebelumnya, kerena anda telah mendapatkan
manfaat yang cukup dari keadaan relaksasi ini.”

Atau dengan kalimat sugesti:

Sebentar lagi anda saya bangunkan. Pada hitungan ketiga buka


mata anda, dan anda bangun dalam keadaan yang lebih tenang dan
lebih sehat. Satu…dua…tiga!”

VI. MENGHIPNOTIS DIRI SENDIRI (SELF HYPNOSIS)


A. PENJELASAN
Menhipnotis diri sendiri(self hypnosis) adalah suatu cara untuk
mempengaruhi alam bawah sadar manusia agar dapat kita bentuk
sesuai dengan keinginan kita sendiri, self hypnosis banyak
manfaatnya, namun manfaat utama self hypnosis diantaranya:

24
A. Meningkatkan Kepercayaan Diri
Dengan self hypnosis anda yang sebelumnya merasa merasa tidak
percaya diri akan tumbuh keyakinan dan kepercayaan diri yang
besar hingga anda menjadi orang yang percaya dan memiliki
charisma dan berwibawa di depan umum.

B.Mehilangkan/Mengurangi Sifat Buruk


Setiap manusia mempunyai harapan agar kehidupannya lebih baik
dari waktu ke waktu dan sebegian besar orang ingin menghilangkan
kebiasaan buruk yang terdapat dalam dirinya tetapi persoalannya
adalah sulit untuk melakukan hal tersebut. Misalnya kecanduan
rokok yang sulit dihilangkan dalam waktu singkat. Dengan hipnotis
pribadi hal ini bisa diatasi. Hipnotis merupakan salah satu metode
penyembuhan yang tepat dalam kasus ini, dan bukan hanya itu
saja, hipnotis dapat mempercepat proses kesembuhan seseorang
agar dapat menghilangkan/mengurangi sifat buruk serta menambah
kepercayaan dirinya.

Metode penyembuhan dengan menggunakan hipnotis mempunyai


proses yang setahap demi setahap, jadi seandainya anda ingin
memperoleh kepercayaan diri yang besar maka dengan hipnotis
kepercayaan diri anda akan terkumpul sedikit demi sedikit hingga
menjadi orang yang berwibawa dan apabila misalnya anda memiliki
kebiasaan buruk yang ingin anda hilangkan dapat di hilangkan
perlahan-lahan dengan cara menguranginya sedikit demi sedikit
hingga kebiasaan buruk yang ada pada diri anda akan benar-benar
hilang.

25
B. METODE LATIHAN
Anda telah mempelajari bagaimana caranya untuk menghipnotis
orang lain, kini tugas anda sekarang adalah anda akan
menghipnotis diri anda sendiri.

Sebenarnya menghipnotis orang lain dan diri sendiri metodenya


tidak berbeda jauh hanya saja menghipnotis diri sendiri sedikit lebih
sulit dilakukan, hal ini di sebabkan karena dalam diri kita akan ada
perasaan melawan karena sudah menjadi suatu kebiasaan, maka
itu jika ada seorang ahli hipnotis ingin menghilangkan sifat
buruknya selain menggunakan metode self hypnosis ia juga bisa
menggunakan jasa orang lain yang dapat melakukan hipnotis
terhadap dirinya.

Kami akan ambil contoh dalam kasus ini anda ingin menggunakan
hipnotis untuk menghilangkan kebiasaan buruk anda yaitu
kebiasaan merokok yang berlebihan. Dari sini anda ingin
menghilangkannya dengan perlahan-lahan.

Cara Menghipnotis Diri Sendiri:

Pikiran dan tubuh anda harus dalam keadaan santai dan tidak
tegang, anda dapat melakukannya dengan cara membaringkan
tubuh anda dengan posisi terlentang dan bagi yang beragama
muslim biasanya kepala berada di arah kiblat yang maknanya
adalah berdoa kepada Tuhan YME agar metode ini berhasil
dilakukan.

Dalam keadaan santai dan terbaring anda memejamkan mata anda


dan aturlah napas sehalus mungkin dan usuhakan nafasnya seperti
nafas bayi atau nafas ketika orang tidur normal (bukan tidur karena
kelelahan, atau sedang mendengkur).

26
Lakukanlah ‘flash back’ kebiasaan buruk di pikiran anda alias anda
bayangkan sejak kapan anda melakukan kebiasaan tersebut lalu
anda terus bayangkan saat-saat anda melakukan kebiasaan buruk
tersebut hingga pada saat terakhir kali anda melakukannya (dalam
hal ini kebiasaan buruk merokok).

Sekarang bayangkan dampak negative atau buruk yang terjadi


pada diri anda jika anda melakukan kebiasaan tersebut, dan
bayangkan pula keluarga anda. Apa yang terjadi jika keluarga anda
mengetahui kebiasaan buruk anda tersebut. Bayangkan juga
bagaimana jika kebiasaan tersebut (dalam hal ini merokok
berlebihan) merenggut nyawa anda, karana penyakit mematikan
nomor 1 di dunia ini adalah penyakit jantung yang juga dapat
disebabkan oleh merokok. Bayangkan pula bagaimana jika keluarga
anda kehilangan anda kerena kebiasaan buruk anda.

Sekarang saatnya untuk berubah, saatnya kosongkan pikiran anda


(namun tetap santai), hanya ruang hitam yang anda lihat dan
ucapkanlah dalam hati anda:

“Saya akan berhenti merokok mulai besok pagi!”

Anda ucapkan dalam hati anda sebanyak-banyaknya secara jelas


dan tegas sambil mengucapkan dalam hati kalimat tersebut sesekali
bayangkanlah anda benar-benar terbebas dari rokok dan kehidupan
anda membaik dari hari ke hari, bayangkanlah sisi positif dan
berhenti merokok dan bayangkan pula sisi negatif dari kebiasaan
buruk anda tersebut lalu kembali lagi mengosongkan pikiran anda(
namun tetap santai).

Anda lakukan hal ini berulang kali kurang lebih 15-30 menit per hari
dalam setiap kali melakukannya, artinya kalau misalnya anda

27
berniat melakukan self hypnosis ini pada pagi, siang dan sore hari
maka lakukanlah 15-30 menit pada pagi hari, 15-30 menit pada
siang hari dan 15-30 menit pada sore hari.

Setelah anda melakukan hal-hal di atas, maka setiap kali anda ingin
merokok ucapkanlah melalui mulut anda dan hati anda:
“Saya akan berhenti merokok mulai sekarang”

Jika langkah-langkah di atas telah anda lakukan dengan benar dan


teratur setiap harinya maka dalam waktu 1-2 hari saja Insya Allah
anda sudah dapat melihat hasilnya yang positif yang perlahan-lahan
anda akan mengurangi kebiasaan merokok yang berlebihan lalu
timbul sikap ragu untuk merokok dan akhirnya berhenti merokok.

Perlu dicatat, self hypnosis bergantung pada keyakinan dan


pengendalian dari anda sendiri, dan yakinlah bahwa kebiasaan
buruk yang anda lakukan hanyalah kesenangan sementara yang
ada efek negatifnya.

Lalu bagaimana self hypnosis bisa mempengaruhi anda agar dapat


menuruti perintah anda?

Jawabannya adalah karena niat alam bawah sadar anda, misalnya


dalam kasus ini anda mempunyai kebiasaan buruk merokok secara
berlebihan maka jikalau ditanamkan niat untuk berhenti melakukan
kebiasaan tersebut dengan cara self hypnosis terus menerus maka
perlahan-lahan tindakan baik anda akan mengurangi hingga
menghapuskan kebiasaan buruk anda.

TAMBAHAN
Seperi yang telah di jelaskan di atas, dalam hipnotis ada hal-hal
yang sulit atau tidak bisa dilakukan terhadap seseorang, yaitu

28
mempengaruhi kebutuhan hidupnya, sebagai contoh dengan
menggunakan hipnotis bisa saja orang yang memiliki berat badan
yang berlebih melakukan terapi hipnotis agar pola makannya
berubah sehingga secara perlahan-lahan berat badannya berkurang
dan tubuhnya lebih sehat dan segar, namun sulit jika hipnotis
digunakan kepada orang tersebut agar TIDAK MAKAN, hal ini terjadi
karena seperti yang telah di jelaskan diatas seseorang bisa
terhipnotis asalkan tidak bertentangan dengan keinginannya.

Kebutuhan-kebutuhan yang bersifat manusuawi sangat sulit


(namun bukan tidak mungkin) dipengaruhi dengan hipnotis,
misalnya kebutuhan makan, minum, menikah, bernapas, cinta dsb.

Beberapa waktu lalu ada sebuah iklan produk minuman yaitu AQUA
menampilkan sebuah iklan yang bernuansa filosofis.

Dalam iklan tersebut ditayangkan sebuah gelas yang berisi minyak


berwarna kuning lalu disiramkan air putih biasa terus menerus dan
perlahan-lahan minyak yang berada di dalam gelas tersebut keluar
dan akhirnya 1 gelas tersebut hanya berisi air putih biasa dan
minyaknya sudah tidak terlihat lagi.

Iklan diatas sangatlah bagus bagi kehidupan anda, karena arti dari
iklan filosofis tesebut adalah jika suatu keburukan ditimpa kebaikan
secara terus menerus maka insya Allah kebaikan tersebut akan
mengisi seluruhnya dan keburukan akan hilang.

29
VII. PENUTUP

Modul Panduan hipnotis yang kami berikan ini adalah suatu sarana
pelajaran hipnotis dengan mudah dan murah. Kami menyadari
bahwa ebook panduan hypnotis ini masih memiliki banyak
kekuarangan. Kami mohon maaf. Anda dapat meningkatkan
pengetahuan dan ilmu hypnpotis anda dari belajar dari orang yang
lebih berpengalaman atau membaca buku yang lebih dalam lagi.
Modul yang kami berikan ini masih bersifat dasar atau permulaan
dan karena itu masih perlu ditingkatkan secara mandiri. Anda dapat
mencari materi-materinya dengan menggunakan mesin pencari
google.com. Anda hanya perlu mengetik kata kunci seperti
“bagaimana teknik hypnotis, cara mudah hypnotis,” dll. Maka anda
akan mendapatkan informasi yang cukup di mana anda dapat
meningkatkan ilmu menghipnotis anda.

INGAT! Untuk keberhasilan anda, anda harus latihan. LATIHAN


atau PRAKTEK adalah KUNCI keberhasilan. Anda tidak akan berhasil
jika anda hanya membaca ebook kami ini dan diam-diam saja tanpa
praktek. JANGAN BERHENTI DITENGAH JALAN, JANGAN GAMPANG
MENYERAH. Terus praktek dan latihan dan niscaya anda akan
berhasil.

SELAMAT BERLATIH . . . . .

Sukses buat anda

Kekuatanpikiran.com

30