Anda di halaman 1dari 2

KERANGKA ACUAN KEGIATAN (KAK)

PEMANTAUAN BALITA RESTI

1. LATAR BELAKANG
Setelah masa Bayi, masa balita juga merupakan masa yang tidak kalah penting untuk tumbuh
dan berkembang, pada masa ini, anak memperhatikan kejadian sekelilingnya/lingkungannya untuk
mulai belajar dan meniru setiap tindakan yang dia lihat dan dia rasakan. Pada masa balita, anak
belajar berbicara, melakukan tindakan seperti yang ia lihat. Anak mulai mengenal segala hal yang
ia temui. Sayang sekali pada masa ini anak juga masih sangat rentan terhadap penularan penyakit,
terutama penyakit infeksi. Dibutuhkan juga pemantauan yang sangat ketat terkait pertumbuhan
secara fisik dan perkembangan psikologis anak. Agar seorang anak balita maupun prasekolah dapat
tumbuh dan berkembang sesuai tahapan perkembangan yang harus dilalui , diperlukan pengawasan
yang sangat ketat dan berkesinambungan. Pengawasan tidak hanya dilakukan oleh orang tua,
namun petugas kesehatan juga memiliki peranan yang sangat kuat dalam hal pengawasan terhadap
pertumbuhan dan perkembangan anak. Salah satu sarana untuk memantau tumbuh kembang bayi
adalah melalui kegiatan posyandu. Posyandu ini dilakukan secara rutin setiap bulan dengan
kegiatan pemantauan tumbuh kembang bayi melalui pertumbuhan fisik bayi dan perkembangan
kecerdasan bayi melalui stimulasi dini dan intervensi tumbuh kembang anak balita sampai anak
tersebbut memasuki usia prasekolah.

2. TUJUAN
Mencegah dan menurunkan tingkat kesakitan dan kematian anak balita .

3. MANFAAT
- Terpantaunya balita dengan Resiko Tinggi
- Jika terjadi tanda bahaya pada balita RESTI, bisa segera diketahui dan dilaporkan atau jika
perlu bisa segera dirujuk ke tingkat pelayanan yang lebih berkompeten

4. WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN


Waktu pelaksanaan : setiap bulan pada tahun 2016
Tempat pelaksanaan : di setiap desa dalam wilayah kerja Puskesmas
Sumberpucung

5. SASARAN KEGIATAN
- Balita Resiko Tinggi

6. PELAKSANA
- Bidan di Desa, ponkesdes, Kader

7. SUMBER DANA
Kebutuhan dana :

- Transport petugas : 3 orang x 20.000,- x 62 posyandu x 12 = Rp. 44.640.000,-