Anda di halaman 1dari 26

PETUNJUK PELAKSANAAN

BANTUAN PEMERINTAH
PENDAMPINGAN SEKOLAH
MODEL TAHUN 2018
KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
LEMBAGA PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN
KALIMANTAN SELATAN
Jalan Gotong Royong Nomor 85 Kotak Pos 1060 Banjarbaru 70711 Kalimantan Selatan
Telepon (0511) 4772384 Fax (0511) 4774184
Laman : http://www.lpmpkalsel.net
_________________________________________________________
PERATURAN
KUASA PENGGUNA ANGGARAN
SATUAN KERJA LEMBAGA PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN
KALIMANTAN SELATAN

NOMOR :1077/D7.21/KS/2018

TENTANG PETUNJUK PELAKSANAAN BANTUAN PEMERINTAH


PENDAMPINGAN SEKOLAH MODEL TAHUN 2018

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

KUASA PENGGUNA ANGGARAN


SATUAN KERJA LEMBAGA PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN
KALIMANTAN SELATAN

Menimbang : bahwa untuk melaksanakan ketentuan Pasal 20 Peraturan


Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor
30/D/BP/2016 Tahun 2016 tentang Petunjuk Teknis Bantuan
Pemerintah di Lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan
Dasar dan Menengah, perlu menetapkan Peraturan Kuasa
Pengguna Anggaran Satuan Kerja Lembaga Penjaminan Mutu
Pendidikan Kalimantan Selatan tentang Petunjuk
Pelaksanaan Bantuan Pemerintah Pendampingan Sekolah Model Tahun
2018.
Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan
Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003
Nomor 47, Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor
4286);
2. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem
Pendidikan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia
Tahun 2003 Nomor 78, Tambahan Lembaran Negara
Republik Indonesia Nomor 4301);
3. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang
Perbendaharaan Negara (Lembaran Negara Republik
Indonesia Tahun 1981 Nomor 42, Tambahan Lembaran
Negara Republik Indonesia Nomor 4355);
4. Peraturan Pemerintah Nomor 48 Tahun 2005 tentang
Pendanaan Pendidikan (Lembaran Negara Republik
Indonesia Tahun 2008 Nomor 91, Tambahan Lembaran
Negara Republik Indonesia Nomor 4864);
5. Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang
Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan (Lembaran
Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 23,
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor
5105) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan
Pemerintah Nomor 66 Tahun 2010 tentang Perubahan atas Peraturan
Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan
Penyelenggaraan Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia
Tahun 2010 Nomor 112, Tambahan Lembaran Negara Republik
Indonesia Nomor 5157);
6. Peraturan Pemerintah Nomor 45 tahun 2013 tentang Tata
Cara Pelaksanaan Anggaran dan Pendapatan Belanja Negara
(Lembaran Negara Republik Indonesia tahun 2013 Nomor
103, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia
Nomor 5423);
7. Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010 tentang
Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah beserta perubahannya;
8. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 168/PMK.05/2015
tentang Mekanisme Pelaksanaan Anggaran Bantuan
Pemerintah Pada Kementerian Negara/Lembaga (Berita
Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 1340) sebagaimana telah
diubah dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 173/PMK.05/2016
tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia
Nomor 168/PMK.05/2015 tentang Mekanisme Pelaksanaan Anggaran
Bantuan Pemerintah Pada Kementerian Negara/Lembaga (Berita Negara
Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 1745);
9. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 14
Tahun 2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Lembaga
Penjaminan Mutu Pendidikan (Berita Negara Republik
Indonesia Tahun 2015 Nomor 890);
10. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 6
tahun 2016 tentang Pedoman Umum Penyaluran Bantuan
Pemerintah Di Lingkungan Kementerian Pendidikan Dan
Kebudayaan sebagaimana telah diubah dengan Peraturan
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 74 Tahun 2016
tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Pendidikan dan
Kebudayaan Nomor 6 Tahun 2016 (Berita Negara Republik
Indonesia Tahun 2016 Nomor 2116);
11. Peraturan Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan
Menengah Nomor 30/D/BP/2016 Tahun 2016 tentang
Petunjuk Teknis Bantuan Pemerintah di Lingkungan
Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah.

MEMUTUSKAN :
Menetapkan : PERATURAN KUASA PENGGUNA ANGGARAN SATUAN
KERJA LEMBAGA PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN
KALIMANTAN SELATAN TENTANG PETUNJUK PELAKSANAAN
BANTUAN PEMERINTAH PENDAMPINGAN SEKOLAH MODEL
TAHUN 2018
Pasal 1

Penyaluran Bantuan Pemerintah Pendampingan Sekolah Model Tahun 2018 dilakukan sebagaimana
tercantum dalam lampiran, yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Kuasa Pengguna
Anggaran Satuan Kerja Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Kalimantan Selatan ini.

Pasal 2
Peraturan Kuasa Pengguna Anggaran ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.

Ditetapkan di : Banjarbaru
Pada Tanggal : 09 Mei 2018

Kuasa Pengguna Anggaran


Satuan Kerja Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan
Kalimantan Selatan,

Drs. Nuryanto, M.Pd


NIP. 196203161986031001
LAMPIRAN
PERATURAN KUASA PENGGUNA ANGGARAN
SATUAN KERJA LEMBAGA PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN
KALIMANTAN SELATAN
NOMOR : 1077/D7.21/KS/2018
TENTANG : PETUNJUK PELAKSANAAN BANTUAN PEMERINTAH
PENDAMPINGAN SEKOLAH MODEL TAHUN 2018.
A. Dasar Hukum
1. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara (Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47, Lembaran Negara Republik Indonesia
Nomor 4286);
2. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 78, Tambahan Lembaran
Negara Republik Indonesia Nomor 4301);
3. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara (Lembaran
Negara Republik Indonesia Tahun 1981 Nomor 42, Tambahan Lembaran Negara
Republik Indonesia Nomor 4355);
4. Peraturan Pemerintah Nomor 48 Tahun 2005 tentang Pendanaan Pendidikan
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 91, Tambahan Lembaran
Negara Republik Indonesia Nomor 4864);
5. Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan
Penyelenggaraan Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010
Nomor 23, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5105)
sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2010
tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang
Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia
Tahun 2010 Nomor 112, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor
5157);
6. Peraturan Pemerintah Nomor 45 tahun 2013 tentang Tata Cara Pelaksanaan Anggaran
dan Pendapatan Belanja Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia tahun 2013
Nomor 103, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5423);
7. Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010 tentang
Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah beserta perubahannya;
8. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 168/PMK.05/2015 tentang Mekanisme
Pelaksanaan Anggaran Bantuan Pemerintah Pada Kementerian Negara/Lembaga
(Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 1340) sebagaimana telah
diubah dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 173/PMK.05/2016 tentang
Perubahan atas Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor
168/PMK.05/2015 tentang Mekanisme Pelaksanaan Anggaran Bantuan Pemerintah
Pada Kementerian Negara/Lembaga (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2016
Nomor 1745);
9. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 190/PMK.05/2012 tentang Tata Cara
Pembayaran Dalam Rangka Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.
10. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 33/PMK.02/2016 tentang Standar Biaya
Masukkan Tahun Anggaran 2017.
11. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 14 Tahun 2015 tentang
Organisasi dan Tata Kerja Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (Berita Negara
Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 890);
12. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 6 tahun 2016 tentang
Pedoman Umum Penyaluran Bantuan Pemerintah Di Lingkungan Kementerian
Pendidikan dan Kebudayaan sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri
Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 74 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 6 Tahun 2016 (Berita Negara
Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 2116);
13. Peraturan Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 30/D/BP/2016
Tahun 2016 tentang Petunjuk Teknis Bantuan Pemerintah di Lingkungan Direktorat
Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah.
14. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 160 Tahun 2014 tentang
Pemberlakuan Kurikulum 2006 dan Sekolah Model;
B. Tujuan Penggunaan Bantuan Pemerintah
Adapun tujuan dari penggunaan Bantuan Pemerintah Pendampingan Sekolah Model
Tahun 2018 adalah memfasilitasi pelaksanaan pendampingan Sistem Penjaminan Mutu
Internal pada sekolah model
C. Pemberi Bantuan Pemerintah
Bantuan Pemerintah Pendampingan Sekolah Model Tahun 2018 diberikan oleh Lembaga
Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Kalimantan Selatan mengacu pada Daftar Isian
Penggunaan Anggaran (DIPA) Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP)
Kalimantan Selatan Tahun Anggaran 2018 nomor : DIPA-023.03.2.417798/2018 tanggal
5 Desember 2017.
D. Persyaratan penerima Bantuan Pemerintah
Sasaran penerima Bantuan Pemerintah Pendampingan Sekolah Model Tahun 2018
merupakan sekolah yang tahun sebelumnya telah menjadi sekolah model dan telah di
evaluasi oleh LPMP Kalsel dan serta sekolah model baru yang telah diverifikasi oleh
Dinas Kab/Kota yang selanjutnya di ditetapkan sebagai penerima bantuan dengan
persyaratan sebagai berikut :
a. Sekolah yang ditetapkan oleh LPMP Bersama Pemerintah Daerah setempat
b. Sekolah yang telah mendapatkan pelatihan SPMI yang diselenggarakan LPMP
c. Sekolah yang ditetapkan sebagai sekolah model SPMI
d. Sekolah yang berkomitmen melaksaknakan SPMI
e. Sekolah dipandang mampu mengelola keuangan dan kegiatan terkait pemberian
bantuan pemerintah tersebut.
f. Sekolah telah melengkapi dokumen pencairan anggaran bantuan pemerintah
g. Sekolah telah melakukan penandatanganan kerjasama dengan pihak pemberi dana.
E. Bentuk Bantuan Pemerintah
Bentuk dari Bantuan Pemerintah ini adalah Bantuan Belanja Barang Non Operasional
lainnya yang diberikan dengan 1 (satu) tahap kepada Sekolah dalam bentuk uang yang
ditransfer secara langsung ke rekening sekolah dan bersifat bantuan dengan Jangka waktu
penggunaan dana Bantuan Pemerintah mulai dari diterimanya dana hingga 31 Oktober
2018.
F. Rincian Jumlah Bantuan Pemerintah
Adapun rincian dari jumlah Bantuan Pemerintah Pendampingan Sekolah Model Tahun
2018 untuk masing-masing sekolah penerima mengacu pada pedoman pelaksanaan dan
rencana anggaran yang telah disusun oleh pihak penerima bantuan pemerintah. Jumlah
anggaran dipengaruhi dengan jumlah peserta, sumber daya yang terlibat dan pola
kegiatan yang akan dilaksanakan. Setiap penerima dana harus membuat proposal dan
Rencana Anggaran Biaya (RAB).
G. Tata kelola pencairan dana Bantuan Pemerintah

1. LPMP bersama TPMD dan 12. Pertanggungjawaban dan


Fasda mengajukan Usul Pelaporan yang dibuat oleh
Calon Sekolah Penerima Sekolah
Bantah

2. LPMP menetapkan 11. LPMP Melaksanakan


Sekolah Penerima Bantah Monitoring dan Evaluasi
dengan Surat Keputusan

3. LPMP Melaksanakan 10. Sekolah melaksanakan


Asistensi Penerima Bantah kegiatan
kepada sekolah penerima
Bantuan

4. Sekolah menandatangani 9. Sekolah memperoleh dana


MoU dan melengkapi berkas bantuan pemerintah
persayaratan penyaluran
dana Bantuan

5. Sekolah menyerahkan 8. KPPN mencairkan dana ke


Kelengkapan Pencairan rekening Sekolah
Bantah ke LPMP
Tidak Sesuai

6. LPMP melakukan 7. LPMP Mengajukan


verifikasi atas berkas yang Pencairan dana Ke KPPN
telah diserahkan oleh sesuai berkas yang telah
sekolah disampaikan oleh Sekolah
Sesuai

Pelaksanaan Pencairan Dana Bantuan Pemerintah ini dikelola dengan melibatkan pihak-
pihak diantaranya : Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, Lembaga Penjaminan Mutu
Pendidikan Kalimantan Selatan, KPPN Banjarmasin dan Pihak Sekolah Penerima
Bantuan. Dalam pencairan dana Bantuan Pemerintah Ini tugas-tugas dari masing-masing
pihak adalah sebagai berikut :

Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota :


a. Berkoordinasi dengan LPMP untuk mengajukan sekolah/calon sekolah yang akan
ditetapkan sebagai penerima bantuan pemerintah;
b. Melakukan monitoring pelaksanaan Pendampingan Sekolah Model Tahun 2018 di
sekolah penerima bantuan pemerintah.
Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) :
a. Memberikan asistensi kepada penerima dana Bantuan Pemerintah untuk
pelaksanaan pendampingan sekolah model tahun 2018.
b. Menetapkan sekolah-sekolah penerima Bantuan Pemerintah Pendampingan
Sekolah Model Tahun 2018 melalui Surat Keputusan;
c. Melakukan verifikasi kelengkapan berkas yang telah disampaikan oleh sekolah
calon penerima bantuan pemerintah dan selanjutnya mengusulkan ke KPPN
d. Menyalurkan dana Bantuan Pemerintah Pendampingan Sekolah Model Tahun
2018 kepada sekolah penerima Bantuan Pemerintah;
e. Melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan pendampingan sekolah model
tahun 2018.
f. Menerima laporan penggunaan dana Bantuan Pemerintah Pendampingan
Sekolah Model Tahun 2018 dari sekolah penerima bantuan
Kantor Pelayanaan Perbendaharaan Negara (KPPN) :
a. Memverifikasi usulan penerima Bantuan Pemerintah Pendampingan Sekolah
Model Tahun 2018 yang disampaikan oleh LPMP;
b. Melakukan proses pencairan dana ke rekening sekolah
Sekolah :
a. Mengikuti asistensi Bantuan Pemerintah Pendampingan Sekolah Model Tahun
2018 yang dilaksanakan oleh LPMP;
b. Menandatangani naskah kerjasama penerima Bantuan Pemerintah Pendampingan
Sekolah Model Tahun 2018;
c. Melengkapi berkas persyaratan penerima Bantuan Pemerintah Pendampingan
Sekolah Model Tahun 2018 dan selanjutnya berkas yang telah lengkap
disampaikan ke LPMP;
d. Mengelola dana bantuan pemerintah Bantuan Pemerintah Pendampingan Sekolah
Model Tahun 2018 pelaksanaan, proposal dan RAB yang telah disusun oleh pihak
sekolah
e. Mempertanggungjawabkan penggunaan anggaran dan menyampaikan laporan
keuangan dan kegiatan ke LPMP Kalimantan Selatan.
H. Penyaluran Dana Bantuan Pemerintah
1. Penyaluran dana Bantuan Pemerintah akan dilakukan melalui KPPN Provinsi
setempat dengan cara transfer langsung ke Rekening Sekolah (bukan atas nama
pribadi atau yayasan) melalui Bank penyalur yang terpilih.
2. Rekening sekolah yang digunakan adalah rekening atas nama sekolah bukan atas
nama pribadi.
3. Penyaluran Bantuan Pemerintah untuk sekolah induk klaster dan sekolah imbas
diberikan dalam satu tahap sebesar 100% dari jumlah dana Bantuan Pemerintah ke
rekening sekolah penerima bantuan setelah sekolah penerima dan pihak pemberi
Bantuan Pemerintah menandatangani Surat Perjanjian serta melengkapi seluruh
persyaratan administrasi. Contoh RAB dan Surat Perjanjian (terlampir).
4. Kelengkapan administrasi penyaluran dana Bantuan Pemerintah yang disiapkan oleh
Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan penerima Bantuan Pemerintah disajikan pada
tabel berikut.
Tabel : Kelengkapan Administrasi Penyaluran Bantuan Pemerintah
Pendampingan Kurikulum

Penerima
No. Komponen LPMP Bantuan
Pemerintah
a. Surat Keputusan Penetapan Sekolah penerima Bantuan  -
Pemerintah.
b. Rencana Anggaran Biaya (RAB) penggunaan Bantuan Pemerintah
per sekolah (penerima bantuan), yang telah disempurnakan - 
mengacu petunjuk pelaksanaan yang telah ditetapkan oleh LPMP.
c. Surat perjanjian pemberian dan penggunaan Bantuan Pemerintah
pendampingan Sekolah Model, dibuat 2 (dua) rangkap, semua  
bermaterai Rp. 6.000,- ditandatangani oleh pemberi dan penerima
Bantuan Pemerintah
d. Kuitansi pembayaran dana Bantuan Pemerintah meliputi :
 Kuitansi yang ditandatangani oleh Kepala Sekolah penerima
Bantuan Pemerintah dan Pejabat Pembuat Komitmen LPMP,  
dan dibubuhi stempel masing-masing instansi yang terkait.
 Kuitansi dibuat dalam 2 (dua) rangkap (lembar 1, bermaterai
Rp. 6.000,-).
e. Foto copy rekening Bank:
 Foto copy rekening yang dilegalisir oleh pejabat bank yang
bersangkutan dan di stempel asli.
 Rekening harus atas nama sekolah penerima bantuan, bukan - 
atas nama pribadi atau yayasan.
 Pengambilan dana atas nama 2 (dua) orang yaitu Kepala
sekolah dan Bendahara sekolah yang bersangkutan.
f. Lembar Konfirmasi Rekening Aktif - 
g. Foto-copy Kartu Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) atas nama - 
sekolah

I. Pertanggungjawaban Bantuan Pemerintah

1. Pertanggungjawaban penggunaan dana


Dana Bantuan Pemerintah harus digunakan dan dipertanggungjawabkan sesuai
dengan ketentuan yang tercantum dalam petunjuk pelaksanaan ini, surat perjanjian
dan RAB Bantuan Pemerintah serta mengacu peraturan keuangan yang berlaku.

2. Pembukuan dan pencatatan penggunaan dana


Seluruh penggunaan dana harus dicatat/dibukukan secara tertib dan rapi dalam
buku tersendiri, sesuai dengan ketentuan pembukuan keuangan yang berlaku.

3. Penyimpanan dokumen dan rekaman


Seluruh berkas pendukung baik yang berkaitan dengan berkas pemberian Bantuan
Pemerintah (rencana pelaksanaan kegiatan, RAB, Surat Perjanjian), laporan dan
hasil pelaksanaan kegiatan Pendampinga Sekolah Pelaksana, laporan penggunaan
dana dan bukti pertanggungjawaban keuangan harus dikelola dan disimpan secara
tertib dan teratur sampai batas waktu minimal 3 tahun, sesuai dengan ketentuan
kearsipan dan penyimpanan dokumen negara yang berlaku.
4. Pengalihan dan penyimpangan penggunaan dana
Apabila terdapat perubahan kegiatan dan atau penggunaan Bantuan Pemerintah,
maka sekolah penerima harus terlebih dahulu mengajukan usulan revisi secara
tertulis dilengkapi dengan alasan pengalihan/perubahannya, ditujukan kepada
pemberi bantuan. Apabila terjadi penyimpangan terhadap penggunaan dana subsidi
sebagaimana diatur pada buku petunjuk pelaksanaan ini, dan atau jika ada laporan
yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, maka pihak penerima Bantuan
Pemerintah akan diberikan sangsi berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku dan
mengembalikan dana yang tidak sesuai penggunaannya pada Kas Negara.

Seluruh kegiatan harus dapat menghasilkan sesuatu dalam bentuk bukti fisik sesuai
dengan tujuan dan sasaran/target yang telah ditetapkan, sebagai contoh:

Contoh Format Hasil dan SPJ Keuangan


Bentuk
Kegiatan Hasil
SPJ Keuangan
1. Persiapan  Penggandaan Bahan  Kuitansi
 Nota dari toko fotocopy

 ATK  Kuitansi pembelian ATK yang ditandatangani dan


distempel
 Nota yang ditandatangani dan diberi nama
penandatangan dari tempat pembelian ATK

2. Rapat Kerja  Konsumsi  Surat Undangan


 Biodata
 Notulen Rapat/Berita Acara Rapat
 Daftar hadir Rapat
 Kuitansi pembelian konsumsi
 Nota dari warung/rumah makan
 Bukti Setor PPh Psl 23

 Transport  Surat Tugas dari Pejabat dari instansi asal


Fasilitator/Narasum Fasilitator/Narasumber
ber  Surat Perjalanan Dinas (SPD)
 Kuitansi transport
 Daftar Pengeluaran Riil
 Rincian Biaya Perjalanan Dinas

 Honor Fasilitator/  SK dari sekolah penerima bantuan pemerintah


Narasumber  Biodata
 Kuitansi tanda terima honor.
 Daftar hadir
 Tanda bukti setor PPh psl 21

3. Bimtek  Konsumsi  Surat Undangan


 Biodata
 Notulen Rapat/Berita Acara Rapat
 Daftar hadir Rapat
 Kuitansi pembelian konsumsi
 Nota dari warung/rumah makan
 Bukti Setor PPh Psl 23
Bentuk
Kegiatan Hasil
SPJ Keuangan

 Transport  Surat Tugas dari Pejabat dari instansi asal


Fasilitator/Narasum Fasilitator/Narasumber
ber  Surat Perjalanan Dinas (SPD)
 Kuitansi transport
 Daftar Pengeluaran Riil
 Rincian Biaya Perjalanan Dinas

 Honor Fasilitator/  SK dari sekolah penerima bantuan pemerintah


Narasumber  Biodata
 Kuitansi tanda terima honor.
 Daftar hadir
 Tanda bukti setor PPh psl 21

4. Sosialisasi  Honor  SK dari sekolah penerima bantuan pemerintah


Fasilitator/  Biodata
Narasumber  Kuitansi tanda terima honor.
 Daftar hadir
 Tanda bukti setor PPh psl 21

 Transport  Surat Tugas dari Pejabat dari instansi asal


Fasilitator/ Fasilitator/Narasumber
Narasumber  Surat Perjalanan Dinas (SPD)
 Kuitansi transport
 Daftar Pengeluaran Riil
 Rincian Biaya Perjalanan Dinas

 Konsumsi  Surat Undangan


 Biodata
 Notulen Rapat/Berita Acara Rapat
 Daftar hadir Rapat
 Kuitansi pembelian konsumsi
 Nota dari warung/rumah makan
 Bukti Setor PPh Psl 23

5. Pelaporan  Honor Penyusun  SK dari sekolah penerima bantuan pemerintah


Laporan  Kuitansi tanda terima honor.
 Tanda bukti setor PPh psl 21

Bukti pengeluaran berupa kuitansi dan nota harus ditandatangani, diberi nama penandatangan
dan diberi stempel tempat pembelian barang/jasa sedangkan pengenaan bea meterai pada
kuitansi pembelian disesuaikan dengan aturan mengenai bea meterai.
Laporan yang harus disiapkan oleh setiap sekolah penerima Bantuan Pemerintah
Pendampingan Sekolah Model terdiri atas :
1. Laporan Pelaksanaan Kegiatan
Laporan pelaksanaan Kegiatan berisi tentang informasi antara lain tentang
keterlaksanaan kegiatan, ketercapaian sasaran/target, kesesuaian waktu
pelaksanaan dengan rencana jadwal, permasalahan/kendala yang dihadapi, upaya
pemecahan masalah dan rencana tindak lanjut.

2. Laporan penggunaan dana Bantuan Pemerintah


Laporan penggunaan dana Bantuan Pemerintah disusun dengan ketentuan sebagai
berikut:
a. Laporan penyerapan dana (mencakup: rencana dan realisasi penggunaan dana
serta sisa dana, pajak yang dipungut dan disetor ke kas negara), dilengkapi
dengan bukti penggunaan dana yang terdiri atas:
 Bukti-bukti pertanggungjawaban penggunaan dana, sesuai dengan jenis
pengeluaran yang digunakan/dikeluarkan (honor, transport, konsumsi,
pengadaan ATK, penggandaan bahan).
 Bukti setor pajak dan bukti setor sisa dana (bila ada). Sisa dana Bantuan
Pemerintah Pengembangan Sekolah Sekolah Model Tahun 2018 yang
masih ada di setorkan kepada Bendahara Pengeluaran LPMP
Kalimantan Selatan yang nantinya oleh Bendahara Pengeluaran LPMP
Kalimantan Selatan akan disetorkan ke Kas Rekening Negara.
b. Laporan penggunaan dana dan seluruh bukti penggunaan dana di atas, dibuat
rangkap 2 (dua).
 1 (satu) naskah laporan dilampiri dengan bukti SPJ yang ASLI, untuk
arsip sekolah.
 1 (satu) naskah laporan dilampiri dengan foto copy bukti SPJ,
disampaikan kepada LPMP
c. Laporan penggunaan dana dan kuitansi pertanggungjawaban penggunaan
dana, ditandatangani oleh kepala dan bendahara sekolah penerima Bantuan
Pemerintah.
d. Laporan penggunaan dana Bantuan Pemerintah Pendampingan Sekolah Model
Tahun 2018 telah disampaikan ke LPMP Kalimantan Selatan paling lambat 14
hari setelah berakhirnya penggunaan anggaran

J. Ketentuan Perpajakan
Berbagai jenis pajak yang timbul sebagai akibat pembayaran transaksi yang dilakukan
pihak penerima bantuan, harus langsung dibayarkan oleh wajib pajak yang bersangkutan
sesuai dengan ketentuan perpajakan yang berlaku, dengan ketentuan sebagai berikut:
1. Nilai nominal pada faktur pembelian atau kuitansi sebagai bukti pembayaran suatu
transaksi yang akan mengakibatkan pembayaran pajak, maka nilai nominal tersebut
harus sudah termasuk pajak, dan dinyatakan dalam faktur atau kuitansi.
2. Segala penghasilan (honor) yang diberikan kepada personil yang melaksanakan tugas
(misalnya: honor fasilitator/narsumber) dikenakan PPh pasal 21 sesuai dengan aturan
yang berlaku, yang dipungut oleh penerima Bantuan Pemerintah dan disetorkan ke
Kas Negara.
K. Sanksi
Apabila berdasarkan hasil evaluasi dan verifikasi, penerima Bantuan Pemerintah terbukti
secara sah melakukan kekeliruan/kesalahan dalam melaksanakan program dan
pengelolaan keuangan yang dapat merugikan keuangan negara, maka LPMP memberi
peringatan/teguran secara lisan atau tertulis. Penerima bantuan wajib mengindahkan
peringatan/teguran tersebut. Jika tidak, LPMP akan memberikan sanksi kepada penerima
bantuan sesuai dengan jenis pelanggarannya berupa:
1. Meminta bantuan institusi pemeriksa/auditor yang berwenang Inspektorat
Jenderal/BPKP/BPK) untuk melakukan pemeriksaan langsung ke penerima bantuan;
2. Menarik kembali bantuan dana yang telah disalurkan ke penerima bantuan untuk
disetorkan ke Kas Negara;
3. Memasukkan penerima bantuan ke dalam daftar sekolah/lembaga/ yayasan yang
melanggar aturan (apabila terbukti) untuk kemudian tidak diberikan bantuan lagi di
masa mendatang.

Kuasa Pengguna Anggaran


Satuan Kerja Lembaga Penjaminan Mutu
Pendidikan Kalimantan Selatan,

Drs. Nuryanto, M.Pd


NIP. 196203161986031001
Lampiran 1 : Contoh Rencana Anggaran Biaya

RAB Sekolah yang sudah menjadi Sekolah Model Tahun sebelumnya

RENCANA ANGGARAN BIAYA


BATUAN PEMERINTAH PENGEMBANGAN SEKOLAH MODEL
TAHUN 2018
NAMA SEKOLAH :
KABUPATEN/KOTA :
PROVINSI :

NO RINCIAN KEGIATAN VOLUME HARGA JUMLAH


SATUAN BIAYA
1 Persiapan Pelaksanaan SPMI
- Penggandaan Bahan 1 Keg 400.000 400.000
- ATK 1 Keg 400.000 400.000

2 Rapat Kerja Evaluasi hasil SPMI 2017 dan Analisis SPMI berdasarkan Raport mutu 2017
- Honor Fasilitator 2 org x 3 jpl x 2 hr 12 OK 150.000 1.800.000
- Transport Fasilitator 2 org x 2 kl x 1 keg 4 OK 50.000 200.000
- Konsumsi 25 org x 2 hr x 1 keg 50 Ok 30.000 1.500.000 disesuaikan dengan jumlah TPMPS

3 Rapat Kerja Pelaksanaan SPMI berdasarkan Analisis Raport Mutu 2017


- Honor Fasilitator 1 org x 3 jpl x 1 hr 3 OK 150.000 450.000
- Transport Fasilitator 1 org x 1 kl x 1 keg 1 OK 50.000 50.000
- Konsumsi 25 org x 1 hr x 1 keg 25 Ok 30.000 750.000 disesuaikan dengan jumlah TPMPS

4 Rapat Kerja Evaluasi hasil Pelaksanaan SPMI


- Honor Fasilitator 1 org x 3 jpl x 1 hr 3 OK 150.000 450.000
- Transport Fasilitator 1 org x 1 kl x 1 keg 1 OK 50.000 50.000
- Konsumsi 25 org x 1 hr x 1 keg 25 Ok 30.000 750.000 disesuaikan dengan jumlah TPMPS
5 Sosialisasi hasil Pelaksanaan SPMI 2018 dengan sekolah Imbas
- Honor Nara sumber Disdik 1 org x 2 jpl 2 Jpl 300.000 600.000
- Transport nara sumber lokal 1 org x 1 keg 1 Ok 50.000 50.000
- Honor Fasilitator 2 org x 3 jpl x 1 hr 6 OK 150.000 900.000
- Transport Fasilitator 2 org x 1 kl x 1 keg 2 OK 50.000 100.000
- Konsumsi Peserta, Fasda, narsum 35 org x 1 hr 35 Ok 30.000 1.050.000 sekolah Imbas, TPMPS dan Orang Tua murid

6 Penyusunan Laporan 1 lap x 1 keg 1 OK 500.000 500.000

JUMLAH 10.000.000

jumlah peserta disesuaikan dengan TPMPS jika berlebih di Raker ………………………, ……………………. 2018
maka jumlah peserta di tambahkan di Sosialisasi
Kepala Sekolah

…………………………………………………..
NIP .
Contoh RAB Sekolah yang baru ditunjuk menjadi Sekolah Model pada Tahun 2018

RENCANA ANGGARAN BIAYA


BATUAN PEMERINTAH PENGEMBANGAN SEKOLAH MODEL
TAHUN 2018
NAMA SEKOLAH :
KABUPATEN/KOTA :
PROVINSI :

NO RINCIAN KEGIATAN VOLUME HARGA JUMLAH


SATUAN BIAYA
1 Persiapan Pelaksanaan SPMI
- Penggandaan Bahan 1 Keg 350.000 350.000
- ATK 1 Keg 350.000 350.000
2 Bimtek SPMI
- Honor Nara sumber Disdik 1 org x 2 jpl 2 Jpl 300.000 600.000
- Honor Fasilitator 2 org x 3 jpl x 2 hr 12 OK 150.000 1.800.000
- Transport Fasilitator 2 org x 2 kl x 1 keg 4 OK 50.000 200.000
- Konsumsi 25 org x 3 hr x 1 keg 75 Ok 30.000 2.250.000 disesuaikan dengan jumlah TPMPS

3 Rapat Kerja Pelaksanaan SPMI berdasarkan Analisis Raport Mutu 2017


- Honor Fasilitator 1 org x 3 jpl x 1 hr 3 OK 150.000 450.000
- Transport Fasilitator 1 org x 1 kl x 1 keg 1 OK 50.000 50.000
- Konsumsi 25 org x 1 hr x 1 keg 25 Ok 30.000 750.000 disesuaikan dengan jumlah TPMPS

4 Sosialisasi hasil Pelaksanaan SPMI 2018 dengan Sekolah Imbas


- Honor Nara sumber Disdik 1 org x 2 jpl 2 Jpl 300.000 600.000
- Transport nara sumber lokal 1 org x 1 keg 1 Ok 50.000 50.000
- Honor Fasilitator 2 org x 3 jpl x 1 hr 6 OK 150.000 900.000
- Transport Fasilitator 2 org x 1 kl x 1 keg 2 OK 50.000 100.000
- Konsumsi Peserta, Fasda, narsum 35 org x 1 hr 35 Ok 30.000 1.050.000 sekolah Imbas, TPMPS dan Orang Tua murid

5 Penyusunan Laporan 1 lap x 1 keg 1 OK 500.000 500.000

JUMLAH 10.000.000

jumlah peserta disesuaikan dengan TPMPS jika berlebih di Raker ………………………, …………………… 2018
maka jumlah peserta di tambahkan di Sosialisasi

Kepala Sekolah

…………………………………………………..
NIP .

Catatan :
Untuk transport dalam kota apabila pemerintah kabupaten/kota mengeluarkan peraturan daerah tentang tarif transport antar kecamatan dalam kabupaten/kota maka
ketentuan tersebut juga dapat dipakai dalam penentuan besarnya transport dalam kota.
Lampiran 2 : Contoh Kuitansi Pembelian ATK

Tahun Anggaran 2018


Nomor :

KUITANSI/BUKTI PEMBAYARAN
4004.033.522151
2353.0013.512112
Sudah terima dari : Kepala Sekolah/Bendahara …………………….(diisi dengan nama sekolah

penerima bantuan pemerintah)

Jumlah Uang : Rp. …………………………..

Terbilang : ………………………………………………………….

Untuk Pembayaran : Pembelian ATK Kegiatan ………………………………………………..


……………………………………………………………………………….
……………………………………………………………………………….

………………..,……………2018

Meterai

……………………………….(Nama)
NIP. …………………………(Jika ada)

Setuju dibayar, Lunas dibayar tanggal ………………


Kepala Sekolah Bendahara

……………………………….. ……………………………….
NIP. …………………………. NIP. …………………………

Catatan :
1. Pemberian meterai pada kuitansi disesuaikan dengan aturan mengenai bea meterai.
2. Setiap pembelian harus dilampiri dengan nota
3. Untuk pajak akan dikenakan sesuai tarif perpajakan yang berlaku
Lampiran 3 : Contoh Kuitansi Penggandaan Bahan/Laporan

Tahun Anggaran 2018


Nomor :

KUITANSI/BUKTI PEMBAYARAN
4004.033.522151
2353.0013.512112
Sudah terima dari : Kepala Sekolah/Bendahara …………………….(diisi dengan nama sekolah

penerima bantuan pemerintah)

Jumlah Uang : Rp. …………………………..

Terbilang : ………………………………………………………….

Untuk Pembayaran : Penggandaan Bahan/Laporan Kegiatan………………………………...


……………………………………………………………………………….
……………………………………………………………………………….

………………..,……………2018

……………………………….(Nama)
NIP. …………………………(Jika ada)

Setuju dibayar, Lunas dibayar tanggal ………………


Kepala Sekolah Bendahara

……………………………….. ……………………………….
NIP. …………………………. NIP. …………………………

Catatan :
1. Pemberian meterai pada kuitansi disesuaikan dengan aturan mengenai bea meterai.
2. Setiap pembelian harus dilampiri dengan nota
3. Untuk pajak akan dikenakan sesuai tarif perpajakan yang berlaku
Lampiran 4 : Contoh Kuitansi Pengadaan Konsumsi

Tahun Anggaran 2018


Nomor :

KUITANSI/BUKTI PEMBAYARAN
4004.033.522151
2353.0013.512112
Sudah terima dari : Kepala Sekolah/Bendahara …………….(diisi dengan nama sekolah penerima

bantuan pemerintah)

Jumlah Uang : Rp. …………………………..

Terbilang : ………………………………………………………….

Untuk Pembayaran : Pengadaan Konsumsi Kegiatan ……………..………………..………..


……………………………………………………………………………….
……………………………………………………………………………….

………………..,……………2018

Meterai

……………………………….(Nama)
NIP. …………………………(Jika ada)

Setuju dibayar, Lunas dibayar tanggal ………………


Kepala Sekolah Bendahara

……………………………….. ……………………………….
NIP. …………………………. NIP. …………………………

Catatan :
1. Pemberian meterai pada kuitansi disesuaikan dengan aturan mengenai bea meterai.
2. Setiap pembelian harus dilampiri dengan nota
3. Untuk konsumsi berlaku pungutan pajak pusat dan daerah.
Lampiran 5 : Contoh Kuitansi Honor Narasumber

Tahun Anggaran 2018


Nomor :

KUITANSI/BUKTI PEMBAYARAN
4004.033.522151
2353.0013.512112
Sudah terima dari : Kepala Sekolah/Bendahara …………………….(diisi dengan nama sekolah

penerima bantuan pemerintah)

Jumlah Uang : Rp. 560.000,-

Terbilang : Lima Ratus Enam Puluh Ribu Rupiah

Untuk Pembayaran : Honor Narasumber Kegiatan….……………………………………………


…………………………………………………………………….di
laksanakan Tanggal ……………………….……. 2018 Bertempat di
………………………….…………..………………...Berdasarkan SK
Kepala …………………….(diisi dengan nama sekolah penerima
bantuan pemerintah)
Nomor : …………………………. Tanggal ……………….

Rincian : Honor = Rp. 560.000,-


PPh Psl 21 (15%) = Rp. 84.000,-.
Jumlah Diterima = Rp. 476.000,-

………………..,……………2018

………………………(Nama Penerima Honor)


NIP. …………………………(Jika ada)

Setuju dibayar, Lunas dibayar tanggal ………………


Kepala Sekolah Bendahara

……………………………….. ……………………………….
NIP. …………………………. NIP. …………………………

Catatan :
Untuk PPh Psl 21 besarnya potongan disesuaikan dengan ketentuan perpajakan yang berlaku
Lampiran 6 : Contoh Kuitansi Transport/Perjalanan Dinas Narasumber

Tahun Anggaran 2018


Nomor :

KUITANSI/BUKTI PEMBAYARAN
4004.033.522151
2353.0013.512112
Sudah terima dari : Kepala Sekolah/Bendahara …………………….(diisi dengan nama sekolah

penerima bantuan pemerintah)

Jumlah Uang : Rp. 100.000,-

Terbilang : Seratus Ribu Rupiah

Untuk Pembayaran : Perjalanan Dinas ……………(sebutkan jabatan dalam kegiatan misal


narasumber/fasilitator) Kegiatan ………………………………
………………………………..……………………………………………di
laksanakan Tanggal ………………………………. 2018 Bertempat di
…………………………….…………..Berdasarkan SPD Nomor :
…………………………. Tanggal ……………….

Rincian : Transport PP dari Kec. …………….. ke Kec. …………………….


(1 kali x Rp. 100.000,-) = Rp. 100.000,-
Jumlah Diterima = Rp. 100.000,-

………………..,……………2018

……………………………….(Nama)
NIP. …………………………(Jika ada)

Setuju dibayar, Lunas dibayar tanggal ………………


Kepala Sekolah Bendahara

……………………………….. ……………………………….
NIP. …………………………. NIP. …………………………
Lampiran 7

DAFTAR PENGELUARAN RIIL

Yang bertanda tangan di bawah ini :


Nama : ………………………..
NIP : ………………………..
Jabatan : ………………………..
Instansi : ………………………..

Berdasarkan Surat Perjalanan Dinas (SPD) Nomor : ………………….. Tanggal …………………., dengan ini kami
menyatakan dengan sesungguhnya bahwa :
1. Biaya transport/penginapan pegawai di bawah ini yang tidak dapat diperoleh bukti-bukti pengeluarannya,
meliputi :
No. URAIAN JUMLAH KET

1. Transport PP : Rp. 100.000,- Angkutan Darat


Dari Kec. Paringin ke Kec. Batumandi Kab.
Balangan

JUMLAH Rp. 100.000,-


2. Jumlah uang tersebut pada angka 1 di atas benar-benar dikeluarkan untuk pelaksanaan Perjalanan Dinas
dimaksud dan apabila di kemudian hari terdapat kelebihan atas pembayaran, kami bersedia untuk
menyetorkan kelebihan tersebut ke Kas Negara.

Demikian, pernyataan ini kami buat dengan sebenarnya, untuk dipergunakan sebagaimana mestinya,
Mengetahui/Menyetujui : Batumandi,………………2018
Kepala Sekolah, Pelaksana SPD,

……………………… ……………………………
NIP. ………………… NIP. ………………………

Catatan :
Surat Perjalanan Dinas (SPD) diterbitkan oleh Sekolah Penerima Bantuan Pemerintah
Lampiran 7a

RINCIAN BIAYA PERJALANAN DINAS


Lampiran SPD
Nomor : …………………………..
Tanggal : ……………………………

No. Perincian Biaya Jumlah Keterangan

1. Transport PP :
Dari Kec. Paringin ke Kec.Batumandi Kab. Balangan Rp. 100.000,- Angkutan Darat
(1 kali x Rp. 100.000,-)

Jumlah Rp. 100.000,-

Terbilang : Seratus Ribu Rupiah

Batumandi,……………………2018

Telah dibayar sejumlah Telah menerima jumlah uang sebesar


Rp. 100.000,- Rp. 100.000,-
Bendahara Yang Menerima

………………………………. ………………………………..
NIP. ………………………….. NIP. ……………………………

________________________________________________________________________________

PERHITUNGAN SPD RAMPUNG


Ditetapkan sejumlah Rp. 100.000,-
Yang telah dibayar semula Rp. 100.000,-
Sisa Kurang/Lebih 0,-

Kepala Sekolah

…………………………….
NIP. ………………………
Lampiran 8 : Contoh Halaman Muka Surat Perjalanan Dinas (SPD) Narasumber (SPPD dicetak/diprint bolak
balik untuk hal 1 dan 2)

LEMBAR KE : 1 (satu)
KODE NO :
NOMOR : diisi dari sekolah

SURAT PERJALANAN DINAS (SPD)

1. Kepala Sekolah Nama Kepala Sekolah penerima bantuan pemerintah

2. Nama/NIP Pegawai yang melaksanakan perjalanan dinas ………….(diisi nama penerima transport)

3. a. Pangkat dan golongan a.


b. Jabatan/Instansi b.
c. Tingkat Biaya Perjalanan Dinas c. C

4. Maksud Perjalanan dinas Sebagai Narasumber kegiatan …………………………………

5. Alat angkutan yang dipergunakan Angkutan Darat


6. a. Tempat berangkat a. kecamatan asal
b. Tempat Tujuan b. kecamatan tujuan

7. a. Lamanya perjalanan dinas a. 1 (satu) hari


b. Tanggal berangkat b.
c. Tanggal harus kembali/tiba di tempat baru *) c.
8. Pengikut : Nama Tanggal Lahir Keterangan
1
2
3
4
5
9. Pembebanan Anggaran
a. Instansi a. diisi nama sekolah penerima bantuan pemerintah
b. Akun b. -
10. Keterangan lain-lain
*) Coret yang tidak perlu
Dikeluarkan di …………………………..
Pada tanggal ……………………. 2018
Kepala Sekolah
Kasi FSDP,

…………………………………………
NIP. ………………………………...
Lampiran 8a : Contoh Halaman Belakang Surat Perjalanan Dinas (SPD) Narasumber

I. Berangkat dari :
(Tempat kedudukan)
Ke :
Pada tanggal :

………………………………………..
NIP. ……………………………….

II. Tiba di : kecamatan tujuan Berangkat dari : kecamatan asal


Pada Tanggal : Ke : kecamatan tujuan
Pejabat tempat pelaksanaan kegiatan Pada tanggal :
Pejabat Tempat Pelaksanaan Kegiatan

……………………………………………. …………………………………………….
NIP. ……………………………………. NIP. …………………………………….

III. Tiba di : Berangkat dari :


Pada Tanggal : Ke :
Pada tanggal :

IV. Tiba di : Berangkat dari :


Pada Tanggal : Ke :
Pada tanggal :

V. Tiba di : Berangkat dari :


Pada Tanggal : Ke :
Pada tanggal :

Telah diperiksa dengan keterangan bahwa perjalanan


VI. Tiba di : tersebut atas perintahnya dan semata-mata untuk
(Tempat Kedudukan) kepentingan jabatan dalam waktu sesingkat-singkatnya
Pada Tanggal : Kepala Sekolah

……………………………………………. …………………………………………….
NIP. ……………………………………. NIP. …………………………………….

VII. CATATAN LAIN-LAIN

VIII. PERHATIAN :
PPK yang menerbitkan SPD, pegawai yang melakukan perjalanan dinas, para pejabat yang mengesahkan tanggal
berangkat/tiba, serta bendahara yang bertanggung jawab berdasarkan peraturan-peraturan keuangan negara apabila
negara menderita rugi akibat kesalahan, kelalaian dan kealpaannya