Anda di halaman 1dari 7

PROSEDUR PEMBUATAN PESTISIDA NABATI

Pestisida nabati adalah pestisida yang bahan dasarnya berasal dari tanaman
atau tumbuhan. Pada saat ini pestisida nabati mulai banyak diminati oleh petani. Hal
tersebut didasarkan atas semakin mahalnya pestisida kimia. Selain itu, penggunaan
pestisida kimia secara tidak bijaksana telah meyebabkan hama kebal terhadap
pestisida, petani cenderung menggunakan dosis pestisida yang lebih tinggi dan
dilakukan berulang-ulang. Kondisi yang demikian dapat menimbulkan pencemaran
lingkungan.
Salah satu alternatif yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut
adalah penggunaan pestisida nabati. Penggunaan pestisida nabati selain dapat
mengurangi pencemaran lingkungan, harganya relatif lebih murah apabila
dibandingkan dengan pestisida kimia.
Pestisida nabati dapat dibuat dengan menggunakan teknologi tinggi dan
dikerjakan dalam sekala industri. Namun dapat pula dibuat dengan menggunakan
teknologi sederhana oleh kelompok tani maupun perorangan.
ALAT YANG DIBUTUHKAN UNTUK PEMBUATAN PESTISIDA NABATI
1. Blender/penumbuk
2. Panci (wadah)
3. Ember plastik
4. Pengaduk kayu
5. Saringan
6. Timbangan
7. Pisau

PEMBUATAN PESTISIDA NABATI


1. Bagian tanaman (batang, Daun, buah, biji) seberat 50 - 100 gram (sesuai
dengan kebutuhan) dicuci sampai bersih.
2. Masukkan ke dalam blender dengan dicampur air supaya cepat halus atau
ditumbuk sampai lembut atau halus.
3. Rendam dalam air sebanyak 1 liter selama 24 jam.
4. Ekstrak tanaman disaring menggunakan saringan halus.
5. Hasil saringan/ekstrak siap diaplikasikan ke lahan dengan cara penyemprotan.
SKEMA PEMBUATAN PESTISIDA NABATI

Air 1 Liter

Alat Penumbuk/Blender

Diamkan 24 Jam

Bahan Pesnab

Disaring

Ekstrak Pesnab Siap Aplikasi

Aplikasi Lapang
BEBERAPA TANAMAN YANG BISA DIGUNAKAN SEBAGAI PESTISIDA NABATI
NAMA TANAMAN BAGIAN BAHAN AKTIF OPT SASARAN CARA PEMBUATAN
TANAMAN
Mimba Biji, Daun Azadirachtin, Ulat, hama a.Biji Mimba
Azadirachta indica milentriol, penghisap, • Tumbuk halus 300
salannin nematoda, gram biji mimba
jamur • Rendam serbuk biji
mimba tersebut ke
dalam 10 liter air
selama semalam
• Aduk larutan
sampai rata dan
saring dengan kain
halus
• Larutan biji mimba
siap semprotkan
b. Daun Mimba
• Tumbuk halus 1
kg daun mimba
kering/segar
• Rendam serbuk
daun mimba
tersebut ke dalam
10 liter air selama
semalam
• Aduk larutan
sampai rata dan
saring dengan
kain halus
• Larutan daun
mimba siap
semprotkan

Sirsak Daun dan biji Annonin Plutella • Tumbuk halus 50-


Annona muricata xylostella 100 lembar daun
S.litura sirsak
• Rendam dalam 5
Aphis gosypii liter air +15 gram
detergen, aduk
sampai rata, dan
diamkan semalam
• Saring larutan
tersebut dengan
kain halus
• Ambil 1 liter larutan
hasil penyaringan
dan tambahkan
dengan 10 liter air
• Semprotkan larutan
tersebut ke
tanaman

Srikaya Daun dan biji squamosin, Penghisap buah • Tumbuk hingga


Annona squamosa asimisin kakao halus 25 gram biji
(Helopeltis sp.) srikaya
• Rendam serbuk biji
Wereng hijau srikaya tersebut
(Nepothettix selama 12 jam
virescens) dalam 1 liter air
ditambah 1 gram
Wereng coklat detergen sambil
(Nilaparvata diaduk-aduk
lugens) • Saring larutan
dengan kain halus
Hama gudang • Semprotkan larutan
(Callosobrunchu hasil penyaringan
s chinensis ke tanaman

Tembakau (Nicotiana Daun dan Nikotin Aphis spp. • Segenggam daun


tabacum) Wereng Coklat tembakau ditumbuk
Batang
halus
Ulat grayak • Bahan yang sudah
(S. litura) halus tersebut
dimasukkan ke
Ulat krop kubis dalam 20 liter air
(Crocidolomia ditambah 20 gram
binotalis) sabun colek dan
diaduk rata
kemudian
didiamkan selama
12 jam
• Setelah direndam,
bahan kemudian
disaring
• Kemudian ambil 1
liter hasil saringan
dan ditambahkan
60 liter air
• Larutan siap
disemprotkan

Gadung KB Umbi Dioscorin, Kutu daun • Tumbuk halus 500


Dioscorrea composite Diosgenin (Aphis spp.) gram umbi gadung
dan peras dengan
Ulat grayak (S. bantuan kain halus
litura) • Tambahkan 10 liter
air ke dalam larutan
Tikus (Ratus hasil perasan dan
argentiventer) aduk sampai rata
• Saring larutan
kemudian
semprotkan pada
tanaman

Cengkeh Daun dan Minyak Phytophthora • Tumbuk 100 gram


Syzygium aromaticum (eugenol) palmivora daun cengkeh yang
bunga
sudah kering
Rigidoporus sampai halus
lignosus • Serbuk daun
cengkeh yang
Sclerotium sp. sudah halus dapat
Fusarium diberikan untuk tiap
oxysporum tanaman
secukupnya
Ralstonia
solanacearum

Bacillus cereus

Bawang putih Umbi Minyak atsiri Nilaparvata • Gerus atau parut


Allium spp. lugens 100 gram bawang
Wereng Coklat putih, dicampur
dengan 0,5 liter air,
Trips 10 gram detergen
dan 2 sendok the
minyak mineral
• Diamkan selama 24
jam, kemudian
saring dengan kain
halus
• Tambahkan air 10
liter ke dalam
larutan hasil
penyaringan
Larutan siap
disemprotkan
PESNAB CAMPURAN Ulat grayak (S. Bahan :
Biji Mahoni, Daun Jarak dan litura) • Biji mahoni 100
Daun Tembakau
gram
• Daun jarak 50 gram
Plutella • Daun tembakau
xylostella 100 gram
S.litura • Ditumbuk halus
direbus dg 1 liter air
• Larutan disaring
kemudian ambil 100
mL larutan tesebut
dan ditambah
dengan 10 liter air
• Larutan siap
disemprotkan

PESNAB CAMPURAN Resep 1 :


Mimba, Lengkus, Sereh • Daun mimba 250 gr
Wangi
• Lengkuas 250 gr
Daun sirsak, Daun Tembaku • Sereh wangi 250 gr
• Air 5 liter

Resep 2 :
Daun sirsak 100
gram
Daun tembakau 100
gram
Air 5 liter

Referensi
 Anonim. 2011. http://Jatim.Litbang.Deptan.go.id. Diakses tanggal 20 Desember
2011.
 Anonim. 1994. Prosiding Seminar Hasil Penelitian Dalam Rangka Pemanfaatan
Pestisida Nabati. Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat.
 Sudarmo, S.2005. Cara Praktis Pembuatan Pestisida Nabati Aman dan Ramah
Lingkungan dengan Teknik Pengujian Sederhana. Kanisius. Yogyakarta.

Oleh:
Bayu Aji Nugroho, SP
POPT Pertama