Anda di halaman 1dari 1

POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES PADANG

PROGRAM STUDI KEBIDANAN BUKITTINGGI


Karya Tulis Ilmiah, Mei 2016
Leni Sirviyenti

Asuhan Bayi Baru Lahir dengan Berat Badan Lahir Rendah di RSUD Sawah
Lunto

V+ 79 halaman + 14 lampiran

ABSTRAK

Angka kematian bayi baru lahir di Indonesia masih tinggi, salah satu
penyebabnya adalah BBLR. BBLR adalah bayi yang dilahirkan dengan berat
badan kurang dari 2.500 gram yang di timbang pada saat lahir sampai dengan 24
jam pertama setelah lahir. Bayi dengan berat lahir rendah berkontribusi sebanyak
60% hingga 80% dari seluruh kematian neonatus dan memiliki resiko kematian 20
kali lebih besar dari bayi dengan berat normal sampai usia satu tahun sehingga
bayi dengan berat lahir rendah memiliki kemungkinan morbiditas dan mortalitas
yang lebih besar.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui serta mengimplementasikan
bagaimana penatalaksanaan bayi baru lahir dengan berat badan lahir rendah di
RSUD Sawah Lunto tahun 2016. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif
yang digunakan untuk memecahkan atau menjawab permasalahan yang sedang
diahadapi pada situasi sekarang. Penelitian ini dilakukan dengan menempuh
langkah- langkah pengumpulan data, klasifikasi, pengolahan atau analisa data,
membuat kesimpulan dan laporan.
Hasil dari karya tulis ilmiah ini menunjukkan bahwa bayi dengan berat
badan lahir rendah. Bayi tampak sangat kecil, pada pemeriksaan neurologi
didapatkan reflek menghisap dan menelan bayi lemah. Evaluasi dilakukan sampai
bayi berumur 10 hari untuk mengetahui perkembangan dari bayi. Hasilnya
keadaan umum bayi baik, gerakan aktif, reflek hisap kuat, vital sign Nadi 133x/
menit, pernapasan 52x/ menit, berat badan mengalami kenaikan sampai 2430
gram. Pada kasus ini ditemukan kesenjangan yaitu pada pengkajian, perencanaan,
pelaksanaan, evaluasi yaitu tidak dilakukan pemeriksaan penunjang, dan tidak
melakukan kolaborasi dengan dokter spesialis anak dan memberikan hasil
kolaborasi.
Kesimpulan dalam penelitian ini adalah semua langkah- langkah untuk
memecahkan masalah sudah dilakukan sesuai teorinya. Sehingga bayi didiagnosa
bayi dengan berat badan lahir rendah. Jika tidak ditangani dengan baik maka akan
terjadi komplikasi pada bayi. Oleh karena itu disarankan untuk melakukan
pemeriksaan antenatal untuk dapat mendeteksi sedini mungkin terjadinya BBLR.

Kata Kunci: BBLR


Daftar Pustaka 14 (2005-2014)