Anda di halaman 1dari 4

Kepala Biro Organisasi dan Tata Laksana

Tugas :

Melaksanakan penataan organisasi, tata laksana, dan evaluasi kinerja organisasi, serta
penyusunan naskah dan pelaporan pelaksanaan kebijakan di lingkungan Kementerian Agama

Fungsi :

1. Pelaksanaan urusan penataan organisasi;


2. pelaksanaan urusan penataan tata laksana;
3. penyusunan naskah dan pelaporan pelaksanaan kebijakan;
4. pelaksanaan evaluasi kinerja organisasi; dan
5. pelaksanaan urusan tata usaha dan rumah tangga biro.

Biro Organisasi dan Tata Laksana terdiri atas:

1. Bagian Organisasi;
2. Bagian Tata Laksana;
3. Bagian Penyusunan Naskah dan Pelaporan Pelaksanaan Kebijakan; dan
4. Bagian Evaluasi Kinerja Organisasi.

———————————————————————————————————————

A. Kepala Bagian Organisasi

Tugas :

Melaksanakan urusan penataan organisasi dan analisis jabatan serta evaluasi dan pembinaan
organisasi.

Fungsi :

1. Penyiapan urusan analisis penataan organisasi;


2. Penyiapan urusan analisis jabatan; dan
3. Penyiapan pelaksanaan evaluasi dan pembinaan organisasi.

Bagian Organisasi terdiri atas:

1. Subbagian Penataan Organisasi dan Analisis Jabatan I;


2. Subbagian Penataan Organisasi dan Analisis Jabatan II; dan
3. Subbagian Penataan Organisasi dan Analisis Jabatan III.

A.1. Kepala Subbagian Penataan Organisasi dan Analisis Jabatan I, mempunyai tugas
melakukan penyiapan urusan penataan organisasi, analisis jabatan, serta evaluasi dan pembinaan
organisasi, meliputi wilayah Aceh, Bangka Belitung, Sumatera Selatan, Jawa Barat, DKI Jakarta,
Bali, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Papua, Sekretariat
Jenderal, Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Badan Penelitian dan
Pengembangan serta Pendidikan dan Pelatihan, dan Inspektorat Jenderal.

A.2. Kepala Subbagian Penataan Organisasi dan Analisis Jabatan II, mempunyai tugas
melakukan penyiapan urusan penataan organisasi, analisis jabatan, serta evaluasi dan pembinaan
organisasi, meliputi wilayah Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Bengkulu, Jambi, Jawa Timur, DI
Yogyakarta, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah,
Maluku Utara, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat
Kristen, dan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu.
A.3. Kepala Subbagian Penataan Organisasi dan Analisis Jabatan III, mempunyai tugas
melakukan penyiapan urusan penataan organisasi, analisis jabatan, serta evaluasi dan pembinaan
organisasi, meliputi wilayah Sumatera Barat, Riau, Lampung, Jawa Tengah, Banten, Nusa
Tenggara Timur, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Maluku, Papua Barat, Sulawesi Barat,
Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat
Katolik, dan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha.

———————————————————————————————————————

B. Kepala Bagian Tata Laksana

Tugas :

Melaksanakan urusan penataan standar pelayanan minimum, sistem dan prosedur kerja di
lingkungan kementerian, serta urusan tata usaha dan rumah tangga biro.

Fungsi :

1. Penyiapan penataan standar pelayanan minimum;


2. Penyiapan penataan sistem dan prosedur kerja; dan
3. Pelaksanaan urusan tata usaha dan rumah tangga biro.

Bagian Tata Laksana terdiri atas:

1. Subbagian Standar Pelayanan Minimum;


2. Subbagian Sistem dan Prosedur Kerja; dan
3. Subbagian Tata Usaha Biro.

B.1. Kepala Subbagian Standar Pelayanan Minimum, mempunyai tugas melakukan


penyiapan urusan penataan standar pelayanan minimum.

B.2. Kepala Subbagian Sistem dan Prosedur Kerja, mempunyai tugas melakukan penyiapan
urusan penataan sistem dan prosedur kerja.

B.3. Kepala Subbagian Tata Usaha Biro, mempunyai tugas melakukan pelayanan urusan tata
usaha dan rumah tangga biro.

——————————————————————————————————————

C. Kepala Bagian Penyusunan Naskah dan Pelaporan Pelaksanaan Kebijakan

Tugas :

Melaksanakan urusan melaksanakan penyusunan naskah rapat pimpinan, monitoring dan


pelaporan pelaksanaan kebijakan.

Fungsi :

1. Penyiapan penyusunan naskah rapat pimpinan;


2. Penyiapan monitoring pelaksanaan kebijakan; dan
3. Penyiapan penyusunan pelaporan pelaksanaan kebijakan.

Bagian Penyusunan Naskah dan Pelaporan Pelaksanaan Kebijakan terdiri atas:

1. Subbagian Penyiapan Naskah Rapat Pimpinan;


2. Subbagian Monitoring Pelaksanaan Kebijakan; dan
3. Subbagian Pelaporan Pelaksanaan Kebijakan.

C.1. Kepala Subbagian Penyiapan Naskah Rapat Pimpinan, mempunyai tugas melakukan
penyiapan penyusunan naskah rapat pimpinan.

C.2. Kepala Subbagian Monitoring Pelaksanaan Kebijakan, mempunyai tugas melakukan


penyiapan urusan monitoring pelaksanaan kebijakan.

C.3. Kepala Subbagian Pelaporan Pelaksanaan Kebijakan, mempunyai tugas melakukan


penyiapan penyusunan pelaporan pelaksanaan kebijakan.

——————————————————————————————————————

D. Kepala Bagian Evaluasi Kinerja Organisasi

Tugas :

Melaksanakan urusan melaksanakan evaluasi kinerja dan penyelesaian hasil pengawasan.

Fungsi :

1. Penyiapan evaluasi kinerja organisasi di lingkungan kementerian; dan


2. Penyiapan penyelesaian hasil pengawasan dan pengaduan masyarakat.

Bagian Evaluasi Kinerja Organisasi terdiri atas:

1. Subbagian Evaluasi Kinerja;


2. Subbagian Penyelesaian Hasil Pengawasan Internal; dan
3. Subbagian Penyelesaian Hasil Pengawasan Eksternal.

D.1. Kepala Subbagian Evaluasi Kinerja, mempunyai tugas melakukan penyiapan urusan
evaluasi kinerja organisasi di lingkungan kementerian.

D.2. Kepala Subbagian Penyelesaian Hasil Pengawasan Internal, mempunyai tugas


melakukan penyiapan urusan penyelesaian hasil audit Inspektorat Jenderal dan Pengawasan
melekat.

D.3. Kepala Subbagian Penyelesaian Hasil Pengawasan Eksternal, mempunyai tugas


melakukan penyiapan urusan penyelesaian hasil pengawasan Badan Pengawasan Keuangan,
Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan, Komisi Pemberantasan Korupsi, dan
pengaduan masyarakat.
Tugas Pokok dan Fungsi Bagian Organisasi
Bagian Organisasi

Bagian Organisasi mempunyai fungsi pelaksanaan perumusan kebijakan, pengkoordinasian,


pembinaan administrasi dan aparatur serta monitoring dan evaluasi kelembagaan,
ketatalaksanaan, dan analisis jabatan.

Untuk menyelenggarakan fungsi sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Bagian Organisasi
mempunyai tugas :

1. menyusun rencana kegiatan Bagian Organisasi;


2. merumuskan kebijakan umum di bidang organisasi dan tata laksana;
3. merumuskan kebijakan umum di bidang penyelenggaraan pelayanan umum;
4. menyelenggarakan penataan kelembagaan perangkat daerah;
5. melaksanakan monitoring dan evaluasi efektivitas kelembagaan perangkat daerah dan
ketatalaksanaan;
6. melaksanakan analisis jabatan;
7. melaksanakan pengembangan jabatan;
8. melaksanakan penyusunan sistem akuntabilitas kinerja instansi pemerintah;
9. melaksanakan penyusunan petunjuk teknis penerapan sistem akuntabilitas kinerja instansi
pemerintah;
10. melaksanakan penyusunan laporan akuntabilitas kinerja pemerintah daerah;
11. melaksanakan pembinaan pencapaian kinerja satuan kerja;
12. melaksanakan penyusunan petunjuk teknis ketatalaksanaan;
13. melaksanakan monitoring dan evaluasi kualitas pelayanan publik;
14. melaksanakan pengendalian dan pelaksanaan norma, standar, pedoman, dan petunjuk
operasional bidang organisasi dan ketatalaksanaan;
15. melaksanakan monitoring, evaluasi, dan pelaporan kegiatan Bagian Organisasi; dan
16. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Asisten Pemerintahan sesuai dengan
lingkup tugas dan fungsinya.

Dalam pelaksanaan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2), Bagian Organisasi
terdiri dari :

1. Sub Bagian Kelembagaan;


2. Sub Bagian Tata Laksana;
3. Sub Bagian Analisis Formasi Jabatan.

Sub Bagian Kelembagaan

Sub Bagian Kelembagaan mempunyai fungsi pelaksanaan tugas menyiapkan bahan perumusan
kebijakan dan koordinasi, melaksanakan kegiatan, administrasi, monitoring, dan evaluasi di
bidang penataan kelembagaan.