Anda di halaman 1dari 3

Penilaian, Pengendalian,

Penyediaan dan Penggunaan


Obat
No. Dokumen : SOP/UKP/DK/02
No. Revisi : 00
SOP Tanggal Terbit : 04/01/2016
Halaman : 1/4
Puskesmas dr. Hidayatsyah
Dumai Kota NIP. 196310111999031002
1. Pengertian Pengendalian merupakan suatu kegiatan untuk memastikan tercapainya
sasaran yang diinginkan sesuai dengan strategi dan program yang telah
ditetapkan sehingga tidak terjadi kelebihan dan kekurangan/kekosongan
obat di unit pelayanan kesehatan dasar.
2. Tujuan Menjaga agar tidak terjadi kelebihan dan kekosongan obat di unit
pelayanan Puskesmas Dumai Kota.
3. Kebijakan SK Kepala Puskesmas No.20/SK/DK/2016 tentang penanggung jawab
pengelola obat.
4. Referensi Buku Pedoman Pengelolaan Obat Publik dan Perbekalan Kesehatan di
Puskesmas, Direktorat Jenderal Pelayanan Kefarmasian dan Alat
Kesehatan, Depkes RI Jakarta, 2003.
5. Prosedur 1. Alat
a. Laporan Pemakaian dan Lembar Permintaan Obat (LPLPO)
b. LPLPO Sub Unit
c. Buku Induk Penerimaan dan Pengeluaran Obat
d. Kartu Stok Obat Puskesmas
e. Alat Tulis
2. Bahan
-

6. Langkah - 1. Petugas memperkirakan/menghitung pemakaian rata - rata perbulan


langkah
di puskesmas induk dan seluruh unit pelayanan untuk menentukan
stok kerja.
2. Petugas menentukan stok optimum yaitu jumlah stok obat yang
diserahkan kepada unit pelayanan agar tidak mengalami
kekurangan/kekosongan.
3. Petugas menentukan stok pengaman yaitu jumlah stok yang
disediakan untuk mencegah terjadinya sesuatu hal yang tidak terduga.
4. Petugas menentukan waktu tunggu yaitu waktu yang diperlukan dari
mulai pemesanan sampai obat diterima.
5. Petugas melakukan penanganan obat hilang, obat rusak dan
kadaluarsa.
Penanganan Obat Hilang :
a. Petugas pengelola obat setelah mengetahui ada obat hilang segera
menyusun daftar jenis dan jumlah obat hilang beserta Berita
Acaranya serta melaporkan kepada Kepala Puskesmas. Daftar
tersebut nantinya akan digunakan sebagai lampiran dari Berita
Acara Obat Hilang yang diterbitkan oleh kepala Puskesmas.
b. Kepala Puskesmas kemudian memeriksa dan memastikan kejadian
tersebut serta menerbitkan Berita Acara Obat Hilang.
c. Kepala Puskesmas menyampaikan laporan kejadian tersebut kepada
Kepala Dinas Kesehatan Kota disertai Berita Acara Obat Hilang
tersebut.
d. Petugas pengelola obat lalu mencatat jenis dan jumlah obat yang
hilang tersebut pada Kartu Stok masing-masing.
e. Apabila jumlah obat yang tersisa diperhitungkan tidak lagi
mencukupi kebutuhan pelayanan, segera membuat LPLPO untuk
mengajukan tambahan obat.
f. Apabila hilangnya obat karena pencurian maka dilaporkan kepada
kepolisian dengan membuat Berita Acara.

Penanganan Obat Rusak / Kadaluarsa :


a. Petugas kamar obat atau unit pelayanan kesehatan lainnya segera
melaporkan dan mengirimkan kembali obat tersebut kepada Kepala
Puskesmas melalui petugas gudang obat Puskesmas.
b. Petugas gudang obat Puskesmas menerima dan mengumpulkan
obat rusak/kadaluarsa dalam gudang dan jika di gudang sendiri
ditemukan obat tidak layak pakai maka harus segera dikurangkan
dari catatan stok pada masing-masing kartu stok yang dikelolanya.
c. Petugas kemudian melaporkan obat yang diterimanya dari satuan
kerja lainnya ditambah dengan obat rusak/kadaluarsa dalam
gudang kepada Kepala Puskesmas.
d. Kepala Puskesmas selanjutnya melaporkan dan mengirimkan
kembali obat tersebut kepada Kepala Dinas Kesehatan Kota untuk
kemudian dibuatkan Berita Acara sesuai dengan ketentuan yang
berlaku.

7. Bagan alir

Petugas menghitung pemakaian rata-


rata perbulan di Puskesmas Induk dan
Sub Unit

Petugas menentukan jumlah obat yang


diserahkan kepada sub unit agar tidak
terjadi kekurangan / kekosongan

2/3
Petugas menghitung stok
pengaman

Petugas menghitung waktu


tunggu

Petugas melakukan penanganan


obat hilang, rusak dan kadaluarsa

Petugas melengkapi kembali


stok obat yang dibutuhkan

8. Hal – hal -
yang perlu
diperhatikan
9. Unit terkait 1. Ruang Obat Puskesmas
2. Poliklinik Umum
3. Poliklinik Lansia
4. Poliklinik Gigi
5. Poliklinik KIA
6. Laboratorium
7. Pustu
8. Gudang Obat Puskesmas
10.Dokumen 1. Laporan Pemakaian dan Lembar Permintaan Obat (LPLPO)
terkait 2. LPLPO Sub Unit
3. Buku Induk Penerimaan dan Pengeluaran Obat
4. Kartu Stok Obat Puskesmas
11.Rekaman No Yang Diubah Isi Perubahan Tanggal Mulai Diberlakukan
historis
perubahan

3/3