Anda di halaman 1dari 11

Makalah Tentang Kanker

Posted on May 14, 2017

BAB 1

PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

Kanker bukanlah suatu penyakit yang ringan. Langkah awal dalam pengobatan penyakit
kanker adalah deteksi dengan benar bahwa gejala yang muncul pada tubuh pasien adalah
benar-benar sel kanker ganas. Deteksi ini bisa dilakukan dengan pemeriksaan biopsy,
sehingga langkah pengobatan bisa dilakukan secara cepat dan tepat. Langkah berikutnya
adalah terapi pengobatan dengan cara konvensional. Namun pada kenyataannya pengobatan
dengan cara ini sering kali kanker belum bisa diatasi secara total. Disinilah peran tanaman
obat/herbal.

Peran utama herbal adalah meningkatkan daya tahan tubuh pasien dan melokalisir sel-sel
kaker sehingga sel-sel kanker tidak mudah menyebar, dan lebih mudah diangkat, juga tidak
bersifat toksik sehingga lebih aman untuk tubuh pasien. Contohnya adalah tanaman obat dari
ekstrak keladi tikus (Typhonium Flagelliforme). Dalam penggunaannya, tanaman obat ini
bisa dipakai bersamaan dengan pengobatan konvensional (pembedahan, kemoterapi,
radioterapi dan hormonterapi) atau setelah pengobatan konvensional selesai dilakukan.
Karena obat dari ekstrak keladi tikus dapat membantu mengurangi efek pengobatan secara
konvensional.

Jumlah penderita penyakit kanker di Indonesia belum diketahui secara pasti, tetapi
peningkatan dari tahun ke tahun dapat dibuktikan sebagai salah satu penyebab kematian.
Hanya beberapa penyakit kanker yang dapat diobati secara memuaskan, terutama jika diobati
saat masih stadium dini. Keberhasilan pengobatan sangat ditentukan oleh jenis kanker,
stadium kanker, keadaan umum penderita, dan usaha penderita untuk sembuh.

1.2. Rumusan Masalah

Apakah pengertian kanker?

Apakah perbedaan tumor dan kanker?


Apakah faktor penyebab kanker?

Bagaimana mekanisne pembentukan kanker?

Apa sajakah gejala kanker?

Apa sajakah jenis-jenis kanker?

Bagaimanakah pencegahan kanker?

1.3. Tujuan

Menjelaskan apa yang dimaksud kanker beserta mekanisme pembentukan kanker

Mengetahui perbedaan tumor dan kanker

Mengetahui bagaimana gejala kanker dan pencegahannya serta penyebabnya

Menjelaskan jenis-jenis kanker

BAB 2

PEMBAHASAN

2.1. Pengertian Kanker

Penyakit Kanker adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh pertumbuhan sel-sel
jaringan tubuh yang tidak normal. Sel-sel kanker akan berkembang dengan cepat, tidak
terkendali, dan akan terus membelah diri, selanjutnya menyusup ke jaringan sekitarnya
(invasive) dan terus menyebar melalui jaringan ikat, darah, dan menyerang organ-organ
penting serta syaraf tulang belakang. Dalam keadaan normal, sel hanya akan membelah diri
jika ada penggantian sel-sel yang telah mati dan rusak. Sebaliknya sel kanker akan membelah
terus meskipun tubuh tidak memerlukannya, sehingga akan terjadi penumpukan sel baru yang
disebut tumor ganas. Penumpukan sel tersebut mendesak dan merusak jaringan normal,
sehingga mengganggu organ yang ditempatinya. Kanker dapat terjadi diberbagai jaringan
dalam berbagai organ di setiap tubuh, mulai dari kaki sampai kepala. Bila kanker terjadi di
bagian permukaan tubuh, akan mudah diketahui dan diobati. Namun bila terjadi didalam
tubuh, kanker itu akan sulit diketahui dan kadang – kadang tidak memiliki gejala. Kalaupun
timbul gejala, biasanya sudah stadium lanjut sehingga sulit diobati.

2.1.1 Faktor penyebab kanker


Penyebab kanker biasanya tidak dapat diketahui secara pasti karena penyebab kanker dapat
merupakan gabungan dari sekumpulan faktor, genetik dan lingkungan. Namun ada beberapa
faktor yang diduga meningkatkan resiko terjadinya kanker, sebagai berikut :

Faktor keturunan

Faktor genetik menyebabkan beberapa keluarga memiliki resiko lebih tinggi untuk menderita
kanker tertentu bila dibandingkan dengan keluarga lainnya. Jenis kanker yang cenderung
diturunkan dalam keluarga adalah kanker payudara, kanker indung telur, kanker kulit dan
kanker usus besar. Sebagai contoh, risiko wanita untuk menderita kanker meningkat 1,5 s/d 3
kali jika ibunya atau saudara perempuannya menderita kanker payudara.

Faktor Lingkungan

-Merokok sigaret meningkatkan resiko terjadinya kanker paru – paru, mulut, laring (pita
suara), dan kandung kemih.

– Sinar Ultraviolet dari matahari

– Radiasi ionisasi (yang merupakan karsinogenik) digunakan dalam sinar rontgen dihasilkan
dari pembangkit listrik tenaga nuklir dan ledakan bom atom yang bisa menjangkau jarak yang
sangat jauh. Contoh, orang yang selamat dari bom atom di Hiroshima dan Nagasaki pada
Perang Dunia II, berisiko tinggi menderita kanker sel darah, seperti Leukemia.

Faktor Makanan yang mengandung bahan kimia.

Makanan juga dapat menjadi faktor risiko penting lain penyebab kanker, terutama kanker
pada saluran pencernaan. Contoh jenis makanan yang dapat menyebabkan kanker adalah :

– Makanan yang diasap dan diasamkan (dalam bentuk acar) meningkatkan resiko terjadinya
kanker lambung

– Minuman yang mengandung alkohol menyebabkan berisiko lebih tinggi terhadap kanker
kerongkongan.

– Zat pewarna makanan

– Logam berat seperti merkuri yang sering terdapat pada makanan laut yang tercemar seperti:
kerang, ikan, dsb.

– Berbagai makanan (manis,tepung) yang diproses secara berlebihan.


Virus

Virus yang dapat dan dicurigai menyebabkan kanker antara lain :

– Virus Papilloma menyebabkan kutil alat kelamin (genitalis) agaknya merupakan salah satu
penyebab kanker leher rahim pada wanita.

– Virus Sitomegalo menyebabkan Sarkoma Kaposi (kanker sistem pembuluh darah yang
ditandai oleh lesi kulit berwarna merah)

– Virus Hepatitis B dapat menyebabkan kanker hati.

– Virus Epstein – Bar (di Afrika) menyebabkan Limfoma Burkitt, sedangkan di China virus
ini menyebabkan kanker hidung dan tenggorokan. Ini terjadi karena faktor lingkungan dan
genetik.

– Virus Retro pada manusia misalnya virus HIV menyebabkan limfoma dan kanker darah
lainnya.

Infeksi

– Parasit Schistosoma (bilharzia) dapat menyebabkan kanker kandung kemih karena


terjadinya iritasi menahun pada kandung kemih. Namun penyebab iritasi menahun lainnya
tidak menyebabkan kanker.

– Infeksi oleh Clonorchis yang menyebabkan kanker pankreas dan saluran empedu.

– Helicobacter Pylori adalah suatu bakteri yang mungkin merupakan penyebab kanker
lambung, dan diduga bakteri ini menyebabkan cedera dan peradangan lambung kronis
sehingga terjadi peningkatan kecepatan siklus sel.

Faktor perilaku

– Perilaku yang dimaksud adalah merokok dan mengkonsumsi makanan yang banyak
mengandung lemak dan daging yang diawetkan juga peminum minuman beralkohol.

– Perilaku seksual yaitu melakukan hubungan intim diusia dini dan sering berganti ganti
pasangan.

Gangguan keseimbangan hormonal

-Hormon estrogen berfungsi merangsang pertumbuhan sel yang cenderung mendorong


terjadinya kanker, sedangkan progesteron melindungi terjadinya pertumbuhan sel yang
berlebihan. Ada kecenderungan bahwa kelebihan hormon estrogen dan kekurangan
progesteron menyebabkan meningkatnya risiko kanker payudara, kanker leher rahim, kanker
rahim dan kanker prostat dan buah zakar pada pria.

Faktor kejiwaan, emosional


– Stres yang berat dapat menyebabkan ganggguan keseimbangan seluler tubuh. Keadaan
tegang yang terus menerus dapat mempengaruhi sel, dimana sel jadi hiperaktif dan berubah
sifat menjadi ganas sehingga menyebabkan kanker.

Radikal bebas

Radikal bebas adalah suatu atom, gugus atom, atau molekul yang mempunyai electron bebas
yang tidak berpasangan dilingkaran luarnya. Sumber – sumber radikal bebas yaitu :

1. Radikal bebas terbentuk sebagai produk sampingan dari proses metabolisme.

2. Radikal bebas masuk ke dalam tubuh dalam bentuk racun-racun kimiawi dari makanan ,
minuman, udara yang terpolusi, dan sinar ultraviolet dari matahari.

3. Radikal bebas diproduksi secara berlebihan pada waktu kita makan berlebihan (berdampak
pada proses metabolisme) atau bila kita dalam keadaan stress berlebihan, baik stress secara
fisik, psikologis,maupun biologis.

2.1.2 Mekanisme pembentukan kanker

Dalam kanker dikenal istilah yang namanya karsiogenesis. Karsiogenesis proses adalah
suatu perubahan menjadi kanker. Proses ini melalui 2 tahap yaitu proses inisiasi dan proses
promosi.

Pada tahap inisiasi, zat penimbul kanker mulai beraktivitas mengubah susunan DNA
fungsional. Akibat adanya aktivitasnya maka terjadilah yang namanya mutasi gen, sehingga
menyebabkan gen berbeda dengan sebelumnya. Nah, gen yang berfungsi untuk menekan atau
menahan pertumbuhan tumor (P53) mengalami perubahan dan tidak berfungsi lagi. Nah,
kalau sudah mengalami perubahan maka tidak ada lagi yang menahan pertumbuhan sel
kanker.

Diikuti dengan tahap promosi, pada tahap ini berlangsung 3 proses yaitu floriferasi,
metastasis dan neoangiogenesis. Pada proses floriferasi, fase sel mengalami pengulangan
siklus sel tanpa hambatan dan dan secara kontinus terus mengulang.

Diteruskan dengan proses metastasis dimana penyebab utama dari kenaikan morbiditan
dan mortalitas pada pasien dengan keganasan. Dalam berlangsungnya proses ini melibatkan
interaksi kompleks, tidak hanya ditentukan oleh jenis sel kanker itu sendiri, namun matriks
seluler, membrane sel, reseptor endotel serta respon kekebalan host yang berpartisipasi.

Mekanisme metastasis merupakan indikasi bahwa host pertahanan mechanims pasien


kanker gagal untuk mengatasi dan memblokir penyebaran sel kanker.
Setelah itu terjadi proses neo angiogenesis. Pembangun atau agen transinogenik sangat
beraneka ragam, diantaranya paparan sinar ultraviolet, radiasi sinar gamma, asbestos,
merkuri, asap kendaraan bermotor, asap rokok, bahan pengawet makanan seperti natrium
benzoat, pewarna makanan-misalnya rhodamin, bumbu penyedap makanan (Monosodium /
Mononatrium Glutamat). Bahan-bahan penyedap dapat mengakibatkan mutasi DNA.

Neo angiogenesis pembentukan pembuluh darah baru yang tidak dibutuhkan oleh tubuh.
dengan demikian sempurnalah kanker sebagai jaringan baru dalam tubuh.

2.2. Gejala Kanker

Gejala kanker secara umum yang timbul tergantung dari jenis atau organ tubuh yang
terserang yaitu :

Nyeri dapat terjadi akibat tumor yang meluas menekan syaraf dan pembuluh darah
disekitarnya, reaksi kekebalan dan peradangan terhadap kanker yang sedang tumbuh, dan
nyeri juga disebabkan karena ketakutan atau kecemasan.

Pendarahan atau pengeluaran cairan yang tidak wajar, misalnya ludah, batuk atau muntah
yang berdarah, mimisan yang terus menerus, cairan puting susu yang mengandung darah,
cairan liang senggama yang berdarah (diantara menstruasi/menopause) darah dalam tinja,
darah dalam air kemih.

Perubahan kebiasaan buang air besar

Penurunan berat badan dengan cepat akibat kurang lemak dan protein (kaheksia)

Benjolan pada payudara

Gangguan pencernaan, misalnya sukar menelan yang terus menerus.

Tuli, atau adanya suara – suara dalam telinga yang menetap.

Luka yang tidak sembuh – sembuh

Perubahan tahi lalat atau kulit yang mencolok

2.2.1 Gejala Kanker Secara Khusus Berdasarkan Jenis kanker yang Dialami
Kanker Otak

Sakit kepala yang sangat pada pagi hari dan berkurang pada tengah hari, epilepsi, lemah,
mati rasa pada lengan dan kaki, kesulitan berjalan,mengantuk, perubahan tidak normal pada
penglihatan, perubahan pada kepribadian, perubahan pada ingatan, sulit bicara.

Kanker mulut

Terdapat sariawan pada mulut, lidah dan gusi yang tidak kunjung sembuh.

Kanker Tenggorokan

Batuk terus menerus, suara serak atau parau.

Kanker Paru-paru

Batuk terus – menerus, dahak bercampur darah, rasa sakit di dada.

Kanker Payudara

Adanya benjolan, penebalan kulit (tickening), perubahan bentuk, gatal – gatal, kemerahan,
rasa sakit yang tidak berhubungan dengan menyusui atau menstruasi.

Kanker saluran pencernaan

Adanya darah dalam kotoran yang ditandai dengan warna merah terang atau hitam, rasa
tidak enak terus – menerus pada perut, benjolan pada perut, rasa sakit setelah makan,
penurunan berat badan.

Kanker Rahim (uterus)

Pendarahan diperiode – periode datang bulan, pengeluaran darah saat mens yang tidak
seperti biasanya dan rasa sakit yang luar biasa.

Kanker Indung Telur (ovarium)

Pada fase lanjut barulah muncul gejala.


Kanker Kolon

Pendarahan pada rectum, ada darah pada kotoran, perubahan buang air besar (diare yang
terus menerus atau sulit buang air besar).

Kanker Kandung Kemih atau Ginjal

Ada darah pada air seni, rasa sakit atau perih pada saat buang air kecil, keseringan atau
kesulitan buang air kecil, sakit pada kandung kemih.

Kanker prostat

Kencing tidak lancar, rasa sakit yang terus menerus pada pinggang belakang, penis dan
paha atas.

Kanker buah zakar/testis

Adanya benjolan pada buah zakar, ukuran penampungan pada buah zakar yang membesar
dan menebal secara mendadak, sakit pada perut bagian bawah, dada membesar atau
melembek.

Limfoma

Kelenjar getah bening membesar, kenyal seperti karet, gatal – gatal, berkeringat pada
waktu tidur malam, demam atau penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas.

Leukemia

Pucat, kelelahan kronis, penurunan berat badan, sering kena infeksi, mudah terluka, rasa
sakit pada tulang dan persendian, mimisan.

Kanker Kulit

Benjolan pada kulit yang menyerupai kutil (mengeras seperti tanduk), infeksi yang tidak
sembuh – sembuh, bintik-bintik berubah warna dan ukuran, rasa sakit pada daerah tertentu,
perubahan warna kulit berupa bercak-bercak.
Komplikasi

Komplikasi yang sering terjadi pada pasien kanker adalah infeksi yaitu pada pengidap
kanker stadium lanjut. Infeksi terjadi akibat kekurangan protein dan zat gizi lainnya serta
penekanan sistem imun yang sering terjadi setelah pengobatan konvensional.

2.3. Jenis-jenis kanker

– Karsinoma

Yaitu jenis kanker yang berasal dari sel yang melapisi permukaan tubuh atau permukaan
saluran tubuh, misalnya jaringan seperti sel kulit, testis, ovarium, kelenjar mucus, sel
melanin, payudara, leher rahim, kolon, rectum, lambung, pancreas, dan esofagus.

– Limfoma

Yaitu jenis kanker yang berasal dari jaringan yang membentuk darah, misalnya jaringan
limfe, lacteal, limfa, berbagai kelenjar limfe, timus, dan sumsum tulang. Limfoma spesifik
antara lain adalah penyakit Hodgkin (kanker kelenjar limfe dan limfa)

– Leukemia

Kanker jenis ini tidak membentuk massa tumor, tetapi memenuhi pembuluh darah dan
mengganggu fungsi sel darah normal.

– Sarkoma

Yaitu jenis kanker dimana jaringan penunjang yang berada dipermukaan tubuh seperti
jaringan ikat, termasuk sel – sel yang ditemukan diotot dan tulang.

– Glioma

Yaitu kanker susunan syaraf, misalnya sel-sel glia (jaringan penunjang) di susunan saraf
pusat.
– Karsinoma in situ

Yaitu istilah yang digunakan untuk menjelaskan sel epitel abnormal yang masih terbatas di
daerah tertentu sehingga masih dianggap lesi prainvasif (kelainan/luka yang belum
memyebar)

2.4. Pencegahan kanker

Cara pencegahan umum kanker adalah mengurangi paparan terhadap bahan karsinogen,
misalnya tidak merokok, menghindari makanan tinggi lemak, menambah makanan tinggi
serat seperti sayuran dan buah, hidup akif fisik, mengupayakan berat badan yang ideal, dan
hidup dengan pola sehat. Pencegahan juga dapat dilakukan dengan penapisan atau screening
terhadap kemungkinan terkena kanker. Tes penapisan kanker ini dimaksudkan untuk
mengetahui kemungkinan terjadinya kanker sehingga dapat menurunkan jumlah kematian
akibat kanker karena jika kanker ditemukan pada stadium sangat dini, dimana kanker belum
menyebar lebih jauh, biasanya kanker tersebut dapat diobati dan memberikan hasil yang
optimal.

BAB 3

PENUTUP

3.1. Kesimpulan

Penyakit kanker adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh pertumbuhan sel-sel
jaringan tubuh yang tidak normal. Sel-sel kanker akan berkembang dengan cepat, tidak
terkendali, dan akan terus membelah diri. Kanker dapat terjadi diberbagai jaringan dalam
berbagai organ di setiap tubuh, mulai dari kaki sampai kepala. Bila kanker terjadi di bagian
permukaan tubuh, akan mudah diketahui dan diobati. Namun bila terjadi didalam tubuh,
kanker itu akan sulit diketahui dan kadang – kadang tidak memiliki gejala. Kalaupun timbul
gejala, biasanya sudah stadium lanjut sehingga sulit diobati.

Penyebab kanker biasanya tidak dapat diketahui secara pasti karena penyebab kanker
dapat merupakan gabungan dari sekumpulan faktor, genetik dan lingkungan, namun ada
beberapa faktor yang diduga dapat meningkatkan pertumbuhan kanker, yakni faktor
keturunan, faktor lingkungan, faktor makanan yang mengandung bahan kimia, infeksi, virus,
faktor perilaku, gangguan keseimbangan hormonal, faktor kejiwaan dan emosional, radikal
bebas.

Untuk pencegahan kanker dapat di lakukan hal-hal dasar seperti tidak merokok,
menghindari makanan tinggi lemak, menambah makanan tinggi serat seperti sayuran dan
buah, hidup akif fisik, mengupayakan berat badan yang ideal, dan hidup dengan pola sehat.

3.2. Saran

Perlunya pengetahuan yang lebih di dalam masyarakat tentang gejala, penyebab dan cara
pencegahan kanker sehingga setiap orang mampu mendiagnosa lebih dini sebelum penyakit
tersebut semakin parah.

DAFTAR PUSTAKA

Corwin,Elizabeth. Patofisiologi . Jakarta : penerbit bku kedokteran EGC. 86-106

2012.available at : http://www.cancerhelps.com/penyebab-kanker.htm

https://www.google.co.id/search?q=kanker.pdf&oq=kanker.pdf&aqs=chrome..69i57.25670j0
j7&sourceid=chrome&ie=UTF-8#